Review Sakka Bali Reed Difusser

2 comments

Review Sakka Bali Reed Diffuser

Pas saya review reed diffuser murah meriah dulu, ada beberapa temen-temen pembaca yang request review reed difusser yang lebih high class, yang bukan kelas supermarket. Jadi saya review saja reed diffuser yang akhir-akhir ini jadi favorit saya, yaitu Sakka Bali Reed Diffuser. Ini bener-bener reed diffuser favorit saya saat ini lho! Hampir di semua sudut rumah saya, saya letakkan reed diffuser dari Sakka.Bali.

Salah satu yang bikin unik dari Sakka adalah look-nya. Kemasannya sih simple, dari botol kaca bening dengan desain tulisan yang juga simple dan tutup botol sumbat nuansa gold yang ngasih kesan natural sekaligus elegan. Nah, gong-nya adalah dia masukkan bunga kering di setiap botol kemasannya. LIHAT DONG CANTIK BANGET SECANTIK ITU MAU MATI!!!

Review Sakka Bali Reed Diffuser Lokal

Dengan desain yang secantik ini, Sakka ini kalau di rumah saya nggak cuma berfungsi sebagai pewangi ruangan, tapi juga sebagai home decor dan properti foto. Ciyus lah, ini minyak nyong-nyong aesthetic banget sumpah!

Tapi sebenernya peletakan bunga kering ini ada plus minus-nya. Plus-nya ya itu, bikin botolnya jadi super cantik. Minusnya bunga kering bikin cairan parfum lekas habis. Sakka ngasih disclosure tentang ini kok di setiap kemasannya. Dan sebagai jalan tengah, Sakka mengemas bunga kering secara terpisah. Jadi pilihan kita aja mau masukin bunga keringnya atau enggak.

Saya sendiri sih tentu masukin dong! Saya udah kadung cinta sama penampakannya. Botol dengan bunga kering ini bikin rumah saya vibe-nya kayak di villa-villa liburan gitu lho! Lagian ya menurut saya bedanya nggak terlalu signifikan. Sakka punya saya, kalau nggak pakai bunga habis dalam waktu satu setengah bulan, kalau pakai bunga satu bulan. Nggak masalah sih.

Selain bunga kering, di dalam kemasan Sakka nanti dilengkapi juga dengan tiga batang fibber stick warna hitam untuk diffuser-nya.

Isi Sakka Bali Reed Diffuser

Cara pemakaian:

  1. Buka botol Sakka dan masukkan bunga keringnya kalau mau
  2. Masukan stiknya. Kalau ruanganmu besar, masukin stik yang banyak, kalau kecil sedikit aja. Semakin banyak stik yang dimasukkan wanginya juga akan semakin semerbak, tapi cairannya juga akan semakin cepat habis. Untuk ruangan 4x4, saya pakai 3 stik.
  3. Letakkan di tempat-tempat yang diinginkan. Saya taruh di nakas dekat tempat tidur, di meja kerja, dan di ruang tamu saya letakkan 2 karena ruangannya lumayan besar.
  4. Kalau mau menilai aromanya, diamkan dulu satu hari, agar cairan meresap sempurna ke stik dan kemudian menyebar ke seluruh ruangan.
  5. 3 hari sekali, balik stik-nya agar wanginya kembali optimal
  6. Kadang dalam waktu 2-3 minggu (ketika cairan tinggal separoh), aromanya jadi nggak tercium. Solusinya kalau saya sih ganti saja stik-nya dengan baru. Sayangnya Sakka nggak menjual stik secara terpisah. Tapi stik ini bisa kita temukan dengan mudah kok di Shopee. Harganya juga murah.

Hal selanjutnya yang bikin Sakka ini unik dan spesial adalah AROMANYA. Dan aromanya ini juga yang bikin saya sesuka itu dengan Sakka. Ya namanya saja reed diffuser kalau tidak wangi apalah artinya? 

Sakka ini punya pilihan wangi yang lumayan banyak, yaitu 11 aroma. Dan beberapa varian reed diffuser Sakka memang inspired by parfum-parfum mahal. Tapi yang saya notice, pada semua variannya, ada satu aroma khas woody yang jadi ciri khas Sakka. Biasanya aroma ini muncul sebagai base notes di layer terakhir. Dan aroma inilah yang bikin semua jenis reed diffuser Sakka ngasih vibe ala Bali. Jadi walaupun aromanya terinspirasi YSL Black Opium misalnya, namun tetap ada twist-nya, jadi nggak plek-plekkan amat.

Dari 11 aromanya, saya punya 9 aroma. Yang saya belum punya adalah Ubud dan Jimbaran. Nanti ya kapan-kapan saya lengkapi koleksi Sakka saya.

Wangi dan Varian Reed Diffuser by Sakka Bali

Seminyak Reed Diffuser by Sakka Bali
Top: Jasmine
Middle: Amberwood
Base: Fir Fresin Cedar

Seminyak ini aromanya mirip-mirip dengan MFK Baccarat. Pas awal dibuka memang terasa manis powdery khas Baccarat, lalu berakhir dengan aroma woody khas Sakka, tapi tetep tercium aroma manisnya. Karena saya suka MFK Baccarat, jadi otomatis saya langsung suka sama Seminyak.

Tabanan Reed Diffuser by Sakka Bali
Top: Mandarin
Middle: Jasmine - Tuberose
Base: Wood

Ini favoritku dari 9 yang pernah kucoba! Aromanya fresh, ada manisnya dikit, dan berakhir dengan aroma woody. Tabanan ini aromanya mirip sama Dior J'adore, jadi kebayangkan ya, floral-fruity yang sedikit manis dan fresh. Lalu ada twist aroma woody juga pada akhirnya.

Canggu Reed Diffuser by Sakka Bali
Top: Orange Blossom
Middle: Licorice - Almond
Base: Vanilla - Cedarwood

Ini saya juga suka banget! Aromanya sweet fruity-floral. Ada segernya juga. Dan aroma ini terinspirasi dari YSL Black Opium. Tapi menurut saya sih aromanya nggak seperti Black Opium ya (kebetulan saya punya parfum ini). Canggu lebih segar, di hidung saya nggak terasa aroma gourmand dan musky seperti Black Opium.

Gianyar Reed Diffuser by Sakka Bali
Top: Neroli
Middle: Ylang-ylang
Base: Nutmeg

Aroma awalnya menurut saya seperti aroma sweet orange, lalu pelan-pelan akan menyeruak aroma Ylang ylang dan Jasmine. Di hidung saya nggak tercium aroma rempahnya. ya?

Kintamani Reed Diffuser by Sakka Bali
Top: White Tea
Middle: White Rose
Base: Chamomile

Kintamani ini aromanya white floral, light dan fresh. Setelah itu nanti aroma yang tertinggal adalah aroma teh. Menurut saya aromanya calming banget dan cocok untuk ruang tidur.

Umalas Reed Diffuser by Sakka Bali
Top: Vanilla
Middle: Buttermilk
Base: Cream Malt

Dari diskripsi aromanya sudah ketahuan, kan, seperti apa? Ini aroma gourmand yang manis dan caramel. Aromanya sebenernya enak dan memberikan kesan "nyaman" untuk rumah. Tapi saya sendiri memilih nggak men-diffuse ini di rumah saya, karena aromanya bikin laper. Jadi saya diffuse aja di rumah Momon. Agar dia kelaparan.

Sanur Reed Diffuser by Sakka Bali
Top: Tigerlilly
Middle: Musk
Base: Cantaloupe

Aromanya fruity banget dan segar. Tapi menurut saya aromanya simpel, nggak terlalu terasa layer-nya seperti aroma yang lain. Aromanya enak, fresh, dan nggak mengganggu. Tapi jujur, ini pilihan terakhir saya deh dari antara semua aroma Sakka Bali.

Kuta Reed Diffuser by Sakka Bali
Top: King Pear
Middle: Freshia
Base: Patchouli

Dari awal saya udah tau Kuta ini inspired by parfum sejuta umat, Jo Malone English Pear and Freshia. Dan saya udah skeptis, karena saya termasuk sedikit orang yang nggak cocok sama aroma Jo Malone itu wkwk. Tapi ternyata, pas saya cium, saya kok langsung fall in love sama Kuta. Aromanya manis fruity-floral dan segar. Memang mirip dengan Jo Malone, tapi ada suatu aroma yang nggak saya suka di aroma Jo Malone yang nggak ada di Sakka ini (aromanya saya nggak bisa deskripsikan. Semacam rasa "pahit" gitu). Jadi ya sudah, saya langsung suka deh sama Kuta.

Uluwatu Reed Diffuser by Sakka Bali
Top: Pine
Middle: Lavender
Base: Deep Water

Teman-teman saya biasanya langsung suka aroma Uluwatu ini. Tapi saya perlu waktu untuk suka. Uluwatu ini diawali dengan aroma minty, meskipun di keterangan nggak ada Peppermint-nya. Dan karena saya bukan penggemar aroma-aroma pedas, jadi saya nggak begitu terkesan. Tapi lama-lama setelah di-diffuse, saya kok suka juga ya. Aromanya nyaman namun nggak bikin ngantuk. Dan bikin ruang kerja saya khas banget aromanya.

