Saturday, December 17, 2016

[Skincare Routine] Part 1: Cleanse, Exfoliate, Mask


Saya sebenernya paling malas nulis soal skincare routine. Alasan pertama adalah saya belum punya skincare yang bener-bener tetap. Kondisi kulit saya masih sering berubah-ubah. Normalnya sih kulit saya kering. Tapi kalau PMS dan saat menstruasi, area T saya berminyak. Dan apa yang saya pakai di muka jelas harus menyesuaikan kondisi kulit saat itu.

Alasan lain dan sebenarnya adalah alasan utama adalah: saya males karena setelah saya share begini, jadi banyak yang konsultasi. Seriusan! Kalau ditanya suka duka menjadi blogger, kayaknya duka paling nggak enak buat saya adalah dijadiin tempat konsultasi. Entahlah, saya eneq dan nggak suka banget. Kalau ada yang konsultasi ke saya, dijamin saya cuekin. Kalaupun saya jawab ya paling basa-basi doang ujung-ujungnya saya suruh coba sendiri soale saya nggak tau. Wong skincare buat saya perbadi aja masih gonta-ganti dan belum nemu yang tepat, masa disuruh mikirin kulit orang lain?

Saya pernah ditanya begini: "Mbak Arum, skincare X itu aman atau tidak buat saya yang sedang hamil?" Kamu serius mempercayakan kesehatan janin kamu kepada saya, yang nggak punya background apa-apa dibidang kesehatan dan kecantikan? Wow! Ya jelas saya nggak mau jawab lah. Saya nggak mau disuruh tanggung jawab kalau ternyata jawaban saya salah dan berakibat ke kandungan. Mending yang begitu-begitu tanya ke dokter ya, ses-ses cantik. Serem oi, kalau sembarangan konsultasi.

Jadi, marilah kita bersepakat untuk nggak konsultasi-konsultasian di sini ya. Coz saya nggak buka praktek dan nggak ada dokter di sini.


Baiklah, mari kita masuk ke skincare routine:

Sebenernya, saya tipikal pemalas. Jadi skincare routine saya step-nya nggak banyak. Cuma saya pengen jelasin detil aja di postingan ini, jadi bakalan keliatan ribet, padahal kalau mau baca baik-baik sih sebenernya simpel banget. Jadi biar nggak kepanjangan, saya bagi jadi dua part. Part ke dua nanti adalah day & night skincare routine. Part pertama ini saya mau ngasih liat bagaimana saya membersihkan wajah sehari-hari dan deep cleansing seminggu dua kali.


Makeup Remover


Kalau lagi pakai makeup mata dan lipstik, terutama liquid matte lipstick, step ini penting banget. Banyak yang bilang kalau bersihin makeup waterproof jaman sekarang mah nggak perlu pakai eye and lip makeup remover khusus, tinggal usap pakai micellar water aja udah bersih. Tapi saya nggak bisa, gaes. Kayaknya area mata dan bibir saya tuh sensitif deh, nggak bisa digosok lama-lama. Kalau pakai micellar water, perlu beberapa kali usap sampai makeup waterproof bersih, itupun biasanya masih nyisa-nyisa. Sementara kalau pakai makeup remover yang oil base begini, lebih cepet. Tinggal diusap lembut aja, eyeliner, eyebrow, eyeshadow, lem bulu mata, undereye concealer dan bahkan matte liquid lipstick kabur dengan cepat.

Untuk produk yang satu ini, saya cukup setia. Sejak awal suka makeup, saya selalu pakai Pixy Eye and Lip Makeup Remover, nggak pernah ganti. Soale murah dan ampuh. Pernah cobain merk lain yang harganya sama, nggak ampuh. Ketemu yang lain yang juga ampuh, eh lebih mahal.


First Cleanser


Saya biasanya pakai dua jenis first cleanser, yang pertama milk/ cream clenser, dan dilanjutkan dengan cleansing water. Milk cleanser saya pakai pertama, untuk mengangkat makeup yang menempel di wajah (foundation, bedak, blushon, dll). Caranya dioleskan di muka sambil dipijit-pijit sampai makeup-nya meluruh, lalu angkat dengan kapas. Setelahnya, saya usap lagi wajah saya dengan kapas yang dibasahi cleansing water. Gunanya untuk memastikan bahwa makeup saya udah bener-bener bersih dan untuk mengangkat residu dari milk cleanser.

