Friday, April 10, 2015

[Blogging Talk] Tujuan

sumber gambar: www.toprankblog.com

Sesungguhnya ada banyak pertanyaan ataupun request artikel mengenai blogging tips yang dilayangkan kepada saya, tapi saya nggak pernah menjawab. Kenapa? Ada banyak sih alasannya. Tapi ada dua yang paling bikin saya ogah-ogahan banget sama topik ini:

  1. Saya termasuk yang percaya bahwa blog yang baik dan buruk itu nggak ada. Adanya blog yang sesuai selera. 
  2. Nggak semua blogging tips yang cocok untuk saya, cocok juga untuk semua blogger.
    Karena tujuan dan selera masing-masing blogger berbeda. Misalnya nih, tips untuk menulis dengan bahasa inggris agar cakupan pembacanya lebih luas, tentu nggak masuk kalau diberikan pada blogger yang memang niatnya pengen beken di ranah nasional aja. Atau tips-tips untuk menambah follower dan meningkatkan trafic nggak akan digubris oleh blogger yang memang tujuan ngeblognya bukan popularitas dan penghasilan
  3. Saya nggak pede.
    Ya aku mah apa atuh.. Blog saya juga standar aja, ngisinya angot-angotan, kualitas foto juga mood-mood-an. Yang ngikutin blog saya udah dari dulu pasti ngerti banget deh saya angot-angotan, pernah kok saya sebulan cuma nulis sekali. Kalau tanya tips menulis dan mendapat ide, apa nggak lebih baik ke kakak Momzhak atau kakak Jenganten aja yang setiap nulis bikin perasaan adem dan klepek-klepek? Apalagi soal fotografi dan desain, mending tanya kakak Monica atau kakak Vani Sagita, yang sudah diakui di dunia persilatan. Kalau dibandingkan mereka mah saya cuma upil.
Mungkin kita para blogger harus merenung dulu sambil diiringi lagu-lagu top fourty, apa sebenarnya tujuan kita ngeblog? Karena itu akan berkaitan banget dengan cara kita memperlakukan atau merawat blog kita. Dan akan berkaitan juga dengan blogging tips mana yang kamu perlukan. Pasti akan ada banyak rumusan tujuannya. Tapi manakah yang mau kita jadikan fokus utama atau sasaran yang benar-benar ingin dicapai? Saya kasih opsi ya, renungkan satu-satu, lalu pilih yang paling cocok untuk kamu. Nggak perlu malu karena nggak ada yang salah. Oh iya, untuk opsi "pingin berbagi ilmu dan mengedukasi masyarakat tentang kecantikan" nggak usah saya tulis yah. Bagi saya mah semua beauty blogger, apapun tujuan utamanya, pasti punya tujuan manis itu. Dan kalau saya tulis opsi tersebut saya yaken 90% akan milih opsi tersebut, padahal maksud tulisan saya bukan mencari pahlawan negara.
  1. Kesenangan pribadi: beneran hobi nulis, atau hobi make up, atau hobi fotografi, dan pengen ngisi waktu luang aja dengan kegiatan yang disukai
  2. Popularitas: pengen blognya dibaca banyak orang, follower-nya banyak, namanya dikenal dimana-mana temen, dan nambah temen
  3. Penghasilan: pengen mendapat penghasilan tambahan atau sekedar  produk baru untuk dicoba.

Awal saya ngeblog, blog saya adalah murni untuk kesenangan pribadi. Saya bener-bener nggak peduli sih sama persoalan desain, kualitas foto, etsetera etsetera. Soalnya saya memang senengnya nulis....dan selfie (lain lagi kalau yang senengnya fotografi atau mendesain blog ya). Blog jadi penghibur ditengah rutinitas dan kehidupan saya yang membosankan. Ada waktu ya nulis, enggak ya nggak ngoyo. Kalau mood ya dibuka, enggak ya udah. Ada yang baca ya syukur, tapi enggak ya tetep syukur. "Mbak, fotonya mbok diperbaiki kualitasnya!" Ya nanti lah kalau sempet.

