Monday, January 14, 2013

Review dan Langkah-Langkah Perawatan Kaki dengan Dewi Sri Spa Foot Series


Kalau kalian dapet paketan Foot Therapy, seharusnya seneng apa gimana? *cium-cium kaki*

Terus terang, saya belum pernah beli foot therapy. Jadi ini adalah produk perawatan kaki pertama yang pernah saya punya. Saya nggak pernah beli karena saya mikir, sebenernya kalau perawatan kaki kan nggak perlu produk khusus. Kulit kaki kan nggak sesensitif kulit muka, jadi bisa-bisa aja pakai produk standar untuk badan buat kaki.




Paket Dewi Sri Spa Foot Therapy ini terdiri dari:
  • Dewi Sri Spa Foot Salt
  • Dewi Sri Spa Foot Scrub Gel
  • Dewi Sri Spa Foot Lotion
  • Dewi Sri Spa Foot Spray
Ini produk terbaru dari Dewi Sri Spa Martha Tilaar yang dikhususkan untuk perawatan kaki. Semua produk ini mengandung rice brand oil untuk melembutkan kulit, tea tree oil sebagai anti bakteri, serta dilengkapi dengan minyak esensial peppermint dan lavender. 

Bau peppermint di produk ini kuat banget. Saya bukan penggemar bau-bauan semacam peppermint, karena baunya "pedes" dan kurang nyaman di hidung saya. Tapi kebanyakan produk foot therapy dari merk apapun biasanya berbau peppermint. Mungkin karena peppermint menimbulkan rasa hangat dan rileks di kaki.

Kali ini, saya akan mereview sekalian ngasih cara step-by-step perawatan kaki menggunakan Dewi Sri Spa Foot Series yak :)


Langkah I
Dewi Sri Spa Foot Salt


Saya suka sama garam kaki ini. Kalau habis perjalanan jauh capek-capek, saya suka merendam kaki dengan air hangat yang dicampur dengan segenggam garam ini. Rasanya kaki jadi rileks. Air garam dipercaya mempunyai khasiat untuk membersihkan kulit, meredakan ketegangan otot, mengurangi rasa nyeri otot, dan menurunkan stres.



Jar pakaging-nya bagus, terbuat dari plastik tebal dan lebar. Saya pernah melihat garam mandi yang dijual di Mirota Batik. Biasanya produk garam-garam untuk mandi dikemas dalam bungkus plastik atau kain, atau dalam botol-botol kaca yang bikin produk susah dikeluarin. Jadi menurut saya  pakaging-nya ini cukup bagus.

Di dalamnya dilengkapi juga dengan kantung kertas berisi pengawet. Tapi gara-gara dikasih kantung itu, saya jadi parno. Mungkin garam ini nggak boleh terpapar udara terlalu lama, dan nggak terlalu awet sehingga harus cepat-cepat dihabiskan.


Butiran garamnya besar-besar dan tajam, serta berwarna orange nyeter. Entah warna orange ini warna asli garamnya atau warna pewarna ya? Serem juga kalau pewarna. Orenjes banget ouy...


Cara pakainya:
  • Cuci kaki dengan sabun sampai bersih
  • Tuang air hangat kedalam ember, lalu beri segenggam Dewi Sri Spa Foot Salt, biarkan larut
  • Rendam kaki dengan larutan air garam selama 10 - 15 menit
  • Setelah itu, bilas kaki dengan air dingin.
Oh iya, ingat ya, ini garam untuk merendam. Bukan untuk scrubing :D.


Langkah II
Dewi Sri Spa Foot Scrub Gel



Saya suka karena teksturnya yang gel, sehingga enak di gosok dan adem di kulit. Rasanya kaya pakai body polish, tapi lebih adem. Scrub-nya lembut nggak bikin iritasi, tapi "berasa". Tapi karena tekturnya gel, jadinya gampang tumpah deh. Untung tutupnya rapat. Kemasannya sama persis seperti kemasan Dewi Sri Spa Foot Salt.

