Friday, June 20, 2014

Serba-Serbi Lipstik Merah 2: Memakai Lipstik Merah Dengan Kesan Kasual


Kalau diperhatikan, lipstik merah memang lagi hips banget saat ini. Kalau saya jalan ke area yang banyak mbak-mbak gaulnya, atau blogwalking ke blog-blog yang penulisnya mbak-mbak gaul, banyak yang pakai lipstik merah. Nude lips dan smokey eyes? Oh, itu udah solastyear banget, dear. Tahun ini adalah tahun untuk red lips, clear eyes, bold brow!

Tapi walau sedang nge-trend abis, nggak semua orang berani pakai lipstik ini. Ada yang nggak berani sama sekali, ada yang berani tapi hanya untuk acara-acara formal, dan ada juga yang suka tapi dilarang sama pacar/suami karena terlihat menor. Oh, untuk ini saya sangat bersyukur karena suami saya bukan tipe yang suka melarang-larang saya, asal bukan perbuatan yang secara moral tidak bisa dipertanggung-jawabkan dan bukan perbuatan yang merugikan orang lain (maupun diri sendiri), sejauh ini dia oke saja dan nggak ada alasan juga lah ya untuk ngelarang-ngelarang :D. 

Sebenernya lipstik merah sama dengan menor itu menurut saya adalah mitos. Dan memang, walau keren banget, penggunaan lipstik merah ini masih ditakuti karena beberapa mitos, seperti:

  1. Lipstik merah cocok untuk acara formal
    Menurut saya: Yup, sangat cocok! Tapi lipstik merah juga cocok untuk sehari-hari. Dengan didukung oleh riasan dan outfit yang tepat, lipstik ini nggak akan terlihat berat kok.
  2. Nggak semua orang cocok pakai lipstik merah
    Menurut saya: Semua orang cocok pakai lipstik merah. Hanya saja memang tergantung pada selera dan tingkat ke-pede-an. Kalau kamu merasa nggak cocok, mungkin kamu bisa mulai memakai lipstik merah yang sesuai dengan undertone kulit kamu. Apaan sih lipstik merah yang sesuai undertone itu? Oh, silahkan baca di post ini :D.
  3. Lipstik merah akan membuat pemakai terlihat tua/kayak tante-tante
    Menurut saya: Nggak dong! Tetep bisa kok menciptakan kesan imut dan ceria dengan lipstik merah, kalau didukung oleh outfit dan riasan yang tepat.
  4. Kalau malas dandan, pakai aja lipstik merah. Tanpa usaha lebih muka akan langsung terlihat lebih polished!
    Menurut saya: Nggak juga sih ya. Memang sih kalau pakai lipstik merah, kita nggak perlu banyak usaha untuk eye make up. Tapi ada usaha-usaha lain yang harus dilakukan. Apakah itu? Kita akan bahas di sepanjang artikel ini :D.
Saya pun termasuk orang yang kena arus trend tersebut. Akhir-akhir ini saya demen bener deh sama lipstik merah. Lipstik merah saya yang dulu cuma nangkring buat sekedar punya-punya mulai sering dipakai.



Saya sendiri punya koleksi lipstik merah dengan warna warm ataupun cool, soalnya saya termasuk yang percaya kalau semua orang dengan undertone apapun, bisa pakai lipstik merah dengan nuansa apapun. Cuma tinggal pede atau enggaknya aja. Eh, nggak pede itu nggak salah loh! Ada kalanya saya juga nggak pede pakai lipstik merah cabe, makanya saya pilih yang lebih kalem. Dan ada kalanya juga saya pede banget dan pakai liptik merah cabe kemana-mana. Tergantung saya sarapannya bergizi atau enggak kali ya.

Post kali ini akan membahas, gimana sih caranya pakai lipstik merah untuk sehari-hari? Biar kelihatan asik, kasual dan nggak menor gitu.


Kalau untuk pemakaian sehari-hari, saya lebih suka lipstik merah dengan warm-tone. Warm-tone red di kulit kuning saya jadinya berkesan lebih ringan dan lebih "menyatu" dengan kulit, nggak terlihat berat dan formal. Sementara cool-tone red lebih berkesan kontras, menyala, dan formal untuk saya.