Beli Sakka Bali Reed Diffuser

Dari kesembilan aromanya, favorit saya adalah:

Reed Diffuser Sakka Bali ini bisa kalian dapatkan dengan harga Rp.175.000,- (tanpa bunga kering) atau Rp.180.000,- (dengan bunga kering).

Kalau kalian kangen liburan, boleh banget coba diffuse Sakka ini biar rumahnya berasa aroma Bali. Kecuali rumahmu sudah di Bali yha T.T. Tips saya, coba diffuse aroma yang berbeda di masing-masing ruangan. Jadi kalau pindah dari satu ruangan ke ruangan lain berasa pindah ke lain dunia gitu karena aroma dan suasananya jadi beda. 

Review Avoskin Advanced Action Eye Ampoule, Ampuh Untuk Atasi Garis Halus

2 comments

Review Avoskin Advanced Action Eye Ampoule, Ampuh Untuk Atasi Garis Halus

Sadar nggak sih, area sekitaran mata adalah area yang paling sering di-inggati kalau lagi pakai skincare? Soalnya area sekitar mata memang merupakan area sensitif, seperti area dompetmu. Saya sendiri sih kalau pakai Retinol, AHA, dan ingredient lain yang berpotensi mengiritasi, jelas menghindari area sekitaran mata. Jadi kebayang kan, kalau nggak pakai eye treatment, nutrisi ke area sekitaran mata memang lebih sedikit dibandingkan area kulit yang lain?

Padahal, kita semua pasti nyadar, bahwa tanda-tanda aging biasanya pertama kali muncul dan paling terlihat di area sekitaran mata. Setelah itu area mulut atau garis senyum, punggung tangan, dan leher. Jadi ya produk eye treatment memang sepenting itu! Percuma juga wajah kenceng dan cerah pakai serum ina inu, kalau area sekitar mata nggak dikasih perhatian dan kemudian muncul kerutanKeseluruhan look tetep kelihatan (( mbeladus )).

Review Avoskin Advanced Action Eye Ampoule

Dan ngomong-ngomong soal eye treatment, Awal bulan ini Avoskin mengeluarkan eye treatment terbarunya, yaitu Avoskin Advanced Action Eye Ampoule. Pas awal terima, saya langsung terkesima sama packaging-nya yang mevvah! Suer, mewah banget. Puas gitu rasanya pegang skincare dengan packaging yang luxurious. Ini dari kaca tebel ya, dengan aplikator pump yang juga enak banget dipakainya. Desain dan pilihan warnanya ngingetin saya sama skincare-skincare highend Korea yang legendaris. 

Trus pas nginguk ingredient-nya juga wow manteb banget. Nggak usah pakai disuruh saya juga langsung nyobain sendiri wkkwkw.. Dan saya udah pakai ini 26 hari! Saya memang dapet produk ini sebelum launching. Biasa, jatah orang keren.


Ingredient Avoskin Advanced Action Eye Ampoule

Ingredient Avoskin Advanced Action Eye Ampoule

Water, Butylene Glycol, Pullulan, Niacinamide, Propanediol, Sodium Polyacrylate, 1,2-Hexanediol, Caprylhydroxamic Acid, Cucumis Sativus (Cucumber) Fruit Extract, Lactobacillus Ferment Lysate, Camellia Sinensis Leaf Extract, Punica Granatum Extract, Caprylyl Glycol, Sodium Hydroxide, Lactobacillus Ferment, Acetyl Tetrapeptide-5, Caffeine, Acetyl Hexapeptide-8

Kayak yang udah saya bilang di atas, ingredient eye ampoul ini memang istimewa, penuh bahan-bahan yang memang ditujukan untuk bikin area mata lebih elastis, lembap, dan juga mengurangi kedalaman garis-garis halus, serta menunda terbentuknya kerutan. 

Ingredient jagoannya adalah Peptide dengan presentase 7,5%. Peptide ini fungsinya adalah ngasih sinyal agar kulit terus memroduksi kolagen, jadi kulit senantiasa lembap dan elastis. Otomatis garis halus juga akan samar, dan kulit nggak gampang keriput. 

Nah, Avoskin menggabungkan dua jenis Peptide pada produk ini, yaitu: Acetyl Tetrapeptide-5 atau Eyeseryl dan Acetyl Hexapeptide-8 atau Argireline. Eyeseryl telah teruji mampu mengempiskan pembengkaan kantung mata, sedangkan Argireline memiliki botox like effect, yang mampu menyamarkan garis halus dan kerutan.

Eye ampoul ini juga dilengkapi dengan Niacinamide untuk mencerahkan, lalu ada Lactobacillus Ferment atau Probiotic, yang memiliki fungsi anti mikroba dan anti inflamasi. Dan juga banyak bahan-bahan yang kaya antioksidan dan menenangkan kulit seperti Camellia Sinensis Leaf Extract atau Green Tea, Caffein, dan Cucumber. Kandungannya alcohol-free, silicon-free, paraben-free, dan fragrance-free. Jadi nggak ada aromanya sama sekali ya. Secara umum sih ini aman untuk kulit sensitif dan juga aman untuk ibu hamil, namun bila ragu, silahkan konsultasikan ke doktermu ya.


Formula Avoskin Advanced Action Eye Ampoul

Formula dan Tekstur Avoskin Advanced Action Eye Ampoule

Produk ini punya tekstur seperti gel bening, namun jangan tertipu dengan tampilan awalnya, sebab ketika diaplikasikan, produk ini terasa sangat melembapkan. Nggak berat, nggak menggumpal, dan juga nggak bikin mata burem dan berair; namun saya juga nggak bisa bilang ini tipikal gel light weight yang langsung meresap dan hilang ya. Ini tipe produk dengan karakter oclusive, yang ngasih lapisan kelembapan pada kulit, tanpa ada rasa basah ataupun lengket. Produk ini terasa silicone-y, padahal sebenarnya ingredient-nya bebas silikon. Butuh sedikit waktu biar dia set dan menyatu dengan kulit.

Kalau saya boleh bilang sih, teksturnya luxurious! Melting gitu di kulit dan bikin nagih pas pakai. Saya bingung sih menjelaskan experience pas pakai, sepertinya memang harus dicoba sendiri hehe.. Dan ini jenis produk yang enak dipakai pagi atau malam. Di malam hari, eye ampoule ini mampu melembapkan dan menutrisi kulit dengan maksimal. Sedangkan di siang hari, produk ini bisa bantu mengikat makeup dengan baik tanpa kesan berminyak, jadi undereye concealer yang kita aplikasikan jadi lebih nempel dan awet.


Cara Pakai Avoskin Advanced Action Eye Ampoul

Cara Menggunakan Avoskin Advanced Action Eye Ampoule

Seperti yang sudah saya bilang, produk ini enak dipakai pagi maupun malam. Saya sendiri pakai sehari dua kali, pagi dan malam hari. Untuk slot pemakaian, biasanya saya letakkan di paling akhir sebelum face moisturiser. Pakainya cukup satu dot kecil aja, jadi hemat.

Saya pakai produk ini setelah serum-serum wajah lain yang humectant, karena memang produk ini sifatnya oclusive. Paling enak sih dipakai terakhir, karena dia bisa mengunci hidrasi dari produk-produk yang sudah diaplikasikan sebelumnya. Kalau di malam hari dan nggak keburu ngantuk, setelah oles Avoskin Eye Ampoule, saya juga suka lakukan pijatan ringan di beberapa titik area mata dengan face roller. Tapi saya nggak rajin sih bagian pijit-pijit ini hihi.. Paling seminggu dua kali aja.

Terus karena eye ampoule ini punya kantungan Peptide yang cukup powerfull untuk melawan garis-garis wajah, jadi setelah pakai di area bawah mata, biasanya sisanya saya pakaikan juga di area smile lines.


Review Pemakaian Avoskin Advanced Action Eye Ampoule

Setiap kali diaplikasikan, Avoskin Advanced Action Eye Ampoule ini bikin area mata instan lebih lembap dan terasa segar. Dan tipikal gel-nya memang thick, yang mampu mengikat makeup. Jadi kalau dipakai siang, bikin concealer lebih nempel, halus, nggak gampang cracking dan tahan lama. Namun lembapnya juga mantul, jadi dipakai malam rasanya juga enak banget.

Hal kedua yang saya notice, eye ampoule ini nggak bikin milia saya muncul. Padahal dengan level kelembapan yang diberikan, saya sudah siap-siap aja nih, pasti bakalan muncul milia. Ternyata enggak lho! 

