Thursday, June 25, 2015

Review: Real Techniques Core Collection


Sejak saya share haul bulan maret kemarin, ternyata banyak yang nanya-nanya ke saya soal brush set ini loh! Berarti memang banyak yang sebenernya berminat kepengen punya, tapi masih mau memantapkan hati, cari-cari review dulu. Itu nggak papa, gaes. Memang kita harus bijak memakai uang. Apalagi cuma untuk make up begini, bukan hal yang krusial dan harus punya. Sudah sewajarnya kalau dipikirin dulu sebelum beneran beli.

Real Techniques Core Collection ini merupakan brush set. Saya biasanya kalau beli kuas tuh satuan. Karena menurut saya suka mubazir kalau beli set, biasanya nggak semuanya bisa kepakai. Ya saya kan bukan makeup artis yang butuh kuas segambreng. Untuk harian, paling saya butuhnya ya itu-itu aja. Tapi pas liat Core Collection ini saya mupeng. Karena harganya masih masuk akal, kualitasnya jaminan bagus, dan kalau diliat-liat waktu itu semua kuas dalam set ini bakalan kepake. Brush ini bisa dibeli di @racunwarnawarni.

Nah, sekarang saya mau mencoba jawab-jawabin pertanyaan yang dilayangkan kepada saya perihal kuas ini.


Kuas ini awet nggak?
Untuk Core Collection, saya baru punya ini bulan maret kemarin, ya jadi baru 4 bulan saya pegang. Tapi sejauh ini sih dipakai hampir setiap hari dan dicuci seminggu sekali nggak rontok atau jadi kasar atau jeprak gitu bulunya.
Dan saya sebelumnya udah punya kuas dari Real Techniques, yaitu duo fibre brush dan face expert brush. Nah, dua pendahulunya tersebut udah saya pakai dua tahunan dan masih bagus-bagus aja loh sampai sekarang. Masih awet dan nggak berubah sedikitpun kualitas bulunya. Palingan cuman embos nama di gagangnya aja yang udah agak bocel. Jadi bolehlah ya saya simpulkan kalau kuas Real Techniques ini awet.

Update 8 Agustus 2016:
Kuas ini masih saya pakai dan nggak berubah sama sekali. Bulunya nggak rontok dan nggak jadi kasar. Jadi kuas ini awet dan merupakan investasi yang bagus!


Bulunya lembut nggak?
Cukup lembut.
Jujur aja yah, saya kalau cari kuas bukan yang bulunya selembut mungkin. Tapi yang kelembutannya pas dan bulunya padat. Cukup lembut sehingga nggak bikin kulit sakit dan gatel, tapi nggak keterlaluan letoy karena juga nggak akan mengangkat pigmen warna kosmetik dengan baik.
Kalau dari segi kelembutan, menurut saya Real Techniques masih kalah lembut dari Ecotools. Tapi kalau saya sih lebih suka pakai Real Techniques, karena lebih padat dan performanya lebih oke dalam mengangkat bubuk make up. Dan walau kalah lembut dari Ecotools, Real Techniques ini bukan yang kemudian bulunya kasar kayak brewoknya Jon Snow loh ya, tapi cukup lembut sehingga nyaman saat bergesekan di kulit. Hmm...tapi brewoknya Jon Snow saya rasa juga nyaman sih kalau bergesekan dengan kulit.

...dan semua pembaca wanita selesai membaca sampai di sini, dan kemudian berganti aktivitas menjadi membayangkan soal brewok, Jon Snow, dan bergesekan.

(( BERGESEKAN ))

Kenapa kaw harus mati sih mas Jon?? Hampa hidup adek tanpamu T.T
(Sumber)


Belinya dimana? Di emol ada nggak?
Di instagram @racunwarnawarni. Harganya Rp.230.000.

Harganya berapa?
Karena dijual online juga, jadi harganya variatif sih. Biasanya akan lebih murah kalau belinya online. Rata-rata di online shop atau web portal belanja online yang ada sih Core Collection ini dibandrol seharga Rp.320.000,-. Terus di Tammia Store Rp.419.000. Jadi ya pinter-pinternya kalean aja lah cari pengedar.

Nah, setelah saya jelaskan panjang lebar begitu, kira-kira nanti di kolom komen ada yang nanya: "harganya berapa kakkk?" gitu nggak yaaaa?? Tebak-tebakan yok! #larilariketjil.


