Susuk: Ngefek Nggak Sih?

14 comments
efek susuk pada kecantikan

Sebagai penasihat SEO non-spiritual racunwarnawarni izinkan saya untuk memulai cerita ini dengan disclaimer bahwa semua yang saya ceritakan hari ini masih bisa didebat kiri dan kanan, tapi berhubung kita anaknya cinta damai, mari kita bercerita horror beauty saja. 

Jadi beberapa waktu yang lalu (udah agak lama deng!) jagat dunia beauty influencer diributkan dengan gambar rontgen seorang ibu yang konon memasang banyak susuk di mukanya. Foto rontgen itu menunjukkan banyaknya jarum yang tertanam di muka seorang ibu-ibu yang akan menjalani suatu prosedur medis. 

Gegap gempitalah dunia influencer: "apa gunanya facial ratusan juta kalau kalah dengan susuk?" 

Berkenalan Dengan Susuk

Susuk, atau bahasa ilmiahnya (iya beneran ada bahasa ilmiahnya!) charm needle, adalah praktik memasukkan logam ke dalam tubuh manusia yang dipercaya bisa meningkatkan kemampuan maupun kecantikan seseorang. Ini adalah praktek yang umum dilakukan di negara-negara Asia Tenggara. 

Nah, kepercayaannya jika susuk sudah dipasang, maka hanya bisa dicabut oleh dukun yang memasang atau dukun yang levelnya di atas dukun yang memasang. Kalau tidak dicabut, nanti proses sakaratul mautnya jadi susah. Begicyu. 

Kegunaan Susuk

Umumnya kita tahu susuk itu bisa membuat penggunanya tampak cantik bercahaya, glowing tanpa skincare, penuh dengan pesona, pokoknya cakep aja gitu di mata awam. Karena kegunaannya ini, kita anggap saja Susuk ini live filter instagram di dunia nyata yang bisa bikin glowing seketika

Sebenernya, fungsi susuk selain untuk kecantikan juga banyak sekali. Di desa tempat asal saya, ada juga dukun yang terkenal bisa memasang susuk untuk memberikan kekuatan seperti kebal peluru, kuat memanggul beban yang berat, dan lain-lain. 

Jujur kalo ada susuk yang bikin instagram saya followernya naik dengan cepat dan dicintai oleh segenap warganet, mau banget deh pasang. Apa daya, dukun-dukun belom terekspos dengan indahnya dunia per-sosmed-an.

Susuk yang beneran, konon isinya memang cuma logam belaka. Susuk memanfaatkan elemen logam untuk mengomplimen manusia yang elemennya tanah. Secara logika (( yang kurang saya pahami runutannya )), tanah yang mengandung logam, NJOP-nya lebih mahal daripada tanah biasa--jadi manusia yang memakai susuk akan terlihat lebih mahal. Begitu deh kira-kira logikanya. 

Tapi, masih banyak masyarakat yang berpikir susuk itu menggunakan media gaib-gaib, seperti ada jinnya, ada penunggunya, atau bahasa gaulnya khodam. Nah, kalau sudah ada penunggunya, mungkin akan lebih tepat jika disebut sebagai pengasihan. Jadi yang berfungsi bukanlah logamnya melainkan khodamnya.

Begitu, gaes. Jangan ketuker ya. 


Susuk Bisa Dilihat Dengan Rontgen

Tau nggak kalo eksistensi susuk bisa dilihat dengan X-Ray ataupun rontgen

Ini serius, karena ada beberapa studi medis yang sudah di jurnalkan mengenai praktek charm needle ini. Beberapa dokter yang berasal dari luar Asia Tenggara merasa kalau susuk ini harus didokumentasikan secara ilmiah, karena sulitnya mengekstrasi susuk dan sedikitnya pengetahuan mengenai susuk ini di luar negeri. Walhasil, banyak dokter di luar negeri yang misdiagnosa karena kehadiran si susuk. 

Lokasi-lokasi susuk yang sering terdeteksi rontgen juga aneh-aneh,. Misal: di dalam pipi, di dagu, di kening, bahu, dada dan ((alat vital)) lainnya. Permasalahannya, meski sudah terdeteksi rontgen, waktu di operasi seringkali si susuk berpindah tempat dengan magical

Jurnal-jurnal mengenai charm needle bisa dibaca disini.

Susuk atau Charm Needle

Apakah Susuk Beneran Bikin Cantik?

Jawabannya: jujur saya nggak tahu. Satu, karena saya nggak pernah pasang susuk. Dua, karena standar kecantikan saya rada beda dengan kebanyakan orang Indonesia.

Tapi kalo menurut teman-teman saya yang konon (( anak indigo )), orang dengan susuk memang auranya akan lebih terpancar sehingga membuat mereka terlihat lebih menarik. Aura yang bersinar membuat orang jadi lebih nyaman dan takluk terhadap para user susuk ini.

Saya menyesal nggak pake susuk pas lagi sidang skripsi. Kali-kali aja dosen-dosen jadi lebih jinak. Penyesalan memang selalu datang belakangan, kalau didepan namanya pendaftaran. 

Tapi ingat, aura yang terpancar tidak akan membuat kalian bebas kerutan, bebas flek hitam, bebas jerawat, dan bebas komedo ya. Jadi sadly, kalian tetap butuh skincare.

Efek Samping Susuk dan Segala Pantangan-Pantangannya

Jangan dikira susuk tidak punya efek samping. Anda minum vitamin E saja bisa ada efek sampingnya, apalagi pasang susuk, YHAA KHAAAANNN???

Selain die hard alias susah mati, konon susuk original (bukan pengasihan) juga susah dicabut. Susuk harus dicabut oleh dukun yang memasang, karena tiap dukun punya metode pemasangan susuk sendiri-sendiri. 

Jadi para dukun, tolong segera rembugan SOP susuk yang terstandarisasi minimal secara nasional maupun regional. Hal ini penting, karena kalau situ mati duluan, yang nyabut susuk kite siape???

Pengguna susuk juga harus dihadapkan dengan banyaknya pantangan yang sungguh menantang jiwa raga selama menggunakan susuk seperti: 

Tidak boleh makan sate langsung dari tusuk bambunya. Alternatif lain, kalian bisa makan sate klathak yang dari ruji besi atau satenya ditaruh dulu di mangkoknya lalu dimakan dengan garpu--hanya saja yang terakhir ini akan membangkitkan kecurigaan handai taulan jika anda menggunakan susuk. 

