10 Skincare Murah Di Bawah 50 Ribu Tapi Bagus

39 comments


Saya tahu kalian misqueen jadi saya menuliskan artikel ini. Untuk kalian sobat misqueen-ku tershayank.

Walaupun saya suka cobain skincare-skincare kekinian, saya sebenernya punya produk-produk andalan yang harganya murah. Produk-produk ini biasanya adalah produk lama, yang dari awal-awal belajar makeup dulu udah saya pakai. Sampai sekarang produk-produk ini masih saya pakai lho, walaupun on-off dan nggak mak-breg langsung semuanya ada dalam rangkaian skincare saya. Penting lho untuk tahu produk-produk on budget tapi kualitasnya bagus begini. Misal ada skincare yang habis pas belum gajian, kan kita nggak nangis-nangis amat ya, bisa beli andalan-andalan ini dulu.

Produk-produk ini tuh istilah kerennya jadi produk "steal"-nya saya. Kalau saya lagi pengen nyobain ampoule harga jutaan misalnya, bisa lho cleanser-nya saya steal aja yang murahan. Agar budget tidak anu dan kemudian dimarahin pak Dani wkwkwk..

Tapi ada juga di antara produk-produk ini yang memang saya beli terus-terus. Bukan karena murahnya, tapi memang performanya sebagus itu di kulit saya. Murahnya mah bonus aja.

Karena ini menjelang 11.11 dan besok pasti banyak diskon dan free ongkir tanpa minimal pembelian di Shopee, jadi saya list saja ya sekarang produk-produknya, beserta link belinya. Saya usahakan ini nggak dari terlalu banyak toko kok, biar kalau kalian pengen belanja semua pun lebih ringkes. Jangan khawatir, sudah saya carikan yang murah dan trusted juga. 

10 Skincare Murah Di Bawah 50 Ribu Tapi Bagus


1. Pixy Eye & Lip Makeup Remover
Harga: Rp 21 000
Beli di sini (klik)

Ini adalah produk yang saya pakai, nggak pernah ganti, dari 7 tahun yang lalu. Pixy ini harganya murah, namun performanya sama bagusnya dengan makeup remover yang lebih mahal. Saya pernah juga beberapa kali sok-sokan coba yang lebih murah, tapi daya bersihnya nggak ada yang sebagus Pixy. 

Pixy Eye & Lip Makeup Remover bisa bersihin makeup waterproof dengan effortless, nggak perlu diteken atau dikuyek-kuyek udah ilang makeup-nya. Formulanya juga nggak terlalu berminyak, namun juga alcohol-free. Nggak bikin kulit kerasa perih dan kering. Luv banget. Saya sekali beli biasanya bisa langsung 10 biji untuk distok, karena saya kan memang suka mainan makeup.


2. Viva Milk Cleanser Green Tea
Harga: Rp 6 000
Beli di sini (klik)

Kalau Viva Milk Cleanser ini saya pakai kalau pas lagi nggak pakai makeup apa-apa dan di rumah aja. Daya bersihnya pas aja deh, cocok buat bersihin sunscreen sama bedak doang. Jadi ya cocok buat cleanser sehari-hari aja. Dia memang nggak ada benefit yang wadiwaw. Tapi ya pokoknya dia mengerjakan tugasnya sebagai cleanser dengan baik dan harganya murah.

Saya biasanya pakai ini tanpa kapas sih, karena kulit saya kalau digosok kapas suka perih. Dan Viva yang bagus khusus yang Green Tea dan Sprirulina, tapi yang enak aromanya yang Green Tea. Jadi aku favoritnya Green Tea. Coba varian lain selain dua itu entah kenapa perih di kulit saya.

Lihat juga: Pakai Milk Cleanser Tanpa Kapas


3. Viva Chic On Lip Moisture Balm Aloe
Harga: Rp 11 500
Beli di sini (klik)

Lip balm ini sebenernya saya baru nemu tahun lalu, bukan yang udah saya pakai bertahun-tahun. Tapi saya langsung suka. Dia murah banget, tapi beneran melembapkan bibir. Saya lumayan surprise karena biasanya lip balm yang murah itu cuma glossy doang di bibir, terus begitu glossy-nya ilang bibir malah tambah kering. Tapi Viva ini enggak. Dia beneran bikin bibir jadi lembap dan lembut. Tapi lagi-lagi, yang saya suka cuma Aloe. Pernah coba yang Coklat, tapi nggak selembap yang Aloe.

