Vagina Bau dan Cara Mengatasinya

13 comments

Vagina anda bau?

Ini kok kata pembuka saya udah ngajak gelut banget, yha? :)). Tapi bukan menuduh ya, saya cuma mau ngajak ngobrol jujur-jujuran. Buat kalian yang perempuan, pasti pernah sesekali mengalami permasalahan vagina bau. Nggak usah malu, karena ya hampir semua perempuan mengalami. Permasalahan vagina bau ini kadang berlarut-larut, karena memang informasi mengenai penyebab dan solusinya belum banyak. Kadang kita aja malu kan mau tanya atau cari tahu sendiri? 

Sebenernya, vagina memang punya bau yang khas. Itu karena secara alami di vagina kita terdapat bakteri-bakteri baik yang fungsinya untuk menjaga agar vagina tetap asam, sehingga bakteri jahat nggak bisa tumbuh. Kalau boleh saya bilang, aromanya sedikit asam seperti fermentasi samar-samar.

Tekankan pada kata samar-samar ya, yang mana artinya aromanya nggak menguar kemana-mana dan sampai mengganggu. Kalau masih asam samar-samar seperti itu, menurut saya ya biarkan saja. Vagina yang normal ya baunya kayak gitu nggak bisa diapa-apain lagi. Kalau pasangan protes, ya disuruh sama cagak pring aja yang nggak punya memiw.

Tapi kalau aromanya berbeda, misalnya jadi amis atau bahkan bau busuk, atau lebih tajam menusuk, nah itu patut diwaspadai. Saya sendiri pernah mengalami kok. Ketika lepas celana dalam, saya notice suatu aroma lalu berpikir, "bau apakah itu?", dan kemudian tersadar, "aha, bau memiw saya sendiri!". Dan seketika saya sadar kalau ada yang salah. Karena walau berbau secara natural, harusnya saya nggak sampai notice begitu kalau nggak deketin hidung saya ke sana.


Penyebab Vagina Bau

Untuk mencari solusinya, kita harus tau dulu nih penyebap vagina bau apa aja:

1. Keringat
Kalau kita berkeringat, area-area lipatan tubuh memang cenderung mengeluarkan bau yang lebih menyengat. Vagina pun juga begitu. "Kok tapi baunya nggak kayak kelek pas keringetan?" Ya beda dong, Bambang. Keringat berlebih di area vagina mengandung protein yang akan diurai oleh bakteri-bakteri yang ada di area tersebut, dan menghasilkan bau yang khas. Jadi memang wajar, kalau pas habis olahraga atau berkeringat deras, vagina kita lebih bau.

2. Makanan
Perhatikan deh bau badan kita pas kita terlalu banyak konsumsi bawang-bawangan, keju, makanan pedas, dan makanan-makanan yang baunya menyengat. Pasti keringat juga baunya beda kan? Nah, itu berpengaruh juga ke bau vagina. Bukan berarti nggak boleh makan ya. Cuma ngasih tau aja nih resikonya.

3. Menstruasi dan hormon
Darah menstruasi memang punya aroma yang khas (aroma amis bercampur tembaga). Apalagi kalau sudah menumpuk lama di pembalut. Lalu kadar esterogen yang meningkat bisa bikin aroma vagina lebih tajam lho!

4. Terlalu lembap
Area vagina memang harus dijaga agar selalu kering. Bukan cuma dari keringat ya, tapi juga dari air dan lendir keputihan. Kalau area vagina dan celana dalam sudah terasa demek, ya memang harus ganti.

4. Kurang dijaga kebersihannya
Yang ini udah pada tahu lah ya. Nggak perlu vagina. Bagian tubuh apapun kalau kita jorok dan nggak pernah bebersih, ya pasti bau. Memang sih, vagina itu secara alami sudah punya mekanisme pembersihan sendiri. Tapi bukan berarti kemudian kita abai terhadap kebersihannya. Dan soal membersihkan vagina ini sebenernya adalah ilmu dasar yang harus dimiliki oleh semua perempuan, namun informasinya masih kurang banget. Padahal vagina yang kurang bersih ini resikonya bukan cuma bau, tapi juga rentan terpapar penyakit-penyakit lain, yang bisa menyebabkan gatal, keputihan berlebih, infeksi, hingga gangguan yang lebih serius pada organ reproduksi.

5. Penyakit menular seksual
Ada parasit yang bernama Trichomonas Vaginalis, yang dapat memicu bau amis dan cairan keputihan yang berwarna kuning/ hijau, dan diikuti juga oleh rasa gatal dan terbakar/ panas saat sedang berhubungan seksual atau pipis. Penularan penyakit ini adalah dengan kontak antara penis dengan vagina, atau vagina dengan vagina. Dan sadisnya nih, bisa jadi di satu orang tidak bergejala, tapi menularkan ke pasangannya. Jadi ya say no to sex yang tidak bertanggung jawab ya. Ena-ena itu harus disertai pemikiran matang dan tanggung jawab, kalau enggak akibatnya bisa sangat nggak ena.

