Tuesday, September 12, 2017

[Review] Zoya Sunscreen SPF 35 PA++


Saya mau review singkat lagi soal curent favorit sunscreen. Update singkat aja yaaa. Soalnya kalau kepanjangan saya bisa pingsan. Tapi saya kan tetep harus update blog, biar tetep dibilang blogger. Dek Arum harus produktif #MacakAwkarin.

Sejujurnya kalau ditanya, "ngefek nggak?" saya embuh. Saya ini manusia rumahan. Kerjanya di rumah yang tentunya tertutup rapat dan melindungi jiwa rapuh saya dari terpaan sinar matahari. Kalaupun saya berenang atau ke pantai, saya pakainya sunblock jenis sport yang waterproof dan SPF-nya lebih tinggi dari angan-anganmu. Dan FYI tetep belang, jadi nggosah nanya-nanya sunblock apa yang bikin nggak belang walau seharian dede di pantai.

Saya pakai daily sunscreen cuma buat syarat aja. Ngerasa berdosa aja kalau nggak pake, coz semua beauty influencer mengutuk habis-habisan manusia-manusia yang tidak memakai sunscreen. Jadi pakai sunscreen udah kayak rutinitas aja, pokoknya setiap habis mandi pagi, yang kebanyakan saya lakukan siang, saya pakai skincare dan diakhiri dengan sunscreen.

Baca juga: Day & Night Skincare Routine


Sunscreen yang akhir-akhir ini saya pakai adalah Zoya Sunscreen Cream SPF 35/ PA ++. Klaimnya non-stikcy dan paraben free. Kandungan SPF dan PA-nya menurut saya udah cukupan lah kalau buat dipakai harian dengan aktifitas se-princessy saya.

Oh iya, karena hal ini wajib diketahui oleh pembaca, jadi produk ini saya dikasih sama Zoya Cosmetics-nya langsung. Udah lama banget sih, mungkin tahun lalu, cuma baru saya buka dan pakai beberapa bulan terakhir ini pas Etude Sunscreen saya habis. Belum expired kok dan belum saya buka sama sekali, saya nyimpennya juga pinter, jadi tenang aja. Eh kok ndilalah lebih enak dari Etude. Jadi ini statusnya dikasih, tapi bukan sponsor gitu. Gitu lah pokoknya.

Zoya Sunscreen ini termasuk golongan physical sunscreen, dengan kandungan Zinc Oxide dan Titanium Dioxide. Tau kan bedanya physical dan chemical? Physical sunscreen itu kerjanya adalah secara fisik, dengan menangkis sinar matahari. Jadi ngasih lapisan agar kulit kita nggak terkena pengaruh buruk sinar matahari. Sedangkan chemical sunscreen, sesuai namanya ya secara kimia, cara kerjanya dengan menyerap sinar matahari dan mengubah menjadi energi panas yang tidak berbahaya.

Edit: Dari beberapa komen baik di sini dan di sosial media, ternyata Zoya Sunscreen masuk dalam golongan Hybrid Sunscreen, alias campuran antara physical dan chemical sunscreen. Chemical-nya dari kandungan Octyl Methoxycinnamate. Maaf ya sebelumnya saya terlalu terpukau dengan whitecast-nya dan kelewatan baca ingredient yang satu itu. Terima kasih untuk yang sudah mengoreksi.

Uedyan, bahasa saya intelek sekali!

Kebanyakan orang lebih suka chemical sunscreen, karena memang teksturnya lebih encer, lebih mudah meresap ke kulit, dan biasanya nggak whitecast. Tapi kalau ngomongin amannya, sebenernya physical sunscreen lebih aman buat kulit, karena kerjanya kan dari luar. Terkadang pemakaian chemical sunscreen itu terasa cekit-cekit. Di kulit sensitif, cekit-cekitnya akan terasa lebih haqiqi.

Abaikan luka bekas tawuran sama geng mahmud komplek sebelah itu.

Kalau physical sunscreen teksturnya memang lebih berat, lebih susah dibaur, ngasih lapisan putih di wajah atau whitecast, dan menyumbat pori kalau bersihinnya nggak tuntas. Tapi relatif lebih aman dan jarang bikin alergi.

Baca juga: Cleanse, Exfoliate, Mask

Tapi, saya suka Zoya Sunscreen ini karena saya memang suka efek whitecast-nya. Oke, ini aneh. Tapi saya kan jarang pakai foundation atau BB cream buat harian ya. Jadi lapisan whitecast si Zoya ini menurut saya membantu bikin penampakan muka saya biar nggak demek-demek amat. Seperti layaknya mbak-mbak jaman now yang mukanya lebih putih dari leher. Tapi ini in a good way, coz terlihat natural. Bukan seperti pakai whitening skincare tapi badanya nggak dikasih whitening bodycare.