10 Skincare Murah Di Bawah 50 Ribu Tapi Bagus



4. Fanbo All In One Cleansing Balm Sakura
Harga: Rp 55 100
Beli di sini (klik)

Cari cleansing balm yang murah tapi bagus? Jawaban saya sih Fanbo! Harganya 50 ribuan aja tapi bekerja dengan sangat baik hapus makeup dan gentle di kulit. Kemasannya memang kecil, tapi worth the price kok. Nggak yang minimalis banget. Terus karena kecil, enak banget kalau mau dibawa-bawa travel. Apalagi bentuknya balm, jadi meminimalisir resiko tumpah.


5. Pixy Cleansing Express 
Harga: Rp 14 350 - Rp 22 000
Beli di sini (klik)

Sebelum micellar water merajai rak pembersih di Guardian, Pixy ini ngehits sekali. Dan bagus. Dan sebenernya ya bagus-bagus aja kok produk ini, seperti pembersih berbentu cair pada umumnya. Produknya alcohol-free dan gentle di kulit, namun formulanya cukupan untuk bersihin makeup sehari-hari zaman saya masih jadi mbak-mbak kantoran dulu. 

Jujur sekarang saya udah nggak pakai karena kulit saya tambah sensitif seiring berjalannya usia, jadi saya menghindari menggosok kulit dengan kapas. Tapi saya pernah membandingkan Pixy ini dengan micellar water harga 100k ke bawah, performanya boleh diadu kok! 


6. Acnes Creamy Wash
Harga: Rp 14 900
Beli di sini (klik)

Karena kulit saya kering dan sensitif, saya jarang sekali bisa cocok sama sembarang sabun. Tapi Acnes Creamy Wash ini adalah salah satu yang cocok di saya. Sabun muka ini sulfat free, lembut di kulit, nggak bikin kering, dan mampu mencegah jerawat. Nyaman banget pakai ini kalau pas jerawatan, karena nggak bikin kulit kering, tapi nggak bikin jerawat tambah meradang. Bagaimana tidak cinta?


7. Acnes Tea Tree Oil Clay Mask
Harga: Rp 29 900
Beli di sini (klik)

Walaupun kulit saya kering, tapi saya cinta banget sama clay mask. Asal tau trik-nya, clay mask nggak bikin kulit tambah kering kok. Dan Acnes Clay Mask ini adalah clay mask lokal yang menurut saya formulanya enak. Ringan dan nggak begitu bikin kulit kering, tapi tetep terasa satisfying karena kulit terasa super bersih habis maskeran. Di combine sama acid toner setelahnya juga nggak terlalu "menggigit", masih nyaman di kulit. Kalau lagi jerawatan, kadang saya pakai sebagai (( masker totol )) karena efektif bikin jerawat cepet kering.

Oh iya, soal clay mask murah, orang biasanya lebih suka Himalaya Neem Mask. Tapi saya sendiri lebih suka Acnes, karena Himalaya ini tingling sekali di kulit saya dan hasilnya sama aja kayak Acnes. Untuk apa bersakit-sakit kalau hasilnya sama T.T.

10 Skincare Murah Di Bawah 50 Ribu Tapi Bagus


8. Wardah Seaweed Primary Skin Hydrating Booster
Harga: Rp 27 000
Beli di sini (klik)

Banyak yang nggak ngandel pas saya bilang kalau Wardah ini enak hydrating toner-nya. Mungkin karena udah terpatri di pikiran kalau hydrating toner yang bagus itu yang dari Korea dan Jepang. Padahal lokal juga punya yang bagus. Ini efeknya nggak neko-neko sih, hanya bikin kulit lebih terhidrasi. Tapi kan ya itu saja kan yang harusnya dicari dari sebuah hydrating toner?

Wardah ini lembapnya pas. Teksturnya bukan yang super rich, tapi jadi enak nyerepnya ke kulit. Kalau butuh hidrasi yang lebih intens, ya tinggal dipakai saja beberapa layer.


9. Pixy Aqua Beauty Protecting Mist Spray
Harga: Rp 22 500
Beli di sini (klik)

Ini spray yang nggak neko-neko juga. Bahkan sebenernya nggak lembap banget. Tapi spray-nya oke dan multifungsi. Bisa dipakai untuk buffering antara layer skincare satu dan selanjutnya, untuk sebelum reaply sunscreen, untuk setting spray makeup, dan untuk seger-segeran aja tanpa ngerusak makeup. Intinya sih dia nggak ngasih benefit yang ndakik-ndakik, tapi super nyaman dan murah. Itu aja.


