3 Salon Rambut Murah Untuk Keramas di Jogja (+ Price List)

7:19:00 PM

Salon Noto

Kalian pernah ngerasa nggak sih, bahwa kegiatan mandi adalah kegiatan yang sangat membosankan? Ya bayangin aja, kita melakukan kegiatan tersebut rata-rata sehari dua kali. Dengan aktivitas yang itu-itu aja. Tapi, dari rangkaian kegiatan yang dilakukan saat mandi buat saya pribadi, aktivitas keramas adalah yang paling menyenangkan, sakral, tapi juga yang paling malas dilakukan. 

Ritual keramas saya kurang lebih seperti ini: 
  • biasanya sejam sebelum masuk kamar mandi saya membalurkan minyak cem-ceman atau minyak zaitun di rambut. 
  • Kemudian setelah di kamar mandi baru proses mencuci rambutnya dimulai. Keramas pertama menggunakan shampo yang berfungsi untuk membersihkan sisa-sisa minyak yang tadi saya pakai. 
  • Lalu keramas lagi memakai shampo yang sama. 
  • Kemudian step selanjutnya adalah memakai masker rambut atau krim creambath yang 3 menit bisa dibilas,
  • dan ditutup dengan pemakaian kondisioner. 
Jadi jika dihitung-hitung, kegiatan keramas ini terdiri dari 4 proses. 4 kali keramas.

Namun, jika sedang tidak punya cukup waktu atau malas keramas, biasanya saya datang ke salon favorit. 


Noto Salon

Salon yang menjadi langganan saya untuk permasalahan keramas singkat ini adalah Noto Salon. Salon ini cabangnya banyak, jadi saya tidak harus mengeluarkan usaha terlalu besar untuk datang ke sini. Masyarakat Jogja bagian utara kebagian Noto di daerah Condong Catur, kemudian di sekitaran kampus ada di Mrican dan Sagan. Nah, buat masyarakat kota Jogja yang beneran di tengah kota bisa datang ke Noto cabang Gayam. 

Salon-salon Noto ini tidak ada yang luas, bangunannya cenderung sempit yang menyebabkan desain interiornya sangat praktis dan fungsional. Rata-rata, di setiap cabangnya hanya menyediakan 4 kursi dan kaca untuk melakukan perawatan. Tapi nggak usah bingung juga, pemiliknya cukup sadar bahwa usahanya ramai dan sibuk, oleh karena itu kursi tunggunya juga tidak kalah banyak.

Noto Condongcatur

Salon ini menerima perawatan untuk laki-laki juga. Jadi jangan khawatir pacarmu tidak boleh masuk untuk menungguimu, bahkan kalian bisa creambath berdua, eh, beramai-ramai bersama pengunjung yang lain juga lahhh. Kemudian, yang membuat Noto menjadi pilihan utama saya adalah kapsternya yang tidak banyak bicara. Jadi kapster-kapsternya ini sebenarnya ramah, tetapi mereka menyesuaikan diri dengan pelanggannya. Kalau pelanggannya tidak suka diajak melakukan pembicaraan panjang, seperti saya, maka mereka akan berbicara secukupnya.

Untuk proses keramasnya sendiri tidak memakan waktu lama. Rata-rata menghabiskan 20 menit saja dan itu sudah termasuk kegiatan mengantre. Pun ketika sedang sangat ramai (ramai versi Noto adalah antre 4 orang) tidak sampai mengganggu kegiatan sehari-harimu, karena yaitu tadi, kapsternya cukup banyak. Mereka melaksanakan pekerjaannya dengan efisien, jadi bisa dibilang manajemen waktu mereka juga cukup bagus. 

Kursi salonnya empuk dan cukup nyaman. Kan percuma juga sudah cantik paripurna maksimal tapi keluar dari salon malah boyoken. Jika kalian ingin merasakan sensasi masuk salon dengan rambut lepek dan keluar-keluar cantik datanglah ke Noto dan bayar Rp 15.000 saja.

Daftar Harga Perawatan Noto Salon


Honey Daily Salon

Salon langganan saya berikutnya adalah Honey Daily Salon yang ada di distrik Pogung. Jam bukanya mulai dari jam 9 pagi sampai jam 7 malam. Jika dilihat dari luar, bangunannya terlihat seperti toko dengan kaca-kaca yang besar. 