Nah, sekarang tau ya apa saja penyebap vagina jadi lebih bau daripada biasanya. Ada yang memang wajar, seperti memang habis olahraga, sedang menstruasi, atau habis gadoin bawang sekebon. Namun ada yang perlu diwaspadai. 

Tapi walau ada yang penyebabnya wajar, tetap saja bikin nggak nyaman, ya kan? Siapa sih yang nyaman kalau memiw bau?


Cara Mengatasi Bau Pada Vagina

Kalau ngomongin solusi bau vagina, saya kayaknya harus mendobrak beberapa mitos nih hehe.. Karena memang seputaran vagina ini banyak banget informasi yang simpang siur. Seperti nggak boleh pakai pakai sabun khusus, bahkan beberapa waktu yang lalu, saya nemu konten TikTok yang bilang kalau jus cranberry bikin vagina wangi semerbuck. Wadiwaw! 

Ya sudah, saya akan mencoba menuliskan solusi satu persatu, sambil meluruskan beberapa hoax ya. Ini dia yang harus kita lakukan untuk mencegah bau yang berlebihan pada vagina:

1. Wajib dan semua harus tau: BERSIHKAN VAGINA DENGAN BAIK!

Setiap kali mandi, habis buang air, habis berhubungan seks, selalu bersihkan vagina dengan sebaik-baiknya. Caranya, basuh dengan air mengalir dari arah depan ke belakang. Arahnya harus dari depan ya, jangan belakang ke depan. Ini untuk menghindari kuman-kuman di area anus malah traveling ke vagina. Lalu usap lembut juga area vagina dengan jari tangan sampai bersih.

Perlu produk khusus nggak sih? Tergantung kebutuhan. Vagina pada dasarnya punya mekanisme pembersihan sendiri, jadi nggak perlu dibersihkan dengan hardcore. Kalau ada air mengalir itu udah cukup banget. Tapi kalau ada situasi tertentu, seperti misalnya sedang ada masalah vagina bau, sedang menstruasi dan ingin mengurangi aromanya, atau sedang di luar rumah dan nggak nemu air mengalir, BOLEH banget kok pakai produk khusus. 

Yang nggak boleh itu pakai sembarang sabun atau tissue basah, apalagi yang mengandung pewangi dan alkohol. Nggak semua produk badan aman dipakai ke vagina. Karena vagina itu sensitif, jadi ya perlu treatment khusus. Jadi perhatikan dengan baik, produknya harus yang memang khusus untuk vagina dan jelas aman. Karena kalau asal pakai produk badan buat vagina, bisa-bisa malah pH vagina berubah dan bakteri-bakteri baik yang memang diperlukan oleh vagina ikut mati. Kondisi itu malah menimbulkan banyak masalah baru pada vagina.

Yang saya rekomendasikan untuk kalian coba, karena saya juga udah pakai sebulan terakhir ini, adalah: LAVISH Feminine Hygiene Wipes. Lavish ini adalah tissue basah khusus untuk membersihkan daerah kewanitaan. Saya suka bawa-bawa kemana-mana kalau pas groceries, ke gym, atau kalau harus meeting keluar rumah. Bahkan ya kadang saya pakai di rumah aja kalau sedang butuh perawatan "ekstra" untuk vagina.


2. Selalu jaga area vagina tetap kering

Vagina yang lembap akan jadi sarang kuman dan mudah berbau. Jadi pastikan vagina selalu kering ya. Selalu lap dengan handuk lembut/ tissue setelah membasuh vagina dengan air, baru kemudian pakai celana dalam. Jangan pas masih agak basah, langsung dipakein celana dalem. Ya bau. 

Selalu mandi dan bersihkan vagina setiap habis berolahraga, atau habis beraktifitas fisik yang menyebapkan keringat berlebih. Biasanya sih di gym, saya seka dulu area vagina dengan Lavish Wipes, agar lebih segar dan nggak bau. Baru setelah sampai di rumah saya akan langsung mandi.

Pemilihan bahan dan model celana dalam juga penting banget lho. Pilih bahan yang adem, menyerap keringat, dan juga nggak terlalu ketat. Lalu rutin ganti celana dalammu. Kalau sudah terasa lembap karena keringat atau keputihan, ya wajib diganti. Nggak sudah disayang-sayang lah. Mending cucian banyak daripada memiw gatel dan bau.


3. Rutin Ganti Pembalut!

Kalau lagi menstruasi dan pakai pembalut, rajin-rajin ganti pembalut 2 jam sekali. Jangan males, apalagi sayang pembalutnya. Kan kadang suka mikir, "darah yang keluar cuma sedikit nih nggak penuh, nggak usah ganti dulu lah." Jangan ya. Nggak perlu nunggu penuh. Darah menstruasi yang menumpuk pada pembalut itu yang bikin bau dan gatal.

