Friday, June 8, 2018

Review Lip Balm Lokal Terbaik dari Tiff x Sacre, dan Produk Tiff Lainnya


Udah lama saya eyeing produk-produk Tiff Body dan Sacre Skin. Produk-produk mereka memang banyak bersliweran di timeline instagram saya, dengan review yang bagus-bagus. Varian dan konsep produknya juga sangat menarik. Awal saya tertaik dengan Tiff Body adalah karena produk Coffe Scrub mereka, sangat mirip sama Frank Scrub yang terkenal banget itu, tapi harganya lebih terjangkau.

Tapi sekarang saya lagi nggak mau ngomongin Coffe Scrub-nya. Beberapa waktu yang lalu, saya dikirimin beberapa skincare dari Tiff Body dan Sacre Skin, yaitu Tiff x Sacre Coconut Lip Sleeping Balm, Tiff x Sacre Coconut Lip Polish, Tiff Fleur De Terre, Sacre Rose Water, dan Sacre Originaly Goat Milk.

Udah sebulan lebih saya nyobain produk-produk ini, dan sekarang saatnya review:


Tiff x Sacre
Coconut Lip Sleeping Balm


Saya termasuk yang tricky banget sama lip balm. Bibir saya tuh tebel dan kering. Plus ketambahan saya sering sariawan. Dan kalau pas sariawan bibir saya pasti pecah-pecah. Kebanyakan lip balm di pasaran, cuma bikin bibir saya lembap pas pemakaian. Tapi kalau produk lip balm-nya hilang dari bibir, bibir saya malah tambah kering. Apalagi kalau lip balm beraroma atau rasa-rasa begitu, beuh, bisa sampai bikin bibir saya berdarah.

Tiff x Sacre Coconut Lip Sleeping Balm adalah salah satu dari sedikit banget lip balm yang bisa bekerja dengan baik di bibir saya. Bukan cuma baik, tapi sangaaatttt baik! Nggak heran karena lip balm ini petroleum dan fragrance free. Petroleum itu hanya melapisi bagian luar kulit, tapi tidak meresap dan menutrisi sampai ke dalam. Jadi sebenarnya percuma saja kalau mau pakai pelembap dengan bahan petroleum. Kebanyakan lip balm di pasaran, memakai petroleum sebagai bahan pelembapnya. Untuk fragrance, sepertinya saya juga kurang cocok dengan oewangi dalam lip balm, karena lip balm yang wangi biasanya malah memperparah kondisi bibir saya.

Agen pelembap dalam Coconut Lip Balm ini adalah shea, cocoa butter dan coconut. Lip balm ini bener-bener bikin bibir saya lembap dan haluusss. Saya pakai lip balm ini untuk malam hari. Kalau siang, saya lebih suka pakai Sebamed Medicated Lip Balm yang ada SPF-nya. Coconut Lip Sleeping Balm ini bahkan menggeser posisi Laneige Lip Sleeping Mask yang jadi andalan saya sebelumnya.


Tiff x Sacre
Coconut Lip Polish


Kalau untuk kulit wajah, saya suka scrubing dulu sebelum maskeran. Tapi untuk bibir, urutannya saya balik: Coconut Lip Sleeping Balm semalaman, lalu paginya bersihkan sisa-sisa sel kulit mati pakai Coconut Lip Polish. Udah lamaa banget sih saya pakai urutan begini untuk perawatan bibir, mask atau balm dulu, baru scrub.

Biasanya bibir saya kalau habis dimasker semaleman, paginya jadi lembap, dan kulit-kulit ngelupasnya melunak. Nah, kalau sudah begitu enak banget di-scrubing, soalnya kulit-kulit matinya bakalan keangkat dengan mudah tanpa rasa sakit dan tanpa lecet. Habis itu bibir jadi mulus dan bagus banget, siap dikasih lipstik.

Coconut Lip Polish ini bekerja sesuai fungsinya sebagai scrub bibir. Campuran gula dan coconut oil efektif mengangkat sel kulit mati sekaligus melembapkan bibir. Hanya saja, saya lebih suka kalau gula-nya lebih halus dan kecil-kecil butirannya, agar lebih mild di bibir dan produknya nggak rontok-rontok ketika dipakai.


Sacre
Originaly Goat Milk


Selain lip balm, saya juga tricky kalau disuruh milih sabun mandi. Kulit saya super sensitif dan salah sabun bisa bikin kulit saya kering sampai lecet-lecet. Makanya saya selalu memilih sabun yang lembut dan tanpa kandungan detergen.

Baca juga: Produk Perawatan Kulit Kering Sensitif

Originaly Goat Milk dari Sacre ini amat sangat lembut dan tanpa kandungan SLS. Sabun ini mengandung palm oil, olive oil, rice brand oil, castor oil, goat milk kefir, water, NaOH, oatmeal, dan fragrance oil. Fragrance-nya dari minyak alami dan terletak paling akhir di daftar ingredient. Sabun ini busanya sedikit, dan teksturnya agak lembek, khas sabun-sabun handmade kebanyakan. Aromanya juga enaaakk banget, manis kayak madu.

Kulit saya bereaksi baik dengan sabun ini. Selama pakai sabun ini, kulit saya nggak pernah kumat gatel-gatel, kering berlebihan, dan lecet-lecet. Saya sangat menikmati pakai Sacre Goat Milk ini sebagai sabun badan. Berdasarkan ingredient-nya sih, bila dipakai dalam jangka waktu yang lama, selain melembapkan, sabun ini juga membantu mencerahkan kulit.