Tapi di perempat awal saya ngeblog, saya mulai ngerasain senengnya di-follow banyak orang. Rasanya tuh kayak hore saya punya jamaah. Saya mulai keranjingan ngeliatin follower blog (yang angkanya terus terang sih nggak naek-naek bwahahahaa). Saya mulai sering ngepost karena saya sadar bahwa setiap post baru kok sepertinya membawa jamaah baru. Terus saya juga ikut grup ini itu, biar setiap posting bisa saya bagi ke grup sehingga menjaring lebih banyak lagi jamaah baru. Saya juga mulai sedikit-sedikit belajar desain blog, gimana caranya biar disain blog saya terlihat menarik dan orang-orang nyaman baca-baca blog ini, terus mulai bikin-bikin giveaway yang syaratnya add like follow akun tetangganya nenek saya. Saya juga mulai lebih menyetel diri dengan tata bahasa dan gaya balas komen yang lebih ramah #kedipkedip. Secara nggak sadar tujuan saya udah bergeser ke nomor dua, yaitu popularitas.

Dengan bertambah banyaknya orang yang baca blog saya, otomatis membawa dampak baru yaitu datengnya pihak sponsor. Saya mulai ngerasain senengnya mendapatkan penghasilan tambahan. Akhirnya saya mencoba meng-upgrade blog bukan sekedar jadi lebih bagus, tapi lebih profesional juga. Misal: mulai pasang domain, mulai memperhatikan rentang waktu post satu dengan post yang lain, mulai memperhatikan prime time atau jam & hari yang tepat untuk posting, mulai maintenance social media, mulai meng-upgrade kamera dan belajar editing foto. Disini saya mulai mengeluarkan "modal" untuk blogging. Dan tentunya saya berharap mendapat keuntungan atau paling enggak balik modal lah. Daaaannn tujuan saya blogging kemudian ya bergeser jadi ke nomor tiga, yaitu penghasilan.

Lalu sampai pada suatu titik dimana saya jenuh. Iya jenuh. Gimana yah rasanya, kok ngoyo banget saya harus post pada waktu yang tepat, kualitas foto harus selalu yang bagus, dan yang paling bikin capek tuh persoalan update sosial media. Iniii serius capek amat ya setiap saya post saya taruh link di instagram, di twitter, belum di facebook group ini dan itu. Belum lagi ruwet soal tujuan yang satu dan yang lain terkadang saling bertentangan. Iya terkadang tujuan tersebut saling mendukung, seperti saya upgrade blog karena tujuan pengen populer, eh ternyata malah mendukung saya dapet penghasilan. Tapi nggak jarang juga bertentangan. Misalnya nih, terlalu sering posting paid review tentunya akan menimbulkan kejenuhan dari pihak jamaah, terutama kalau produknya nggak booming-booming amat. Belum lagi isu soal kejujuran (hayolooo...). Nah, itu akan saya bahas nanti ya...

Jadilah saya grusak-grusuk cari CD lagu-lagu top fourty lagi, untuk menemani saya merenung :D. Dan hasil perenungan saya adalah, tujuan utama saya ngeblog adalah untuk kesenangan pribadi. Saya boleh populer dan dapet penghasilan, tapi jangan sampai mengorbankan jatah bersenang-senang. Kalau ada hal yang saya nggak senang tapi penghasilannya lumayan, saya memlih mengutamakan kesenangan dan mengorbankan sisi penghasilan gitu loh. 

Lagi pula kalau dipikir-pikir, saya tetep semangat kok ngeblognya meskipun lagi sepi sponsor dan sepi komentar. Terus juga penghasilan utama saya sebenarnya sudah sangat cukup buat saya, jadi ya penghasilan tambahan itu sifatnya cuma bonus, cuma seuprit dan tentunya kurang worth kalau sampai dijadikan kewajiban.

***

Walau tujuan utama saya blogging adalah untuk kesenangan pribadi, tapi menurut saya sah-sah aja ketika seseorang punya tujuan untuk penghasilan atau popularitas. Pssstt...denger-denger nih ya, blogger yang paling banyak mengeruk duit dari blog adalah jenis fashion blogger, beauty blogger dan travel blogger :D. Jadi ya nggak salah sih menurut saya kalau mau bikin blog pure 100% dengan tujuan untuk mendapat penghasilan. Dear ibu-ibu yang sedang dilema karena pengen kerja tapi nggak tega niggalin anak di rumah, jadi beauty blogger yuuukkkk! :p

Ya sama lah kayak kamu-kamu yang hobi crafting, lalu jualan hasil kerajinan tangannya. Kamu yang suka make up, lalu jualan jasa make up-in orang. Sama-sama mendapat penghasilan dari hobi, kan? Atau sama juga kayak kamu yang sebenarnya nggak hobi tapi sengaja kursus menjahit karena pengen dapet penghasilan dari menjahit. Salah? Bagi saya sih enggak.

