Mencoba Skincare Lokal Dengan Bee Venom. Ampuh Usir Jerawat dan Nggak Bikin Kulit Kering!

No comments
Review Janeeta Bee Venom Acne Series Skincare

Kalau kalian adalah pengikut instagram @racunwarnawarni, pasti udah hafal banget sama problem kulit saya. Kulit saya itu super kering tapi acne-prone. Heran, kan? Padahal biasanya yang gampang jerawatan itu kulit berminyak. Dan kondisi ini agak bikin susah, karena skincare yang targetnya adalah untuk melawan jerawat, biasanya bikin kulit saya jadi kering. Dilema banget pokoknya.

Nah, sekitaran bulan lalu, saya dapet kesempatan nyobain Janeeta Skin Expert Bee Venom 27 yang varian Acne Series. Awalnya pas ditawarin itu, saya nanya-nanya dulu panjang lebar sama pihak brand. Pihak brand meyakinkan saya kalau formulasi produk mereka ini efektif melawan jerawat dan nggak bikin kulit kering.

Ya udah deh. Cocok ya syukur, nggak cocok ya udah nggak usah di-review. Lagian sebagai beauty blogger kayaknya saya nggak boleh terlalu takut mencoba produk baru wkwkwk.

Dan kalau mau ngomongin Janeeta, yang pertama tentu saya harus ngomongin Bee Venom dulu. Jadi, Janeeta ini memang selalu menggunakan main ingredient Bee Venom dalam setiap produknya. Karena penasaran, saya pun mencari tahu mengenai racun lebah ini, dan ternyata penggunaan Bee Venom dalam produk kecantikan itu sebenarnya sudah dipercaya sejak lama lho! Bahkan sudah lama juga dipakai sebagai perawatan artis-artis Hollywood sekelas Victoria Beckham, Gwyneth Paltrow, dan bahkan dipakai oleh bangsawan seperti Kate Midleton. Cuma saya baru kali ini nyobain skincare dengan kandungan Bee Venom. Produk lokal pula.

Beberapa manfaat yang bisa didapat dari penggunaan Bee Venom adalah:
  • Membasmi jerawat
  • Mengencangkan kulit
  • Menghaluskan kulit
  • Mengecilkan tampilan pori-pori
  • Melembapkan kulit
Cuma memang Bee Venom ini penggunaannya nggak boleh berlebihan. Sedikit-sedikit saja sudah efektif. Itulah mengapa, di produk-produk Janeeta sendiri, kandungan Bee Venom ini walaupun adalah kandungan yang diunggulkan, namun nggak diletakan di ingredient list teratas. Itu karena memang ada dosis tertentu yang harus dipatuhi, agar Bee Venom-nya bisa bekerja optimal.

Rangkaian Janeeta Skin Expert Acne Series ini terdiri dari 4 produk, yang selain mengandung Bee Venom, juga ada kombinasi 27 kandungan lainnya. Makanya namanya Janeeta Skin Expert Bee Venom 27. Saya sudah coba satu persatu, jadi mari kita bahas per-produknya:


Janeeta Skin Expert
Acne Cleanser

Review Janeeta Acne Cleanser
Ingredient Janeeta Acne Cleanser

Saya akan membahas beberapa ingredient yang menarik perhatian saya ya. Yang pertama tentu Bee Venom, karena Janeeta memang ingredient spesialnya adalah Bee Venom. Saya awalnya nggak nyangka bahkan kandungan Bee Venom ini akan ditaruh juga di cleanser-nya, yaaa walau ada di dua terbawah yang artinya sedikit sekali presentasenya.

Lalu ada Melaleuca Alternifolia Oil atau lebih kita kenal dengan Tree Tea Oil, yang efektif mencegah dan mengobati jerawat. Selanjutnya Ada Panthenol atau pro-vitamin B5, Chamomille, dan Allantoin yang berfungsi menghidrasi kulit dan anti inflamasi. Sejujurnya kalau untuk cleanser, saya berkali-kali ngomong di IG story, saya kurang begitu peduli dengan active ingredient di dalamnya. Yang saya cari dari cleanser hanyalah produk yang efektif membersihkan kulit tanpa membuat kulit saya kering.

Performa Janeeta Acne Cleanser

Saya sendiri nggak ada masalah selama menggunakan sabun muka ini, suka banget malah! Sabun ini mampu bekerja dengan baik sebagai second cleanser. Meskipun busanya lumayan banyak, namun nggak bikin kulit saya kering dan iritasi. Kalau dilihat ingredient-nya pun tergolong oke ya, dia bebas dari paraben, sulfate, alcohol, dan alergen lainnya. Lalu juga tidak mengandung bahan-bahan yang terindikasi bisa menyebapkan fungal acne. Singkatnya sih, produk ini memenuhi kriteria sabun muka yang bagus menurut saya.

Yang paling saya suka dari sabun muka ini adalah aromanya. Aromanya segar dan sedikit mengingatkan saya kepada cleanser zaman saya masih kuliah, sayangnya saya lupa nama produknya. Kekurangannya mungkin di kemasan ya. Buat orang yang terbiasa memakai sabun muka dengan kemasan flip top, tentu tutup model ulir begini terasa kurang praktis.

Harga: Rp 110 000 /200 ml


Janeeta Skin Expert
Acne Toner

Review Janeeta Acne Toner
Ingredient Janeeta Acne Toner

Sama seperti Acne Cleanser-nya, toner ini juga bebas dari paraben, sulfate, alcohol, dan silicone. Lalu toner ini mengandung AHA dalam bentuk Lactid Acid, BHA atau Salicylic Acid, Tea Tree Oil, dan tentu saja Bee Venom. Dan juga mengandung beberapa bahan yang sifatnya menghidrasi.

(Catatan: Alcohol-free disini maksudnya adalah bebas dari alkohol denat ya. Ada beberapa "tulisan" alcohol dalam ingredient list-nya, namun itu termasuk fatty alcohol. Fatty alcohol sama sekali tidak menyebapkan kulit kering dan di beberapa formula skincare malah melembapkan.)

