Friday, May 30, 2014

Belajar Dandan 2: Kuas Yang Kira-Kira Harus Dibeli Kalau Baru Memulai Pakai Make-Up


Setelah sekitaran beberapa dekade yang lalu saya buat post Belajar Dandan 1: Produk Yang Kira-Kira Harus Dibeli Kalau Baru Memulai Pakai Make-Up, dan kemudian ditagih sesi 2 nya oleh banyak umat, akhirnya saya sempet juga bikin bagian 2, yaitu soal kuas. Thanx buat temen-temen yang udah towel-towel saya untuk ngingetin bikin post ini.

Jujur aja sih, saya agak mikir mau bikin yang post soal rekomendasi kuas ini. Yang pertama saya bingung mau ngasih referensi merk, karena kuas bermerk biasanya mahal dan kurang cocok buat kantung pemula (kecuali pemulanya milyader ye. Tapi saya yakin milyader nggak baca blog ini. Milyader pasti baca blog lain yang referensi merknya lebih keren. Ehm.) Yang kedua, sebenernya penggunaan kuas itu tergantung dari selera dan kebiasaan. Misalnya nih, menurut saya kuas foundation itu penting, tapi beberapa orang bilang nggak penting karena katanya lebih enak ngebaur foundie pakai jari. Jadi pada akhirnya saya pakai selera dan kebiasaan saya aja, soalnya ini blog saya.

Kuas itu memang investasi yang penting buat para pemakai make up. Karena dengan menggunakan kuas yang bagus, akan sangat membantu kita untuk mendapatkan hasil make up yang juga bagus. Kuas yang bagus disini maksud saya bukan mahal. Tapi bagus menurut saya adalah bentuknya tepat dan kelembutan bulunya juga tepat, sehingga bisa membantu mengaplikasikan make up dengan baik.

Mungkin banyak yang akan berpikir, nggak semua orang punya budget untuk beli kuas. Menurut saya, kalau memang mau ber-make-up dengan baik, ya budget-kanlah! Karena memang kuas ini adalah hal yang penting dalam mengaplikasikan make up. Kan bisa bikin budget buat blusher, eyeshadow, dan lain-lainnya? Kenapa buat kuas, yang notabene sama pentingnya, enggak?



Ngapain beli kuas, toh kalau beli eyeshadow dan blusher udah dapet kuas?

Memang sih kebanyakan produk make up sudah menyertakan juga kuas atau aplikator. Tapi bagi saya sendiri, kuas aplikator bawaan (kecuali kebanyakan spons bedak) itu biasanya nggak guna. Nggak dikasih juga nggak papa menurut saya. Bentuk kuas aplikator bawaan biasanya kurang tepat, sehingga nggak bisa membantu mengaplikasikan produk dengan baik. Kualitas bulunya juga bisanya kurang baik, sehingga kurang bisa dipakai untuk mengangkat warna produk dan kurang bisa membaurkan warna pada kulit dengan baik. Tapi ada tuh orang yang kalau make-up-an pakai kuas bawaan dan bagus-bagus aja? Ya lagi-lagi itu tergantung selera dan kebiasaan. Dan karena ini blog saya, makanya saya nulisnya menurut selera saya, yang mana saya nggak suka sama kuas bawaan :D.

Saya pun pernah berpikir kayak pertanyaan di atas, "ngapain beli kuas lagi?". Tapi kenyataannya setelah sekian lama saya bersikukuh pakai kuas eyeshadow bawaan produk, saya nggak bisa-bisa bikin eyemakeup. Rasanya ngebaurin eyeshadow itu susah dan nggak rapih-rapih. Karena memang alatnya kurang tepat. Kuas blusher bawaan juga begitu. Dulu awal-awal pakai blusher, saya pakai kuas bawaan. Hasilnya? Kalau lagi beruntung sih ya bagus-bagus aja, tapi seringnya blush saya tebal-tipisnya nggak terkontrol dan bentuknya di pipi aneh :D. 


Kalau kuas itu investasi, berarti harus beli yang mahal dong? 

Enggak dong! Yang penting bentuknya tepat dan kualitas bulunya bagus. Tapi kalau punya budget berlebih, nggak ada salahnya juga beli kuas yang merknya bagus dan terpercaya. Karena kuas ini nggak ada masa kadaluarsanya, jadi ya kalau kita pinter nyimpen dan ngerawatnya, bisa dipakai selamanya.