Setiap kali ganti, cuci area vagina atau seka dengan Lavish Wipes untuk menghilangkan sisa darah yag menempel, sekresi vagina, dan juga keringat. Baru kemudian pakai pembalut bersih. Atau kalau mau, bisa pakai menstrual cup (saya pribadi belum bisa pakai, masih ada trauma karena vaginismus).


4. Konsumsi makanan sehat

Makanan juga berpengaruh ke kesehatan tubuh secara keseluruhan, dan vagina adalah bagian dari tubuh kita. Jadi makanan sehat, tubuh sehat, vagina juga ikut sehat. Bila memang sedang bermasalah sekali dengan bau vagina, bisa dibantu juga dengan konsumsi jus cranberry, apel, kacang-kacangan, yoghurt, nanas dan lemon. Mengonsumsi makanan-makanan tersebut dengan cukup dapat membantu menyeimbangkan pH vagina dan mencegah vagina berbau tidak enak.

Ingat, menjaga agar vagina tidak berbau tidak enak ya. Bukan bikin memiw wangi apalagi semerbuck. Dikata menyan?


5. Jangan malu ke dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (SpKK)

Kalau baunya sudah nggak bisa ditolerir, atau sudah dalam jangka waktu yang sangat lama dan nggak hilang-hilang, jangan malu untuk ke dokter spesialis. Plis, jangan malu. Penyakit area vagina itu bisa berbahaya. Kalau malu-malu bisa mati. Lagian malu sama siapa sih? Dokternya kan juga memang profesinya berkutat di area kelamin. Jadi ya pasti sudah banyak mendengar soal berbagai macam penyakit kelamin.


6. Hindari hubungan seks yang tidak bertanggung jawab

Dan juga sekali lagi saya menghimbau jangan berhubungan seks sembarangan. Berhubungan seks-lah dengan bertanggung jawab, dan dengan orang yang bertanggung jawab juga. Kita harus mengenal dengan baik partner seks kita. Jadi kita tahu pasti bagaimana gaya hidupnya, kita tahu kalau dia tidak melakukan hubungan seks yang tidak bertanggung jawab dengan orang lain, dan juga kita tahu bagaimana habit pasangan kita menjaga kebersihan organ intimnya. 

No frisek, bebqu!


LAVISH Feminine Hygiene Wipes

Nah, dari tadi kan saya ngomongin Lavish wipes melulu. Jadi saya akan tunjukin nih. Saya memang nge-rekomend ini karena ya saya sudah pakai sebulan ini dan merasakan manfaatnya buat vagina saya. Lavish wipes adalah tissue basah khusus untuk membersihkan vagina. Nggak kayak sabun atau tissue basah biasa yang bisa membunuh bakteri-bakteri baik pada vagina, Lavish wipes ini bisa menjaga vagina tetap di pH alaminya, yaitu 3,5 - 4,5. Jadi vagina bersih dari bakteri jahat penyebap bau dan keputihan, namun bakteri-bakteri baik seperti Lactobacilus dan Corynebacterium tetap hidup. 

Keunggulannya produk ini:

  • Bentuknya tissue dan dikemas per-sachet. Praktis, higienis, gampang dibawa-bawa! Nggak ada tuh cerita tissue basah mengering karena kelamaan dibuka. Trus nggak menuh-menuhin tas, karena diselipin di dompet kartu juga bisa kok.
  • pH-Balanced, Dermatologits aproved, gynecologist tested, sudah ada nomor izin dari Kemenkes RI dan juga halal MUI. Jadi jaminan aman dan tentu kita pakainya juga lebih tenang.
  • Tidak mengandung artificial fragrance dan alcohol! Ada aromanya sedikit yang berasal dari ekstrak alami chamomile.
  • Bikin area vagina terasa bersih, nyaman, dan segar kembali.
  • Di saya efektif mengurangi bau vagina, terutama saat menstruasi.
  • Nggak terasa perih, dingin, atau panas berlebih di area vagina. Rasanya cuma clean and fresh!
LAVISH Feminine Hygiene Wipes ini harganya terjangkau, Rp.15.000 saja per kemasan ziplock isi 5 sachet, dan tersedia di seluruh Alfamart di Indonesia.


Kalau vagina lebih bersih dan nggak bau, memang jadi lebih pede dalam melakukan aktifitas sehari-hari. Terutama lebih pede juga saat (( diapa-apain )). Ehe..

Instagram: @Lavishwipes
Website: Lavish.co.id

Menjadi Orang Baik di Tahun 2021

6 comments

 

WOW, ternyata sudah tahun 2021!

