Saturday, April 28, 2012

Maybelline Clear Smoth Mineral Healthy Natural Concealer in Medium Sand

Leptop saya agak-agak ngadat beberapa hari belakangan ini. Sebagai ababil socmed (ababil?), saya merasa kesal dan sangat terganggu. Saya sering mendapat pinjaman laptop dari teman sih, tapi rasanya kurang greng gitu kalau mau review-review produk pake laptop asing ^^.



 

Yah, karena laptop saya sudah membaik, jadi kali ini saya mau review Maybelline Clear Smooth Healty Mineral Concealer.

Sebenernya saya bukan penggemar concealer. Iya muka saya sih nggak mulus. Tapi selama ini saya merasa memakai BB cream lalu di set dengan loose powder saja sudah cukup. Sampai suatu saat pipi saya jerawatan gede banget. Karena nggak punya concealer, jadi saya pergi kemana-mana sambil memamerkan jerawat saya yang segede dosa di pipi. Tapi lama-lama banyak banget yang komentar. Sebagai orang yang banci tampil, saya kan merasa risih juga. Jadi saya searcing-searcing concealer dengan harga terjangkau, dan pilihan saya jatuh ke Maybelline Clear Smooth Mineral Healthy Natural Concealer.



Kenapa Saya Memilih Produk Ini?


Pertama, karena teksturnya yang liquid. Bukan cream atau stick, jadi nggak akan terlalu berat, dan saya rasa kalau liquid juga lebih nggak gampang untuk memperjelas garis-garis atau kerutan atau dry patch area. Dan yang pasti, concealer bentuk liquid lebih gampang di blend. Karena saya masih nyubi soal concealer, jadi saya pilih yang gampang-gampang saja memakainya.

Yang kedua, saya tergoda dengan kata-kata Mineral Healty Natural. Karena concealer ini mau saya pakai untuk menutupi Jerawat yang masih hot, jadi saya mencari yang aman dan sebisa mungkin nggak makin memperparah keadaan jerawat saya :D. Dan hal ini memang benar, penggunaan concealer ini memang nggak memperparah keadaan jerawat saya, dan juga nggak menimbulkan jerawat baru.



Shade

Sayang sekali concealer ini hanya tersedia dalam satu shade, Medium Sand. Saya sempat ragu waktu mau membelinya, tapi BA Maybelline meyakinkan saya kalau concealer ini pas untuk warna kulit saya. Sangat pas katanya. Ya sudah saya beli. Dan ternyata sedikit PEKTAY! Memang ya, jangan pernah percaya dengan mulut manis BA kosmetik :D. Tapi nggak parah sih pektaynya. Masih bisa ditutup dengan powder.



Tekstur

Karena saya belum pernah mencoba concealer lain, jadi saya nggak bisa membandingkan. Tapi yang jelas, teksturnya lebih thick dari foundie.

Swatch langsung dari kuas

Blend blend blend blend blend .....



Coverage

Nah, saya sedikit kecewa disini. Ternyata coveragenya kurang untuk menutup jerawat dan bekas jerawat yang nyata. Bisa sih sedikit menyamarkan, tapi masih kurang lah kalau untuk menutup jerawat. Mungkin kalau noda yang mau ditutup besar dan tebal, lebih baik memilih concealer berbentuk cream.

Awalnya saya sudah berniat mau me-lego concealer ini. Tapi lalu jerawat saya sembuh dan tinggal bekas samar. Untuk menutupi bekas samar-samar tersebut, concealer ini bisa diandalkan ternyata. Dan ternyata concealer ini juga cukup bagus digunakan untuk menyamarkan dark circle. Jadi saya nggak jadi membuangnya ke orang lain. Apalagi ternyata harga concealer ini naik jauh. Awal saya beli hanya Rp 35 000, dan sekarang harganya sudah Rp 60 000,-

Oh...dan ternyata, concealer ini bagus juga ketika saya pakai di sekitar bibir. Saya mendapat tips ini dari Youtube, Michelle Phan. Caranya gampang kok, setelah memakai foundation atau BB cream, aplikasikan saja concealer ini di kulit pada sekitar bibir (bukan di bibir) tipis-tipis. Lalu blend. Cara ini membuat bibir saya tampak "menyatu" dengan kulit muka.

Ini penampakan concealer waktu menutupi jerawat saya :




Packaging

Saya suka Design Packagingnya. Ramping, kecil, dan terlihat elegant. ringkas dan nggak malu-maluin kalau mau di bawa kemana-mana. Dan juga, tutupnya rapat sehingga nggak mudah tumpah.

Aplikator concealer ini menggunakan kuas seperti kuas lipgloss. Ada baik dan buruknya aplikator ini. Baiknya, penggunaannya jadi praktis dan mudah. Dan mudah juga mengontrol banyaknya  produk yang akan kita pakai. Tapi kekurangan aplikator bentuk ini adalah kurang higienis. Karena produk berbentuk "basah" seperti ini sebenarnya rawan menjadi sarang bakteri, maka sebaiknya memang produk yang masih akan disimpan, tidak bersentuhan langsung dengan kulit.



Kesimpulan

Produk ini bagus bila kita mencari concealer untuk menyamarkan dark circle dan noda-noda samar di kulit, tetapi tidak mampu menutupi noda yang terlalu tebal dan Jerawat.



Repurchase?
Nggak. Saya ingin mencoba concealer yang berbentuk cream. 

Ada recomendasi mana yang harus saya pilih:
Revlon Photoready, Inez covering cream, atau NYX concealer in jar?

Tuesday, April 24, 2012

Purple Night: OOTD & FOTD

Ini OOTD pertama saya, dan sialnya, saya lupa membersihkan kaca *meh*. Oke, mari kita lupakan saja kaca kamar saya yang sudah bertahun-tahun tidak saya bersihkan. Tolong fokus saja pada outfit saya, oke? :D




Kemarin malam, saya diajak kencan oleh Tintaz, setelah jam kerja. Semacam dinner dan window shoping malam-malam, begitu :). Jadi saya memilih memakai outfit ini, dan memutuskan untuk melakukan photo session sebelum berangkat.

Entah bagaimana dengan kalian, tapi saya suka sekali T-shirt dan Jeans, karena simpel dan nyaman. Selain itu mudah di padukan dengan apa saja. Bisa ditambahkan syal, cardigan, heels untuk tampilan yang feminin, tote bag, cluth, bahkan ransel dan sneakers juga bisa :). Jadi saya yang kadang kurang kreatif ini bisa tampil nyaman dan masih enak dilihat.

Ini salah satu T-shirt yang saya sukai. Karena bahannya nyaman, dan saya suka detail bagian dadanya. Kalau bagian dada terlalu terbuka, saya jelas tidak enak dilihat :D. Tapi kalau terlalu tertutup, saya . juga kurang suka, karena saya jadi tampak tidah seksi. #eh? Nah, karena T-shirt ini bagian dadanya di tutup dengan lace warna hitam, jadinya tidak terlalu tertutup, tapi masih sopan :D.
 
