Review Macaria Sunscreen Spray, Sunspray Lokal Dengan Tekstur Nyaman!

71 comments

Review Macaria Sunscreen Spray, Sunspray Lokal Dengan Tekstur Nyaman!

Halo pecandu skincare,

Kita semua pasti tahu kalau NGGAK pakai sunscreen itu haram hukumnya! Sunscreen termasuk dalam salah satu basic skincare CTMP, yang mutlak harus dipakai setiap hari. Nggak ada kecuali! Kalau mau skincare yang kamu pakai bekerja dengan baik, kalau mau serum mahalmu nggak sia-sia, sunscreen is a must!

Baca juga: Basic Skincare CTMP 

Nah, sunscreen ini juga ada tata tertib pemakaiannya. Yaitu: pakai sebanyak 2 jari dan rutin reaply setiap 2 jam sekali. Kalau kita nggak tertib, pemakaian sunscreen-nya jadi (( MUSPRO )), seperti hari-harimu yang kebanyakan rebahan itu. Dan saya tahu persis, tantangan terbesar dalam ketertiban memakai sunscreen adalah reaply. Rasanya males banget harus hapus makeup dan reaply sunscreen. Mau pakai sunscreen spray juga nggak enak, karena selain harganya mahal, biasanya formula sunscreen spray ini sangat berminyak dan nggak nyaman,

Tapi akhirnya saya nemu sunscreen spray yang enak banget! Beneran teksturnya tuh enak, nggak lengket, nggak whitecast, dan nggak kerasa minyakan di muka. Lalu dia juga produk lokal, jadi harganya juga lebih terjangkau. Produk yang saya maksud adalah Macaria Sunscreen Spray. Dan kali ini saya akan kupas tuntas Macaria Sunscreen Spray, karena ya namanya juga produk buatan manusia, pasti ada kekurangannya. Saya akan paparkan kelebihan dan kekurangannya, biar kalian menilai sendiri apakah Macaria ini jodohmu atau bukan. 

Daaannn di akhir post ini saya akan kasih GIVEAWAY! Jadi bacalah sampai habis!


Kenapa Harus Reaply Sunscreen?

Sunscreen adalah salah satu produk skincare yang sensitif terhadap dosis. Kita bisa pakai produk hydrating toner atau cream moisturizer dengan jumlah suka-suka, sesuai kondisi kulit saat itu. Tapi kalau sunscreen, pemakaiannya wajib mutlak harus sebanyak 2 mg/ cm persegi. Atau agar lebih gampangnya, sebanyak dua jari kita sendiri untuk diaplikasikan di muka kita sendiri.

Kenapa harus sebanyak itu? Nggak kayak serum atau pelembap yang memang diharapkan "meresap" ke kulit, sunscreen (baik mineral sunscreen maupun chemical sunscreen) justru diharapkan membentuk lapisan di permukaan kulit, yang akan bekerja melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Nah, untuk membentuk lapisan yang solid dan tidak bolong-bolong, dosis 2 mg/ cm persegi-lah yang diperlukan. Kalau kita pakai kurang dari itu, ya sia-sia.

Nah, karena sunscreen itu stay dipermukaan kulit, jadi ada resiko dia akan tergesek, atau faded karena minyak wajah, dan menyebapkan lapisan sunscreen menipis atau bahkan hilang di beberapa area (bolong). Jadi kita memang perlu reaply sunscreen. Idealnya sih, setiap 2 jam sekali, kita harus reaply sunscreen.

Kalau saya sendiri sih nggak terlalu perfectionis soal reaply sunscreen ini. Maksudnya, saya nggak yang sampek niat banget hapus makeup dan kemudian aply lagi sebanyak 2 jari. Saya sendiri kalau reaply sekarang tinggal semprot pakai Macaria Sunscreen Spray aja, yang tugasnya adalah untuk "menambal" kembali lapisan sunscreen pertama yang mungkin sudah nggak sempurna seiring berjalannya waktu.


Ingredient Macaria Sunscreen Spray

Review Ingredient Macaria Sunscreen Spray

Aqua, Cyclopentasiloxane, Aloe Vera Leaf Extract, Octyl Methoxycinnamate, Licorice Extract, Peg-12 Dimethicone, Polysorbate 80, Centella Asiatica Extract, Jojoba Oil/Macadamia Seed Oil Esters, Dmdm hydantoin, Squalene, Sodium Chloride, Titanium Dioxide, Zinc Oxide, Phytosteryl Macadamiate, Phytosterols, Tocopherol

Karena ini adalah sunscreen, jadi saya langsung mencari kandungan UV filter-nya, dan saya menemukan tiga:

  1. Octyl Methoxycinnamate 
    Ini merupakan chemical sunscreen yang punya karakter cosmetically elegant, yang berfungsi melindungi kulit dari UV B yang merupakan penyebap sunburn, kulit menggelap, dan bahkan kanker kulit. Kandungan Octinoxate ini paling mendominasi dibanding kandungan sunscreen lain dalam produk ini.
  2. Titanium Dioxide
    Merupakan physical sunscreen (atau inorganic atau mineral sunscreen, terserah mau disebut apa wkwk). Kandungan ini melindungi kulit dari UV A dan UV B, dan sangat gentle atau minim iritasi.
  3. Zinc Oxide
    Sama seperti Titanium Dioxide, ini merupakan physical sunscreen yang melindungi kulit dari paparan UV A dan UV B, tapi Zinc Oxide lebih superior/ unggul.

Jadi seperti bisa dilihat, ini merupakan hybrid sunscreen, atau mix antara chemical dan physical sunscreen. Karena ada kandungan chemical sunscreen-nya, jadi untuk ibu hamil, coba dikonsultasikan ke dokter kandungan dulu ya boleh atau tidaknya.

Untuk manfaat skincare-nya, produk ini punya kandungan Centella Asiatica, Squalane, Jojoba Oil, Aloe Vera, dan Vitamin E (Tocopherol) yang berfungsi sebagai antioksidan, melembapkan, dan menenangkan kulit. Lalu juga ada Licorice Extract yang mencerahkan dan mencegah jerawat.

Selain itu, produk ini diformulasikan tanpa fragrance, paraben, alkohol, maupun sulfat. Ada kandungan dimethicone, namun rasanya wajar saja ada silicon dalam produk sunscreen. Lalu produk ini juga tidak diuji cobakan pada hewan.


Packaging Macaria Sunscreen Spray

Review Packaging Macaria Sunscreen Spray

Sesuai namanya, produk ini berbentuk liquid dan dikemas dalam botol spray plastik tebal, ringan namun kuat. Enak buat dibawa-bawa di tas, jadi memang convenient untuk keperluan reaply sunscreen. Desain produknya menurut saya sih B aja, namun nggak ada keluhan karena packaging-nya berkerja dengan baik sesuai fungsinya.

Spray-nya lembut dan nggak nggrujug, asalkan dipakai dipakai dalam jarak yang benar (dikocok dulu dan jaraknya 25-30 cm dari kulit). Dan ini bagus sih, karena saya tau susah bikin spray yang halus karena produk ini sifat cairannya kental.


