Friday, May 4, 2018

[Review] Focallure Twilight 18 Eyeshadow Palette


Mongomong, merek Focallure memang lagi nge-hits banget ya. Dan saya sejujurnya nggak begitu kena sama hipsnya alias kurang tertarik. Untuk complexion seperti foundation, bedak, dan primer, saya termasuk yang percaya bahwa ada harga ada rupa. Sementara untuk dekoratif, saya cuma suka eyeshadow, dan saya langsung kurang tertarik pas tahu kalau Focallure ini plek-plekkan menjiplak merek-merek high end gitu deh. Palingan saya sekarang tinggal penasaran sama highlighter-nya ajah.

Tapi pas saya tanya di instagram, makeup apa yang paling pengen dibaca review-nya oleh kolower saya, suara terbanyak adalah eyeshadow Focallure. Ya wis, saya mengalah dan menyisihkan ke-ilfeel-an saya di awal, dan membeli eyeshadow ini. Saya pilih palette yang Twilight, karena menurut saya ya ini yang warnanya paling "menarik". Lainnya biasa ajah.

Tapi pas saya main tebak-tebakan di foto ini banyak banget yang jawabannya salah. Guimana suih, nuetizeeennn??


Jadi, kalau di foto instagram atau di youtube, palette Focallure itu kan terlihat luxurious banget ya packaging-nya. Tapi aslinya enggak kok. Kalau lihat dan pegang langsung, langsung kelihatan kalau kemasannya ini dari bahan yang murah dan buatannya juga nggak rapih. Terus saya agak bencik sama aksen berkilau yang mantulin bayangan gitu lho pada packaging-nya. Bikin susah kalau mau difoto flatlay.

Oh iya, sebelum membaca lebih lanjut, saya mau ngasih pengertian dulu kalau saya ini me-review produk berdasarkan kualitas ya, bukan berdasarkan harga. Jadi jangan sampai ada komentar, "ya wajarlah ada kurangnya wong harganya juga murah!" atau "mau yang bagus ya beli yang mahal jangan beli yang seratus ribuan!" Karena kalau kamu ada niatan untuk komen begitu, ya sudah hentikan baca review ini sampai di sini saja. Karena berarti menurutmu produk-produk murah itu tidak perlu di-review. Ya ngapain di-review, orang kalau dikasih tau kekurangannya langsung diwajarkan kok, karena murah. Yaudah bagus-bagusin aja semua yang murah. Dan lagi, secara kualitas eyeshadow yang ini memang bukan selera saya.

Catet ya, SELERA. Jadi bisa jadi ini seleramu, atau selera orang lain. Selera kan boleh beda-beda. Kalau sama semua nanti aku rebut suami kamu gimana dongs?


Oke, balik lagi ke review. Yang bikin saya tertarik dengan Twilight, dibandingkan dengan yang Bright Lux, adalah karena Twilight ini lebih "berwarna" dan lebih banyak warna-warna shimmer-nya. Dan sekilas lihat di pan, memang ada beberapa warna yang bikin saya kepingin, yaitu Summon, Byzantine, dan Rose Vale.

Summon karena saya memang suka warna hijau, apalagi ini kelihatannya cantik banget ya, dual chrome kayak Makeup Geek Insomnia. Terus Byzntine karena saya belum pernah punya warna biru muda shimmer yang seperti itu. Dan Rose Vale karena eyeshadow matte warna dusty pink begini memang kalau di saya sih selalu terpakai. Bahkan lebih terpakai daripada warna coklat.

Lalu sekilas pandang juga tuh kayak semua warna yang saya butuh ada di sini. Jadi ada dua warna matte terang di pojok kiri atas, yang saya suka untuk "ngebersihin" area browbone. Terus juga ada warna coklat medium untuk warna transisi, dan juga warna coklat gelap untuk menegaskan.'

Tapi bagaimana dengan performa eyeshadow-nya?

Bhuaik. Muari kita swuatch! Perbaris yha, dari baris pertama dulu lalu menurun dan menurun:


  • Naked : Matte terang warna putih agak pink. Warnanya nggak begitu keluar dan kering gitu, tapi masih bisa lah dipakai untuk ngerapihin area browbone.
  • Camel : Matte terang warna putih agak kekuningan. Ini nggak keluar, kering, dan sangat-sangat chalky. Di-swatch warnanya nggak bisa keluar merata gitu. Saya sih nggak pernah pakai warna ini, susah keluarnya.
  • Tangerine : Coklat muda agak oranye, dan matte. Kesan warnanya hangat. Warnanya keluar, gampang dibaur, dan cocok dipakai sebagai warna transisi.
  • Amber : Warna coklat warm dan matte. Warnanya juga keluar dan mudah dibaur.
  • Needfire : Coklat muda dengan shimmer yang lembut. Pigmentasinya bagus.
  • Tiramisu : Coklat tua kemerahan keunguan dan matte. Ini juga pigmentasinya bagus dan masih gampang dibaurkan.