Pantangan lainnya adalah tidak boleh berdiri di bawah daun kelor atau menggunakan produk dari daun kelor. Maka dari itu jauhilah produk-produk berlabel MORINGA karena sejatinya MORINGA adalah KELOR dengan bahasa yang lebih FANCY. 

PS: daun kelor itu enak, kalo kalian belom pernah makan kelor, you are missing out on a lot of things. 

Tidak boleh juga lewat dibawah bambu kuning, karena bambu kuning dipercaya bisa mengusir pengaruh gaib. Bambu kuning secara spiritual berfungsi seperti norit yang bisa mengusir kuman dan bakteri di dalam perut. 


Sekian penjelasan mengenai susuk kali ini. Bagi para pengguna susuk, harap jangan tersinggung. Kalau tersinggung, ketauan dong susuknya. Sampai jumpa di cerita mistis racunwarnawarni selanjutnya, saya mau meet up sama ex-asisten elit global lainnya. DADAHHH~

Review Looke Holy Flawless BB Cushion, Cushion Lokal Paling Awet dan Anti Badai!

14 comments

Review Looke Holy Flawless BB Cushion,

Pernah nggak sih kalian seneeeng banget, pas malem-malem ngaca, dan makeup dari pagi masih awet, mulus, dan warnanya nggak berubah di wajah? Itu saya sih, pas cobain Looke Holy Flawless BB Cushion

Jujur pas awalnya nerima produk ini, saya mikir: "okay, just another local cushion." Tapi ternyata memang bener kalau nggak boleh nge-judge sebelum nyobain sendiri. Pas saya nyobain pertama, saya langsung bisa ngerasain beda formulanya dengan cushion-cushion lokal lain yang pernah saya coba, yang mana memang masing-masing produk pasti punya keunikan dan keunggulan masing-masing. Apalagi pas saya tes ketahanan, saya langsung takjub banget sih. Beneran nggak nyangka akhirnya produk lokal bisa punya base makeup dengan finish dan ketahanan seperti ini!

Langsung saya jabarkan saja ya, kelebihan dan kekurangan produk Looke Holy Flawless BB Cushion. Agar kalian bisa menimbang dan membandingkan dengan cushion lain yang sedang diincar.


Packaging dan Aplikator Looke Holy Flawless BB Cushion

Review Looke Holy Flawless BB Cushion,

Kemasan produk-produk Looke memang selalu hitam dan sleek, yang bikin produk ini punya kesan "high-end". Cushion ini pun hitam, tipis, dan bentuknya kotak tapi nggak tajem-tajem sudutnya. Collectible sih memang. Karena saya punya cukup banyak produk-produk Looke Cosmetics, pilihan warna dan desain koleksi Looke ini memang kelihatan mewah di rak makeup saya. Dan boleh dibilang kemasannya kokoh. Saya kan anaknya clumsy. Cushion ini sempat dua kali jatuh pas saya pegang tapi masih oke-oke saja, nggak ada yang pecah. Tapi ya kalau nggak ada (( keperluan )) nggak usah dibanting-banting juga yaaa.

Saya kebetulan punya seri special edition ulang tahun Looke. Jadi Looke berkolaborasi dengan Fifiani Lugito dan ngeluarin pouch dengan desain khusus. Luxurious banget ya. Ngingetin saya sama bedak-bedak high end seperti Dior dan Chanel, yang setiap pembelian kita dikasih pouch khusus, jadi packaging produknya nggak gampang kotor atau kegores.

Review Looke Holy Flawless BB Cushion,

Untuk cushion puff-nya, jujur menurut selera saya agak ketipisan. Jadi gampang meletoy begitu saat dipakai. Nggak masalah sih, tetap berfungsi dengan baik, bisa pick-up produk dan meratakan ke wajah dengan perfect. Permukaan puff-nya juga halus dan nggak menyakiti kulit. Tapi akan lebih nyaman buat saya kalau puff ini dibikin sedikit lebih tebal.

Lalu yang saya perhatikan juga, Looke Holy Flawless BB Cushion ini belum menjual reffil secara terpisah ya? Sobat hemat akan riang gembira tentunya kalau Looke juga menyediakan dalam bentuk reffil. Karena ini jelas cushion yang akan saya repurchase kalau habis.


Pilihan Shade Looke Holy Flawless BB Cushion

Looke Holy Flawless BB Cushion tersedia dalam tiga warna: Iris, Clio, dan Diana. Nama-nama shade-nya terinspirasi dari nama-nama Goddes. Ini nih satu hal yang saya suka dari Looke, dia berkonsep banget. Semua shade produk-produknya pakai nama-nama dewa-dewi Yunani.

Saya sendiri pas banget dengan shade Iris untuk sehari-hari. Tapi kalau untuk foto, saya suka pakai yang setingkat lebih gelap dari kulit saya, jadi saya pakai Clio. 

Shade Looke Holy Flawless BB Cushion

Swatch Looke Holy Flawless BB Cushion Clio Iris
Atas: Clio, Bawah: Iris

Tapi meski saya nggak ada masalah, teteplah sebagai (( beauty blogger berdedikasi )), saya harus menyampaikan bahwa shade yang cuma 3 tentu terbatas banget. Walaupun Looke menyediakan dari terang sampai yang sangat gelap, namun karena ini produk cushion, akan sangat sulit untuk melakukan mix & match bila ternyata tidak ada warna yang benar-benar sesuai. Lalu kulit saya ini termasuk dalam golongan light-medium, dan saya pakai Iris. Jadi kalau ada yang kulitnya lebih terang dari saya, nggak ada shade yang bakalan pas di cushion ini.

Jadi kedepannya, saya bener-bener berharap Looke akan menyediakan shade yang lebih beragam lagi. Karena beneran deh, formulanya cuakep pol! Menurut saya sayang banget kalau ada sobat lenjeh yang mau cobain tapi terhalang shade.