Before After Penggunaan Avoskin Advanced Action Eye Ampoule

Lalu yang ketiga, eye ampoule ini memang mengurangi garis halus di sekitaran mata secara nyata. Karena area tersebut cukup terhidrasi, otomatis kulit terlihat lebih plump dan garis-garis halus lebih terisi. 

Namun tentu saja ya, produk ini adalah eye cream dengan manfaat anti-aging. Manfaat anti-aging tidak akan kelihatan (( sakded-saknyet )), tapi merupakan sesuatu yang sifatnya investasi. Kalau kita rajin pakai eye treatment dengan kandungan Peptide tinggi seperti Avoskin Advanced Action Eye Ampoule  ini, garis halus dan kerutan akan bisa sangat diminimalisir. Hasilnya akan terasa saat kita sudah lebih mature nanti. Ibaratnya: pakai sekarang, Shopia Latjuba kemudian! 

Yang keempat, untuk efek brightening, jujur saya awalnya skeptis soalnya eye ampoule ini cuma mengandalkan Niacinamide untuk agen pencerahnya. Tapi ternyata memang ngefek lho. Undereye area saya terlihat sedikit lebih cerah. Ini yang notice sebenarnya malah teman-teman di sekitar saya. Dan saya lumayan takjub, soalnya sebulan terakhir saya sering begadang untuk bekerja di depan laptop.


Avoskin Advanced Action Eye Ampoule VS Avoskin Intensive Nourishing Eye Cream

Avoskin Advanced Action Eye Ampoule Vs Avoskin Intensive Nourishing Eye Cream

Pasti banyak skincare enthusiast yang bertanya-tanya, apa bedanya Avoskin Eye Ampoule yang baru ini, dengan Avoskin Eye Cream mereka yang lama? Nah, kebetulan saya pernah pakai juga Avoskin Eye Cream, jadi bisa sedikit menjelaskan perbedaannya ya.

Avoskin Eye Ampoule punya beberapa powerfull ingredient untuk melembapkan, mengatasi kerutan, dan juga mengurangi puffyness. Sementara itu Avoskin Eye Cream yang lama memiliki ingredient yang sifatnya melembapkan dan menenangkan kulit, namun tidak ada ingredient untuk anti-aging seperti Peptide.

Lalu dari segi tekstur, Avoskin Eye Cream teksturnya cream-lotion yang meninggalkan rasa basah saat diaplikasikan, sedangkan Avoskin Eye Ampoule punya tekstur gel yang seperti silicone. Namun surprisinglly, Avoskin Eye Cream terasa lebih ringan. Jadi walau bentuknya gel, memang Avoskin Eye Ampoule ini lebih nendang lembapnya.

Apakah kedua produk tersebut perlu di-layer? Menurut saya nggak perlu sih. Karena walau namanya Ampoule, namun Avoskin Advanced Action Eye Ampoule sudah cukup lembap dan oclusive. Jadi nggak perlu di-seal lagi pakai produk lain.

Jadi pilih mana? Karena umur saya sudah 30+, dengan jenis kulit kering, dan merupakan hamba uang yang sering lembur dan begadang, jadi ya sudah jelas saya lebih butuh Avoskin Advanced Eye Ampoule, yang bukan cuma sekedar melembapkan, tapi juga melawan tanda-tanda penuaan. Tapi kalau kamu masih usia 20-an, gaya hidup kalem bermartabat, dan hanya butuh krim ringan untuk menjaga kelembapan kulit, Avoskin Eye Cream juga sudah cukup kok.


Kesimpulan

Harga Avoskin Advanced Action Eye Ampoule

Lagi-lagi, Avoskin sukses membuat saya jatuh cinta sama produk barunya! Saya ngerasa memang (sebagian besar) produk-produk Avoskin ngasih hasil nyata di kulit saya. Avoskin Advanced Action Eye Ampoule ini pun juga. Selain ngasih pengalaman menyenangkan saat pengaplikasian, produk ini juga memberikan hasil yang nyata terlihat.

Saya sih rekomen sekali produk ini untuk kulit dewasa, yang mulai mencari eye treatment yang bukan hanya ngasih kelembapan optimal, tapi juga dilengkapi dengan bahan-bahan untuk menunda kerut dan tanda-tanda penuaan.


Harga Avoskin Advanced Action Eye Ampoule

Avoskin Advanced Action Eye Ampoule bisa kamu dapatkan dengan harga Rp.199.000/ 12 ml. Kamu bisa beli di Shopee Mall Avoskin Beauty. Atau untuk info lengkap soal pembeliannya silahkan follow instagram @avoskinbeauty atau kunjungi website AvoskinBeauty.

Tamanu Oil Arumnusantara, Facial Oil Dewa Untuk Kulit Berjerawat

32 comments
arumnusantara tamanu oil review

Saya nggak tau kenapa Tamanu Oil itu kurang populer di dunia skincare ya? Kalau ngomongin facial oil, pasti nyangkut-nyangkutnya ke Rosehip Oil atau Argan Oil. Masih jarang banget yang mengulik soal Tamanu Oil. Padahal Tamanu Oil ini sungguhlah mantab lho! Tamanu Oil bisa dibilang oil yang "dewa" untuk mengatasi jerawat. Beberapa teman saya yang skincare dan oil enthusiast yang punya jenis kulit acne prone malah udah lama pake.

Saya jujur telat banget nyobainnya. Saya nemu si Tamanu Oil ini di antara paket oil yang dikirimkan oleh Arumnusantara kepada saya. Dan di antara semua produknya, mata saya memang langsung tertuju kepada Tamanu Oil. Karena momennya pas banget, saya memang lagi strugling sama jerawat dan bekas-bekasnya. 

Oh iya, buat yang belum tahu, saya ini maniak oil-oil-an. Kayaknya produk skincare yang rajin banget saya coba-coba sendiri adalah facial oil. Karena kulit saya jenisnya kering-dehidrasi, kalau malam nggak pakai, paginya kulit saya kelihatan kering dan kusem. Cuma sejak terserang jerawat, saya stop pakai face oil. Soalnya pakai face oil apapun malah bikin jerawat saya tambah meradang dan nyut-nyutan. Jadi seneng aja karena Tamanu Oil, akhirnya saya bisa pakai face oil lagi tanpa takut jerawat saya makin parah huhu...

Oh ya, baca blog post kali ini sampai kelar ya, karena di akhir blogpost akan ada giveaway menarik untuk pembaca setia racunwarnawarni!


Apa itu Tamanu Oil?

Tamanu Oil dari ArumNusantara

Tamanu oil adalah minyak yang diekstrak dari Tamanu, atau Nyamplung, atau Calophyllum Inophyllum. Selain melembapkan kulit, Tamanu Oil juga dipercaya sejak lama sebagai minyak yang khasiatnya dasyat untuk merawat kulit berjerawat dan bekas-bekasnya.

Untuk penggemar face oil, pasti nggak asing dengan istilah oleic dan linoleic acid kan? Itu adalah asam lemak yang terkandung dalam setiap jenis minyak. Untuk kulit berjerawat, sebaiknya jangan memakai oil yang level oleic acid-nya tinggi, karena teksturnya pasti berat, lama menyerap, dan menyumbat pori. Contoh minyak dengan oleic acid tinggi adalah Coconut Oil, Olive Oil, dan Almond Oil. Nah, Tamanu Oil ini punya rasio linoleic dan oleic acid yang seimbang. Jadi tetap melembapkan, namun juga nggak terlalu berat dan menyumbat pori. 

Selain melembapkan, Tamanu oil juga memiliki fungsi anti bakteri dan antioksidan. Jadi memang bisa melawan bakteri penyebap jerawat, menyehatkan kulit, mendorong pembentukan sel-sel kulit baru yang sehat, dan juga memudarkan noda bekas jerawat. 

Karena rasio oleic dan linoleic acid-nya seimbang, jadi memang tekstur Tamanu Oil nggak seringan Jojoba Oil yang level linoleic-nya lebih tinggi. Namun tentu lebih ringan kalau dibandingkan dengan minyak yang oleic-nya tinggi. Jadi buat yang belum terbiasa pakai face oil, nggak disarankan untuk dipakai di seluruh wajah dulu, apalagi buat yang alergi kacang-kacangan. Coba dulu pakai sebagai spot treatment jerawat, atau bisa juga dicampur dengan krim pelembap sebelum digunakan ke seluruh wajah.

Tekstur Tamanu Oil dari Arum Nusantara

Lalu Tamanu Oil ini punya warna khas yaitu hijau gelap. In real life lebih hijau dari foto di atas (maaf saat foto ini pencahayaan sedang kurang baik, jadi kamera saya kurang bisa menangkap hijaunya). Aromanya juga herbal dan seger, seperti aroma rumput yang habis dipotong, tapi sedikit lebih tajam. Saya sih suka aromanya karena rasanya segar.