Bare Face - Pake Zoya Sunscreen

Bisa kelihatan bedanya kan, sebelum dan sesudah pakai Zoya Sunscreen? Kelihatan lebih cerah, mulus, dan glowing. Biasanya sih sehari-hari saya gitu doang. Kalau mau pergi ya tambahin under eye concealer dan bedak sikit lah, biar jidat nggak kileng-kileng dan bawah mata nggak seperti layaknya Suzana yang semalaman menunggu bang Bokir.

Pliket nggak? Ya pliket lah, namanya juga hybrid sunscreen, nggak nyerep dan encer kayak chemical sunscreen kaaann. Tapi Dek Arum suka yang pliket-pliket. Buat saya mah nggak masalah, tinggal di-set aja pakai bedak juga sirna sudah segala kepliketan itu. Mungkin pliketnya sunscreen ini akan menjadi masalah bagi pemilik kulit berminyak. Tapi sebelum menjauhinya, ingat hal-hal berikut, Nak: physical sunscreen lebih aman dan less-allergenic daripada chemical sunscreen, ayam KFC lebih enak dari ayam McD, dan Nicholas Saputra lebih gantheng dari Ciko Jeriko!


Nah, begini penampakannya. Sengaja nggak pakai undereye concealer karena pengen liat performanya di bawah mata. Ternyata agak cakey ngahahaha... Buat saya sih cukup mulus walau tanpa ditambah foundation. Mungkin karena kulit saya juga mulus. Kok bisa kulit saya mulus? Sepertinya saya memang setengah superhero.

Ini cuma Zoya Sunscreen, saya set pakai Laura Mercier Translucent Setting Powder, ditambah Anastasia Baverly Hils Contour Kit sedikit dan The Balm Marry-Lou Manizer sedikit. Alisnya Fanbo, lipstiknya lupa, softlense-nya lupa, idepnya lupa, hanya Nicholas Saputra yang selalu ku ingat dalam mimpi maupun sadarku.


Bonus pic pakai bando kucing. Sebenernya saya pengen foto pakai bando kucing ini dilengkapi dengan stoking jala-jala, syal bulu-bulu, borgol, dan pecut. Tapi saya takut blog saya nanti ditutup Menkominfo dan penonton pada gumoh.

Sekian dan salam Metal. Menor total.

21 comments:

  1. oke pliket masih ditoleransi, kalau kena air lunyu dan luntur whitecast gtu ga mbak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah sungguh ku tydac tahu yg ini. Mungkin bisa di tes?

      Delete
  2. Aku malah ngakak2 baca review-nya mbak arum :))

    ReplyDelete
  3. Hallo Mbak Arum salam kenal saya Bella dari Yogya
    Aku tanya dong, mbak biasanya pakai sunblock sport yang spfnya tinggi utk jalan2 iku merknya apa mbak ? :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo mbak Bella.
      Gonta-ganti. Tydac fanatik satu merk.

      Delete
  4. Ya ampun dik Arum intelek sekali dan setengah superhero.
    Entah kenapa suka klo dik Arum update

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sungguh dik Arum adalah suri tauladan kids jaman now!

      Delete
  5. Lebih enak dari etude ses? Etude Sunprise yang melegenda itu? Wajib nyobain deh...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menurutku sih hampir sama, tapi enakan ini

      Delete
  6. AKu baca ini terus merasa cerdas karena tau istilah intelek haha. BTW aku demen sunblock yang murah2 gini untuk daily!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sekali lagi dik Arum adalah suri tauladan kids jaman now!

      Delete
  7. Zoya sunscreen bukan physical sunscreen kok kak. Aku tadinya juga ngira gitu, karena whitecast dan pliket banget. Ternyata begitu baca komposisinya ada ethylhexyl methoxycinnamate, lebih banyak dari bahan physical sunscreennya. Jadi ini jatohnya mix sunscreen kayak Skin Aqua x_x
    Enaknya ini aman banget dibawa panas2an, muka jadi ga terlalu berasa panas terbakar. Tapi ku tetap lebih cinta Skin Aqua moisture milk, Emina sun protection, dan Biore aqua rich haha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sudah di edit. Terima kasih koreksinya ya, qaqa. Jangan bosan-bosan ;)

      Delete
  8. Ngikutin blog ini dari masih viewer ratusan ribu, sungguh aku suka gaya bertuturnya mbak arum :))

    tapi baru belajar mekap jadi masih suka siwer, ada yang bilang sunscreen dulu baru make up, ada yg bilang sebaliknya. Jadi aku harus piye, mbak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haloo.

      Jadi sunscreen itu masuk kedalam golongan skincare. Bukan makeup. Jadi ya iya dong, skincare dulu, baru makeup.

      Delete
  9. aku jadi tertarik buat icip. Sunscreen aku sudah habeeees!

    love,
    www.sweetlikeapeach.com

    ReplyDelete

Hai, terima kasih sudah mampir di sini dan berkomentar dengan sopan ;).
Komentar yang menyertakan link hidup dan kometar yang sifatnya mempromosikan website komersil/ barang jualan akan dihapus.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...