Baca Juga: Review & Swatch All Shade Looke Holy Flawless BB Cushion


Formula Looke Holy Flawless BB Cushion

Saya nggak bisa menerawang cushion ini teksturnya encer atau kental. Kalau dari review yang saya baca sih pada bilang kental. Tapi saya koplo, nggak merasakan kekentalannya. Saya colek pakai jari juga perasaan nggak kental. Tapi yang jelas, produknya nyaman di-blend ke kulit kok. Tinggal ditepuk-tepuk aja pakai puff-nya, udah bisa merata dengan mudah ke seluruh wajah. Cuma memang ini bukan tipikal cushion yang disentuh dikit aja langsung keluar banyak produknya. Tapi saya malah seneng karena malah gampang kontrolnya kalau lagi pakai pas buru-buru. Lebih praktis.

Looke Holy Flawless BB Cushion

Lalu saya udah mention di atas kalau ini adalah cushion ter-awet yang pernah saya coba, kan? Nah, tapi finish-nya itu nggak dead matte. Saya biasanya nggak suka foundation super awet, karena biasanya finish-nya matte. Nah, Looke ini enggak. Dia satin finish. Memang nggak sebecek finish cushion lokal lain yang saya coba, tapi juga nggak matte. Just perfect! Nge-set di kulit, nggak basah  berlebihan, tapi masih ngasih sedikit kilau yang mengesankan kulit terlihat sehat. Lalu dia juga cukup lembap (walau nggak berminyak), jadi nggak accentuate dry patch area.

Untuk kemampuannya bluring pore, jujur cushion ini medium aja. Cukupan lah untuk bikin warna kulit merata dan wajah terlihat lebih halus. Tapi kalau mau yang bener-bener flawless seolah tanpa pori-pori, harus di-combine sama loose powder-nya.


Coverage Looke Holy Flawless BB Cushion

Review Coverage Looke Holy Flawless BB Cushion

Sesuai klaimnya yang medium to full coverage, Looke Holy Flawless BB Cushion ini memang punya  coverage medium yang buildable. Layer pertama kalau di saya cenderung light-medium coverage sih, yang saya super love! Skin like, nutup warna kemerahan, ngeratain warna kulit, dan finish-nya kelihatan sehat. Kalau di-layer lagi bisa nutupin area kantong mata dan juga menyamarkan noda bekas jerawat. Masih bisa di-layer lagi tiga sampai empat layer, tanpa cracking dan tanpa merusak ketahannya. Jadi BB cushion ini memang versatile banget, dipakai natural buat acara kasual bisa, tapi buat yang punya jiwa-jiwa metal (menor total) juga masuk.

Saya sendiri paling suka pakai satu layer aja, lalu tambah layer di beberapa area tertentu yang membutuhkan, seperti bawah mata dan cuping hidung. Dengan begitu hasilnya tetep natural skin like, tapi noda-noda tertutupi. Tetep bisa ngaku-ngaku: "cuma pake bedak bayi doang kok." wkwkwkkw canda bedak.


Daya Tahan Looke Holy Flawless BB Cushion

Nah, ini nih yang bikin saya kecintaan sama Looke Holy Flawless BB Cushion. Satin finish tapi kok awet! Awet tapi satin finish! Sungguh melawan takdir, rebel kamutu, love banget. Cushion ini tuh nyaman di kulit kering saya dan finish-nya nggak matte, kulit kelihatan sehat. Tapi seharian makeup saya nggak geser dan nggak oxidise sama sekali.

Ini saya sempat foto-foto setelah penggunaan 5 jam. Pada tes ini, saya tetap set pakai Looke Holy Smooth & Blur Loose Powder tipis-tipiiiss aja di T-zone dan undereye area ya, karena saya memang biasa memakai dengan cara seperti itu biasanya, jadi biar percobaannya lebih real. Selama 5 jam ini yang saya touch-up cuma lipstik (karena saya kan manusia bukan bidadari jadi harus makan dan hapus lipstik).

Daya Tahan Looke Cushion
Setelah 5 jam memakai Looke Holy Flawless BB Cushion

Dan ini foto close up-nya (bukan foto odol ya maksudnya):

Review Looke Holy Flawless BB Cushion

Bisa dilihat, kulit saya masih halus. Warnanya juga masih cerah, nggak turun atau oxidise sama sekali. Keluar minyak di ujung hidung, tapi nggak mempengaruhi performa makeup saya hari itu. Di area bawah mata ada secarik produk yang masuk ke fine lines, dan di pinggiran cuping hidung juga ada sedikit gumpalan, tapi ini MINIMAL banget! Ini ter-mending dibandingkan semua base makeup lain yang pernah saya coba.

Dan base makeup yang awet itu juga bikin makeup decorative di atasnya ikutan lebih awet. Bisa dilihat shading dan blush-on saya masih pada tempatnya. Nggak geser dan nggak menggumpal. Noda jerawat di area pipi sedikiiitttt lebih terlihat dari pas pertama dandan, yang menandakan makeup sedikit faded. Tapi ya lagi-lagi faded-nya minimal dan elegan kok, nggak menggumpal dan jadi jelek.

Saya sudah pernah tes juga cushion ini tanpa di-set bedak sama sekali. Dan masih tetap awet kok. Tetap bertahan di wajah saya seharian, nggak geser, nggak oxidise. Cuma memang terlihat lebih "rapi" ketika saya pakai loose powder setelahnya.

Review Looke Holy Flawless BB Cushion

Karena banyak yang nanya apakah cushion ini transfer ke masker atau enggak, saya harus jawab kalau transfer. Saya sih belum pernah nemu complexion makeup yang nggak transfer sama sekali ya. Kok horor wkwkwk. Muka kita bagaimana pun juga kan mengeluarkan minyak, jadi pasti tetap akan transfer walau sedikit. Yang penting, makeup yang di muka kita tetep bagus, nggak ilang sepenuhnya dan nggak cakey.


Ingredient Looke Holy Flawless BB Cushion

Saya sebenernya nggak begitu memperhatikan ingredient dalam produk makeup (kalau skincare baru saya perhatikan banget). Tapi barangkali kalian mau tau, ini dia ingredient list-nya:

Review Ingredient Looke Holy Flawless BB Cushion

Skincare benefit yang dikedepankan produk ini adalah kandungan Hyaluronic Acid dan Green Tea-nya, yang mampu menghidrasi sekaligus mengontrol minyak dan mencegah jerawat. Jadi seharusnya cushion ini acne-prone friendly ya. Tapi semua balik lagi ke kondisi kulit masing-masing orang. Di kulit saya, meskipun saya pakai seminggu berturut-turut, dan bahkan sempat saya pakai seharian dengan masker, cushion ini tetap aman nggak bikin saya jerawatan.