10. Skin Aqua UV Moisture Gel SPF 30 PA ++
Harga: Rp 41 400
Beli di sini (klik)

Awalnya saya heran, kenapa setiap saya bilang soal skincare Skin Aqua, selalu pada bilang kalau white cast dan nggak nyaman ya? Padahal dari antara semua sunscreen Skin Aqua, saya suka banget sama Skin Aqua yang tutupnya hijau ini. Biasanya kebanyakan orang seringnya nyobain yang tutup biru yang SPF 50, padahal yang tutup hijau ini enak banget, nggak seperti sunscreen lain yang bikin minyakan dan oxidize. 

itu dia list 10 skincare murah di bawah 50 ribu versi saya. Kalau kalian tertarik dengan produk yang saya rekomendasikan, jangan lupa klik linknya untuk mencoba produknya ya!

French Makeup Style Untuk Fall Season 2020

6 comments

Nggak kerasa sudah bulan November ya? ini jujur ya, pas tanggal 2 November kemarin, saya kagwet karena lha kok tau-tau sudah November saja padahal gaji bulan oktober belum masuk. Dan saya langsung whatsapp Momon, "Ternyata ini sudah November!"

Dan dibalas, "Sudah dari kemarin!"

Biasanya kalau masuk bulan-bulan September, atau cuaca udah mendung-mendung melulu, saya langsung semangat cari tren makeup untuk fall season. Di antara semua season, autumn memang yang paling rame kalau di dunia makeup. Tapi karena tahun ini dunia skincare terlalu berisik, saya sampai lupa dengan makeup fall season yang biasanya bikin saya turn on buat dandan hehe..

Mengejar ketinggalan, saya langsung meluncur ke chanel beberapa beauty guru. Tapi ternyata sepi. Bahkan Jaclyn Hill Yang biasanya semangat sekali dengan warm tone cut crease-nya, fall season tahun ini sepertinya juga nggak bikin fall makeup tutorial.

Ternyata tahun ini memang tahun untuk parisian women. French makeup look sedang hip banget. Jadi memang eyeshadow rewo-rewo dengan super sharp instagram eyebrow udah nggak digemari. Dan untuk tren fall season kali ini juga mengadaptasi parisian style yang minimalis. Jadinya makeup minimalis dengan sentuhan warna-warna yang hangat dan muted khas fall season.

French makeup style ini bukan no-makeup makeup ala Korea dan bukan pula bold makeup ala western ya. French makeup style ini tetep kelihatan dandan, tapi lebih santai. Parisian woman adalah mbak-mbak yang chill dan selaw. Yang terlihat effortlessly chic dan nyaman duduk sendirian menikmati secangkir teh di suatu kafe di sudut kota. Tipikal yang, "aku sudah cantik nggak perlu makeup but a little mascara never hurts."

Beberapa aturan dalam french makeup style ini:

1. Natural and healthy glow

Waktunya memetik buah dari semua amazing local skincare yang rilis 2020 ini! Nggak perlu pakai foundation tebel-tebel. Cukup sedikit concealer di undereye dan beberapa area noda wajah. Saya pakai Wardah Lightening Liquid Concealer yang ringan dan nggak terlalu medok.

Lalu untuk efek healthy glow, saya memilih memakai J.One Jelly Pack Primer Gel, untuk tampilan kulit yang sehat dan glow from within'.

2. Balance makeup!

Suka bold lipstik? Boleh banget kok! Namun cukup pilih satu area wajah yang menonjol ya. Kalau sudah pakai bold lipstik, area wajah lain yang kalem-kalem aja. Saya sendiri pakai warna Carnelian dari palet So Jaded Colourpop di seluruh kelopak mata. Lalu sebagai sentuhan akhir eyeshadow, saya dab warna Diamond di atasnya dengan menggunakan jari, untuk efek kelopak mata glossy. Nggak perlu pakai eyeliner. Cukup jepit bulu mata dan ulaskan maskara.

3. Sedikit berantakan? Nggak masalah!

Kata kuncinya: effortless beauty. Parisian woman nggak akan menghabiskan waktu satu jam cuma untuk bikin alis atau blending eyeshadow. Jadi sedikit berantakan nggak masalah. Malah terlihat natural. Untuk lipstik, saya pakai BLP Lip Bullet Pumpkin, yang sedikit saya baurkan dengan jari dan kesan sedikit berantakan di area luar bibir.

Oh iya, french style ini juga pandemi friendly lho! Nggak perlu brow waxing, karena natural messy "imperfect" thick brows is the new instagram eyebrow.

Baca Juga:  Review Looke Holy Flawless BB Cushion & Swatch All Shades Looke Holy Flawless BB Cushion

4. Don't Overdo!

Apapun jenis produk yang kamu pakai, pakai dengan pengendalian diri. Nggak perlu berlebihan dan tebal-tebal. Cukup pakai tipis dan selalu blend dengan jari untuk kesan yang natural. Dan nggak perlu juga contouring super tajam, , bronzer satu muka, highlighter super blinding, apalagi blush on di bawah mata menyeberang hidung. Cukup natural flush.


