Cara Membersihkan Brush Make Up Sampai Bersih

4 comments
Cara membersihkan make up brush

Kali ini sebagai anggota Asosiasi Kulit Sensitif Nggak Bisa Jorok saya mau kembali numpang di blog Mbak Arum untuk menyampaikan pesan layanan masyarakat: Tolong itu Brush Make Up nya Dibersihkan Secara Berkala.

Selain penting untuk keberlangsungan ‘nyawa’ make up brushmu kedepannya, membersihkan brush make up juga penting untuk menjaga agar kulitmu tetap aman dari debu debu jahat dan sisa sisa kotoran yang bisa membuat kulitmu alergi, bruntusan, berjerawat dan lain-lain.

Sebelumnya Mba Arum sudah pernah membahas mengenai perawatan brush disini, kali ini saya melengkapi saja biar mangtap, begidu.


Kapan Harus Membersihkan Brush?

Jadi, saya punya golden rule, bersihkan brush sesudah dipakai dan cuci brush minimal setiap bulan. Ini minimal ya, karena saya sendiri jarang menggunakan brush sebagai aplikator make-up. Pada hari-hari tertentu dimana saya harus terus menerus berdandan menggunakan brush, maka saya akan mencuci brush setiap minggu.

Tapi jangan keseringan juga, nanti malah brushnya nggak bisa ‘ngangkat’ make up dengan baik. Pokoknya kuncinya adalah jangan sampe warna make up yang lama nempel di brush mempengaruhi warna make up yang baru digunakan.

Selain itu, kalau saya baru membeli brush, maka saya akan mencuci brush tersebut terlebih dahulu sebelum digunakan. Ini sebenarnya setengah karena saya parnoan, setengahnya lagi karena saya nggak suka bau brush baru yang waxy. 

PS: Jangan kaget kalau pada saat pertama kali mencuci brush, bristle alias bulu-bulu brushnya bakal sedikit mbrodol alias rontok. Ini wajar karena memang seringkali ada sisa bulu-bulu yang nempel dari proses trimming bristle. Cuci perlahan aja, jangan dikucek. 

Tapi kalo rontok terus (bahkan saat diaplikasikan ke muka) berarti kualitas brush-mu sedikit kurang :(

Apa beda membersihkan brush dan mencuci brush?

Ada kalanya setelah menggunakan gel eyeliner, saya akan langsung wipe brush tersebut dengan tisu pembersih make up. Tujuannya supaya si eyeliner gel nggak nempel terus bikin brushnya jadi keras dan berkerak. Ini saya sebut sebagai membersihkan brush ya.

Sedangkan untuk brush eyeshadow yang pastinya kena powder eyeshadow beraneka warna, saya lap saja dengan tissue biasa, tujuannya supaya warna nggak nyampur aja gitu. FYI ini ga bersih banget, jadi kalau kalian perhatiin baik baik pasti masih ada sisa warna yang nempel gengges

Kalau kalian ada budget lebih, bisa pake color cleaner seperti di post ini. Silahkan dicek ya.

Nah, baru deh sisanya saya cuci brushnya dengan brush cleanser.

cara membersihkan make up brush

Brush Cleanser Seperti Apa yang Bagus?

Dulu zaman kuliah dan belum punya banyak uang seperti sekarang, saya selalu mencuci brush menggunakan SUNLIGHT alias SABUN CUCI PIRING. Lalu bermodalkan googling-googling, saya menemukan kalau kamu juga bisa mencuci pake shampoo bayi ataupun gentle cleanser. 

Tapi jujur emang sabun cuci piring yang paling mantap karena foundation full coverage manapun langsung luntur tur tur tur begitu kena sunlight. Hanya saja, untuk brush-brush dengan bristle yang natural, Sunlight ini sedikit bikin brushnya kering dan jadi agak lebih kaku gitu. Kalau buat yang sintetik sejauh ini aman saja. 

Mbak Arum juga pernah bahas cara membersihkan brush dengan EVOO. Coba dicek ya.

