Thursday, June 2, 2016

Hair Care Routine & Review Instyler


Berhubung lumayan banyak yang nanyain, jadi hari ini saya bikin hair care routine saya. Saya heran sih kenapa banyak yang nanyain, soale rambut saya itu jelek deh, beneran! Itu foto di atas adalah rambut saya kalau nggak di-styling. Lucu sih, keriwel gitu. Tapiiii ya lucu karena saya lagi di rumah. Kalau kena angin sikit bakalan awut-awutan banget dan anak rambutnya berdiri semua. Dan itu nggak lucu lagi @#$^$#@!!! Jadi jalan satu-satunya ya setiap hari harus di-styling.

Nah, karena hampir setiap haru rambut saya di-styling, makanya saya juga mau nggak mau harus rajin merawat rambut. Sejujurnya saya bukan orang yang suka pakai banyak produk. Tapi kayaknya buat rambut saya yang setiap hari disiksa, saya harus banget deh ngerawat. Memaksakan diri merawat lebih tepatnya.

Terus soal styling, saya nggak punya alat styling andalan. Paling sering di-blow dry aja aja sih, dan kalau lagi ada acara khusus, dicatok biar lebih rapih. Tapi saya lumayan suka juga nyobain berbagai macam alat styling rambut. Nah, yang terbaru ini saya barusan dapet Instyler dari Miss Lie Collection. Jadi, sekalian aja nanti saya review, yes!

Yang pertama mau saya omongin adalah hair care routine yah. Rambut saya ini tipenya kering. Ya mungkin karena terlalu banyak disiksa sama pemanas. Tapi rambut saya ini sedang bersih dari obat kimia yang keras seperti pewarna, pengeriting atau pelurus rambut.

Hampir setiap hari saya keramas, yang pasti bakalan dihujat-hujat sama para tukang merawat rambut :D. Tapi saya bener-bener nggak bisa menghilangkan kebiasaan tersebut, karena:
  • Saya pengguna ojek online kelas berat. Dan saya nggak bisa bayangin tidur dengan membawa debu jalanan di kepala saya.
  • Kalaupun saya lagi nggak ada acara dan di rumah aja, biasanya saya olahraga setiap hari. Ya sekedar lari di treadmill, tapi itu lumayan bikin rambut basah karena keringat. Dan lagi-lagi, saya nggak tega aja membiarkan keringat mengering ngempel di rambut dan nggak dicuci. Hiyek!

Jadi ya gitu deh, hampir setiap sore saya keramas. Styling-nya sih pagi-pagi. Kenapa begitu? Soalnya kalau pagi saya selalu buru-buru. Kalau harus keramas dan pakai acara mengeringkan rambut, saya nggak shanggup!

Dan ini adalah produk-produk yang saya pakai, hampir setiap harinya:


  1. Pantene Shampoo Aqua Pure
    Sebelumnya saya pakai sampo Pantene yang biasa, tapi malah ketombean. Setelah browsing-browsing dan cari tau penyebapnya, saya menyimpulkan kalau kandungan Silikon dalam sampo itu bisa menumpuk pada kulit kepala dan bikin gatel. Ya sudah saya cobain sampo Pantene yang Aqua Pure ini, karena dia silicon-free. Dan yes, memang bener, sejak ganti sampo ini, saya nggak pernah gatel-gatel lagi.
    Tapi sebenernya saya masih ada ganjalan dalam menggunakan sampo ini, yaitu: sampo ini mengandung double detergen, SLS sekaligus SLES. Sempet kepikiran mau pakai Natur yang cuma mengandung SLES, tapi suami saya nggak suka. Males deh kalau harus beli dua sampo setiap bulan #emakemakpelit. Jadi sementara, saya pakai Pantene Aqua Pure dulu sebelum nemu ganti yang lebih yahud.
  2. Pantene Pro-V 3 Minute Miracle Conditioner 
    Diantara kondisioner Pantene yang lain, ini yang paling bikin rambut saya lembut.
    Banyak yang komen ke saya, kalau kondisioner ini menyebapkan ketombe. Dan saya bingung, kok bisa? Apa hubungannya buk, kondi sama ketombe? Ketombe itu kan tempatnya di kulit kepala yah. Nah, kondisiner kan nggak dipakai di kulit kepala? Haram lah hukumnya kondisioner nyentuh kulit kepala! Sekarang yah, sampo bersilikon aja bisa bikin ketombe, apalagi kondisioner yang super rich begini disentuhkan di kulit kepala?
    Ya saran saya, pakai sesuatu itu jangan berlebihan dan sesuai anjuran pemakaian aja. Pakailah kondisioner hanya pada batang rambut :D.
  3. Nature Hair Serum
    Hair Serum ini teksturnya kental, kayak serum wajah gitu lah. Di tangan rada lengket, tapi sebentar doang kok sensasi lengketnya. Aromanya seger kayak ada melon-melonnya gitu. Sebelumnya saya pakai L'oreal Extra Ordinary Oil, tapi saya nggak suka aromanya.
    Saya pakai ini sore/ malam hari, setelah keramas, pas rambut masih setengah basah setengah kering gitu. Biasanya tiga-empat pump aja udah cukup untuk rambut saya. Oh iya, pakainya di batang rambut yah. Bukan di kulit kepala!
  4. Makarizo t1 Intensive Leave-On Serum
    Kalau yang ini modelnya cair dan ada spray-nya. Aromanya juga enak. Saya pakai ini atas rekomendasi dari bra Mod. Beda dengan Natur yang saya pakai malam setelah keramas, kalau Makarizo ini saya semprotkan pada rambut pagi-pagi, saat sebelum di-styling.
    Jadi karena keramasnya udah sore/ malem, rambut saya pagi-paginya biasanya ya udah kering, nggak ada lembap-lembap karena airnya. Makanya saya semprot pakai Makarizo ini lagi. Selain biar agak basah dikiiitttt, juga untuk melindungi helaian batang rambut dari panas alat styling.
Udah itu doang yang rutin saya pakai. Saya jaraaaang banget yang namanya masker/ creambath, baik sendiri maupun di salon. Nggak betah aja rasanya. Terus rambut saya kalau pas di-styling biasanya sih rontok. Tapi saya males banget juga mau pakai tonic rambut. 

Hahaha...pemales sumpah!

Tapi entah kenapa, saya orangnya juga tipe yang malah parno kalau ada terlalu banyak produk nempel di kulit sih. Makanya saya juga nggak terlalu suka dengan skincare yang berlayer-layer. Pun rambut. Saya nggak terlalu suka menggunakan banyak produk sebenernya.

Nah, setelah melewati empat produk di atas, tibalah saatnya styling! Yang saya mau kasih lihat kali ini adalah Instyler:


Produk ini adalah alat styling multifungsi. Bisa dipakai untuk styling, sekaligus bisa juga untuk mengeringkan rambut. Itulah makanya disebut Instyler Wet o Dry yah.


Bentuknya unik. Jadi dia tuh modelnya jepit kayak catokan gitu. Tapi satu kepalanya berupa rotating iron, dan satu kepalanya lagi berupa sikat. Kalau Instyler-nya dinyalakan dan kedua kepala itu didekatkan, si rotating iron-nya itu otomatis akan berputar.


Tingkat panasnya juga bisa diatur sesuai kebutuhan.
  • Hi : 410 derajat farenheit, untuk rambut yang tebal dan kaku
  • Medium: 315 derajat farenheit, untuk rambut medium hingga tipis
  • Low : 285 derajat farenheit, untuk rambut yang tipis dan lemas

Spesifikasi:
  • Kecepatan rotasi: 90-140 rpm
  • Auto shut off bila tidak digunakan selama 30 menit
  • Daya listrik: 50 watt, 120V/ 60 Hz
  • Diameter rotating iron: 3.5 cm
  • Panjang rotating iron: 10 cm
  • Bahan tourmaline ceramic sehingga melindungi rambut dari kerusakan


Instyler ini bisa dipakai untuk mengeringkan rambut, bikin gelombang atau waves, meluruskan kayak catok, menambah volume, ataupun mengeriting.


Oh iya, di atas itu saya coba pakai untuk mengeringkan rambut (sekaligus meluruskan). Hasilnya kayak di blowdry pakai hairdryer dan sikat bulat, nggak selicin kalau pakai catokan. Tapi kalau untuk sehari-hari, saya nggak terlalu suka yang licin gitu. Lebih suka yang agak ada teksturnya biar kelihatan alami.

Kalau dibandingkan dengan Babyliss Big Hair, Babyliss sedikit lebih licin hasilnya. Ya ada harga ada rupa lah yah ^^. Tapi Instyler ini saya juga demen kok. Sangat membantu dan jelas lebih praktis daripada pakai Hair Dryer, Hair Comb, dan Catokan.  Apalagi Babyliss saya diambil emak T.T.