Dan ini adalah interprestasi saya untuk fall makeup tahun ini:

Bekas jerawat di pipi malah sengaja saya tebalkan dengan eyeliner dan saya bikin fake mole. Soalnya light concealer nggak mampu nutupin sih.

Selamat mencoba ;).

Review Sakka Bali Reed Difusser

4 comments

Review Sakka Bali Reed Diffuser

Pas saya review reed diffuser murah meriah dulu, ada beberapa temen-temen pembaca yang request review reed difusser yang lebih high class, yang bukan kelas supermarket. Jadi saya review saja reed diffuser yang akhir-akhir ini jadi favorit saya, yaitu Sakka Bali Reed Diffuser. Ini bener-bener reed diffuser favorit saya saat ini lho! Hampir di semua sudut rumah saya, saya letakkan reed diffuser dari Sakka.Bali.

Salah satu yang bikin unik dari Sakka adalah look-nya. Kemasannya sih simple, dari botol kaca bening dengan desain tulisan yang juga simple dan tutup botol sumbat nuansa gold yang ngasih kesan natural sekaligus elegan. Nah, gong-nya adalah dia masukkan bunga kering di setiap botol kemasannya. LIHAT DONG CANTIK BANGET SECANTIK ITU MAU MATI!!!

Review Sakka Bali Reed Diffuser Lokal

Dengan desain yang secantik ini, Sakka ini kalau di rumah saya nggak cuma berfungsi sebagai pewangi ruangan, tapi juga sebagai home decor dan properti foto. Ciyus lah, ini minyak nyong-nyong aesthetic banget sumpah!

Tapi sebenernya peletakan bunga kering ini ada plus minus-nya. Plus-nya ya itu, bikin botolnya jadi super cantik. Minusnya bunga kering bikin cairan parfum lekas habis. Sakka ngasih disclosure tentang ini kok di setiap kemasannya. Dan sebagai jalan tengah, Sakka mengemas bunga kering secara terpisah. Jadi pilihan kita aja mau masukin bunga keringnya atau enggak.

Saya sendiri sih tentu masukin dong! Saya udah kadung cinta sama penampakannya. Botol dengan bunga kering ini bikin rumah saya vibe-nya kayak di villa-villa liburan gitu lho! Lagian ya menurut saya bedanya nggak terlalu signifikan. Sakka punya saya, kalau nggak pakai bunga habis dalam waktu satu setengah bulan, kalau pakai bunga satu bulan. Nggak masalah sih.

Selain bunga kering, di dalam kemasan Sakka nanti dilengkapi juga dengan tiga batang fibber stick warna hitam untuk diffuser-nya.

Isi Sakka Bali Reed Diffuser

Cara pemakaian:

  1. Buka botol Sakka dan masukkan bunga keringnya kalau mau
  2. Masukan stiknya. Kalau ruanganmu besar, masukin stik yang banyak, kalau kecil sedikit aja. Semakin banyak stik yang dimasukkan wanginya juga akan semakin semerbak, tapi cairannya juga akan semakin cepat habis. Untuk ruangan 4x4, saya pakai 3 stik.
  3. Letakkan di tempat-tempat yang diinginkan. Saya taruh di nakas dekat tempat tidur, di meja kerja, dan di ruang tamu saya letakkan 2 karena ruangannya lumayan besar.
  4. Kalau mau menilai aromanya, diamkan dulu satu hari, agar cairan meresap sempurna ke stik dan kemudian menyebar ke seluruh ruangan.
  5. 3 hari sekali, balik stik-nya agar wanginya kembali optimal
  6. Kadang dalam waktu 2-3 minggu (ketika cairan tinggal separoh), aromanya jadi nggak tercium. Solusinya kalau saya sih ganti saja stik-nya dengan baru. Sayangnya Sakka nggak menjual stik secara terpisah. Tapi stik ini bisa kita temukan dengan mudah kok di Shopee. Harganya juga murah.

Hal selanjutnya yang bikin Sakka ini unik dan spesial adalah AROMANYA. Dan aromanya ini juga yang bikin saya sesuka itu dengan Sakka. Ya namanya saja reed diffuser kalau tidak wangi apalah artinya? 