Tamanu Oil Arumnusantara
Tamanu Oil dari Arum Nusantara

Tamanu Oil Untuk Kulit Berjerawat

Tamanu oil adalah salah satu produk unggulan dari brand Arumnusantara. Kalau kalian pingin cobain Tamanu Oil, saya sih rekomen Arumnusantara, karena ini sudah BPOM, jadi kita bakalan merasa lebih aman lagi (banyak produk single face oil lokal yang belum BPOM soalnya). Dan pas saya share di instagram story, ternyata beberapa teman-teman follower saya yang memang pejuang jerawat, udah lama pakai Arumnusantara. Saya aja yang telat baru cobain sekarang hehe..

Tamanu Oil Arumnusantara ini pas dateng dikemas dalam botol kaca gelap dan kecil seperti essential oil. Tapi juga akan disertakan tutup pengganti yang jenisnya pump secara terpisah. Jadi terserah aja, kamu anak pump atau anak kocrotan? 

Pas awal-awal pakai sih saya kocrotin langsung. Tapi lama-lama kzl juga, soalnya minyak yang keluar dikit-dikit banget. Akhirnya saya pasang deh pump-nya. Dan ternyata pump-nya enak, lancar. Botolnya juga kecil, tutupnya rapat dan tidak bocor-bocor, jadi enak kalau mau dibawa travel.

Cara Menggunakan Tamanu Oil

Di minggu pertama pemakaian, saya pakai Tamanu Oil Arumnusantara ini sebagai spot treatment saja. Lalu karena puas dengan hasilnya, dan merasa bahwa kulit saya kusam dan memang butuh asupan face oil di seluruh wajah, saya pakai sebagai facial oil. Namun menurut saya, kalau dipakai langsung ke seluruh wajah, teksturnya terlalu berat. Jadi akhirnya, sampai sekarang, saya pakai Tamanu Oil di step terakhir skincare dengan cara dicampurkan sedikit ke pelembap yang saya pakai. Dan saya pakai ini malam hari saja.


Review Satu Bulan Pemakaian Tamanu Oil Arumnusantara

Review Satu Bulan Pemakaian Tamanu Oil

Udah sebulan ini saya mengganti face oil yang biasa saya pakai dengan Tamanu Oil. Pemakaiannya dengan cara saya campurkan saja di krim pelembap saat malam hari. Kalau siang saya pakai sebagai spot treatment di area jerawat. Dan hasilnya di saya adalah:

  1. Bikin krim pelembap saya lebih bernutrisi, terasa emolient dan lebih melembapkan kulit. Kulit saya jadi glowing dan kelihatan sehat, nggak kering dan kusam.
  2. Walau melembapkan, namun minyak ini nggak menyumbat pori, sehingga nggak menimbulkan komedo dan nggak bikin jerawat saya tambah banyak dan meradang.
  3. Ampuh banget kalau untuk jerawat mendam atau blind pimple! Tau kan, jenis jerawat yang nggak kelihatan, tapi sebenarnya terasa nyeri dan kalau area tersebut dipegang terasa njendol? Nah, kalau dioles ini, jerawat mendamnya akan sembuh dan nggak jadi muncul.
  4. Untuk jerawat yang sudah meradang, saya sih kurang merasakan efek penyembuhannya. Kalau untuk jerawat yang kadung meradang, memang harus dioles sesuatu yang mengeringkan. Namun, saya tetap pakaikan juga sih Tamanu Oil ini, karena nggak memperparah kondisinya dan bikin bekasnya nanti lebih gampang hilang!
  5. Untuk bekas jerawat lama yang jenisnya PIE (Post-inflammatory Erythema), tidak ada efeknya di saya.

Tamanu Oil untuk kulit berjerawat

Buat saya yang kulitnya kering namun sedang terserang jerawat, Tamanu Oil jelas opsi terbaik yang bisa saya pilih untuk ngobatin jerawat saya. Lha gimana lagi, kalau mau pakai Salicilyc acid atau Benzoyl Peroxide, saya nggak kuat sama keringnya. Dan kulit saya itu kalau terlalu kering jadinya kuseeemm banget dan kumus-kumus. Jadi baru setelah kenal Tamanu Oil Arumnusantara ini saya mengalami fase jerawatan namun kulit saya tetap terlihat glowing dan segar.

Harga Tamanu Oil Arumnusantara : Rp 33 000 - Rp 84 000


Produk-produk Arumnusantara Lainnya

Selain Tamanu Oil, Arumnusantara juga punya banyak produk lainnya. Kalau saya perhatiin dia memang fokus bikin produk dari minyak-minyak alami. Ini dia beberapa produknya yang udah saya cobain:

Produk Produk Arum Nusantara

Essential Oil Arumnusantara

Yes, ini produk kecintaan saya! Saya suka nyobain berbagai macam essential oil lokal, dan produk Arumnusantara ini termasuk salah satu yang terbaik. Best seller-nya adalah Peppermint, dan memang Peppermint Essential Oil dari Arumnusantara ini manteb banget sih, aromanya melegakan, dingin, tapi nggak nyegrak. Buat yang udah pernah nyobain Peppermint Essential Oil, pasti paham maksud saya hehe.. Saya suka diffuse Peppermint mix Sweet Orange Arumnusantara untuk meningkatkan konsentrasi dan boosting semangat di ruang kerja.

Lavender Essential Oil Arumnusantara juga termasuk yang kuat aromanya, dengan nada langu dan manis floral yang seimbang. Yang ini saya suka mix dengan Cajeput untuk di-difuse saat tidur. Rasanya rileks, hangat, dan nyaman banget.

Harga Essential Oil Arumnusantara : Rp 20 000 - Rp 100 000


Aromatherapy Oil Arum Nusantara

Aromatherapy Oil Arumnusantara

Aromatherapy Oil ini adalah blend dari beberapa essential oil racikan Arumnusantara, yang punya manfaatnya sendiri-sendiri. Favorit saya adalah Immune Support, yang penting banget dipunya di saat-saat pergantian cuaca yang bikin badan gampang sakit begini. Immune Support Aromatherapy Oil Arumnusantara ini merupakan blend dari Pine, Ginger, Lemongrass, Cajeput dan Peppermint Essential Oil. Kebayangkan segernya kayak apa?

Harga Aromatherapy Oil Arumnusantara : Rp 45 000 - Rp 120 000


Healing Oil Arumnusantara

Healing Oil Arumnusantara

Kalau Healing Oil merupakan blend dari essential oil yang sudah di-dilute dengan carrier oil. Jadi bisa langsung digunakan secara topical di kulit. Bisa dipakai sebagai minyak pijat atau sebagai pelembap tubuh setelah mandi (body oil). Kemaren saya sempat nggak enak badan dan serasa mau flu. Lalu saya minum vitamin, dan sebelum tidur minta dipijitin sama suami pakai Healing Oil for Immune Support Arumnusantara. Aromanya yang segar dan herbal bikin pernafasan lebih lega, dan kombinasi oil serta pijatan suami bikin saya rileks. Yang tidac punya suami tidac boleh protes. Besok paginya saya bangun dengan kondisi badan yang jauh lebih enakan.

Healing Oil Arumnusanta ini bisa kita pesan dengan memilih dua jenis based oil yang berbeda, yaitu Virgin Coconut Oil atau Fractionated Coconut Oil, Keduanya sama kok khasiatnya. Hanya saya, VCO biasanya akan menggumpal bila disimpan dengan suhu dingin. Jadi untuk kamu yang tinggal di daerah dingin, atau mau bawa Healing Oil untuk traveling ketika winter, sebaiknya pesan yang based-nya FCO.

Harga Healing Oil Arumnusantara : Rp 46 800 - Rp 76 800


Premium Organic Face Oil Arum Nusantara

Premium Organic Face Oil Arumnusantara

Selain menyediakan berbagai macam single carrier oil, Arumnusantara juga punya Premium Organic Face Oil, yang merupakan blend dari berbagai single face oil, yang punya khasiat untuk merawat kulit. Untuk Premium Organic Face Oil ini secara khusus ditujukan untuk merawat kulit berjerawat. Jujur saja, saya belum sempat mencoba produk yang satu ini, karena saya masih fokus nyobain Tamanu Oil-nya. Nanti kalau saya sudah cobain, saya akan update di IG story @racunwarnawarni ya.

Harga Premium Organic Face Oil Arumnusantara : Rp 70 000

Instagram: @arumnusantara


5 Rekomendasi Serial Netflix Untuk Menemani Libur dan PSBB

4 comments
5 Rekomendasi Serial Netflix

Siapa disini yang kecanduan nonton serial netflix? Saya dan Mbak Arum jelas kecanduan nonton Netflix, karena selain ghibah ngobrolin beauty biasanya kami banyak ngobrolin film dan serial netflix yang sedang kami tonton. 

Kalau saya sendiri lebih suka nonton serial netflix ketimbang film. Selain rasanya lebih puas karena jalan ceritanya lebih panjang dan detil, serial-serial netflix bagus-bagus dan beneran bikin kecanduan!

