Saturday, September 8, 2018

Cowok Pakai Skincare?


Tadinya saya mau menuliskan topik ini di Besok Siang, agar sayatu bisa gaspol julidnya. Kalau di sini kan saya masih harus pencitraan dan jaga cangkem. Tapi ya memang sejak awal Besok Siang dibuat, kami itu sudah sepakat untuk tidak membicarakan hal-hal beauty related di sana. Jadi ya sudah, saya alihkan cangkeman saya kesini. Lagian buat selingan sih ya. Memangnya kalian itu tidak capek dan merasa miskin ya, melihat makeup-makeup mahal saya terus?

Jadi seperti yang sudah tersirat, blog Racun Warna-Warni ini memang tema besarnya adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan perawatan kulit atau skincare, dan memercantik muka secara dekoratif atau makeup. Skincare - makeup - skincare - makeup pokoknya hedon-hedon begitu terus sampai kalian merasa miskin dan papa saat membacanya. Tema seperti ini biasanya disebut dengan tema "Kecantikan". Yang cantik itu kan biasanya diidentikkan dengan perempuan. Makanya pembaca blog ini juga kebanyakan, bahkan hampir semua, adalah perempuan. Dulu kalaupun ada yang laki-laki, biasanya ya langsung dicap tidak kelaki-lakian oleh netizen. Bukan oleh saya ya. Saya bukan netizen jelata.

Tapi itu dulu. Zaman sekarang, laki-laki sudah mulai sadar akan pentingnya perawatan kulit demi kesehatan dan ketamvvanan yang HQQ. Jadi saat ini, mulai banyak pembaca laki-laki di blog Racun Warna-Warni dan di instagram @sekararumw. Tentunya dengan topik tertentu ya. Biasanya pembaca laki-laki, tidak tertarik membaca mengenai lipstik atau eyeshadow (tapi kalau tertarik juga tidak apa-apa kok). Meskipun pernah beberapa kali ada pembaca laki-laki yang menanyakan soal lip cream karena ingin memberi kado kejutan untuk istri dan pacarnya.

Kalau zaman dahulu, mungkin informasi mengenai perawatan kulit belum begitu banyak. Jadinya yang laki-laki juga belum banyak yang aware akan hal tersebut. Yang perempuan pun belum sebanyak sekarang kok, yang paham soal kaidah perawatan kulit yang baik dan benar. Saya ingat betul awal-awal saya ngeblog dulu, teman-teman perempuan di sekitar saya itu ya masih kumus-kumus begitu. Nah, dengan perkembangan tehnologi informasi dan komunikasi yang cukup pesat sekarang-sekarang ini, tentu tambah mudah bagi laki-laki untuk mendapatkan informasi tentang perawatan kulit. Semua jadi paham, kalau pakai skincare itu bukan perkara lenjeh atau menor, tapi perkara menjaga kesehatan kulit dan salah satu bentuk self love.

Sebenarnya, yang diberi kulit itu kan bukan hanya perempuan, tapi juga laki-laki. Perempuan punya kulit, laki-laki juga punya kulit. Yang bisa terkena penyakit kulit, berdaki, berbau, gatal, berjerawat, berminyak, berkomedo, kering, dehidrasi, eksim, sensitif, belang dan berpanu, bukan hanya perempuan. Laki-laki juga. Maka dari itu, baik perempuan dan laki-laki, ya punya hak dan kewajiban yang sama dalam menjaga kulitnya.

Saya sendiri sih suka banget sama laki-laki yang tahu cara merawat diri. Wong kalau suami saya bersih dan wangi itu saya suka dusel-dusel kok. Males sekali sayatu kalau lihat laki-laki yang sudahnya mambu, kulitnya busiken, panunen pula. Tidak duselable dan membuat nafsu bermain kutek-kutekan merosot tajam. Aseton mana, aseton?