Tapi itu menurut saya loh ya. Ada juga kok orang-orang yang memang idealis, yang menganggap bahwa hobi bukan lagi hobi kalau sudah dibisniskan. Kesenangan dari melakukan hobi itu akan berkurang dengan adanya deadline, tekanan, dan obsesi untuk mengeruk uang. Yang tadinya memasak itu untuk seneng-seneng, lalu mulai ada deadline tanggal sekian harus bikin ayam bakar 32 ekor. Jadi capek. Yang tadinya bisa nulis dengan topik seenak udel dan bahasa semau guwe, mulai ada tanggung jawab tanggal sekian harus sudah kirim draft artikel mengenai anu dengan jumlah kata minimal sekian. Jadi kewajiban. Yaaaa....balik lagi lah ya ke pendapat masing-masing. Hihihi...

Kalau saya kan tujuan ngeblog yang utama pengen seneng-seneng. Istilahnya kalau tujuan kedua dan ketiga tercapai, itu hanya bonusnya. Selama si bonusnya nggak bikin saya harus mengorbankan tujuan utamanya, saya sih jalanin aja. Tapi kalau udah mulai mengganggu dan tumpang tindih, barulah saya memilih menolak si bonus.

***

BTW, postingan ini hanya sekedar pengantar. Hanya gambaran aja bagaimana saya memandang aktifitas blogging saya saat ini. Post kedua akan saya buat, yang isinya akan menjawab frequently asked question yang saya terima soal blogging. Banyak kok pertanyaannya: mulai dari soal dari mana dapet ide nulis, saya pakai kamera apa, gimana caranya dapet sponsor, gimana nulisnya kalau produk sponsor ternyata jelek, gimana cara membagi waktu untuk blogging, gimana agar blog dibaca banyak orang, salah nggak sih kalau nggak jujur saat nge-review, dan lain-lain. Tapi biar post kedua lebih lengkap, saya tulis ini dulu. 

Dan juga, saya pingin deh misalkan ada temen-temen yang mau tanya soal blogging (apa aja boleh mulai dari konten, ide, disain, foto, dan lain-lain), silahkan ditulis di kolom komen. Lebih berguna lagi kalau sebelum tanya, sharing dulu apa tujuan kamu ngeblog. InshaAllah pertanyaan akan saya jawab di posting selanjutnya.

:)

44 comments:

  1. Aku lg jenuh nih ses.. Makanya jd jrg update blog.. Malah sekarang aktifnya di blog galau.. Klo galau di blog utama bisa di-hooooo-in, gak bebas.. Haha.. :D

    ReplyDelete
  2. Aku suka lho baca blogging tips, blogger luar sering bikin. Tapi gak suka klo blogging tips yg kesannya 'ngajarin', lebih suka yg bahasanya itu lebih ke arah 'sharing' cara2 si blogger ngeblog, makanya gaya 'sharing' ini yg aku contek dr blogger lain ke caraku nulis blogging tips.
    Kalau yg kesannya 'ngajarin' itu seperti seakan2 ngasih batasan mana blog yg baik mana blog yg enggak, padahal makna blog itu jauh lebih luas dari sekedar majalah atau koran online, lebih lagi blog itu masalah selera.

    Menurutku, bagusnya kamu terusin rubrik blog tips kayak gini. Seru sih kalau kamu yg nulis, huehe, Gak usah takut tipsnya bakal cocok atau enggak buat tiap blogger, selama kita pilih gaya nulis 'sharing' (bagi pengalaman gimana cara kita ngeblog), bukan 'ngajarin' (A to Z gimana cara bikin blog yg bagus baik dan benerr).

    hehe,,,,,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku juga suka baca blogging tips kok Mizha. Baik dari blogger luar maupun lokal. Bagi aku sih nggak masalah juga mau gaya bahasanya kayak apa. Cuma akunya nggak pede kalau mau bikin. Ngerasa nggak seekspert mereka soalnya. Dan banyak pendapatku yang bertentangan sama pendapat blogger lain.

