Review Mia Glansie Jeju Greentea Acne Serum, Serum Anti Jerawat Dengan Bakuchiol

10 comments

Review Mia Glansie Jeju Green tea Acne Serum

Jarang-jarang saya review serum jerawat, karena kulit saya jenisnya kering, dan produk dengan fitur anti jerawat, biasanya malah bikin kulit saya kering dan iritasi. Tapi Mia Glansie Jeju Greentea Acne Serum ini beda. Karena walau ini ditujukan untuk kulit berjerawat, namun ada satu ingredient menarik untuk anti-aging, yang masih jarang ditemui di produk lokal, yaitu Bakuchiol. Saya merasa serum ini adalah anti-acne dan anti-aging dalam satu kemasan. Menarik, bukan?

Sebenarnya sudah lama saya tertarik dengan Bakuchiol skincare, yang menawarkan efek seperti Retinol dengan efek samping yang lebih kecil. Namun sayangnya saya belum menemukan produk lokal yang mengeksplor ingredient ini. Sampai akhirnya saya baca review di instagram pakdhe @danangwisnu yang membahas produk lokal dengan Bakuchiol ini.

Saat menerima Bakuchiol serum ini, kondisi kulit saya lagi jerawatan gara-gara iseng nyobain pakai cleansing oil 15 menit ala tik-tok, lalu diperparah dengan sanya nyobain produk Foreo Luna. Kulit saya memang nggak tahan dengan gesekan, kalau digesek terlalu lama dan terlalu abrasive, biasanya jerawatan.

Saat ini udah satu bulan lebih saya pakai produk ini. Jadi saya akan tuliskan review produk ini. Sekalian saya akan jelaskan, kenapa Bakuchiol vs Retinol, dan kenapa Bakuchiol product bikin saya tertarik sekali.

Review Mia Glansie Jeju Greentea Acne Serum, Serum Jerawat Dengan Bakuchiol

Apa itu Bakuchiol?

Saat ini, hampir semua brand skincare lokal bikin Retinol skincare. Bukannya saya nggak suka dengan Retinol ya, saya sih suka banget! Retinol adalah powerfull ingredient untuk anti-aging. Cuma masalahnya adalah, nggak semua orang bisa pakai Retinol. Retinol ini efeknya kuat, efek sampingnya juga tinggi. Banyak aturan ketika pakai Retinol, di antaranya: 

  • cuma boleh dipakai malam hari, 
  • harus test patch dan hati-hati saat layering karena Retinol bisa sangat mengiritasi, 
  • resiko purging dan jerawatan juga tinggi, 
  • dan yang paling penting, Retinol nggak boleh dipakai oleh ibu hamil dan menyusui

That's why Bakuchiol sangat menarik! Sama menariknya dengan baku hantam! Bakuchiol ini adalah ingredient pengganti Retinol, namun ini dari tanaman alami. Cara kerjanya seperti Retinol, yaitu mendorong turnover cell dan meningkatkan produksi kolagen pada kulit. Efeknya secara keseluruhan juga mirip Retinol, yaitu anti-aging, menyamarkan garis halus, memudarkan noda, bikin kulit lebih kencang dan sehat, dan juga mengatasi jerawat. Just like Retinol, hanya saja memang lebih gentle!

Karena lebih gentle, tentu Bakuchiol akan lebih pelan kerjanya. Cocok untuk perawatan jangka panjang. Dan kelebihannya, Bakuchiol cenderung lebih "aman" dibandingkan Retinol. Bakuchiol tidak mengiritasi seperti Retinol, nggak bikin kulit kemerahan, bisa dipakai di siang hari, dan bisa dipakai oleh ibu hamil! Boleh dibilang, Bakuchiol adalah alternatif terbaik untuk yang sedang tidak bisa pakai Retinol, atau yang nggak kuat dengan efek Retinol. Bakuchiol juga bisa di-combine dengan Retinol karena kerjanya akan saling mendukung.

Mia Glansie Jeju Greentea Acne Serum ini adalah produk dengan Bakuchiol pertama yang saya coba. Saya juga baru nemu Mia Glansie sih, produk lokal yang menggunakan ingredient Bakuchiol. Dan selama satu bulan ini, saya merasakan manfaat pakai serum ini.