Untuk (semacam) tutorial (setengah niat) ini saya pakai Wet 'n Wild Megalast Lipstick Coral-ine. Warnanya merah coral, campuran antara warna merah tangerine dan sedikit pink. Hasilnya warna merah yang lembut dan ringan. Dan teksturnya semi-matte.

Kamu bisa pakai lipstik merk lain, sesuai dengan selera kamu. Nggak mesti ini :D. Cari warna merah yang senada dengan undertone kulit, dan lebih baik kalau teksturnya matte atau semi-matte, biar lipstiknya nggak geser-geser, dan juga nggak njeplak-njeplak ke gigi dan ke baju si dia #aeh.

Oh iya, semacam tutorial ini adalah untuk penggunaan sehari-hari yang kasual loh ya. Dan saya memang nggak suka yang terlalu ribet kalau untuk harian. Jadi beginilah cara menggunakan lipstik merah dengan kesan kasual versi saya:


Face


Perlu agak "berusaha" untuk bagian dasar make up ini. Karena kalau sedang pakai lipstik merah, saya pengen muka kelihatan flawless tapi ringan dan nggak kelihatan berminyak kucel. Saya juga pengen make up saya awet. Untuk saya, kalau sudah pakai lipstik merah, nggak perlu lagi pakai blush-on. Malah kesannya berat dan "dandan banget".
  1. Pakai Primer (opsional)
    Lipstik merah + muka minyakan kucel itu super nggak banget yak. Apalagi kalau oxi. Bikin penampilan dua kali kelihatan lebih kucel dibanding kalau lagi pakai lipstik warna kalem. Makanya kalau kamu punya jenis kulit berminyak, pastikan pakai primer biar muka nggak cepet minyakan dan foundation lebih awet nggak geser-geser.
    Saya pakai: Loreal Base Magique (review di sini)

  2. Pilih foundation dengan tekstur yang ringan
    Pilih foundation/BB cream/CC cream/apalah yang coverage-nya nggak full. Ini untuk menghindari kesan berat, menor, dan cakey. Oh iya, saat pakai foundation, bibir boleh dikenain dikit loh! Gunanya untuk meng-conceal kalau warna bibir nggak rata/hitam, dan juga untuk base agar lipstik merah lebih awet. Saya suka pakai beauty blender untuk mengaplikasikan foundation, karena hasilnya tipis tapi rata dan tampak flawless.
    Saya pakai: Secret Key Telling U CC Cream (review di sini)

  3. Tutup dark circle dan noda-noda di wajah dengan korektor dan concealer
    Ini penting banget! Karena kalau kita pakai lipstik merah, otomatis noda-noda di wajah dan lingkaran hitam di bawah mata bakalan lebih kelihatan. Lingkaran hitam di bawah mata juga bikin muka kesannya berat dan tua. Maka itu wajib di koreksi. Untuk korektor warna, bisa baca di sini.
    Saya pakai: Max Factor Liquid Concealer (saya campur pakai eyeshadow oranye untuk menutup dark circle)

  4. Set dengan bedak tabur yang ringan
    Segala sesuatu yang creamy akan lebih awet dan nggak gampang geser kalau di set dengan yang berbentuk bubuk. Biar nggak kelihatan dan terasa berat, pilih bedak tabur yang translucent dan tanpa coverage.
    Saya pakai: Skinfood Buckwheat Loose Powder

Eyes
 

Menurut saya untuk sehari-hari sih nggak perlu pakai eyeshadow sama sekali, bahkan eyeshadow warna netral sekalipun. Bulu mata palsu juga nggak perlu sih menurut saya. Bibir udah menarik perhatian, jadi mata perlu dinetralkan. Jadi kita memang bisa agak nyantai di area mata :D.
  1. Pakai eyeliner tipis aja pada garis ujung luar bagian atas mata
    Ehm..sebenernya kalau masalah eyeliner, ini disesuaikan saja dengan bentuk mata. Kalau mata kamu bentuknya udah bagus dan nggak perlu eyeliner ya nggak pakai nggak papa. Tapi saya perlu sedikit bantuan eyeliner biar mata saya kelihatan "mbukak". Saya cuma pakai tipis-tipis di ujung luar garis atas mata, biar mata berkesan terbuka tapi nggak berat.
    Saya pakai: Mei Linda Perfect Storm Eyeliner (review di sini)