Sekarang saya menggunakan brush cleanser, ada banyak merk brush cleanser yang bisa kamu coba ya.  Silahkan sesuaikan budget dengan kebutuhan.

cara mencuci brush make up

Bagaimana Cara Mencuci Brush Make Up Yang Benar?

Di awal-awal memiliki make up brush, saya mencuci brush saya dengan cara mengucek dan memeras si bristle sampai gepeng. Cara ini jangan ditiru, karena berpotensi merusak bentuk bristle. Karena hal ini fan brush saya mendadak jadi brush berbentuk tapal kuda dan nggak bisa digunakan lagi.

Sekarang saya menggunakan brush cleansing pad yang bentuknya ada geriginya untuk deep cleansing. Kalau kalian nggak punya, kalian bisa pake centong nasi yang ada geriginya, atau bahkan pake piring biasa yang rata permukaannya. 

Caranya adalah dengan mencelupkan brush kedalam cleanser pilihanmu yang sudah dicampur air, kemudian dengan gerakan lembut dan memutar, putar-putar brush kalian di cleansing pad atau wadah apapun seperti sedang melukis sampai keluar residu make up yang nempel di brush dan brush keliatan bersih. Jangan ditekan banget ya, bayangkan kalian pelukis yang sedang mewarnai langit, ceileh. 

Setelah itu bilas dengan air bersih yang mengalir dengan posisi bulu brush miring ke bawah supaya airnya mengalir. Kalau masih banyak sisa warna yang belum keangkat, celupin ke brush cleanser lagi dan ulang kegiatan putar-putar brushnya ya lalu bilas lagi. Kalau sudah beres, setelah bilas, tekan tekan lembut bristle brushnya supaya excess airnya bisa keluar semua. Jangan dikucek ya, ditekan lembut aja.

Saya tau kalian nggak sabar, tapi merawat brush memang butuh kesabaran ekstra (makanya saya sering asal aplikasiin foundie pake tangan aja karena males nyuci)

Nah untuk mengeringkan brush, kalian bisa menggantung brushnya secara terbalik atau taruh di permukaan yang datar dengan dilapis handuk microfiber atau kanebo untuk supaya permukaan tempat mengeringkan gak ikut basah. Jangan ditaruh secara tegak ya, bulir bulir air yang turun dan tertampung di dasar bristle bisa merusak brush kamu :) Tunggu semalam sampai kering. JANGAN DI HAIRDYER, GAK PERLU DIJEMUR KAYA JEMURAN DIBAWAH SINAR MATAHARI LANGSUNG. Tunggu, yang sabar. 

Yang dibersihkan dengan brush cleanser cukup bristle nya aja ya. Batang/pegangan brushnya kamu lap aja pake tisu, kalo ikut dicuci sayang, apalagi yang bahannya kayu, bisa lapuk. Kalau ada sisa warna yang nempel di pegangan brushnya, saya biasanya lap dengan tisu + alkohol 70%. 


Selesai deh. Mudah bukan?

Nah itu dia cara saya membersihkan brush make up sampai bersih. Mudah mudahan tips ini bisa membantu kalian bebersih  brush ya, saya undur diri dulu, mau ketemu sama fans club bung napi di blog sebelah. Salam olahraga!

7 Rekomendasi Parfum Wanita Aroma Enak Dengan Harga Terjangkau

10 comments

7 Rekomendasi Parfum Wanita Murah Enak dan Awet

Selera saya terhadap aroma bagus! Iya, saya tau selera saya bagus. Sudah teruji dan diakui. Mulai dari essential oil, reed diffuser, linen mist, sampai parfum, selera saya selalu bagus. Banyak yang setuju dengan pendapat saya soal wewangian tertentu. Jadi pokoknya kalau soal parfum-parfuman, saya tau kalau saya de best!

Baca juga: Review 3 Reed Diffuser Murah

Dari kuliah, saya sudah suka sekali parfum. Dan sampai sekarang saya makin suka. Tapi sekarang kan saya beli pakai uang sendiri, karena saya sudah  nggak bisa minta uang ke papi saya yang mobilnya 57 dan mewah semua itu. 61 kalau mobil dinas buat kepala pelayan, kepala urusan taman, akuntan keluarga dan koki dihitung. Tapi intinya, sekarang saya pakai parfum murah T.T.