Ini detailnya
Ini adalah salah satu outfit yang saya dapat dari NG Collection. Saya suka sekali outfit disini, karena modelnya nggak pasaran, kualitasnya bagus, dan harganya terjangkau. Rata-rata masih dibawah 100 ribu rupiah. Tadinya NG Collecsion mempunyai showroom di daerah Seturan, Yogyakarta. Sayangnya, ownernya memutuskan untuk pindah ke Medan. Beruntung sekali kalian yang di Medan, karena bisa membeli darinya tanpa ongkir, dan bahkan bisa melihat langsung barang-barangnya :D. Bagi yang tertarik bisa melihat koleksinya disini, karena showroom yang di Medan masih dalam proses.

Dan ini wedges favorit saya:


 

wedges ini paling sering saya pakai karena nyaman dan sangat ringan. Seperti tidak memakai alas kaki saja ^^. Dan karena warnanya netral, hitam, jadi mudah bagi saya yang nggak kreatif ini (lagi-lagi) untuk memadukannya dengan outfit apapun.

Saya memutuskan untuk mencoba lipstik Sariayu Denting Kecapi 2, yang selama ini belum berani saya pakai ke luar ruangan, karena warnanya yang tidak biasa, ungu. Seperti lipstick Sariayu yang lain, teksturnya bagus sekali, nggak bikin kering bibir saya, dan mudah di blend.



Setelah warnanya saya mix dengan PAC lipgloss in Lilac Sugar, ternyata bagus, tidak terlalu mencolok dan masih pantas digunakan untuk sehari-hari.





Ultima II The Nakeds Loose Powder no 2 
Bless Pearly White Single Eyeshadow (untuk hightlight)
LT Pro Blush On (Baby pink)
Sariayu lipstick Denting Kecapi 2
PAC Lipgloss Lilac Sugar
Inez Brown Eyebrow Pencil

Dan ini hasil jalan-jalan malam saya dengan Tintaz:


Caring Colours Luxurious Perfecting Shadow in Blue Skywater

My First Blog Award: Blogger Appreciation Award

Wow, saya dapat award. Saya baru tahu kalau ada award semacam ini untuk blogger. Terimakasih untuk My Lovely Sister dan Monika yang sudah memberikan saya award, membuat saya tambah semangat nge-blog. Saya terpikir untuk mencetak, membingkai, dan memasangnya di dinding ruang tamu saya, tapi saya rasa terlalu aneh dan tidak ada yang melakukan itu ya? :D



Ini Aturan Main yang harus disepakati:
  1.  Ucapkan terima kasih kepada blogger yang sudah memberimu award dengan cara mencantumkan link blognya di post-mu tentang award ini.
  2.  Jawab 4 pertanyaan yang sudah diberikan.
  3.  Berikan Blogger Appreciation Award kepada reader/commenters/followers yang kamu suka.
  4.  Beritahu bahwa kamu memberikan award kepada mereka dengan cara comment, twit, atau email mereka.

Dan inilah pertanyaannya, dan juga jawaban saya:
  1. How long have you been blogging?
    Sejak SMU saya sudah punya blog, tapi baru tahun ini saya memutuskan untuk menjadi beauty blogger :)
     
  2. What are 1-2 reasons why you started blogging?
    Jawaban saya hampir sama seperti Monika. Saya suka sekali menulis dan berbagi, tetapi susah juga menulis sesuatu tanpa konsep atau arah yang jelas. Dan karena saya suka make-up dan tertarik untuk mempelajari serta bergabung dalam komunitas pecinta make-up, maka tidak ada salahnya saya memulai beauty blogging :)
  3. What types of blog do you like to follow/read?
    Apapun! Tentu saja beauty & Fashion blog. Tapi saya juga membaca blog-blog yang lain, misalnya mengenai cerita-cerita pendek, diary seseorang yang menarik, ilmu pengetahuan, misteri, apapun!
  4. What is 1 thing you would like to improve on as a blogger/on your blog?
    Aduh, apa ya? Kualitas foto, mungkin. Ada yang mau memberikan kepada saya sebuah kamera DSLR? :D

Saya memberikan Blogger Appreciation Award ini kepada:
  • Mizha's Beauty Diary
    Banyak pengetahuan mengenai skincare Ingredients di sana, dan saya juga suka sekali karena Mizzha sangat ramah, dan mau menjawab dengan sabar pertanyaan-pertanyaan dari pembaca. Tapi sayang sekali akhir-akhir ini Mizha tidak mengupdate blognya lagi, mungkin sibuk. Saya berharap dengan award ini, dia mulai mengupdate blog lagi :)
  • Pretty Much Makeup
    Bahkan sebelum saya suka makeup, saya sudah suka blog ini. Saya suka sekali gaya Fifi. Saya suka FOTD, OOTD, dan EOTDnya. Dan saya juga suka foto kucing dan anjingnya :D
  • Looxperiments
    Saya suka suka suka sukaaaa sekali blog ini *eh, tapi mereka menerima award nggak ya? :D*. Banyak tips dan tutorial yang sangat berguna, apalagi untuk pemula seperti saya (paling suka sama eyeshadow tutorialnya). Saya juga suka mengintip tantangan dandan yang mereka adakan setiap dua mingguan. Pesertanya juga sangat kreatif lho. Tapi saya belum berani ikut tantangan mereka, karena nggak bisa dandan :D

Friday, April 20, 2012

Bold Red Lips

Saya sedang banyak sekali pekerjaan. Deadline semakin mendekat, sementara banyak pekerjaan yang belum selesai. Dan saya malah ngeblog. Dan saya malah curhat disini. Oh sudahlah...

Ceritanya ada seorang pembaca blog yang mengajak saya chating via Facebook, dan request penampakan muka saya dengan menggunakan lipstick warna merah. *Hai, Anna. Apakah kamu membaca posting kali ini? :D*. Seperti yang sudah pernah saya katakan dulu, saya suka sekali melihat orang memakai lipstick merah. Poin plus buat orang yang berani dan pantes memakai lipstik merah. Saya kepingin. Tapi saya nggak berani dan nggak cocok aja rasanya. Jadi, inilah saya memberanikan diri foto dengan Pixy 101. Rich Red.

Oh ketika saya memakai lipstick ini, saya tergoda untuk terus mencium-cium adik saya. Dan dia sangat kesal karena harus mencuci mukanya terus-menerus :D.


Bagaimana pendapatmu? Kaya Tante-tante? Tante Mariam Belina, eh? :D

Thursday, April 19, 2012

[Skincare Routine] Rutinitas Perawatan Wajah

Ternyata banyak juga yang menanyakan skincare routine saya. Mau jadi semulus saya? #eh. Bukan itu deh kayaknya :D. Rata-rata mereka bertanya skincare routine saya karena tertarik dengan post saya mengenai tretinoin. Banyak yang belum familiar dengan tretinoin dan bertanya skincare apa sajakah yang cocok digunakan untuk mendampingi tretinoin. Lalu saat IBB Jogja gath, Yosinta juga menanyai saya mengenai perawatan yang saya lakukan.