  2. Pakai shimmery eyeliner warna terang (atau putih juga oke) pada garis bawah mata/ waterline
    Ini untuk kesan mata lebih hidup dan cute. Tapi di waterline aja loh ya, jangan terlalu jauh dari mata atau terlalu ke bawah karena malah akan menciptakan ilusi seolah-olah mata berkantong.
    Saya pakai: NYX JEP Chasmere

  3. Ulaskan mascara dengan efek melentikan pada bulu mata atas dan bawah
    Saya pakai: Maybeline Cat Eyes Mascara

  4. Bentuk dan isi alismu dengan tebal dan dengan warna yang gelap
    Bold eyebrow ini cocok untuk menyeimbangkan riasan mata yang kesannya naked. Dan lagi, bold eyebrow bikin keseluruhan muka lebih kelihatan muda loh! Tutorial bikin alis pernah saya tulis di sini.
    Saya pakai: The Face Shop Design My Eyebrow warna Black-Brown


Lips


Dan sampailah kita pada artisnya, yaitu bibir :D. Yang sulit dalam memakai lipstik merah itu adalah membentuk bibir. Kita nggak boleh ngasal main oles, apalagi buat yang lekukan bibirnya tipis. Salah-salah malah kelihatan datar nanti.

Seharusnya sih langkahnya, si bibir dibentuk dulu pakai pensil bibir. Tapi berhubung saya nggak punya pensil bibir, jadi saya pakai bantuan kuas lipstik aja. Bentuk garis batas bibir pelan-pelan pakai lipstik, yang diaplikasikan dengan kuas lipstik yang kecil. Baru setelah garis pinggirnya rapih, isi tengahnya.
 
Yang harus diperhatikan:
  • bagian cupid bow
    kalau asal oles, biasanya bagian cupid bow akan terlihat datar tanpa lekukan. Jadi memang puncak bibir ini harus dibentuk pakai pensil/kuas bibir.
  • sudut kanan kiri bibir
    semakin kesudut, bibir kita semakin kecil kan. Nah, sering tuh saya lihat orang pakai lipstik merah, tapi sudut-sudutnya kelewatan, nggak dilipstikin. Makanya ini pentingnya pakai kuas. Kuas yang kecil bisa menjangkau sudut-sudut ujung bibir.

Finishing


Sapukan hiliter tipis-tipis ke bagian wajah yang diperlukan (post mengenai hiliter silahkan lihat di sini), tata rambutmu dengan rapi, dan pakai outfit warna cerah

Done!


Saatnya selpih-selpiihhh




(sekali-sekali OOTD ah :D)

10 comments:

  1. cakep sekali. bener juga ya bentuk bibirnya harus maksimal juga kalo udah pake merah2 gitu. Kece mbak :**

    ReplyDelete
    Replies
    1. Trimakasi, Raica :3
      Hooh, lekukan (cupid bow)-nya suka ilang kalau nggak dibentuk ><

      Delete
  2. Mbanx cantik pake lipstik merah...
    Nanya donk mba...lipstik merah lokal yang bagus trus awet pke kondangan apa dunk mba...lg pengen nyoba nih...
    Mohon pencerahannx...hehehe....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau mau awet pilih yang matte aja. Aku rasa semua merk lokal sekarang udah ngeluarin kok lipstik matte. Dan warna merah pasti ada lah ya :)

      Delete
  3. Mba arum cocok banget pake lipstick merahhhhhj .. tcakepppp ^^

    ReplyDelete
  4. Mbak racun ini cantik deh pake lipstik warna apapun 😀 mbak pande pake lipstik kalo aku kadang masih susah soalny gak pande make kuasnya kak,baru belajar make up sih 😊 hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasiihh. Belajar dong biar pande :D

      Delete

Hai, terima kasih sudah mampir di sini dan berkomentar dengan sopan ;).
Komentar yang menyertakan link hidup dan kometar yang sifatnya mempromosikan website komersil/ barang jualan akan dihapus.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...