Kalau melihat ingredient-nya, BHA-nya lebih dominan dibanding AHA. Nggak heran sih, karena memang toner ini ditujukan untuk kulit yang berjerawat. Nah, kulit saya sendiri sayangnya memang sejak dulu kurang bereaksi bagus dengan BHA. BHA biasanya membuat kulit saya sangat kering. Surprisingly, Acne Toner Janeeta ini nggak bikin kulit saya kering sama sekali. Hanya saja, saya juga tidak begitu merasakan efeknya di kulit saya. Kalau kulitmu berminyak dan cocok dengan kandungan BHA, toner ini pastinya akan bekerja dengan lebih baik.

Performa Janeeta Acne Toner

Toner ini punya tekstur cair dengan warna bening, dan punya aroma yang sedikit seperti aroma obat. Kemasannya sama persis dengan kemasan cleanser-nya. Di kulit saya, toner ini nggak terasa efek exfoliasinya dan nggak melembapkan juga. Tapi saya tetap menggunakannya, karena menurut petunjuknya, toner ini dapat berfungsi sebagai booster, agar skincare selanjutnya bekerja dengan lebih maksimal.

Harga: Rp 110 000 /200 ml

Janeeta Skin Expert
Acne Day Cream

Ingredient Janeeta Acne Day Cream

Kali ini, kandungan Bee Venom-nya nggak diletakan di bawah ya, yang berarti jumlah/ presentase Bee Venom-nya lebih banyak dibandingkan produk sebelumnya. Lalu ada beberapa ingredient yang menarik seperti Niacinamide, madu, Alpha-Bisabolol, Rice Extract, Pro-Vitamin B5, dan ekstrak Beet. Bahan-bahan tersebut adalah powerfull ingredient yang berfungsi untuk menghidrasi, mencerahkan, menyamarkan noda bekas jerawat, dan juga anti-aging. Lalu ditambahkan juga Sulfur untuk melawan jerawat.

Krim ini bebas dari paraben dan alergen lainnya, namun ada kandungan silicone-nya. Saya sendiri nggak masalah dengan silicon, malah suka banget! Silicon ini sifatnya emoliant, mengisi pori-pori sehingga kulit terlihat lebih mulus. Rasa silikonnya nggak terasa banget kok.

Performa Janeeta Acne Day Cream

Teksturnya unik banget. Pas dicolek dengan jari, krim ini terasa gritty. Tapi setelah dioleskan ke wajah, krimnya halus dan nggak kerasa ada "pasir"-nya sama sekali. Pas aply rasanya adem dan calming. Hanya ada sedikit rasa pedas bila diaplikasikan pada area dekat mata. Jadi sebaiknya untuk area mata, pakai eye cream terpisah ya.

Meskipun ringan, krim ini punya daya lembap yang cukup oke lho! Pas banget kalau saya pakai saat periode menstruasi atau PMS, dimana kulit saya lagi super berminyak dan sensitif. Untuk yang punya kulit berminyak, saya rasa juga akan sangat suka dengan teksturnya. Krim ini aromanya segar dan enak.

Harga: Rp 140 000/ 20 gram


Janeeta Skin Expert
Acne Night Cream

Review Janeeta Acne Night Cream
Ingredient Janeeta Acne Night Cream

Masih dengan ingredient unggulan yaitu Bee Venom, dan night cream ini ditambahkan bahan-bahan lain seperti Niacinamide, madu, BHA, Sulfur, dan Tea Tree Oil, yang bagus untuk acne-fighting! Secara ingredient, night cream ini lebih kaya kandungan anti-acne-nya dibandingkan tiga lainnya. Tidak melupakan juga ingredient lain seperti Alpha-Bisobolol, Rice Brand Extract, Boswellia Serrata, dan lain-lain, yang fungsinya adalah menghidrasi, mencerahkan, dan membantu mengurangi noda bekas jerawat.

Krim ini bebas paraben dan sulfate, namun kita tentu tidak bisa mengabaikan alkohol di dalamnya. FYI, saya nggak terlalu bermasalah dengan Alkohol ya. Kadang memang diperlukan untuk mempercepat penyerapan produk dan sebagai anti bakteri. Tapi mungkin untuk yang alergi atau punya kulit super sensitif, bisa berhati-hati dan test patch dulu.


Performa Janeeta Acne Night Cream

Tekstur night cream ini lebih encer dan ringan daripada day cream-nya. Aromanya sama persis, sangat segar dan enak. Pas diaplikasikan ke kulit rasanya juga adem, nyaman dan sangat mudah meresap. Sayangnya di kulit saya yang sangat kering, night cream ini terasa kurang lembap sebagai krim malam. Saya sendiri harus menambahkan face oil atau krim lain yang sifatnya lebih oclusive. Tapi saya juga nggak banyak protes, karena untuk ukuran krim anti-acne, krim malam ini nggak terasa terlalu kering di kulit saya.

Sama seperti day cream-nya, ada rasa pedas jika diaplikasikan di sekitar area mata. Ini bukan kulitnya yang pedas (perih) ya, tapi mata saya jadi seperti berair, Jadi memang butuh eye cream khusus untuk area mata.

Harga: Rp 140 000/ 20 gram


Performa
  • Rangkaian skincare dengan Bee Venom ini terbukti ampuh mencegah jerawat di kulit saya. Kebetulan saya mencoba rangkaian ini saat PMS dan menstruasi, dan kulit saya nggak jerawatan sama sekali. Padahal saat periode tersebut, kulit saya jarang sekali absen dari jerawat.
  • Waktu ada bakal jerawat yang sudah lumayan nyeri, saya langsung ganti skincare pakai rangkaian ini, dan dalam sehari bakal jerawatnya menghilang.
  • Daya melembapkannya cukup. Sejak awal saya memang nggak berekspektasi krim ini akan selembap skincare saya yang biasanya. Namun untuk ukuran anti-acne series, kelembapannya oke lah! Kulit kering saya masih bisa menerima tanpa mengamuk. Untuk kulit berminyak, saya rasa akan sangat nyaman.
  • Kemerahan di beberapa area muka saya mereda.
  • Untuk bekas jerawat, jujur saya tidak mengalami perubahan. Kebetulan bekas jerawat saya adalah tipe PIE atau Post Inflammatory Erythema yang cenderung tidak bisa dihilangkan hanya dengan OTC skincare. Untuk bekas jerawat yang lebih ringan, mungkin bisa ya. Saya sendiri belum bisa membuktikannya.
Skincare Lokal Bee Venom


