Wednesday, November 28, 2018

Paduan 10 Step Skincare Rutin

10 step skincare

Dulu itu saya pernah nulis soal basic skincare CTMP, dan banyak yang request lanjutannya. Tapi saya belum bikin-bikin, bukan semata-mata karena saya sibuk, tapi karena saya males. Mwehehehehe. Nah mumpung sekarang ini saya sedang tidak malas, saya akan lanjutkan artikel tersebut dengan: 10 Step Skincare Routine.

Wajib Baca Dulu: Basic Skincare CTMP

Tapi sebelumnya saya mau bacot-bacotin kamu sikit dulu ya. Jadi yang namanya skincare itu sebenarnya nggak luput juga dari tren. Jaman saya SMA dulu, tren skincare ya cuma sabun muka Biore dan pelembap merk Ponds. Lalu berkembang, berkembang, berkembang sampai dengan 10 step skincare. 10 step skincare itu baru step garis besarnya ya. Dalam setiap step-nya masih bisa beranak lagi. Misalnya step hydrating toner, ada yang mengamalkan 7 step skin atau pakai hydrating toner berlayer-layer. Step serum juga banyak yang layering sampai pakai 3 produk serum dalam sekali pakai. Ribet betul ya kehidupan ini?

Tapi akhir-akhir ini, tren skincare saya amati malah seperti kembali ke basic. Para skincare influencer banyak yang menggalakkan untuk kembali ke rutin CTMP saja, atau istilahnya detox skincare. Kalau saya? Nggak, saya nggak ikut-ikut menggalakkan, karena saya orangnya (( TIDAK GALAK )). Kalau saya sih biasanya menyarankan lebih ke merasakan sendiri apa yang kulit kita butuhkan, lalu coba-coba produknya sendiri. Alias males mikirin kulit orang lain sih sebenernya. Yhaa dokter bukan, SPG Wardah bukan, digaji juga tida, berjiwa sosial pun tida~~

Nah, buat yang sudah khatam CTMP, dan ingin menambah produk, saya akan berikan panduan urutan skincare. Ini urutannya saja ya. Bukannya kamu harus menambahkan semua. Tapi cuma sekedar biar kamu tahu dan tidak ndesit-ndesit amat, misal pengen nambahin face oil, itu ditaruhnya di step mana, begitu.

Begini urutannya bila memakai 10 step skincare lengkap:
  1. Cleanser (First Cleanser & Second Cleanser)
  2. Exfoliator (Acid Toner/ Face Scrub/ Clay Mask)
  3. First Essence
  4. Hydrating Toner
  5. Essence/ Serum/ Ampoul
  6. Sheet Mask
  7. Face Oil
  8. Emulsion
  9. Moisturiser
  10. Sunscreen/ Sleeping Mask

Yang saya beri hightlight (( JAMBON )) tersebut adalah step CTMP atau basic skincare, yang wajib dipakai ya. Penjelasannya sudah saya tuliskan di artikel mengenai CTMP, jadi nggak akan saya tuliskan lagi. Nah, sisanya itu adalah produk tambahan, yang boleh diseselkan apabila perlu. Bila merasa tidak perlu (atau tidak punya wang alias misqueen), ya tidak usah tidak papa karena initu tidak wajib seperti Upacara bendera 17 Agustus.


1. Cleanser
Ada di blogpost Basic Skincare CTMP


2. Exfoliator

Exfoliator ini gunanya adalah untuk deep cleansing atau pembersihan kulit secara maksimal. Fungsinnya agar kulit lebih bersih dan sel-sel kulit mati terangkat, sehingga kulit lebih halus dan cerah, serta produk-produk perawatan yang kita pakai setelahnya bisa bekerja dengan maksimal. Tapi exfoliator ini nggak boleh digunakan secara berlebihan, karena sifatnya abrasive ke kulit. Selain nggak boleh dipakai berlebihan, jangan pernah coba-coba pakai exfoliator kalau kamu masih suka malas pakai hydrating toner dan sunscreen. Bisa meleduk meleduck nantik rai-mu, sis.