Cara Pakai Macaria Sunscreen

Cara Menggunakan Macaria Sunscreen Spray

Karena ini sunscreen, jadi sewajarnya pakai sunscreen, kita pakai di step terakhir skincare routine di siang hari. Tapi jujur saja, saya lebih suka Macaria Sunscreen ini untuk reaply. Untuk pemakaian pertama di pagi hari, saya lebih suka pakai sunscreen berbentuk krim, karena lebih mantab aja gitu loh!

Tapi kalau kamu kepengen pakai Macaria Suncreen Spray di pemakaian pertama juga nggak papa banget kok, tergantung selera. Dan saya udah coba, untuk pemakaian pertama Macaria ini juga oke banget. Karena dia melembapkan dan nggak terlalu berminyak, jadi malah bikin makeup lebih nempel dan tahan lama.

Cara pemakaiannya:

  1. Kocok botol Macaria agar cairan di dalamnya tercampur rata.
  2. Semprotkan dari jarak 25-30 cm. Pastikan mata merem ya. Karena kalau kena mata pedes.
  3. Lalu diamkan sampai kering sendiri, jangan di-lap. Cairan tentu butuh waktu untuk mengering ya. Kalau nggak sabar, bisa dibantu pakai kipas.
  4. Kalau suka hasil yang matte, boleh ditimpa setting powder tipis-tipis setelahnya. Kalau saya sih enggak ya, hasilnya malah glowing dan bagus soalnya di muka saya.
  5. Ulangi pemakaian setiap 2-3 jam ya.


Formula Macaria Sunscreen Spray

Macaria Sunscreen Spray ini bentuknya cair. Sebelum dipakai harus dikocok dulu, karena kalau enggak, pas disemprot akan temblong-temblong putih. Jadi cairan di dalamnya harus diratakan dulu sebelum disemprotkan.

Rasanya ketika saya semprotkan pertama kali ke kulit, sedikit berminyak, yang mana wajar sih namanya juga sunscreen spray. Tapi Macaria ini nggak seberminyak sunscreen spray lain yang pernah saya coba. Bahkan Macaria ini tergolong sangat nyaman lho! Diadu sama sunscreen spray yang harganya jauh lebih mahal pun dia lebih nyaman di kulit saya.

Review Formula Macaria Sunscreen Spray Sebelum Penggunaan
Sebelum pakai Macaria Sunscreen Spay

Before After Macaria Sunscreen Spray
Setelah pakai Macaria Sunscreen Spray

Dari foto di atas, terlihat ya setelah saya pakaikan Macaria, kulit saya jadi terlihat sedikit lebih mengkilap. Tapi kalau dipegang, sebenarnya nggak kerasa licin, lengket, atau berminyak. Buat saya sih nggak papa banget, saya malah suka karena muka saya kelihatan glowing, dan makeup juga nggak rusak. Tapi kalau kamu nggak suka tampilan wajah yang glowing, setelah Macaria nge-set, bisa di-set lagi pakai setting powder tipis-tipis. Selain itu, finish Macaria ini juga nggak whitecast. Jadi buat foto-foto juga cakep.

Dan ini hasilnya setelah 6 jam pemakaian, 2 kali reaply, tanpa touch up bedak sama sekali. Di sini saya makeup lumayan komplit, pakai foundation dan bedak:

Sunscreen Spray Lokal Macaria

Review Hasil Penggunaan Macaria Sunscreen Spray

Bisa dilihat, wajah saya terlihat lebih berminyak lagi. Ini karena saya memang sengaja nggak touch up dan nggak pakai kertas minyak sama sekali, karena pengen ngetes hasilnya sih. Tapi berminyaknya juga nggak yak banjir banget kok. Muka masih terlihat enak dilihat. Dan yang paling penting buat saya, makeup saya nggak luntur sama sekali. Luv!

Tapi kalau habis reaply sunscreen pakai Macaria, lalu di-set pakai setting powder tipis-tipis, hasilnya di saya nggak berminyak sama sekali. Muka kelihatan seger kayak habis pakai face mist dan touch up makeup.

Saya pakai Macaria ini sudah satu bulan. Reaply sunscreen itu penting buat saya, karena rumah saya banyak kaca-nya, dan matahari masuk dalam jumlah yang besar ke dalam rumah. Meja kerja saya juga tempatnya di depan jendela besar persis. Dan kulit saya nggak menggelap lho karena rajin reaply sunscreen.


Siapa Yang Cocok Pakai Mascaria Sunscreen Spray?

Sebenarnya semua orang bakalan cocok banget, karena semua orang jelas butuh sunscreen yang nyaman dan perlu untuk reaply sunscreen. Namun terutama untuk:

  1. Pengguna makeup yang nggak mau hapus makeup setiap reaply sunscreen. Macaria ini pakainya tinggal semprot aja, nggak perlu hapus makeup dulu, dan nggak ngerusak makeup.
  2. Pengguna makeup yang cari sunscreen yang praktis, yang sekaligus bisa jadi face primer yang bikin makeup lebih nempel dan awet.
  3. Yang suka males reaply sunscreen. Karena ya tinggal semprot dan berasa cuma kayak pakai face mist.
  4. Pengguna motor atau yang aktivitas outdoor-nya tinggi. Macaria bisa disemprot berkala ke punggung tangan dan leher/ tengkuk pas mau naik motor, agar tidak belang.
  5. Dan semua orang dengan jenis kulit apapun sih! Karena ya itu tadi, semua orang butuh reaply sunscreen.


Kesimpulan

Dari semua produk lokal baru yang saya coba akhir-akhir ini, Macaria yang paling bikin saya WOW! Saya baru sekali ini nemu sunscreen spray yang dipakainya nggak berminyak dan nyaman! Dan ini produk lokal, harganya terjangkau pula!

Kekurangan produk ini tentu saja ada. Yang pertama, kalau kena mata dia pedes. Jadi pas pakai tolong merem, dan jangan langsung melek ya. Pokoknya merem saja agak lama sedikit. Lalu juga cara pakainya harus dikocok dulu, mungkin ada yang merasa ini merepotkan. Tapi ya segala kekurangannya itu nggak penting sih. Nggak sebanding sama rasa nyamannya bisa reaply sunscreen berasa pakai face mist doang.


Harga Macaria Sunscreen Spray

Macaria Sunscreen Spray ini bisa kamu dapatkan dengan harga Rp.119.000/ 100 ml. Dan percayalah, ini super terjangkau. 100 ribuan doang, tapi produk ini bakalan bikin kita nggak males reaply sunscreen lagi, jadi skincare-skincare yang kita pakai juga jadi lebih optimal kerjanya.

Macaria Sunscreen Spray ini bisa kita beli di Shopee Mall, atau ke instagram @macaria.ind untuk info lebih lengkap ya ;).