Sakka ini punya pilihan wangi yang lumayan banyak, yaitu 11 aroma. Dan beberapa varian reed diffuser Sakka memang inspired by parfum-parfum mahal. Tapi yang saya notice, pada semua variannya, ada satu aroma khas woody yang jadi ciri khas Sakka. Biasanya aroma ini muncul sebagai base notes di layer terakhir. Dan aroma inilah yang bikin semua jenis reed diffuser Sakka ngasih vibe ala Bali. Jadi walaupun aromanya terinspirasi YSL Black Opium misalnya, namun tetap ada twist-nya, jadi nggak plek-plekkan amat.

Dari 11 aromanya, saya punya 9 aroma. Yang saya belum punya adalah Ubud dan Jimbaran. Nanti ya kapan-kapan saya lengkapi koleksi Sakka saya.

Wangi dan Varian Reed Diffuser by Sakka Bali

Seminyak Reed Diffuser by Sakka Bali
Top: Jasmine
Middle: Amberwood
Base: Fir Fresin Cedar

Seminyak ini aromanya mirip-mirip dengan MFK Baccarat. Pas awal dibuka memang terasa manis powdery khas Baccarat, lalu berakhir dengan aroma woody khas Sakka, tapi tetep tercium aroma manisnya. Karena saya suka MFK Baccarat, jadi otomatis saya langsung suka sama Seminyak.

Tabanan Reed Diffuser by Sakka Bali
Top: Mandarin
Middle: Jasmine - Tuberose
Base: Wood

Ini favoritku dari 9 yang pernah kucoba! Aromanya fresh, ada manisnya dikit, dan berakhir dengan aroma woody. Tabanan ini aromanya mirip sama Dior J'adore, jadi kebayangkan ya, floral-fruity yang sedikit manis dan fresh. Lalu ada twist aroma woody juga pada akhirnya.

Canggu Reed Diffuser by Sakka Bali
Top: Orange Blossom
Middle: Licorice - Almond
Base: Vanilla - Cedarwood

Ini saya juga suka banget! Aromanya sweet fruity-floral. Ada segernya juga. Dan aroma ini terinspirasi dari YSL Black Opium. Tapi menurut saya sih aromanya nggak seperti Black Opium ya (kebetulan saya punya parfum ini). Canggu lebih segar, di hidung saya nggak terasa aroma gourmand dan musky seperti Black Opium.

Gianyar Reed Diffuser by Sakka Bali
Top: Neroli
Middle: Ylang-ylang
Base: Nutmeg

Aroma awalnya menurut saya seperti aroma sweet orange, lalu pelan-pelan akan menyeruak aroma Ylang ylang dan Jasmine. Di hidung saya nggak tercium aroma rempahnya. ya?

Kintamani Reed Diffuser by Sakka Bali
Top: White Tea
Middle: White Rose
Base: Chamomile

Kintamani ini aromanya white floral, light dan fresh. Setelah itu nanti aroma yang tertinggal adalah aroma teh. Menurut saya aromanya calming banget dan cocok untuk ruang tidur.

Umalas Reed Diffuser by Sakka Bali
Top: Vanilla
Middle: Buttermilk
Base: Cream Malt

Dari diskripsi aromanya sudah ketahuan, kan, seperti apa? Ini aroma gourmand yang manis dan caramel. Aromanya sebenernya enak dan memberikan kesan "nyaman" untuk rumah. Tapi saya sendiri memilih nggak men-diffuse ini di rumah saya, karena aromanya bikin laper. Jadi saya diffuse aja di rumah Momon. Agar dia kelaparan.

Sanur Reed Diffuser by Sakka Bali
Top: Tigerlilly
Middle: Musk
Base: Cantaloupe

Aromanya fruity banget dan segar. Tapi menurut saya aromanya simpel, nggak terlalu terasa layer-nya seperti aroma yang lain. Aromanya enak, fresh, dan nggak mengganggu. Tapi jujur, ini pilihan terakhir saya deh dari antara semua aroma Sakka Bali.

Kuta Reed Diffuser by Sakka Bali
Top: King Pear
Middle: Freshia
Base: Patchouli

Dari awal saya udah tau Kuta ini inspired by parfum sejuta umat, Jo Malone English Pear and Freshia. Dan saya udah skeptis, karena saya termasuk sedikit orang yang nggak cocok sama aroma Jo Malone itu wkwk. Tapi ternyata, pas saya cium, saya kok langsung fall in love sama Kuta. Aromanya manis fruity-floral dan segar. Memang mirip dengan Jo Malone, tapi ada suatu aroma yang nggak saya suka di aroma Jo Malone yang nggak ada di Sakka ini (aromanya saya nggak bisa deskripsikan. Semacam rasa "pahit" gitu). Jadi ya sudah, saya langsung suka deh sama Kuta.