Dan follower saya menghibur saya, kalau saat pandemi memang nggak butuh parfum mahal-mahal. Buat apa? Yang penting wangi, bikin semangat beraktifitas di rumah aja, dan saya kok jadi kangen ya terima uang saku aja nggak usah kerja T.T. Kalian yang masih kuliah nikmatilah. Percayalah, skripsi itu enak. Dunia kerja itu keras. 

Oke, berikut adalah 7 rekomendasi parfum-parfum enak yang harganya murah. Untuk informasi, saya suka parfum yang aromanya fresh sweet fruity floral pokoknya masukin aja semua kombinasi dalam satu parfum. Saya nggak suka aroma yang simpel (vanilla doang, fruity doang sampek kecut, floral doang). Saya suka aroma yang kompleks dan nge-blend dan enak. Dan saya nggak suka aroma Oud. 

Semua ini harganya di bawah 150k. Kalian sobat misqueen pasti suka. Oh tunggu dulu...saya juga misqueen sekarang T.T


Review Zoya Cotton Eau De Toilette

1. Zoya Cotton Eau De Toilette 

Harga: Rp 120 000 /50ml
Beli di sini (klik)

Dari tiga jenis aroma Zoya EDT, saya cuma suka yang Cotton atau warna biru ini. Pernah cium aroma Bath & Body Works Sea Island Cotton? Nah, Zoya ini aromanya persis plek itu, cuma harganya jauh lebih murah! Aromanya enak banget. Floral, soapy, dan clean, khas aroma parfum dengan white cotton flower. Di badan saya, aroma ini tahan lama.

Sayangnya Zoya EDT yang Cotton ini udah agak susah ditemukan. Saya belum pernah lihat langsung di toko kosmetik atau counter offline Zoya, dan di online shop-pun biasanya aroma yang ini stoknya sedikit sekali. Kenapa sih? Padahal enak banget aromanya lho, Zoy. Harusnya kamu stok banyak deh! Tapi kalau kamu nggak bisa nemuin Zoya EDT Cotton, sebagai gantinya Zoya juga punya Zoya Body Mist dan Zoya Body Sorbet (lotion) dengan aroma Cotton. Cuma ya the best-nya tetap EDT. Body mist-nya terlalu alkohol gitu, kalau EDT-nya lebih rich aroma white cotton-nya.


Review Parfum Miniso Flipped Eau De Toilette

2. Miniso Flipped Eau De Toilette

Harga: Rp 90 000/ 30 ml
Beli di counter Miniso di mall kesayangan anda tapi kalau tidak sayang juga tidak papa tetap beli.

Menurut saya Flipped adalah satu-satunya parfum Miniso yang punya aroma mahal dan cukup kompleks. Yang lain lumayan enak sih, tapi gitu doang. Kalau Flipped ini istimewa. Ketika awal disemprot aroma citrusy dan pear-nya yang keluar. Lalu perlahan-lahan aromanya jadi lebih floral dan lembut, tapi juga nggak terlalu floral banget. Imbang aja aroma segar citrusy dengan floral-nya. Aroma musky akan keluar belakangan namun nggak begitu berat. Cuma ngasih sedikit lapisan deep di aromanya. Kalau kalian pernah mencium Victoria's Secret Bombshell EDP, nah aromanya mirip itu! VS Bombshell adalah salah satu aroma favorit saya dulu sebelum jatuh miskin. Flipped mengingatkan saya rasanya kaya raya.

Kekuatan aroma Flipped ini moderat. Nggak terlalu tahan seharian, tapi juga nggak receh banget. Sayangnya ya khas Miniso, produk ini sepertinya sudah mulai susah ditemukan. Sebenernya nggak boleh ngefavoritin barang di Miniso, karena kalau mau repurchase biasanya udah susah karena produknya nggak diproduksi lagi. Flipped ini udah nggak bisa saya temui online. Tapi di beberapa offline Miniso di kota Jogja dan Solo, barangnya masih ada kok.