Ada aliran yang mengatakan, bahwa cleansing water nggak bisa digunakan single use sebagai first cleanser, dan saya setuju. Pemakaian cleansing water atau micellar water sebagai pembersih utama, dalam jangka panjang memang efeknya jelek di kulit saya. Biasanya kulit jadi kering dan mudah berjerawat. Katanya juga sih, gesekan kapas yang pakai cleansing water terlalu kasar untuk kulit dan nggak bagus. Jadi saya sendiri, sekarang udah nggak pernah pakai cleansing water untuk pembersih muka utama. Tapi kalau ada yang pakai dan ngerasa oke-oke saja, ya nggak papa, lanjutin aja. Kulit-kulit kamu ya kamu yang paling tau, kan?

Untuk merek, terus terang saya masih suka gonta-ganti. Untuk milk/ cream cleanser, saat ini saya sedang pakai Biokos 40's dan The Face Shop Rice Water Bright. Tapi dua-duanya juga kurang bagus menurut saya. Si Biokos terlalu terasa alkoholnya, kalau TFS buat saya terlalu kental teksturnya. Saya juga pernah pakai Viva, Sariayu, Mustika Ratu, Ponds, Pixy, Revlon, dan beberapa milk cleanser merk korea. Sejauh ini yang paling saya suka adalah Viva Greentea Milk Cleanser.

Untuk cleansing water, saat ini saya sedang pakai The Saem Healing Tea Garden. Tapi menurut saya ya biasa aja, nggak ada bedanya dengan Pixy Cleansing Express yang biasanya saya gunakan. Saya juga pernah mencoba Corine d Farme dan Garnier Micellar Water. Dan favorit saya adalah Garnier.


Kalau yang ini juga masih first cleanser, tapi versi malas. Saya jaraaaang banget pakai ginian, kecuali badan saya udah bener-bener remuk redam. Biasanya sih kalau badan lagi nggak fit, ketambahan ada acara sampai malem. Daripada nggak bersihin muka sama sekali, mending saya pakai cara males ini.

Jadi di mobil, saya bersihin aja makeup saya pakai facial cleansing wipes. Sampai di rumah, saya tinggal pump cleansing oil, usapkan ke seluruh wajah sambil di pijet-pijet, lalu busakan, dan bilas. Menurut saya sih ini cepet, tapi kurang bersih. Entahlah, saya yang nggak biasa pakai cleansing oil, atau memang beneran kurang bersih ya? 

Untuk cleansing wipes, saya selalu pakai Shikada. Ini juga andalan saya kalau traveling. Terus untuk cleansing oil-nya saya baru nyobain Nature Republic. Mungkin kalau habis, saya mau nyoba Biore.


Second Cleanser


Untuk second cleanser, saya biasanya pakai antara Cetaphil Gentle Cleanser atau Acnes Creamy Wash. Tergantung kondisi kulit saya saat itu gimana. Kalau lagi kering, saya pakai Cetaphil, dan kalau lagi berminyak atau berjerawat, saya pakai Acnes. Tapi akhir-akhir ini saya lebih sering repurchase Acnes Creamy Wash. Karena lebih gampang ditemui, lebih murah, dan toh nggak bikin muka saya kering kok :D.


Nah, untuk hariannya itu doang bersih-bersihnya. Coba saya urutin lagi ya, biar jelas:

Eye & Lip Makeup Remover - Milk Cleanser - Cleansing Water - Facial Wash


Oh iya, setelah cuci muka, sebaiknya sih lap muka pakai tisu aja, jangan pakai handuk. Kecuali kamu mau repot nyediain handuk khusus muka yang diganti setiap hari. Soalnya muka kan sensitif, kalau pakai handuk sembarangan, takutnya banyak kuman nempel dan jerawatan. Kalau tisu kan sekali pakai aja lalu dibuang, lebih higienis. Kalau saya pakai kitchen tissue yang bahannya lebih tebal dan kuat. Soale kalau pakai facial tissue biasa, tisunya suka robek dan malah nempel-nempel di muka.


