Saturday, October 31, 2015

[Empty Jar] Oktober 2015: Tentang Etika Bersosial Media


Nggak kerasa ya, gaes, kita udah di ujung bulan Oktober. Sebentar lagi kita akan memasuki penghujung tahun juga. Apakah resolusimu sudah terpenuhi semua? Apakah selama 10 bulan di tahun 2015 ini kamu sudah melakukan hal yang berguna untuk dirimu sendiri, untuk keluarga, untuk sahabat, untuk sesama yang membutuhkan? Atau malah nggak berkembang, masih aja berakting menjadi orang paling bermoral sedunia dan sibuk mencaci maki di instagram artis atau selebgram?

Jujur saya bingung mau curhat apa untuk Empty Jar sesi ini. Karena keluhan saya masih sama kaya yang sebelum-sebelumnya. Kenapa orang-orang suka sekali menyumpah serapah di sosial media? Memang sih yang di sumpah serapahi adalah artis, yang nota bene kita nggak kenal secara langsung dan kemungkinan besar nggak bakal ketemu langsung. Tapi apa untungnya sih? Tahu nggak sih kalau sumpah serapahmu bisa dibaca oleh banyak orang? Dan ada kemungkinan orang yang kamu kenal membaca dan menilaimu?

Ceritanya saya habis syok. Iya syok. Syok ngelihat akun yang saya kenal mencaci maki di akun instagram lain.

Jadi pasti pada tahu kan video soal istri yang dipoligami itu, yang heboh di internet? Nggak munafik, saya juga kepo. Saya memang orangnya tipe yang suka kepo. Tapi cuma sebatas kepo sih ya! Saya cuma stalking aja akun-akunnya diam-diam. Kalaupun mau bahas, ya bahas dikalangan sendiri aja. Nggak perlu mention atau ngerusuh di akun yang bersangkutan. Apalagi sampai menghujat-hujat atau sok ngasih nasehat tapi di akun sosmed yang dibaca banyak orang. Sori lah ya, nggak kelas!

Kekepoan saya membawa saya ke instagram si istri kedua. Scroll-scroll lihat-lihat foto-fotonya, lalu beranjak lihat-lihat komen-komennya. Pengen tau aja gimana sih reaksi orang kebanyakan. Dan yah, seperti yang udah saya bayangkan sih, di sana-sini bertebaran komentar pengguna instagram yang masih gagap dengan etika sosial media.

Status "istri kedua" dengan cepat langsung dijadikan bahan bully-an masal. Meskipun istri pertama sudah turun tangan, dan berusaha membantu biar si istri kedua nggak di-bully, ya tetep aja sih di-bully. Orang-orang tuh seakan menemukan pelampiasan buat memaki gitu kali ya? Nggak peduli cerita sebenernya kayak apa, nggak peduli apa manfaatnya buat mereka, pokoknya kalau ada kesempatan merusuh ya dimanfaatkan lah sebaik-baiknya. Nah, diantara komentar-komentar nggak sopan tersebut, terseliplah komentar dari akun yang saya kenal. Dengan bahasa yang rrrr...kotor :D.

Dan jujur saya patah hati.

Tapi ya sudahlah. Apalah saya ini. Kalau saya bilang bahwa aksi mencaci-maki akun yang nggak kita kenal di instagram adalah aksi yang kampungan, toh nyatanya aksi tersebut tetap ngetrend ^^. Ini terlepas dari persoalan benar atau salah, bermoral atau bejat, dll loh ya. Ya mungkin yang dihujat itu melakukan kesalahan atau nggak bermoral. Tapi apa untungnya sih kita ngikut-ngikut ngehujat? Kenal juga kagak. Malah nama kita ikutan jelek. Belum lagi kalau ternyata yang kita pikirkan salah. Udah terlanjur menghujat, ternyata yang kita hujat nggak salah apa-apa. Belum lagi kalau ternyata segala kejadian yang kita jadikan hujatan tuh cuma setting-an, buat promosi film baru gitu misalnya. Dih, malunya kayak apa, pak, buk?