      Misalnya banyak blogger yang bilang kalau jangan bikin blog kalau motivasinya pengen dapet produk gratisan. Kalau aku bilang malah bagus loh ketika dari awal si blogger udah tau tujuannya bikin blog apa. Jadi nggak setengah2 perawatannya. Terus banyak juga yang bilang foto produk itu bagusnya kalau produk dalam kondisi masih baru. Ini soal selera sih, tapi kalau aku malah suka ambil foto kondisi produk yang udah nggak terlalu "mulus". Lebih nyeni gitu berasanya :D.

      Hehe...iya Mizhaaa. Semoga bisa aku terusin artikelnya.

      Delete
    2. Bukan gaya bahasa sih, tapi mungkin cara menyampaikan (halah, ini sama aja gak sih? haha).
      Emm, nah contoh yg seperti itu yg IMHO kesannya kayak ngasih batasan. Emang sih, ada beberapa yg jadi aturan umum dalam berinternet, misalnya jangan spam, jangan nyebar hate speech, jangan nipu/bohong dll, netiket kayak gini sih keharusan, mau itu blog pribadi gratisan siapapun menurutku harus ditaati. Tapi kalau udah ngomongin teknis, ya... maaf aja yg kayak gitu gak bisa dipukul rata, seperti yang kamu bilang,"ini soal selera.." :)

      Ditunggu Bab selanjutnya... :)

      Delete
    3. Suami aku setuju sama kamu, Miz. Kayaknya ini memang harus dijadiin label baru. Soalnya bakalan panjeng kalau jawab FAQ satu satu. Pembahasan per pertanyaan aja udah panjang :D.

      Delete
  3. Mbak gimana caranya dapat sponsor? :))

    Tujuanku ngeblog itu... karena banyak yang nanya ini itu di kehidupan nyata, jadi daripada aku jawabin satu-satu, mending aku kasih link blogku aja. Aku masih di tingkat senang-senang sih ini, ngepost juga masih angot-angotan kalo lagi kabur dari kenyataan tugas akhir baru ngepost. Tapi kadang-kadang pas lirik lirik waktu blogwalking kok kayaknya asik ya kalo banyak sponsor~

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pertanyaannya ditampung ya dek :))

      Kalok begitu ayo tentukan tujuan. Jadinya masih mau seneng2 aja atau buat tujuan penghasilan? Iya aku tau manya yang menghasilkan + bisa buat seneng-seneng. Tapi mana kira-kira tujuan yang akan dikedepankan?

      Delete
    2. aku mulai berpikir buat bikin domain .com mbak, biar aku lebih konsisten ngepost... Beberapa bulan terakhir ini traffic ku lumayan melejit, dan itu aku menyadari gara2 aku skrg lumayan sering ngepost seenggaknya seminggu sekali lah. Yah, mungkin bakal bener2 aku seriusin deh ngeblog ini #kerjadirumah #bisnisonlinerumahanku :))

      Delete
    3. Iya, nggak papa kok kalau mau jadiin blog sebagai bisnis. Aku tuh malah suka sebel sama yang malu malu mau. Bukan sebel yang benci loh, tapi gemeeesss gitu. Sok nggak butuh, sok nyalah-nyalahin yang cari duit dari blog, tapi sebenernya dalam hati kecilnya ya kepengen disponsorin juga. Hehe.. Gimana aku mau ngasih tipsnya kalau yang dikasih tips aja masih malu-malu.