Ingredient Mia Glansie Jeju Greentea Acne Serum

Ingredients Mia Glansie Jeju Greentea Acne Serum

Ingredients: aqua, butylene glycol, marus alba bark extract, Niacinamide, Candida Bombicola/Glucose/Methyl Rapeseedate Ferment, Aloe Barbadensis Leaf Extract, Bakuchiol, Propanediol, Sodium Polyacrylate, Methylpropanediol, Oryza Sativa (rice) Germ Oil, Phenoxyethanol, Sodium Polyacrylate Starch, Glycerin, Astragalus Extract, Dipropylene Glycol, Camellia Sinensis Leaf Extract, 4-Terpineol, Citric Acid, 1.2-Hexanediol, Lecithin, Salicylic Acid, Triethylene Glycol, Salix Alba Bark Extract, Sodium Citrate, Phragmites Communis Extract, Poria Cocos Extract, Sodium Benzoate, Ci. 19140, Ci. 42090:2

Karena namanya Mia Glansie Jeju Greentea Acne Serum, jadi saya otomatis mencari Greentea atau teh hijau pada ingredient list. Dan Camellia Sinensis Leaf Extract ini ada di tengah-tengah. Greentea berfungsi untuk menenangkan kulit berjerawat dan juga sebagai anti mikroba, anti inflamasi, dan anti oksidan, bagus untuk menenangkan kulit berjerawat. 

Selain Greentea juga ada BHA/ Salicylic Acid dan juga Willow Bark/ Salix Alba Bark Extract, yang merupakan exfoliant dan anti jerawat, walau jumlahnya sepertinya tidak terlalu banyak karena ada di area bawah ingredient list.

Ingredient selanjutnya yang saya notice, tentu Bakuchiol. Seperti yang sudah saya jelaskan di atas, Bakuchiol bekerja seperti Retinol, namun lebih gentle. Bakuchiol juga merupakan bahan yang poten untuk melawan jerawat.

Pada urutan keempat, terdapat Niacinamide, ingredient serba bisa yang berfungsi untuk mencerahkan, mencegah jerawat, anti oksidan, sekaligus juga anti aging. Jadi nggak heran banyak review yang bilang saat pakai serum ini wajahnya bebas kusam. Niacinamide memang mantul kalau untuk mencerahkan kulit. Niacinamide juga paling oke bila di-combine dengan Retinol, dan ternyata sama oke-nya ketika bekerja sama dengan Bakuchiol.

Lalu ada satu ingredient yang baru saya dengar, yaitu Candida Bambiola, yang berfungsi sebagai anti-acne dan anti mikroba. Selanjutnya perpaduan Greentea, Aloe Vera, dan Glycerin berfungsi menghidrasi dan menenangkan kulit.

Secara keseluruhan, serum ini penuh dengan bahan-bahan untuk mencegah dan merawat kulit berjerawat. Lalu formulanya yang alcohol free, fragrance free, dan essential oil free tentunya bikin serum ini cukup gentle, dan bisa digunakan oleh yang memiliki kulit sensitif.


Tekstur dan Aroma Mia Glansie Jeju Greentea Acne Serum

Review Tekstur dan Aroma Serum Jerawat Mia Glansie Jeju Greentea Acne Serum

Serum ini punya tekstur seperti gel-lotion, kental dan tidak mengalir, tapi juga tidak creamy. Mudah dibaur dan rasanya adem, sangat nyaman di kulit. Nggak kayak waterbased serum kebanyakan, Mia Glansie Jeju Greentea Acne Serum ketika sudah nge-blend sempurna di kulit, nggak langsung ilang seperti nggak pakai apa-apa tapi ngasih selapis layer kelembapan, tapi nggak lengket sama sekali. 

Untuk tekstur, saya nggak ada masalah sama sekali dengan serum ini. Ini adalah jenis serum yang saya suka teksturnya. Tapi saya nggak suka aromanya. Aromanya serum ini kurang bisa diterima oleh hidung saya. Mungkin aroma ini dari bahan Candida Bombicola atau Methyl Rapeseedate Fermment ya? Bahan fermentasi memang cenderung mengeluarkan aroma tidak sedap. Dan lagi, formula serum ini memang fragrance free untuk meminimalisir iritasi.


Packaging Mia Glansie Jeju Greentea Acne Serum

Review Packaging Serum Jerawat Mia Glansie Jeju Greentea Acne Serum

Kalau kamu anaknya aesthetic, kamu pasti suka dengan kemasan Mia Glansie Jeju Greentea Acne Serum. Dos-nya berwarna hijau mint, dengan gambar yang terkesan cute dan playfull. Menggoda banget untuk dikoleksi.

Saya sendiri bukan packaging hoarder. Saya cenderung membuang kardus kemasan, dan hanya menyimpan produknya. Mia Glansie Jeju Greentea Acne Serum ini dikemas dalam botol pump, dengan bentuk tabung pipih yang handy. Materialnya ringan dan tahan banting, gampang kalau mau dibawa traveling. Selain itu, tutupnya rapat dan pump-nya juga lancar, (( ngocrotnya )) enak dan pas. Kayak yang kita semua tau, botol pump merupakan yang kemasan terbaik untuk bikin produk skincare tetap higienis dan tidak teroksidasi.