Uluwatu Reed Diffuser by Sakka Bali
Top: Pine
Middle: Lavender
Base: Deep Water

Teman-teman saya biasanya langsung suka aroma Uluwatu ini. Tapi saya perlu waktu untuk suka. Uluwatu ini diawali dengan aroma minty, meskipun di keterangan nggak ada Peppermint-nya. Dan karena saya bukan penggemar aroma-aroma pedas, jadi saya nggak begitu terkesan. Tapi lama-lama setelah di-diffuse, saya kok suka juga ya. Aromanya nyaman namun nggak bikin ngantuk. Dan bikin ruang kerja saya khas banget aromanya.

Beli Sakka Bali Reed Diffuser

Dari kesembilan aromanya, favorit saya adalah:

Reed Diffuser Sakka Bali ini bisa kalian dapatkan dengan harga Rp.175.000,- (tanpa bunga kering) atau Rp.180.000,- (dengan bunga kering).

Kalau kalian kangen liburan, boleh banget coba diffuse Sakka ini biar rumahnya berasa aroma Bali. Kecuali rumahmu sudah di Bali yha T.T. Tips saya, coba diffuse aroma yang berbeda di masing-masing ruangan. Jadi kalau pindah dari satu ruangan ke ruangan lain berasa pindah ke lain dunia gitu karena aroma dan suasananya jadi beda. 

Review Avoskin Advanced Action Eye Ampoule, Ampuh Untuk Atasi Garis Halus

15 comments

Review Avoskin Advanced Action Eye Ampoule, Ampuh Untuk Atasi Garis Halus

Sadar nggak sih, area sekitaran mata adalah area yang paling sering di-inggati kalau lagi pakai skincare? Soalnya area sekitar mata memang merupakan area sensitif, seperti area dompetmu. Saya sendiri sih kalau pakai Retinol, AHA, dan ingredient lain yang berpotensi mengiritasi, jelas menghindari area sekitaran mata. Jadi kebayang kan, kalau nggak pakai eye treatment, nutrisi ke area sekitaran mata memang lebih sedikit dibandingkan area kulit yang lain?

Padahal, kita semua pasti nyadar, bahwa tanda-tanda aging biasanya pertama kali muncul dan paling terlihat di area sekitaran mata. Setelah itu area mulut atau garis senyum, punggung tangan, dan leher. Jadi ya produk eye treatment memang sepenting itu! Percuma juga wajah kenceng dan cerah pakai serum ina inu, kalau area sekitar mata nggak dikasih perhatian dan kemudian muncul kerutanKeseluruhan look tetep kelihatan (( mbeladus )).

Review Avoskin Advanced Action Eye Ampoule

Dan ngomong-ngomong soal eye treatment, Awal bulan ini Avoskin mengeluarkan eye treatment terbarunya, yaitu Avoskin Advanced Action Eye Ampoule. Pas awal terima, saya langsung terkesima sama packaging-nya yang mevvah! Suer, mewah banget. Puas gitu rasanya pegang skincare dengan packaging yang luxurious. Ini dari kaca tebel ya, dengan aplikator pump yang juga enak banget dipakainya. Desain dan pilihan warnanya ngingetin saya sama skincare-skincare highend Korea yang legendaris. 

Trus pas nginguk ingredient-nya juga wow manteb banget. Nggak usah pakai disuruh saya juga langsung nyobain sendiri wkkwkw.. Dan saya udah pakai ini 26 hari! Saya memang dapet produk ini sebelum launching. Biasa, jatah orang keren.


Ingredient Avoskin Advanced Action Eye Ampoule

Ingredient Avoskin Advanced Action Eye Ampoule

Water, Butylene Glycol, Pullulan, Niacinamide, Propanediol, Sodium Polyacrylate, 1,2-Hexanediol, Caprylhydroxamic Acid, Cucumis Sativus (Cucumber) Fruit Extract, Lactobacillus Ferment Lysate, Camellia Sinensis Leaf Extract, Punica Granatum Extract, Caprylyl Glycol, Sodium Hydroxide, Lactobacillus Ferment, Acetyl Tetrapeptide-5, Caffeine, Acetyl Hexapeptide-8

Kayak yang udah saya bilang di atas, ingredient eye ampoul ini memang istimewa, penuh bahan-bahan yang memang ditujukan untuk bikin area mata lebih elastis, lembap, dan juga mengurangi kedalaman garis-garis halus, serta menunda terbentuknya kerutan. 

Ingredient jagoannya adalah Peptide dengan presentase 7,5%. Peptide ini fungsinya adalah ngasih sinyal agar kulit terus memroduksi kolagen, jadi kulit senantiasa lembap dan elastis. Otomatis garis halus juga akan samar, dan kulit nggak gampang keriput. 