Exfoliator ini terdiri dari dua jenis, yaitu physical exfoliator dan chemical exfoliator. Physical exfoliator ini contohnya scrub wajah, clarisonic, foreo luna, dan segala macam sikat wajah. Sedangkan chemical exfoliator ini biasa kita kenal dengan nama acid toner.

Saya sendiri karena alasan yang pernah saya jelaskan, saat ini menghindari physical exfoliator, dan lebih memilih menggunakan acid toner.


Physical exfoliator yang pernah saya coba: Miniso Clarisonic Cleansing Brush, Ristra Scrub Cream, Safi White Expert Deep Exfoliator, St Ives Apricot Scrub.
Chemical exfoliator yang pernah saya coba: Cosrx AHA/BHA Clarifiying Treatment Toner, Cosrx BHA Blackhead Power liquid, Benton Aloe BHA Skin Toner, Pixy Glow Tonic, The Ordinary Glycolic Acid 7% Toning Solution.
Produk kombinasi antara physical dan chemical exfoliator: Neogen Bio-Peel Gauze Peeling.


3. First Essence

First essence ini berbeda dengan essence ya, mohon tidak dikelirukan. Step pemakaiannya pun berbeda. Essence ada di urutan kelima, sementara first essence dipakai sebelum hydrating toner. Jangan kebalik ya, first essence dulu baru hydrating toner.

First essence ini basically adalah essence/ serum, tapi bentuknya cair sehingga lebih mudah diserap kulit. Produk first essence yang baik akan membantu nge-boost kinerja skincare yang akan kita aplikasikan selanjutnya. Konon kalau sudah pakai serum macem-macem berasa nggak ada yang ngefek, bisa deh dicoba tambahin first essence ini di step awal skincare.

Produk ini biasanya sih mengandung bahan berbasis fermentasi, tapi nggak selalu ding. Proses fermentasi menghasilkan enzin yang menguraikan bahan aktif, sehingga lebih mudah diserap oleh kulit. Misal fermentasi sake, beras, jamur, atau herbal-herbalan lainnya. Tapi ya konon fermentasi-fermentasi begini bisa memicu fungal acne buat yang punya bakat.

First Essence yang pernah saya coba: SK II FTE, Missha Time Revolution FTE (ini bagus banget sayang discontinue), Avoskin PHTE, Secret Key STE, Tosowoong Timeshift First Essence.


4. Hydrating Toner
Ada di blogpost Basic Skincare CTMP


5. Essence/ Serum/ Ampoul

Jadi begini, Ferguso. Sejatinya yang namanya essence, serum dan ampoul itu ada di slot yang sama. Pokoknya initu penamaannya ya tergantung merknya. Ada yang dinamai essence, serum atau ampoul, suka-suka yang bikin. Tapi definisi produknya sih sama aja. Mudeng ora, sih? Susah jelasinnya tu.

Kalau mau layering slot ini, ya lihat saja mana yang lebih encer dan cepat meresap, itu yang dipakai duluan. Selanjutnya kita sebut serum saja ya, karena ini sebutan yang paling umum.

Serum sendiri adalah produk yang punya konsentrasi bahan aktif yang tinggi, serta struktur molekul yang lebih kecil daripada cream, sehingga produk ini bisa bekerja dengan lebih efektif di kulit dan lebih tertarget. Halah. Bingung lagi aku njelasinnya. Pokoknya begitu lah! Serum ini biasanya tidak mengandung bahan yang oclusive. Jadi penggunaannya ya memang nggak bisa single use, dan nggak bisa menggantikan krim pelembap. Harus ditutup dengan pelembap yang sifatnya oclusive, agar produk tidak menguap dan keluar dari kulit setelah diaplikasikan.

