Tuesday, September 4, 2012

Ultima II The Nakeds Face powder



Salah seorang teman follower pernah comment di salah satu FOTD saya: "Rum, kok Loose powder Ultima The Nakeds malah enggak di review, ya?" Kalau diperhatikan, saya memang sering FOTD memakai loose powder ini, dan saya juga sering bilang kalau saya suka produk ini.




Tekstur


Tekstur bedak ini lembut, dan ngeblend dengan gampang di kulit saya. Butirannya halus dan nggak menggumpal.



Finishing

Ada shimmer halus di dalam bedak ini, yang mana saya suka banget. Shimmernya nggak bikin muka jadi kaya pemain dangdut kok. Tapi malah bikin kulit terlihat glowy alias berkilat sehat. Dan di muka kelihatan ringan natural. Cocok banget buat sehari-hari.


Diatas adalah foto swatch bedak, dengan menggunakan flash. Kenapa saya pakai flash? Biar shimmer-nya kelihatan. Kelihatan kan, shimmernya? Karena shimmer ini juga, agak-agak susah kalau digunakan untuk foto-foto. Kalau tukang fotonya enggak keren, jatuhnya muka jadi putih banget karena mantulin sinar. Putihnya kayak embak-embak dandan ketebelan itu lho, bukan kaya Edward Cullen.

Walau shimmernya natural dan nggak kelihatan, tapi menurut beberapa artikel majalah wanita dewasa yang saya baca, sebaiknya jenis bedak dengan shimmer seperti ini dihindari oleh:
  1. Yang kulitnya berminyak lebay
    Karena bedak shimmer akan menampilkan kesan kulit tambah berminyak. Daripada nanti dikejar-kejar tukang gorengan karena muka situ dikira wajan, hayoo? :D kulit saya juga termasuk dalam kategori berminyak di daerah T. Tapi enggak yang sampai lebay. Buktinya saya nggak pernah tuh disama-samain sama wajan penggorengan.
  2. Yang kulitnya sedang berjerawat atau bernoda lebay
    Karena bedak shimmer akan semakin memperjelas penampakan noda pada kulit. Kulit saya juga enggak masuk dalam kategori flawless-mampus-ala-Syahrini. Tapi enggak masalah, karena noda-noda di kulit saya masih tergolong enggak lebay.
  3. Yang kulitnya sudah mulai ada kerutan atau garis-garis halus penuaan.
    Yang ini jelas donk. Shmmer malah akan semakin memperjelas garis-garis halus tersebut. Untuk pemakaian di area bawah mata, saya agak kesulitan ngeblend bedak ini. Karena bedak ini jadi kaya masuk di garis-garis halus dan nggak mau ngeblend sempurna. Solusinya biasanya saya gosok pakai jari agar bedak sedikit hilang di area itu.



Coverage


Loose powder ini hasilnya sheer-sheer aja. Enggak bisa nutupin dosa-dosa di muka. Untunglah muka saya nggak banyak dosa ^^. Dan masalah selera aja nih, saya memang suka loose powder yang sheer seperti ini, soalnya kalau loose powder coveragenya tinggi, malah bikin muka saya kaya di dempul. Saya lebih suka mempercayakan masalah coverage kepada foundation dan concealer.



Shade

Urusan shade, bedak ini super tricky. Bagi yang kulitnya cocok banget sama salah satu shade bedak ini, segera syukuran deh. Situ beruntung banget. Saat coba-coba, shade L2 terlalu terang dan shade L3 terlalu gelap. Akhirnya saya selalu beli dua shade tersebut untuk saya campur. Tapi jatuhnya jadi mahal banget, kalau sekali beli bedak harus dua begitu kan?

Sekarang L3 saya sudah habis, sementara L2 saya masih lumayan banyak. Soalnya L3 saya seperempatnya di minta sama salah seorang teman saya. Jadi saya memakai L2 ini sendirian.