Kok pada bilang murah sih? Padahal uang yang harus dikeluarkan untuk membeli ini tuh nggak sedikit!
Setuju, saya juga nggak bilang murah kok! Saya lebih cenderung menyebut ini worth the price. Murah tuh marebu dapet sekilo gitu.
Tapi sekarang kalau dibandingkan dengan Masami Shouko misalnya, jatohnya sama aja. Beberapa item malah mahalan Masami. Tapi secara kualitas menurut saya bagusan Real Techniques. Saya beberapa kali punya face brush dari Masami dan nggak ada yang awet: yang bulunya njeprak lah, setelah dicuci jadi kasar banget lah, pokoknya saya merasa rugi deh. Masami mah yang bagus kayaknya eye brush-nya aja.
Jadi ya harga segitu untuk Real Techniques menurut saya wajar lah. Wong awet, dicuci nggak berubah teksturnya, bulunya nggak gampang njeprak, materialnya nggak berat dan nyaman digenggam. Yah walau desain kuasnya biasa banget yah. Tapi ya mau digimanain lagi sih wong namanya kuas? Mau dikasih kepala Kimberly si Ranger pink di ujung tangkainya? Atau dikasih setip? Itu mah pensil, dek.

(sumber)


Bedanya apa sih sama pakai kuas unbranded?
Bedanya adalah pada perasaan bangga saat touch up di tempat umum.
Mmm...nggak gitu juga sih :D.
Saya pernah menjelaskan soal perbedaan kuas murah dan kuas mahal, di postingan yang ini. Bedanya adalah di standar kualitasnya. Kalau kamu beli Real Techniques, ya kamu akan mendapatkan kuas dengan kualitas standar Real Techniques. Tapi kalau kamu beli kuas murah dan nggak ada merk-nya, kamu bagaikan membeli kucing dalam karung. Kalau beruntung dapet yang bagus, kalau apes ya dadah babay, buang, beli kucing lagi. Standar kualitas di sini mencakup semuanya yah, mulai dari kualitas bulunya, desainnya, dan keawetannya.
Terus soal bentuknya. Kebetulan saya cocok pakai bentuk kuas yang seperti buffing brush dan contour brush-nya Real Techniques ini. Bentuk yang sama plek kayak gini susah deh nyarinya yang merk lain atau yang unbranded. Kalau ada yang mirip, tapi ukurannya kebesaran atau kekecilan. Kalau ada yang udah pas banget, tapi bulunya kasar atau letoy banget. Kalau beli merk ini kan udah jelas standar desainnya kayak apa, dan standar kualitasnya kayak apa.
Lagian kalau pakai kuas yang kualitasnya jelek, hasil make up-nya juga nggak akan maksimal.
Ya gitu lah. Faham ya?


Kalau beli se-set Core Collection ini, bakalan kepakai semua nggak sih?
Ehm...untuk menjawab pertanyaan tersebut, saya kasih liat ya apa yang kamu dapatkan dengan membeli ini:


Tuh, yang mau dapet adalah:
  • Detailer Brush
  • Pointed Foundation Brush
  • Buffing Brush
  • Contour Brush
  • Panoramic Case
Jadi ya tergantung, kamu kira-kira butuh nggak kuas-kuas yang dijabarkan tersebut? Kalok saya sendiri, yang sering kepakai adalah Buffing Brush dan Contour Brush. Malahan saya pengen deh punya Contour Brush satu lagi. Terus si Pointed Foundation Brush saya pakai untuk aplikasi concealer. Sedangkan Detailer Brush-nya, saya pakai untuk aplikasi concealer di sekitaran alis. Beberapa beauty blogger pakai Detailer Brush untuk lip brush.

Biar lebih jelas, saya akan bahas satu-satu deh. Biar kamu sendiri yang menilai, butuh atau enggak?