Waktu saya survey (blog walking, tanya langsung ke orangnya, di curhatin), seriiing sekali lho saya mendengan (membaca) banyak yang melewatkan memakai step ini atau step itu. Terustama sih sunblock. Padahal menurut saya sunblock itu bagian terpentingnya. Rata-rata mereka bilang kalau mereka males ribet, dan nggak suka produk bertumpuk-tumpuk dimuka dan terasa berat. Padahal skincare nggak berat lho, kalau makeup bertumpuk-tumpuk baru berat. Dan banyak yang takjub atas rutinitas-merawat-muka yang saya lakukan setiap hari. Iya takjub. Mungkin takjub, perawatannya ribet tapi hasilnya cuma begini-begini saja -_____- . Yah, menurut saya skincare ini investasi. Baru kelihatan hasilnya setelah beberapa tahun kemudian :D.

Jadi kalau ditanya, "kenapa sih ribet amat step krim-krimnya?" (dan beneran lho, banyak aja yang bertanya seperti ini). Jawabannya adalah: "Karena saya memang orang paling suka ribet dan paling enggak praktis sedunia". :D



RUTINITAS DI PAGI HARI


  1. Saya mengawali pagi saya dengan minum kopi dan membersihkan muka dengan Viva Milk Cleanser - Greentea. Di gambar itu varian Lemon sih. Saya saat ini pakai varian Lemon karena saat saya belanja bulanan, varian Greentea sedang kosong di tokonya. Saya nggak selalu memakai Milk Cleanser sih, kalau malemnya saya nggak memakai krim malam *bhihihik*, paginya saya nggak merasa perlu memakai Milk Cleanser.
  2. Lalu saya mandi. Saat mandi, saya mencuci muka dengan Sariayu Facial Foam Anti Acne. Saya suka sabun muka ini karena lembut, nggak perih saat dipakai, dan busanya sedikit.
  3. Selesai mandi, saya memakai Viva Face Tonik - Greentea. Tapi nggak selalu juga sih. Step ini terkadang saya lewati.
  4. Setelah itu, saya mengawali rutinitas di depan meja rias dengan memakai Sebamed Lipbalm SPF 30. Kenapa lipbalm saya pakai di awal? Agar pada saat saya memakai lipstick di akhir acara dandan, lipbalmnya sudah meresap di bibir saya, dan bibir saya lembab tapi nggak greasy :D.
  5. Lanjut memakai Probio-C Serum. Serum ini ringan banget seperti air, langsung menyerap. Dan nggak ada efek melembabkannya. Saya lebih suka serum Melanox Premium, karena lebih melembabkan dan membuat kulit muka lebih cerah.
  6. Solusi eye cream ini nggak hanya saya pakai di sekitar mata, tetapi juga di garis senyum, kerutan dahi, dan di daerah-daerah yang sangat kering (dry patch). Teksturnya thick seperti balsem, tetapi adem, cepat menyerap, dan baunya segar. Daya lembabnya juga sangat bagus.
  7. Pelembab yang saya sukai saat ini: Sariayu Putih Langsat Moizturiser. Sebelumnya saya memakai Gizi Super Cream, tapi ternyata saya bukan fans Gizi seperti kebanyakan orang lain. Saya suka Sariayu karena melembabkan, hasilnya nggak matte seperti Gizi, baunya nggak terlalu menyengat seperti Gizi, dan nggak perih saat digunakan. Kulit saya terasa perih dan panas saat memakai Gizi. Mungkin karena Gizi terlalu keras untuk kulit saya.
  8. Setelah memakai pelembab, saya menunggu pelembab menyerap dulu (kurang lebih 3 menit). Biasanya sambil menunggu saya memilih-milih baju yang akan saya gunakan *penting* :D. Setelah pelembab menyerap sempurna paripurna, saya memakai Melanox Premium Face UV Protection SPF 30 / PA ++. Setelah sunblock, masih ada acara menunggu-produk-menyerap dulu :D, pada bagian ini saya menunggu sambil mengeblow rambut. Baru setelah itu, saya memulai ritual me-makeup wajah saya.



 RUTINITAS DI MALAM HARI

 

  1. Saya selalu memakai Wardah Pure Olive Oil untuk membersihkan makeup mata dan bibir saya, karena kalau pakai eye & lip makeup remover biasa, kulit di sekitar mata saya sering iritasi.Selain untuk membersihkan makeup, Wardah Pure Olive oil ini juga saya pakai sebagai lipbalm atau pelembab bibir sebelum tidur.
  2. Setelah membersihkan mata dan bibir, giliran seluruh wajah saya bersihkan dengan Viva Milk Cleanser - Greentea. Pembersihan dengan Milk Cleanser ini terkadang saya lakukan berulang-ulang bila saya memakai makeup berat (foundie), agar saya yakin benar bahwa wajah saya sudah bersih. Bagaimana kalau saya tidak sedang memakai makeup? Tetap harus dibersihkan dengan milk cleanser, karena pada siang hari saya wajib memakai sunblok, dan membersihkan sunblock tidak cukup kalau hanya dengan memakai Facial Wash.
  3. Lalu seperti pada step pagi, setelah milk cleanser, saya melanjutkan dengan Sariayu Facial Foam Anti Acne
  4. Saya menunggu sekitar 15 menit, untuk memastikan bahwa kulit saya sudah kering. Setelah kering benar baru saya mengaplikasikan Nu Face 0,05% tipis-tipis dan merata ke seluruh wajah saya. Hindari area sekitar mata, sekitar bibir, dan leher. Pada step malam, saya tidak memakai toner, karena saya khawatir kandungan yang ada di dalam toner akan mengiritasi kulit saya bila bercampur dengan tretinoin.
  5. 30 menit setelah saya memakai Nu Face, saya mengoleskan Solusi Eye Cream di sekitar mata, sekitar bibir, leher, dan dry patch area. Lalu, bobok-bobok cantik :).
Pada rutinitas malam, sekali seminggu saya tidur tanpa mengenakan krim apapun di muka saya. Jadi setelah mencuci muka, saya nggak melanjutkan dengan apapun. Saya nggak tau hal ini baik atau buruk. Tapi saya berpikir kulit saya perlu sesekali menikmati kesendiriannya di malam hari :D.