Bahkan, kalau soal review skincare, current favorit skincare guru lokal saya itu laki-laki lho. Namanya om Danang Wisnuwardhana. Si om dokter gigi ini, kalau menjelaskan mengenai ingredient dan formula skincare, byuh, ngelothok banget dan bikin saya terkesima. Orangnya baik lagi, nggak pernah nge-gas dan bahasanya selalu sopan dengan sedikit aksen medhok yang seksi. Belum lagi melihat kulit wajah si om yang terlihat bersih, sehat, terawat, dan kempling, membuat saya terpelatuck sebagai wanita, tidak mau kalah untuk rajin merawat diri. Saya membayangkan jadi istrinya om Danang itu pasti bahagia sekali (iya, beliau sudah punya istri dan anak) punya suami yang tamvvan dan rajin merawat diri. Ya kalau saya sih seneng kalau suami saya tidak kemproh. Sayangnya suami saya disuruh pakai sunscreen saja susah. Apakah boleh ditukar tambah?

Tapi rupanya memang banyak rupa-rupa warganet itu. Ada yang chill dan terlalu sibuk mengurus dan mengembangkan dirinya sendiri, tapi ya ada juga beberapa yang (( NGGUMUNAN )). Nggumun (heran) kalau dipendam sendiri sih tidak apa-apa. Tapi kalau nggumun yang berujung mem-bully itu lho yang membuat saya yang sebenernya tidak nggumunan ini menjadi ikut nggumun. Like itutuh bukan urusan kamutu wichis nggak ada yang dirugikan dengan laki-laki using skincare wong belinya saja tidak pakai your money, plis lah mind your own business, Bitch! Begitu mungkin teteh-teteh Jaksel mengomentari netizen nggumunan ini.

*catatan: saya luv banget sama teteh-teteh Jaksel.

Buat saya, laki-laki merawat diri  ini nggak ada kaitannya dengan kadar manly-nya, apalagi orientasi sexual-nya. Nggak nyambung gitu lho, beb! Laki-laki jarang mandi bisa saja nggak doyan pereu, dan sebaliknya. Laki-laki pakai skincare itu wajar. Bukan kelainan. Bukan sesuatu yang perlu di-nggumuni. Yang kelainan dan tidak wajar itu kalau laki-laki suka mukul perempuan. Atau laki-laki yang sudah punya istri tapi main wedhokan ndek luaran. Atau laki-laki yang suka melecehkan perempuan. Itu baru kelainan dan tidak usah jadi laki-laki saja. Eh, tidak usah jadi manusia saja, berpulang saja sana kehadirat Tuhan YME!

Zaman tuh sudah berubah. Perkara laki-laki pakai skincare ini cuma sedikiitt dari perubahan yang terjadi karena mengikuti perkembangan zaman. Masih banyak perubahan-perubahan lain, yang mungkin lebih besar dari ini, baik yang sudah terjadi maupun yang akan mengikuti. Kalau mindset kita nggak diubah dan tetep bermental nggumunan, ya kita nggak bakalan kemana-mana. Cuma bakalan jadi orang nyinyir yang nggak diperhitungkan dan dianggap hama kacangan oleh banyak orang yang berpikiran lebih maju dan memilih bergerak

Marilah menjalankan sebuah petuah dari eyang Pram, untuk menjadi adil sejak dalam pikiran. Kita sebagai perempuan kan selalu memperjuangkan kebebasan memilih dan berpendapat. Tidak mau dibatasi, hanya karena dirinya perempuan, lalu hanya boleh memasak dan tidak boleh suka otomotif, misalnya. Begitu juga laki-laki. Kalau juga punya kulit dan mau merawat diri, kenapa tidak? Tidak perlu diejek begini dan begitu, wong tidak ada yang dirugikan. Itu sepenuhnya hak mereka. Dan kamu hanya sepatu flat yang nggak ada hak.

Nggak suka ya nggak usah dilihat. Nggak sengaja lihat dan tetep nggak suka ya mari bersikap sopan dan tutup mulut. If you don't have something nice to say, don't say anything at all. Begitu kata bapak sayatu. Coba misal saya nggak suka sama muka kamu, lalu saya komentar, "MBOK MUKA KAMU DITUTUPI KRESEK SAJA. JELEK BEGITU SAYA NGGAK SUKA!" Kamu tersinggung, kan? Akan lebih baik saya diem, kan?