Apa sih bedanya kuas murah dan mahal?

Ada yang bilang kuas murah itu nggak awet. Cuma bagus saat pemakaian pertama, setelah dicuci jadi kasar. Nggak juga! Kalau menurut saya, perbedaannya ada di quality control-nya. Kalau kita beli kuas merk tertentu yang mahal, tentunya brand tersebut sudah menetapkan standar kualitas untuk produknya, sehingga produk-produknya sudah pasti kualitasnya bagus (atau jelek, tergantung standarnya). Tapi kalau beli kuas murah (tanpa merk), tentunya nggak ada standar kualitasnya. Kita tuh jadi kaya beli kuas dalam karung. Kalau beruntung bakalan dapet kuas yang bagus dan awet, kalau lagi apes ya dapet yang jelek.

Saya termasuk yang beruntung loh dalam hal membeli kuas. Kuas blushon dan kuas bedak saya tuh murahan semua, tapi awet tahunan dari awal saya belajar make up sampai sekarang. Mungkin karena weton saya Rabo Paing ^^.


Katanya kalau aplikasi make up pakai kuas itu lebih higienis dibandingkan pakai jari?

(ini saya menjawab untuk pemula ya, bukan untuk kalangan make up artist!) Belum tentu! Misalkan kamu mengaplikasikan foundie pakai jari yang habis dicuci, tentunya lebih bersih dibandingkan kamu mengaplikasikan foundie pakai kuas yang sudah dipakai kemaren dan belum dicuci.

Ada yang jerawatan di sini? Selain hormon, yang paling besar peranannya dalam memicu munculnya jerawat dan kulit kusam adalah peralatan make up yang nggak bersih. Atau kalau kita punya hobi pegang-pegang muka pakai tangan (yang kita pun nggak sadar habis megang apaan tangan kita), itu juga bisa bikin masalah di kulit kita. Intinya, kalau mau punya kulit sehat, kebersihan memang nomor 1.

Kalau mau didandanin sama MUA, saya juga suka liat-liat dulu peralatan si MUA. Kalau kotor, kuasnya disimpan awut-awutan nyampur sama bedak segala macem, apalagi keliatan kuasnya nggak dicuci, saya mah ogah. Sayang kulit saya. Mending saya dandan sendiri pake peralatan saya yang saya tahu bersih, walau mungkin hasil make up saya nggak sebagus si MUA.
 

Saya menyarankan untuk menyimpan kuas ditempat yang tertutup dan bersih. Tempat penyimpanan kuas juga harus rutin dibersihkan, bukan kuasnya aja. Kalau saya sih pakai tempat sendok seperti ini XD. Harganya Rp 9000 aja, beli di Giant.
 

Dan saya juga tipe orang yang agak-agak lebay kalau soal kebersihan kuas. Rata-rata beauty blogger bilang, kuas foundie mereka dicuci seminggu sekali, atau dua minggu, pokoknya ada rentang waktunya. Kalau saya setiap mau pakai foundie, kuas atau spons-nya harus bersih. Saya gilo kalau masih ada sisa foundie kemaren yang nempel. Jadi sekali pakai saya cuci. Repot dong? Nggak juga, toh saya jarang pakai foundie. Untuk kuas-kuas lain (kuas blush, eyeshadow, dll), saya cuci seminggu sekali.

Sabun untuk nyuci kuas bisa pakai sabun khusus pencuci kuas, atau banyak juga yang pakai sampo bayi. Kalau saya suka pakai Sleek Baby Laundry. Saya selalu beli yang travel size, harganya Rp.9000. Sleek ini bersih loh buat nyuci kuas, dan sejauh ini nggak ada efek sampingnya bagi bulu kuas saya.


Oke, sekian tanya jawab soal perkuasan. Sekarang saya mau berbagi, kuas apa yang menurut saya seharusnya dibeli saat mau belajar make up. Saya bagi dua jenis: KUAS KECIL dan KUAS BESAR.