Apa kabar kalian di tahun 2021? Prestasi apa yang sudah kalian torehkan selama 2020? 

Tenang, gaes. No presure. Semua orang tahu kalau 2020 adalah tahun yang berat. Bisa melewati tahun 2020 dengan selamat dan tetap waras pun juga udah bagus banget. Nggak usah ngadi-ngadi ngomongin prestasi. Kita tetap jadi orang baik, walau melewati tahun se-asu 2020, itu sudah merupakan sebuah prestasi.

Oh iya, sudahkan kita jadi orang baik di tahun 2020?

Gampang banget kok jadi orang baik itu. Nggak perlu keluar uang. Nggak perlu repot-repot atau effort banget. Cukup duduk diam nggak usah melayangkan komen kebencian, terhadap sesuatu yang nggak ada urusannya dengan hidup kita dan nggak merugikan orang banyak. Serius, gitu doang menurutku udah baik banget kalian jadi orang. Karena zaman sekarang susaaahh banget cari manusia yang nggak cangkeman dan nggak tukang ikut campur. Kasus artis yang jadi korban revenge porn salah satu contohnya. Banyak orang yang nggak ada sangkut pautnya namun setega itu terus-terusan menghujat dan memojokkan. Bahkan yang menghujat ini sesama perempuan juga lho.

Saya nggak mau ngasih tekanan ke siapapun, tapi boleh lah ya saya bikin highlight RacunWarnaWarni di tahun 2020 kemaren? Ini untuk catatan saya saja, dan saya berharap bisa untuk evaluasi bagi saya dalam menjalani tahun-tahun kedepannya.

Sejak awal blog ini dibuat, saya sudah pernah menuliskan kalau saya kepingin menyampaikan hal-hal yang lebih dari sekedar skincare dan makeup. Saya pengen platform saya ini juga bisa dipakai untuk menyebarkan hal-hal baik, untuk support sesama perempuan, melawan bullying, dan juga untuk mendorong perempuan agar lebih menerima diri sendiri.

Dan awal tahun 2020 dimulai dengan saya bercerita soal Vaginismus yang saya derita selama 5 tahun, dan juga pengobatannya. Kalian bisa lihat sendiri di instagram @racunwarnawarni ya. Semua masih lengkap saya simpan dalam highlight "vaginismus". Awalnya saya cuma pengen cerita untuk follower saya saja, tapi ternyata cerita tersebut malah viral dan sampai kemana-mana. Saya senang sih, karena jadi banyak yang tahu, bahwa ada PENYAKIT FISIK bernama Vaginismus. Dan saya juga terharu dengan reaksi orang-orang. Banyak yang baru sadar kalau dirinya sakit setelah melihat cerita saya. Padahal tadinya mereka cuma bisa nangis dan menyalahkan diri sendiri. Cerita soal vaginismus ini membawa saya bertemu dengan banyak kawan baru, perempuan-perempuan hebat pejuang vaginismus juga.

Sepanjang 2020 saya banyak membahas mengenai hal-hal keperempuanan dan seksualitas. Dan saya cukup senang dengan tanggapan positif dari teman-teman semua. Ya ada sih yang masih menganggap apa yang saya bicarakan nggak pantas dan tabu. Tapi cuma sedikit kok. Lebih banyak teman-teman yang merasa terbantu dengan apa yang saya sampaikan, dan banyak juga teman-teman perempuan yang melihat saya sebagai teman curhat. Dan saya cukup senang dengan hal itu.

Dan tahun 2020 ditutup dengan kerjasama saya dengan Nipplets Official, brand lingerie yang punya visi misi yang sama dengan saya. Seperti mereka, saya meyakini bahwa semua bentuk tubuh dan warna kulit itu baik. Yang penting kita bahagia dan mensyukuri bentuk tubuh kita apa adanya, dengan tetap menjaga kesehatannya. 

Saya cukup bangga sih bisa bekerja sama dengan Nipplets. Nggak setiap saat saya bisa menemukan brand, apalagi lingerie brand, yang support perempuan dengan berbagai bentuk tubuh. Nggak hanya memromosikan bahwa kurus dan putih itu cantik, dan kemudian menciptakan standar kecantikan yang nggak masuk akal dan membahayakan. Makanya foto yang saya letakkan di postingan ini adalah saya memakali lingerie Nipplets.

Di tahun 2021 nanti, goals saya masih tetap sama sih. Saya sih tetep suka makeup dan skincare. Saya tentunya akan tetap mereview banyaaakk makeup dan skincare. Tapi lebih dari itu, saya juga pengen mengajak perempuan-perempuan di sini untuk lebih mencintai dirinya sendiri, lebih sehat, lebih melek terhadap isu-isu keperempuanan, lebih berani menyatakan pendapat, dan saling support satu sama lain.