Kalau dipakai sendirian, tanpa base foundie maupun BB cream, L2 masuk-masuk aja dikulit saya. Tapi kalau pakai foundie atau BB cream sebelumnya, jatuhnya dempul banget. Kelihatan keputihan. Solusinya, saya suka mencampur L2 dengan loose powder merk lain yang kegelapan, kalau saya mencampurnya dengan loose powder PAC nomer 3.



Staying Power & Oil Control

Namanya juga Loose powder ya, staying powernya, sebagus apapun, kalau tanpa foundie, tentunya masih dibawah level TWC. Tapi menurut saya, The Nakeds tergolong bagus kok staying powernya, untuk ukuran loose powder lho ya. Dan dia enggak cakey.

Oil Controlnya juga lumayan hebring. Kalau dibandingin Caring Loose Powder, The Nakeds lebih lama bikin minyak-minyak muka saya enggak keluar. Tapi tampilannya tetap glowy.



Packaging


Yang saya suka banget, tutup loose powder ini bisa dipake buat ngaca. lumayan kan untuk tacap-tacap. Tapiiii...berhubung kemasannya bulky alias gendut dan geday, ya saya jarang bawa-bawa The Nakeds kemana-mana. Nongkrong aja dia di meja rias saya untuk pemakaian rumahan.

 

Seperti pada umumnya loose powder, case-nya dilengkapi sekat untuk tempat puff dan untuk filter. Tapi filternya nggak saya buka stikernya. Soalnya saya nggak suka pakai filter. Kalau mau pakai, biasanya saya buka sekatnya, trus saya colek langsung tuh bedak dari tempatnya. Nggak higienis ya, saya?


Tools


Puffnya kualitasnya jelek menurut saya. Kasar dan bikin aplikasi bedak berasa enggak rata. Jadi saya jarang banget pakai puff bawaannya. Saya lebih sering pakai powder brush.


Ini powder brush saya. Saya nggak suka aply loose powder pakai Kabuki, karena kabuki itu terlalu fluffy, jadi bikin butiran bedak rentan jatuh-jatuh. Powder brush itu agak-agak mirip blush brush, cuma lebih gendut dan flufy. Tapi nggak segendut Kabuki. Agak pipih juga.

Cara aply loose powder ala saya:
  1. Celupin powder brush ke bubuk bedak
  2. Ketuk-ketuk perlahan powder brush, untuk membuang sisa bedak yang menempel
  3. Sapukan kuas dari arah atas ke bawah pada wajah
Selera sih ya, tergantung kenyamanan dan kebutuhan. Tapi bagi saya, cara itu yang memberikan hasil paling maksimal.


Kesimpulan

Berhubung banyak masalah selera disini, jadi agak rancu ya, mana sisi plus dan yang mana sisi min dari produk ini. Jadi saya rangkum aja deh ya tanpa plus min-plus min:
  • Butiran bedak lembut dan gampang diblend dan nggak cakey
  • Bershimmer halus 
  • Finish terlihat glowy dan natural
  • Staying powernya bagus untuk ukuran loose powder
  • Oil control bagus
  • Shade agak tricky
  • Case-nya bulky 
  • Tutupnya bisa buat ngaca
  • Puff-nya kasar
  • Mahal :(

Harga = Rp 135 000 / 30 g


UPDATE: 

Untuk Loose Powder yang coveragenya sheer dan bershimmer begini, orang-orang sering menyebutnya setting powder. Jadi biasanya Loose Powder ini digunakan untuk seting foundation, atau set makeup keseluruhan setelah selesai dandan. Kalau loose powder yang biasa digunakan sebagai main powder, biasanya menggunakan yang coveragenya lebih tinggi atau sekalian loose powder yang mengandung foundation (mineral powder foundie). 

Untuk Loose Powder dengan medium coverage yang pernah saya coba adalah: Caring Loose Powder dan PAC Loose Powder.