KUAS KECIL


Atau pada nyebutnya eyeshadow-brush. Tapi saya kurang suga nyebut begitu, karena nggak selalu saya gunakan untuk eyeshadow. Kuas kecil punya saya, merknya Masami Shouko semua. Per-kuas kecil ini harganya Rp.28.000. Mahal dong kalau harus beli semua? Saya pun belinya nggak langsung seabrek kok. Nyicil satu-satu. Budget-in aja satu atau dua biji perbulan.

Kalau kuas yang dipakai buat mata (terutama blending brush), saya sarankan jangan beli yang nggak bermerk. Karena area mata itu sensi, jadi saya sih pengennya kuas mata saya tuh yang terjamin kalau bulunya lembut dan nggak tajem. Selain itu, saya jarang nemuin kuas mata tanpa merk yang bentuknya pas sama mau saya. Selain Masami Shouko, merk lain yang harganya setara Masami dan kualitasnya lumayan bagus menurut saya: Armando Caruso dan Life 'n Companion. Dua merk tersebut biasanya dijual di bagian aksesoris Dept Store. kaya Matahari Dept. Store atau Centro gitu.

Kuas kecil yang menurut saya penting:


1. Blending Brush


Saya pakai Masami Shouko Dome Brush ukuran medium. Blending brush ini bulunya tebel dan gendut, fluffy gitu, bentuknya membulat di bagian atasnya. Gunanya untuk: membaur eyeshadow, mengaplikasikan shading di hidung, dan mengaplikasikan highlighter powder.

Kalau menurut kamu terlalu mahal untuk beli 5 kuas kecil dengan merk Masami dan setaranya, seenggaknya, utamakan beli blending brush ini. Karena blending brush ini penting banget untuk mendapatkan hasil bauran eyeshadow yang baik. Atau kasarannya, beli blending brush yang agak mahalan nggak papa lah ya, ntar yang lain pakai yang lebih murah :D.

Tips membaurkan eyeshadow dengan blending brush:
  • gunakan blending brush yang bersih, yang belum terkena warna apapun.
    Agar hasilnya nggak cemong-cemong kena warna lain. Kalau kamu cuma punya satu blending brush, dan kebetulan sudah digunakan untuk membaur warna lain sebelumnya, lapkan dulu blending brush-nya ke tisu basah sampai bersih, lalu biarkan kering.
  • baurkan eyeshadow hanya pada: perbatasan dua warna untuk menciptakan gradasi; dan pada batas pinggir eyeshadow, agar garis batas dengan kulit yang tidak diberi eyeshadow lebih soft.
    Tips yang ini saya tulis karena dulu saya pernah mengira kalau eyeshadow sekelopak mata itu harus disapu pakai blending brush semua, yang malah bikin eyeshadow saya warnanya nyampur nggak karuan dan menipis warnanya :D 
  • gerakkan blending brush dengan tekanan yang sangaaattt ringan.
    Jangan terlalu semangat ngusreg-ngusregkin blending brush ke eyeshadow-mu. Karena kalau terlalu ditekan, warna eyeshadow-nya malah bergeser dan nyampur nggak rata. Mending ringan-ringan melayang aja, agak lama nggak papa, tapi hasilnya akan lebih lembut.


2.  Shader Brush


Di atas ada dua shader brush, yang satu ukuran medium (yang lebih besar) dan yang satu ukuran small. Bentuknya pipih dan padat, nggak fluffy kayak blending brush. Kegunaan dari shader brush ini adalah untuk membubuhkan eyeshadow. Shader brush ini digunakan untuk mencolek eyeshadow pada pan eyeshadow, dan kemudian di tap-tapkan ke area kelopak mata.

Untuk fungsi membubuhkan eyeshadow tersebut, saya menggunakan shader brush yang ukuran medium (yang sebelah kanan, yang gede). Shader brush ini opsional sih, bisa diganti dengan memakai sponge bawaan eyeshadow saja. Tapi kalau saya ngerasa sponge bawaan eyeshadow itu terlalu kasar dan kurang bisa mengangkat warna dengan maksimal.


3. Crease Brush

Kan biasanya area ujung atau area lipatan/crease, dibubuhi eyeshadow dengan warna yang gelap untuk semakin "mempertajam" mata tuh. Nah, Crease Brush ini gunanya untuk membubuhkan garis di area lipatan mata, atau area ujung mata.

