[Empty Jar] November - Desember 2015

22 comments
Produk Sehari-hari

Saya nggak mau merusak pola yang udah terbentuk. Empty Jar yang kemudian diikuti dengan Haul, memang udah menjadi semacam rubik tetap yang terbit setiap bulannya di blog ini. Dan kayaknya rubik ini punya penggemarnya sendiri. Buktinya, pas saya melempar isu mau menghilangkan post ini, saya disambit protes oleh sekalian umat :D.

Maka sesuai pola, saya pun posting Empty Jar dulu. Agak banyak kali ini, karena kan ini tumpukan selama dua bulan. Bulan lalu saya nggak sempat posting Empty Jar. Tunggu deh bagian haul. Akan kelihatan bagaimana kalapnya saya dua bulan terakhir ini :)).

2015 & 2016: Evaluasi & Resolusi

37 comments
Warna Warni Make Up Sekar Arum

Selamat tahun baru, Sekararum Lovers! #DigetokCobek

Agak susah membangunkan diri dari suasana liburan. Padahal sebenernya udah agak lama saya pulang liburan. Tapi rasanya masih maleeesss banget pegang laptop. Dan akhirnya hari ini saya berhasil mengatasi rasa malas saya dan kembali ketik-ketik, sambil tak lupa pakai nail polish sebelumnya tentu saja!

Ngomong-ngomong soal tahun baru, menurut kalian, seberapa penting sih resolusi bagi kalian? Kemaren saya baca post temen saya, Okke, tentang resolusi. Dan agak tertohok juga sih. Sesuatu yang ditargetkan itu memang kadang jeleknya bikin kita (mm...saya!) menunda-nunda sesuatu. Misalnya saya target di tahun 2017 harus kurus. Kalau masih bulan-bulan awal 2016 mah, saya santai. Diet? Nanti aja lah. Olahraga? Aduh apalagi. Toh targetnya masih jauh. 2017 masih lama, bro. Belanda masih jauh.

Jadi memang ada yang lebih penting dari sekedar resolusi, yaitu mendisiplinkan diri sendiri!

[Review] SOPHi by Piggy Paint Nail Polish

27 comments
Review Kutek Piggy Paint

Saya ini sebenernya suka banget sama nail polish alias kuteks. Saya punya lumayan banyak koleksi kuteks dari berbagai brand dan dengan berbagai warna. Cuma jarang saya nge-review kuteks, soale memang susah banget sih ya, mau "ngeracun" kuteks, tuh! Nggak segampang ngeracun lipstik atau foundation gitu.

Kenapa, ya? Ini nih beberapa alasan dari temen-temen saya yang "mental" ketika saya coba-coba ngeracun kuteks:
  • nggak bisa dipakai sholat
  • nggak kuat sama aroma kuteks yang kimia banget
  • bikin kuku kuning dan rapuh
  • susah cari konsistensi kuteks yang pas dan sesuai selera
Kalau kalian juga punya alasan-alasan kayak yang disebut oleh temen-temen saya di atas, padahal sebenernya kalian suka ngeliat kuku diwarnai cantik, berarti kalian harus nyobain SOPHi by Piggy Paint ini. Saya dapetin ini dari @herscope. Di HERSCOPE, selain SOPHi, kalian juga bisa nemuin berbagai brand kuteks, dan juga produk-produk perawatan yang lain. Cek aja web mereka yah. Web-nya bersih, enak dilihat, dan memudahkan pengunjung.

[Review & Tutorial] Bedak Dingin Ovale Whitening

61 comments
Beauty Event With Ovale Whitening

Pasti temen-temen beauty enthusiast di sini udah pernah denger kan soal Bedak Dingin? Karena memang bedak dingin ini adalah resep kecantikan tradisional, yang udah sejak jaman dulu dipercaya untuk merawat kecantikan kulit perempuan Indonesia. Yang saya tahu sih, daerah Jawa dan Kalimantan punya resep bedak dinginnya masing-masing.

Bedak dingin ini adalah sejenis masker yang terbuat dari tepung beras. Fungsinya untuk mendinginkan dan merawat kulit. Kalau orang jaman dulu kan banyak beraktifitas di bawah sinar matahari tuh. Entah itu mencari ikan di laut, atau bercocok tanam, atau pekerjaan-pekerjaan lainnya. Nah, biasanya untuk mendinginkan wajah dan juga meminimalisir kerusakan akibat sengatan matahari dalam waktu yang lama, mereka pakai bedak dingin setelahnya.

Eh, walaupun dulu produk kosmetika belum banyak dan teknologinya belum maju, tapi kulit orang jaman dulu tuh bagus-bagus loh. Ibu saya contohnya, masih awet muda banget. Itu bukti bahwa memang resep-resep kecantikan tradisional udah terbukti keampuhannya.