Saya suka instyler ini untuk ngelurusin rambut plus ngasih tekstur di ujung rambut. Saya soale nggak terlalu suka rambut saya di-curly atau waves total, malah bikin kelihatan kayak tante-tante. Hakhak...

Kalau pakai catokan biasa itu, saya bisanya cuma bikin lurus sih. Paling dimasukin dikit ujung rambutnya. Kalau lihat tutorial di youtube, memang bisa juga catokan biasa itu dipakai untuk bikin tekstur bagian bawah rambut jadi sedikit curly. Tapi entah yah, saya kesusahan kalau cuma pakai catokan. Tapi kalau pakai instyler ini gampang.

Caranya kalau saya:
  • Bagi rambut menjadi bagian perbagian. Makin kecil bagian-bagiannya, hasilnya makin baik.
  • Ambil satu bagian rambut, lalu jepit bagian pangkalnya dengan instyler. Rotating Iron menghadap ke dalam yes!
  • Lalu tariiikkk ke arah ujung pelan-pelan, kayak kalau kita nyatok rambut itu, dan berhenti sampai 3/4 rambut.
  • Lalu gulung instyler ke arah dalam (seperti pada gambar)
  • Diamkan sebentar, lalu tarik perlahan ke arah bawah.

Hasilnya kira-kira kayak begini:

Before
After

Kelihatan lurus, tapi nggak terlalu licin, jadi masih natural. Terus bagian bawahnya agak bertekstur. Hehe.. Cakep ya? Sayanya? :D


Instyler Wet to Dry
Harga: Rp 750 000 di Miss Lie Collection.


Buat yang tertarik untuk nyobain Instyler juga, bisa order di: Miss Lie Collection. Pakai code pakai kode Racun01 untuk free ongkos kirim dan free lebih banyak sample produk Korea (untuk pembelanjaan > Rp.150.000).

Link order langsung:
  • http://www.misslie-collection.com/products/1271-instyler-wet-to-dry-authentic-100.html


Kontak Miss Lie Collection:
Whatsapp :  0899-8175285
Pin BB Miss Lie :  523B1333
LINE : @mslie
Instagram: @mslie86

13 comments:

  1. Rambutku kayanya tipenya kaya mbak Arum deh. Asli, aku saben liat Instyler ini di iklan TV, aku puengen T___T

    ReplyDelete
    Replies
    1. Toss.
      Mayan beneran si Instyler ini. Nggak mahal pulak :D.

      Delete
  2. Rambutku sih tebel dan kaku. Jadi makenya bener2 kalo niat aja, soale lamaaa deh kelarnya 😑

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku....terpaksa diniat-niatkan. Lha kalau enggak semrawut je :))

      Delete
  3. nature nya beli dimana mbak arum ? ada yang jual online gak?

    ReplyDelete
  4. Tertarik sama instylernya :D dibandingkan sama produk merek sebelah yang banyak di endorse kaum2 socialita harganya termasuk bersahabat ya.
    Btw, rambut kamu yang di foto before menurutku cakep banget lhoooo...!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Produk sebelah maksudnya Repit ya? Hehe..mahal banget aku ingin padahal ^^.
      Iyaaa cakep karena masih tertata dan di dalam ruangan aja. Kalau dibawa keluar kena angin nggak cakep lagi T.T

      Delete
  5. Rambutku mirip" sama rambut kakak,cuman lebih tebal dari kakak,jdny terpaksa di-smoothing,tapi justru aku gak suka hasil jadiny,rasany kok kaku kali rambutku,udhlah aku catok sendiri,tp itu klo mw hang out bareng teman atau ke pesta :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku dulu juga pernah smoothing, tapi nggak suka sama hasilnya. Bawahnya kaku-kaku gitu kalau nggak di styling. Jadi sama aja tetep harus di styling :(

      Delete
  6. Sorry ka, saya agak susah ya pake Instyler. Karena iron rotating-nya otomatis muter jadi rambutku malah buyar keluar2 gitu. Ga mantep kaya foto kaka. Apa harus ditekan bener ya ka?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Enggak kutekan loh, biasa aja kok megangnya. Belum biasa aja kali ya ^^

      Delete
  7. Maaf kak mau nanya. Ini ori gk kak? Tulisan di instylernya buatan mn ya? Makasih kak sblmnya

    ReplyDelete

Hai, terima kasih sudah mampir di sini dan berkomentar dengan sopan ;).
Komentar yang menyertakan link hidup dan kometar yang sifatnya mempromosikan website komersil/ barang jualan akan dihapus.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...