Giveaway Macaria Sunscreen Spray


Review Maska Lightening Hydrogel Eyepatch & Maska Sheet Mask

5 comments

Review Maska Lightening Hydrogel Eyepatch & Maska Sheet Mask

Beauty brand lokal memang sudah jauh berkembang. Saya suka sekali ketika menemukan produk lokal yang unik dan nggak mengekor tren produk-produk lain saja. That's why saya excited sekali nyobain Maska. Ketika brand skincare lokal lain merilis serum, serum, serum, dan serum lagi, Maska datang dengan Maska Hydrogel Eyepatch dan Maska Sheet Mask.

Eyepatch sebenarnya bukan barang baru di dunia skincare. Cuma kalau ngomongin brand lokal, produk ini masih tergolong unik. Biasanya eyepatch cuma bisa saya temui di produk Korea. Dan saya senang bisa nemu dan memperkenalkan produk eyepatch bagus dari brand lokal ini, yaitu Maska Lightening Hydrogel Eyepatch.

Selain konsepnya fresh, Maska juga hadir dalam kemasan yang menyegarkan mata. Kelihatan banget kalau mereka beneran mikirin konsep brand ini dengan matang. Jadi saya nggak ragu sama sekali untuk nyobain produknya.


Eyepatch vs Eye Cream

beda eye patch dan eye cream

Ketika pertama saya cerita tentang produk ini di IG story @racunwarnawarni, pertanyaan yang muncul pertama di DM adalah: "apa bedanya eyepatch dengan eye cream biasa?"

Jadi eyepatch ini ibarat sheet mask, cuma dia dipakai di area mata. Cara kerjanya sama seperti sheet mask. Eye patch ini mengandung essence/ serum dalam jumlah yang lebih banyak daripada yang bisa kita pakai dalam sekali pemakaian produk essence. Kita akan meletakkannya di area bawah mata (atau area manapun yang dikehendaki). Lapisan maskernya akan membuat essence tetap berada di tempatnya selama beberapa saat, dan memaksa kulit untuk "minum" essence dalam jumlah yang lebih banyak.

Jadi bisa dibilang, eyepatch adalah special treatment. Tapi sama seperti sheet mask, karena basic-nya ini adalah essence, boleh-boleh saja, dan bahkan bagus kalau mau dipakai untuk perawatan harian.


Packaging Maska Lightening Hydrogel Eyepatch

review maska lab lightening hydrogel eyepatch

Maska Hydrogel Eyepatch dikemas dalam jar dengan bahan yang sturdy, dan desain yang quirqy! Saya suka banget desain kemasan produk-produk Maska. Kalian lihat deh, saya belum pernah nemu desain skincare lokal yang se-playfull ini. Lihat produk Maska di meja rias tuh berasa menyenangkan banget. 

Maska Lightening Hydrogel Eye Patch

Dalam satu kemasan jar ini, terdapat 60 lembar masker yang terendam dalam cairan essence. Cairan essence-nya banyak, nggak pelit! Lalu di dalam jar-nya terdapat pembatas, dan disediakan juga sendok untuk memisahkan helaian masker ketika mau memakainya. Menurut saya sih, daripada sendok, pinset kecil akan lebih membantu. Tapi sendok juga oke sih daripada nggak sama sekali.


Tekstur Maska Lightening Hydrogel Eyepatch

Review Maska Lightening Hydrogel Eyepatchspatula maska

Sesuai namanya, Maska ini lapisan maskernya berbentuk hydrogel transparan, dengan aksen glitter keemasan yang cute banget, bukan dari tisu biasa seperti eyepatch pada umumnya. Hydrogel ini rasanya lebih enak dan lebih dingin di kulit. Terus, hydrogel juga lebih nemplek di kulit, nggak gampang lepas seperti tisu. Jadi bisa dipakai sambil melakukan pekerjaan yang lain.

Essence-nya banyak dan teksturnya cair. Nggak gel-ish, nggak kental, dan nggak terasa lengket. Jadi nyaman dipakai kapan pun, karena aftertaste-nya nggak ada rasa lengket dan berminyak yang mengganggu.

Pas lihat ingredient, Maska Lightening Lightening Eyepatch mempunyai kandungan fragrance. Tapi saya lega banget karena produk ini nggak punya aroma yang mengganggu. Ada samar-samar aromanya, tapi bukan jenis aroma parfumy yang strong.


Ingredient Maska Lightening Hydrogel Eyepatch

ingredients maska lightening eye patch

Aqua, glycerin, propylene glycol, chondrus crispus powder, niacinamide, trehalose, glycosaminoglycans, hydrolyzed collagen, phenoxyethanol, xanthan gum, pearl extract, propanediol, 1-2 hexanediol, Cl 77499, Allantoin, PEG 40, hydrogenated castor oil, hyaluronic acid, fragrance

Maska Hydrogel Eyepatch ini ada 4 varian, yaitu Lightening, Aqua Blue, Soothing Ageless, dan Nutrient. Yang saya coba 3 minggu terakhir ini adalah varian Lightening, yang fungsinya melembapkan dan menyamarkan dark circle

Karena ini seri Lightening, jadi tentu ada kandungan untuk mencerahkan kulit, yaitu Niacinamide. Lalu produk ini banyak mengandung bahan-bahan yang sifatnya melembapkan dan menenangkan kulit, seperti Collagen, Glycerin, Hyaluronic Acid, Castor Oil, dan Allantoin. Dan juga Pearl Extract yang memiliki kandungan antioksidan. 

Produk ini punya minimal ingredient, paraben-free, sulfate-free, alcohol-free, dan slicone-free. Dan selain fragrance, tidak ada ingredient lain yang berpotensi mengiritasi kulit. Ketika dipakai juga tidak ada sensasi tingling atau kulit perih karena itu.


Cara Pemakaian Maska Lightening Hydrogel Eyepatch

cara pemakaian maska skincare lightening hydrogel eyepatch

Kalau sesuai petunjuk pemakaian, produk ini dipakai setiap hari selama 15-20 menit. Tapi sama seperti sheet mask, produk ini juga bisa digunakan untuk special treatment, di saat kulit membutuhkan nutrisi ekstra. Maska Eyepatch Gel ini rasanya adem dan ampuh buat ngilangin puffy eyes. Jadi saya suka pakai di pagi hari. Lebih enak lagi kalau ditaruh di kulkas sebelum digunakan. Tapi nggak usah dikulkasin juga udah enak banget kok, udah terasa adem.

Lalu seperti sheet mask, eyepatch ini bisa dipakai setelah menggunakan eye serum. Tapi kalau misal mau pakai single use juga sudah bagus kok, karena Maska Lightening Lightening Eyepatch juga sudah mengandung essence yang menutrisi kulit di dalamnya.

