Thursday, April 11, 2013

Review: Krim Eyeshadow Viva

Halo, masih pada nungguin pengumuman pemenang giveaway?

Oh...masih toh? Kirain udah pada lupaaaaa. #meringis #melipir.

Hakhak...maap yak. Pacar saya lagi bingung tuh milihnya. Habis saran kalian berguna semua, bagus semua, luaarrr biasa semua. Jadi susah dong mau milih salah satu. Perlu perenungan yang dalam dulu. Sabar ya, beroooo.

Nah, sekarang daripada blognya kosong, saya isi review produk aja ya. Saya sebenernya mau mengurangi review nih. Soalnya menurut saya, produk apa aja kalau cocok di kita & yang make jago, hasilnya juga pasti bagus. Intinya sih, cocok-cocokan. Jadi mungkin kedepannya saya mau banyak-banyakin tips, DIY, dan yah doakan saja tutorial. Walau keder juga sih, nggak jago dandan kok mau bikin tutorial? Apa buat tutorial bikin anak aja? Tapi bikin anak pun saya juga nggak bisa. Buktinya sampai sekarang saya juga belum punya anak. Udah nggak usah protes. Diprotes juga saya tetep belum bisa bikin anak. Wong belum nikah. Dan juga tetep mau ngurangin review #okeskip.

Baiklah, ini review Eyeshadow Cream Viva. Review ini pernah di post di Looxperiments juga.
______________________________________________________________________





Apa sih eyeshadow krim itu?

Sesuai namanya, ini adalah eyeshadow dengan bentuk krim, bukan bentuk bubuk padat seperti kebanyakan eyeshadow yang kita lihat. Menurut saya, eyeshadow jenis ini lebih gampang diaplikasikan. Lebih gampang dibaurkan, lebih gampang menyatu dengan kulit, dan juga kita nggak akan menemui masalah bubuk eyeshadow yang berjatuhan di bawah mata. Pemakaiannya bisa menggunakan spons, kuas, atau jari. Kalau saya sendiri, lebih suka menggunakan jari, karena lebih gampang dibaurkan.

Selain dipakai sendirian, eyeshadow berbentuk krim juga bisa dipakai sebagai base atau dasar sebelum memakai eyeshadow bubuk. Fungsinya agar eyeshadow bubuk yang kita pakai warnanya lebih keluar.

Eyeshadow berbentuk krim yang saya punya adalah dari Viva. Selain warnanya macem-macem dan harganya terjangkau banget, Viva juga mudah ditemui, sehingga saya juga nggak perlu beli-beli online :). Selain Viva, ada satu lagi merk lokal dengan harga terjangkau yang ngeluarin eyeshadow krim, yaitu Ranee. Teksturnya lebih enak dari Viva, tapi Ranee ini lebih nggak awet dan gampang nge-crease. Jadi saya masih pilih Viva. Dan yang akan saya bahas sekarang adalah Eyeshadow krim dari Viva.


Kemasan

Eyeshadow ini dikemas dan dijual dalam bentuk satuan.


Oh iya, ada satu warna yang namanya lucu: Ungu Dark x)). Sudah, sudah.. jangan diketawain :)))

Kemasannya pan berbentuk bulat kecil-kecil dari plastik tipis, semacam di gambar itu lah. Tutupnya bening, jadi kita gampang ngelihat isinya. Tapi sayangnya kemasannya rapuh, kegencet sedikit retak.

Terus kekurangannya lagi, tutupnya nggak terlalu rapat, gampang copot-copot. Awal beli memang rapat, tapi lama kelamaan (nggak pakai lama sih kalau saya bilang) tutupnya mengendor. Jadi walau ukurannya kecil dan ramping, saya agak-agak males kalau mau bawa-bawa eyeshadow ini.


Warna

Eyeshadow krim Viva tersedia dalam banyak pilihan warna. Saya lupa berapa x). Ada yang matte dan ada juga yang shimmer. Warnanya lucu-lucu menurut saya. Tapi saya nggak beli semua, saya sih cuma punya 10 warna *cuma?*. Ada beberapa warna yang nggak bikin saya tertarik, misalnya warna merah. Soalnya kalau warna merah sih bisa pakai lipstick aja.

Sekarang saya perlihatkan swatch-nya. Saya namai sesuai dengan Pabriknya memberi nama, ya. Jadi jangan ngetawain saya kalau namanya aneh:


Ungu Dark :)) - Coklat - Peach - Tembaga - Gold

  • Ungu Dark: Ungu kemerahan gelap dan sedikit mengkilat. Saya masih suka geli kalau baca namanya x)
  • Coklat: Coklat gelap dan matte. Saya suka warna ini, bikin laper dan keinget coklat. Warnanya bener-bener kaya warna coklat batangan.
  • Peach: Orange pink cerah dan mengkilat. Ngingetin saya sama salah satu warna di trio eyeshadow Sariayu yang Bena. 
  • Tembaga: Orange muda dan mengkilat.
  • Gold: Kuning muda dengan shimmer.