Kebanyakan orang sih nyamannya pakai kuas yang kecil yang agak runcing (kaya pencil brush tapi lebih gede), atau pakai kuas yang ujungnya berbentuk miring (angeled eyeshadow brush). Tapi saya lebih suka pakai small shader brush untuk crease. Masalah kebiasaan aja sih ini ^^.


4. Pencil Brush


Pencil brush ini bentuknya kecil, agak kaku, dan runcing. Atau sering juga disebut eyeliner brush, karena memang nyaman banget untuk aplikasi gel liner. Bisa juga untuk mengaplikasikan eyeshadow di bawah mata. Tapi kalau saya, biasanya saya pakai untuk membubuhkan eyeshadow warna gelap di area ujung mata bagian luar. Terkadang juga saya pakai untuk membantu membuat ujung yang runcing pada alis saya, ketika saya lagi ngisi alis pakai eyeshadow.

Loh, apa bedanya sama crease brush kalau gitu? Saya pakai pencil brush ini kalau kepingin bikin riasan mata yang lebih detil. Paling sering kalau kepengen bikin eyemakeup yang ujung luarnya meruncing. Bagi saya pencil brush ini merupakan salah satu kuas wajib sih, apalagi kalau kamu suka berkreasi dengan eyeshadow.

Untuk pencil brush saya rasa nggak harus merk tertentu. Karena memang ujungnya diharapkan runcing dan bentuknya agak kaku, jadi nggak perlu ngejar merk yang bulunya lembut ^^.


5. Sikat Alis


Sikat ini penting, tapi nggak harus beli! Saya pun sampai sekarang nggak pernah beli sikat alis ini. Pada produk pensil alis merk tertentu, terkadang ada yang sudah dilengkapi dengan sikat alis ini. Tapi kamu juga bisa pakai sikat bekas mascara yang udah nggak dipakai. Tentunya sikat mascara-nya dicuci sampai bersih dulu ya :D.

Gunanya untuk nyikat alis. Kalau kamu punya alis yang gondrong, sikat ini penting untuk menata bulu-bulu alismu. Cara nyikatnya, bagian pangkal ke arah atas, dan sisanya sampai ujung menyamping ke arah ujung luar. Kalau bulu alismu tipis, sikat ini juga super penting. Gunanya untuk memperlembut dan membuat gradasi warna alismu. Entah kamu bikin alis pakai eyeshadow atau pakai pensil alis, menurut saya penting disikat setelahnya, agar warna dan gradasi alismu tampak lebih natural. Nggak kelihatan palsu dan galak.


6. Eyebrow brush


Ini beda dari yang nomor 5 ya, cuma saya tadi memang agak bingung ngasih nama yang nomor 5 :D. Kalau sikat alis yang nomor 5 itu wajib, yang ini opsional aja. Eyebrow brush ini ujungnya miring (angeled), bulunya kaku kaya sikat, dan pipih (tapi masih ada ketebalannya ya, nggak yang pipih tipis banget).

Eyebrow brush ini nggak harus kamu punya kalau kamu suka bentuk alis pakai pensil alis aja. Tapi kuas ini berguna banget kalau kamu suka menggunakan eyeshadow atau produk berbentuk gel untuk mengisi alismu.


KUAS BESAR

Atau sering juga disebut Face Brush. Face brush ini gunanya untuk mengaplikasikan di area muka selain area mata.

Kuas besar yang menurut saya penting:


1. Blush Brush


Gunanya tentu saja untuk membubuhkan blusher pada pipi. Selain itu juga kuas bentuk ini suka saya pakai untuk membubuhkan hiliter area muka. Kalau kamu punya lebih dari satu blushon, saran saya kamu punya dua kuas blushon (ini saran aja sih, nggak wajib). Satu kuas untuk blush dengan warna cool tone (baby pink, mauve, keunguan), satu kuas untuk blush dengan warna hangat seperti oranye/peach. Karena blush dengan tone warna cool itu biasanya warna uniknya hilang kalau kecampur warna lain.

Untuk kuas blusher ini saya belum pernah punya yang mahal. Malahan kuas andalan saya itu ya yang kaya diatas itu, merknya nggak jelas, dan harganya Rp.15.000-an, saya punya 3 biji. Dulu saya beli di Gardena. Yang mau bilang kuas murah pasti nggak awet, sini liat kuas blushon saya! Bulunya lembut dan awet. Saya punya ini udah 2 tahun lebih, dan saya termasuk orang yang sering dan agak sadis kalau nyuci kuas. Tapi kuas ini tahan banting loh ^^.