Final Verdict

Saya sendiri paling suka dengan sabun mukanya. Efektif membersihkan, busanya nyaman, baunya enak, dan nggak bikin kulit terasa kering, ketarik, ataupun iritasi. Ingredient-nya juga bagus, mild dan mengandung bahan-bahan yang efektif melawan jerawat. Rasanya saya oke-oke saja deh, memakai sabun muka ini untuk daily routine. Beneran nyaman dan nggak bikin kering! Misalkan kamu belum kepengen mencoba satu rangkaian, mungkin bisa dimulai perkenalan dengan mencoba Janeeta Acne Cleanser-nya.

Tapi overall satu rangkaian ini cukup oke kok. Di saya sih skincare dengan Bee Venom ini efektif mencegah jerawat tanpa membuat kulit saya kering seperti skincare anti-acne kebanyakan. Aroma dan teksturnya juga sangat menyenangkan. Apalagi kalau beli satu rangkaian, harganya jadi lebih murah ehehehe #DekArumPelit.

Untuk video tutorial pemakaian secara singkat bisa cek ke sini ya. Klik!

Untuk informasi lebih lanjut, kamu bisa cek ke website janeeta.co.id atau instagram @janeetabeauty.

Review Avoskin Hydrating Treatment Essence, Face Mist Formula Baru Dari Avoskin

19 comments
Review Avoskin Hydrating Treatment Essence New Formula

Dear sobat lenjehku,
tau tidak, sayatu suka banget sama face mist dan setting spray. Bahkan bisa dibilang udah level ketergantungan. Kalau kamu punya kesempatan nggeratakin laci makeup saya, kamu akan nemu 14 face mist dan setting spray. Iya, 14 botol! Saya barusan ngitungin. Lebay banget yungalah, sayatu, kalau udah kecintaan sama sesuatu T.T.

Satu face mist yang saya suka adalah Avoskin Hydrating Treatment Essence. Pasti ada yang mbatin, halah produk lawasan! Bukan, sahabat! Memang Avoskin HTE ini produknya udah ada sejak zaman purbakala. Tapi yang saya suka dan saya mau bahas ini adalah yang new formula. Kalau yang lama itu dia mengandung Vitamin C kan, sedikit mirip dengan Avoskin Perfect Hydrating Treatment Essence atau PHTE, namun dengan konsentrasi bahan aktif yang lebih rendah dan ringan. Nah, kalau yang baru ini, ingredient-nya juga diperbaharui.

Baca juga: Review Avoskin Perfect Hydrating Treatment Essence

Lalu selain ingredient-nya baru, Avoskin HTE New Formula ini juga ditambah fungsinya. Dia jadi multifungsi, bisa sebagai skincare face mist, dan bisa juga digunakan sebagai makeup setting spray untuk nge-lock makeup, biar makeup lebih awet.

Soal klaim sebagai makeup setting spray ini, saya juga lumayan takjub. Karena ya memang jarang ada skincare yang sekaligus bisa digunakan sebagai makeup. Kalau ngikutin instagram @racunwarnawarni, pasti tahu saya tiga mingguan ini sering banget ngetes makeup. Saya tes ketahanan makeup saya, dengan dan tanpa di-set dengan Avoskin HTE. Hasilnya? Duh, pasti tau sih kalau nontonin IG story saya. Kamu sih, nggak nonton, ketinggalan deh, sukurin wkwk.. 

Tapi ya udah, hasilnya akan saya rangkum di sini. Sekalian saya mau review produknya secara keseluruhan ya. Soalnya kan ini itungannya produk baru, secara ingredient-nya juga baru.


Ingredient

Ingredient Avoskin HTE New Formula

Ingredient face mist ini cukup minimalis. Dan saya akan bahas beberapa kandungan yang menarik perhatian saya saja ya:
  • 5% Niacinamide: mencerahkan, memudarkan noda hitam, melembapkan, mengatasi jerawat, mengontrol sebum.
  • Centella Asiatica Extract: menenangkan kulit, meredakan kemerahan dan peradangan, menghidrasi.
  • Forsythia Suspensa Fruit Extract: sebagai antioksidan dan juga mencerahkan kulit.
  • Peppermint Oil: mencerahkan dan mencegah jerawat
Dengan kandungan Niacinamide yang sangat tinggi, produk ini mampu mencerahkan kulit bila digunakan secara kontinyu. Selain 4 kandungan tersebut, dalam produk ini juga ditambahkan Glycerin dan Butylene Glycol yang merupakan humectant, untuk lebih menghidrasi kulit. Namun harap diperhatikan juga, mungkin akan ada yang sensitif terhadap kandungan Peppermint Oil dan alkohol. Saya sendiri dari dulu tidak pernah bermasalah dengan dua kandungan tersebut.

Baca Juga: Avoskin Miraculous Retinol Series


Tekstur & Formula

Teksturnya seperti face mist pada umumnya, yaitu cair seperti air, dan warnanya bening. Saat pertama disemprotkan ke kulit, ada sedikit feeling lembap/ oily, tapi beberapa saat kemudian menghilang. Reaksi ini mungkin akan berbeda di masing-masing orang ya. Saya kebetulan punya jenis kulit kering, dan terbiasa dengan tekstur skincare yang lebih oily dan berat daripada produk ini. Tapi mengingat produk ini dimaksudkan sebagai setting spray juga, bukan hanya face mist, jadi menurut saya wajar bila produknya tidak terlalu terasa oily.

Aroma Peppermint-nya lumayan kuat, pedes-pedes gitu. Aroma ini berasal dari Peppermint Oil yang terkandung di dalamnya. Tapi di kulit saya sih tidak ada sensasi pedas. Sensasi yang saya rasakan di kulit saat menyemprot produk ini adalah adem dan segar. Yang pedes cuma aromanya. Dan komentar netizen.