Sabun ini sebenernya bisa juga dipakai di wajah, saya udah nyoba sekali dan enak kok. Nggak kering. Cuma saat ini saya sedang pakai Ristra Med Soap, jadi ya nggak bisa pakai Sacre ini sebagai sabun wajah.

Baca juga: Review Skincare Ristra



Tiff
Pore Minimizer Mask


Produk selanjutnya yang saya coba adalah Tiff Pore Minimizer Mask. Masker ini berfungsi untuk mendetox kulit, mengecilkan pori-pori, memperlancar peredaran darah, menenangkan, meredakan kemerahan pada kulit, dan mencegah kerusakan kulit karena sinar matahari.

Masker ini berbentuk bubuk dan harus dilarutkan dengan air dulu, paling bagus menggunakan Sacre Rose Water, sampai membentuk pasta. Aromanya mirip dengan masker-masker alami yang biasa dipakaikan di tempat spa, nggak wangi tapi buat saya sih calming banget. Tapi saya nggak suka kemasannya. Jar-nya kurang tinggi, bikin produknya gampang tumpah-tumpah.

Pas dipakai, kulit saya rasanya ketarik dan mengencang. Setelah dibilas, kulit terasa sangat bersih. Tapi sejujurnya, karena jenis kulit saya kering dan saya nggak punya masalah pori-pori, saya belum terlalu merasakan manfaat masker ini, selain membersihkan kulit saya. Tapi kalau kulitmu berminyak dan bermasalah dengan pori-pori, saya rasa masker ini perfect buatmu.


Sacre
Rose Water


Yang terakhir adalah air mawar, teksturnya cair seperti air, dan aromanya enaaakk banget seperti kelopak bunga mawar. Ingredient-nya adalah 100% distilled, pure, & organic rose water. Itu saja!

Air mawar itu bagus dan banyak manfaatnya buat kulit. Manfaatnya adalah menyegarkan kulit, mencegah jerawat, mencerahkan, mencegah penuaan dini, menghidrasi kulit, dan aromanya juga menenangkan. Nggak heran kalau banyak skincare yang memakai rose water sebagai salah satu ingredient-nya.

Sacre Rose Water ini juga bisa digunakan dengan bermacam-macam cara. Untuk campuran masker, sebagai kompres kulit setelah kepanasan, atau untuk hydrating toner. Saya memakai ini sebagai campuran Tiff Pore Minimizer Mask, aromanya jadi lebih enak. Dan baru tiga hari belakangan saya nyobain Sacre Rose Water untuk toner, karena toner Ristra saya udah habis. Dan ternyata ini enak banget. Aromanya bikin rileks dan menjadikan acara memakai skincare lebih menyenangkan.



Setelah satu bulan mencoba produk-produk Tiff dan Sacre, bisa dibilang saya jatuh cinta sama Tiff x Sacre Lip Sleeping Balm-nya. Saya bakalan selalu repurchase ini dan meninggalkan Laneige Lip Sleeping Mask. Lagipula Tiff x Sacre harganya lebih terjangkau dan kemasannya juga lebih enak dan higienis. Untuk produk lain, saya juga suka Sacre Original Goat Milk dan Sacre Rose Water-nya.

Tertarik mencoba? Silahkan temukan di @tiff_body dan @sacre.skin

15 comments:

  1. Lip balmnya TIFF terbaeqqq bund! kalau lagi pake matte lip cream yang kering bgt, aku removenya pake lip balm tiff dipakein di atasnya.. selesai dihapus bibir jd lembuttt sekalih~ sekali mendayung dua tiga pulau terliwati wkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaahhh terima kasih tipsnya bund!! Akan ku coba meremove lipstik ala iva asih.

      Delete
  2. Pengen nyobain maskernya mbuaaak. Aku tuh paling nggak bisa kalo ada produk yang menjajikan bisa ngecilin pori-pori. Bawaannya pengen nyobain. Siapa tau cocok dan malah langganan pake terus-terusan muehehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wuah, segeralah coba, duek. Akutuu yhua penasaran ini beneran bisa ngecilin pore nggak. Secara akutuuu bidadari tanpa pori pori

      Delete
  3. entah kenapa suka banget sama produk ini ka, pngen beli ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya emang bagus kok kualitasnya. Ngga bakalan nyesel

      Delete
  4. Mbak arum doh mbak arum, kapan lah diriku bisa setenar dirimu bisa dikirim produk dari tiff yang kebetulan aku ngincar dari lama T___T

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya kalau ngincer dan pengen kan bisa beli. Kalau mahal ya menabung. Akupun begitu.

      Delete
  5. Banyak banget yang rave produk produk Tiff Body ya jd penasaraan

    ReplyDelete
  6. Mbak Arum lebih suka lipbalm tiff atau gulaco? Efek melembabkannya lebih terasa gulaco atau tiff buat bibir yg lagi kering dan pecah-pecah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau untuk lipbalmnya aku lebih suka Tiff

      Delete
  7. Kenapa lebih suka lipbalm yang Tiff mba? Efek melembabkannya lebih terasa, formulanya(?) lebih enak, atau gimana?

    ReplyDelete

Hai, terima kasih sudah mampir di sini dan berkomentar dengan sopan ;).
Komentar yang menyertakan link hidup dan kometar yang sifatnya mempromosikan website komersil/ barang jualan akan dihapus.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...