Lalu model botolnya adalah yang semakin habis dipakai, produknya akan semakin ke atas. Saya suka banget kemasan seperti ini karena kita jadi bisa pakai produknya sampai benar-benar habis. Kemasannya yang bening juga bikin kita tau produknya tinggal seberapa, dan bisa mengira-ngira kapan harus repurchase.


Cara Penggunaan dan Layering Mia Glansie Jeju Greentea Acne Serum

Review Serum Anti Jerawat dari Mia Glansie Jeju Greentea Acne Serum dengan Bakuchiol

Bakuchiol terasa sangat gentle di kulit saya. Meskipun dengan tambahan BHA dan Willow Bark Extract yang merupakan chemical exfoliant, namun ternyata secara keseluruhan serum ini lebih terasa mild dan soothing. Yang mana bagus buat saya, nggak usah terlalu pusing mikirin layering.

Mia Glansie Jeju Greentea Acne Serum tentu diletakkan di slot Serum. Setelah hydrating toner dan sebelum moisturizer, bisa dipakai pagi dan malam. Saya sendiri pakai pagi saja, karena malam saya pakai Retinol. Berdasarkan obrolan saya dengan mas Danang Wisnu, serum ini oke di-layer setelah Retinol. Tapi saya sendiri lebih memilih menggunakan  Mia Glansie Jeju Greentea Acne Serum pagi, dan Retinol serum malam. Jadi tetap di-combine, namun tidak di-layer langsung. Namun kalau kamu mau pakai pagi dan malam, tidak dilarang kok. Malah dianjurkan sekali.

Untuk lebih jelasnya soal layering skincare, bisa dibaca di: Paduan 10 Step Skincare

Untuk pagi hari, saya pernah coba layering dengan vitamin C serum, dan oke-oke saja kok. Tidak terasa mengiritasi atau perih sama sekali. Tapi selama sebulan ini sih, ramuan morning skincare saya:

Hydrating Serum -  Mia Glansie Jeju Greentea Acne Serum - Moisturiser - Sunscreen

Karena serum ini sudah terasa hydrating di kulit saya, jadi saya nggak menambahkan hydrating serum lagi. Jadi memang skincare pagi saya singkat sekali. Tapi sudah cukup efektif kok bikin kulit lembap dan nggak jerawatan.

Bakuchiol sendiri, sebenarnya aman untuk ibu hamil. Namun serum ini menggunakan BHA juga, yang merupakan salah satu bahan yang harus dihindari oleh ibu hamil. Walau BHA dalam serum ini ada di daftar bawah ingredient list dan saya juga nggak merasakan efek eksfoliasi sama sekali, namun mending berhati-hati ya kalau untuk masalah kehamilan. Kalau misalnya tetap ingin memakai, konsultasikan dulu ke DOKTER KANDUNGAMU.


Hasil Setelah Satu Bulan Pemakaian Mia Glansie Jeju Greentea Acne Serum

Review Skincare Bakuchiol Mia Glansie Jeju Green Tea

Serum ini terasa soothing dan menghidrasi. Dan ini bikin kulit saya berterima kasih, karena rasanya bener-bener nyaman setelah beberapa waktu belakangan saya hajar pakai actives yang lumayan irritant.

Yang saya rasakan setelah penggunaan selama 1 bulan:

  1. Kemerahan di beberapa area wajah saya berkurang
  2. Di awal pemakaian, kulit saya lagi jerawatan. Dan memang membaik dengan pemakaian serum ini.
  3. Serum ini membantu healing jerawat, namun tidak membuat kulit saya kering sama sekali.
  4. Saat menulis review ini, saya sedang dalam periode PMS (periode saya 2-3 bulan sekali). Dan sama sekali tidak ada jerawat muncul.
  5. Untuk minyak dan komedo, saya tidak bisa bilang, karena kulit saya memang cenderung kering dan tidak begitu ada masalah dengan komedo.
  6. Nggak ada efek samping apapun di kulit saya, sama sekali! 
Untuk efek anti-aging, memang nggak se-powerfull Retinol ya. Saya rasa nggak bisa mengharap kulit lebih kencang dan terlihat muda dengan hasil cepat. Namun menurut saya ini bagus di-combine dengan Retinol. Karena saya sendiri pakai ini pagi hari, jadi di pagi hari walau saya nggak pakai Retinol, tetap ada nutrisi anti-aging untuk kulit saya, mendukung kerja Retinol di malam hari.


Kesimpulan

Di kulit saya, Mia Glansie Jeju Greentea Acne Serum terasa soothing, gampang digunakan, dan nggak perlu pusing mikir layering. Dan serum ini cukup efektif mencegah dan membantu meredakan jerawat saja, tanpa bikin kulit terasa kering.