Saya sendiri jujur kurang sabaran kalau pakai Maska ini dalam slot skincare rutin. Saya nggak sabar harus nungguin 15-20 menit untuk lanjut ke step skincare selanjutnya. Tapi saya pakai Maska ini setiap hari! Bahkan kadang sehari bisa dua kali. Saya pakai sebelum makeup, karena ini bikin undereye concealer saya bagus, saya pakai saat kulit butuh special treatment, saya pakai saat bangun pagi dan mata terlihat sembap dan puffy, saya bahkan pakai sambil kerja biar mata saya lebih rileks dan nggak capek. 

tips menggunakan eye patch

Selain di area bawah mata, saya juga suka pakai di area smile lines. Daerah cuping hidung dan tepi mulut saya kadang sangat kering, sampai ngelotok kulitnya. Jadi saya letakkan saja Maska Hydrogel Patch di sana, dan voila! Area tersebut jadi lebih lembut dan lembap.


hasil penggunaan maska lightening hydrogel eyepatch

Hasil Pemakaian Maska Lightening Hydrogel Eyepatch Selama 3 Minggu

  • Rasanya adem dan menenangkan kulit.
  • Efektif ngempesin sembap dan kantung mata.
  • Efektif menyegarkan dan melembapkan area kulit yang kering. Buat saya lebih bagus kalau dikombinasikan dengan serum lain sebelumnya. Hydrogel Eyepatch ini bikin kerja essence/ serum lebih maksimal.
  • Tidak menyebapkan milia dan jerawat di saya.
  • Untuk efek mencerahkan, produk ini punya efek menyegarkan, jadi setelah pemakaian kulit terlihat lebih cerah dan sehat. Namun untuk efek cerah secara permanen saya belum merasakan, dan itu saya rasa butuh treatment jangka panjang.

First Impression Maska Sheet Mask

Review Maska Sheet Mask

Selain Maska Hydrogel Eyepatch, Maska juga punya 3 varian produk sheet mask, yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan kulitmu:
  1. Maska Be Youth Full Sheet Mask #Rejuvenating
    Sesuai namanya, Be Youth Full Mask menargetkan masalah aging. Masker ini berfungsi menjaga elastisitas kulit dan membantu turnover cell, sehingga kulit terlihat muda kembali. Diperkaya dengan Niacinamide untuk mencerahkan dan anti jerawat, Coenochloris Signiensis Extract atau Snow Algae untuk meremajakan kulit, Collagen, dan juga Mix Bean Extract untuk melembapkan kulit

  2. Maska Kiss Me! Sheet Mask #Hydrate & Soothing
    Nah, yang ini cocok untuk kulit dehidrasi dan butuh kelembapan instan. Masker ini memiliki kandungan yang mencerahkan, melembapkan, dan juga menenangkan kulit. Mengandung Niacinamide untuk mencerahkan, Rice Extract yang turun-temurun dipercaya merawat kulit. Lalu Galactomyces Ferment Filtrate atau fermentase sake, atau dikenal juga dengan magic water, yang merupakan ingredient legend yang juga terdapat dalam the famous SK II Facial Treatment Essence. Dan terakhir Vitamin E (Pathenol) dan Allantoin yang menenangkan kulit.

  3. Maska Sunshine Kiss Sheet Mask #Brightening
    Terakhir, Sunshine Kiss yang bermanfaat untuk mencerahkan dan meratakan warna kulit, dengan superstar ingredient Niacinamide di urutan kedua ingredient list, dan juga Licorice, untuk mencerahkan kulit. Masker ini juga diperkaya dengan Centella Asiatica, Sunflower Seed Oil, dan Chamomile yang menghidrasi dan menenangkan kulit. 

Review Maska Sheet Mask Sunshine Kiss

Saya hanya mendapatkan masing-masing satu produk sheet mask ini, jadi saya tidak bisa melakukan full review ya. Hal pertama yang saya notice adalah ingredient-nya kaya akan bahan-bahan yang menutrisi kulit. Favorit saya adalah Maska Kiss Me! dengan Galactomyces dan Rice Extract-nya. Tisunya tipis namun kuat, dan essence-nya cukup banyak.

Lalu yang perlu saya warning, nggak seperti eyepatch-nya yang alcohol-free, ketiga sheet mask ini mengandung alkohol. Saya sendiri nggak bermasalah dengan alkohol, karena yang penting dari sebuah produk adalah formulasinya. Bagaimanapun juga, alkohol berguna untuk tekstur produk dan juga anti bakteri. Dan walau ada alkohol, namun formulasi produk ini tidak terasa tingling ataupun mmengeringkan kulit. Namun saya perlu tuliskan ini barangkali ada di antara teman-teman yang alergi atau sangat menghindari alkohol. Make sure menggunakan sesuai dengan petunjuk pemakaian, yaitu 10-15 menit saja, nggak perlu didiamkan terlalu lama. Dan setelah masker dilepas, seal dengan moisturizer yang sifatnya oclusive untuk menjaga agar kelembapannya bertahan lama.

Overall, ketiga masker ini terasa menghidrasi kulit. Kulit saya terasa instan lebih lembap dan plum setelah pemakaian masker ini. Desain kemasannya juga bikin masker ini layak dikoleksi!


Review Skincare Maska

Kesimpulan

I love this! Memang sudah saatnya brand lokal bikin produk dengan konsep yang beda namun sangat berguna seperti ini. Saya memang nggak pakai Hydrogel Eyepatch dan sheet mask-nya dalam slot skincare rutin, tapi saya pakai kapan pun dimana pun, terutama untuk Hydrogel Eyepatch-nya. Saya kerja di depan laptop sepanjang hari. Saya juga suka menonton film. Jadi mata saya bekerja berat setiap hari. Dan pemakaian Maska Lightening Hydrogel Eyepatch terasa benar-benar menyegarkan, refreshing

Produk-produk Maska sangat menyenangkan untuk dipakai, melembapkan, menyegarkan, menenangkan kulit, dan Hydrogel Eyepatch-nya mengatasi kelelahan pada area mata. Produk ini juga berguna banget untuk mengatasi kulit kering. Maska Lightening Hydrogel Eyepatch akan sangat cocok untuk kalian yang butuh special treatment di area tertentu terutama bawah mata, atau untuk kalian yang butuh sesuatu untuk menyegarkan area mata yang lelah saat terlalu banyak melihat layar laptop/ smartphone

Harga Maska Lightening Hydrogel Eye Patch dan Harga Maska Sheet Mask

Harga Maska Lightening Hydrogel Eyepatch & Harga Maska Sheet Mask

Maska Lightening Hydrogel Eyepatch ini bisa kamu dapatkan dengan harga Rp.228.000 / 1 jar isi 60 lembar eyepatch, sedangkan Maska Sheet Mask bisa kamu dapatkan dengan harga Rp.25.000 saja! Kamu bisa dapatkan produk ini di Shopee Mall Maska Official. Maska juga punya toko official di berbagai marketplace lain yang bisa kamu pilih, seperti Sociolla, Zalora, Beauty Studio by Female Daily, Tokopedia, dan masih banyak lagi. Untuk informasi selengkapnya silahkan cek instagram @MASKA.LAB dan website Maska.co.id

Cara Membersihkan Brush Make Up Sampai Bersih

4 comments
Cara membersihkan make up brush

Kali ini sebagai anggota Asosiasi Kulit Sensitif Nggak Bisa Jorok saya mau kembali numpang di blog Mbak Arum untuk menyampaikan pesan layanan masyarakat: Tolong itu Brush Make Up nya Dibersihkan Secara Berkala.