Selamat tahun baru 2021. Semoga kita semua tetap sehat, bahagia, dan menjadi orang baik di tahun 2021 ini.

Ide Kado Natal dan Tahun Baru Dari Brand Lokal

2 comments


Desember adalah bulan ke-sheyenk-an saya! Ini waktunya evaluasi, menutup tahun, dan persiapan untuk memulai kembali tahun yang baru. Halah, lambemu evaluasi wkwkwk... Ya pokoknya begitu lah ya. Evaluasi tidak evaluasi tahunnya tetep bakalan ganti. Saya biasanya semangat banget belanja-belanja di bulan ini. Apalagi kan memang biasanya banyak banget promo diskon dan juga produk baru atau limited edition yang muncul di penghujung tahun.

Terus jangan lupakan, Desember itu banyak moment penting. Yang pertama tentu Natal. Yang selalu ramai dengan orang yang tidak mau mengucapkan selamat hari Natal tapi ngemeng terus, "tidak boleh mengucapkan selamat hari Natal!" bikin orang-orang yang lupa sama hari Natal jadi inget dan ngucapin. Lalu ada tutup tahun yang juga rame dengan "tiup terompet dan kembang api itu lucknut". Lalu jangan lupakan hari ibu, yang tentu saja ramai dengan "hari ibu itu setiap hari bukan cuma Desember!". Kalau ada yang ulang tahun di bulan ini, pasti spesial banget deh karena ulang tahun bukan budaya kita.

Biasanya, saya dan suami melewatkan Desember dengan traveling. Tapi kali ini, karena bukan budaya kita pandemi, kita #DiRumahAja. Dan saya juga nggak bisa berkumpul bersama keluarga dan teman-teman kok. Takut rasanya mau menemui orang tua di situasi seperti ini. Takut kalau saya malah bawa virus :(.

Tapi ya sudah, semua ini harus dijalani kan? Dan untuk tetap mendekatkan hati kepada orang-orang tersayang, saya biasanya kirim-kirim kado untuk mereka. Nah, buat yang bingung mau ngasih kado apa, saya ada beberapa rekomendasi nih kado tutup tahun yang dijamin spesial. Atau buat yang lagi pelit dan nggak mau ngadoin siapa-siapa, ini boleh lho untuk kado diri sendiri. Itung-itung reward setelah setahun kerja keras bagai kuda tapi tidak kaya-kaya.

Saya sengaja pilihkan yang harganya under 500k ya, karena saya tahu kamu pelit, dan saya kasih sekalian link pembeliannya.


1. Roundy Diffuser dan Essential Oil Lavender dari Lucensse

Beli di sini (klik)
Review Lucensse di sini (klik)

Udah baca review Lucensse Essential Oil di blog ini? Saya lumayan terkesima dengan kualitas essential oil yang satu ini. Plus, harganya juga ternyata nggak terlalu mahal lho. Dan Lucensse ini juga punya Roundy Diffuser, diffuser khusus yang penggunaannya tanpa air. 

Essential oil begini menurut saya bakalan berguna banget lho! Karena di tengah situasi seperti ini, orang pasti butuh sesuatu yang menenangkan dan bikin rileks, walau nggak bisa traveling.


2. Oullu En Terra Bundle Gift Pack

Beli di sini (klik)

Koleksi parfum terbaru dari Oullu ini aromanya terinsipasi dari alam. En Terra memang arinya Bumi. Mencium aromanya bikin saya merasa sedang jalan-jalan di hutan dengan berbagai nuansa yang berbeda. Pengalaman saya dengan aroma Oullu En Terra ini bisa dilihat di sini (klik) ya.


3. Sakka Bali Red Diffuser

Beli di sini (klik)

Pasti banyak yang kangen sama aroma khas pulau dewata kan? Kita hadirkan saja aroma pulau Bali di rumah, dengan reed diffuser dari Sakka Bali ini. Aromanya menenangkan dan khas tempat-tempat spa di Bali. Current favorit saya adalah aroma Uluwatu dengan aroma segar Pine dan Lavender yang menenangkan. Saya pernah review reed diffuser Sakka Bali di sini (klik)


4. Somethinc Glow Power Combo

Beli di sini (klik)

Kamu dan teman-temanmu skincare addict? Nah, kado yang satu ini pas banget kalau begitu! Ini adalah bundle serum-serum best seller Somethinc, yaitu Hyaluronic B5, Niacinaminde, dan Retinol. Yang menarik dari bundle ini adalah, packaging botol serumnya diganti jadi cantik banget dan chistmas vibe gitu, ada corak salju-saljuannya. Terus di dos luar-nya, ada tempat untuk menuliskan ucapan kepada orang tersayang yang kita tuju.