Untuk kuas blushon dan kuas shading besar, saya nggak merekomendasikan merk Masami Shouko. Soalnya saya tiga kali beli kuas-kuas begini merk Masami, bagusnya cuma diawal-awal aja. Setelah dicuci bulunya megar dan kasar. Padahal face brush Masami harganya lumayan mahal loh, sekitar Rp.80.000-Rp.100.000-an --". Nyesel saya belinya.


2. Shading Brush


Yang fungsinya tentu saja untuk membubuhkan shading, untuk meng-contour wajah agar bentuknya lebih bagus (lebih langsing biasanya maunya :D). Bentuknya sama kaya kuas blushon, cuma lebih kecil dan ujungnya miring (angeled). Eh...soal ukuran tergantung selera sih, cuma saya suka yang agak lebih kecil, karena lebih detil kalau untuk mengaplikasikan shading di area bawah tulang pipi.

Sama kaya kuas blushon. Kuas shading andalan saya juga tanpa merk. Yang ini saya beli di Mutiara, harganya Rp.40.000. Kuas ini juga awet. Saya sudah punya ini selama setahun lebih.


4. Foundation Brush


Nah, yang ini bener-bener masalah selera. Ada yang lebih suka pakai kuas, ada yang lebih suka pakai jari, dan ada juga yang lebih nyaman pakai wet sponge. Saya nggak akan berbicara panjang lebar karena saya pernah bikin satu post khusus tentang kuas foundation di sini. Klik aja yah ^^.

Tapi kalau tanya pendapat saya, saya merekomendasikan round top brush. Kalau saya suka Face Expert Brush dari Real Technique, tapi mahal deh ya :D. Dupe-nya adalah Foundation HD Brush dari Masami Shouko. Bentuknya kecil dan ujungnya membulat. Harganya sekitaran Rp.80.000.

Saya ngerekomen round top brush ini karena multifungsi. Bisa untuk aplikasi foundation diseluruh muka (bentuk cair maupun krem), bisa untuk aplikasi foundation di area-area lipatan wajah yang sulit dijangkau (lipatan hidung, deket-deket area mata, dll), dan juga bisa digunakan untuk mengaplikasikan shading dalam (kalau minat nyoba shading dalam sih, pakai cream foundation dengan warna yang lebih gelap).

Oh iya, ini penting. Kalau mau beli kuas Masami Shouko, terutama sih yang face brush-nya dan yang tangkainya panjang, mendingan jangan pilih yang line profesional. Soalnya yang line-pro itu tangkainya kepanjangan dan berat. Nggak nyaman dipakai.


5. Powder Brush


Atau bisa juga pakai kabuki brush. Tangkainya boleh milih yang panjang atau yang pendek. Bentuknya gendut, membulat, dan padat, lebih fluffy dan besar dari kuas blushon. Fungsinya untuk membubuhkan dan meratakan bedak ke muka, serta untuk membaurkan riasan kita. Kalau saya sendiri, untuk pemakaian bedak tabur lebih suka pakai sponge handuk. Baru kalau pakai TWC, saya pakai kuas ini. Tapi sayapun jarang pakai TWC. 

Saya lebih sering pakai kuas ini untuk membaurkan riasan saya. Misalnya nih, melembutkan shading yang sudah kita aplikasikan, melembutkan garis perbatasan warna antara blushon dan shading, ya singkatnya ini kaya eyeblending brush tapi versi muka deh.

Punya saya lagi-lagi tanpa merk. Saya beli di Mutiara seharga Rp.52.000, belinya barengan sama beli shading brush. Jadi ini awet juga. Selain yang digambar di atas itu, saya juga punya Kabuki merk KAI (kabuki keluaran PT Kereta Api Indonesia?), harganya Rp.15.000. Itu lembut dan lumayan awet loh, setahun lebih saya punya kabuki itu. Tapi sekarang sih udah rudah, gagangnya coplok.