      Kayaknya sebelum masuk ke tips, harus ngerubah persepsi dulu bahwa bisnis blog itu nggak dosa :D

      Delete
    4. Nah, berarti ini aku simpulkan bahwa "biaya mikir" nya tergantung masing2 ya.. :3

      Delete
    5. Neng, cek WA neng. Akoh mau curhat. Mau bunuh diri T.T

      Delete
  4. Aku tujuan nge-blog nya aneh. hahaha...
    Dari sebelum nge-blog emang udah mulai pake makeup, tapi masih pemula banget. Nah karena ga mau kena trap, jadi sebelum beli produk searching dulu buat cari review. Jaman dulu kan rata-rata blog cuma bolehin komentar pake akun blogger tuh, ya jadi nya ikutan bikin. Terus isi nya jadi beginian. Sama biar keren aja pas kita kasih komentar terus ada profilnya.
    Absurd banget deh >.<

    Jeng ses aku kangen postingan mu yang ga jelas kaya dulu lho... Yang ga nyambung sama beauty maksudnya. Yang ngomongin daur ulang sampah, kebun binatang, yang macem itu :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku juga kangeeennn ngepost ngepost geje. Haahhahaa... Nggak ada waktunya sekarang :'(

      Delete
    2. Hahah :D ngepost" Geje emang perlu mbak,, biar pembaca e semakin seneng :D kan lucu, tapi kalo bahas tentang make up juga gapapa :D seru juga se..

      Delete
  5. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jangan nyepam dong, sist. Jahat amat nyepam di blog orang :(

      Delete
  6. Iyaa aku juga sempet mengalami fase ngeblog dari sharing bersenang-senang, menambah follower, sampai ke arah penghasilan tambahan. Tapi akhirnya sekarang balik lagi di titik awal, sharing dan bersenang-senang. Posting apa aja yang aku suka, makeup, skincare, traveling, kuliner bebaas, n lebih enjoy begitu.

    Ditunggu tips2 selanjutnya, mau masuk or gak tipsnya buat orang lain asal km yg nulis mah pasti seru buat dibaca ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huahaha...agak males mau ngelanjutin mbak. Banyak feedback via email. Tapi rata-rata pada nggak jujur ah. Masih tujuan ngeblog: aku tu ingin berbagi ilmu aku. Pertanyaan tentang blogging: cara dapet sponsor gimana?

      Jadi tujuannya berbagi ilmu atau cari sponsor?? :')))))

      Delete
    2. Kak aku mau mulai ngeblog. tapi ada satu pertanyaan yang mengganjal di hati aku. Pertanyaannya, "Ilmu apa yang harus dibagi biar cepet dapet sponsor yang banyak, meriah, lagi baik hatinya?" Keperluanku banyak, belanja, shopping, traktir teman, beli hape, banyak deh! Ditunggu jawabannya ya kaakk~

      Delete
    3. Okeh, dek. Nanti coba kakak share yang kakak tau yaaaa :'). Kakak juga butuh duit buat biaya dugem sehari hari nih :')))

      Delete
  7. Akuuuu lagi dalam tahap jenuh nih. Kayanya lagi pengen menghilang dari dunia yang fana ini. Aku tuh suka aneh deh, padahal yang baca blog juga gak banyak-banyak banget, yang komen apalagi, tapi kok rasanya beban kaya punya tanggung jawab gitu sama pembaca, padahal gak ada yang pernah nuntut apa-apa juga! HAHAHAHA. Terus kalo nulis post tuh gak bisa mood lagi jelek soalnya pasti keliatan banget, cuman gegara galau sendiri, mood gak pernah bagus alhasil jadi males mau ngetik post deh. XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hih samaaa. Aku pun jenuh. Bukan jenuh nulisnya tapi. Jenuhnya sama make up. Cuma semangat sama make up kalau pas ada barang baru. Tapi kalau lagi ga ada barang baru juga males beinya. Atuuuhhh gimana yak?

      Vanii, ngeblognya nggak usah dijadiin beban beban banget ah. Kesehatan kita loh :')

      Delete
    2. Loohh.. Jgn menghilang dooong.. Aku baca kokkk.. :) #ikutnimbrungye

      Delete
    3. HAHAHAHA.. Aku juga kalo ada barang-barang baru nimbang mau belinya lama banget, kaya perlu apa gak walaupun sebenernya beli apa juga ga ada yang perlu deh perasaan. Udah kebanyakan barang. -_-" Eh perlu deng buat kesenangan hati. Terus juga aku tuh napsu ama barang lokal tapi ama barangnya bule juga doyaan, alhasil yg dibeli malah yang kga butuh gara-gara bingung sendiri. #persoalan.