RUTINITAS MINGGUAN
 

Seminggu sekali atau dua kali, tergantung kadar keribetan saya saat itu :D, saya melakukan perawatan soft peeling dan masker wajah. Berikut step-stepnya:
  1. Saya membersihkan wajah, dan melakukan pijatan ringan dengan gerakan melingkar dari bawah keatas, dengan menggunakan Viva Milk Cleanser - Greentea. Seharusnya saya menggunakan Massage Cream, tetapi saya nggak suka dengan tekstur Massage Cream yang rata-rata thick. Setelah selesai, angkat sisa milk cleanser dengan kapas.
  2. Setelah itu, saya scrub muka saya dengan Viva Peeling Cream. Saya gosok sedikit lebih lama di bagian hidung, agar komedonya rontok. Setelah itu, wajah saya bilas dengan air. Saya sedang suka sekali dengan Viva peeling cream. Saya suka teksturnya yang tidak sekental Peeling Mundisari Mustika Ratu tetapi juga tidak seencer Facial Scrub yang dicampur pada sabun muka (tau khan?). Pas aja teksturnya. Sayangnya baunya nggak enak, wanginya menyengat sekali.
  3. Sejauh ini, Masker Bengkoang Mustika Ratu adalah favorit saya. Saya campur dengan air, lalu saya aplikasikan ke wajah yang telah di scrub, dengan menggunakan kuas masker. Lalu tunggu sekitar 20 menit, agar masker kering dan kulit kita terasa mengencang.
  4. Dua puluh menit kemudian, saya cuci muka saya dengan Sariayu Facial Wash Anti Acne sampai bekas-bekas masker hilang tak bersisa. 
  5. Lalu untuk lebih menyegarkan muka, tuangkan Viva Face Toner - Greentea ke kapas, dan tepuk-tepukan di muka secara merata. Baru setelah itu lanjut dengan moizturiser atau krim malam atau tidak memakai apapun, tergantung keadaan.



RUTINITAS BULANAN

Sebulan sekali, setelah jadwal menstruasi saya selesai, saya terbiasa membersihkan muka dan punggung saya dengan cara Facial. Hal itu karena biasanya pada saat PMS dan pada saat menstruasi, kulit saya akan lebih berminyak dan mudah berjerawat. Jadi setelah siklus itu selesay, saya merasa perlu melakukan Deep Cleansing untuk membersihkan kotoran-kotoran yang menyumbat pori-pori.

Untuk Facial, saya sudah terbiasa di Larissa Aesthetic Centre, Jl. C. Simanjuntak No. 87. Sakit banget sih waktu di facial, tapi bersih XD.



RUTINITAS DALAM SITUASI KHUSUS


Kondisi muka saya nggak selalu seperti biasa. Ada saat-saat dimana muka saya sangat kusam, atau sangat kering, atau sangat berminyak. Saya menyiapkan peralatan perang bila kondisi saya sedang luar biasa. Berikut perlengkapannya:
  1. Bila kulit saya sangat kusam, saya akan rajin maskeran, dan juga mengganti Facial Wash saya yang biasa dengan Clean & Clear Clear Fairness Cleanser Facial Wash. Busa pembersih muka ini mengandung Devariat Vitamin C dan Scrub lembut di dalamnya sehingga bisa membantu mencerahkan kulit saya. Tapi saya nggak berani menggunakan setiap hari, karena kulit saya sensitif dan nggak boleh di scrub setiap hari.
  2. Terkadang saya melakukan aktivitas di bawah sinar matahari yang cukup ekstrim. Pada saat itu, saya mengganti sunblock saya yang biasa dengan Skinaqua UV Moisture Milk SPF 50 / PA +++. Kandungan SPF dan PA nya yang lumayan tinggi akan lebih melindungi kulit saya dari sinar matahari.
  3. Saat kulit saya sangat berminyak, biasanya pada saat PMS, saya mengganti pelembab saya dengan Biokos Pure Balance 20's Gel Moisturizer yang ringan, cepat menyerap, dan bertekstur gel.
  4. Natur-E saya gunakan bila kulit saya sangat kering. Terkadang saya belah dua dan saya campurkan kedalam masker. Atau bila kulit saya sangat kering, saya belah dua, lalu saya oleskan begitu saja ke muka, tunggu sekitar 15 menit, kemudian bilas dengan air :).


Diantara kalian, ada nggak yang seribet saya? :D

Tuesday, April 17, 2012

My Make-up Wishlist

Saya nggak banyak belanja-belanja produk kosmetik akhir-akhir ini. Karena kosmetik saya sudah menumpuk banyak *dan makin-makin-makin-makin banyak setiap hari. Beberapa produk kosmetik saya sudah saya hibahkan ke orang lain. Tapi masih saja tetap banyak. Beberapa teman mengusulkan saya untuk menjual preloved kosmetik saya. Tapi masalahnya produk kosmetik yang saya punya bukan jenis kosmetik mahal. Mungkin yah, lain kali saya akan posting beberapa makeup yang mau saya lembar.

Karena puasa beli makeup tersebut, jadi banyak banget wishlist produk yang menumpuk. Apalagi lusa kemarin baru saja ada event gath beauty blogger jogja-solo, yang tentu saja penuh aksi pamer makeup, dan live review. Makin-makin keracunan. Saya baru akan beli produk-produk ini kalau makeup yang saya punya sudah banyak berkurang.

Ini daftar produk yang bikin saya nggak bisa tidur karena mikir gimana caranya biar bisa beli tanpa menuh-menuhin meja rias:



ECOOTOOLS BAMBOO 5 PIECE BRUSH SET

www.ecotools.com/
Kata Ephong, "bagus. Bulunya alus banget". Review lain juga banyak banget, dan saya belum pernah menemukan review yang jelek. Dan menurut saya sih murah, dengan Rp 125 000 sudah dapet 4 brush yang pasti kepakai banget plus casenya. Dalam satu set kita akan dapet:
  • Mineral Powder Brush
  • Concealer Brush
  • Eye Shading Brush
  • Baby Kabuki


MASSAMI SHOUKO EYE BRUSH 
(terpenuhi beberapa)

maumakeup.wordpress.com/
Waktu saya bilang pengen beli eyebrush, Ephong (lagi-lagi Ephong) merekomendasikan Massami Shouko, yang ternyata bisa dibeli di Mutiara. Jadi nggak perlu beli online. Saat ini saya sedang serius belajar eyemakeup :D. Jadi saya butuh brush yang bagus, dan karena baru belajar, saya butuh yang harganya terjangkau.  Reviewnya, brush ini bagus dan cukup murah. Harga satuannya berkisar antara Rp. 20 000 - Rp. 90 000.



(terpenuhi)
otoperfumy.pl/
Saya sudah lama kepingin cream foundie. Untuk sehari-hari saya suka BB cream. Tapi untuk acara khusus saya suka memakai foundation. Selama ini sih pakai liquid foundation, dan belum pernah nyoba cream foundation, jadi sekali-sekali pingin ngincipin. Ngiler sama coveragenya, jadi nggak perlu rempong oles-oles concealer lagi. Dan untuk waktu yang lama saya masih galau mau memilih Ultima II Delicate cream makeup, Kryolan Supracolour, atau PAC creamy foundation.