 



Putih - Silver - Hijau - Biru Terang - Hitam

  • Putih: Putih susu dan matte.
  • Siver: Abu-abu muda dengan shimmer.
  • Hijau: Hijau agak tua dan matte.
  • Biru terang: Biru terang. Warnanya vibrant dan matte.
  • Hitam: Hitam pekat dan matte

Saya paling suka warna Peach dan Tembaga. Kalau lagi nggak kepengen pakai eyeshadow dengan banyak warna, cukup pilih Peach atau Tembaga, dan ulaskan di seluruh eyelid. Warna Gold-nya juga cantik kalau mau dipakai di seluruh lid sampai tulang alis. Tapi saya lebih suka memakai gold untuk highlight.

Selain digunakan sendirian, saya juga suka menggunakan eyeshadow ini untuk base sebelum memakai eyeshadow bubuk, agar warna eyeshadow yang saya pakai lebih keluar. Warna yang paling sering saya pakai untuk base adalah warna Hitam dan Putih. 
    
Semua warna yang saya punya ini pigmentasinya lumayan. Nggak sepekat NYX Jumbo Eye Pencil, tapi masih bisa di tumpuk lagi kalau warnanya kurang keluar. Umumnya dua sampai tiga kali swatch sudah cukup.



Tekstur

Tekstur eyeshadow krim Viva ini nggak terlalu creamy, agak keras, dan agak kering. Jangan dibayangin kaya tekstur lipstick ya. Lipstick teksturnya lebih creamy. Tapi walau agak keras dan kering, warnanya tetep keluar dan gampang dibaurkan.

Cara pakainya kalau saya, cukup colek sedikit dengan jari, dan ratakan di eyelid. Kalau masih berasa kurang tabel, tumpuk aja lagi. Tapi seperti yang sudah saya bilang di atas sih, umumnya dua sampai tiga kali swatch sudah cukup.


Daya Tahan

Kalau dipakai sendirian:

atas: masih baru
bawah: 8 jam kemudian

Kalau cuma dipakai 1 - 2 jam sih eyeshadow ini aman. Warnanya masih nyata dan nggak nge-crease. Tapi kalau untuk jangka waktu lama, saya mencobanya selama 8 jam tanpa touch up, warnanya masih ada walau agak memudar sedikit. Tapi bisa dilihat kalau eyeshadow-nya mulai masuk ke lipatan-lipatan mata saya. 

Cara memperbaikinya sih gampang. Karena bentuknya krim, tinggal diratain lagi aja pakai jari.

Kalau dipakai sebagai base untuk eyeshadow bubuk:

 atas: masih baru
bawah: 8 jam kemudian

Pada percobaan kali ini, saya memakai Undressed MUA Eyeshadow Pallete. Kalau saya pakai sebagai base sih memang bikin warna eyeshadow lebih keluar, soalnya biasanya si Undressed nggak mau keluar warnanya di mata saya. Dan dia lumayan awet. Setelah 8 jam mulai nge-crease sedikit. Tapi dikiiitt kok, nggak separah kalau dipakai sendirian.


Harga


Viva harganya memang terkenal murah meriah ceria. Eyeshadow ini juga murah. Tapi saya nggak tau harga sebenernya berapa. Soalnya saya beli harganya beda-beda. Bahkan di satu toko pun, beda warna sudah beda harga. Tapi masih murah kok, sekitar Rp 5000 - Rp 10 000 saja per bijinya.


Ingredient



Kesimpulan

+ Pilihan warnanya lumayan banyak
+ Gampang dibaurkan
+ Dijual satuan
+ Harganya murah
+ Gampang dicari
+ Kemasannya kecil dan tipis
- Daya tahan kurang untuk pemakaian dalam wartu lama
- Teksturnya keras
- Kemasannya rapuh

33 comments:

  1. Udah kubaca rum di looxperiment... :D :D yg matok harga 10rebu untung banget itu sih... haha..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bahahahahk...iya, Miz. Double post ini ceritanya :D
      Aku juga kurang paham kenapa eyeshadow ini kaya nggak ada standar harganya -_-

      Delete
    2. wah ini ud aq bc di looxperiment jg, aq pingin banget tp knapa sih di kota q blm ada hiks

      Delete
    3. Masa sih di Bali belum ada juga? Coba ke web-nya aja. Dia jual online juga kok :D

      Delete
  2. wahhhh murah banget, saya pernah tanya di giant 12rebu -__-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ehm...ya itu tadi, Ayu. Kayaknya emang harganya suka-suka counternya banget deh..

      Delete
  3. Itu isinya cuma di bagian tengah aja ya? Yang bagian putih itu kemasanne thok?

    Tapi aku mupeng pengen beli, unyu-unyu dan warna-warni..

    dinisetiyorini.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyee, isinya cuma yang tengah. Hiks. Kecil :(

      Delete
  4. Uuuh yg peach dipake sendirian, warnanya bagus ya..
    aku suka :)
    infected karena Arum..