Buat saya sendiri, efek Bakuchiol terasa sangat mild. Tapi tentu Bakuchiol ini jadi opsi yang bagus untuk kamu-kamu yang:

  1. Kulitnya terlalu sensitif untuk pakai Retinol.
  2. Sebagai awalan sebelum pakai Retinol, untuk kenalan dulu.
  3. Butuh sesuatu untuk mendukung kerja Retinol. Bisa di-layer, atau dikombinasi pemakaian pagi dan malam seperti saya.
  4. Saya rasa serum ini juga akan sangat membantu untuk yang suka traveling. Karena Retinol kan cukup susah ya penggunaannya, bikin kulit jadi photosensitif dan gampang iritasi, jadi kalau pas traveling, bisa pakai serum Bakuchiol ini dulu sebagai opsi pengganti Retinol.
Serum ini tidak bisa dipakai oleh ibu hamil. Bukan karena Bakuchiol-nya, tapi karena kandungan BHA-nya. Masukan untuk Mia Glansie, mungkin bisa lho membuat lini Bakuchiol serum yang bumil friendly. Agar ibu-ibu hamil tetap bisa merasakan manfaat anti aging skincare tanpa was-was.

Selain aromanya, saya nggak ada masalah dengan serum ini. Serum ini bikin wajah saya bebas jerawat, nggak kering, meredakan kemerahan, dan juga cukup hydrating sehingga mempersingkat skincare pagi saya. 

Review Serum Anti Jerawat Mia Glansie Acne Serum

Harga Mia Glansie Jeju Greentea Acne Serum

Mia Glansie Jeju Greentea Acne Serum ini bisa dibeli dengan harga Rp.100.000/ 25 ml.

Mia Glansie bisa dibeli melalui shopee (klik). Kamu bisa pakai kode MIAGSEKAR untuk tambahan diskon saat pembelian produk ini di shopee ;). Info lebih lanjut, bisa intip instagram @glansiebeauty.

10 comments


  1. Sebagai pengguna retinol/tritenoid/retinoid sejak 2016... aku rasa ini produk alternatif yang bagus ya bund. Sayang dulu aku tahu brand ini tapi masih ragu-ragu beli... berkatmu, aku jadi yakin kalau Glansie Beauty itu bagus... makasi bund

    ReplyDelete
  2. Seperti biasa, review njenengan sangat jelas dan mudah dipahami mba. Bentuk pekejing dan format wadahnya juga keren. inovatif banget. Jadi masukkan wishlist saja.

    ReplyDelete
  3. Bagaimana bisa dilihat efeknya kalau malamnya pakai retinol? Tentu efek retinol lebih dominan sesuai logika dalam tulisan..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kan pakai retinolnya bukan baru kemarin sore juga. Jadi ya tahu efeknya ketika kulit pakai retinol saja, dan ketika kulit pakai retinol + actives lain. Menjawab sesuai logika pemakai skincare yang sudah paham kondisi dan reaksi kulit 👌.

      Delete
  4. Wah, padahal aku sudah happy nih, Mbak, tau kalau produk ini pake Bakuchiol yang lebih aman buat ibu hamil. Secara sekarang aku lagi pake retinol tapi lagi program hamil juga. Jadi kalau sewaktu-waktu hamil beneran pengen lepas retinol dan beralih ke penggantinya yang lebih aman buat ibu hamil, yaitu Bakuchiol. Ternyata eh ternyata produk ini masih ada BHA nya. Duh, jadi harus nyari-nyari alternatif lain nih aku, Mbak Arum.🙈

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah iya, soalnya ini serumnya untuk anti jerawat. Makanya pengen banget Mia Glansie bikin serum Bakuchiol untuk ibu hamil gitu lho. Pasti kece.

      Delete
  5. Pagi mba arum. Maaf karena keterbatasan saya utk bisa membuka ulasan yg sudah pernah mba arum posting. Boleh tanya mba? Urutan skincare jika ingin mencoba serum bakuchiol dan retinol seperti mba arum? Sya sudah ada milk cleanser, facial wash, toner AHA/BHA SBM, HTE dan PHTE avoskin. Untuk mousturizer masih cari yang pas. Minta sarannyanya mba arum. Usia sya 43 th, kulit kering, kusam, tapi kadang berjerawat besar, pori2 besar. Trimakasih sebelumnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siang mbak Frieda, maaf juga keterbatasan saya yang membuat saya harus menolak menjelaskan sesuatu yang sudah saya tulis ya :).

      Untuk layering bakuchiol dan retinol sudah saya jelaskan di atas.
      Untuk layering skincare secara keseluruhan juga pernah saya tulis dengan judul Paduan 10 step skincare.

      Delete

Hai, terima kasih sudah mampir di sini dan berkomentar dengan sopan ;).
Komentar yang menyertakan link hidup dan kometar yang sifatnya mempromosikan website komersil/ barang jualan akan dihapus.