Formula baru Avoskin HTE ini juga jauh lebih stabil dari formula lamanya. Yang lama, saya ngerasa lama-lama dia berubah warna. Jadi saya akhirnya selalu simpan di kulkas. Sementara yang baru ini, udah tiga mingguan selalu saya bawa di tas saya, nggak pernah saya masukin kulkas, warna dan aromanya masih ajeg.


Kemasan dan Sprayer

Kemasan Avoskin HTE New Formula

Seperti seri sebelumnya, Avoskin HTE ini dikemas dalam botol sprayer dari kaca tebal berwarna hijau. Desainnya bagus sih, nggak neko-neko dan terasa kesan "seger"-nya. Sprayer-nya juga alus banget dan partikel airnya nyebar. Jadi nggak (( NGGRUJUG )) begitu lho. Sprayer yang halus dan menyebar ini penting kalau mau dipakai setelah makeup, agar makeup nggak malah hilang karena kegrujukan aer.

Botol kacanya sendiri cukup kokoh, materialnya sama seperti botol versi lamanya. Punya saya dulu pas masih versi lama, udah pernah jatuh, dan nggak pecah. Tapi ya karena ini kaca, jadinya agak berat ya. Padahal face mist begini paling enak dibawa kemana-mana, untuk disemprot kapanpun dibutuhkan. Saya sih berharap Avoskin ngeluarin HTE versi mini dengan packaging plastik begitu, biar enak buat dibawa-bawa.

1 Oktober 2019:
Maaf saya mau ralat pendapat saya soal kemasan kaca ya. Kemasan kaca lebih ramah lingkungan daripada kemasan plastik. Tidak semua kemasan plastik bisa didaur ulang, namun botol kaca bisa 100% didaur ulang tanpa residu. Botol kaca juga lebih mampu melindungi produk dari udara di luar, sehingga produk akan lebih stabil dan aman. Saya rasa dengan segala kelebihan botol kaca dibandingkan plastik, tidak pantas saya (( NGGRESULO )) hanya karena persoalan beratnya.

Sekali lagi maaf dengan adanya ralat. Bukannya saya plin-plan, tapi saya juga masih belajar dalam hal ini. Lebih baik saya mengakui kesalahan dan memperbaiki daripada diam dan tutup kuping, ya kan. Sama-sama belajar yuk. Tegur saya kalau saya ada salah-salah lagi ya ;).


Penggunaan

Review Face Mist Avoskin New Formula

Mungkin masih banyak yang bingung ya, kalau di step skincare routine, face mist itu diletakkan di slot yang mana? Sebenarnya face mist adalah produk skincare yang multifungsi dan paling bebas digunakan. Bisa digunakan kapan saja dimana saja, untuk mendapatkan kesegaran dan hidrasi instan. Dan kalau formulanya cukup melembapkan, face mist bisa saja dipakai sebagai pengganti hydrating toner.


Di kulit saya yang kering ini, saya belum menemukan produk face mist yang mampu menggantikan performa hydrating toner sih. Avoskin HTE ini juga di kulit saya belum bisa menggantikan fungsi hydrating toner. Apalagi menurut saya, efek lembap hydrating toner itu lebih terasa kalau pemakaiannya dibantu dengan panas dari telapak tangan. Jadi buat saya, hydrating toner pakainya memang enak yang dituang ke tangan lalu dipuk-puk ke muka begitu, bukan disemprot.

Avoskin HTE Face Mist  New Formula

Tapi Avoskin HTE ini tetap banyak banget fungsinya sih kalau buat saya,

Sebagai skincare:
  • Dipakai sebagai face mist.
    Bisa digunakan kapan saja saat butuh kesegaran. Paling enak memang selalu bawa Avoskin HTE ini kalau pergi siang-siang. Kalau sumuk atau kepanasan tinggal semprot, pasti seger lagi.
  • Dipakai sebelum reaply sunscreen.
    Ngasih sedikit hidrasi instant di kulit, biar sunscreen lebih enak di-blend.
  • Dipakai sebelum memakai face oil.
    Kalau buat saya ini wajib. Saya kalau pakai face oil dalam kondisi muka kering, pasti besokannya muncul jerawat. Jadi saya selalu basahi muka saya dulu pakai Avoskin HTE sebelum memakai face oil. Avoskin HTE ini membantu oil-nya jadi lebih cepet diserap oleh kulit. Jadi walau pakai face oil, kulit wajah nggak terasa greasy dan demek-demek amat.
Sebagai makeup:
  • Untuk mengunci makeup agar lebih awet.
    Caranya tinggal disemprotkan saja ke seluruh wajah, setelah selesai ber-makeup. Avoskin HTE ini akan mengunci makeup dan bikin minyak nggak gampang keluar, jadi mukamu awet seharian gitu-gitu aja walau nggak touch-up
  • Bikin makeup terlihat lebih nge-blend dan nggak powdery.
    Pakai setting spray setelah selesai makeup, memang bisa bikin makeup kelihatan lebih natural. Nggak kayak bedakkan banget dan i woke up like this gitu lho penampakannya.
  • Bikin highlighter lebih blinding.
    Caranya, semprotkan ke wajah sebelum memakai highlighter powder. Saat muka masih agak basah, aplikasikan segera highlighter-nya. Dijamin silau!


Tes Performa

Tes Avoskin HTE Makeup Setting Spray

Ini salah satu tes yang saya lakukan. Kalau di muka saya, memang yang paling kelihatan adalah area under eye dan alis. Under eye saya itu banyak garis halusnya, dan suka bikin concealer creasing di area situ. Terus untuk alis, karena saya cuma pakai pensil alis (saya pakai Fanbo), jadi memang nggak begitu awet.

Foto yang atas, saya makeup-an seperti biasa. Setelah 3 jam, terlihat concealer mulai menggumpal di area garis bawah mata. Bagian arch alis juga kroak.

Sementara foto bawah, saya menggunakan adonan makeup yang sama persis seperti foto di atasnya. Hanya bedanya, setelah selesai makeup, saya menyemprotkan Avoskin HTE sebagai setting spray. Hasilnya setelah 3 jam, nggak ada concealer yang creasing, dan alis saya juga nggak kroak.