Mengingat kondisi saat ini, yang ternyata blog saya punya teman-teman baru berjenis kelamin laki-laki, saya jadi merasa perlu merubah judul tema blog ini. Bukan "blog dengan tema kecantikan". Tapi "blog dengan tema skincare dan makeup". Skincare dan makeup itu universal, siapa saja boleh memakai dan tertarik kokSoalnya mau saya namai "blog dengan tema kecantikan dan ketamvvanan" kok wagu.

Sudah begitu saja dulu. Saya mau mandi dulu dan kemudian skincare-an pakai skincare saya yang mahal-mahal itu.

16 comments:

  1. lha klo bojoku mlh suka pake sunblock mlh lbh mahal dr punyaku pake sabun muka klo hbs mandi sm meh bobo trs pake krim malem aku ja kadang males 😀

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah bojonya rajiinnn. Bisa jadi pemicu biar kita juga ikutan rajin seus. Semangat!

      Delete
  2. menurutku kalau tujuannya untuk perawatan diri ya gapapa sih kak, cowok juga perlu kok perawatan, apalagi kalo emang dibutuhkan. Kalau memang kayak berjerawat parah gitu ya masa ga diobatin yaaaa. Kalo cowok makin ganteng kan kita yg liat juga enak <3

    ReplyDelete
    Replies
    1. Skincare tentu tujuannya untuk perawatan diri dong. Hehe.. Betul! Kalau cowoknya gantheng kan kita juga yang buangga :D

      Delete
  3. Suamiku malah terlalu rajin pakai sabun muka, coba besok tak tanya sabun muka drugstore, warstore (warung setore) serta pastore (pasar store) mana yang belum dia coba. Soalnya setiap kali ada iklan sabun muka, terutama yang baru dan aneh-aneh inovatif gitu, pasti langsung kepingin beli-nyicip. Apalagi kalau murah, avilble di Indo* atau alfa* dan pekejingnya indah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. HAHAHAHAH RAJIN SEKALI SUAMINYA. Asik sekali mb. Sebagai istri tidak perlu membeli sendiri dan tinggal (( NUNUT )) saja.

      Delete
  4. Setuju bgt kak Arum skinker itu today is universal. Pcr ku jg suka luluran dan sunblockan , dan pake toner jg wkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah pasti menyenangkan banget, bisa luluran/ maskeran bareng pacar. Suamiku jarang mauuuuu hahahaa

      Delete
  5. wah saya juga ngefans sekali dengan mamas Danang itu, dan menjadikannya idola youtuber masa kini. btw sama, suami saya juga cuma cuci muka aja, ga mau skincare-an. Jyjyk katanya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah om danang memang idola mamak-mamak jaman now ya.
      Sama ih suamiku ugha. Ribet katanya :(

      Delete
  6. Suami sy malah pake skincare2 koreah itu jeng..sok iye bgt jeng..(bininya mah kalah hiks). Jg dia ngikutin step2 skincare koreah. Jd dia double cleansing stiap hr,rajin sublokan,seblom tidur pake essence dan sleeping mask. Jd dibalik suami tamvan ad istri yg mau berbagi skincare

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menyenangkan sekaliiii bisa berbagi skincare hahahaha...

      Delete
  7. Suami ku mah gak terlalu rajin pake skincare.. tapi gak rewel kalo aku yg rajin makein tiap mau tidur atau dia berangkat kerja.. emang dasar karena malas aja, jadi jerawat tumbuh bebas dimukanya.. dan tak akan kubiarkan lagi si jerawat hidup bebas disana >.< Sekarang mukanya udah mendingan.. dan kalo aku ajuin proposal skincare yaa di approve ajaa.. kan buat dia dia juga hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Suamiku nggak mauuuu dipakein juga. Sedang berusaha bujuk-bujuk ini tu. Untung dia bukan tipe kulit yang acne prone.

      Delete
  8. Ya ampun.. wkwk.. Jd inget ngamuki suamiku aq sess.. Disunscreen i emoh, tp gosong sambat ae trs njaluke piye. Sekarang dia pake lotion sendiri. =)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Suamiku tak amuki setiap hari kok nggak ngefek yal :D

      Delete

Hai, terima kasih sudah mampir di sini dan berkomentar dengan sopan ;).
Komentar yang menyertakan link hidup dan kometar yang sifatnya mempromosikan website komersil/ barang jualan akan dihapus.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...