Nah, sekian. Menurut saya itulah kuas-kuas yang kira-kira harus dibeli kalau mau belajar make up. Tapi ya balik lagi ke masing-masing orang, nyamannya pakai yang kaya bagaimana? Rencananya saya mau bikin Belajar Dandan 3, yang isinya peralatan tambahan yang harus dibeli setelah yang utama dipunyai semua, beserta rekomendasi merk-nya tentu saja. Kalau berminat sama yang ke-3, boleh kasih tau saya yak ;).

54 comments:

  1. Busetttt, baru kepikiran lho pake tempet sendok. Kreatip banget dahhh. Thumbs up. Nanti cari tempet sendok ah. Tapi jadi pengap gak ya kalo taro ditempet sendok gitu? Kan gak ada udaranya mba Arum? Brush jadi bau gak sih?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Habis adanya yang murah itu. Yang cukup buat kuas, ada tutupnya & bisa dicuci :D
      Sejauh ini kuas ku nggak papa sih Luc. Tapi apa karena aku buka tutup tiap hari ya? Soalnya aku nyimpen pensil alis juga disitu, kan tiap hari pakai pensil alis ^^

      Delete
    2. Makasih ya mbak. Soalnya kadang bingung harus beli kuas apa aja. Kasih tutorial buat makeup remaja dong, mbak... Kadang males kalau ke salon di dandani nya menor bangettt... Good Job mbak sekar! Kalau ada waktu, mampir ke blog saya ya : shopticasted.blogspot.com

      Delete
    3. Sama-sama. Senang kalau postinganku bisa berguna :)

      Delete
  2. Mba beli kuas masami-nya di mana? Olshop atau apa? Thankyouuu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau diJakarta mah banyak, ada di Sarinah & Kuningan City. Tapi nggak tau kota lain. Coba cek aja di FB-nya Masami Shouko :)

      Delete
  3. Masami udah mahal sekaraang. T.T Udah jadi 43rb keatas. naiknya banyak ya. Nyebelin. Jadi mulai beralih ke Armando aja deh sekarang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ah masa naiknya banyak banget? :0 :0
      Untung udah punya yg aku butuhin. Jadi nggak perlu beli lagi (sementara belum ilang atau rusak ^^)

      Delete
  4. akhirnya nongol juga sesi ke-2 xD
    (aku juga baca yang sesi 1 tapi baru berani komen sekarang :p)
    postingannya sangat membantu buat aku yang masih pemula..hehe. Makasih banget mbak
    Oh, iya, salam kenal :)

    ReplyDelete
  5. Kalo aku yg buat mata pake tamami, sama sih belinya nyicil satu-satu haha...
    Tapi yg kuas gede aku gatau tuh merk apaan, udah 2 taun lebih masih bagus, lembut, gak mencuat kmn2 :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kuas gede kayaknya memang ga perlu mahal mahal seus. Untung2an aja :D

      Delete
  6. Manthep nih postingannya.. :)
    ditunggu yg part 3 nya lhooooo... :)

    ReplyDelete
  7. thanks informasinya ^^
    tapi masih belum bisa bedaiin brush yg utk blush on dan yg powder karena mirip-mirip sih..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang untuk blushon lebih pipih. Yang buat bedak lebih tebel, bulet, gendut :D

      Delete
  8. Aku baru pemula nih dan mau niat banget buat makeup tp yg natural aja. Minta saran dong mbak kalo beli set brush dimana? Kbtulan aku di jogja. Di mutiara gmn?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku pernah beli set brush di mutiara, jelek kualitasnya. Saranku kalau pemula jangan beli set sih. Karena sayang, kalau bermerk mahal banget, kalau nggak bermerk nggak jelas kualitasnya, dan yang pasti nggak kepakai semua. Mending beli satuan, cari yang bener-bener dibutuhin.

      Aku face brush rekomend Real Technique atau the body shop, itu agak mahal tapi awet dan beneran bagus. Untuk mata, bisa pakai masami atau armando caruso.