Sampai kemudian Max Factor buka counter di Galeria Mall Yogyakarta. Saya langsung dong cek ke thread Max Factor di Female Daily Forum, dan ternyata, Miracle Touch ini termasuk produk yang lagi ramai dibicarakan. Walau namanya "Liquid Illusion" tapi ini cream foundie. Jadilah saya ke counter dan celamitan cocol-cocol dan lelet-leletin berbagai produk ke kulit saya *sampai BA-nya mukanya sepet kepingin ngusir. Nggak papa sih, Mbak, sepi kan counternya. Daripada mbaknya kesepian kan lebih baik saya temenin, hayoo.. :D*.

Yang saya colek pertama kali jelas Miracle Touch. Dan sukaaaa bangettt!! Walau cream, foundie ini teksturnya enak. Gampang banget di blend. Pengen sih beli, tapi masih ada Revlon Colorstay Liquid Foundie dan Inez Satin Foundie di rumah :D. 



(terpenuhi) 

beaut.ie
Saya lebih suka jenis mascara yang volumizing daripada lengthening. Kalau volumenya nambah, bulu mata saya jadi tampak lebay dan tangguh seakan anti badai (helo, mbak Syahrini :D). Selama ini, saya memakai Maybelline Turbo Boost Mascara, dan lumayan puas. Tapi pengen dong, nyobain yang lain. Harganya sekitar Rp 150 000. Dan lagi-lagi, di rumah saya sudah ada Maybelline Magnum, Maybelline Hypercurl, dan Pixy Mascara. Jadi saya harus bersabar nih. Paling nggak tiga bulan lagi saat semua mascara saya tersebut kadaluarsa :D.



(terpenuhi)

http://shamacchi.blogspot.com/
Bentuknya mirip seperti MUFE Sculpting Kit, dengan harga sangat dibawahnya. Waktu clek di counter sih lumayan juga, pigmented dan nggak powdery. Harganya cuma Rp 85 000. Saya memang sudah lama kepingin Sculpting Kit, karena praktis, nggak ribet bawa shading dan bawa highlighter lagi.



MIRABELLA COUNTRI FRESH DUO BLUSHER
 
www.mirabella-cosmetics.com
Yang saya taksir sih yang warna pink, tapi saya searching-searching gambarnya nggak ketemu. Pink-nya cantik banget jatuhnya di kulit saya, walau teksturnya powdery. Saya colek-colek ini saat gathering kemaren, saat jalan-jalan di Mutiara. Puput, Ephong, dan Monmon sepakat bilang kalau blush ini cantik. Ah..tapi mereka sih emang dalam misi nyetanin semua orang biar beli-beli dan di review :D. Saya sempet sekilas khilaf, karena harganya juga nggak bikin dosa, dibawah Rp 30 000 bok! Murah saja khan? Tapi lalu saya teringat pada blush-blush saya dirumah, yang bahkan ada yang belum tersentuh sama sekali :(.




www.caringcolours.com/
Nah, kalau yang ini sih saya keracunan sama Puput.  Ini nih eyeshadow Puput yang bikin saya nggak bisa tidur. Tutorial bisa dilihat di blog Puput, klik disini.


Dan eyeshadow warna ini cuma ada di eyeshadow caring yang kemasan lama, bukan yang seri Hapi. Yang seri Happy, eyeshadow birunya malah cenderung biru kehijauan, bukan biru ke abu-abuan kaya punya Puput ini. Harga eyeshadow ini Rp 56 400. Dan saya masih punya beberapa eyeshadow biru di rumah, salah satunya eyeshadow Alaska yang mau buru-buru saya lego karena udah boseeenn banget, makainya super tricky.

Rrrrr...tapi saya mikir juga sih, mungkin ada faktor "muka" disini. Iya, eyeshadow ini cakep banget dipakai Puput. Apalagi Puput jago banget makainya. Ngak tau deh kalau saya yang pakai. Bakalan secantik Puput atau malah jadi musibah.



MAX FACTOR CREME PUFF
(terpenuhi)

www.mangomaya.com/
Ini compact powder. Saya pertama naksir karena bentuknya lucu, nggak kaya compact powder pada umumnya. Dan harganya murah, cuma Rp 50 000. Reviewnya pun bagus, katanya dia good coverage. Cuma katanya lagi, baunya kenceng banget, bikin mabok. Tunggu bedak-bedak saya berkurang dulu tapi, kalau mau pakai bedak ini. Rumah saya sudah penuk bedak. Setiap hari saya berenang di lautan bedak *lebay*.



MAYBELLINE CLEAR SMOOTH MINERAL POWDER

www.maybelline.com
Ini Mineral Loose Powder Foundie. Iya namanya memang "mineral". Tapi saya rasa ini beda dengan bedak mineral semacam Everyday Mineral atau BE mineral foundie. Jadi lebih baik saya nggak menganggapnya mineral (terlalu banyak kata mineral dalam paragraf ini).

Saya biasanya memakai powder foundie yang bentuknya compact atau Two Way Cake. Tapi sering cakey. Kalau loose powder foundie, katanya sih hasilnya lebih smooth dari TWC, dan coveragenya sama bagusnya. Harganya Rp 99 000. Tapi lagi-lagi, saya harus menunggu sampai bedak-bedak saya yang lain berkurang dulu. Karena ketambahan satu bedak lagi, lantai rumah saya bisa-bisa nggak kelihatan karena ketutupan bedak -____-.



(terpenuhi)


poo-world-poo.blogspot.com
Kalau ini, banyak orang meracuni saya. Vicky bilang blush on Rivera teksturnya bagus pakai banget. Easy to blend dan nggak powdery, murah banget lagi! Tapi saya nggak suka dengan cara packing blush on Rivera yang biasa, dua blush kecil-kecil dalam tempat terpisah dijajarkan dalam satu tempat (apakah kalian mengerti penjelasan saya, teman-temaaannn?).

Waktu saya iseng ngubek-ubek blog-nya Puput, saya nemu blush ini. Warnanya bagus menurut saya, pan nya gede jadi enak di usrek-usrek blush, dan reviewnya blush ini bagus dan nggak powdery. Tintas dan Dhiny (kalau nggak salah) juga membeli blush ini saat gathering IBB. Harganya cuma Rp 16 000. Tapi eliiinggg blush saya buat dandanin orang sekampung rambutanpun masih sisa banyak (__")



FALSHE EYELASHES
(terpenuhi)

www.wanita-wanita.com
Ngelihat Yosinta mengutik-utik mata Dhewie memakai Bulu Mata Palsu membuat saya iri :'(. Mata Dhewie jadi instan kelihatan dramatis! Hasilnya bisa dilihat disini. Saya juga maulah, bisa masang Bulu Mata Palsu serapih Yosin. Makanya saya kepingin beli bulu-buluan ini. Buat belajar aja dulu. Kalau udah bisa kan bisa dipakai kencan.


Mau yang lebih dramatis? Oke, katakan Halo pada mbak Syahrini :D:

hot.detik.com

 
Sekian dulu daftar keinginan saya. Saya yakin besok-besok akan bertambah :D. Dan saya bingung, mana yang harus saya jual dulu, dan mana yang harus saya beli dulu?