Serum yang pernah saya coba: The Ordinary Hyaluronic Acid Serum, The Ordinary Buffet, Skine87 Vit C Serum, Elsheskin Radian Skin Serum, Nature Republic Rose Essence, Benton Snail Bee High Content Essence


6. Sheet Mask

Sheet mask ini adalah masker berbentuk lembaran tissu yang isinya essence dalam jumlah yang sangat banyak. Cara kerjanya adalah, essence yang sangat buanyak itu, "dipaksa" masuk ke kulit kita dengan bantuan tissu mask tadi. Jadi mau nggak mau, kulit kita harus minum si essence yang terkandung dalam sheet mask. Itulah mengapa sheet mask ini efektif banget kalau untuk urusan menghidrasi dan mengatasi permasalahan kulit.

Karena kandungannya sendiri udah essence, jadi sebenernya sih nggak papa kita skip essence/ serum/ ampoul (nomer 5), kalau pas pakai sheet mask. Tapi kalau mau tetep pakai ya nggak papa juga, nggak masalah selama cocok. Dan lagi-lagi karena kandungannya essence, jadi dia nggak mengandung bahan-bahan yang sifatnya oclusive. Jadi sheet mask tidak dipakai di step terakhir skincare, karena setelahnya masih harus disegel lagi, sama seperti serum.

Sheet mask yang pernah saya coba: waw banyak banget! Kayaknya hampir semua sheet mask yang dijual di Guardian dan Watsons udah pernah saya cobain. Tapi saya sih lebih suka produk korea yang murah meriah kalau untuk sheet mask, misalnya The Face Shop, Etude House, Innisfree, Holika-Holika, Tony Moly, dan Nature Republic.


7. Face Oil

Terkadang disebut juga serum oil. Kalau pilihan produknya bener, ini adalah produk yang buanyak banget kandungan nutrisinya. Nah, face oil ini menurut saya adalah produk yang ada harga ada rupa. Mendingan nabung deh untuk dapetin face oil dengan kualitas ingredient yang memang bagus, daripada asal coba yang murah (asal beli minyak pokmen yang penting face oil-an) dan ingredient-nya githu doang.

Pemakaian face oil ini paling baik dilakukan dalam kondisi kulit yang masih basah. Jadi ya kalau saya pakai face oil, itu sudah sepaket sama pemakaian face mist. Udah nggak bisa diganggu gugat itu. Kalau pakai face oil tanpa didahului face mist, kulit saya seringnya sih malah jerawatan.

Lihat juga: Cara Pakai Face Oil

Nah, saran slot pemakaian face oil ini seringkali berbeda-beda sih. Ada yang bilang, karena ini minyak, jadi paling oke buat wraping atau di step terakhir skincare. Tapi kalau saya sendiri, lebih nyaman begini. Kulit saya sukanya begini. Kalau logika saya, nutrisi face oil ini banyak banget, jadi agak sayang aja kalau ditaruh di step paling akhir. Bahkan kalau pas kulit lagi kering-keringnya, saya suka tuker posisi step sheet mask dan face oil. Saya pakai face oil dulu baru sheet mask, agar oil yang saya pakai ikutan dipaksa masuk oleh tissu maskernya.

Saya sendiri belum begitu banyak coba face oil, karena ya saya masih baru sih nyoba-nyobain produk ini. Tapi yang pernah saya coba: Bhumi Multi Targeted Face Oil, Sensatia Botanicals Facial Hydrate, Pure Argan Oil, Pure Rosehip Oil, Grapeseed Oil.


8. Emulsion

Emulsion ini sebenernya adalah pelembap juga, tapi dia lebih ringan dan lebih gampang menyerap daripada produk moisturiser yang berbentuk cream pada umumnya. Jadi teorinya sih, kalau langsung pakai cream yang "berat", nutrisinya akan susah diserap oleh kulit. Maka ya pakai emulsion dulu yang sifatnya ringan, baru kemudian ditutup dengan cream yang lebih oclusive.