5. Jacquelle Christmas Package

Beli di sini (klik)

Nah, sekarang pilihan untuk makeup addict nih! Kalau ngasih gift makeup, saya biasanya menghindari foundation dan bedak, karena susah ya nentuin shade orang lain. Daripada salah, mending sih saya ngasih makeup dekoratif saja. Nah, Jacquelle Christmas Package yang saya pilihkan ini pas banget deh. Isinya pensil alis, blush-on, lip cloud, dan beberapa perintilan aksesoris yang sudah dikemas dalam box cantik.


6. Agenda 2021

Tahun baru, agenda baru! Kalau untuk agenda, saya lebih suka binder atau loose leaf yang kertasnya bisa di-customize dengan mudah sesuai kebutuhan. Jadi nggak bakalan salah beliin deh! Untuk binder, kertas, dan alat tulis yang lucu-lucu, tahun ini saya beli dari toko ini (klik).


Apapun pilihamu, yang penting kalau ngasih kado itu tulus dan pakai uang sendiri eaaa. Oh iya, buat yang mau ngadoin saya, akan saya terima dengan setulus hati.

Lucensse, Luxury Essential Oil dari Brand Lokal

5 comments

Lucensse, Luxury Essential Oil dari Brand Lokal

Saya baru kenal essential oil (EO) setahun belakangan ini. Ya semenjak pandemi ini sih. Dan ternyata saya memang nggathuk sekali dengan essential oil. Selain pada dasarnya saya suka segala hal yang wangi-wangi, saya juga mendapati banyak manfaat dari essential oil. Hampir semua aktifitas keseharian saya, yang mostly saya lakukan #DiRumahAja semenjak pandemi, pasti ditemani dengan racikan essential oil ala saya.

Essential oil yang saya gunakan kebanyakan produk lokal. Saya memang berusaha banget untuk bisa selalu support brand lokal, apalagi di masa pandemi seperti sekarang. Awalnya niatnya itu aja sih. Tapi lama-lama saya malah kagum sendiri, karena banyak nemu essential oil lokal yang kualitasnya bagus dengan harga yang terjangkau dibandingkan brand impor. 

Salah satu brand yang saya temukan, dan sukses bikin saya jatuh cinta adalah @lucensse. Pas pertama kali cium Lavender-nya, wah, heavenly! Saya langsung suka dan langsung kepikiran bahwa saya harus edit blogpost saya yang ini. Soalnya essential oil favorit saya jadi berubah urutannya karena ada Lucensse.

Oh iya, postingan saya kali ini juga didukung oleh Lucensse ya. Tapi semua pendapat yang saya tuangkan, adalah benar-benar jujur dari hati. Saya sudah merasakan sendiri manfaat Lucensse. Dan saya juga ngobrol-ngobrol langsung dengan owner Lucensse, dan dapat beberapa insight soal essential oil. Jadi harapan saya sih, blogpost ini selain mengenalkan Lucensse Essential Oil yang memang kualitasnya bagus, juga ada sisi edukasi soal essential oil secara keseluruhan.


Cara Memilih Essential Oil yang Berkualitas

Cara Mengetes Essential Oil Murni dan Campuran

Saya harus mengakui sih, bahwa nggak semua brand essential oil yang saya coba kualitasnya baik. Kadang bahkan saya merasa bahwa brand tersebut nggak murni. Setelah mencoba banyak brand, saya memang kadang bisa dapet feeling kok mana yang beneran essential oil dan mana yang campuran fragrance oil. Rasanya beda aja. Kalau essential oil, rasanya lebih nyaman di hidung dan badan, nggak mlepek, aromanya khas banget, dan nggak ada bau tengik setelahnya. 

Selain dari feeling, ada beberapa cara juga untuk membedakan essential oil murni dan campuran. Ini saya dikasih tahu oleh kak Kiki. Caranya:

  1. Teteskan langsung ke tangan
    Essential oil pada umumnya punya karakteristik watery. Jadi ketika menyentuh kulit rasanya ringan. Ditunggu sebentar biasanya akan meresap ke kulit tanpa meninggalkan rasa licin dan lengket. Namun tidak dingin ya. Kalau terasa dingin, ada kemungkinan dicampur dengan alkohol (kecuali Peppermint yang dari sananya punya karakter dingin).
  2. Teteskan pada kertas HVS dan tunggu 30 menit
    Essential oil murni tidak akan meninggalkan jejak sama sekali pada kertas kecuali jejak aroma. Jadi kertas tetap terlihat baru seperti sedia kala. Sedangkan essential oil campuran, meninggalkan jejak kekuningan atau jejak bergelombang pada kertas.
Nah, dua cara tersebut adalah cara awal tersimpel untuk tahu kemurnian essential oil. Namun kalau mau yang lebih akurat, tentu harus diuji di lab. Ya kayak jodoh lah, emang nggak semudah itu untuk tahu secara pasti bibit-bebet-bobot-nya, tapi kan pasti kita punya standar untuk seleksi awal.