Sunday, April 15, 2012

10 Jam bersama Beauty Blogger Jogja & Solo


Dan akhirnya, moment yang telah kami semua tunggu dan rencanakan sejak lama, terjadi juga :D. Terima kasih untuk Monica yang mau bersusah-payah mengkoordinasi gathering unyu ini *kecup klomoh Monmon*. Inilah gathering pertama Beauty Blogger wilayah Jogja dan Solo. Yang datang lumayan banyak juga lho, ada 11 orang:
  1. Saya
  2. Monika (Love Your Beauty)
  3. Puput (Poo's Worlds)
  4. Ephong (Lollipong's Beauty Corner)
  5. Dilla (Beautiful Chanel)
  6. Putri (Ciko Bite)
  7. Dhiny (-Everyday is my day-)
  8. Lady (Beauty Under 100k)
  9. Tintaz (All the things that I'd love to share)
  10. Dhewie (Dhewie's Notes)
  11. Yosinta (The Life Journey of Yosin)

Saya sendiri kalau disuruh mendiskripsikan bagaimana konsep acara ini, sebenarnya bingung. Kami nggak merencanakan akan melakukan apa atau akan membicarakan apa. Tapi semuanya mengalir saja seperti bertemu sahabat lama :). Saya akan cerita sedikiiittt, sambil pamer foto-foto cantik tentunya ;)


Thursday, April 12, 2012

Sunscreen Review: Skinaqua UV Moisture Milk SPF 50 / PA +++ & Melanox Face UV Protection SPF 30 / PA ++


Dulu, saya nggak terlalu peduli sama sunblock. Pokoknya asal di moizturiser saya ada UV filter-nya, cukup sudah :D. Tapi setelah baca artikel dan review di sana-sini, ngobrol sama orang itu dan ini, saya jadi ngerti kalau sunblock itu penting banget! Karena sinar matahari itu jahat banget untuk kulit kita.

Ini nih efek buruk sinar matahari
  1. Radiasi sinar UV A dapat menimbulkan kerusakan pada kulit seperti kerutan dan gejala penuaan dini. Selain itu, juga menyebabkan kulit kita menjadi hitam (tanning)
  2. Paparan sinar UV B yang terlalu lama dan terlalu sering dapat menyebabkan kulit terbakar, dan meningkatkan kemungkinan kulit kita terkena kanker kulit.
Percuma banget kan kalau kita rajin melakukan perawatan, mengoleskan krim anti aging, krim pencerah, krim pelembab, dan krim-krim yang lain, tetapi kulit kita tetap tidak terlindung dari paparan sinar Matahari? Krim-krim tersebut tentu saja menjadi tidak berguna.

Nah, agar krim-krim yang kita oleskan dan perawatan yang kita lakukan untuk kulit kita nggak sia-sia, kita harus melindungi kulit kita dari sinar Matahari. Caranya adalah hindari paparan sinar matahari pada jam 10.00 - jam 16.00. Kalau jam sudah mendekati pukul 10.00, masuklah ke bunker kedap cahaya, dan keluar lagi setelah jam 16.00 :D.

Maaf saya bercanda :))). Tapi saya serius bahwa sinar Matahari pada pukul 10.00 - 16.00 memang merupakan sinar yang jahat bagi kulit kita. Pada jam-jam tersebut, memang sebaiknya kita menghindari paparan sinar matahari secara langsung. Tapi sebagai orang yang hiperaktif, jujur saya nggak bisa menghindari terpapar sinar matahari secara langsung pada jam itu. Jadi saya memilih pengaman lain, yaitu krim pelindung kulit dari sinar matahari, atau SUNBLOCK, dengan SPF minimal 30 / PA ++.

Bila lebih sering berada di dalam ruangan atau dirumah saja, sunblock tetap diperlukan, karena sinar matahari dapat menembus kaca (ruangan tetap terang walau tanpa lampu saat siang hari kan?). Gunakan sunblock dengan minimal SPF 15 bila kita sering beraktifitas di dalam ruangan. Sekarang juga sudah banyak produk moizturiser yang mengandung SPF 15.

SPF atau Sun Protecting Factor akan melindungi kulit kita dari sinar UV B. Angka pada SPF menunjukan daya tahan perlindungannya terhadap kulit. Misalnya SPF 15, berarti akan melindungi kulit kita dari sengatan sinar Matahari selama 15 x 10 menit, yaitu selama 150 menit atau sekitar 2,5 jam. Sedangkan PA atau Protection Grade of UV A, sesuai dengan namanya, melindungi kulit kita dari UV A. Semakin tinggi "+" nya, semakin tinggi juga proteksinya.

Sebenarnya, pada saat ini sudah banyak produk-produk kosmetik seperti: BB cream, Foundation, dan Bedak yang menyertakan kandungan SPF yang lumayan tinggi di dalamnya. Tapi saya termasuk orang yang tidak percaya pada kandungan skincare yang terdapat di dalam make-up produk. Dan memang sampai sekarang, walau saya mempunyai BB cream atau Foundie ber-SPF, belum ada yang "nampol" mencegah kulit saya terkena efek buruk sinar matahari. Makanya saya tetap menggunakan sunblock, walau produk-produk kosmetik saya ber-SPF.



Melanox Face UV Protection SPF 30 / PA ++


Saya termasuk orang yang sering gonta-ganti merk sunblock. Soalnya belum nemu yang pas gitu sih. Rata-rata sunblock yang saya coba membuat kulit saya berminyak dan kusam saat dipakai. Sebagai orang yang banci tampil, saya jelas merasa terganggu sekali dengan efek samping itu :D.

Saya membeli Melanox ini karena:
- reviewnya bagus
- saya beli sepaket dengan serum melanox premiumnya
- harganya lumayan terjangkau
- kandungan SPF dan PA-nya sesuai standar saya :D

Oh..dan nilai plus-nya, di kemasannya tertulis kalau sunblock ini mampu melembabkan, menghambat penuaan dini, dan mencerahkan kulit.

Klaimnya yang menghambat penuaan dini, saya belum bisa bicara apa-apa. Karena muka saya saat ini masih mulus, awet muda dan belum mengalami penuaan dini :D. Dan lagi, produk anti aging itu kan investasi. Baru bisa ketahuan hasilnya nanti di masa depan.



Skinaqua UV Moisture Milk SPF 50 / PA +++


Walau lumayan puas dengan Melanox, dan Melanox saya masih ada, saya membeli sunblock baru lagi. Alasan saya membelinya adalah
- Lagi-lagi karena review yang bagus
- Saya sedang butuh sunblock dengan kandungan SPF dan PA yang sedikit lebay, untuk aktivitas yang akan bersentuhan dengan matahari secara ekstrim (main air di pantai pada siang hari bolong)
- Harganya murah :)

Dan masih ada nilai plusnya juga, sunblock ini "ringan seperti air" sehingga cocok untuk dasar make-up. Dan bisa digunakan untuk face & body sunblock. Terkadang saya mengoleskan sunblock ini di punggung tangan, punggung telapak kaki, dan leher bagian belakang bila saya akan naik motor di siang hari bolong.