Untuk produk emulsion sendiri, yang secara khusus ngaku kalau dia emulsion itu biasanya dari brand Korea Teksturnya biasanya lotion ringan dan agak watery gitu. Ada kandungan oclusive-nya tapi dikit. Nah, saya pribadi sih nggak pernah pakai emulsion Korea. Tapi saya suka pakai produk pelembap yang kandungan humectant-nya tinggi di slot emulsion. Contoh produk yang saya pakai: Hada Labo Gokujyun Milk dan Langsree Aqua Hydrating Power Cream.


9. Moisturiser
Ada di blogpost Basic Skincare CTMP


10. Sleeping Mask

Sleeping mask adalah produk masker tanpa bilas, yang dipakai di step terakhir skincare pada malam hari. Jadi walau namanya masker, tapi produk ini bentukannya kayak cream biasa. Yang kalau dipakai menyerap dan lalu dibawa tidur sampai pagi.

Sejujurnya saya tu agak bingung sama konsep sleeping mask. Produk sleeping mask ini biasanya teksturnya malah ringan, seperti gel, namun performa untuk menyegel kelembapannya sebaik cream moisturiser. Setidaknya begitu yang saya rasakan. Berdasarkan hasil kepo sana sini, nutrisi yang terkandung dalam sleeping mask itu konon tidak sebanyak moisturiser. Jadi sleeping mask ini nggak bisa menggantikan moisturiser, melainkan dipakai bebarengan dengan moisturiser. Tapi kalau buat saya sendiri sih, skip moisturiser dan langsung pakai sleeping mask oke-oke saja kok. Kulit saya tetap bisa lembap sampai pagi.

Sleeping Mask yang pernah saya coba: Laneige Sleeping Mask, Naruko Taiwan Magnolia Night Gelly EX, Hadalabo 3D Gel.


Jadi ya kalau mau lebih diperjelas urutannya begini:

Urutan 10 Step Skincare


Catatan:

  • First Cleanser tidak dipakai di pagi hari. Karena ya malem kan kita nggak pakai makeup dan sunscreen.
  • Kalau siang nggak makeup-an, malem tetep wajib membersihkan muka pakai first cleanser. Karena siangnya kan kita pakai sunscreen. Sunscreen itu nggak cukup dibersihkan dengan sabun muka saja.
  • Exfoliator tidak dipakai di pagi hari. Pertimbangan saya sih karena exfoliator itu sifatnya photosensitif. Jadi mending malem aja.
  • Jeda pemakaian perproduk nggak ada aturan pastinya sih. Yang penting: pastikan produk sebelumnya sudah menyerap namun kulit masih agak-agak lembap begitu. Jangan pas produk masih basah-basah langsung ditumpuk, dan jangan pula didiemin terlalu lama sampai kulit terasa kering lagi (kecuali untuk acid toner)
  • Untuk Acid Toner, pakai dalam keadaan kulit kering sempurna. Setelah diaplikasikan, tunggu sampai kulit terasa kering atau produknya meresap sempurna dulu, baru lanjut first essence/ hydrating toner. Ada yang bilang Acid Toner ini didiamkan dulu selama 20 menit baru boleh ditumpuk lagi pakai produk lain. Tapi menurut saya sih nggak perlu ah. Secukupnya aja lah. 20 menit mah kelamaan keburu dilaleri, gaes.

Step-step di atas nggak wajib diikuti semua kok. Yang wajib itu cuma upacara bendera 17 Agustus dan CTMP. Jangan sampai deh pakai produk-produk tambahan banyak-banyak, tapi yang wajib malah bolong-bolong. Mending dirutinin dulu CTMP-nya. Cari produk-produk CTMP yang bener-bener cocok dan nyaman buat kulit. Kalau CTMP udah manteb, baru nambah-nambah.