Tapi saya berdoa dengan sungguh-sungguh, semoga orang-orang yang bisa menjaga perilakunya di sosial media pada sepanjang tahun ini, dilimpahi rejeki pada tahun-tahun mendatang :D.

Okelah, sekarang masuk kepada barang-barang yang saya habiskan bulan ini:


1. Avene Eau Thermale Water 
Sengaja saya taruh paling atas, karena botolnya hilang, jadi nggak ada gambarnya :D. Ini sih isinya cuma air, tapi konon kabarnya bagus banget buat skincare, disemprotin di wajah sebelum tahap skincare selanjutnya sebagai pengganti toner. Tapi buat saya sih sebagai skincare dia biasa aja. Saya lebih sering pakai ini buat setting spray setelah make up.
Repurchase: Enggak. Mahal. Ada merk lain yang lebih murah.

2. Tresemme Keratin Smooth Shampoo
Sebenernya ini sampo andalan saya. Bikin rambut saya lembut dan gampang di-blow. Tapi saya mulai bosen. 
Repurchase: Sementara ganti pakai sampo Dove dulu sih biar nggak bosen

3. Emeron Lovely White Lotion
Lotion ini adalah hadiah pas saya belanja di...mmm lupa. Indomart kali ya? Saya nggak begitu cocok pakai ini. Nggak lembap sama sekali dan awal-awal pakai kulit saya gatel-gatel. Jadi lotion ini lebih sering dipakai suami saya. Saya nimbrung aja sesekali kalau lagi bosen sama aroma lotion saya yang biasanya.
Repurchase: Nggak lah!

4. Dove Deodorant Spray
Saya ternyata nggak begitu suka sama deodorant yang model semprot. Lebih suka yang stick.
Repurchase: Nggak.

5. Sariayu White Aromatic Pembersih All in One
Saya beli karena nggak nemu Pixy Cleansing Express yang biasa saya pakai. Saya nggak suka sih. Terasa lebih "keras" daripada Pixy. Lebih kerasa alkoholnya.
Repurchase: Enggak

6. Hada Labo Shirojyun Lotion
Beli ini iseng aja untuk variasi. Karena saya kan biasa pakai yang Gokujyun. Ternyata saya nggak suka. Yang Shirojyun ini kurang lembap untuk kulit saya. Gokujyun masih the best-nya lah  untuk toner :D.
Repurchase: Enggak. Pengen nyobain yang merah sih.

7. Sariayu Obat Jerawat
Ini juga andalan saya untuk terapi jerawat. Entah udah berapa botol yang saya habiskan
Repurchase: Enggak sih, soale lagi pakai Oronine H. ointment dari Miss Lie.


8. Bless Sunscreen Lotion SPF 19
Sunscreen ini enak banget. Teksturnya krim tapi cepet meresap. Nggak greassy sama sekali. Bahkan menurut saya lebih enak dari Skinaqua. Sayangnya SPF-nya cuma 19. Saya lebih suka pakai sunscreen SPF 30.
Repurchase: Nggak.


Udah itu doang yang saya habiskan bulan ini. Dan kayak biasanya saya kasih bonus FOTD ya. Kali ini temanya Halloween! Saya bikin look Queen Grimhilde. Sebenernya udah kemarin-kemarin sih saya upload di instagram. Untuk yang tertarik dengan produk apa yang saya pakai untuk look ini, silahkan main ke instagram saya @sekararumw ;)

28 comments:

  1. Aku doooong, gak tau siapa yang digosipin di atas.. :')
    Emptiesnya hampir semuanya ga mw dibeli lagi.. ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha...berbahagialah ibu-ibu yang tidak mengerti gosip karena hidupnya damai sentosa :D.
      Iya nih, lagi bosen bosenan soale..