Ada beberapa serial netflix yang menurut saya perlu banget teman-teman tonton. Sebenernya sih masih banyak lagi, dan kalo kita ngobrolin netflix mah nggak akan selesai dalam 1-2 hari saking banyaknya, tapi kali ini kita pilih Serial Netflix di tahun 2019-2020 dulu ya.

Berikut 5 rekomendasi serial netflix yang menurut saya worth it banget untuk ditonton! Ingat, keracunan nggak ditanggung ya! 


Money Heist

serial money heist netflix

Serial netflix asli spanyol dengan judul asli La Casa Del Papel ini merupakan cerita soal perampokan. Tapi Money Heist di netflix ini beda dengan film-film ataupun serial bergenre heist yang sejenis karena benar-benar mengedepankan perkembangan para karakternya.

Jadi ceritanya ada seorang ((bapak-bapak)) misterius yang dipanggil Professor yang mengumpulkan 8 orang penjahat dengan nama sandi berupa kota-kota terkenal di dunia, salah satunya adalah seorang mbak-mbak bernama Tokyo. 

Tujuan si professor ini adalah merampok Royal Mint of Spain, alias percetakan uang negara Spanyol. Nah yang seru adalah mereka menjadikan orang-orang didalam Royal Mint ini sebagai sandera--dan orang-orang ini juga punya dramanya masing-masing. Jadilah drama penyanderaan dan perampokan paling seru sejagat netflix. 

Season kedua juga bercerita kelanjutan setelah perampokan tersebut. Sepanjang episode kalian bakal deg-degan karena mengikuti jalan cerita yang penuh dengan lika liku. Saya sendiri belum kelar menonton season dua hehehe jadi nggak mau spoiler lebih banyak lagi. Tonton aja sendiri!


DARK

serial dark netflix

Menurut kabar burung DARK ini adalah serial netflix favorit Mbak Arum dan emang worth it banget untuk ditonton karena jalan ceritanya mindblowing sekali. Saya yang suka film yang rumit-rumit seperti detective conan dan drama-drama  saja ((terkesima)) dengan jalan cerita Dark yang unik, rapat dan juga sejauh ini menurut saya… konsisten.

Fix orang jerman sepintar-pintar itu karena jalan cerita serial asal jerman ini BUAGUS BANGET. Jadi ada sebuah kota bernama Winden di jerman. Nah di kota itu muncul sebuah ((fenomena)) menghilangnya anak-anak secara misterius. Ternyata di kota itu ada sebuah wormhole yang bikin orang-orang bisa time traveling!

Celakanya, time traveling itu berpotensi untuk mengubah masa lalu dan masa depan Winden, sehingga para karakter yang terjebak dalam time loop itu juga terjebak dalam aneka macam intrik seru. Buat kalian penggemar sci-fi dan cerita-cerita time travel pasti akan dibuat terpukau dengan alur cerita DARK ini

Nah saya nggak bisa cerita lebih lanjut nih karena selain belum selesai nonton season dua, saya juga nggak berani spoiler lebih lanjut karena bakal merusak pengalaman kalian saat menonton serial super wow ini!


Kingdom

Serial Kingdom Netflix

Buat kalian yang suka serial soal zombie dan serial Korea, Serial Kingdom di Netflix ini cocok banget buat kalian. Sejauh ini Kingdom baru ada dua season dan satu seasonnya hanya terdiri dari enam episode saja. Jadi kalian bisa marathon serial ini dengan cepat pas weekend atau senggang. 

Kingdom ini bercerita tentang sebuah kerajaan di Korea yang rajanya sudah berbulan-bulan sakit dan nggak keliatan. Karena penasaran, putra mahkotanya mencoba mencari tahu soal keberadaan ayahnya. Ternyata sang raja sudah berubah menjadi mayat hidup alias zombie akibat pengobatan alternatif dari seorang dokter.  

Nah karena peperangan yang berlangsung terus menerus, akhirnya di pedesaan-pedesaan kerajaan itu banyak sekali orang kelaparan dan orang sakit. Secara nggak sengaja, zombie yang dibawa pulang sebagai subyek penelitian itu dimakan oleh para orang sakit yang kelaparan ini. Berubahlah orang-orang jadi zombie dan menular dong. 

Si Pangeran berusaha untuk mengatasi zombie outbreak ini, tapi selain zombie dia juga dikejar-kejar oleh Ibu Tiri dan Bapaknya si Ibu Tiri yang pengen mengenyahkan dia dari tahta kerajaan. Sudah jatoh, ketimpa tangga, tangganya berat pula~ kasian. 

Yang menarik dari Kingdom ini selain ada kejar-kejaran zombie, action dan strategi perang, juga ada intrik politik dan konspirasi hehehehe. Sobat elit global jelas akan menikmati intrik teori konspirasi sepanjang series ini, lengkap dengan pisuhan-pisuhan saat melihat para zombie mengejar-ngejar pahlawan kita dengan brutal.


Sex Education

serial sex education netflix

Meski judulnya saru tapi serial netflix yang satu ini gak saru kok! Malah informatif sekali dan membuat percakapan soal edukasi seks di kalangan remaja jadi menarik dan mudah diakses ((cailah))

Bercerita soal Otis, seorang remaja tanggung yang sedang memulai kehidupan pubertasnya di SMA. Nah yang bikin latar belakang Otis ini berbeda adalah Ibunya seorang terapis seks yang to the point banget. Di sekolah Otis secara nggak sengaja berteman dengan seorang remaja cantik namun rebel bernama Maeve yang menyarankan Otis untuk membuat terapi seks berbayar bagi remaja di SMA tersebut.

Sungguh prospek cuan yang luar biasa kan?

Ternyata di sekolah Otis banyak banget anak muda yang struggling dengan sexuality mereka, sehingga jasa Otis jadi laku banget. Tiap episode, Otis harus menghadapi problematika yang berbeda sekaligus menghadapi masalahnya sendiri. 

Di dalam serial ini kita banyak diajak untuk melihat banyak problem remaja dari kacamata yang berbeda, misalnya soal perceraian, orang tua yang relijius, dan lain-lain. Cocok banget ditonton bersama keluarga karena bayak pesan penting yang bisa kita ambil dari Sex Education ini. 


Messiah

Serial Messiah Netflix

Ini adalah serial yang menurut saya ngeri-ngeri sedap. Buat kalian yang phobia kiamat sebaiknya jangan menonton serial ini. 

Messiah bercerita soal kehadiran seorang pria yang mengaku al-masih di timur tengah. Kehadiran Al-Masih ini benar-benar menggemparkan dunia karena ((beliau)) menunjukkan mukjizat-mukjizat seperti bisa menghilang dari penjara tanpa jejak, membangkitkan orang mati, sampai berjalan di air. 

Nah, karena kemunculannya ini seluruh dunia gempar, terus muncul deh tuh segala teori konspirasi sampe akhirnya ((beliau)) dibuntutin sama CIA, Mossad dan agen rahasia lainnya dari seluruh dunia yang berniat membongkar si messiah ini.

Yang bikin seru adalah jalan cerita Messiah ini nggak bisa ditebak. Satu waktu kalian bisa simpati banget sama tokoh-tokohnya, terus kesel banget di episode selanjutnya. Semua karakter di Messiah ini juga manusiawi banget lengkap dengan kelebihan dan kekurangannya. 

Sayangnya Messiah ini nggak lanjut lagi ke Season selanjutnya karena terlalu ((kontroversial)), jadi sudah tamat sampai disitu aja jalan ceritanya. Jadi bisalah ya dianggap sebagai serial yang sudah tamat. Meski cuma 10 episode, Messiah ini sukses membuat sebagian besar warganet termasuk saya agak mikir soal akhirat. 


Nah itu dia 5 serial yang bisa kalian tonton untuk menemani liburan dan PSBB kalian. Kalau kalian biasanya nonton apa? Share rekomendasi serial netflix favorit kalian di kolom komen dibawah ini ya!

(dok. Netflix) 

Review Macaria Sunscreen Spray, Sunspray Lokal Dengan Tekstur Nyaman!

71 comments

Review Macaria Sunscreen Spray, Sunspray Lokal Dengan Tekstur Nyaman!

Halo pecandu skincare,

Kita semua pasti tahu kalau NGGAK pakai sunscreen itu haram hukumnya! Sunscreen termasuk dalam salah satu basic skincare CTMP, yang mutlak harus dipakai setiap hari. Nggak ada kecuali! Kalau mau skincare yang kamu pakai bekerja dengan baik, kalau mau serum mahalmu nggak sia-sia, sunscreen is a must!