1. Panoramic Case


Case ini namanya lucu, kayak nama karakter di komik Asterix & Obelix. Sebenernya case ini bagus. Saya suka desainnya yang simpel dan sleek, terus ada talinya pula buat nyangking, kayaknya super-duper-mega-traveler-sejati-must-have banget dah. Tapi sayangnya ada beberapa kekurangan:
  1. Bentuknya ini bikin bulu kuas di dalamnya gepeng. Terutama si Buffing Brush tuh, bulunya jadi menggepeng. Saya khawatir nggak bisa balik menggendut. Ya walau belum pernah ada sih yang mengeluh Buffing Brush-nya menggepeng gegara Panoramic Case. Tapi kan bunda khawatir, nak!
  2. Saya agak males nyelipin kuas ke karet pembatas di case-nya. Susah soalnya ketat banget. Ya tapi memang harus ketat sih, kalau enggak ntar mlotrok.
Update 8 Agustus 2016:
Ternyata bulu kuasnya nggak menggepeng sama sekali kok pakai Panoramic Case ini. Saya selalu simpan di Panoramic Case, dan kuas-kuas saya tetep baik-baik aja, bentuknya nggak menggepeng. Kekhawatiran saya nggak terbukti ^^. Malahan sekarang saya pakai buat nyelipin beberapa kuas lain juga kalau pas traveling. Cuma ya itu, agak perjuangan nyelipin ke karetnya bahahahaa....


2. Contour Brush


Nah, ini favorit saya di set ini! Saya belum pernah kan ya punya face brush yang kecil dan bentuknya mengerucut ke atas begini. Bulunya lembut ala-ala powder brush gitu ya. Ternyata ini enak banget buat aplikasi shading, hiliting powder, maupun blush-on. Serius deh, enak! Ternyata saya lebih suka pakai kuas bentuk ini untuk aplikasi shading dibandingkan pakai angeled face brush. Lebih rapi, lebih detail, dan ya lebih enak aja berasanya. Untuk aplikasi blush-on juga enak banget, karena bentuknya kecil, jadi nggak kelebaran dah blush di muka-nya.


3. Buffing Brush


Buffing Brush ini jadi primadona banyak orang. Banyak yang beli set ini cuma gegara kepengen Buffing Brush-nya. Saya juga sukak sama Buffing Brush ini, bulunya lembut dan padet. Buffing Brush ini konon bisa dipakai untuk aplikasi bedak tabur, bedak padat, bronzer, dan juga liquid foundation

Saya kebetulan lebih suka aplikasi bedak tabur dengan menggunakan spons, dan aplikasi bronzer pakai blush brush. Terus saya cobain kuas ini untuk aplikasi foundation/BB cream, ternyata saya nggak suka karena hasilnya full coverage (saya lebih suka yang tipis-tipis manja gituh). Jadi saya pakai kuas ini untuk aplikasi bedak Two Way Cake ataupun setting powder. Dan supeeerrr enak deh buat aplikasi bedak.

Awalnya sih saya sempet agak-agak kecewa, karena pas pertama liat, saya mengira Buffing Brush ini kekecilan lah ukurannya kalau untuk powder brush. Soalnya saya biasa pakai Kabuki Tammia yang guendut. Tapi setelah dicoba, ternyata enak dan hasilnya bagusss. Kalau untuk pakai TWC, bikin complexion lebih flawless dan rata, tapi nggak berasa ketebelan. Pokoknya perfect dah buat TWC. 

Terus bentuknya yang rata tapi membulat di sisi-sisinya juga bikin bedaknya cepet rata, tapi bisa menjangkau sudut-sudut muka kayak cuping hidung gitu. Kalau pakai flat top kan susah tuh bedakin sudut-sudut, kurang mengikuti lekuk muka gitu.


4. Pointed Foundation Brush


Bulunya kaku gitu lah semacam bulu sintetik pada kuas foundation, tapi walau kaku, dia nggak kasar. Jadi nggak sakit kalau bergesekan dengan kulit. Dan ini namanya doang yang foundation brush. Pada kenyataannya kekecilan banget sih kalau dipakai untuk aplikasi foundation semuka. Nih ya perbandingan ukurannya:


Noh, kelihatan kan? Kuas ini cenderung seukuran sama Concealer Brush dan memang lebih enak untuk aplikasi concealer. Atau buat aplikasi foundation tapi di sudut-sudut tertentu aja, nggak semuka-muka.

Buat yang butuh kuas concealer, ya kuas ini akan berguna banget lah. Kalau saya seringnya pakai yang Massami buat aplikasi concealer. Sementara yang Real Technique ini saya pakai buat aplikasi liquid highlighter gitu.