      Delete
  2. Awwww alisnya.. Pict yg bawah itu kueeecee.. Btw,saya pertamax :3

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya udah besok lagi dicoba ya biar pertamax. Kan malu kalau pakai premium. Masa kendaraan pribadi ngisinya pakai bensn subsidi :D :D :D

      Delete
  3. Setipe ya wajahnya istri pertama dan kedua, #ngajaknggosip

    ReplyDelete
  4. Si deodoran spray Dove paporitku mbaak! :D

    Anyway, orang yang suka menghujat di fesbuk/sosmed tanpa tau duduk permasalahannya sih kalo aku liat karena mereka nemuin media buat melampiaskan emosinya--dengan sumpah serapah dan kata-kata nggak sopan. Mungkin di kehidupan nyata, mereka berada di bawah tekanan dan nggak ada media buat melampiaskannya. I've read this logic somewhere but I can't recall it sorry :)

    Aku punya temen kerja yang gitu juga mbak, kalo di sosmed suka ngata2in thread-thread ttg pemerintah. IRL, he's the most religious person in the office lho. Temen kantorku yang lain juga suka ngingetin, tapi ya dianggep angin lalu aja gitu...

    Kalau berdasarkan artikel yang aku baca tadi, aku jadi melihat latar belakang dia begitu. Kerja siang-malam buat nafkahin keluarga dan kudu ngurus orangtua yang sakit-sakitan juga. He's not poor, it's just... you know, apa sih sekarang yang nggak butuh duit? ;)

    Well, I know it's not an excuse, cuma mau share aja kalo orang2 yang suka sumpah serapah di sosmed sih ngerasa 'dikasih media' buat ngeluapin emosinya sebagai pelampiasan :) Kadang kalo nemuin gitu, biasanya cuma kasian aja. At least, aku nggak perlu 'mempermalukan diri' di dunia maya buat melampiaskan emosi. Bersyukur nggak harus berada di kondisi yang sama sampai butuh pelampiasan emosi negatif di dunia maya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku nggak demen Nin deo spray. Perih di kelek :D

      Nah iya Nin. Aku setuju kok sama yang kamu bilang itu. Makanya aku bilang, mereka itu tuh berasa kayak nemuin kesempatan/sarana buat melampiaskan caci maki gitu kali ya? Jujur aja sih, aku termasuk orang yang "perlu" melampiaskan emosi lewat sesuatu. Tapi ya aku lebih milih melampiaskan dengan cara yang mmm...nggak "nyampah" di akun orang. Ya salah satu caranya sih nulis-nulis geje di blog sendiri gini. Kalau dibaca sebenernya tulisanku emosional kan? :D :D.

      Iya kamu layak bersyukur karena levelmu jauh diatas mereka. Akupun bersyukur seenggaknya aku masih bisa mengolah tulisan dan tau tempat :D

      Delete
    2. hehehe kalo melampiaskannya berupa sharing sih nggak masalah mbak, kan enak bacanya juga dan kita bisa ikut ngerasain berada di posisi orang lain yang lagi bermasalah itu. Jadi pelajaran kitanya juga gitu... Aku pun suka kok curhat-curhat kecil nyetatus gitu :p Tapi kalo maki-maki, apalagi ke akun yang orangnya aja nggak kita kenal... dikira tulisan makian nggak termasuk dosa apa hahaha

      Well, kalo udah empet, ngomong sama Tama will take me to another world where I don't see any problems at all ;) Ato beli es grem sebucket trus dihabisin sendiri XD


      Delete
    3. Oiya soal deo spray, kalo habis cukuran #Oops, perih di aku juga hahaha Tapi kalo udah beberapa hari nggak lagi hehehe Mungkin kulitmu sensitif mbak, kan area itu juga sensi yakk kek kulit mata #cmiiw

      Delete
    4. Iyaa, aku bersyukur punya tempat sharing. Blog. Dan bersyukur bisa sharing tanpa terkesan nyampah :D. Ngomong2 kapan2 kaw harus foto si Tama. Terus kapan-kapan kita harus collab yang pakai kucing. Biar kucing2 saling silaturahmi. Kasian jimbeam. Temen kucing dunia mayanya cuma dikit.