Kalau set makeup pakai Avoskin HTE ini, yang saya rasakan memang makeup jadi lebih awet, nggak gampang geser dan cakey. Blush on, shading, dan bronzer yang saya pakai juga warnanya nggak cepet turun. Lalu area sekitar hidung dan dagu yang biasanya mengeluarkan minyak, jadi nggak begitu minyakan.


FOTD Avoskin HTE

Kesimpulan

+ Multifungsi! sebagai skincare dan juga sebagai makeup setting spray. Jadi nggak perlu bawa produk terpisah.
+ BIKIN MAKEUP AWET!
+ Sprayer-nya super halus dan nyebar
+ Bikin face oil lebih enak diterima oleh kulit
+ Bikin highlighter powder lebih blinding
+ Rasanya segar dan bikin kulit kalem
+ Mengandung bahan-bahan yang efektif mencerahkan kulit
+ Membantu mencegah jerawat
+ Botolnya kaca, lumayan berat, tapi lebih menjaga kualitas produk dan lebih ramah lingkungan dibandingkan botol plastik.
- Beberapa orang mungkin sensitif terhadap Peppermint Oil dan alkohol
- Aroma Peppermint-nya lumayan kuat saat awal disemprotkan

Saya sih suka ya dengan Avoskin Hydrating Treatment Essence formula barunya ini. Dia face mist, menyegarkan, menghidrasi dan juga mengandung berbagai nutrisi lainnya. Tapi juga sekaligus bisa bikin makeup lebih awet. Sekalian nyegerin kulit dimana saja, sekalian juga bikin makeup lebih awet!

Bisa dipakai sebelum reaply sunscreen, trus pakai lagi juga sebagai setting spray setelah beres touch up. Praktis dan multifungsi!


Harga

Rp 99 000 / 100ml


Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi website official avoskin beauty, atau instagram @avoskinbeauty.

Review Evete Naturals x Lippielust MELT-IT Lipstick Eraser, Cara Effortless Hapus Matte lipstick

2 comments
Tips Cara Hapus Matte Lipstick Effortless

Tren matte liquid lipstick ini belum juga berakhir, dan kayaknya nggak bakalan berakhir dalam waktu dekat deh. Setiap tahunnya ada aja brand yang ngeluarin matte liquid lipstick. Matte liquid lipstick akan selalu punya pasar. Matte liquid lipstick adalah lifestyle. Aku hanya 20% tanpa matte liquid lipstick #eaaa.

Tapi yang nggak disadari, matte liquid lipstick ini perlahan bisa merusak bibir bila tidak dibarengi dengan perawatan yang tepat. Yang pertama, jelas matte liquid lipstick lebih mengeringkan bibir dibanding creamy lipstick konvensional. Yang kedua, pigmen warna matte liquid lipstick lebih pekat dan lebih menempel di bibir, jadi resiko untuk membuat bibir menggelap lebih tinggi bila tidak dibersihkan dengan maksimal. Terakhir, tahu sendiri kan bagaimana susahnya matte liquid lipstick dibersihkan? Kita harus menggosok bibir dengan cukup kuat. Nggak jarang bibir malah jadi tambah kering, terasa panas, atau bahkan lecet saat proses pembersihan.

Itu baru kamu-kamu yang rakyat jelata. Bayangin nggak repotnya lipstick swatcher seperti Rissa @lippielust, yang setiap hari harus me-review dan melakukan swatch lipstik dalam jumlah banyak?

Ingredient Evete Naturals x Lippielust MELT-IT Lipstick Eraser

Itulah mengapa Evete Naturals x Lippielust MELT-IT Lipstick Eraser akhirnya diciptakan. @evete_naturals, yang memang sudah terkenal ahlinya dalam membuat produk perawatan bibir berkualitas tinggi (saya penggemar lipbalm-lipbalm-nya!), menggandeng Lippielust untuk meng-create suatu produk yang bisa menghapus lipstik dengan bersih dan effortless. Produk ini diklaim mampu melelehkan lipstik dengan mudah, sehingga bisa dengan gampang dihapus dari bibir tanpa gesekan yang terlalu keras.


Dan produk ini, bukan cuma dibutuhkan oleh lipstick swatcher. Kamu dan saya yang adalah makeup enthusiast, yang sehari-harinya kemayu pakai lipstik padahal cuma di rumah aja, juga butuh produk ini. Bayangin deh, lipstik yang kamu pakai ternyata pembersihannya nggak maksimal, pigmen warnanya masih tertinggal ketika kamu tidur. Lalu menumpuk dan menumpuk setiap harinya, akhirnya bikin bibir semakin mengering, kasar, dan warnanya juga semakin menggelap. Hiiyyy!

Saya udah pakai produk ini 3 mingguan ini, setiap hari, setiap kali diperlukan. Dan memang menurut saya produk ini membantu banget hapus lipstik saya sehari-hari. Saya akan ceritakan pengalaman saya, dan juga kekurangan dan kelebihan produk ini selengkapnya ya.


Kandungan


Key ingredient: Shea Butter, Mango Butter, dan Jojoba Oil

Bisa dilihat dari ingredient-nya, produk ini menggunakan base mentega dan minyak, yang tentu selain efektif melelehkan lipstik dan menghapusnya tanpa perlu menggosok dengan kasar, juga tidak akan membuat bibir jadi kering dan iritasi.


Tekstur dan Aroma

Packaging Evete Naturals x Lippielust MELT-IT Lipstick Eraser

Produk ini punya tekstur yang padat, dalam artian tidak mengalir. Namun cukup mudah untuk diratakan ke seluruh permukaan bibir. Teksturnya sangat halus seperti mentega, tanpa ada aksen gritty atau berpasir. FYI, beberapa produk lipstick eraser yang saya coba itu teksturnya gritty dan malah bikin bibir saya panas dan nggak nyaman. 