5. Detailer Brush


Kuas yang satu ini keciiilll banget. Tau lip brush-kan? Nah, seukuran itu lah. Menurut saya kuas ini cocok untuk:
  1. aplikasi lipstik
  2. aplikasi corector (itu loohhh, concealer warna-warni yang buat koreksi warna muka. Ngerti kan?) secara detail
  3. aplikasi gel liner
  4. untuk bikin efek smudge saat aplikasi eyeliner pensil
  5. aplikasi eyeshadow secara detail (misalnya mau bikin cat eyes, atau mau naruh warna terang di inner corner)
  6. aplikasi highlighter di inner corner, cupid bow, dan brow bone
  7. aplikasi concealer di sekitaran alis
Ya banyak sih ya gunanya kalau dipikir-pikir. Sayangnya saya males mikir, jadi kuas ini lebih sering saya pakai untuk aplikasi concealer di sekitaran alis doang. Enak sih buat alis, pas gitu besarnya buat ngikutin liukan alis #halah. Bikin alis lebih kelihatan sharp dan rapih.


Kira-kira kalau udah beli Real Techniques Core Collection, bakalan dapet jodoh nggak?
Hmm...semua tergantung pada amalan baikmu, nak.. #pukpuk

23 comments:

  1. Replies
    1. Jon Snow mengalihkan duniaku mbak :))
      Padahal baru naksir Jon Snow di season ini setelah ngeliat perkembangan karakternya, tapi kok terus...........

      *reply melanjutkan salah fokus*

      Delete
    2. Komen salah fokus empaaatttttt :D

      Delete
  2. JOOONNN Snowww!!! Maigaddd!!
    Kenapa George Martin harus membunuh dia.. Hikshikshikshikshikshiks

    ReplyDelete
  3. Kalau beli real techniques offline mgkn bsa cari di sogo mbak
    Waktu itu saya ke sogo yg di bandung ada sih
    Talu gatau juga kalau mgkn ga semua sogo ada

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thanx infonya. Nanti aku masukan ke post di atas yak ;)

      Delete
  4. wah sama ya aku pikir si buffing brush nya kekecilan buat powder, karna kan biasanya powder brush gede banget. oh iya kenapa gak kepikiran buat jadiin tempat pensil sebagai tempat kuas ya??!! aku sering kesusahan bawa kuas pas traveling gitu.. makasih idenya, Mba :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi ternyata nggak kekecilan kok Dil. Paaasss :D.
      Iyaa, pakai tempat pensil ajaa. Aku habis beli tempat pensil di daiso buat tempat kuas. Murah :D

      Delete
  5. Dulu sempet pengen banget beli ini, tapi mundur gara-gara pointed foundation brush nya itu kecil banget. Takut ga kepake(dulu masih jarang pake concealer). Keliatannya bakalan beli deh kapan-kapan kalo ada diskon(sekarang lumayan sering pake concealer). Makasih review nya seus, abis kalo liat review di youtube kaya pada men dewa-dewa kan banget set brush ini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beli aja ses. Kepakek kok kuas-kuasnya. Terus kalau kamu suka, panoramic case-nya ya bakalan kepake juga. Iyaaa, aku juga liat review di yutub gitu banget malah curiga :))

      Delete
  6. Jon snow wi sopo mbak (゜。゜)

    #sayangakusalahpokus

    ReplyDelete
  7. kak, itu ori kan yah? mau order tapi kata temen aku 400an lebih jadi ragu :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak pernah ngereview barang plazu, sist

      Delete
  8. kak arum mau tanya. punyaku agak jarang dipakai, dicuci jg jarang. tapi baru perhatiin kok tulisan di kuasnya hilang ya. punya kak arum sendiri apakah masih bener2 utuh (emboss) atau hilang juga? krn takut barang yg dibeli ga ori. pdhl harga yg aku beli tergolong harga ori dan jaminan trusted.
    makasih ya kak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Punyaku sering dipakai. Dan iya udah pudah embossnya.

      Delete
  9. ini lg promo di sociola, trus galau mau beli atau engga eh ada revviewnya disini..., cuma 230 huaaaaaa... bingung

    ReplyDelete
  10. Aku baru2 aja beli yang ini dapet diskon di sociolla dan bener yaaa investasi banget. Tidak mengecewakan sama sekali :3 sukak reviewnya ❤

    ReplyDelete
  11. Aku baru2 aja beli yang ini dapet diskon di sociolla dan bener yaaa investasi banget. Tidak mengecewakan sama sekali :3 sukak reviewnya ❤

    ReplyDelete

Hai, terima kasih sudah mampir di sini dan berkomentar dengan sopan ;).
Komentar yang menyertakan link hidup dan kometar yang sifatnya mempromosikan website komersil/ barang jualan akan dihapus.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...