Baca juga: Basic Skincare CTMP 

Nah, sunscreen ini juga ada tata tertib pemakaiannya. Yaitu: pakai sebanyak 2 jari dan rutin reaply setiap 2 jam sekali. Kalau kita nggak tertib, pemakaian sunscreen-nya jadi (( MUSPRO )), seperti hari-harimu yang kebanyakan rebahan itu. Dan saya tahu persis, tantangan terbesar dalam ketertiban memakai sunscreen adalah reaply. Rasanya males banget harus hapus makeup dan reaply sunscreen. Mau pakai sunscreen spray juga nggak enak, karena selain harganya mahal, biasanya formula sunscreen spray ini sangat berminyak dan nggak nyaman,

Tapi akhirnya saya nemu sunscreen spray yang enak banget! Beneran teksturnya tuh enak, nggak lengket, nggak whitecast, dan nggak kerasa minyakan di muka. Lalu dia juga produk lokal, jadi harganya juga lebih terjangkau. Produk yang saya maksud adalah Macaria Sunscreen Spray. Dan kali ini saya akan kupas tuntas Macaria Sunscreen Spray, karena ya namanya juga produk buatan manusia, pasti ada kekurangannya. Saya akan paparkan kelebihan dan kekurangannya, biar kalian menilai sendiri apakah Macaria ini jodohmu atau bukan. 

Daaannn di akhir post ini saya akan kasih GIVEAWAY! Jadi bacalah sampai habis!


Kenapa Harus Reaply Sunscreen?

Sunscreen adalah salah satu produk skincare yang sensitif terhadap dosis. Kita bisa pakai produk hydrating toner atau cream moisturizer dengan jumlah suka-suka, sesuai kondisi kulit saat itu. Tapi kalau sunscreen, pemakaiannya wajib mutlak harus sebanyak 2 mg/ cm persegi. Atau agar lebih gampangnya, sebanyak dua jari kita sendiri untuk diaplikasikan di muka kita sendiri.

Kenapa harus sebanyak itu? Nggak kayak serum atau pelembap yang memang diharapkan "meresap" ke kulit, sunscreen (baik mineral sunscreen maupun chemical sunscreen) justru diharapkan membentuk lapisan di permukaan kulit, yang akan bekerja melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Nah, untuk membentuk lapisan yang solid dan tidak bolong-bolong, dosis 2 mg/ cm persegi-lah yang diperlukan. Kalau kita pakai kurang dari itu, ya sia-sia.

Nah, karena sunscreen itu stay dipermukaan kulit, jadi ada resiko dia akan tergesek, atau faded karena minyak wajah, dan menyebapkan lapisan sunscreen menipis atau bahkan hilang di beberapa area (bolong). Jadi kita memang perlu reaply sunscreen. Idealnya sih, setiap 2 jam sekali, kita harus reaply sunscreen.

Kalau saya sendiri sih nggak terlalu perfectionis soal reaply sunscreen ini. Maksudnya, saya nggak yang sampek niat banget hapus makeup dan kemudian aply lagi sebanyak 2 jari. Saya sendiri kalau reaply sekarang tinggal semprot pakai Macaria Sunscreen Spray aja, yang tugasnya adalah untuk "menambal" kembali lapisan sunscreen pertama yang mungkin sudah nggak sempurna seiring berjalannya waktu.


Ingredient Macaria Sunscreen Spray

Review Ingredient Macaria Sunscreen Spray

Aqua, Cyclopentasiloxane, Aloe Vera Leaf Extract, Octyl Methoxycinnamate, Licorice Extract, Peg-12 Dimethicone, Polysorbate 80, Centella Asiatica Extract, Jojoba Oil/Macadamia Seed Oil Esters, Dmdm hydantoin, Squalene, Sodium Chloride, Titanium Dioxide, Zinc Oxide, Phytosteryl Macadamiate, Phytosterols, Tocopherol

Karena ini adalah sunscreen, jadi saya langsung mencari kandungan UV filter-nya, dan saya menemukan tiga:

  1. Octyl Methoxycinnamate 
    Ini merupakan chemical sunscreen yang punya karakter cosmetically elegant, yang berfungsi melindungi kulit dari UV B yang merupakan penyebap sunburn, kulit menggelap, dan bahkan kanker kulit. Kandungan Octinoxate ini paling mendominasi dibanding kandungan sunscreen lain dalam produk ini.
  2. Titanium Dioxide
    Merupakan physical sunscreen (atau inorganic atau mineral sunscreen, terserah mau disebut apa wkwk). Kandungan ini melindungi kulit dari UV A dan UV B, dan sangat gentle atau minim iritasi.
  3. Zinc Oxide
    Sama seperti Titanium Dioxide, ini merupakan physical sunscreen yang melindungi kulit dari paparan UV A dan UV B, tapi Zinc Oxide lebih superior/ unggul.

Jadi seperti bisa dilihat, ini merupakan hybrid sunscreen, atau mix antara chemical dan physical sunscreen. Karena ada kandungan chemical sunscreen-nya, jadi untuk ibu hamil, coba dikonsultasikan ke dokter kandungan dulu ya boleh atau tidaknya.

Untuk manfaat skincare-nya, produk ini punya kandungan Centella Asiatica, Squalane, Jojoba Oil, Aloe Vera, dan Vitamin E (Tocopherol) yang berfungsi sebagai antioksidan, melembapkan, dan menenangkan kulit. Lalu juga ada Licorice Extract yang mencerahkan dan mencegah jerawat.

Selain itu, produk ini diformulasikan tanpa fragrance, paraben, alkohol, maupun sulfat. Ada kandungan dimethicone, namun rasanya wajar saja ada silicon dalam produk sunscreen. Lalu produk ini juga tidak diuji cobakan pada hewan.


Packaging Macaria Sunscreen Spray

Review Packaging Macaria Sunscreen Spray

Sesuai namanya, produk ini berbentuk liquid dan dikemas dalam botol spray plastik tebal, ringan namun kuat. Enak buat dibawa-bawa di tas, jadi memang convenient untuk keperluan reaply sunscreen. Desain produknya menurut saya sih B aja, namun nggak ada keluhan karena packaging-nya berkerja dengan baik sesuai fungsinya.

Spray-nya lembut dan nggak nggrujug, asalkan dipakai dipakai dalam jarak yang benar (dikocok dulu dan jaraknya 25-30 cm dari kulit). Dan ini bagus sih, karena saya tau susah bikin spray yang halus karena produk ini sifat cairannya kental.


Cara Pakai Macaria Sunscreen

Cara Menggunakan Macaria Sunscreen Spray

Karena ini sunscreen, jadi sewajarnya pakai sunscreen, kita pakai di step terakhir skincare routine di siang hari. Tapi jujur saja, saya lebih suka Macaria Sunscreen ini untuk reaply. Untuk pemakaian pertama di pagi hari, saya lebih suka pakai sunscreen berbentuk krim, karena lebih mantab aja gitu loh!

Tapi kalau kamu kepengen pakai Macaria Suncreen Spray di pemakaian pertama juga nggak papa banget kok, tergantung selera. Dan saya udah coba, untuk pemakaian pertama Macaria ini juga oke banget. Karena dia melembapkan dan nggak terlalu berminyak, jadi malah bikin makeup lebih nempel dan tahan lama.

Cara pemakaiannya:

  1. Kocok botol Macaria agar cairan di dalamnya tercampur rata.
  2. Semprotkan dari jarak 25-30 cm. Pastikan mata merem ya. Karena kalau kena mata pedes.
  3. Lalu diamkan sampai kering sendiri, jangan di-lap. Cairan tentu butuh waktu untuk mengering ya. Kalau nggak sabar, bisa dibantu pakai kipas.
  4. Kalau suka hasil yang matte, boleh ditimpa setting powder tipis-tipis setelahnya. Kalau saya sih enggak ya, hasilnya malah glowing dan bagus soalnya di muka saya.
  5. Ulangi pemakaian setiap 2-3 jam ya.


Formula Macaria Sunscreen Spray

Macaria Sunscreen Spray ini bentuknya cair. Sebelum dipakai harus dikocok dulu, karena kalau enggak, pas disemprot akan temblong-temblong putih. Jadi cairan di dalamnya harus diratakan dulu sebelum disemprotkan.

Rasanya ketika saya semprotkan pertama kali ke kulit, sedikit berminyak, yang mana wajar sih namanya juga sunscreen spray. Tapi Macaria ini nggak seberminyak sunscreen spray lain yang pernah saya coba. Bahkan Macaria ini tergolong sangat nyaman lho! Diadu sama sunscreen spray yang harganya jauh lebih mahal pun dia lebih nyaman di kulit saya.

Review Formula Macaria Sunscreen Spray Sebelum Penggunaan
Sebelum pakai Macaria Sunscreen Spay

Before After Macaria Sunscreen Spray
Setelah pakai Macaria Sunscreen Spray

Dari foto di atas, terlihat ya setelah saya pakaikan Macaria, kulit saya jadi terlihat sedikit lebih mengkilap. Tapi kalau dipegang, sebenarnya nggak kerasa licin, lengket, atau berminyak. Buat saya sih nggak papa banget, saya malah suka karena muka saya kelihatan glowing, dan makeup juga nggak rusak. Tapi kalau kamu nggak suka tampilan wajah yang glowing, setelah Macaria nge-set, bisa di-set lagi pakai setting powder tipis-tipis. Selain itu, finish Macaria ini juga nggak whitecast. Jadi buat foto-foto juga cakep.