Selain penting untuk keberlangsungan ‘nyawa’ make up brushmu kedepannya, membersihkan brush make up juga penting untuk menjaga agar kulitmu tetap aman dari debu debu jahat dan sisa sisa kotoran yang bisa membuat kulitmu alergi, bruntusan, berjerawat dan lain-lain.

Sebelumnya Mba Arum sudah pernah membahas mengenai perawatan brush disini, kali ini saya melengkapi saja biar mangtap, begidu.


Kapan Harus Membersihkan Brush?

Jadi, saya punya golden rule, bersihkan brush sesudah dipakai dan cuci brush minimal setiap bulan. Ini minimal ya, karena saya sendiri jarang menggunakan brush sebagai aplikator make-up. Pada hari-hari tertentu dimana saya harus terus menerus berdandan menggunakan brush, maka saya akan mencuci brush setiap minggu.

Tapi jangan keseringan juga, nanti malah brushnya nggak bisa ‘ngangkat’ make up dengan baik. Pokoknya kuncinya adalah jangan sampe warna make up yang lama nempel di brush mempengaruhi warna make up yang baru digunakan.

Selain itu, kalau saya baru membeli brush, maka saya akan mencuci brush tersebut terlebih dahulu sebelum digunakan. Ini sebenarnya setengah karena saya parnoan, setengahnya lagi karena saya nggak suka bau brush baru yang waxy. 

PS: Jangan kaget kalau pada saat pertama kali mencuci brush, bristle alias bulu-bulu brushnya bakal sedikit mbrodol alias rontok. Ini wajar karena memang seringkali ada sisa bulu-bulu yang nempel dari proses trimming bristle. Cuci perlahan aja, jangan dikucek. 

Tapi kalo rontok terus (bahkan saat diaplikasikan ke muka) berarti kualitas brush-mu sedikit kurang :(

Apa beda membersihkan brush dan mencuci brush?

Ada kalanya setelah menggunakan gel eyeliner, saya akan langsung wipe brush tersebut dengan tisu pembersih make up. Tujuannya supaya si eyeliner gel nggak nempel terus bikin brushnya jadi keras dan berkerak. Ini saya sebut sebagai membersihkan brush ya.

Sedangkan untuk brush eyeshadow yang pastinya kena powder eyeshadow beraneka warna, saya lap saja dengan tissue biasa, tujuannya supaya warna nggak nyampur aja gitu. FYI ini ga bersih banget, jadi kalau kalian perhatiin baik baik pasti masih ada sisa warna yang nempel gengges

Kalau kalian ada budget lebih, bisa pake color cleaner seperti di post ini. Silahkan dicek ya.

Nah, baru deh sisanya saya cuci brushnya dengan brush cleanser.

cara membersihkan make up brush

Brush Cleanser Seperti Apa yang Bagus?

Dulu zaman kuliah dan belum punya banyak uang seperti sekarang, saya selalu mencuci brush menggunakan SUNLIGHT alias SABUN CUCI PIRING. Lalu bermodalkan googling-googling, saya menemukan kalau kamu juga bisa mencuci pake shampoo bayi ataupun gentle cleanser. 

Tapi jujur emang sabun cuci piring yang paling mantap karena foundation full coverage manapun langsung luntur tur tur tur begitu kena sunlight. Hanya saja, untuk brush-brush dengan bristle yang natural, Sunlight ini sedikit bikin brushnya kering dan jadi agak lebih kaku gitu. Kalau buat yang sintetik sejauh ini aman saja. 

Mbak Arum juga pernah bahas cara membersihkan brush dengan EVOO. Coba dicek ya.

Sekarang saya menggunakan brush cleanser, ada banyak merk brush cleanser yang bisa kamu coba ya.  Silahkan sesuaikan budget dengan kebutuhan.

cara mencuci brush make up

Bagaimana Cara Mencuci Brush Make Up Yang Benar?

Di awal-awal memiliki make up brush, saya mencuci brush saya dengan cara mengucek dan memeras si bristle sampai gepeng. Cara ini jangan ditiru, karena berpotensi merusak bentuk bristle. Karena hal ini fan brush saya mendadak jadi brush berbentuk tapal kuda dan nggak bisa digunakan lagi.

Sekarang saya menggunakan brush cleansing pad yang bentuknya ada geriginya untuk deep cleansing. Kalau kalian nggak punya, kalian bisa pake centong nasi yang ada geriginya, atau bahkan pake piring biasa yang rata permukaannya. 

Caranya adalah dengan mencelupkan brush kedalam cleanser pilihanmu yang sudah dicampur air, kemudian dengan gerakan lembut dan memutar, putar-putar brush kalian di cleansing pad atau wadah apapun seperti sedang melukis sampai keluar residu make up yang nempel di brush dan brush keliatan bersih. Jangan ditekan banget ya, bayangkan kalian pelukis yang sedang mewarnai langit, ceileh. 

Setelah itu bilas dengan air bersih yang mengalir dengan posisi bulu brush miring ke bawah supaya airnya mengalir. Kalau masih banyak sisa warna yang belum keangkat, celupin ke brush cleanser lagi dan ulang kegiatan putar-putar brushnya ya lalu bilas lagi. Kalau sudah beres, setelah bilas, tekan tekan lembut bristle brushnya supaya excess airnya bisa keluar semua. Jangan dikucek ya, ditekan lembut aja.

Saya tau kalian nggak sabar, tapi merawat brush memang butuh kesabaran ekstra (makanya saya sering asal aplikasiin foundie pake tangan aja karena males nyuci)

Nah untuk mengeringkan brush, kalian bisa menggantung brushnya secara terbalik atau taruh di permukaan yang datar dengan dilapis handuk microfiber atau kanebo untuk supaya permukaan tempat mengeringkan gak ikut basah. Jangan ditaruh secara tegak ya, bulir bulir air yang turun dan tertampung di dasar bristle bisa merusak brush kamu :) Tunggu semalam sampai kering. JANGAN DI HAIRDYER, GAK PERLU DIJEMUR KAYA JEMURAN DIBAWAH SINAR MATAHARI LANGSUNG. Tunggu, yang sabar. 

Yang dibersihkan dengan brush cleanser cukup bristle nya aja ya. Batang/pegangan brushnya kamu lap aja pake tisu, kalo ikut dicuci sayang, apalagi yang bahannya kayu, bisa lapuk. Kalau ada sisa warna yang nempel di pegangan brushnya, saya biasanya lap dengan tisu + alkohol 70%. 


Selesai deh. Mudah bukan?

Nah itu dia cara saya membersihkan brush make up sampai bersih. Mudah mudahan tips ini bisa membantu kalian bebersih  brush ya, saya undur diri dulu, mau ketemu sama fans club bung napi di blog sebelah. Salam olahraga!