Produk-produk Looke Cosmetics Lain

Looke Holy Smooth & Blur Loose Powder Freya, Looke Holy Perfecting Pressed Powder Aurora, Looke Holy Lash Elixir Mascara Hades, Looke Holy Lip Creme Hebe dan Looke Holy Lip Polish Luna

Selain Looke Holy Flawless BB Cushion, saya juga mendapatkan beberapa produk makeup Looke yang lain. Jadi saya akan bahas secara singkat ya. Kalau ada yang mau request pembahasan yang lebih mendetail di salah satu produk ini, boleh komen ya. Nanti saya akan review di lain kesempatan.

  • Looke Holy Smooth & Blur Loose Powder Freya
    Sesuai namanya, memang loose powder ini teksturnya sangat halus dan punya kemampuan bluring pore yang mumpuni. Pakai ini wajah auto flawless, rapi, dan mulus! Finish-nya matte dan memang bener-bener ngunci makeup agar lebih awet lagi dan nggak geser. Perfect banget dipakai bersama dengan Looke Holy Flawless BB Cushion.
    Kemasannya juga tergolong mewah dan praktis untuk ukuran loose powder. Jadi tutupnya nggak terpisah dengan packaging bedaknya, sudah dilengkapi dengan sponge dan kaca yang kualitasnya juga bagus. Memang bulky, tapi ini kayaknya jadi pilihan saya deh kalau traveling.
    Beberapa review bilang Looke Holy Smooth & Blur Loose Powder ini formulanya mirip Chanel Loose Powder. Tapi saat ini saya nggak punya Chanel, jadi saya nggak bisa membandingkan ya.

    Baca Juga: Review & Swatch Looke Holy Smooth & Blur Loose Powder 

  • Looke Holy Perfecting Pressed Powder Aurora
    Saya suka banget kemasan pressed powder-nya! Luxurious tapi sekaligus gemas hahahah... Jadi packaging-nya hitam dan sleek, tapi dia kecil dan kotak aja simpel yang bikin saya gemas. Enak banget dibawa-bawa kemana-mana.
    Untuk formulanya, ini tipikal pressed powder yang ada coverage-nya. Saya pribadi lebih suka pakai Looke Holy Perfecting Pressed Powder ini single use, bukan untuk nge-set cushion-nya. Lebih ke pemakaian sehari-hari tanpa foundation.

    Before-After Looke Holy Lash Elixir Mascara Hades
    Before-After Looke Holy Lash Elixir Mascara Hades

  • Looke Holy Lash Elixir Mascara Hades
    Selain Looke Holy Flawless BB Cushion, saya paling tertarik sama maskara ini. Karena memang review-nya bagus-bagus banget dan ini adalah produk favorit banyak orang. Di bulu mata saya, Hades ini bener-bener hitam pekat. Ngasih efek bulu mata lebih panjang dan ngaceng seharian. Kata kak Agy harusnya namanya bukan Hades tapi Cupid karena ngaceng seharian

  • Looke Holy Lip Creme Hebe dan Looke Holy Lip Polish Luna
    Untuk lip creme dan lip polish ini, saya nggak akan ngomong banyak karena saya sudah pernah review di sini. Memang shade Hebe adalah best seller dan juga shade favorit saya. Warnanya nude beige, tapi pigmentasinya juara dan masuk ke semua warna kulit.
    Cuma yang harus saya ingatkan, Looke Holy Lip Creme ini tipikal matte lip creme yang hasilnya dead matte, awet banget, dan sangat-sangat pigmented. Saya sendiri lebih suka pakai tipis-tipis aja. Pakai dengan teknik seperti lip tint, yaitu totolkan sedikit di bagian dalam bibir, lalu baurkan dengan cara ditepuk-tepuk dengan jari ke arah luar. Pemakaian begini hasilnya lebih terlihat natural dan ngasih kesan bibir juicy dan sehat.
    Looke Holy Lip Creme Hebe dan Looke Holy Lip Polish Luna ini termasuk makeup item yang wajib ada di koleksi saya dan udah saya repurchase berulang kali.

Looke Holy Flawless BB Cushion

Final Verdict

LUV banget sama Looke Holy Flawless BB Cushion! Saat ini memang banyak banget brand lokal yang ngeluarin cushion. Namun kalau dari segi ketahanannya, Looke Holy Flawless BB Cushion ini juaranya! Looke mampu bikin formula cushion yang tahan lama, tapi finish-nya tetep healthy satin skin dan nggak dead matte.

Boleh dibilang, kalau sedang butuh makeup untuk dipakai seharian, dan nggak memungkinkan untuk sering-sering touch up, saya akan langsung pilih Looke Holy Flawless BB Cushion. Karena saya merasa aman nggak perlu sering-sering lihat kaca, karena yakin cushion ini menempel dengan baik seharian, bikin decorative makeup di atasnya ikutan awet, dan juga nggak oxidise.

Dan setelah mencoba semua range makeup dari Looke, saya juga menyimpulkan kalau Looke ini memang punya formula makeup yang nggak main-main. Looke Holy Lip Creme-nya udah lama banget jadi andalan saya kalau butuh lipstik yang pigmented dan tahan lama. Sekarang saya jadi suka pakai Looke Holy Perfecting Pressed Powder untuk pemakaian harian. Dan sekali lagi, kalian bisa komen ya kalau kepengen saya review lebih detail produk-produk Looke lainnya.


Harga Looke Holy Flawless BB Cushion

Looke Holy Flawless BB Cushion ini bisa kita dapatkan dengan harga Rp.225.000. Worth the price sih melihat performanya.


Instagram: @lookecosmetics
Official Website: Looke Cosmetics

Produk Skincare Favorit di Tahun 2020

17 comments

Produk Skincare Favorit di Tahun 2020 RacunWarnaWarni

Jujur kalau udah masalah menentukan best skincare atau produk skincare terbaik, saya bingung. Soalnya saya kan ikan. Ingatannya pendek wkwkwk. Tapi untungnya saya punya blog #RacunWarnaWarni. Yang selain saya jadikan tempat pamer kecantikan dan kekayaan, juga saya pakai untuk menuliskan skincare yang hasilnya kelihatan. Kalau nggak kelihatan nggak ditulis. Gitu. Ada gunanya juga kamu ya, Blog, Blog.