Manfaat Essential Oil

manfaat essential oil

Essential oil murni memang lebih mahal dari fragrance oil, namun memang dipercaya punya banyak khasiat Therapeutic. Lalu essential oil juga lebih aman dan nggak toxic. Saya sendiri merasa lebih nyaman kalau pakai essential oil sebagai pewangi kamar tidur dan ruang kerja yang memang selalu tertutup dan ber-AC.

Namun saya pernah menuliskan kalau saya menentang keras klaim bahwa essential oil bisa menggantikan obat! Kita tetep harus mematuhi protokol kesehatan dan tetap butuh pengobatan secara medis bila perlu. Yang saya percaya, essential oil itu meningkatkan kualitas hidup karena dia punya aroma yang nyaman untuk mendukung aktifitas sehari-hari. 

Contohnya, Lavender essential oil yang kualitasnya bagus, aromanya akan terasa sangat nyaman, sifatnya calming, bikin rileks, dan tidur juga lebih enak. Karena kualitas tidur yang lebih baik, otomatis badan juga lebih segar kan? Pikiran lebih jernih, emosi terkontrol, kesehatan terjaga, kerja dan segala aktifitas di siang hari pastinya juga lebih lancar.

Essential oil ini sebenernya ada banyak sekali variannya. Namun yang essential buat saya hanya tiga sih, yaitu Lavender, Peppermint, dan Lemon. Yang lain tentu juga punya khasiatnya masing-masing, namun tiga itu menurut saya adalah yang wajib banget dipunya. Saya akan review varian Lucensse Essential Oil sambil menjelaskan manfaatnya ya.


Lucensse Essential Oil

Essential Oil dari Lucensse

Sesuai dengan tagline-nya, luxury for your sense, Lucensse memang ngasih pengalaman menikmati essential oil dengan mewah. Waktu pertama paket saya datang saja, saya langsung tertarik karena luxurious banget packaging-nya. Belum lagi, box-nya memang sengaja dikasih wangi Lavender. Jadi bener-bener pengalaman buka paket paling menyenangkan tahun ini :)).

Lucensse ini memang menawarkan produk-produk essential oil dengan kualitas tinggi, 100% murni tanpa campuran bahan-bahan kimia lain, therapeutic grade, dan tidak diuji cobakan kepada hewan. Dan saya sebagai pengguna essential oil juga merasakan kalau produknya sendiri memang berkualitas. 

Lucensse Lavender Essential Oil

Saya penggila Lavender. Kalau menilai suatu brand essential oil, biasanya saya mulai dari Lavender-nya. Lucensse Lavender Essential Oil punya aroma kuat yang menyenangkan, nggak ada rasa-rasa artificial, dan sangat nyaman di hidung dan badan saya. Salah satu Lavender essential oil terbaik yang pernah saya coba.

Lavender ini punya manfaat untuk menenangkan dan memperbaiki kualitas tidur. Saya suka diffuse Lucensse Lavender Essential Oil sebelum tidur, untuk bikin saya lebih rileks dan lebih lelap. Buat saya, ini ngefek banget sih. Saya jadi nggak sering kebangun-bangun tengah malam lagi. Bangun pagi badan saya juga lebih segar.

Lucensse Peppermint Essential Oil

Nah, jujur saya sebenernya bukan penggemar Peppermint. Saya nggak begitu menikmati aroma minty dan pedesnya. Tapi ternyata saya merasakan manfaat essential oil Peppermint ini lho! Terutama kalau lagi nggak enak badan, mual, gangguan pernafasan, dan pusing-pusing. Peppermint ini bikin pernafasan lega dan kalau di saya efektif banget menghalau mual.

Nah, Peppermint dari Lucensse ini kebetulan aromanya nggak terlalu kuat. Nggak pedes-pedes amat, tapi manfaatnya tetep dapet banget. Sebagai orang yang nggak suka aroma pedes, saya sih suka banget. Wajib dibawa kemana-mana terutama kalau lagi PMS (pre-menstrual syndrom).

Lucensse Lemon Essential Oil

Aromanya citrusy segar dan terkesan clean. Kayaknya nggak bakalan ada deh yang nggak suka sama aromanya. Dan Lemon dari Lucensse ini menurut saya termasuk kuat aromanya, cocok banget untuk membersihkan udara. Kalau rumah bau apek, bau lembap, atau bau masakan yang terlalu kuat, diffuse aja Lemon untuk bikin udara segar kembali. Saya juga suka tetesin Lemon di kapas, dan saya sebarkan aja ke sudut-sudut rumah untuk ngilangin bau-bau tak sedap.

