Saturday, September 15, 2018

Basic Skincare: CTMP

Bahagia walau instagram masih ngacangin saya

Akun instagram @sekararumw saya masih bermasalah. Tapi ya sudah sembari menunggu pihak instagram merespon, saya nggak boleh berhenti nulis kan ya? Saya mau bagikan salah satu artikel yang sudah lama pengen saya bagi saja. Oh iya, sembari menunggu @sekararumw hidup lagi, mbok @racunwarnawarni di follow. Kalian itu apa tidak kangen sama saya?

Saya akhir-akhir ini memang lagi maniak banget sama skincare. Lagi terobsesi benerin kulit muka ceritanya. Makanya saya juga jadi sering banget review atau berbagi sesuatu mengenai skincare. Kayaknya kalau dilihat-lihat akhir-akhir ini, blog sayatu jadinya lebih sering membahas mengenai skincare dibanding makeup. Ya nggak sih? Padahal sayatu tadinya bukan anak skincare banget lho! Ya tetep merawat kulit tentunya, tapi nggak yang se-religiouslly sekarang-sekarang ini. Dan sejak merawat kulit dengan benar, perubahan kulit saya itu nyata banget-nget-nget! Saya yang punya kulit saja sampai WOW sendiri kalau lihat cermin.

Apa yang saya lakukan? Apakah saya mengganti skincare dengan produk-produk yang mahal? Enggak, beb! Percayalah, enggak sama sekali. Produk skincare saya jarang yang mahal-mahal. Soalnya sayatu menyesuaikan diri dengan kalian sobat misqueen-ku yang menjadikan akuh (( JUNJUNGAN )). Low profil gitu lho, bebqu. Yang penting cocok dan konsisten pakainya aja. Jadi duit sisanya bisa buat jajan buku di Toga Mas atau foto-foto di coffee shop kekinian untuk konten instagram agar dikira kaya.

Wednesday, September 12, 2018

Akun Instagram @sekararumw Dinonaktifkan


Gaes, w lagi sedih beudh!

Jadi, tadi pagi mendadak akun instagram @sekararumw di-disable oleh instagram tanpa pemberitahuan. Sekitaran jam 6-7 sayatu masih melihat-lihat akun dan sesekali berbalas komen sama temen-temen. Tapi tiba-tiba, saya keluar dari akun saya sendiri. Beberapa temen juga ada yang whatsapp saya: "Rum, akun instagrammu kok ilang?"

Saya mencoba mencari tahu kenapa-kenapanya. Jadi ketika saya login, kan ada pop-up pemberitahuan kalau saya nggak bisa masuk ke akun tuh, nah saya klik "pelajari lebih lanjut". Nah, ini dia penjelasan yang saya dapat:

Saturday, September 8, 2018

Cowok Pakai Skincare?


Tadinya saya mau menuliskan topik ini di Besok Siang, agar sayatu bisa gaspol julidnya. Kalau di sini kan saya masih harus pencitraan dan jaga cangkem. Tapi ya memang sejak awal Besok Siang dibuat, kami itu sudah sepakat untuk tidak membicarakan hal-hal beauty related di sana. Jadi ya sudah, saya alihkan cangkeman saya kesini. Lagian buat selingan sih ya. Memangnya kalian itu tidak capek dan merasa miskin ya, melihat makeup-makeup mahal saya terus?

Jadi seperti yang sudah tersirat, blog Racun Warna-Warni ini memang tema besarnya adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan perawatan kulit atau skincare, dan memercantik muka secara dekoratif atau makeup. Skincare - makeup - skincare - makeup pokoknya hedon-hedon begitu terus sampai kalian merasa miskin dan papa saat membacanya. Tema seperti ini biasanya disebut dengan tema "Kecantikan". Yang cantik itu kan biasanya diidentikkan dengan perempuan. Makanya pembaca blog ini juga kebanyakan, bahkan hampir semua, adalah perempuan. Dulu kalaupun ada yang laki-laki, biasanya ya langsung dicap tidak kelaki-lakian oleh netizen. Bukan oleh saya ya. Saya bukan netizen jelata.

Wednesday, September 5, 2018

[Haul & Freebies] Agustus 2018: Kelelep Skincare


Haul dan freebies bulan Agustus kemarintu didominasi oleh skincare. Kayaknya skincare memang lagi nge-hits banget. Mulai banyak skincare guru baru bermunculan, dan kebanyakan DM atau email pertanyaan yang dilayangkan kepada saya rata-rata persoalan skincare. Seneng sih, skincare guru baru initu pada ramah-ramah gitu. Jadi enak baca-baca, dapet ilmunya, sekaligus dapet seneng dihati. Beberapa bahkan ada yang baik-baik banget, kadang DM saya dan ngajak diskusi atau ngritik dengan bahasa yang ramah dan nyenengin. Pokoknya belajar skincare jaman sekarang tuh jadi lebih menyenangkan.

Dan ndilalahnya, ini anugerah atau kutukan ya, karena selalu kejadian begini. Misal saya mikir, "duh, pelembap hampir habis nih, mau beli ah!" Pasti setelahnya saya juga dapet kiriman banyak pelembap. Kutukan karena jadi harus mencatat setiap perubahan kulit pakai krim anu dan anu demi kepentingan review. Tapi anugerah karena saya sebenarnya ya memang butuh dan pengen cobain produk-produk itu. Hmm...saya pilih menganggap sebagai anugerah aja deh, toh nggak ada yang dirugikan.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...