      Delete
    2. mbak sekar aku mau beli blending brush nyari susah banget belinya dmn? kalo online recomend tokonya ya? thanks

      Delete
  9. Setujuuuu banget sama pendapat2mu mbak. Invest in good brushes is a must, kalo emang niat pengen tampilan makeup naik beberapa level ;)

    Tadinya aku juga nggak ngeh gimana caranya eye look keliatan bagus dengan kuas bawaan eyeshadow. Trus nonton video2 di Youtube dan kemudian negara api menyerang :p Sampe sekarang hobi ngoleksi kuas buat mata, semua yang diliat dipake Beauty Guru di Youtube pengen dipunya :D Tapi nggak yang Sigma/Zoeva juga, nggak mampu Kak -_-"

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahahah...negara api menyerang, jadinya kuas mukak sekandang :D
      Eh tapi masa ya, aku kok lebih suka Real Techniques daripada Sigma ^^. Ya alhamdulilah deh suka yg murah :D

      Delete
  10. makasih ba.... aku baru belajar make up, mungkin telat x ya dah 20 thn bru belajar make up, ini jg gr2 kerja di kantor minder yg lain cantik jd mulai terpacu untuk belajar pake make up dlu sih cuma bedak ajah tok... sekarang sudah mulai ngoleksi make up, oh ya klo kuas merek oriflame bgs gk ? q belinya yg online aja ba soalnya gk ada waktu buat belanja trus kadang bingung cari kuas di mn .... makasih infonya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak telat laahh. AKu 20++ baru mulai kenal make up :D
      Aku belum pernah coba kuas oriflame.
      Kalau mau online yg bagus ada: Real Techniques, Masami Shouko, Jessup Brush, Ecotools, atau kuas2 set di www.makeuptoolshop.com juga banyak yg bilang bagus kok.

      Delete
  11. mba arum, aku baru belajar make up hehe, bulan kemarin oriflame lagi ada diskon kuas jadi aku beli beberapa kuas, nah kuas yang baru aku beli itu harus di cuci dulu sblm di pake ga sih? makasih infonya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haiii, iya harus dicuci dulu, baru dipakai. Sama kaya kalau kita beli baju baru ;)

      Delete
  12. Kalo kuas real techniques belinya dmn sis,nyari dimatahari srby kok g ada,, thaks

    ReplyDelete
  13. Hi mba arum.. salam kenal yaa :D aku udah lama jd silent readernya nih, baru berani komen haha
    Kalo brush merk real technique kuas kecil2nya bagus ngga?
    Trs kalo brush dr morphe sama coastal scents udah pernah coba blm? Makasii mba aruum

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal mb Sasha ;)
      Wah sayang sekali aku belum pernah cobain brush morphe, coastal scents, dan brush kecil real technique ^^

      Delete
  14. Mbag sekar, tanyak ni aku kan radak gimana gitu kalo beli online. Tak cari di matahari gak ada masami shouko. Yang ada cuma the body shop. Karena pengen belajar look mata, akhirnya nekat Beli brus eyes blend ma brus eyeshadownya the body shop. Tapi kok gede banget ya perasaan ku?? Pernah pakai ni brush? Bagus gak?? Galau ni khawatir mahal tapi gak ship. Bisa gulung2 setahun saya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah aku belum pernah mb nyobain brushnya TBS. Jadi nggak tau bagus atau enggak ^^

      Delete
  15. uhhh bermanfaat sekali . terimakasih 😊

    ReplyDelete
  16. Mba kalo kuasnya elf bagus ga sih? Kan kalo elf kuasnya ga terlalu mahal tuh. Aku pengen punya kabuki brush rekomend dong yg bukunya lembut tapi ga terlalu mahal hehe. Btw kalo buat aplikasi bedak lebih bagus pake kabuki apa brush powder biasa ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. elf hit n miss sih. ada yg bagus ada yang enggak. Kabuki tamia bagus kok. Aku punya.

      Delete
    2. Ok makasih ka rekomend nya. Tapi kalo merk tamia itu biasanya carinya dimana ya?