Review Mineral Botanica Saffron Jasmine Amber Cedar Eau De Toilette

3. Mineral Botanica Saffron Jasmine Amber Cedar Eau De Toilette

Harga: Rp 85 000 /30 ml
Beli di sini (klik) 

Saat pertama disemprot, aroma yang keluar adalah aroma woods dan aroma manis. Aroma manisnya ini mungkin dari Saffron, walau saya nggak bisa bayangin Saffron itu aromanya seperti apa. Jangankan aromanya, bentuknya saja saya embuh. Di awal-awal aromanya terasa sweet, floral dan powdery, sangat feminin. Tapi kemudian aroma kayunya mulai keluar dan mendominasi, Walau masih ada sedikit aroma manis yang tersisa, tapi kesan femininnya berkurang jauh. Aroma kekayuannya terasa sedikit artificial, tapi tetep nyaman di hidung saya.

Tebak aromanya mirip apa? Yak! Mirip MFK Baccarat Rouge 540. Walau tentu nggak persis plek ya, Mineral Botanica ini terasa lebih artificial. Tapi tetap enak kok. Dan lagi ya wajar beda kualitas lah. MFK Baccarat harganya nyaris 4 juta rupiah, kalau Mineral Botanica Saffron 100 rebuan doang. Dan Mineral Botanica ini long lasting aromanya di badan saya. Apalagi kalau pemakaiannya di-layer dengan body product lain yang senada aromanya. Favorit saya di-layer sama Scarlett Fragrance Brightening Body Lotion Charming.

Baca juga: Review Scarlett Brightening Shower Scrub, Body Lotion, dan Body Scrub


Review Eau De Zwitsal Body Mist For Adult

4. Eau De Zwitsal Body Mist For Adult

Harga: Rp 30 000
Beli di sini (klik) --> diskon jadi Rp 22 500

Aromanya Zwitsal banget! Litteraly aroma bayi khas produk-produk Zwitsal, yang nggak usah saya jelasin lagi enaknya kayak apa. Tentu saja ketahanan aromanya nggak bisa dibandingin lah sama EDT apalagi EDP, karena ini cuma body mist. Tapi kalau dibandingin baby cologne-nya, percayalah ini jauh lebih tahan lama.

Dulu pernah ngetren parfum Zwitsbaby yang katanya aromanya kayak Zwitsal. Tapi ternyata nggak mirip blas. Aroma si Zwitsbaby itu bener-bener mengecewakan, cuma aroma musky powdery yang terkesan murah, dan bahkan dia bukan produk asli Zwitsal. Tapi produk ini beneran Zwitsal Body Mist yang dikeluarkan secara resmi oleh Unilever. Aromanya memang semirip itu sama aroma produk-produk Zwitsal baby, dengan ketahanan aroma yang lebih bagus.


Review Jeanne Arthes Amore Mio Eau De Parfum

5. Jeanne Arthes Amore Mio Eau De Parfum for Woman

Harga: Rp 135 000/ 100 ml
Beli di sini (klik)

Jeanne Arthes Amore Mio warna pink ini adalah aroma aman saya. Aroma yang sudah pasti saya suka, nggak bikin pusing, nggak neko-neko. Notes-nya adalah fruity-floral. Aromanya manis, segar, dan ringan. Buat saya sih sangat cocok untuk sehari-hari. Jujur saya nggak bisa banyak omong karena punya saya produknya udah abis. Yang jelas aromanya sangat menyenangkan, walaupun nggak tahan lama di saya, tapi ya udah lah murah kok minta awet. Kalau kata orang-orang, Jeanne Arthes Amore Mio ini adalah dupe dari Nina Ricci for Woman, tapi embuh ya saya belum pernah coba Nina Ricci.