 

 

Cara pakainya:
  • Balurkan Dewi Sri Spa Foot Scrub Gel ke seluruh kaki yang agak basah
  • Gosok dengan lembut dengan pijitan ke arah bawah
  • Bilas sampai bersih
  • Keringkan dengan handuk yang lembut


Langkah III
Dewi Sri Spa Foot Lotion

 

 

Ada tambahan extreme moisturizer, shorea butter, almond oil, dan provitamin B5 yang bisa nge-heal kulit kering dan pecah-pecah. Kebetulan tumit saya nggak pecah, jadi saya nggak bisa buktiin. Tapi memang lotion ini super lembab. Sayangnya saya kurang suka karena bau peppermint-nya kuat dan menempel lama di kulit dan di telapak tangan. Walau ekstra lembab, lotion ini teksturnya enak. Mudah rata dan mudah meresap di kulit. Plus ada sesasi ademnya.

Tapi saya nggak suka banget-banget sama tutupnya yang flip cap. Buat saya yang suka pergi-pergi, tutup seperti ini nggak praktis karena gampang terbuka ketika dibawa traveling. Titik ya. Pokoknya saya nggak suka flip cap. Yang suka tolong nggak usah ngajak debat #lagigalak.

 

 

Cara pakainya:
Sama seperti cara pakai lotion seperti biasanya. Cuma yang ini khusus kaki ya...


 Langkah IV
Dewi Sri Spa Foot Spray
 
 

Ini favorit saya dari semua produk di atas. Saya selalu bawa Dewi Sri Spa Foot Spray ini di tas saya, untuk semprot-semprot kaki kalau capek jalan jauh atau capek pakai heels. Rasanya adem, tapi kemudian hangat. Bikin rileks dan cepat meresap di kulit. Walau saya nggak suka sama baunya, tapi nggak masalah karena nggak kena tangan saya. Kan saya nggak mungkin juga endus-endus kaki saya sendiri ^^.



Cara pakainya:
Cukup semprotkan pada kaki setelah di beri Dewi Sri Spa Foot Lotion. Atau semprotkan saja setiap kaki terasa capek.


Kesimpulan

Secara keseluruhan, saya suka produk ini kecuali lotionnya. Teksturnya enak, ampuh menghilangkan bau kaki, dan bikin kaki yang capek menjadi lebih rileks. Tapi saya kurang suka bau peppermint yang kuat dari produk ini. Bagi penggemar bau peppermint, produk ini boleh dicoba.

14 comments:

  1. kemasannya indonesia banget,cakep :D,sama aku juga kak kalo mikir beli buat kaki apaan ya ,pake lulur biasa gosok"udah hihi

    http://leeviahan.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya dewi sri emang kemasannya cakep2. Napsir lulur2nya juga. Samaaa. Kita tim ngirit yee.. :)))

      Delete
  2. kalo aku punya produk begituan pasti bingung yang mau review..
    yang pertama dipikir sebelum bkin review tuh pasti ini "ngefoto kaki itu pose yang bener gmn >.< ?"

    itu garam nya bagus kayanya :D
    tp kok orens y? ada ekstrak kunyit nya kah?? *ngawur*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi...untung kakiku di foto pose apa aja cakep ^^

      Entah ya, belum pernah coba garam mandi selain ini. Gag tau kenapa orens gitu. Teroksidasi kayaknya sering ku buka tutup.

      Delete
  3. Kirain begini "Oh iya, ingat ya, ini garam untuk merendam. Bukan untuk memasak :D."

    *maklum, calon istri idaman*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini lagi takbuat ngoseng tempe, ses. Ntar pulang kantor makan sini aja ya..

      Delete
  4. aku malah gak pernah perawatan kaki :/ aku biasanya pake luluran ajaa mb

    http://fiskaalisia.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. samaaa. Aku juga baru ini nyubain spa khusus kaki.

      Delete
  5. nice review...
    warna orange nya gonjreng banget... =)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya. Entah itu kenapa warnanya begitu -_-

      Delete
  6. terima kasih yah sudah berbagi informasi tentang perawatan tubuh

    ReplyDelete
  7. Jeengg... kira kira kalo beli itu berapaa yah? minat deh :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Demi kesopanan, mohon yang Anonim memperkenalkan diri terlebih dahulu :)

      Delete

Komen yang tidak sopan tempatnya hanya di folder spam.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...