Exfoliate & Mask


Exfoliate ini tujuannya adalah untuk deep cleansing: membersihkan sampai ke pori-pori dan menghilangkan sel kulit mati. Metode yang lagi populer saat ini adalah daily exfoliate dengan menggunakan chemical exfoliator, yaitu acid toner. Kalau saya sendiri sih lebih suka pakai physical exfoliator seperti scrub yah, dan nggak setiap hari tentunya. Entahlah, ngerasa lebih aman aja buat kulit.

Scrub wajah favorit saya saat ini adalah Skin Food Black Sugar Mask Wash Off. Ini adalah scrub wajah berbahan dasar gula dan madu. Setelah scrubing pakai ini, muka rasanya haluuuussss dan bersih banget. Bisa sekalian buat masker juga, caranya tinggal didiemin lebih lama sebelum di bilas. Tapi kadang-kadang saya juga pakai St. Ives Apricot Scrub. St. Ives. Ini enak juga sih, scrub-nya pas. Cuma efek halusnya nggak sebagus Skinfood Black Sugar.

Setelah scrubing wajah, biasanya saya lanjutkan dengan masker. Kalau masker, saya masih suka gonta-ganti. Yang sedang saya pakai saat ini adalah B&Soap Scadi White Whitening Pack. Tapi kalau muka saya pas jerawatan, saya pakai Himalaya Purifiying Neem Mask. Dua-duanya enak dan bikin kulit halus. Tinggal disesuaikan kondisi kulit saat itu aja. Terkadang, saya juga suka bikin masker sendiri dari bahan-bahan dapur.

Saya melakukan exfoliate dan mask ini seminggu 1 sampai 2 kali. Saat pakai ini, urutan pembersihan muka saya jadinya:

Milk Cleanser - Facial Scrub - Masker - Facial Wash


Sekian dulu yah, tentang rutinitas saya membersihkan wajah setiap hari dan deep cleansing mingguan. Nanti ketemu lagi di part 2, tentang day & night routine ;).

27 comments:

  1. Lengkap~
    Aku selama ini pakai cleansing water sebagai first cleanser baru di lanjut toner & baru tau kalau cleansing water bisa bikin keriput 0.0

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kurang jelas sih jeng penjelasannya gimana. Lupa sih akunya. Tapi sepertinya gesekan yang ditimbulkan pas kita ngebersihin muka pakai cleansing water itu yang nggak bagus. Kalau buat first cleanser kan mesti bener2 diteken dan bener2 bersih.

      Delete
  2. Sukakk juga sama skinfood black sugar.berasa ga abis-abis.punyamu ada airnya ga ses?punyaku ada airnya ses mungkin efek taruh di suhu ruang.
    Aku malah kebalik facewash dulu baru scrub.#maap curcol

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyak ada aernya ses. Kusimpannya bareng toiletries soalnya. Harusnya dikulkasin kah?
      Aku suka parno kalau nggak di sabun lagi. Takut ngga bersih hahahaa

      Delete
  3. Kalo konsultasi soal hati dan mas NicSap boleh ga mbak?

    Jadi makin teracuni buat beli skinfood.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak boleh ses. Nicsap miliku seutuhnya #jorokin

      Delete
  4. Mbak arum mau tanya nih, pernah nggak pas ganti skincare breakout atau bruntusan? Biasanya apa yg dilakuin mb arum kalo pas breakout? Makasi mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pernah. Kalau breakout, skincare yg bikin breakout langsung dihentikan. Dan standar sih, pakai masker dan obat jerawat :D

      Delete
  5. /mencatat untuk dicoba dalam waktu dekat mumpung cleansernya udah mau abis semua/ kaget cleansing water bisa bikin keriput. soalnya dari awal selalu pake tipe begitu D: sebenernya lumayan suka pake pembersih milk + cleansing cuma boros kapasnya itu gak tahan deh haha padahal cuma pake makeup tipis tapi pas dibersihin berasa kaya abis manggung di mana tau -_-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ehm...bukan bikin keriput karena kandungan cleansing waternya yak. Tapi lebih karena gesekan yang terlalu kasar ^^.