Lalu yang kedua, botolnya bulky, tutupnya kayak ular melingker dan gampang coplok. Meskipun aesthetic dipajang, tapi parfum ini nggak travel friendly babar blas. Agak repot ya, karena dia nggak tahan lama jadi harus disemprot berkala tiap 3-4 jam, tapi mau bawa-bawa juga males karena botolnya gede dan berat dan tutupnya bentuknya kayak uler.


Review BrunBrun Paris Histoire d'Amour Eau De Toilette

6. Brunbrun Paris Histoire d'Amour Eau De Toilette

Harga: Rp 64 900 /11 ml
Beli di sini (klik)

Nada aromanya seperti Zoya Cotton EDT, yaitu white floral, soapy, dan clean. Tapi jujur ya, enakan Zoya. BrunBrun ini aromanya lebih nyegrak, lebih kuat, dan pokoknya agak beda. Tetap enak kok, apalagi untuk kelas parfum 60 ribuan saya lumayan surprise nemu parfum dengan aroma enak dan tahan lama begini. Apalagi dia ini botolnya kecil dan simpel, jadi sangat travel friendly. Ini parfum favorit saya kalau untuk dibawa-bawa.


Review Bath & Body Works Warm Vanilla Sugar Fine Fragrance Mist

7. Bath & Body Works Warm Vanilla Sugar Fine Fragrance Mist

Harga: Rp 170 000 /236 ml
Beli di sini (klik)

Awalnya saya agak bingung mau masukin ini atau enggak, karena ini nggak tergolong murah sih. Tapi Bath & Body Works juga bukan high-end brand, dan Warm Vanilla Sugar ini aromanya juga enak banget dan udah bertahun-tahun jadi aroma andalan saya. Lagi pula BBW punya versi travel size-nya yang harganya lebih murah, dan saya nemu BBW mist ini di online shop dengan harga yang lebih murah, jadi ya sudah saya masukin aja.

Aromanya manis Vanilla, tapi enaaakk banget! Nggak simpel vanilla doang, nggak gourmand banget sampai bikin eneq, manis tapi masih sopan. Sedikit ada aroma musky di akhir-akhir, tapi musk-nya juga tipe yang enak dan masih ada manis-manisnya. Ini body mist andalan saya kalau udara lagi dingin atau musim hujan. Kekuatan aromanya moderat, karena ini kan cuma body mist bukan parfum.

Dan maaf ya khusus yang ini harganya di atas 150 ribu. 


Mari kita misqueen bersama. Bersama kita misqueen dalam keadaan wangi.

Review BLP Lip Bullet - Swatch All Shades

2 comments

Review BLP Lip Bullet Swatch

Laci makeup divisi lipstik saya sekarang penuh dengan koleksi lipstik dari BLP. Ya Lip Coat, Lip Bullet, Lip Gloss, bahkan saya yang nggak biasanya suka lip tint, punya satu BLP Lip Tint. Dari semuanya, saya saat ini sedang suka dengan Lip Bullet. Lip Coat-nya juga enak sih, tapi saat ini saya sedang agak bosan dengan matte lip cream. Jadi yang sering saya pakai saat ini adalah Lip Bullet.

Tapi kali ini saya nggak akan ndakik-ndakik nemen leh review BLP Lip Bullet, karena saya udah pernah review semua varian lipstik dari BLP, termasuk Lip Bullet-nya. Saya hanya akan menekankan kepada deskripsi warna, swatch dan FOTD saja, pamer kecantikan dengan polesan lipstik mahal saya yang warnanya lengkap agar kalian iri. Saya akan swatch semua warnanya, termasuk 4 shades terbarunya, karena saya punya semuanya. Iri, kalian? Iri?!

Baca juga: Review BLP Lipstick All Varian

Review BLP Lip Bullet - Swatch All Shades


Secara singkat, BLP Lip Bullet adalah lipstik dengan packaging, tekstur, dan warna yang hooh banget! Packaging-nya monokrom, dengan warna sesuai warna produknya. Tutupnya juga rapet dan kenceng, nggak bakalan kebuka sendiri pas kita taruh di-pouch kecuali kamu nutupnya nggak sampai bunyi mak-klik. Nggak usah ditanya lah ya, packaging-nya beneran kelas dan minta dikoleksi banget. 