Nah, setelah melalui rebahan semedi panjang, akhirnya saya memilih produk-produk di bawah ini. Oh iya, produk serum dan essence sengaja nggak saya masukin biar nggak kepanjangan. Karena serum kan harus dikategorikan lagi, ada exfoliating serum, hydrating serum, vitamin C serum, retinol serum, anti misqueen serum, enteng jodoh serum dan masih banyak lagi. Nggak bisa pick satu karena nggak apple to apple kalau serum anti miskin dibandingkan dengan serum enteng jodoh. Jadi khusus untuk serum, akan saya buatkan blogpost sendiri ya lain waktu.

Lalu, ada juga produk yang saya nggak masukan, misalnya masker dan face mist. Itu bukan karena saya nggak punya, mon maaf tolong beauty blogger hits je masa tidak punya. Tapi saya nggak nemu produk terbaik sepanjang 2020 aja. Jadi yawdalahya. Daripada pusing mikirnya mending saya kosongin aja.

Baca juga: 10 Skincare Murah Di Bawah 50 Ribu Tapi Bagus

Dan saya berusahaaa banget, produk-produk yang saya masukan di sini adalah produk yang memang saya coba dan saya suka selama tahun 2020. Kalaupun ada beberapa produk yang baru rilis di November 2020, ya itu berarti saya memang sesuka itu sampai produknya mampu mengalahkan produk-produk yang sudah saya coba sepanjang tahun. Dan untuk produk-produk yang baru saya terima setelah 2020, ya nggak akan saya masukkan dulu walaupun bagusnya sampek sekali pakai saya langsung jadi mirip Luna Maya. Mungkin nanti di favorit 2021 ya.

Oke, berikut skincare favorit saya, dan sekalian saya kasih tempat beli yang terpercaya di shopee agar kalian tidak keblondrok kalau mau ikut-ikutan:


Gentle Hour Call It A Day Cleansing Balm & Avoskin Natural Sublime Facial Cleanser

1. Gentle Hour Call It A Day Cleansing Balm

Beli (klik) di sini 

Akhirnya setelah bertahun-tahun favorit saya cuma Biore Cleansing Oil, tahun 2020 ada yang mengalahkan. Saya sebelumnya nggak begitu suka cleansing balm, karena harus colek-colek. Saya kan nggak genit, nggak suka colek-colek. Tapi akhirnya saya malah suka.

Gentle Hour Call It Day Cleansing Balm ini tuh di dalam separator kemasannya sudah tersedia spatula. Jadi higienis ya, spatulanya disimpan di dalam jar. Teksturnya kayak butter, dan melting pas dioser-oser ke wajah. Daya bersihnya juara, tapi sama sekali nggak bikin kulit terasa kering dan ketarik. Baunya juga sangat menyenangkan.


2. Avoskin Natural Sublime Facial Cleanser

Beli (klik) di sini

Saya nggak biasanya punya sabun muka favorit, karena menurut saya sabun muka ya begitu-begitu saja. Tapi punya Avoskin ini beda, mungkin inikah namanya cinta? Dia SLS-free namun busanya berlimpah. Tapi uniknya, pas dibusakan dan dipijit-pijit lembut ke kulit wajah, ada semacam lapisan gel yang ngasih pembatas antara kulit dengan jari tangan, jadi gesekannya sangat minimal. Jadi cocok banget buat kulit-kulit sensitif kayak saya. Meminimalisir gesekan begini ngaruh banget bikin kulit saya jadi minim jerawat. 

Tapi jangan khawatir, sabun ini mudah dibilas kok. Setelah pemakaian kulit juga nggak terasa kering. Bukan tipe sabun yang habis cuci muka kita harus langsung pakai skincare biar kulit nggak kerasa ketarik. Pokoknya ini sabun paling nyaman yang pernah saya pakai.


Avoskin Miraculous Refining Toner &  Studio Tropik Probiome Skin Tonic

3. Avoskin Miraculous Refining Toner

Beli (klik) di sini

Di saya, efek AHA di toner ini lebih kerasa ketimbang BHA-nya. Dan saya suka sih, karena kulit saya memang cocoknya sama AHA. Tapi biasanya memang saya kalau pakai AHA toner 5% atau diatasnya, langsung jerawatan. Tapi pakai Avoskin ini AHA 5%, efek eksfoliasinya kerasa banget tapi kulit saya nggak ngamuk dan jerawatan. Luv!

Baca juga: Review Avoskin Miraculous Refining Toner, Acid Toner Lokal Dengan AHA BHA PHA


4. Studio Tropik Probiome Skin Tonic

Beli (klik) di sini

Baru kali ini nemu hydrating toner lokal dengan kemampuan melembapkan kulit yang sedasyat ini! Karena kulit saya kering, saya jelas suka banget ya. Efektif banget mengatasi kulit dehidrasi dan kering, bahkan menghilangkan dry patch area yang suka muncul di cuping hidung dan rahang. Kalau kulit nggak dehidrasi tuh, pakai makeup juga nempelnya lebih bagus.

Tapi memang agak tricky sih, saking lembapnya dia agak terasa lengket di tangan, kalau dipakai langsung pakai tangan. Jadi saya suka pakai ini untuk CSM di malam hari saja.


Kleveru Ceramide Glow Hydrate Facial Oil & Clay Botanical Ultimate Hydro Gel Cream

5. Kleveru Ceramide Glow Hydrate Facial Oil

Beli (klik) di sini

Nggak nyangka brand lokal punya facial oil dengan tekstur seenak ini! Awalnya saya dikasih sama OL shop @BeraniBareface yang memang tinggal di Jogja juga, sama kayak saya. Eh...akhirnya malah jatuh cinta. Tekstur oil-nya ringan,  nggak berat dan greasy. Jadi nyaman banget dipakai. Biasanya saya pakai malem sebelum cream moisturiser, atau langsung saya campurkan saja dengan hydrating serum yang sedang saya pakai.


6. Clay Botanical Ultimate Hydro Gel Cream

Beli (klik) di sini

Produk lokal yang satu ini gila banget sih! Teksturnya hybrid gel-cream, pas di-aply rasanya adem dan nyaman, tapi dia sifatnya oclusive dan sangat melembapkan. Paling enak dipakai di malam hari, karena feel-nya lebih kayak sleeping mask. Tapi kalau mau dipakai pagi pun nggak masalah juga asalkan pakainya tipis-tipis.