Ketika pertama kali dioleskan, rasanya balmy, seperti mengoleskan balsem geliga tapi tanpa rasa panas yhua! Lalu ketika diratakan, perlahan produknya ini melting menjadi cairan minyak tebal. Tapi setelah di-swipe lembut dengan kapas atau tisu, segera rasa berminyaknya hilang. Bibir jadi terasa bersih sih dan nyaman. Sensasi ini saya rasakan seperti kalau membersihkan muka dengan menggunakan cleansing balm, cuma ini untuk versi bibirnya.

Produk ini punya aroma manis samar-samar, agak seperti bubblegum. Saya nggak suka aroma manis pada produk bibir. Syukurnya produk ini aromanya sangat soft, jadi aroma manis tadi nggak terlalu mengganggu. Tapi jujur aja sih, menurut saya akan lebih baik kalau produk ini dibuat dengan aroma yang lebih segar, bukan aroma yang manis. Tapi kalau kamu suka aroma manis, kamu bakalan suka banget sama aromanya.


Kemasan



Ukurannya bisa dilihat pada foto di atas, kira-kira segitu kalau dipegang. Maaf produk yang satu udah butek banget, karena saya bawa kemana-mana dan sering banget saya pakai. Ukurannya kecil, slim, gampang banget dibawa-bawa tanpa memakan tempat di pouch. Tutupnya model ulir dan sangat secure, produk nggak mungkin tumpah atau mecetet dan mengotori pouch makeup

Saya juga suka dengan pilihan warna dan desain gambar bunga yang girly namun elegan. Hanya saja, saya kurang suka dengan material kertas yang nggelubetin tube produk ini. Bahannya kertas dove tebal dan warnanya putih, jadinya gampang berkerut dan dekil deh. Apalagi produk ini sering saya bawa kemana-mana kan, masuk ke pouch barengan makeup-makeup lain.

Aplikator Evete Naturals x Lippielust MELT-IT Lipstick Eraser

Aplikator atau mulut botolnya itu kecil dan meruncing, dan untuk mengeluarkan produknya harus dipencet dulu. Ini bagus banget karena produk yang mau dikeluarkan jadi mudah banget dikontrol. Saya belum ada pengalaman kebanyakan mengambil produk ketika memakai produk ini. 


Cara Pemakaian

Cara Pakai Evete Naturals x Lippielust MELT-IT Lipstick Eraser

1. Bibir memakai matte liquid lipstick yang sudah nge-set.
2. Oleskan Evete x Lippielust MELT-IT pada sepanjang garis bibir.
3. Ratakan dengan jari tangan, lalu diamkan 30 detik, atau lebih juga boleh.
4. Swipe lembut dengan tisu atau kapas.

Karena kemasannya yang travel friendly dan juga tekstur produknya yang padat, produk ini jadi convenient banget untuk dipakai dimana saja kapan saja. Lagi di mobil dan mendadak galau pengen ganti warna lipstik? Langsung dipakai saja. Produk ini bisa dipakai dengan presisi di bibir tanpa belepotan, jadi nggak usah khawatir sekitar bibir akan cemong seperti yang sering terjadi kalau menghapus lipstik pakai cleansing oil biasa.

Terus juga produk ini nggak lengeket! Kamu lagi nggosip sama teman, tapi pengen hapus lipstik? Pakai aja! Selama waktu mendiamkan 30 detik ini, kamu bisa tetep bergosip dengan nyaman kok. Produknya nggak bikin bibir lengket dan nggak nyaman, nggak beleberan kemana-mana juga, jadi tidak akan menghalangi aktifitas ghibah nasionalmu itu.

Intinya sih, produk ini praktis ya. Nyaman banget bisa hapus dan ganti lipstik di mana saja dengan mudah.


Tes Performa

Tes Performa Evete Naturals x Lippielust MELT-IT Lipstick Eraser

  1. Saya mengetes produk ini dengan menggunakan tiga produk lipstik:
    - Mulai dari bawah adalah Dear Me Perfect Coat Matte Lipstick, mewakili comfortable matte lipstick yang biasa saya gunakan sehari-hari.
    - Lalu yang tengah adalah Maybelline Superstay Matte Ink, yang merupakan lipstik paling bandel yang saya punya.
    - Dan terakhir adalah Goban Glow Tint, mewakili jenis lip tint yang memang sekarang juga sedang ngeksis-ngeksisnya.
  2. Oleskan Evete Evete x Lippielust MELT-IT
  3. Ratakan dengan menggunakan jari tangan. Saat di ratakan ini langsung terlihat Dear Me langsung bisa melt tanpa harus menunggu. Maybelline Superstay hanya bergerak sedikit, dan Goban Glow Tint mulai lumer sedikit juga. Kita diamkan 30 detik.
  4. Lap dengan menggunakan kapas. 

Hasilnya:
  • Evete x Lippielust MELT-IT ini efektif sekali untuk membersihkan matte llipstick jenis kebanyakan.
  • Untuk tipe-tipe matte lipstick bandel seperti Maybelline, perlu sedikit ditekan saat swipe ya. Tapi bila nggak mau ada penekanan berlebihan, bisa kok tetap dipakai dengan lembut sebanyak 2 kali.
  • Untuk lip tint, masih ada sisa tint yang meresap pada kulit. (Tapi soal lip tint ini memang sampai sekarang saya masih bingung sih bagaimana cara efektif untuk membersihkan T.T.)

Rangkuman

+ Mampu membersihkan matte lipstick dengan mudah tanpa harus digosok kasar.
+ Mampu membersihkan matte lipstick sampai ke sela-sela lipatan bibir.
+ Travel friendly.
+ Kemasan rapat dan kokoh, produk tidak akan tumpah.
+ Aplikatornya mempermudah penggunaan.
+ Gampang dipakai di mana saja.
+ Nggak belepotan.
+ Nyaman di bibir, nggak berminyak, lengket, tapi juga nggak keset.
- Nggak bisa ngilangin stain lip tint.
- Aromanya manis bubblegum.
- Kemasannya gampang buluk.

Skincare Bibir Terbaik

Rekomen nggak?

Tergantung, Bambang. Kamu kan nggak pernah pakai lipstik ya, Mbang, jadi nggosah pakai ginian!