  • The Palace : Warna kuning dengan shimmer yang kuat. Sangat pigmented. Teksturnya kece lho!
  • Sunray : Coklat muda shimmer, sekilas mirip Needfire tapi dia sedikit lebih cooltone. Ini juga pigmented.
  • Summon : Warna coklat kemerahan kehijauan shimmer. Warna yang dari awal bikin saya penasaran sama palette ini, sayangnya dia mengecewakan. Jadi warna hijaunya itu nggak terlalu keluar. Malah kalau di-swatch di mata yang kelihatan cuma warna coklat kemerahan gitu.
  • Byzantine : Warna biru keabu-abuan ber-glitter. Lagi-lagi warna ini mengecewakan. Jadi warna ini kalau di mata, nggak pigmented, cuma kayak lapisan shimmer dan glitter biru muda, tapi warna dasar eyeshadow-nya nggak kelihatan. Kalau mau dapet warna seperti di pan, harus diakali dengan memakai eyeshadow lain warna senada yang pigmented dulu, baru si Byzantine ini dijadikan topper saja. Oh iya, dan Byzantine ini glitter-nya ganas. Ganas dalam artian, susah dibersihin. Jadi habis nge-swatch baris 2 ini, lalu saya bersihin bahkan saya cuci tangan saya, tetep aja masih ada glitter-glitter Byzantine yang membandel tetap menempel.
  • Twilight Lavender : Warna ungu kemerahan. Sedikit lebih warm ketika di-swatch daripada di pan-nya. Tapi cantik kok. Dan juga pigmented.
  • Magic : Warna coklat tua nyaris hitam, matte. Ini...rrrr jelek banget sih. Pigmented tapi susaaaahhh biyanget di-blend. Mendingan nggak usah dipakai daripada ngerusak keseluruhan eye makeup-mu.


  • Copper Rose : Warna coklat kemerahan kehijauan shimmer. Nyaris seperti Summon, cuma dia lebih kemerahan dan lebih pigmented.
  • Sunrise : Warm coklat oranye keemasan shimmer. Ini juga pigmented. Sekilas ngingetin saya sama warna di palette Inez Venice.
  • Party : Coklat keunguan shimmer. Sangat pigmented
  • Ruby : warna merah cooltone dengan shimmer lembut. 
  • Rose Vale : IRL ini warnanya lebih cooltone ya. Jadi ini dusty pink gitu. Pigmented dan gampang dibaur. Saya suka banget sama ini. Dipakai sendirian aja udah cakep banget.
  • Chilli : Hitam matte. Nggak pigmented. Nggak bisa rata. Susah dibaur. Nggak bakalan kepake sih.


Ini Rose Vale saya pakai single use. Cakep kan?


Ini juga full pakai Twilight, cuma lupa warna-warnanya. Yang jelas bagian tengah itu saya pakaiin Byzantine. Kelihatan kan kalau warnanya nggak pigmented? Shimmer-nya aja yang kenceng, jadi lebih cantik dipakai sebagai topper eyeshadow.


Sebenernya dari 18 warna yang tersedia, cuma ada 5 yang gagal. Jadi lebih banyak warna yang bisa digunakan. Sayangnya, warna-warna yang gagal itu menurut saya adalah warna yang sebenarnya bakalan selalu terpakai seperti matte terang (Camel), coklat tua (Magic), dan hitam (Chilli); dan juga warna yang awalnya bikin saya tertarik untuk beli palette ini seperti Summon dan Byzantine. Jadi ya wajar aja kalau saya kecewa yhua!

Lalu untuk warna shimmer yang sering diunggul-unggulkan orang itu, menurut saya nggak sebagus itu. Yha memang buttery dan pigmented sih. Tapi nggak bisa diambil pakai kuas, harus pakai jari tangan. Saya udah coba pakali brush apapun. Bahkan pakai concealer brush yang flat, kaku, dan sintetis itu, lalu kuasnya saya semprot setting sray, bahkan saya tetesin Duraline, tetep aja warna shimmer-nya nggak mau keangkat. Entah memang formulanya cuma bisa diambil pakai jari, atau saya yang ogeb? Yang jelas ini udah minus banget di mata saya karena saya nggak suka jari saya sekotor otakmu :(.

Terus kalau lihat review di instagram atau youtube, warna shimmer-nya itu kan yang teramat sangat pigmented sampai kalau di-swatch bisa panjaaaanggg atau bahkan sampai bikin dua garis dalam satu colekan, kan ya? Itu saya coba nggak bisa lho! Segini doang mentok:


Jadi ya memang nggak seistimewa itu. Bagus sih, tapi nggak seistimewa yang sering saya dengar gitu lho! Paham tyda?

Oh iya, satu lagi, warna The Palace itu sebenernya kan cuakep biyanget yha, dan bisa untuk dupe ala-ala highlighter Fenty Trophy Wife gitu lhooo. Tapi sayangnya, ya nggak bisa diambil pakai brush. Tsk. Dek Arum kezal.