Klairs Soft Airy UV Essence & Macaria Sunscreen Spray

7. Klairs Soft Airy UV Essence 

Beli (klik) di sini

Banyak banget sunscreen baru yang saya coba di 2020, dan buanyak yang enak-enak. Dan banyak juga dari brand lokal! Jujur saya kebingungan sih milihnya. Tapi akhirnya saya pilih Klairs ini sih dari segi tekstur dan harga (berbanding ukuran). Ini chemical sunscreen, no whitecast, sangat nyaman dan ringan digunakan. Perlindungannya juga maksimal, yaitu SPF 50+ PA++++.

Tapi kalau kalian prefer sunscreen lokal, saya merekomendasikan For Skin's Sake (FSS) Weightless Sunscreen SPF 50 PA++++. Itu juga nyaman banget di kulit. Cuma saat ini saya nggak punya produknya karena sudah habis. Kalau FSS sunscreen beli (klik) di sini ya.


8. Macaria Sunscreen Spray

Beli (klik) di sini

Sejak kenal Macaria, kulit saya memang jauuuhh banget progress-nya. Bukan karena kandungan yang ngadi-ngadi sih. Ini cuma sunscreen spray. Tapi teksturnya sangat nyaman, jadi produk ini bikin saya jadi rajin reaply sunscreen. Dan kayak yang kita semua udah tau, sunscreen adalah koentjie! Pakai serum penghilang flek mahal dengan ingredient air mata kocheng ngondek dari zimbabwe sekalipun, kalau nggak dibarengi pakai sunscreen dengan benar, ya tetep aja nodanya nggak bakalan mau menipis.

Makanya pas saya rajin reaply sunscreen, kulit saya jauh membaik dan noda di wajah juga lebih cepat  memudar.

Baca juga: Review Macaria Sunscreen Spray, Sunspray Lokal Dengan Tekstur Nyaman!


For Skin's Sake Lip Balm & Nutrishe Nutrilash Eyelash & Eyebrow Serum &  Avoskin Advanced Action Eye Ampoul

9. For Skin's Sake Lip Balm

Beli (klik) di sini

Untuk lip balm sebagai perawatan bibir (bukan tinted ataupun untuk dipakai under lipstick), tahun 2020 saya paling banyak pakai dari FSS. Lip balm ini mampu melembapkan bibir saya. Saya sih paling sering pakai pas mau tidur. Biar paginya bibir siap digunakan. Varian rasa apapun sama performanya kok. Tapi saya pribadi lebih suka lip balm dengan rasa segar dan nggak manis.


10. Nutrishe Nutrilash Eyelash & Eyebrow Serum

Beli (klik) di sini

Serum bulu mata itu saya pikir cuma gimmick. Tapi setelah nyobain Nutrilash, ternyata ya memang beneran ngefek bikin bulu mata saya lebih kuat dan "ada". Tapi bulu mata saya memang secara genetik tipis dan pendek, jadi ya nggak ngarep banget bisa badai. Bulu mata saya nggak rontok dan agak kelihatan pas saya pakai maskara aja saya udah seneng banget.

Nah, Nutrilash ini saya udah pakai sepanjang 2020. Pas saya review di blog, kemasannya memang masih kemasan lama. Tapi sekarang dia udah pakai kemasan baru yang ada aplikator spoolie brush yang menyatu seperti kemasan maskara. Tambah seneng pakainya!

Baca juga: Review Nutrilash, Serum Bulu Mata dan Alis Dari Brand Lokal Nutrishe


11. Avoskin Advanced Action Eye Ampoule

Beli (klik) di sini

Eye cream yang efektif untuk mengatasi puffyness secara instan. Jadi walau begadang malem-malem, atau nangis-nangis liat film India sebab saya nggak suka drakor, kalau pakai ini sebelum tidur, paginya mata tetep kelihatan seger. Lalu eye cream ini juga mengurangi penampakan garis-garis halus di undereye area.

Teksturnya seperti silicon gel, namun dia bukan silicon. Terasa oclusive dan nggak ada rasa lengket/ berminyak yang bikin nggak nyaman. Dipakai siang sebelum makeup juga nggak masalah.

Baca juga: Review Avoskin Advanced Action Eye Ampoule, Ampuh Untuk Atasi Garis Halus


Nah, itu dia skincare yang saya suka selama tahun 2020. Beberapa skincare tersebut bahkan tinggal botol/ jar-nya aja, isinya sudah nggak ada. Beberapa juga udah saya repurchase. Habis ini saya akan list serum favorit 2020 dan juga makeup favorit 2020 ya. 

Vagina Bau dan Cara Mengatasinya

28 comments
cara mengatasi vagina bau dengan lavish wipes

Vagina anda bau?

Ini kok kata pembuka saya udah ngajak gelut banget, yha? :)). Tapi bukan menuduh ya, saya cuma mau ngajak ngobrol jujur-jujuran. Buat kalian yang perempuan, pasti pernah sesekali mengalami permasalahan vagina bau. Nggak usah malu, karena ya hampir semua perempuan mengalami. Permasalahan vagina bau ini kadang berlarut-larut, karena memang informasi mengenai penyebab dan solusinya belum banyak. Kadang kita aja malu kan mau tanya atau cari tahu sendiri? 

Sebenernya, vagina memang punya bau yang khas. Itu karena secara alami di vagina kita terdapat bakteri-bakteri baik yang fungsinya untuk menjaga agar vagina tetap asam, sehingga bakteri jahat nggak bisa tumbuh. Kalau boleh saya bilang, aromanya sedikit asam seperti fermentasi samar-samar.

Tekankan pada kata samar-samar ya, yang mana artinya aromanya nggak menguar kemana-mana dan sampai mengganggu. Kalau masih asam samar-samar seperti itu, menurut saya ya biarkan saja. Vagina yang normal ya baunya kayak gitu nggak bisa diapa-apain lagi. Kalau pasangan protes, ya disuruh sama cagak pring aja yang nggak punya memiw.

Tapi kalau aromanya berbeda, misalnya jadi amis atau bahkan bau busuk, atau lebih tajam menusuk, nah itu patut diwaspadai. Saya sendiri pernah mengalami kok. Ketika lepas celana dalam, saya notice suatu aroma lalu berpikir, "bau apakah itu?", dan kemudian tersadar, "aha, bau memiw saya sendiri!". Dan seketika saya sadar kalau ada yang salah. Karena walau berbau secara natural, harusnya saya nggak sampai notice begitu kalau nggak deketin hidung saya ke sana.