7 Rekomendasi Parfum Wanita Aroma Enak Dengan Harga Terjangkau

10 comments

7 Rekomendasi Parfum Wanita Murah Enak dan Awet

Selera saya terhadap aroma bagus! Iya, saya tau selera saya bagus. Sudah teruji dan diakui. Mulai dari essential oil, reed diffuser, linen mist, sampai parfum, selera saya selalu bagus. Banyak yang setuju dengan pendapat saya soal wewangian tertentu. Jadi pokoknya kalau soal parfum-parfuman, saya tau kalau saya de best!

Baca juga: Review 3 Reed Diffuser Murah

Dari kuliah, saya sudah suka sekali parfum. Dan sampai sekarang saya makin suka. Tapi sekarang kan saya beli pakai uang sendiri, karena saya sudah  nggak bisa minta uang ke papi saya yang mobilnya 57 dan mewah semua itu. 61 kalau mobil dinas buat kepala pelayan, kepala urusan taman, akuntan keluarga dan koki dihitung. Tapi intinya, sekarang saya pakai parfum murah T.T.

Dan follower saya menghibur saya, kalau saat pandemi memang nggak butuh parfum mahal-mahal. Buat apa? Yang penting wangi, bikin semangat beraktifitas di rumah aja, dan saya kok jadi kangen ya terima uang saku aja nggak usah kerja T.T. Kalian yang masih kuliah nikmatilah. Percayalah, skripsi itu enak. Dunia kerja itu keras. 

Oke, berikut adalah 7 rekomendasi parfum-parfum enak yang harganya murah. Untuk informasi, saya suka parfum yang aromanya fresh sweet fruity floral pokoknya masukin aja semua kombinasi dalam satu parfum. Saya nggak suka aroma yang simpel (vanilla doang, fruity doang sampek kecut, floral doang). Saya suka aroma yang kompleks dan nge-blend dan enak. Dan saya nggak suka aroma Oud. 

Semua ini harganya di bawah 150k. Kalian sobat misqueen pasti suka. Oh tunggu dulu...saya juga misqueen sekarang T.T


Review Zoya Cotton Eau De Toilette

1. Zoya Cotton Eau De Toilette 

Harga: Rp 120 000 /50ml
Beli di sini (klik)

Dari tiga jenis aroma Zoya EDT, saya cuma suka yang Cotton atau warna biru ini. Pernah cium aroma Bath & Body Works Sea Island Cotton? Nah, Zoya ini aromanya persis plek itu, cuma harganya jauh lebih murah! Aromanya enak banget. Floral, soapy, dan clean, khas aroma parfum dengan white cotton flower. Di badan saya, aroma ini tahan lama.

Sayangnya Zoya EDT yang Cotton ini udah agak susah ditemukan. Saya belum pernah lihat langsung di toko kosmetik atau counter offline Zoya, dan di online shop-pun biasanya aroma yang ini stoknya sedikit sekali. Kenapa sih? Padahal enak banget aromanya lho, Zoy. Harusnya kamu stok banyak deh! Tapi kalau kamu nggak bisa nemuin Zoya EDT Cotton, sebagai gantinya Zoya juga punya Zoya Body Mist dan Zoya Body Sorbet (lotion) dengan aroma Cotton. Cuma ya the best-nya tetap EDT. Body mist-nya terlalu alkohol gitu, kalau EDT-nya lebih rich aroma white cotton-nya.


Review Parfum Miniso Flipped Eau De Toilette

2. Miniso Flipped Eau De Toilette

Harga: Rp 90 000/ 30 ml
Beli di counter Miniso di mall kesayangan anda tapi kalau tidak sayang juga tidak papa tetap beli.

Menurut saya Flipped adalah satu-satunya parfum Miniso yang punya aroma mahal dan cukup kompleks. Yang lain lumayan enak sih, tapi gitu doang. Kalau Flipped ini istimewa. Ketika awal disemprot aroma citrusy dan pear-nya yang keluar. Lalu perlahan-lahan aromanya jadi lebih floral dan lembut, tapi juga nggak terlalu floral banget. Imbang aja aroma segar citrusy dengan floral-nya. Aroma musky akan keluar belakangan namun nggak begitu berat. Cuma ngasih sedikit lapisan deep di aromanya. Kalau kalian pernah mencium Victoria's Secret Bombshell EDP, nah aromanya mirip itu! VS Bombshell adalah salah satu aroma favorit saya dulu sebelum jatuh miskin. Flipped mengingatkan saya rasanya kaya raya.

Kekuatan aroma Flipped ini moderat. Nggak terlalu tahan seharian, tapi juga nggak receh banget. Sayangnya ya khas Miniso, produk ini sepertinya sudah mulai susah ditemukan. Sebenernya nggak boleh ngefavoritin barang di Miniso, karena kalau mau repurchase biasanya udah susah karena produknya nggak diproduksi lagi. Flipped ini udah nggak bisa saya temui online. Tapi di beberapa offline Miniso di kota Jogja dan Solo, barangnya masih ada kok.


Review Mineral Botanica Saffron Jasmine Amber Cedar Eau De Toilette

3. Mineral Botanica Saffron Jasmine Amber Cedar Eau De Toilette

Harga: Rp 85 000 /30 ml
Beli di sini (klik) 

Saat pertama disemprot, aroma yang keluar adalah aroma woods dan aroma manis. Aroma manisnya ini mungkin dari Saffron, walau saya nggak bisa bayangin Saffron itu aromanya seperti apa. Jangankan aromanya, bentuknya saja saya embuh. Di awal-awal aromanya terasa sweet, floral dan powdery, sangat feminin. Tapi kemudian aroma kayunya mulai keluar dan mendominasi, Walau masih ada sedikit aroma manis yang tersisa, tapi kesan femininnya berkurang jauh. Aroma kekayuannya terasa sedikit artificial, tapi tetep nyaman di hidung saya.

Tebak aromanya mirip apa? Yak! Mirip MFK Baccarat Rouge 540. Walau tentu nggak persis plek ya, Mineral Botanica ini terasa lebih artificial. Tapi tetap enak kok. Dan lagi ya wajar beda kualitas lah. MFK Baccarat harganya nyaris 4 juta rupiah, kalau Mineral Botanica Saffron 100 rebuan doang. Dan Mineral Botanica ini long lasting aromanya di badan saya. Apalagi kalau pemakaiannya di-layer dengan body product lain yang senada aromanya. Favorit saya di-layer sama Scarlett Fragrance Brightening Body Lotion Charming.

Baca juga: Review Scarlett Brightening Shower Scrub, Body Lotion, dan Body Scrub


Review Eau De Zwitsal Body Mist For Adult

4. Eau De Zwitsal Body Mist For Adult

Harga: Rp 30 000
Beli di sini (klik) --> diskon jadi Rp 22 500

Aromanya Zwitsal banget! Litteraly aroma bayi khas produk-produk Zwitsal, yang nggak usah saya jelasin lagi enaknya kayak apa. Tentu saja ketahanan aromanya nggak bisa dibandingin lah sama EDT apalagi EDP, karena ini cuma body mist. Tapi kalau dibandingin baby cologne-nya, percayalah ini jauh lebih tahan lama.