Produk ini akan sangat berguna untuk kamu yang:
  1. Lipstick swatcher atau reviewer, kamu akan terbantu sekali ketika harus nge-swatch sekodi lipstik dalam satu hari.
  2. Setiap hari pakai matte lipstick, wajib sekali pakai ini dan lipbalm untuk perawatan, biar bibir nggak kasar dan menghitam.
  3. Suka gonta-ganti lipstik dalam satu hari. Pakai ini aja! Praktis. Bisa hapus lipstik tanpa belepotan di manapun kamu suka.
  4. Ingin merawat bibir. Walau nggak pakai lipstik jenis matte setiap hari, tapi kan saya kadang ingin make sure bibir sudah bersih sempurna, dan di sela-sela lipatan bibir nggak ada pigmen yang tertinggal yang bisa bikin bibir menggelap.
Buat saya sendiri yang adalah blogger yang sesekali nge-review lipstik, hampir setiap hari pakai lipstik, dan anaknya labil suka galau pengen ganti-ganti lipstik dalam sehari, produk ini jelas bener-bener penting buat saya.


Harga

Rp 86 000 / 20gr

20 gram ini banyak ya, guis, karena sekali pakai cukup sedikit aja. Saya pakai 3 minggu setiap hari, sehari entah berapa kali. Produknya masih seperti tidak berkurang begini.

Untuk informasi lebih lanjut silahkan cek ke:

Review Jafra Long Lasting Cream Blush, & Swatch All Shades

7 comments

Jafra Long Lasting Cream Blush ini adalah cream blush yang paliiiiinggg banyak dielu-elukan tidak digue-guekan. Iya nggak sih? Soalnya memang ada salah satu MUA ternama Indonesia yang pakai cream blush Jafra sebagai blush on andalan untuk klien. Terus juga, pas saya ngomong di instagram @racunwarnawarni kalau saya nggak suka cream blush, teman-teman follower langsung ramai-ramai komen dan DM: "cobain Jafra dulu sebelum ngomong nggak suka woy." :).

Saya kan jadi penasaran yak.

Untunglah rejeki anak seksi, saya tidak diperkenankan berlama-lama penasaran. Saya langsung dikirimin semua shades Jafra Long Wear Cream Blush ini oleh salah satu Jafra Consultant di instagram. Sebenernya saya ditawarin skincare juga, tapi entar dulu ya. Saya kayaknya terlalu sering review skincare, nggak sih? Tapi kalau ada yang pengen saya review skincare Jafra, boleh komen di bawah ya.


Kemasan

Kalau beli produk makeup baru yang dilihat pertama apanya?

"Muka mbak-mbak BA-nyaaaa!"

Yak betoolll T.T. Tapi kali ini saya nggak mau ghibahin muka orang ya. Niat saya tulus mau me-review tidak ghibah. Jadi, kalau kita skip muka beauty advisor-nya, yang kita lihat pertama adalah kemasannya.


Blush on ini dikemas dalam kemasan pan gitu, kayak powder blush. Tidak di tube seperti odol. Saya awalnya agak khawatir sih karena teksturnya krim-kan, kalau kemasannya pan begini apakah tidak cepat kering? Tapi berdasarkan kesaksian dari sahabat-sahabat follower di instagram, blush ini tahan sampai 2 tahunan, nggak gampang kering seperti dompetmu itu. Pan-nya cukup lebar dan nyaman buat dioser-oser menggunakan jari, kuas, atapun spons.

Desain kemasannya sendiri bagus ya. Warnanya hitam, kelihatan pro dan sleek. Tapi agak susah dibuka. Kuku saya patah nih pas pertama buka. Pembukaan selanjutnya juga menurut saya agak-agak susah walau  nggak sampai bikin kuku patah. Tapi ya apalah saya mah princess ya. Buka botol Aqua saja minta tolong mas Dani.


Formula


Teksturnya itu seperti satin lipstick, tapi nggak pliket. Jadi pas dioser pakai jari di pan-nya rasanya creamy, tapi nanti setelah set di pipi dia nggak ada rasa lengketnya. Finish-nya juga satin, ada glow-nya tapi kalau dipegang pipi enggak kerasa berminyak. Aduh finish-nya ini bagus alami kayak kelihatan sehat dan merona dari dalam gitu lho! Saya pernah dituduh temen saya pakai complexion no-makeup-makeup-look super kompleks, padahal saya pakai blush on ini doang nggak pakai foundie.

Jafra Long Lasting Cream Blush ini diformulasikan untuk bisa dipakai di pipi, kelopak mata, dan bibir. Untuk di pakai di kelopak mata dan pipi saya suka sekali. Gampang banget tinggal dipukpuk langsung ter-blending seperti saya ini MUA pro. Tapi kalau dipakai di bibir saya nggak suka, karena rasanya kering dan hasilnya di bibir sama sekali nggak awet.

Produk ini nggak ada aromanya, yang mana berarti bagus banget nggak petingsing wkwk.


Pigmentasi

Awalnya saya takut sekali sama blush on ini soalnya banyak yang bilang dia pigmented. Saya kan anaknya necurel alami anti menor kekinian gitu yah, jadi saya nggak suka sama blush on yang pigmented kebangetan. Tapi karena musrik ya, masa ketakutan sama benda mati, jadi saya coba sendiri saja. Ternyata pigmentasinya pas kok. Nggak yang sekali pakai langsung kayak ditampar Afifah. Tapi bener-bener pas pas pas gitu. Merona bersemu indah seperti cinta pertama tanpa orang ketiga.


Tapi bukan berarti warnanya nggak keluar loh! Keluar banget! Tapi asalkan nyoleknya biasa aja nggak sumringgah banget sampai permukaannya dekok, pigmentasinya masih dalam taraf lucu-lucu nggemesin kok.


Saran Aplikasi

Pertama, saya menyarankan untuk dipakai di pipi dan di kelopak mata saja, karena hasilnya indah dan merona. Saya tidak rekomend ini dipakai di bibir, apalagi dileletin di tembok seperti upil.

Aplikator terbaik adalah dengan menggunakan jari tangan. Jari tangan kamu sendiri ya, tidak usah modus menggunakan jari tangan mas Aris. Cukup ambil sedikit, oleskan ke bagian pipi yang ingin dibikin merona, lalu di-pukpukpuk sampai menyatu dengan kulit.