19 comments:

  1. Aaaa tidaakk, kalau udah berkerut ga cocok lagi pake yg bershimmer... ihik *udahtua...

    baru tahu klo shimmer makin mencetak finelines... *manggut2 klo gitu mulai sekarang harus menghindari shimmer XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aihh...kamu mah muyus, miz. Lebih muyus dari aku T.T. Belum perlu lah menghindari shimmer :))

      Iya, teorinya begitu. Tapi berhubung aku juga masi bau kencur belum ada keriput, jadi enggak bisa buktiin.

      Delete
  2. Wah..bukannya biasanya shimmer bisa nge-kamuflasein fine lines yah? *baca2 sih gitu*
    Biasanya produk2 aging *eh..apa sih istilahnya ya?* ngandung shimmer2 gitu, soalnya kalo yg udah banyak kerutan pake yg matte malah keliatan dull. Tapi cmiiw yah, takut dibilang sotoy. Hehehe ^.^v

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hmmm...aku juga cuma baca gitu, Dina. Iya sih, logikanya kalau udh berkerut, pasti kulitnya kering. Thanx banget yah, coba nanti aku cari2 referensi lain lagi untuk dimasukin di post ini :)

      Delete
  3. wahh ini yaa bedak yang selalu km blg bagus? penasaran euy..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bagus ini dear.. Tapi enggak heran lah, harganya mahal je -_-

      Delete
    2. aku pake loreal true match minerals..
      bagus jg.. :)

      Delete
    3. Iyaa, aku pengen true match dari dulu tp nggak jadi2 :D. Ntar deh kalau bedakku habis beli itu.

      Delete
  4. wah sama kayak aku gag higienis klo pake bedak, templok langsung dalam wadahnya haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kayaknya kita harus mengubah kebiasaan ini deh, ses. biar nggak keliatan kemproh banget :))))

      Delete
    2. klo ngeluarin pelit-pelit dr bolongannya suka males haha

      Delete
  5. Ini gak pernah dibawa arisaaann.. >.<*

    :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Habisan nggak ada yang pesen. Aku kan bawa apa-apa bairikues :D

      Delete
  6. kalo misal la tulipe itu gmna? bagus ga?

    ReplyDelete
  7. aku keracunan ini juga nih dari FD....
    sayangnya pas ke counter shade 3L lagi kosong, aku liat yg 2L putih bgt, Yg 4L gelap bgt....kebetulan gak ada tester utk loose powder....
    akhirnya beli naked pressed powder yg 3L.....
    Kira2 kalo sama2 3L antara l/p dan p/p warnanya sama gak sih?
    ada yg pernah bandingin??

    tapi naked p/p shade terangnya 3L, n gelapnya 5L....
    Kalo Naked l/p terangnya 2L, gelapnya 4L....
    mungkin lebih gelap shade p/p-nya kali ya.....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Belom pernah bandingin. Aku nggak pakai presed powdernya :D

      Delete
  8. saya usia 34thn, skin type oily, bluntusan klo ga ati2 pake make up, malah saya tuh paling cocok yah bedak ini.. kalau ada yg make trus mungkin ga cocok di muka, jangan2 shadenya salah, keputihan kali yg diambil :D.. trus jangan ngarap dong klo loose powder utk nutup bekas jerawat atau hitam2 di wajah, sejak kapan fungsi loose powder utk itu, hhihi.. ade2 aje mbak reviewer ini..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ga semua yg saya atau anda pakai cocok sih ya buat orang lain. Ini.blog pribadi saya. Jadi review siaini berdasarkan pengalaman dng kulit saya. Klo ga sama dng pengalaman dng kulit anda ya wajar lah. Kulit org memang beda2.

      Delete

Hai, terima kasih sudah mampir di sini dan berkomentar dengan sopan ;).
Komentar yang menyertakan link hidup dan kometar yang sifatnya mempromosikan website komersil/ barang jualan akan dihapus.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...