Tekstur



Skinaqua : cair seperti serum atau lotion, dan berwarna putih susu.
Melanox : cream, tetapi nggak thick. Warnanya krem seperti warna kulit, tetapi nggak berwarna saat diaplikasikan ke kulit.

Dua-duanya teksturnya sangat ringan dan mudah meresap, dan setelah meresap di kulit, nggak membuat kulit kita tampak berminyak. Tapi saya lebih suka Skinaqua karena lebih ringan dan lebih gampang di blend. Untuk hasil setelah di blend, skinaqua membuat kulit saya tampak lebih lembab, dan melanox hasilnya lebih matte dari skinaqua.

Walau ringan, setelah beberapa lama, muka saya akan terasa berminyak saat memakai ke dua sunblock ini. Mungkin itu karena kandungan SPF-nya yang lumayan tinggi. Tapi mau bagaimana lagi, dari pada saya mengalami penuaan dini dan kanker kulit, lebih baik sedikit tidak nyaman dan menggunakan sunblock.



Packaging



Dua-duanya mempunyai mulut botol yang kecil, sehingga lebih higienis dan lebih memudahkan kita untuk mengkontrol produk yang akan kita keluarkan. Tapi untuk design, saya lebih suka Skinaqua, karena tampak lebih bagus. Kalau melanox, packagingnya hanya didalam tube, seperti salep-salep yang biasa kita beli di apotik, tetapi lebih besar.



Untuk harga, maafkan karena saya lupa tepatnya. Tapi yang jelas masih sangat terjangkau. Masih di kisaran Rp 50 000,-

Wednesday, April 11, 2012

BB Cream: Maybeline Clear Smooth, Caring Everlast, & Silkygirl Magic



Sebenarnya, sudah lama banget saya menerima permintaan (yang lumayan banyak juga) untuk review BB Cream. Tapi saya menunggu dulu sampai saya punya ketiga BB cream ini, biar bisa di compare. Kenapa harus tiga merk ini? Karena ketiga merk ini gampang dicari di pasaran di berbagai kota di Indonesia, dan juga harganya terjangkau :).



Maybelline Clear Smooth Minerals BB Cream

Ini BB cream pertama saya. Dan ini juga BB cream pertama yang bisa dibeli langsung di counter yang tersedia di Jogja. Pertama muncul, BB cream ini langsung populer. Ya iya lah, secara review BB cream korea sudah sangat merajalela sebelum BB cream maybelline ini diluncurkan. Bagi yang nggak doyan PO atau online shop tapi kepengen nyobain BB cream, BB cream ini jelas sangat-sangat menggiurkan untuk di adopsi :D.

Kesan awalnya, saya suka BB cream ini. Seperti foundie, tapi lebih ringan dan lebih gampang diblend, dan instan membuat kulit saya terasa halus. Cuma, BB cream ini oil controlnya tidak terlalu bagus. Baru satu jam muka saya sudah banjir minyak.

Pada awalnya, BB cream maybelline ini cuma tersedia dalam satu warna. Sebenernya bagi saya, warna BB cream maybelline nggak masalah sih. Memang terang banget kelihatannya, tapi bisa nge-blend dengan sempurna di kulit saya setelah digunakan. Tapi bagi kebanyakan perempuan Indonesia yang rata-rata punya kulit medium-dark (NC 30-40 mungkin?), BB cream ini jelas terlalu terang. Dan Ashy, karena warna ini menurut saya lebih masuk untuk yang punya undertone pink, padahal rata-rata kulit orang Indoneisa berundertone kuning.

Jadilah  maybeline merepackage BB cream ini, sekaligus menambah shade warna yang lebih gelap dan kuning, shade Natural. Tapi sayangnya, saya terlanjur beli versi lama, atau versi satu shadenya.

Harga =  Rp 35 000 / 18 ml



Silkygirl Magic BB Cream


Karena ketidak puasan saya terhadap oil control BB cream Maybeline, melalui berbagai review, saya digiring untuk membeli Silkygirl Magic BB Cream. Dan untuk waktu yang lama, saya suka BB cream ini, karena oil control dan coveragenya bagus. Tapi lama-lama, karena muka saya yang kering, saya merasa BB cream ini thick dan nggak blend dengan baik di kulit kering saya. Apalagi kalau sebelum memakai BB cream silkygirl saya memakai primer L'oreal base magique dulu, tambah susah ngeblend-nya.

BB cream ini tersedia dalam dua shade: Natural dan Radiant.Saya memilih shade Natural.

Shade 01. Natural: untuk yang berkulit medium dengan undertone Yellow
Shade 02. Radiant: untuk yang berkulit medium-fair dengan undertone Pink

Tapi secara keseluruhan, saya suka BB cream ini. Memang awal-awal dipakai membuat kulit saya tampak matte dan tidak bersinar. Tapi oil controlnya bagus. Dan setelah sekitar dua jam dipakai, kulit saya tidak berminyak, tapi tampak glowy dan halus.


Harga = Rp 55 000 / 25 ml



Caring Everlast BB Cream

Ini BB cream terbaru saya. Sebelumnya, saya sangat senang karena ada line produk Indonesia yang sangat mengikuti trend dan perkembangan yang terjadi secara Internasional. Trend BB cream ini sebenarnya dimulai di Korea. Dan surprise, Caring Color mengikuti perkembangan ini, dan memproduksi BB creamnya sendiri :).

Ada tiga jenis BB cream caring yag tersedia:
Fair White: mengandung whitening complex yang membuat kulit putih & cerah.
Everlast: membantu merapatkan pori & menetralisir minyak
Luminizing: menjadikan kulit wajah bercahaya dan mengandung anti aging formula.
Saya memilih Everlast untuk kulit wajah berminyak, agar riasan saya tahan lama.

Saya maju mundur ketika mau membeli BB cream ini, karena waktu saya menengok testernya, warna creamnya terlihat gelap dan mengerikan :D. BB cream ini cuma diproduksi dalam satu warna, untuk kulit medium dengan undertone kuning. Tapi karena tergiur oleh review yang bagus, dan lagi saya ingin mencoba BB cream produk lokal, saya membelinya juga.

Sejauh ini, inilah BB cream favorit saya. Oil controlnya lumayan baik, tetapi nggak membuat kulit saya kering berlebihan, dan gampang di blend. Sayangnya BB cream Caring nggak mengandung SPF.