      Iya kelekku kayaknya sensitif deh. Pernah nyoba scrub keti apalah gitu, gatel2 paragh.

      Delete
    5. Aaaaakkk telat nih mbak, kemarin helowin aku bikin muka si Tamyong >.< Ada foto dese juga beberapa di post hehehe

      But, maybe we can think of something else to collaborate with yaa ;) Yang inspired by the koceng-koceng :3

      *ngajak jimbeam salaman*

      Delete
    6. Hahahaha...ayok ah! Nanti si kucing ikutan nampang difoto

      *toss cakar*

      Delete
  5. Foto panutupnya cetar sekaleh mbak. Yaah avenenya biasa ajaya, soalnya hampir mau beli ini hehe. Dirave beauty blogger lain tinggi banget makanya penasaran jugak. Ohiya mbak, kok aku nggak tau kisah istri yg dipoligami itu ya._. Mungkin saya terlalu kudet...

    Blacksugar by Adhelia Fa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menurut aku sih biasa aja, kayak air. Cuma spraynya memang alus gitu, jadi berasa rata air yang disemprotin. Tapi yang lebih murah juga ada lah ya, menurutku nggak perlu Avenne.
      Nggak papa kudet :D. Lebih baik begitu sih. Aku lebih suka temenan sama orang kudet daripada orang kepo lalu sok ikut campur :D :D :D

      Delete
  6. Ohiya ketinggalan, itu lipsticknya apaan ya mba soalnya lagi nyari yg begitu. Matur nuwun

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cek di instagram yhaaa. Sudah di list :v

      Delete
  7. Ya gitulah :D kadang orang lupa kalo yang dikomentari juga manusia yang punya perasaan, bukan tembok. Seperti yang Nindy sampaikan di atas, emang ada orang2 yang jempol dan jari-jarinya kejam banget, meski di kehidupan nyata keliatan baik-baik aja. Karena dengan komen yang nyakitin, mereka merasa punya power atas orang lain sebagai kompensasi perasaan inferior di kehidupan nyata ATAU emang karena dia tipikal pembully (agresivitasnya tinggi).

    Bisa juga karena kurangnya empati, kurang mampu menempatkan diri... Jadi lucu aja kalo ada yang berdalih menasehati, tapi kata-katanya malah mencederai dan mempermalukan orang lain *reminder buatku juga supaya ati-ati kalo komen huhu T.T

    Aku nonton videonya nyesek banget --" sampe mikir, ternyata ada ya orang-orang yang cobaannya beraat banget. Apalagi pas baca analisis tulisan tangan yg bersangkutan emang ada indikasi suicidal thought. Daaan setelah kepo sana-sini (baca blog, baca caption di ig, dokumen pengajuan poligami, wawancara, dll) masalahnya ngga sesederhana yang kita bayangkan. Lagian video diupload juga atas sepengetahuan suami dan keluarga.

    Inti pesan yang ingin disampaikan Ana sebenernya supaya laki-laki yang sudah menikah tidak hanya mengedepankan egonya aja. Karena dalam pernikahan hubungan yang harus dijaga ngga hanya dengan pasangan, tapi juga dengan anak-anak dan keluarga besar :""""""

    Aku punyaaa yang versi murahnyaaa :)) Evian. Awalnya aku pikir cuma buat semprot-semprot doang, ngga keliatan efeknya karena saat itu kulitku emang ngga bermasalah. Tapi bbrp hari lalu, pas kulitku memerah, lumayan cepet redanya setelah disemprotin hehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaahhh Hani juga ngikutin :D.