Pilihan warnanya juga kekinian. Dan teksturnya sangat nyaman. Buttery, meluncur lembut di bibir,  nggak patchy, nggak accentuate dry patch area, pokoknya hits deh! Hits! Lalu pigmentasinya bagus semua, bisa cover bibir secara keseluruhan, jadi nggak usah khawatir buat yang bibirnya hitam pinggirannya. Bakalan rata ketutup kok.

Lalu kelebihannya lagi adalah konsistensi kualitasnya. Kedelapan warnanya punya tekstur dan pigmentasi yang sama. Saya sering menemui lipstik satu merek, tapi beda warna pigmentasinya juga beda. Dan nggumun saya itu, yang begitu itu bagian quality control-nya gabut apa bagaimana? Nah, BLP Lip Bullet ini bagian quality control-nya bekerja dengan baik dan semoga dinaikin gajinya.

Kekurangannya kayaknya sih dia nggak tahan panas. Karena punya saya yang warna Licorice potol dalam pengiriman (karena shade ini memang lama pas pengiriman karena ada kendala di ekspedisi). Tapi yang lain aman sih. Finish-nya satin. Jadi nggak matte, tapi juga nggak glossy. Pas aja gitu buat pemakaian sehari-hari.

Ya sudah, langsung kita swoj saja. Ini arm swatch. Nggak penting sih, tapi biar ada gambar yang bisa dikasih judul "swatch all shades BLP Lip Bullet" karena kata kak Agi itu bagus untuk SEO:

Swatch BLP Lip Bullet All Shades Semua Warna


Nah, masuk ke bagian pentingnya. Ini dia lip swatch dan FOTD pakai 8 warna BLP Lip Bullet:


BISCOTTI

Swatch BLP Lip Bullet Biscotti

Biscotti ini warnanya medium peachy orange. Ini adalah BLP Lip Bullet pertama yang saya punya. Awal beli saya kira jatuhnya bakalan lebih pale, tapi ternyata ini warna medium. Awalnya agak kecewa karena berharap nude orange yang pale, tapi lalu saya move on. Ini cantik juga kok. Seger buat sehari-hari. Tipikal warna oranye yang nggak bikin muka terlihat kusam.


CANNOLI

Swatch BLP Lip Bullet Cannoli

Cannoli adalah warna beige dengan hint mauve dan grey. Lagi-lagi, awalnya saya pikir ini warna nude mauve biasa. Tapi setelah saya coba sendiri ternyata greyish dan secantik ini. Duh...kok nggak dari dulu beli ya. Warnanya mengingatkan saya sama BLP Lip Coat Maple Waffle yang merupakan salah satu warna favorit saya di BLP Lip Coat.


PAVLOVA

Swatch BLP Lip Bullet Pavlova

Pavlova adalah warna nude beige dengan hint peachy pink. Ini warna paling pale di semua koleksi BLP Lip Bullet. Tapi walau pale, perpaduan beige, pink, dan peach-nya seimbang dan pas banget, jadi bikin lipstik ini masih wearable dan ngga bikin muka kita kelihatan kayak jenazah. Saya pernah liat Pavlova dipakai oleh selebgram yang kulitnya gelap, dan masuk-masuk aja lho! Nggak wagu.


LICORICE

Swatch BLP Lip Bullet Licorice

Licorice adalah permen pedes obat batuk andalan keluarga. Licorice warnanya coklat gelap dengan hint merah dan ungu. Saya agak bingung mendefinisikan ini tuh cool tone atau warm tone, karena memang ada merahnya tapi ada ungunya. Kalau dilihat agak-agak cool tone, tapi di kulit kuning saya ya masuk-masuk aja. Licorice ini kalau saya perhatikan adalah warna favorit banyak orang, tapi jujur aja saya kurang suka warna ini. Mungkin saya bukan orang. Saya superstar.