Nambahnya juga nggak mesti semua kok. Boleh, misalnya, tambah exfoliator aja. Atau tambah first essence dan serum aja. Yang penting udah tau produk tersebut harus diseselin di mana urutannya. Dan kalau mau nyoba atau menambahkan step baru, sebaiknya satu per satu. Jangan langsung dua atau tiga produk ditambahin. Nanti kulitmu yang masih ndesit itu kaget lalu mbeduk.

Sudah ya. Sebenernya masih banyak hal yang bisa dibacotkan lagi terkait 10 step skincare ini. Tapi nanti artikelnya jadi terlalu panjang dan tidak SEO friendly. Jadi kapan-kapan saja kita sambung lagi.

17 comments:

  1. Hahahahah aku baru tau dek arum tydacc berjiwa sosial 😂.. Dek itu acid toner apa sambel terasi, tunggu 20 menit dilaleri 🤣🤣🤣

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tydac bund.
      Aku tida berjiwa sosyel dan suka ngeblok kolower #EmoticonSenyumDiSini

      Delete
  2. Mbak arum jan jane ki natrep aloe shooting gel kui mlebu pelembab yg bisa mengkoentjii skin care sebesebelumnya nda si?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beberapa bilang itu masuk ke toner e mbak...
      Tapi coba kita tunggu junjungan kita menjawabnya...😁😁

      Delete
    2. Natrep aloe itu bukan buat muka

      Delete
  3. Laneige Clear C Effector EX itu apa masuk first essence ya mba arum?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku belum pernah mencoba dan menyelidiki secara mendetil tapi sepertinya iya

      Delete
  4. Mbak arum nek aku pake natrep aloe sama the ordinary niacin, mana yg dipake duluan??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tidak duluan mana-mana karena natrep aloe bukan buat muka

      Delete
  5. Night cream paketan skincare tu masuk ke moosturizer kah mba arum?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dibaca aja petunjuknya bund, aku kan tida tahu produknya

      Delete
  6. Aku pernah mentok 9 step dan kadang lupa keduluan sunscreen. Sekarang mentok first and second cleanser, toner, serum, sunscreen. Kalo malem berakhir di step serum.
    Ku skip step moisturiser dgn alasan kandungannya wis sepaket sm sunscreen.
    Ku sik cari-cari review moisturaser sana-sini mbok menowo ada yg sreg di kulit dan kantong.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mending skip serum daripada skin moisturiser. Sayang sekali buang uang di serum mahal-mahal, pada akhirnya nggak bekerja dengan baik juga di kulit.

      Delete
  7. Kalau aku sih Dek Arum, karena dikau sudah ajarkan tentang CTMP yang basic, jadinya aku akan pakai pakem itu dahulu ( bilang aja ga punya wang !) soalnya kulit sudah enakan, jerawat tidak lincah seperti kalau pas mau haid, biasanya daku kalau mau haid, kulit rewel, tp sekarang engga. Alhamdulillah ~ Lagian teman ku pernah bersabda, "jika kulit udah enakan, terusin aja dengan skincare yg skrg, daripada beli-beli atau coba2 yang baru, malah boros". Karena aku ingin tetap kaya raya,aku ikutin sabda nya dia, Begitu Dek Arum.

    ReplyDelete
  8. oke aku cuma orang malas yang sesungguhnya orang misqueen 1,4,9,10 itu aja telaten tanpa kelewatan udah bagus banget :D wkwkwkwk... sejujurnya saya datang kesini karena suka baca tulisan nya mbag arum, kayak tak resapi entai'ane, ngenyek e jenengan ancen jos iso gawe kekelan :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah 14910 nya jangan dilewatkan agar tidak ndesit.

      Delete

Hai, terima kasih sudah mampir di sini dan berkomentar dengan sopan ;).
Komentar yang menyertakan link hidup dan kometar yang sifatnya mempromosikan website komersil/ barang jualan akan dihapus.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...