      Ah changelz makasihh akhirnya ada yang mau ngaku kalo baca blog akuhhh :')

      Delete
    4. Lha sama, aku apa apa juga doyan :'). Tapi biasanya kalau aku berakhir dengan... nggak beli apa-apa.

      Aku juga bacaaaaahhhh. Kau anggap apa aku iniii?? Aku reader setiaaaaa.

      Delete
  8. Kamu mah upill atuhh..

    Tujuan ngeblog itu memang bisa macem-macem. Dan tiap tujuan punya haknya masing-masing. Ngomong-ngomong soal jenuh, ya sering banget juga sini ngerasa jenuh. Yang tiba-tiba muka jadi jerawatan lah (fotdnya jadi jelek dong), hape ilang lah (foto2nya pake apa dong), atau tiba-tiba aja negrasa jenuh tanpa alasan, huwo, huwoo. Ini nih yang juga perlu dibahas gimana cara mengatasi kejenuhan, heuheuheu...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyah betoolll. Selama tujuannya nggak membahayakan orang laen aku rasa sah! Nggak perlu malyu malyu anjing. Kalau soal jenuh sejujurnya itu persoalan yang subyektif banget ya. Tergantung masing2 bloggernya, jenuhnya karena apa. Cara mengatasinya pun beda-beda. Ya tergantung penyebab kejenuhan, hobi/yg bikin seneng si blogger itu apa, dll dll

      Delete
  9. Mbaakkk, seneng deh kamu bahas soal blogging. Soalnya aq keracunan pengen blogging gegara baca blogmu. Aq bikin blog dari th 2006, tujuannya cuma nulis, curhat, dokumentasi. Trus gak diurusin, gak cinta lagi gituh. Coz kyknya gada yg baca, gak muncul di search engine lagi. Karena rajin blog walking, jadi pengen belajar mencintai blog ku. Selain temanya blom jelas, isinya juga gak berguna sih. Jadinya gada yg baca. hahaha... aq mw insaf. Kira2 template tuh ngaruh banget gak sih mbak? apa blogspot aja cukup? belom mau modal. hihihi..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Template & blogspot maksudnya...??
      Template ngaruh menurutku. Karena kalau template-nya bersih dan rapi (sama ringan dan nggak kebanyakan pernik tapi tetep kelihatan kece :p) aku sebagai reader juga jadi rajin mampir. Tapi kalau templatenya udah semrawut aku biasanya agak agak males mampir kalau kontenya nggak bagus bagus amat. Hehe..
      Aku masih pakai template bawaan blogspot kok. Sejauh ini menurutku enak-enak aja sih :D

      Delete
    2. iya, maksudnya template bawaan blogspot apa mesti download template dari luar. Kan bnyak tuh yg klaim free download template SEO friendly gituh. Aq coba download blm dpt yg gamoang dipake n enak diliat. Katanya klo template bawaan blogspot gak SEO friendly. Tapi aq udah sutris sama template, malah ga nulis2 jadinya. hahaha...

      Delete
    3. Oh gitu yah? Hahaha...baru tau aku jeung. Ga pernah ngeh kalau template bawaan blogspot nggak SEO friendly ^^. Tapi sejauh ini aku ga masalah. Ya mungkin aku juga perlu utak atik nih.

      Delete
  10. Rasanya aku termasuk yang idealis.. Selalu nolak job review atau sponsor demi prinsip blog bebas iklan en demi kesenangan semata :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha...iya akupun beberapa kali nolak karena lagi......males :p #bukanbloggeridealis #cumabloggerpemales.
      Ngomong-ngomong soal idealis, kalau si blogger tujuan idealnya blog itu untuk cari uang, berarti kalau dia konsisten ambil sponsor sebanyak-banyaknya juga boleh dong dibilang idealis?