      Iya bener, reminder buat kita semua, lebih hati-hati kalau komen. Apalagi kalau yang dikomen masalah pribadi. Aku sering tuh liat IG artis diceramahin karena pakaiannya terlalu terbuka, pamer aurat, masuk neraka. Ahelah. Situ yang punya kapling surga? Bisa bisanya masukin orang ke neraka :D :D.

      Aku juga sebagai perempuan ya sedih banget lah ya liat video kayak gitu. Bayangin aja, kalau misal pas aku keluar kota atau suami tugas luar kota dan pisah sehari dua hari aja rasanya kangen. Gimana coba kalau suami harus dibagi-bagi ke cewek lain. Sedih ya bayanginnya? Aku juga kepo sana-sini. Dan iya ternyata masalahnya memang rumit.

      Tapi seandainyapun masalahnya nggak rumit. Seandainyapun kasusnya perselingkuhan dan ada pihak yang salah. Aku rasa tetep nggak sopan sih memaki-maki orang yang nggak dikenal di Instagram. Ini bener-bener diluar bener atau salah loh ya. Nggak etis aja menurutku tetiba kita marah2in orang yang nggak kita kenal didepan umum, padahal orang tersebut juga nggak punya salah secara langsung sama kita.

      Agak disayangkan pesan yang dicoba disampaikan Ana nggak sampai di beberapa orang ^^.

      Aku punya versi yang lebih murah lagi dari Evian. Hahahaa...

      Delete
  8. Yah aku telat baca ini.. Padahal kemarin ngider2 guardian mau beli sunscreen.. Ujung2nya beli acnes uv tint.. Udh pernah coba sunscreennya biore belum mba?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah aku belum coba Biore. Pengen siihh.. Acnes oke kok Dil. Cuma aku kurang demen karena dia ada tint-nya

      Delete
  9. Mba2 yg di atas...saya ga ngerti apa sih yg dibicarain soal poligami (maklum kudet kebanyakan di lapangan jarang buka IG n berita heheheh). Dan saya juga gatau siapa sih Queen Grimhilde itu... (digampar mba Arum)
    Mba Arum, cobain deh HL yg merah yg alpha bwt antiaging bagus kok, lembap, di kulit oily ku ga minyakan, tapi tetap lembab...mudahan cocok di kulit mba yg kering.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yang poligami --> nggak penting :D :D. Intinya cuma mau ngajak bijak bersosial media.
      Queen Grimhilde --> itu tokoh ratu jahat di dongeng Snow White. Yang punya kaca ajaib. Yang tiap hari ngaca tanya ke cerminnya: "cermin ajaib di dinding, siapa yang paling cantik di negri ini." Tau nggak? :D :D

      Iyaaa aku pengen cobaa. Ntar kalau yang putih habis aku beli yang merah.

      Delete
  10. Fotd nya keceeeehhh bangett ratuu.. :)

    ReplyDelete
  11. Aku salah satu yang gak ngeh ama berita poligami yang lagi heboh. Itu artis siapa ya? *kepo beneran nih*
    Yg empty semuanya gak mau repurchase lagi ya..tapi aku salut biarpun gak doyan2 amat tapi diabisin juga hihi
    Setuju bgt yg sari ayu aromatic all in one agak keras dan kering, enakan pixy cleansing express

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukan artis mbaa, dan nggak penting kok. Hahaha... Japri aja dah kalau mau nanyain ini :D :D.

      Iyaa, lagi bosen dan banyak yang barang baru coba juga sih. Sayang sih mb kalau nggak diabisin soale. Masa mau dibuang. Selama nggak bikin breakout atau iritasi gitu ya tak pakai aja biasanya ^^

      Delete

Hai, terima kasih sudah mampir di sini dan berkomentar dengan sopan ;).
Komentar yang menyertakan link hidup dan kometar yang sifatnya mempromosikan website komersil/ barang jualan akan dihapus.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...