Penyebab Vagina Bau

Untuk mencari solusinya, kita harus tau dulu nih penyebap vagina bau apa aja:

1. Keringat
Kalau kita berkeringat, area-area lipatan tubuh memang cenderung mengeluarkan bau yang lebih menyengat. Vagina pun juga begitu. "Kok tapi baunya nggak kayak kelek pas keringetan?" Ya beda dong, Bambang. Keringat berlebih di area vagina mengandung protein yang akan diurai oleh bakteri-bakteri yang ada di area tersebut, dan menghasilkan bau yang khas. Jadi memang wajar, kalau pas habis olahraga atau berkeringat deras, vagina kita lebih bau.

2. Makanan
Perhatikan deh bau badan kita pas kita terlalu banyak konsumsi bawang-bawangan, keju, makanan pedas, dan makanan-makanan yang baunya menyengat. Pasti keringat juga baunya beda kan? Nah, itu berpengaruh juga ke bau vagina. Bukan berarti nggak boleh makan ya. Cuma ngasih tau aja nih resikonya.

3. Menstruasi dan hormon
Darah menstruasi memang punya aroma yang khas (aroma amis bercampur tembaga). Apalagi kalau sudah menumpuk lama di pembalut. Lalu kadar esterogen yang meningkat bisa bikin aroma vagina lebih tajam lho!

4. Terlalu lembap
Area vagina memang harus dijaga agar selalu kering. Bukan cuma dari keringat ya, tapi juga dari air dan lendir keputihan. Kalau area vagina dan celana dalam sudah terasa demek, ya memang harus ganti.

4. Kurang dijaga kebersihannya
Yang ini udah pada tahu lah ya. Nggak perlu vagina. Bagian tubuh apapun kalau kita jorok dan nggak pernah bebersih, ya pasti bau. Memang sih, vagina itu secara alami sudah punya mekanisme pembersihan sendiri. Tapi bukan berarti kemudian kita abai terhadap kebersihannya. Dan soal membersihkan vagina ini sebenernya adalah ilmu dasar yang harus dimiliki oleh semua perempuan, namun informasinya masih kurang banget. Padahal vagina yang kurang bersih ini resikonya bukan cuma bau, tapi juga rentan terpapar penyakit-penyakit lain, yang bisa menyebabkan gatal, keputihan berlebih, infeksi, hingga gangguan yang lebih serius pada organ reproduksi.

5. Penyakit menular seksual
Ada parasit yang bernama Trichomonas Vaginalis, yang dapat memicu bau amis dan cairan keputihan yang berwarna kuning/ hijau, dan diikuti juga oleh rasa gatal dan terbakar/ panas saat sedang berhubungan seksual atau pipis. Penularan penyakit ini adalah dengan kontak antara penis dengan vagina, atau vagina dengan vagina. Dan sadisnya nih, bisa jadi di satu orang tidak bergejala, tapi menularkan ke pasangannya. Jadi ya say no to sex yang tidak bertanggung jawab ya. Ena-ena itu harus disertai pemikiran matang dan tanggung jawab, kalau enggak akibatnya bisa sangat nggak ena.

Nah, sekarang tau ya apa saja penyebap vagina jadi lebih bau daripada biasanya. Ada yang memang wajar, seperti memang habis olahraga, sedang menstruasi, atau habis gadoin bawang sekebon. Namun ada yang perlu diwaspadai. 

Tapi walau ada yang penyebabnya wajar, tetap saja bikin nggak nyaman, ya kan? Siapa sih yang nyaman kalau memiw bau?


Cara Mengatasi Bau Pada Vagina

Kalau ngomongin solusi bau vagina, saya kayaknya harus mendobrak beberapa mitos nih hehe.. Karena memang seputaran vagina ini banyak banget informasi yang simpang siur. Seperti nggak boleh pakai pakai sabun khusus, bahkan beberapa waktu yang lalu, saya nemu konten TikTok yang bilang kalau jus cranberry bikin vagina wangi semerbuck. Wadiwaw! 

Ya sudah, saya akan mencoba menuliskan solusi satu persatu, sambil meluruskan beberapa hoax ya. Ini dia yang harus kita lakukan untuk mencegah bau yang berlebihan pada vagina:

lavish wipes, tisu pembersih daerah kewanitaan

1. Wajib dan semua harus tau: BERSIHKAN VAGINA DENGAN BAIK!

Setiap kali mandi, habis buang air, habis berhubungan seks, selalu bersihkan vagina dengan sebaik-baiknya. Caranya, basuh dengan air mengalir dari arah depan ke belakang. Arahnya harus dari depan ya, jangan belakang ke depan. Ini untuk menghindari kuman-kuman di area anus malah traveling ke vagina. Lalu usap lembut juga area vagina dengan jari tangan sampai bersih.

Perlu produk khusus nggak sih? Tergantung kebutuhan. Vagina pada dasarnya punya mekanisme pembersihan sendiri, jadi nggak perlu dibersihkan dengan hardcore. Kalau ada air mengalir itu udah cukup banget. Tapi kalau ada situasi tertentu, seperti misalnya sedang ada masalah vagina bau, sedang menstruasi dan ingin mengurangi aromanya, atau sedang di luar rumah dan nggak nemu air mengalir, BOLEH banget kok pakai produk khusus. 

Yang nggak boleh itu pakai sembarang sabun atau tissue basah, apalagi yang mengandung pewangi dan alkohol. Nggak semua produk badan aman dipakai ke vagina. Karena vagina itu sensitif, jadi ya perlu treatment khusus. Jadi perhatikan dengan baik, produknya harus yang memang khusus untuk vagina dan jelas aman. Karena kalau asal pakai produk badan buat vagina, bisa-bisa malah pH vagina berubah dan bakteri-bakteri baik yang memang diperlukan oleh vagina ikut mati. Kondisi itu malah menimbulkan banyak masalah baru pada vagina.

Yang saya rekomendasikan untuk kalian coba, karena saya juga udah pakai sebulan terakhir ini, adalah: LAVISH Feminine Hygiene Wipes. Lavish ini adalah tissue basah khusus untuk membersihkan daerah kewanitaan. Saya suka bawa-bawa kemana-mana kalau pas groceries, ke gym, atau kalau harus meeting keluar rumah. Bahkan ya kadang saya pakai di rumah aja kalau sedang butuh perawatan "ekstra" untuk vagina.


