Friday, May 22, 2015

[FoodPorn] Resep: Firewing


Tau Richeese Factory nggak? Kalau yang tinggal di Jakarta dan Bandung pasti tau lah ya. Tapi saya belum pernah nemu Richeese di Jogja, Solo dan sekitarnya. Richeese Factory ini adalah restoran cepat saji, semacem KFC gitu, tapi menu-menunya khas karena berkeju-keju. Saya lumayan suka keju, tapi jujur aja kurang suka kejunya Richeese Factory. Berasa kurang nendang ajah getoh.

Tapi ada satu menu yang selalu bikin saya dan suami selalu pengen kesono-sono mulu, yaitu Richeese Firewing. Ini adalah sayap ayam yang digoreng tepung, dibalur saus barbeque super pedas yang rasanya khas banget. Makannya dicocol sama saus keju. Tapi saya biasanya nggak pernah menyentuh si saus keju. Habes, agak nggak nyambung aja di lidah saya ayam goreng pedes manis dicocol keju.


Thursday, May 21, 2015

[Review] Forever Young - Facial Cell Boosting Mask


Sejujurnya saya kurang tertarik ngikutin perkembangan skincare akhir-akhir ini. Soalnya saya tipe yang kalau udah cocok sama skincare tertentu, ya udah itu mulu yang dipakai. Saya juga bukan tipe yang suka pakai banyak macam dan bertumpuk-tumpuk skincare. Untuk perawatan kulit saya, saya lebih memilih menjaga agar tetap simpel. Biar praktis dan nggak ketergantungan dengan macam-macam produk.

Tapi ada satu macam skincare yang terus terang bikin saya penasaran, yaitu overnight mask atau sleeping mask. Jenis sleeping mask begini setau saya populer di brand-brand kosmetik korea dan nggak ada produk lokal/drugstore yang punya. 

Tuesday, May 19, 2015

Lagi Kepengen Posesif


Kalau indikasi seorang blogger sedang galau adalah karena sering posting sesuatu yang random dan melenceng dari topik yang biasanya dibahas, berarti saya sedang galau. Tapi nggak sih, saya nggak galau. Cuma lagi diet aja. Tau kan iklan, "karena laper ngerubah orang!". Iya, saya kalau laper suka rese. Jadi alih-alih membahas soal gincu atau celak yang lagi booming, saya memilih membahas soal percintaan. 

Ngomong-ngomong soal percintaan, kalean yang pada baca, punya kriteria laki-laki/wanita idaman nggak sih? Saya punya loh. Dan pria idaman saya itu adalah yang macho, sexy, berotot, brewokan, dan lakik banget! Lebih sadis lagi kalau dia gondrong. Dan cool. Dan tatapan matanya tajam membakar gairah. Ah. Maka sudah dipastikan saya pasti terkintil-kintil. 

Sunday, May 17, 2015

Yaelah, segitunya!


Jaman saya kuliah dulu, ada seorang temen satu fakultas. Nggak usah sebut nama ah, karena saya belum ijin. Waktu kuliah, saya nggak deket sih. Sekedar kenal aja, ngobrol seperlunya, tapi sejauh ingatan saya, kami belum pernah maen bareng atau ngobrol panjang.

Waktu awal-awal kuliah, dia tuh...mm...biasak banget. Dibilang cantik enggak, jelek juga enggak. Enggak berantakan dan nggak yang modis juga. Nggak pinter, tapi ya nggak bodo. Nggak populer, tapi bukan yang cupu banget juga. Pokoknya estede begete lah ya. Selayaknya kebanyakan mahasiswi di kampus saya. Nggak ada yang menonjol dari dia.

Saya lupa tepatnya, di tahun ketiga kami kuliah kalau nggak salah, setelah libur semester yang panjang dan lamaa, dia...berubah! Tadinya kan dia badannya agak "lebih" yah, nggak gendut sih sebenernya, masih dalam kategori sehat, cuma biar cihuy memang baiknya lebih langsing. Nah, pas habis liburan itu dia jadi langsing, neik! Kulitnya juga tambah mulus dan nggak jerawatan. Terus penampilannya jauuhh lebih modis daripada sebelumnya. Pokoknya mendadak jadi bombshell kampus baru dah! Dan otomatis mendadak populer.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...