Nah, Avoskin menggabungkan dua jenis Peptide pada produk ini, yaitu: Acetyl Tetrapeptide-5 atau Eyeseryl dan Acetyl Hexapeptide-8 atau Argireline. Eyeseryl telah teruji mampu mengempiskan pembengkaan kantung mata, sedangkan Argireline memiliki botox like effect, yang mampu menyamarkan garis halus dan kerutan.

Eye ampoul ini juga dilengkapi dengan Niacinamide untuk mencerahkan, lalu ada Lactobacillus Ferment atau Probiotic, yang memiliki fungsi anti mikroba dan anti inflamasi. Dan juga banyak bahan-bahan yang kaya antioksidan dan menenangkan kulit seperti Camellia Sinensis Leaf Extract atau Green Tea, Caffein, dan Cucumber. Kandungannya alcohol-free, silicon-free, paraben-free, dan fragrance-free. Jadi nggak ada aromanya sama sekali ya. Secara umum sih ini aman untuk kulit sensitif dan juga aman untuk ibu hamil, namun bila ragu, silahkan konsultasikan ke doktermu ya.


Formula Avoskin Advanced Action Eye Ampoul

Formula dan Tekstur Avoskin Advanced Action Eye Ampoule

Produk ini punya tekstur seperti gel bening, namun jangan tertipu dengan tampilan awalnya, sebab ketika diaplikasikan, produk ini terasa sangat melembapkan. Nggak berat, nggak menggumpal, dan juga nggak bikin mata burem dan berair; namun saya juga nggak bisa bilang ini tipikal gel light weight yang langsung meresap dan hilang ya. Ini tipe produk dengan karakter oclusive, yang ngasih lapisan kelembapan pada kulit, tanpa ada rasa basah ataupun lengket. Produk ini terasa silicone-y, padahal sebenarnya ingredient-nya bebas silikon. Butuh sedikit waktu biar dia set dan menyatu dengan kulit.

Kalau saya boleh bilang sih, teksturnya luxurious! Melting gitu di kulit dan bikin nagih pas pakai. Saya bingung sih menjelaskan experience pas pakai, sepertinya memang harus dicoba sendiri hehe.. Dan ini jenis produk yang enak dipakai pagi atau malam. Di malam hari, eye ampoule ini mampu melembapkan dan menutrisi kulit dengan maksimal. Sedangkan di siang hari, produk ini bisa bantu mengikat makeup dengan baik tanpa kesan berminyak, jadi undereye concealer yang kita aplikasikan jadi lebih nempel dan awet.


Cara Pakai Avoskin Advanced Action Eye Ampoul

Cara Menggunakan Avoskin Advanced Action Eye Ampoule

Seperti yang sudah saya bilang, produk ini enak dipakai pagi maupun malam. Saya sendiri pakai sehari dua kali, pagi dan malam hari. Untuk slot pemakaian, biasanya saya letakkan di paling akhir sebelum face moisturiser. Pakainya cukup satu dot kecil aja, jadi hemat.

Saya pakai produk ini setelah serum-serum wajah lain yang humectant, karena memang produk ini sifatnya oclusive. Paling enak sih dipakai terakhir, karena dia bisa mengunci hidrasi dari produk-produk yang sudah diaplikasikan sebelumnya. Kalau di malam hari dan nggak keburu ngantuk, setelah oles Avoskin Eye Ampoule, saya juga suka lakukan pijatan ringan di beberapa titik area mata dengan face roller. Tapi saya nggak rajin sih bagian pijit-pijit ini hihi.. Paling seminggu dua kali aja.

Terus karena eye ampoule ini punya kantungan Peptide yang cukup powerfull untuk melawan garis-garis wajah, jadi setelah pakai di area bawah mata, biasanya sisanya saya pakaikan juga di area smile lines.


Review Pemakaian Avoskin Advanced Action Eye Ampoule

Setiap kali diaplikasikan, Avoskin Advanced Action Eye Ampoule ini bikin area mata instan lebih lembap dan terasa segar. Dan tipikal gel-nya memang thick, yang mampu mengikat makeup. Jadi kalau dipakai siang, bikin concealer lebih nempel, halus, nggak gampang cracking dan tahan lama. Namun lembapnya juga mantul, jadi dipakai malam rasanya juga enak banget.

Hal kedua yang saya notice, eye ampoule ini nggak bikin milia saya muncul. Padahal dengan level kelembapan yang diberikan, saya sudah siap-siap aja nih, pasti bakalan muncul milia. Ternyata enggak lho! 