Dan ini hasilnya setelah 6 jam pemakaian, 2 kali reaply, tanpa touch up bedak sama sekali. Di sini saya makeup lumayan komplit, pakai foundation dan bedak:

Sunscreen Spray Lokal Macaria

Review Hasil Penggunaan Macaria Sunscreen Spray

Bisa dilihat, wajah saya terlihat lebih berminyak lagi. Ini karena saya memang sengaja nggak touch up dan nggak pakai kertas minyak sama sekali, karena pengen ngetes hasilnya sih. Tapi berminyaknya juga nggak yak banjir banget kok. Muka masih terlihat enak dilihat. Dan yang paling penting buat saya, makeup saya nggak luntur sama sekali. Luv!

Tapi kalau habis reaply sunscreen pakai Macaria, lalu di-set pakai setting powder tipis-tipis, hasilnya di saya nggak berminyak sama sekali. Muka kelihatan seger kayak habis pakai face mist dan touch up makeup.

Saya pakai Macaria ini sudah satu bulan. Reaply sunscreen itu penting buat saya, karena rumah saya banyak kaca-nya, dan matahari masuk dalam jumlah yang besar ke dalam rumah. Meja kerja saya juga tempatnya di depan jendela besar persis. Dan kulit saya nggak menggelap lho karena rajin reaply sunscreen.


Siapa Yang Cocok Pakai Mascaria Sunscreen Spray?

Sebenarnya semua orang bakalan cocok banget, karena semua orang jelas butuh sunscreen yang nyaman dan perlu untuk reaply sunscreen. Namun terutama untuk:

  1. Pengguna makeup yang nggak mau hapus makeup setiap reaply sunscreen. Macaria ini pakainya tinggal semprot aja, nggak perlu hapus makeup dulu, dan nggak ngerusak makeup.
  2. Pengguna makeup yang cari sunscreen yang praktis, yang sekaligus bisa jadi face primer yang bikin makeup lebih nempel dan awet.
  3. Yang suka males reaply sunscreen. Karena ya tinggal semprot dan berasa cuma kayak pakai face mist.
  4. Pengguna motor atau yang aktivitas outdoor-nya tinggi. Macaria bisa disemprot berkala ke punggung tangan dan leher/ tengkuk pas mau naik motor, agar tidak belang.
  5. Dan semua orang dengan jenis kulit apapun sih! Karena ya itu tadi, semua orang butuh reaply sunscreen.


Kesimpulan

Dari semua produk lokal baru yang saya coba akhir-akhir ini, Macaria yang paling bikin saya WOW! Saya baru sekali ini nemu sunscreen spray yang dipakainya nggak berminyak dan nyaman! Dan ini produk lokal, harganya terjangkau pula!

Kekurangan produk ini tentu saja ada. Yang pertama, kalau kena mata dia pedes. Jadi pas pakai tolong merem, dan jangan langsung melek ya. Pokoknya merem saja agak lama sedikit. Lalu juga cara pakainya harus dikocok dulu, mungkin ada yang merasa ini merepotkan. Tapi ya segala kekurangannya itu nggak penting sih. Nggak sebanding sama rasa nyamannya bisa reaply sunscreen berasa pakai face mist doang.


Harga Macaria Sunscreen Spray

Macaria Sunscreen Spray ini bisa kamu dapatkan dengan harga Rp.119.000/ 100 ml. Dan percayalah, ini super terjangkau. 100 ribuan doang, tapi produk ini bakalan bikin kita nggak males reaply sunscreen lagi, jadi skincare-skincare yang kita pakai juga jadi lebih optimal kerjanya.

Macaria Sunscreen Spray ini bisa kita beli di Shopee Mall, atau ke instagram @macaria.ind untuk info lebih lengkap ya ;).


Giveaway Macaria Sunscreen Spray


Review Maska Lightening Hydrogel Eyepatch & Maska Sheet Mask

5 comments

Review Maska Lightening Hydrogel Eyepatch & Maska Sheet Mask

Beauty brand lokal memang sudah jauh berkembang. Saya suka sekali ketika menemukan produk lokal yang unik dan nggak mengekor tren produk-produk lain saja. That's why saya excited sekali nyobain Maska. Ketika brand skincare lokal lain merilis serum, serum, serum, dan serum lagi, Maska datang dengan Maska Hydrogel Eyepatch dan Maska Sheet Mask.

Eyepatch sebenarnya bukan barang baru di dunia skincare. Cuma kalau ngomongin brand lokal, produk ini masih tergolong unik. Biasanya eyepatch cuma bisa saya temui di produk Korea. Dan saya senang bisa nemu dan memperkenalkan produk eyepatch bagus dari brand lokal ini, yaitu Maska Lightening Hydrogel Eyepatch.

Selain konsepnya fresh, Maska juga hadir dalam kemasan yang menyegarkan mata. Kelihatan banget kalau mereka beneran mikirin konsep brand ini dengan matang. Jadi saya nggak ragu sama sekali untuk nyobain produknya.


Eyepatch vs Eye Cream

beda eye patch dan eye cream

Ketika pertama saya cerita tentang produk ini di IG story @racunwarnawarni, pertanyaan yang muncul pertama di DM adalah: "apa bedanya eyepatch dengan eye cream biasa?"

Jadi eyepatch ini ibarat sheet mask, cuma dia dipakai di area mata. Cara kerjanya sama seperti sheet mask. Eye patch ini mengandung essence/ serum dalam jumlah yang lebih banyak daripada yang bisa kita pakai dalam sekali pemakaian produk essence. Kita akan meletakkannya di area bawah mata (atau area manapun yang dikehendaki). Lapisan maskernya akan membuat essence tetap berada di tempatnya selama beberapa saat, dan memaksa kulit untuk "minum" essence dalam jumlah yang lebih banyak.

Jadi bisa dibilang, eyepatch adalah special treatment. Tapi sama seperti sheet mask, karena basic-nya ini adalah essence, boleh-boleh saja, dan bahkan bagus kalau mau dipakai untuk perawatan harian.


Packaging Maska Lightening Hydrogel Eyepatch

review maska lab lightening hydrogel eyepatch

Maska Hydrogel Eyepatch dikemas dalam jar dengan bahan yang sturdy, dan desain yang quirqy! Saya suka banget desain kemasan produk-produk Maska. Kalian lihat deh, saya belum pernah nemu desain skincare lokal yang se-playfull ini. Lihat produk Maska di meja rias tuh berasa menyenangkan banget. 

Maska Lightening Hydrogel Eye Patch

Dalam satu kemasan jar ini, terdapat 60 lembar masker yang terendam dalam cairan essence. Cairan essence-nya banyak, nggak pelit! Lalu di dalam jar-nya terdapat pembatas, dan disediakan juga sendok untuk memisahkan helaian masker ketika mau memakainya. Menurut saya sih, daripada sendok, pinset kecil akan lebih membantu. Tapi sendok juga oke sih daripada nggak sama sekali.


Tekstur Maska Lightening Hydrogel Eyepatch

Review Maska Lightening Hydrogel Eyepatchspatula maska

Sesuai namanya, Maska ini lapisan maskernya berbentuk hydrogel transparan, dengan aksen glitter keemasan yang cute banget, bukan dari tisu biasa seperti eyepatch pada umumnya. Hydrogel ini rasanya lebih enak dan lebih dingin di kulit. Terus, hydrogel juga lebih nemplek di kulit, nggak gampang lepas seperti tisu. Jadi bisa dipakai sambil melakukan pekerjaan yang lain.

Essence-nya banyak dan teksturnya cair. Nggak gel-ish, nggak kental, dan nggak terasa lengket. Jadi nyaman dipakai kapan pun, karena aftertaste-nya nggak ada rasa lengket dan berminyak yang mengganggu.

Pas lihat ingredient, Maska Lightening Lightening Eyepatch mempunyai kandungan fragrance. Tapi saya lega banget karena produk ini nggak punya aroma yang mengganggu. Ada samar-samar aromanya, tapi bukan jenis aroma parfumy yang strong.


Ingredient Maska Lightening Hydrogel Eyepatch

ingredients maska lightening eye patch

Aqua, glycerin, propylene glycol, chondrus crispus powder, niacinamide, trehalose, glycosaminoglycans, hydrolyzed collagen, phenoxyethanol, xanthan gum, pearl extract, propanediol, 1-2 hexanediol, Cl 77499, Allantoin, PEG 40, hydrogenated castor oil, hyaluronic acid, fragrance

Maska Hydrogel Eyepatch ini ada 4 varian, yaitu Lightening, Aqua Blue, Soothing Ageless, dan Nutrient. Yang saya coba 3 minggu terakhir ini adalah varian Lightening, yang fungsinya melembapkan dan menyamarkan dark circle

Karena ini seri Lightening, jadi tentu ada kandungan untuk mencerahkan kulit, yaitu Niacinamide. Lalu produk ini banyak mengandung bahan-bahan yang sifatnya melembapkan dan menenangkan kulit, seperti Collagen, Glycerin, Hyaluronic Acid, Castor Oil, dan Allantoin. Dan juga Pearl Extract yang memiliki kandungan antioksidan. 