Pakai kuas juga bagus sih hasilnya, tapi lebih cepet kebaur kalau pakai jari tangan saja. Halah, kayak kamu rajin cuci kuas saja lagian! Kalau pakai beauty sponge menurut saya kok warnanya lumayan turun ya. Jadi ambil produknya harus bener-bener banyak kalau mau produknya warnanya masih kelihatan setelah dibaur pakai spons.

Lalu tips kedua, pakainya sedikit-sedikit saja. Kurang-kurangilah dulu sifat serakahmu itu. Ambil sedikit, dibaur, lalu kalau kurang baru di-build sedikit-sedikit lagi. Kenapa? Karena orang sabar disayang Tuhan.

Tips ketiga, kalau mau di-set pakai bedak (yang sangat saya sarankan), pakai blush on-nya agak tebel sedikiiiiiiiit ya. Karena kalau pakainya tipis, pas dikasih bedak nanti warnanya turun. Terus pilih bedaknya yang translucent atau setting powder aja biar warna blush-on-nya nggak mendem.

Kalau kamu penggemar makeup ekstra, ekstra pigmennya dan ekstra awetnya, cream blush ini bisa dipakai sebagai base atau dasaran sebelum memakai powder blush warna senada. Hasilnya? Ugh, ciamik. Sangat nampol, zheyenk.


Daya Tahan

Di bibir skip ya. Dipakai bergosip sebentar saja sudah hilang :(.

Kalau di pipi (dan kelopak mata), di kulit saya, dia awet seharian kalau di-set pakai setting powder atau powder blush on (atau powder eyeshadow) warna senada. Saya sih biasanya set pakai bedak saja ya. Yang biasa saya pakai antara Milani Prep Set Go atau bedak tabur Marck's. Dipakai dengan atau tanpa foundation sebelumnya, sama awetnya kok.

Tapi kalau nggak di-set pakai bedak, warnanya kalau sudah dipakai seharian tetap akan ada kok di kulit. Hanya saja akan lebih banyak turun atau faded dibanding kalau di set pakai bedak. Jadi ya saran saya, set pakai bedak atau powder blush on warna senada tipis-tipis. Apakah kamu merasa ribet? Sudah kamu tidur saja seharian seperti kucing disuruh pakai bedak saja mengeluh :).


Shades

Atas ke bawah: Peony - Mauve - Peach

Waini! Ini yang bikin bingung memilih. Apik-apik, guis, sungguhlah! Semuanya masuk banget ke kulit saya yang fair to medium with yellow undertone. Nggak ada yang cemplang. Kayaknya semua pilihan warnanya dibuat dengan unsur warna warm yang cukup, jadi nggak bikin cemplang kalau diaplikasikan di kulit khas Indonesia yang rata-rata kuning.

Pilihan shades-nya ada tiga, langsung saya swatch aja ya semua, di pipi, kelopak mata, dan bibir, sambil setor tampang ayu.

Cashmere Peony


Warna barbie pink, tapi kalau dipakai di pipi, masuk banget deh untuk kulit yang yellowtone! Ini personal favorit saya, karena bikin pipi warnanya jadi gemez merona imoet. Tapi sayangnya kurang cantik kalau dipakai di bibir dan mata, terlalu pucat.


Cashmere Mauve


Warna reddish mauve yang kalem. Ini konon best seller, banyak banget yang suka karena masuk di semua skintone. Terus warna ini tuh cakep dipakai di pipi, bibir, maupun kelopak mata. Bahkan menurutku ini dipakai di bibir warnanya bagus banget sih. Coba kalau awet pasti bakalan sering kupakai jadi lipstik.


Cashmere Peach


Warna peach oranye yang lembut. Ini jelas warna yang pasti akan masuk di kulit yang yellowtone. Penggemar warna peach wajib punya!


Awalnya saya bingung memilih warna favorit. Tapi setelah duduk merenung menghadap tembok, akhirnya hati saya mantap memilih Cashmere Peony yang bikin saya jadi merasa seperti Barbie. Warna ini bikin muka saya kelihatan segar manja seharian.

Tapi tebakan saya sih, Cashmere Peony ini bakalan pucet kalau dipakai sama yang warna kulitnya lebih gelap atau tan. Jadi kalau kulitmu lebih gelap, paling aman sih ambil yang Cashmere Mauve atau Cashmere Peach.


Harga

Rp 158 000/ 3,5 g


Kesimpulan

Nggak salah ya ini dibilang blush on favorit. Memang kok saya saja langsung jadiin favorit. Berikut saya rangkum kekurangan dan kelebihannya biar kamu lebih mudeng:

+ Pilihan shade-nya cantik-cantik dan masuk ke kulit yellowtone.
+ Pigmented tapi pas nggak menor.
+ Teksturnya lembut dan creamy, gampang banget dibaur pakai jari.
+ Nggak kerasa lengket dan berminyak.
+ Awet di pipi dan kelopak mata (tapi harus di-set dengan powder ya).
+ Kemasannya sleek, travel friendly, dan sudah ada kacanya.
- Warnanya paling oke dibaur pakai jari.
- Kalau dipakai di bibir nggak awet dan bikin bibir kering.
- Wadahnya agak susah dibuka.
- Nge-set-nya harus pakai powder yang translucent atau powder blush warna senada, karena kalau bedak yang tebel gitu bikin warnanya turun.
- Belinya harus online, tapi kamu bisa order di @quenby_cosmetics ya.

Sebenernya kelebihan kekurangan ini relatif ya. Misal soal harus aply pakai jari. Buat anak simple dan kemproh mah pasti suka karena capcus. Tapi buat yang soq jyjyque pasti kesal kan harus mencolek makeup yang suci dengan jarimu yang berlumur hawa nafsu duniawi? Tapi ya saya berusaha aja nulisin pros & cons sebab kalau tidak saya takut di luck nut pembaca.


Oke sudah ya. Kepanjangan.

Tapi sebelum kita akhiri, mari teriakan bersama. BELI DI MANAAAAAA?????