Before After Penggunaan Avoskin Advanced Action Eye Ampoule

Lalu yang ketiga, eye ampoule ini memang mengurangi garis halus di sekitaran mata secara nyata. Karena area tersebut cukup terhidrasi, otomatis kulit terlihat lebih plump dan garis-garis halus lebih terisi. 

Namun tentu saja ya, produk ini adalah eye cream dengan manfaat anti-aging. Manfaat anti-aging tidak akan kelihatan (( sakded-saknyet )), tapi merupakan sesuatu yang sifatnya investasi. Kalau kita rajin pakai eye treatment dengan kandungan Peptide tinggi seperti Avoskin Advanced Action Eye Ampoule  ini, garis halus dan kerutan akan bisa sangat diminimalisir. Hasilnya akan terasa saat kita sudah lebih mature nanti. Ibaratnya: pakai sekarang, Shopia Latjuba kemudian! 

Yang keempat, untuk efek brightening, jujur saya awalnya skeptis soalnya eye ampoule ini cuma mengandalkan Niacinamide untuk agen pencerahnya. Tapi ternyata memang ngefek lho. Undereye area saya terlihat sedikit lebih cerah. Ini yang notice sebenarnya malah teman-teman di sekitar saya. Dan saya lumayan takjub, soalnya sebulan terakhir saya sering begadang untuk bekerja di depan laptop.


Avoskin Advanced Action Eye Ampoule VS Avoskin Intensive Nourishing Eye Cream

Avoskin Advanced Action Eye Ampoule Vs Avoskin Intensive Nourishing Eye Cream

Pasti banyak skincare enthusiast yang bertanya-tanya, apa bedanya Avoskin Eye Ampoule yang baru ini, dengan Avoskin Eye Cream mereka yang lama? Nah, kebetulan saya pernah pakai juga Avoskin Eye Cream, jadi bisa sedikit menjelaskan perbedaannya ya.

Avoskin Eye Ampoule punya beberapa powerfull ingredient untuk melembapkan, mengatasi kerutan, dan juga mengurangi puffyness. Sementara itu Avoskin Eye Cream yang lama memiliki ingredient yang sifatnya melembapkan dan menenangkan kulit, namun tidak ada ingredient untuk anti-aging seperti Peptide.

Lalu dari segi tekstur, Avoskin Eye Cream teksturnya cream-lotion yang meninggalkan rasa basah saat diaplikasikan, sedangkan Avoskin Eye Ampoule punya tekstur gel yang seperti silicone. Namun surprisinglly, Avoskin Eye Cream terasa lebih ringan. Jadi walau bentuknya gel, memang Avoskin Eye Ampoule ini lebih nendang lembapnya.

Apakah kedua produk tersebut perlu di-layer? Menurut saya nggak perlu sih. Karena walau namanya Ampoule, namun Avoskin Advanced Action Eye Ampoule sudah cukup lembap dan oclusive. Jadi nggak perlu di-seal lagi pakai produk lain.

Jadi pilih mana? Karena umur saya sudah 30+, dengan jenis kulit kering, dan merupakan hamba uang yang sering lembur dan begadang, jadi ya sudah jelas saya lebih butuh Avoskin Advanced Eye Ampoule, yang bukan cuma sekedar melembapkan, tapi juga melawan tanda-tanda penuaan. Tapi kalau kamu masih usia 20-an, gaya hidup kalem bermartabat, dan hanya butuh krim ringan untuk menjaga kelembapan kulit, Avoskin Eye Cream juga sudah cukup kok.


Kesimpulan

Harga Avoskin Advanced Action Eye Ampoule

Lagi-lagi, Avoskin sukses membuat saya jatuh cinta sama produk barunya! Saya ngerasa memang (sebagian besar) produk-produk Avoskin ngasih hasil nyata di kulit saya. Avoskin Advanced Action Eye Ampoule ini pun juga. Selain ngasih pengalaman menyenangkan saat pengaplikasian, produk ini juga memberikan hasil yang nyata terlihat.

Saya sih rekomen sekali produk ini untuk kulit dewasa, yang mulai mencari eye treatment yang bukan hanya ngasih kelembapan optimal, tapi juga dilengkapi dengan bahan-bahan untuk menunda kerut dan tanda-tanda penuaan.


Harga Avoskin Advanced Action Eye Ampoule

Avoskin Advanced Action Eye Ampoule bisa kamu dapatkan dengan harga Rp.199.000/ 12 ml. Kamu bisa beli di Shopee Mall Avoskin Beauty. Atau untuk info lengkap soal pembeliannya silahkan follow instagram @avoskinbeauty atau kunjungi website AvoskinBeauty.