      Delete
    2. oohh gtu :o makasih mba arum! next time akan kuhapus pelan-pelan. jadi masuk akal juga ya kalo pake milk kan bisa digosek2 terus tinggal wipe kotorannya. hmmm

      Delete
  6. Selalu suka mbaca skincare regime orang, soalnya jadi bisa bandingin sama punya sendiri. Bukan mencatut persis, tapi mbandingin kira2 apa yg kurang di regimeku dan contoh produk apa yang dipakai? haha aku sebenernya sempet tertarik sama cleansing waternya the saem tapi bingung mau dipake dimana. Terlanjur suka sama cleansing oil/balm dan emulsifying nya (lucu liat minyak kok jadi dikasi air jadi busa?)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yes betul. Akupun gitu, suka banding-bandingin. + coba2 kalau ada yang reviewnya bagus. Hehe... Cleansing oil enak yah. Sayangnya kalau keseringan pakai bertirut2 di aku jerawatan :(

      Delete
  7. Eh masaa micellar water bikin kulit makin kering? So far aku nggak loh. Udah mau 4 tahunan pake micellar. Malah sensitive skin aku membaik kalo pagi cuma cuci muka pake micellar. Aneh? Emang! Kulitku ternyata maunya begitu :/

    Yg aku rasain bikin kering kl lama2 d pakai itu malah oil cleansing. Belum pernah coba pakai merk yg mahal kyk shu uemura dlm waktu 1-2thn. Tapi dulu aku pakai merk drugstore & korea punya. Ada mah 2tahunan sebelum kenal micellar. Dan makin lama kerasa makin kering. Udah gt jadi beruntusan & jerawat.
    Kalo cleansing milk sih ga gitu2 amat. Asal tonernya non alkohol. Duluuu bgt d Indo ga ada tuh. Ga ngerti PO PO thayers. Akhirnya hapus cleansing milk pakai kapas+air hahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cocok cocokan tsay. Ya nggak aneh. Kulitku juga nyatanya kering pakai micellar water dan nggak aneh juga.

      Cleansing il di aku bikin jerawatan kalau keseringan.

      Delete
  8. Mba arum, kalo kita salah pakai skincare (toner/essence) bisa buat pori2 besar gitu gak mbak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau aku pernah pakai serum vit C dosis tinggi, dan pori2 langsung mangap. Ya menurutku tetep ada kemungkinan sih kalau nggak cocok :D

      Delete
  9. Facial wasnya Acnes ini bgus bnget kak aku uda lama bnget pke ini

    ReplyDelete
  10. Kalo lagi pake makeup yg lumayan berat aku pake cleansing cream TFS yg rice water itu juga, trus dilanjutin pake shikada terakhir pake facial wash. Menurutku lumayan bersih soalnya si TFS cleansing cream itu kalo dipijit2 ampe lama teksturnya berubah jadi oil gitu jadi lebih bisa bersihin makeup. Cuma pendapatku aja sih kkk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah makasih ya sharingnya. Aku kayaknya kutang lama mijit2nya. Ngahahhaaa...

      Delete
  11. Mba kalo kitchen tissue itu istilahnya sebenernya paper towel atau kitchen paper bukan kitchen tissue...tapi nangkep kok maksudnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih koreksinya ahahahaha.. Syukurlah kalau pada paham tapi ya :p

      Delete
  12. Mbak Arum, cleansing oil hadalabo jg enak. Aku pake klo lg pake bb cream atau foundation, langsung bersih gitu. Tp kadang suka pake pixy cleansing express lg, buat bagian leher.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku cari2 clensing oil Hadalabo ndak pernah ketemu lho. Susah ya kayaknya :(

      Delete
  13. Black sugar beli dimana seus?

    ReplyDelete

Hai, terima kasih sudah mampir di sini dan berkomentar dengan sopan ;).
Komentar yang menyertakan link hidup dan kometar yang sifatnya mempromosikan website komersil/ barang jualan akan dihapus.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...