    ReplyDelete
    Replies
    1. oh iya lupa..
      kan kalo komen disuruh kasi nama ya :)
      Zilfia :D

      Delete
    2. Hai Zilfia :D
      iya kalau anonim total aku suka galau trus kepikiran sampai berhari2 itu sebenernya sapa ^^.
      Iya, peach itu salah satu paporit akuh

      Delete
  5. wah keren nih mbaknya, sampai beli sepuluh biji. aku jadi mikir, kosmetik mbak itu berapa macam ya? pasti banyak banget tuh. nggak repot mbak, atau sering bingung gak mau pakai yang mana? :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu belinya nggak sekaligus, jeeenggg. Comot satu-satu kalau lagi belanja bulanan gituuu.
      Aku penganut lembiru, mbak Vera. Lempar beli baru. Jadi nggak numpuk2 banget kok soalnya yang lama2 aku suka jual2lin di looxmarket :D

      Delete
  6. aku juga punyaaaa... tapi baru punya sebiji doang sih, warna putih x))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beli lagi, dear. Warna biru campur ungunya bagus buat bikin efek lebam.

      Delete
  7. salam kenal :)

    makasih review nya aku udah baca di looxperiment juga :)
    bikin penasaran buat nyoba..
    hehehe

    ReplyDelete
  8. Aku udah beli... Pas itu beli juga gara2 baca blognya Looxperiment. Aku suka banget sama yang Peach.

    Cek back my blog yaa... Syukur2 di folback. hihihihi

    Dini,
    http://handiniaudita.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, yang peach nggak nguatin jengseus.
      Selalu mampir kok ke blog yang komen :D

      Delete
  9. wih banyak banget, itu ciyusan kak dipake semua...? aku sih gak make eyeshadow hahaha XD keren deh kak Arum lebih banyak pake produk dalam negeri~ dukung produk dalam negeri lah ya kak XD

    me971113.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bhahahak...ya kalau kamu jangan mah, pake esedo x))
      Iya, suka sama produk dalam negri, terutama eyeshadow2nya. Murah tapi pigmentasinya bagus.

      Delete
  10. saya pake yg Orange, Gold and Silver.Waktu di counter bingung mo pilih orange, peach or tembaga krn warnanya selisih dikit (gk bs di coba, gk da testerya).
    Plg sering pk Orange u/ all lid. Bagus, kesannya cerah. Pengen beli yg coklat matte ama hitam and tembaga or kalo ada warna pink (tp e/s creme bkn powder).
    Suka deh reviewnya... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yg coklat matte baguuuss. Beneran kaya coklat. Yummmm...

      Delete
  11. mbak nya orang jogja juga...hehehe
    salam kenal...

    udah lama jadi SR dan cuman bisa ketawa ketiwi saat baca blognya,,,hahaha
    skrng gatel bgt mau tanya, ini belinya dimana ya?
    kok mpe skrg aq belum nemuin ini ya.....hiks

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya. Mbak Anna orang jugja juga?

      Di counter2 viva. Banyak kok counter Viva di jogja. Di Mutiara, Mirota, Gardena, Progo, dan di Ramai juga ada.

      Delete
    2. Hu'um mbak,ngayogyakarta hadiningrat...hehehe

      woke2 matur tengkyu atas infonya....

      Delete
  12. beli dimana sih mbak, aku nyari dmuter-muter gak pada lengkap warnanya..mirota juga gak ada :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Memang nggak ada yang lengkap. Aku juga belinya nggak langsung semua kok. Nyicil2 ada yang di Gardena, Mutiara, Mirota, Progo, Ramai, Toko Jago. Kalau mau lengkap pesen di webnya aja.

      Delete
  13. aku waktu itu *baru-baru ini* beli di Mutiara cuma ada silver, gold, ijo, tembaga. jadinya aku cuma beli ijo sama gold *setelah berantem sama Mom, aku keukeuh suka ijo dan Mom gak suka!* hehehehe.

    trus besoknya ke Pamella *yang di jl.kusumanegara* nyari blush on cilik seharga 3ribuan saja, eh ditawarin sama mbak-mbaknya yang ini buat tambahan belanja *terlalu dikit kali ya*. yang ada gold, ijo, silver dan coklat. jadi emang kudu keliling toko2 kalo mau berburu ini buat lengkapin semua warnanya :D

    pas dipake... jengjeeeeeeng. temenku komen gak pedes di matanya, biasanya pake yang serbuk itu rada panas *kayak abis dibalsemin*, pas aku coba sih nyante aja mah ga ada bedanya *emang dasar muka badak*. warnanya emang betah banget bertahan di kelopak mata, dan gak perlu ditambahin lagi :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyeee bener banget. Emang nggak bisa di satu toko aja. Aku juga belinya satu demi satu di Mutiara, Gardena, Mirota, Progo, Ramai Mall. Pokoknya kalau pas kebetulan jalaaann aja terus ada counternya tengokkk sapa tau ada warna baru. Ahihihi...

      Iya lumayan sih ini aku bilang. Cuman di aku kalau mau lebih awet, harus pakai base sih. Kalau enggak ntar lama-lama ngecrease gituh :D

      Delete

Hai, terima kasih sudah mampir di sini dan berkomentar dengan sopan ;).
Komentar yang menyertakan link hidup dan kometar yang sifatnya mempromosikan website komersil/ barang jualan akan dihapus.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...