      Delete
    2. Ya boleh doongs.. Kan tujuan ngeblog masing-masing blogger ngga sama :D

      Delete
  11. Hey ses arum, apa kabar? Hehehe sebenernya aku rajin mampir kesini, cuma sekarang lebih sering blogwalkingan dari hp, jadi rada susah buat komen. Eh pas banget diriku buka dari laptop nemu topiknya beginian. Setuju deh sama ses arum, menurut aku juga soal jalanin blog itu balik lagi ke tujuan masing-masing. Kalo emang seseorang punya tujuan bikin blog buat dapetin freebies, diundang ke event keren, dan dapet penghasilan dari iklan, why not? Yang ga boleh itu kalo ngeblognya dengan gak jujur, misal dapet paid review tapi bilangnya bukan. Itu mah sama aja nipu, walaupun sebenernya pembaca ga dirugiin amat juga. Tapi ya sepengamatan aku blogger2 beken luar maupun lokal, termasuk ses arum, ini emang rata2 mulai nulis di blognya berawal dari cuma sharing. Ya jaman2 waktu itu kan belom terlalu happening ya para blogger diakui sebagai media promosi sama perusahaan2. Tapi makin kesini dunia blogging makin rame aja, dari yang awalnya cuma tempat sharing sampe sekarang malah mungkin keliatan cendrung komersil. Nah dari situlah bermunculan blog2 yang emang cuma ikut2an trend dan berharap bisa dapet popularitas, karena ngeliat contoh banyak blogger yang sukses jadi celebrity. Ini ga masalah selama si blogger itu jujur sama pembaca maupun diri sendiri. Cuma yaaaa kebanyakan blogger2 yang ikut2an trend itu dari awal aja udah engga jujur sama diri sendiri, bilang cuma pengen sharing, tapi ngotak-ngatik SEO sampe ikut seminarnya segala biar blognya jadi top search di google. Mwahaha...
    Aku sih jujur aja dari awal bikin blog tujuan ku emang sharing dan curcol, karena waktu itu aku baru pindah keluar kota untuk kuliah, dan aku ini orangnya pemalu kalo di lingkungan baru jadi susah buat dapetin temen. Tapi di dunia maya, apalagi di forum, aku bisa dapetin banyak kenalan meskipun virtual. Nah berhubung forum itu terbatas cuma buat sesama penghuni doang akhirnya bikin blog deh biar bisa sharing sama lebih banyak orang. Waktu itu kan lagi keranjingan makeup, namanya juga lagi puber, jadi isi blog kebanyakan soal beauty & makeup, apalagi waktu itu demen banget ama ulzzang & gyaru. Sekarang sih udah engga terlalu centil jadi udah ga bahas beauty lagi, sesekali aja paling. Aku akuin dulu pas masih sering nulis beauty review traffic sempet naik-naik ke puncak gunung dan itu bikin aku hepi bangeeeeet, karena ini berarti tulisan aku banyak yang baca, bersyukur hal itu ga ngerubah tujuan aku bikin blog. Jadi biarpun sekarang traffic nya turun-turun ke kolam bebek, aku ga sedih ato kecewa. Kan tujuanku emang untuk sharing. Because sharing is caring, isn't it? #kedipgenit

    ReplyDelete
    Replies
    1. Buseeeeet baru sadar komennya panjang banget! Udah bisa jadi satu blog post sendiri ini mah?? Hahahaha

      Delete
    2. Hai Nachuuu :3
      Kamu itu termasuk blogger yang blognya paling lama aku baca loh. Sayangnya tumblr ga bisa difollow huh! :))
      Iyah apapun tujuannya menurutku sih nggak salah. Malah bagus kalau udah tau dari awal apaan. Nggak kaya aku labil. Hehe.. Jadi treatmentnya juga sesuai

      Delete
    3. Makacih ses arum udah baca blog aku, bangga deh blog aku dibaca blogger femes. Hehehe #ketjupjauh
      Aku masih betah pake tumblr, tapi emang rada nyebelin kalo pake domain sendiri, hostingnya ga segampang blogger. Sekarang udah ga pake domain sendiri karena ganti nama blognya. Mungkin next kalo mau beli domain sendiri lagi bakal migrasi, tapi ga tau juga sih. Hahaha labil :D

      Delete
  12. Kak, akoh lagi rajin update, Kak..
    Pengen terhenal kayak Kakak >.<

    ReplyDelete
    Replies
    1. #pukpuk
      semoga segera sukses ya, kak. Lalu kita bisa manggung bareng :p

      Delete

Hai, terima kasih sudah mampir di sini dan berkomentar dengan sopan ;).
Komentar yang menyertakan link hidup dan kometar yang sifatnya mempromosikan website komersil/ barang jualan akan dihapus.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...