      Delete
    3. Di kay collection atau dept store kayak Matahari atau centro juga ada

      Delete
    4. Terakhir ni mba hehe, maaf ya banyak tanya sebenernya flat top brush sama kabuki brush lebih bagus mana ya buat aplikasi bedak biar hasilnya keliatan natural dan flawless gt. Kira2 kalo buat pemula yg baru mau ngumpulin brush, diantara kedua brush yg aku sebut tadi yg mana yah yg lebih dulu aku beli? Makasih banyak sebelumnya sudah dengan sabar balesin komen aku yg berondongan 😁 salam kenal juga ya mba arum dari aku arum yg selalu teracuni tiap baca blognya mba arum 😄

      Delete
    5. Kalau itu soal selera aja sih. Dua duanya bagus. Dan harus dicoba sendiri untuk tau mana yang lebih di suka :)

      Delete
  17. Mba tolong recommend brush untuk shading contournya yg bagus dong gi tulisan mbak td buat kuas contour nya pake kuas yg gak merk jd susab buat ditemuin heheh

    ReplyDelete
  18. Bersihin kuas kecil gimana ya? Kalau kuas besar kan karena faktor ukuran, produk jarang nempel ke deket pangkal kuas. Tapi kalau kuas kecil itu kadang perlu dibersihin sampai pangkal, di sisi lain kalau bilas sampai ke deket pangkal bisa bikin lemnya lepas.

    Sejauh ini kuasku masih nggak papa sih, tapi masih bingung cara cucinya dah bener atau belum. Biasanya aku celup cuma sampai deket pangkal, habis itu aku teken pelan-pelan dari pangkal ke ujung. Kalau langsung dari air mengalir takutnya pas megang justru ga stabil terus kesiram deh pangkalnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai,
      Aku juga celup aja sih, nggak peduli kena pangkalnya. Kalau rusak ya tinggal beli lagi. Mendingan kuas rusak deh daripada muka rusak karena kuas nggak bersih. eeheehehe...

      Delete
    2. Hahaha, jangan rusak dong, bangkrut mendadak ntar T_T

      Oh iya, Kak Arum ada rekomendasi untuk online shop nggak? Aku pengen ancang-ancang beli brushnya RT tapi liat-liat IG kok serem ya, banyak yang harganya kelewatan murah. Kadang juga ada yang foto terlama dari tokonya baru sekian hari yang lalu, berarti kan kayak pasar kaget, jadi ga tau reputasi si toko .__.

      Delete
    3. Aku mau jual, dear, RT brush. Follow 2nd IG ku aja @racunwarnawarni. Tapi barangnya masih dalam perjalanan ke Indonesia. Jadi harap sabar ya :3

      Delete
  19. Mbak racun banget deh semua tulisan-tulisn mbak. Aku ngefans banget sm mbak. Oya mbak, aku pemula dgn kantong pelajar tp kepengen brush yg bagus biar belinya sekali seumur hidup hehehe. Nah kalo dr real techniques mbak rekomen set yg mana mbak buat pemula? Set yg travel essential bagus gk mbak kira2?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tergantung kebutuhan. Dilihat aja isinya, kira2 butuhnya yg mana ;)

      Delete
  20. Makasih ya mbak blognya, membantu sekali. Ini dijogja ya mbak? Kebetulan banget tokonya kenal semua, jadi nggak perlu kesana sini buat bandingin TvT

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mutiara ya? Iya aku brli pas di jogja hehe..

      Delete
  21. Mbak Arum, kalo di Solo beli brush di mana yak biasanya? Newbie nih, pengin beli tapi masih mongga-manggu T-T

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah aku nggak tau. Jarang banget belanja di Solo ^^

      Delete
  22. wah,,, penjelasannya detil bgt kak, keren tulisannya. thanks ya kakak atas infonya

    ReplyDelete
  23. Halo mbak, udah lama jd silent reader tapi baru berani comment. Hehe.. anyway mbak arum pernah beli RT brush di mutiara gak? Aku liat di IGnya RT stippling brush cuma 55ribu tapi disitu tulisannya ORI sih tapi mana mungkin ya.. Aku beli jg sponge nya cuma 45ribu tapi persis bgt asli! kata bapak2 yg jaga si asli dan ada plastik pembungkusnya.. Beneran ori gak ya? Wkwk makasi mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo,
      aku belum pernah beli RT di Mutiara. Pernah ada UD Naked, harganya 400, dan cici yg jual bilang itu asli. Sejak itu aku paling ogah deh beli makeup luar di Mutiara. Kesana paling ubek-ubek konter lokal ^^

      Delete

Hai, terima kasih sudah mampir di sini dan berkomentar dengan sopan ;).
Komentar yang menyertakan link hidup dan kometar yang sifatnya mempromosikan website komersil/ barang jualan akan dihapus.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...