Desain interior di dalamnya sangat berbeda dengan Noto. Ruangan pertama setelah pintu masuk diisi dengan kursi-kursi tunggu untuk pelanggan, meja kasir, dan juga display toko makeup milik Honey Daily. Sembari mengantre pelanggan diberikan kesempatan untuk window shopping atau belanja produk-produk yang tersedia. 

Jika masuk lebih dalam, di ruangan kedua terdapat tempat melakukan treatment yang terdiri atas kursi keramas dan 4 meja dengan kaca yang sangat besar. Dibandingkan dengan salon sebelumnya, suasana di Honey Daily lebih terasa nyaman. Seingat saya selama datang ke sini, saya belum pernah mengantre. Saya pikir karena letaknya ada di perumahan sepi dan sedikit nyempil, jadi tidak terlalu banyak orang mengetahui keberadaan Honey Daily. Ya, kecuali mahasiswi-mahasiswi UGM yang menjadi mayoritas penghuni kos-kosan di daerah ini atau pengunjung tetap kafe-kafe di sekitaran salon.

Honey Daily Salon Pogung

Yang saya suka ketika keramas di sini, kapsternya akan mencuci rambut 2 kali menggunakan shampo kemudian baru dipakaikan kondisioner. Sama persis dengan cara saya keramas di rumah. Tapi tapi tapi, kursi keramasnya sungguhan tidak nyaman. Agak pegel juga menahan badan untuk duduk selama proses pencucian rambut. Dengan harga cuci blow yang hanya Rp 5.000 sepertinya tidak elok juga jika saya harus mengeluh tentang kursi keramasnya. 

Oh iya, kebetulan saat ini rambut saya sedang bondol jadi tidak butuh catokan di salon. Makanya, kalau kalian ingin rambut yang catokan baday harganya juga beda.

Daftar Harga Honey Daily Salon


Ady Brendly Salon

Salon terakhir yang menjadi andalan saya untuk keramas adanya di Wahid Hasyim, Ady Brendly namanya. Lokasi salonnya cukup strategis karena ada di pusat keramaian mahasiswa Yogyakarta. Mungkin ini bisa menjadi salah satu pilihan jika domisili atau mobilitas sehari-harinya berpusat di Seturan. 

Jika melihat daftar harganya, keramas di Ady Brendly dimulai dari kisaran harga Rp 10.000 sampai Rp 20.000 tergantung dari panjang pendeknya rambut. Tapi dari pengalaman saya dengan rambut yang super pendek ini, keramas cuma bayar Rp 5.000. Mungkin kasirnya salah hitung. Atau saya yang salah ingat. Tapi kayaknya bener kok.

Harga Perawatan Ady Brendly

Ketika masuk ke Ady Brendly, bisa dirasakan suasana seperti salon yang ada di mall-mall besar di wilayah DIY. Ruangannya luas, terdiri dari 8 kursi dengan kaca-kaca yang tinggi. Ruang tunggu pelanggannya juga cukup nyaman menggunakan sofa besar. Keramas di salon ini tidak membutuhkan waktu yang lama karena proses cuci rambutnya sangat simpel. Cukup membantu untuk pelanggan yang terburu-buru atau memiliki waktu luang yang sedikit.

Tampak Luar Ady Brendly Wahid Hasyim


Sejauh ini, untuk tiga salon yang menyediakan keramas murah versi saya, juaranya dipegang oleh Honey Daily Salon. 

Pertimbangan pribadi saya adalah jaraknya dekat dari rumah. Kemudian keramasnya enak banget karena lama dan kapsternya mengeluarkan tenaga untuk memijat kepala, serasa lagi creambath. Dan faktor terakhir yang membuat saya selalu kembali ke Honey Daily adalah kapsternya tidak berusaha keras mengajak pelanggannya ngobrol. Tetapi jika pelanggannya mau diajak ngobrol kapsternya akan menanggapi dengan fokus dan berusaha untuk tetap nyambung ke pelanggan.

Kalian juga suka keramas di salon nggak sih?

You Might Also Like

3 komentar

  1. aku mbak. bosen sama kamar mandi rumah jadi sering ngungsi keramas ke salon. tapi kerap juga keblondrok sehingga malah sekalian krimbat atau menipedi. hadeh

    ReplyDelete
  2. Mengapa tiada flaurent bund? Kukira termurah ternyata ada yg lebi murah 😌

    ReplyDelete

Hai, terima kasih sudah mampir di sini dan berkomentar dengan sopan ;).
Komentar yang menyertakan link hidup dan kometar yang sifatnya mempromosikan website komersil/ barang jualan akan dihapus.