Dulu pernah ngetren parfum Zwitsbaby yang katanya aromanya kayak Zwitsal. Tapi ternyata nggak mirip blas. Aroma si Zwitsbaby itu bener-bener mengecewakan, cuma aroma musky powdery yang terkesan murah, dan bahkan dia bukan produk asli Zwitsal. Tapi produk ini beneran Zwitsal Body Mist yang dikeluarkan secara resmi oleh Unilever. Aromanya memang semirip itu sama aroma produk-produk Zwitsal baby, dengan ketahanan aroma yang lebih bagus.


Review Jeanne Arthes Amore Mio Eau De Parfum

5. Jeanne Arthes Amore Mio Eau De Parfum for Woman

Harga: Rp 135 000/ 100 ml
Beli di sini (klik)

Jeanne Arthes Amore Mio warna pink ini adalah aroma aman saya. Aroma yang sudah pasti saya suka, nggak bikin pusing, nggak neko-neko. Notes-nya adalah fruity-floral. Aromanya manis, segar, dan ringan. Buat saya sih sangat cocok untuk sehari-hari. Jujur saya nggak bisa banyak omong karena punya saya produknya udah abis. Yang jelas aromanya sangat menyenangkan, walaupun nggak tahan lama di saya, tapi ya udah lah murah kok minta awet. Kalau kata orang-orang, Jeanne Arthes Amore Mio ini adalah dupe dari Nina Ricci for Woman, tapi embuh ya saya belum pernah coba Nina Ricci.

Lalu yang kedua, botolnya bulky, tutupnya kayak ular melingker dan gampang coplok. Meskipun aesthetic dipajang, tapi parfum ini nggak travel friendly babar blas. Agak repot ya, karena dia nggak tahan lama jadi harus disemprot berkala tiap 3-4 jam, tapi mau bawa-bawa juga males karena botolnya gede dan berat dan tutupnya bentuknya kayak uler.


Review BrunBrun Paris Histoire d'Amour Eau De Toilette

6. Brunbrun Paris Histoire d'Amour Eau De Toilette

Harga: Rp 64 900 /11 ml
Beli di sini (klik)

Nada aromanya seperti Zoya Cotton EDT, yaitu white floral, soapy, dan clean. Tapi jujur ya, enakan Zoya. BrunBrun ini aromanya lebih nyegrak, lebih kuat, dan pokoknya agak beda. Tetap enak kok, apalagi untuk kelas parfum 60 ribuan saya lumayan surprise nemu parfum dengan aroma enak dan tahan lama begini. Apalagi dia ini botolnya kecil dan simpel, jadi sangat travel friendly. Ini parfum favorit saya kalau untuk dibawa-bawa.


Review Bath & Body Works Warm Vanilla Sugar Fine Fragrance Mist

7. Bath & Body Works Warm Vanilla Sugar Fine Fragrance Mist

Harga: Rp 170 000 /236 ml
Beli di sini (klik)

Awalnya saya agak bingung mau masukin ini atau enggak, karena ini nggak tergolong murah sih. Tapi Bath & Body Works juga bukan high-end brand, dan Warm Vanilla Sugar ini aromanya juga enak banget dan udah bertahun-tahun jadi aroma andalan saya. Lagi pula BBW punya versi travel size-nya yang harganya lebih murah, dan saya nemu BBW mist ini di online shop dengan harga yang lebih murah, jadi ya sudah saya masukin aja.

Aromanya manis Vanilla, tapi enaaakk banget! Nggak simpel vanilla doang, nggak gourmand banget sampai bikin eneq, manis tapi masih sopan. Sedikit ada aroma musky di akhir-akhir, tapi musk-nya juga tipe yang enak dan masih ada manis-manisnya. Ini body mist andalan saya kalau udara lagi dingin atau musim hujan. Kekuatan aromanya moderat, karena ini kan cuma body mist bukan parfum.

Dan maaf ya khusus yang ini harganya di atas 150 ribu. 


Mari kita misqueen bersama. Bersama kita misqueen dalam keadaan wangi.

Review BLP Lip Bullet - Swatch All Shades

3 comments

Review BLP Lip Bullet Swatch

Laci makeup divisi lipstik saya sekarang penuh dengan koleksi lipstik dari BLP. Ya Lip Coat, Lip Bullet, Lip Gloss, bahkan saya yang nggak biasanya suka lip tint, punya satu BLP Lip Tint. Dari semuanya, saya saat ini sedang suka dengan Lip Bullet. Lip Coat-nya juga enak sih, tapi saat ini saya sedang agak bosan dengan matte lip cream. Jadi yang sering saya pakai saat ini adalah Lip Bullet.

Tapi kali ini saya nggak akan ndakik-ndakik nemen leh review BLP Lip Bullet, karena saya udah pernah review semua varian lipstik dari BLP, termasuk Lip Bullet-nya. Saya hanya akan menekankan kepada deskripsi warna, swatch dan FOTD saja, pamer kecantikan dengan polesan lipstik mahal saya yang warnanya lengkap agar kalian iri. Saya akan swatch semua warnanya, termasuk 4 shades terbarunya, karena saya punya semuanya. Iri, kalian? Iri?!

Baca juga: Review BLP Lipstick All Varian

Review BLP Lip Bullet - Swatch All Shades


Secara singkat, BLP Lip Bullet adalah lipstik dengan packaging, tekstur, dan warna yang hooh banget! Packaging-nya monokrom, dengan warna sesuai warna produknya. Tutupnya juga rapet dan kenceng, nggak bakalan kebuka sendiri pas kita taruh di-pouch kecuali kamu nutupnya nggak sampai bunyi mak-klik. Nggak usah ditanya lah ya, packaging-nya beneran kelas dan minta dikoleksi banget. 

Pilihan warnanya juga kekinian. Dan teksturnya sangat nyaman. Buttery, meluncur lembut di bibir,  nggak patchy, nggak accentuate dry patch area, pokoknya hits deh! Hits! Lalu pigmentasinya bagus semua, bisa cover bibir secara keseluruhan, jadi nggak usah khawatir buat yang bibirnya hitam pinggirannya. Bakalan rata ketutup kok.

Lalu kelebihannya lagi adalah konsistensi kualitasnya. Kedelapan warnanya punya tekstur dan pigmentasi yang sama. Saya sering menemui lipstik satu merek, tapi beda warna pigmentasinya juga beda. Dan nggumun saya itu, yang begitu itu bagian quality control-nya gabut apa bagaimana? Nah, BLP Lip Bullet ini bagian quality control-nya bekerja dengan baik dan semoga dinaikin gajinya.