Saya bingung sih mau menyimpulkan. Mau dibilang bagus, ya nggak juga karena buat saya sih mending nabung lagi aja terus beli Sariayu 24th Palette atau Juvias. Atau malah nggak usah beli ini dah, mending beli palette-nya Inez karena harganya juga sama.

Tapi kalau mau bilang jelek takut dibully juga jahat amat ya? Karena sebenernya masih ada 13 warna yang beres dan bisa dipakai dalam palette ini. Cuma yhua, itu tadi, warna-warna yang haqiqi malah yang gagal.

Jadi untuk sobat misqin sekalian, boleh sih kalau mau nambah koleksi palette dengan Focallure Twilight. Asalkan tidak berharap banyak kepada lima warna yang gagal yang sudah saya sebutkan, tidak terlalu banci packaging, dan tidak masalah colek-colek eyeshadow pakai jari. Tapi kalau saya, mending nabung aja beli yang rada mahalan sikit tapi tidak mengecewakan sama sekali gitu dueh. Sebab saya ini orangnya sensitif, halus, dan tyda bisa dikecewakan.


Harga : Rp 110 000 - Rp 180 000
Beli di: Shopee seller-nya lupa.

17 comments:

  1. Kalo aku sih 'no' mending pilih Inez yang sudah terkenal cetar ulalala dari masa ke masa. Tapi beneran deh aku sepakat sama Mbak Arum. Toss.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah apakah sudah beli Inez? Tapi Fokelur ini juga banyak fans-nya kok. Jadi ya seri lah sama Inez.

      Delete
  2. Dan ku jadi mundur...😂😂😂

    Mau review beauty creation Tease Me donk Mbak 😁😁

    Cobaa kalo Inez warna2 ny ala2 35O, Huda Beauty gtuww yaa, huhuhuu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sariayu 24th aja khak! Warnanya ajibbb

      Delete
    2. Ku sudah punya karena review mu mbak... 😂😂

      Delete
  3. Ih padahal aqutu sedang mengincar ini, tapi begitu membaca ripiu mu, aku jadi gamang. Warna nya cantik-cantik, ingin aku mengadopsi nya..tapiiiiiiiiiiiii..qu takut kecewa.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tyda papa dibeli saja karena masih ada 13 warna yang cuanty sepertiku

      Delete
  4. Aku beli yg favor #DikArum tapi ya.. aku setuju kalo palet ini afterall yaaa B aja gitu. Ndak yang gmn2 amatan. Monmaap ngelunjak tapi bole rikwes yg beauty creation tah? Aku majumundur arep mbeli 😝 #sobatqismin banyak maunya. Matur sembah suwun 🙏

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yha rencananya memang akan ku review dan kubandingkan ini dengan Beauty Creation. Sabar yha, sobat misqinku.

      Delete
  5. Aku awalnya tertarik ini Mba Rum, karena tak kira warna Byzantine itu biru pigmented gitu. Pas baca penjelasanmu, walah, mak plekenyik to jebule. Untung belum beliii. Tabung buat esedo lain ja wakakaka.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tydaaa. Kalau cuma tertarik warna itu saja mending juangan beuli deh dek Honey

      Delete
  6. Sepakat mbak amur! Aku punya keyakinan kalo esedow focallure ini emang kurang dari segi kualitas, mungkin bener, cocok2an banget. aku sendiri bete sama esedow yang dibaurin susah, ngancurin eye-makeup, dan susah diambi ama brush dan so far esedow yg begitu rata2 yg brand harga murah dan dielu2kan dupe2 palet terkenal.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hmm aku belum banyak mencoba palette2 (( MURAHAN )) adi tyda bisa berkomentar banyak mengenai komentar ini. Tapi terima kasih sekali ya atas informasinya.

      Delete
  7. yhaaaa jawabanku salah :( ku syedih, gagal jadi fans garis keras huhuhuuu
    btw fokalur ini nanti ada BPOMnya lho, lagi diurus kata yg punya arsfashion :) aku sih ga tertarik beli krn emang ga iso dandan hahahaaaaa jadi aku sih tetap no *ala mas nanang tapiiiiiiiiiiii goldnya kok menggoda syekalih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah bagaimana ini netizen!

      Kalau cuma tertarik goldnya muending bueli sedo singgel warna gold suessss.

      Delete
  8. wegilak mbak arum! chetar sekali eyeshadow nya bheeeee.
    mbak aku meh takok mbak, template blog ini bikin pake jasa atau edit sendiri mbak, mbok aku dikasih tau dimana jasa desain blog, blog ku butuh tampilan baru sist.
    nuwun

    ReplyDelete
  9. Iyah menurutku juga pokalur ini sekedar lumayan aja, ga se hype yg direview netijen. Btw si warna Summon itu bagus kayak bunglon ya, manis di depan pait di belakang

    ReplyDelete

Hai, terima kasih sudah mampir di sini dan berkomentar dengan sopan ;).
Komentar yang menyertakan link hidup dan kometar yang sifatnya mempromosikan website komersil/ barang jualan akan dihapus.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...