Nah, sekarang kita masuk ke-new shade BLP Lip Bullet:


PARFAIT

Swatch BLP Lip Bullet Parfait

Parfait adalah warna merah gelap dengan hint kecoklatan. Ini tipe merah yang saya suka banget! Ini jenis statement colour tapi tetap flattering jatuhnya. Buat yang sedang bingung cari lipstik warna merah, Parfait ini bisa dijadikan lipstik merah pertamamu karena nggak bakalan salah.


PRETZEL

Swatch BLP Lip Bullet Pretzel

Pretzel ini nude beige dengan hint peachy dan sedikiittt ada hint grey. Buat saya Pretzel adalah MLBB, paling sering saya pakai sehari-hari. Kalau pengen agak segeran dikit, dalemnya sama ombre pakai Parfait dikit.


Lihat ombre Pretzel dan Parfait di sini (klik).


PUMPKIN

Swatch BLP Lip Bullet Pumpkin

Pumpkin adalah oranye medium dengan hint kecoklatan. Tipikal lipstik fall season, hangat dan kecoklatan. Kalau kamu punya BLP Lip Coat Pumpkin Sorbet, nah, warnanya mirip ini. Di foto entah kenapa terlihat lebih neon ya. Aslinya warnanya lebih mendam kecoklatan dan lebih natural.


POPSICLE

Swatch BLP Lip Bullet Popsicle

Popsicle adalah muted medium pinky mauve. Jujur bukan jenis warna yang saya suka di lipstik brand lain. Biasanya saya nggak akan pilih warna ini. Tapi pas nyobain BLP Lip Bullet ini, kok jatuhnya bagus-bagus aja ya. Warnanya memang muted, nggak neon sama sekali, tapi kesannya seger di bibir.


Nah, itu dia semua warna BLP Lip Bullet. Dan saya beneran bingung kalau harus nentuin favorit, karena memang cantik-cantik banget warnanya. Untuk warna nude, saya bingung lebih suka Pavlova atau Pretzel. Warna medium, saya suka Cannoli. Untuk warna yang deep saya suka Parfait dan Pumkin.

Lalu untuk menjawab banyak pertanyaan yang sering dilayangkan di DM saya, ini saya swatch beberapa warna yang (( dituduh )) mirip:


Review Lipstick BLP Lip Bullet
Kiri ke kanan:
BLP Lip Bullet Pavlova
BLP Lip Bullet Pretzel
BLP Lip Coat Butter Fudge
BLP Lip Bullet Cannoli
BLP Lip Coat Maple Waffle
BLP Lip Bullet Pumpkin
BLP Lip Coat Pumpkin Sorbet


BLP Lip Bullet Pavlova vs BLP Lip Bullet Pretzel:
Sama-sama nude, tapi Pavlova lebih terlihat terang karena hint pinky peach-nya. Sementara Pretzel terlihat lebih nude karena ada greyish-nya. Pretzel juga lebih warm dan peacy kalau dibandingkan Pavlova.

BLP Lip Bullet Pretzel vs BLP Lip Coat Butter Fudge:
Sama-sama nude beige dan cocok untuk base ombre. Pretzel ada kesan greyish-nya, kalau Butter Fudget tidak.

BLP Lip Bullet Cannoli vs BLP Lip Coat Maple Waffle:
Nuansanya sama-sama medium beige dengan hint greyish mauve. Tapi Cannoli lebih kuat kesan mauve-nya.

BLP Lip Bullet Pumpkin vs BLP Lip Coat Pumpkin Sorbet:
Dua warna ini mirip. Cuma Pumkin Sorbet terlihat lebih deep karena teksturnya yang creamy dan pekat. Tapi sebenarnya keduanya mirip kok.


Harga BLP Lip Bullet


Harga BLP Lip Bullet ini adalah Rp.129.000 /3,5 gr. Harga segitu worth it kok untuk segala ke-hooh-an produk ini. BLP sebenernya beberapa kali ada hajatan diskon, tapi BLP Lip Bullet ini nggak pernah ikut kediskon. Mungkin karena terlalu hits.

Sekian dari Dek Arum yang nggak pernah diskon rate kerjasamanya karena masih terlalu hits.