2. Selalu jaga area vagina tetap kering

Vagina yang lembap akan jadi sarang kuman dan mudah berbau. Jadi pastikan vagina selalu kering ya. Selalu lap dengan handuk lembut/ tissue setelah membasuh vagina dengan air, baru kemudian pakai celana dalam. Jangan pas masih agak basah, langsung dipakein celana dalem. Ya bau. 

Selalu mandi dan bersihkan vagina setiap habis berolahraga, atau habis beraktifitas fisik yang menyebapkan keringat berlebih. Biasanya sih di gym, saya seka dulu area vagina dengan Lavish Wipes, agar lebih segar dan nggak bau. Baru setelah sampai di rumah saya akan langsung mandi.

Pemilihan bahan dan model celana dalam juga penting banget lho. Pilih bahan yang adem, menyerap keringat, dan juga nggak terlalu ketat. Lalu rutin ganti celana dalammu. Kalau sudah terasa lembap karena keringat atau keputihan, ya wajib diganti. Nggak sudah disayang-sayang lah. Mending cucian banyak daripada memiw gatel dan bau.


review lavish wipes

3. Rutin Ganti Pembalut!

Kalau lagi menstruasi dan pakai pembalut, rajin-rajin ganti pembalut 2 jam sekali. Jangan males, apalagi sayang pembalutnya. Kan kadang suka mikir, "darah yang keluar cuma sedikit nih nggak penuh, nggak usah ganti dulu lah." Jangan ya. Nggak perlu nunggu penuh. Darah menstruasi yang menumpuk pada pembalut itu yang bikin bau dan gatal.

Setiap kali ganti, cuci area vagina atau seka dengan Lavish Wipes untuk menghilangkan sisa darah yag menempel, sekresi vagina, dan juga keringat. Baru kemudian pakai pembalut bersih. Atau kalau mau, bisa pakai menstrual cup (saya pribadi belum bisa pakai, masih ada trauma karena vaginismus).


4. Konsumsi makanan sehat

Makanan juga berpengaruh ke kesehatan tubuh secara keseluruhan, dan vagina adalah bagian dari tubuh kita. Jadi makanan sehat, tubuh sehat, vagina juga ikut sehat. Bila memang sedang bermasalah sekali dengan bau vagina, bisa dibantu juga dengan konsumsi jus cranberry, apel, kacang-kacangan, yoghurt, nanas dan lemon. Mengonsumsi makanan-makanan tersebut dengan cukup dapat membantu menyeimbangkan pH vagina dan mencegah vagina berbau tidak enak.

Ingat, menjaga agar vagina tidak berbau tidak enak ya. Bukan bikin memiw wangi apalagi semerbuck. Dikata menyan?


5. Jangan malu ke dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (SpKK)

Kalau baunya sudah nggak bisa ditolerir, atau sudah dalam jangka waktu yang sangat lama dan nggak hilang-hilang, jangan malu untuk ke dokter spesialis. Plis, jangan malu. Penyakit area vagina itu bisa berbahaya. Kalau malu-malu bisa mati. Lagian malu sama siapa sih? Dokternya kan juga memang profesinya berkutat di area kelamin. Jadi ya pasti sudah banyak mendengar soal berbagai macam penyakit kelamin.


6. Hindari hubungan seks yang tidak bertanggung jawab

Dan juga sekali lagi saya menghimbau jangan berhubungan seks sembarangan. Berhubungan seks-lah dengan bertanggung jawab, dan dengan orang yang bertanggung jawab juga. Kita harus mengenal dengan baik partner seks kita. Jadi kita tahu pasti bagaimana gaya hidupnya, kita tahu kalau dia tidak melakukan hubungan seks yang tidak bertanggung jawab dengan orang lain, dan juga kita tahu bagaimana habit pasangan kita menjaga kebersihan organ intimnya. 

No frisek, bebqu!


LAVISH Feminine Hygiene Wipes

lavish feminine hygiene wipes tisu vagina

Nah, dari tadi kan saya ngomongin Lavish wipes melulu. Jadi saya akan tunjukin nih. Saya memang nge-rekomend ini karena ya saya sudah pakai sebulan ini dan merasakan manfaatnya buat vagina saya. Lavish wipes adalah tissue basah khusus untuk membersihkan vagina. Nggak kayak sabun atau tissue basah biasa yang bisa membunuh bakteri-bakteri baik pada vagina, Lavish wipes ini bisa menjaga vagina tetap di pH alaminya, yaitu 3,5 - 4,5. Jadi vagina bersih dari bakteri jahat penyebap bau dan keputihan, namun bakteri-bakteri baik seperti Lactobacilus dan Corynebacterium tetap hidup. 

Keunggulannya produk ini:

  • Bentuknya tissue dan dikemas per-sachet. Praktis, higienis, gampang dibawa-bawa! Nggak ada tuh cerita tissue basah mengering karena kelamaan dibuka. Trus nggak menuh-menuhin tas, karena diselipin di dompet kartu juga bisa kok.
  • pH-Balanced, Dermatologits aproved, gynecologist tested, sudah ada nomor izin dari Kemenkes RI dan juga halal MUI. Jadi jaminan aman dan tentu kita pakainya juga lebih tenang.
  • Tidak mengandung artificial fragrance dan alcohol! Ada aromanya sedikit yang berasal dari ekstrak alami chamomile.
  • Bikin area vagina terasa bersih, nyaman, dan segar kembali.
  • Di saya efektif mengurangi bau vagina, terutama saat menstruasi.
  • Nggak terasa perih, dingin, atau panas berlebih di area vagina. Rasanya cuma clean and fresh!
LAVISH Feminine Hygiene Wipes ini harganya terjangkau, Rp.15.000 saja per kemasan ziplock isi 5 sachet, dan tersedia di seluruh Alfamart di Indonesia.

lavish feminine cleansing wipes tissue pembersih vagina

Kalau vagina lebih bersih dan nggak bau, memang jadi lebih pede dalam melakukan aktifitas sehari-hari. Terutama lebih pede juga saat (( diapa-apain )). Ehe..

Instagram: @Lavishwipes
Website: Lavish.co.id