Produk ini punya minimal ingredient, paraben-free, sulfate-free, alcohol-free, dan slicone-free. Dan selain fragrance, tidak ada ingredient lain yang berpotensi mengiritasi kulit. Ketika dipakai juga tidak ada sensasi tingling atau kulit perih karena itu.


Cara Pemakaian Maska Lightening Hydrogel Eyepatch

cara pemakaian maska skincare lightening hydrogel eyepatch

Kalau sesuai petunjuk pemakaian, produk ini dipakai setiap hari selama 15-20 menit. Tapi sama seperti sheet mask, produk ini juga bisa digunakan untuk special treatment, di saat kulit membutuhkan nutrisi ekstra. Maska Eyepatch Gel ini rasanya adem dan ampuh buat ngilangin puffy eyes. Jadi saya suka pakai di pagi hari. Lebih enak lagi kalau ditaruh di kulkas sebelum digunakan. Tapi nggak usah dikulkasin juga udah enak banget kok, udah terasa adem.

Lalu seperti sheet mask, eyepatch ini bisa dipakai setelah menggunakan eye serum. Tapi kalau misal mau pakai single use juga sudah bagus kok, karena Maska Lightening Lightening Eyepatch juga sudah mengandung essence yang menutrisi kulit di dalamnya.

Saya sendiri jujur kurang sabaran kalau pakai Maska ini dalam slot skincare rutin. Saya nggak sabar harus nungguin 15-20 menit untuk lanjut ke step skincare selanjutnya. Tapi saya pakai Maska ini setiap hari! Bahkan kadang sehari bisa dua kali. Saya pakai sebelum makeup, karena ini bikin undereye concealer saya bagus, saya pakai saat kulit butuh special treatment, saya pakai saat bangun pagi dan mata terlihat sembap dan puffy, saya bahkan pakai sambil kerja biar mata saya lebih rileks dan nggak capek. 

tips menggunakan eye patch

Selain di area bawah mata, saya juga suka pakai di area smile lines. Daerah cuping hidung dan tepi mulut saya kadang sangat kering, sampai ngelotok kulitnya. Jadi saya letakkan saja Maska Hydrogel Patch di sana, dan voila! Area tersebut jadi lebih lembut dan lembap.


hasil penggunaan maska lightening hydrogel eyepatch

Hasil Pemakaian Maska Lightening Hydrogel Eyepatch Selama 3 Minggu

  • Rasanya adem dan menenangkan kulit.
  • Efektif ngempesin sembap dan kantung mata.
  • Efektif menyegarkan dan melembapkan area kulit yang kering. Buat saya lebih bagus kalau dikombinasikan dengan serum lain sebelumnya. Hydrogel Eyepatch ini bikin kerja essence/ serum lebih maksimal.
  • Tidak menyebapkan milia dan jerawat di saya.
  • Untuk efek mencerahkan, produk ini punya efek menyegarkan, jadi setelah pemakaian kulit terlihat lebih cerah dan sehat. Namun untuk efek cerah secara permanen saya belum merasakan, dan itu saya rasa butuh treatment jangka panjang.

First Impression Maska Sheet Mask

Review Maska Sheet Mask

Selain Maska Hydrogel Eyepatch, Maska juga punya 3 varian produk sheet mask, yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan kulitmu:
  1. Maska Be Youth Full Sheet Mask #Rejuvenating
    Sesuai namanya, Be Youth Full Mask menargetkan masalah aging. Masker ini berfungsi menjaga elastisitas kulit dan membantu turnover cell, sehingga kulit terlihat muda kembali. Diperkaya dengan Niacinamide untuk mencerahkan dan anti jerawat, Coenochloris Signiensis Extract atau Snow Algae untuk meremajakan kulit, Collagen, dan juga Mix Bean Extract untuk melembapkan kulit

  2. Maska Kiss Me! Sheet Mask #Hydrate & Soothing
    Nah, yang ini cocok untuk kulit dehidrasi dan butuh kelembapan instan. Masker ini memiliki kandungan yang mencerahkan, melembapkan, dan juga menenangkan kulit. Mengandung Niacinamide untuk mencerahkan, Rice Extract yang turun-temurun dipercaya merawat kulit. Lalu Galactomyces Ferment Filtrate atau fermentase sake, atau dikenal juga dengan magic water, yang merupakan ingredient legend yang juga terdapat dalam the famous SK II Facial Treatment Essence. Dan terakhir Vitamin E (Pathenol) dan Allantoin yang menenangkan kulit.

  3. Maska Sunshine Kiss Sheet Mask #Brightening
    Terakhir, Sunshine Kiss yang bermanfaat untuk mencerahkan dan meratakan warna kulit, dengan superstar ingredient Niacinamide di urutan kedua ingredient list, dan juga Licorice, untuk mencerahkan kulit. Masker ini juga diperkaya dengan Centella Asiatica, Sunflower Seed Oil, dan Chamomile yang menghidrasi dan menenangkan kulit. 

Review Maska Sheet Mask Sunshine Kiss

Saya hanya mendapatkan masing-masing satu produk sheet mask ini, jadi saya tidak bisa melakukan full review ya. Hal pertama yang saya notice adalah ingredient-nya kaya akan bahan-bahan yang menutrisi kulit. Favorit saya adalah Maska Kiss Me! dengan Galactomyces dan Rice Extract-nya. Tisunya tipis namun kuat, dan essence-nya cukup banyak.

Lalu yang perlu saya warning, nggak seperti eyepatch-nya yang alcohol-free, ketiga sheet mask ini mengandung alkohol. Saya sendiri nggak bermasalah dengan alkohol, karena yang penting dari sebuah produk adalah formulasinya. Bagaimanapun juga, alkohol berguna untuk tekstur produk dan juga anti bakteri. Dan walau ada alkohol, namun formulasi produk ini tidak terasa tingling ataupun mmengeringkan kulit. Namun saya perlu tuliskan ini barangkali ada di antara teman-teman yang alergi atau sangat menghindari alkohol. Make sure menggunakan sesuai dengan petunjuk pemakaian, yaitu 10-15 menit saja, nggak perlu didiamkan terlalu lama. Dan setelah masker dilepas, seal dengan moisturizer yang sifatnya oclusive untuk menjaga agar kelembapannya bertahan lama.

Overall, ketiga masker ini terasa menghidrasi kulit. Kulit saya terasa instan lebih lembap dan plum setelah pemakaian masker ini. Desain kemasannya juga bikin masker ini layak dikoleksi!


Review Skincare Maska

Kesimpulan

I love this! Memang sudah saatnya brand lokal bikin produk dengan konsep yang beda namun sangat berguna seperti ini. Saya memang nggak pakai Hydrogel Eyepatch dan sheet mask-nya dalam slot skincare rutin, tapi saya pakai kapan pun dimana pun, terutama untuk Hydrogel Eyepatch-nya. Saya kerja di depan laptop sepanjang hari. Saya juga suka menonton film. Jadi mata saya bekerja berat setiap hari. Dan pemakaian Maska Lightening Hydrogel Eyepatch terasa benar-benar menyegarkan, refreshing

Produk-produk Maska sangat menyenangkan untuk dipakai, melembapkan, menyegarkan, menenangkan kulit, dan Hydrogel Eyepatch-nya mengatasi kelelahan pada area mata. Produk ini juga berguna banget untuk mengatasi kulit kering. Maska Lightening Hydrogel Eyepatch akan sangat cocok untuk kalian yang butuh special treatment di area tertentu terutama bawah mata, atau untuk kalian yang butuh sesuatu untuk menyegarkan area mata yang lelah saat terlalu banyak melihat layar laptop/ smartphone

Harga Maska Lightening Hydrogel Eye Patch dan Harga Maska Sheet Mask

Harga Maska Lightening Hydrogel Eyepatch & Harga Maska Sheet Mask

Maska Lightening Hydrogel Eyepatch ini bisa kamu dapatkan dengan harga Rp.228.000 / 1 jar isi 60 lembar eyepatch, sedangkan Maska Sheet Mask bisa kamu dapatkan dengan harga Rp.25.000 saja! Kamu bisa dapatkan produk ini di Shopee Mall Maska Official. Maska juga punya toko official di berbagai marketplace lain yang bisa kamu pilih, seperti Sociolla, Zalora, Beauty Studio by Female Daily, Tokopedia, dan masih banyak lagi. Untuk informasi selengkapnya silahkan cek instagram @MASKA.LAB dan website Maska.co.id