Harga = Rp 59 000 / 30 gr



Perbandingan : Tekstur & Shade




 Maybelline - Silkygirl - Caring


Untuk Tekstur, Maybelline yang paling encer dan otomatis paling gampang di blend. Saya suka meng-aply Maybelline menggunakan jari tangan saya, tanpa kuas ataupun sponge. Silkygirl adalah yang paling 'kering'. Bagus bila kulit kita berminyak, tapi tidak bagus bila dipakai pada saat kulit kita kering, atau pada saat kita memakai primer terlebih dahulu. Untuk mengaplikasikan BB cream Silkygirl, saya suka memakai wet sponge. Caring ada diantara keduanya, dan menurut saya, teksturnya perfect. Aply dengan tangan maupun sponge tidak masalah, tapi untuk finish yang lebih baik, saya suka aply BB cream Caring dengan menggunakan flat top brush.

Yang tidak tertangkap kamera, BB cream Silkygirl memberikan hasil akhir yang matte. Sedangkan BB cream Caring mengandung shimmer-shimmer halus yang tidak terlihat kalau tidak diperhatikan dengan baik, tapi tidak masalah karena shimmer-shimmer itu akan membuat tampilan riasan kita terluhat glowy dan bercahaya.

Bisa dilihat, BB cream Maybelline mempunyai shade yang paling terang dan paling pink. Sementara BB cream Caring yang paling gelap dan Yellowish. Tapi inilah the magic of BB cream, apapun warna creamnya, dia akan blend dengan sempurna dan mengikuti warna kulit kita.



Perbandingan : Coverage

Bare Face

MAYBELLINE

BB Cream Maybelline


CARING EVERLAST

BB Cream Caring Everlast



SILKYGIRL

BB Cream SilkyGirl


Karena ini BB cream, jadi teksturnya nggak se-thick Foundation, dan daya tutupnya pun nggak sehebat foundation. Tapi menurut saya, untuk menyamarkan pori-pori dan warna kulit tidak merata, BB cream sudah sangat bagus.

Coverage yang paling saya suka adalah BB Cream Caring. BB Cream Caring mampu menutup dosa-dosa wajah saya dengan lebih baik dibandingkan dua yang lain, walau nggak sebagus foundation. Dan yang paling buruk adalah Maybelline.



Perbandingan: Staying Power dan Oil Control

Untuk Staying Power, BB Cream Caring dan Silkygirl mempunyai ketahanan yang sama bagusnya. Saya pakai dari pagi sampai malam pun masih menempel di muka saya. Tetapi untuk oil control, saya lebih menyukai BB cream Silkygirl.

Bila dipakai dalam waktu yang lama (pagi-malam), saya lebih suka memakai Silkygirl, karena tetap awet dan tidak bergeser di muka saya. BB Cream Caring cakey di bagian hidung (tempat saya menyandarkan kacamata) waktu saya pakai dari pagi sampai malam. BB cream maybelline sangat tidak direkomendasikan bila kamu mencari BB cream dengan oil control yang baik.



Perbandingan : Healing Poperties

Sebelumnya: Saya hanya bisa mereview secara pribadi mengenai Maybelline dan Silkygirl yang sudah saya pakai dalam jangka waktu lama. Sedangkan untuk BB cream Caring, saya menanyakan kepada teman saya yang sudah memakai BB cream Silkygirl dan Caring dalam jangka waktu yang lama.

Seperti yang sudah banyak diketahui, BB cream ini dimaksudkan untuk all in one make up and skincare. Tidak hanya berfungsi sebagai make-up base, tetapi juga merawat kulit. Dengan BB cream, diharapkan ritual dandan kita menjadi lebih singkat karena ini adalah: Moizturiser, Sunscreen, dan foundation dalam satu kemasan. Tapi bagi saya pribadi, saya tidak pernah percaya terhadap kandungan skincare dan sunblock dalam make-up. Jadi walau menggunakan BB cream, saya tetap memakai moizturiser dan Sunblock sebelumnya. Hanya saja saya akui, BB cream relatif lebih ringan, nyaman, dan aman bila dibandingan dengan foundie yang rata-rata mempunyai tekstur lebih berat.

Selama saya menggunakan BB cream Maybelline, saya merasa kulit saya lebih lembab dan berminyak. BB cream Maybelline ini mampu menghidrasi kulit saya. Lalu kemudian saya beralih ke BB Cream Silkygirl. Setelah hampir habis satu tube, saya merasakan perubahan warna kulit saya lebih cerah, dan bila saya gunakan saat saya sedang berjerawat, Jerawat lebih cepat kering. Seorang teman saya di Makassar juga berkata hal yang sama, bahwa sejak dia menggunakan BB cream Silkygirl, wajahnya menjadi lebih cerah.

Baik BB cream Maybelline maupun Silkygirl mempunya kandungan SPF 25/PA +++. Saya rasa kandungan SPF pada BB cream Silkygirl lebih baik dari Maybelline. Karena itulah BB Cream Silkygirl mampu membuat wajah menjadi lebih cerah. Ahh..tapi ini hanya opini sotoy saya :D.

Teman saya yang menggunakan BB cream Caring dan Silkygirl mengatakan, kalau BB Cream Silkygirl lebih terasa mencerahkan dan membersihkan kulit wajahnya bila dibandingkan dengan BB cream Caring. Teman saya mempunyai jenis kulit kombinasi, dan sesekali mengalami gangguan jerawat.

Nggak seperti Maybelline dan Silkygirl, pada BB cream Caring Everlast tercantum mengandung UV Filter, tetapi nggak menyertakan berapa SPF yang dikandungnya. Sayang sekali yah, padahal BB Cream Fair White mencantumkan angka SPF 25-nya :(.



Perbandingan : Packaging


 Maybelline - Caring - Silkygirl

Ketiganya mempunyai tutup yang rapat dan mulut botol kecil, sehingga higienis. Dan masing-masing mempunyai design khas brand masing-masing. Saya paling suka penampakan BB Cream Caring, karena terlihat elegant dengan tutup berwarna Silver. Tetapi BB Cream caring ini besar, sehingga cukup menuh-menuhin tas kalau dibawa traveling. BB Cream Slkygirl lebih langsing dan kecil, sehingga lebih travel Friendly.



Kesimpulan

Masing-masing BB Cream dari ketiga brand ini mempunya kelemahan dan manfaatnya masing-masing. Tinggal di sesuaikan sesuai kebutuhan kulit dan make-up kita saya.

Maybelline Clear Smooth Mineral BB Cream : Untuk yang mencari BB Cream yang mudah diaplikasikan, sheer, natural, glowy, dan melembabkan kulit. Sangat tidak disarankan bila mempunyai kulit berminyak.

Silkygirl Magic BB Cream: Sangat disarankan untuk yang mencari BB Cream dengan Oil Control dan Staying Power yang baik, serta healing properties yang nyata. Sangat tidak disarankan bagi yang berkulit kering.

Caring Everlast BB Cream : Bila kamu mencari BB Cream dengan coverage yang baik sekaligus tekstur dan ketahanan yang lumayan baik, saya sangat menyararankan BB Cream ini. Dan point plus lainnya, BB Cream Caring adalah produk dalam Negri. Entah kenapa, saya cenderung lebih memilih produk-produk kosmetik dalam negri :D.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...