Lucensse Citronella Essential Oil

Pernah memakai sabun sereh batangan? Nah, aromanya persis seperti itu, hanya saja jauh lebih kuat. Jujur, saya bukan penggemar aroma Citronella, jadi nggak terlalu explore sama EO yang satu ini. Tapi kalau soal manfaatnya, nggak usah diragukan lagi deh! Citronella ampuh banget buat usir nyamuk dan serangga lainnya. Daripada pakai obat nyamuk yang toxic, mendingan diffuse Citronella aja di rumah kalau punya masalah dengan serangga.

Tips untuk kegiatan outdoor di kebun, campurkan satu tetes EO Citronella dengan body lotion yang mau dipakai, agar kulit kita aman dari gigitan serangga.

Resep Diffuser Blend Favorit Saya

Lucensse Essential dan Diffuser

Selain dipakai sendiri-sendiri, essential oil dari Lucensse ini bisa dicampur-campur untuk dapetin aroma baru yang unik. Ini dia beberapa racikan favorit saya:

  • 5 drops Lemon + 3 drops Peppermint (untuk pagi-pagi biar lebih bangun)
  • 3 drops Lavender + 3 drops Peppermint + 3 drops Lemon (untuk kesan rumah bersih dan homey)
  • 4 drops Peppermint + 3 drops Lavender (untuk bikin tenang dan fokus, cocok untuk ruang kerja)
  • 5 drops Lavender + 3 drops Lemon (untuk bikin rileks dan menyegarkan kembali pikiran setelah lelah bekerja)
Kalian juga bisa lho coba-coba sendiri dan ciptain campuran aroma yang khas!

 

Lucensse Roundy Diffuser

Review Lucensse Roundy Waterless Portable Diffuser

Review Lucensse Roundy Waterless Portable Diffuser

Selain essential oil, ada satu lagi produk dari Lucensse yang bikin saya takjub, yaitu Lucensse Roundy Diffuser, Waterless & Portable Diffuser. Serius takjub, karena saya memang udah lama banget cari produk sepraktis ini. Ini adalah diffuser yang penggunaannya tanpa kabel dan tanpa air. Dia di-charge gitu kayak handphone, bisa tahan sampai dengan 12 jam, dan juga ringan banget. Saking ringannya, bahkan saya bawa di tas tangan pun nggak nambah beban.

Suami saya udah lama nyuruh saya beli diffuser kecil untuk di mobil. Tapi saya memang maju mundur mau beli, karena kepikiran harus tuang-tuang air. Nggak praktis banget kan. Nah, pas lagi bingung nyari opsi diffuser untuk mobil, saya pas nemu si Roundy ini. 

Selain untuk di mobil, Roundy bisa dibawa traveling dan staycation (kalau keadaan sudah memungkinkan). Dan juga nih, karena si Roundy ada lampunya, bisa sekalian dipakai sebagai lampu tidur dan lampu emergensi. Multifungsi banget ya.

Untuk performanya sendiri, menurut saya sih bagus ya. Awal di-diffuse di mobil, saya memang nggak bisa langsung notice aroma Lucensse Lemon Essential Oil yang saya gunakan. Namun beberapa saat setelah mobil jalan, mulai muncul aroma lemon malu-malu dan itu enak banget! Aromanya cuma lamat-lamat, jadi nggak bikin sesak dan pusing. Malah fresh dan bikin suasana mobil jadi nyaman,

Namun ini jelas nggak bisa dibandingkan dengan ultrasonic diffuser yang pakai air ya. Kalau untuk di ruangan besar, saya lebih memilih pakai diffuser air. Tapi kalau untuk mobil, Roundy ini udah cukup banget! 


Harga Lucensse Essential Oil

Harga Lucensse Essential Oil dan Diffuser

Essential Oil Lucensse ini dijual dengan harga satuan yang beragam yaitu:

- Lucensse Essential Oil Lavender Rp.199.000
- Lucensse Essential Oil Peppermint Rp.129.000
- Lucensse Essential Oil Lemon Rp.79.000
- Lucensse Essential Oil Citronella Rp.49.000

Meski harga satuannya berbeda-beda tapi kalian juga bisa membeli all time favourite package. Dengan membeli paket spesial ini kamu akan mendapatkan empat varian Lucensse dalam satu kemasan eksklusif. All time favourite package ini dijual dengan harga Rp.456.000 Sedangkan untuk produk Lucensse Roundy Waterless & Portable Diffuser, dijual dengan harga Rp.299.000.

Produk-produk Lucensse bisa kalian dapatkan melalui Shopee/Tokopedia. Kalian juga bisa mengunjungi website Lucensse untuk mengetahui info-info terbaru soal Lucensse lho. Pssst, untuk wilayah Jabodetabek dan Bandung saat ini sedang ada promo Free Ongkir! Untuk teman-teman diseluruh pelosok Indonesia, jangan berkecil hati karena ada Special Ongkir yang lebih murah kalau belanja di website Lucensse lhoooo! Yuk buruan check out Essential Oil Lucensse ini!