Kekurangannya kayaknya sih dia nggak tahan panas. Karena punya saya yang warna Licorice potol dalam pengiriman (karena shade ini memang lama pas pengiriman karena ada kendala di ekspedisi). Tapi yang lain aman sih. Finish-nya satin. Jadi nggak matte, tapi juga nggak glossy. Pas aja gitu buat pemakaian sehari-hari.

Ya sudah, langsung kita swoj saja. Ini arm swatch. Nggak penting sih, tapi biar ada gambar yang bisa dikasih judul "swatch all shades BLP Lip Bullet" karena kata kak Agi itu bagus untuk SEO:

Swatch BLP Lip Bullet All Shades Semua Warna


Nah, masuk ke bagian pentingnya. Ini dia lip swatch dan FOTD pakai 8 warna BLP Lip Bullet:


BISCOTTI

Swatch BLP Lip Bullet Biscotti

Biscotti ini warnanya medium peachy orange. Ini adalah BLP Lip Bullet pertama yang saya punya. Awal beli saya kira jatuhnya bakalan lebih pale, tapi ternyata ini warna medium. Awalnya agak kecewa karena berharap nude orange yang pale, tapi lalu saya move on. Ini cantik juga kok. Seger buat sehari-hari. Tipikal warna oranye yang nggak bikin muka terlihat kusam.


CANNOLI

Swatch BLP Lip Bullet Cannoli

Cannoli adalah warna beige dengan hint mauve dan grey. Lagi-lagi, awalnya saya pikir ini warna nude mauve biasa. Tapi setelah saya coba sendiri ternyata greyish dan secantik ini. Duh...kok nggak dari dulu beli ya. Warnanya mengingatkan saya sama BLP Lip Coat Maple Waffle yang merupakan salah satu warna favorit saya di BLP Lip Coat.


PAVLOVA

Swatch BLP Lip Bullet Pavlova

Pavlova adalah warna nude beige dengan hint peachy pink. Ini warna paling pale di semua koleksi BLP Lip Bullet. Tapi walau pale, perpaduan beige, pink, dan peach-nya seimbang dan pas banget, jadi bikin lipstik ini masih wearable dan ngga bikin muka kita kelihatan kayak jenazah. Saya pernah liat Pavlova dipakai oleh selebgram yang kulitnya gelap, dan masuk-masuk aja lho! Nggak wagu.


LICORICE

Swatch BLP Lip Bullet Licorice

Licorice adalah permen pedes obat batuk andalan keluarga. Licorice warnanya coklat gelap dengan hint merah dan ungu. Saya agak bingung mendefinisikan ini tuh cool tone atau warm tone, karena memang ada merahnya tapi ada ungunya. Kalau dilihat agak-agak cool tone, tapi di kulit kuning saya ya masuk-masuk aja. Licorice ini kalau saya perhatikan adalah warna favorit banyak orang, tapi jujur aja saya kurang suka warna ini. Mungkin saya bukan orang. Saya superstar.


Nah, sekarang kita masuk ke-new shade BLP Lip Bullet:


PARFAIT

Swatch BLP Lip Bullet Parfait

Parfait adalah warna merah gelap dengan hint kecoklatan. Ini tipe merah yang saya suka banget! Ini jenis statement colour tapi tetap flattering jatuhnya. Buat yang sedang bingung cari lipstik warna merah, Parfait ini bisa dijadikan lipstik merah pertamamu karena nggak bakalan salah.


PRETZEL

Swatch BLP Lip Bullet Pretzel

Pretzel ini nude beige dengan hint peachy dan sedikiittt ada hint grey. Buat saya Pretzel adalah MLBB, paling sering saya pakai sehari-hari. Kalau pengen agak segeran dikit, dalemnya sama ombre pakai Parfait dikit.


Lihat ombre Pretzel dan Parfait di sini (klik).


PUMPKIN

Swatch BLP Lip Bullet Pumpkin

Pumpkin adalah oranye medium dengan hint kecoklatan. Tipikal lipstik fall season, hangat dan kecoklatan. Kalau kamu punya BLP Lip Coat Pumpkin Sorbet, nah, warnanya mirip ini. Di foto entah kenapa terlihat lebih neon ya. Aslinya warnanya lebih mendam kecoklatan dan lebih natural.


POPSICLE

Swatch BLP Lip Bullet Popsicle

Popsicle adalah muted medium pinky mauve. Jujur bukan jenis warna yang saya suka di lipstik brand lain. Biasanya saya nggak akan pilih warna ini. Tapi pas nyobain BLP Lip Bullet ini, kok jatuhnya bagus-bagus aja ya. Warnanya memang muted, nggak neon sama sekali, tapi kesannya seger di bibir.


Nah, itu dia semua warna BLP Lip Bullet. Dan saya beneran bingung kalau harus nentuin favorit, karena memang cantik-cantik banget warnanya. Untuk warna nude, saya bingung lebih suka Pavlova atau Pretzel. Warna medium, saya suka Cannoli. Untuk warna yang deep saya suka Parfait dan Pumkin.

Lalu untuk menjawab banyak pertanyaan yang sering dilayangkan di DM saya, ini saya swatch beberapa warna yang (( dituduh )) mirip:


Review Lipstick BLP Lip Bullet
Kiri ke kanan:
BLP Lip Bullet Pavlova
BLP Lip Bullet Pretzel
BLP Lip Coat Butter Fudge
BLP Lip Bullet Cannoli
BLP Lip Coat Maple Waffle
BLP Lip Bullet Pumpkin
BLP Lip Coat Pumpkin Sorbet


BLP Lip Bullet Pavlova vs BLP Lip Bullet Pretzel:
Sama-sama nude, tapi Pavlova lebih terlihat terang karena hint pinky peach-nya. Sementara Pretzel terlihat lebih nude karena ada greyish-nya. Pretzel juga lebih warm dan peacy kalau dibandingkan Pavlova.

BLP Lip Bullet Pretzel vs BLP Lip Coat Butter Fudge:
Sama-sama nude beige dan cocok untuk base ombre. Pretzel ada kesan greyish-nya, kalau Butter Fudget tidak.

BLP Lip Bullet Cannoli vs BLP Lip Coat Maple Waffle:
Nuansanya sama-sama medium beige dengan hint greyish mauve. Tapi Cannoli lebih kuat kesan mauve-nya.

BLP Lip Bullet Pumpkin vs BLP Lip Coat Pumpkin Sorbet:
Dua warna ini mirip. Cuma Pumkin Sorbet terlihat lebih deep karena teksturnya yang creamy dan pekat. Tapi sebenarnya keduanya mirip kok.


Harga BLP Lip Bullet


Harga BLP Lip Bullet ini adalah Rp.129.000 /3,5 gr. Harga segitu worth it kok untuk segala ke-hooh-an produk ini. BLP sebenernya beberapa kali ada hajatan diskon, tapi BLP Lip Bullet ini nggak pernah ikut kediskon. Mungkin karena terlalu hits.

Sekian dari Dek Arum yang nggak pernah diskon rate kerjasamanya karena masih terlalu hits.