Friday, August 31, 2018

[Review] Leona Brightening Facial Foam Oil Free


Pas satu bulan yang lalu saya terima paketan dari Leona Skincare, saya pikir ini produk baru. Tapi ternyata, waktu saya pamer-pamer di instagram story, beberapa follower saya DM kalau mereka pernah/ sedang memakai Leona Skincare sejak lama. Kayaknya kali ini sayanya aja yang kudet yah :D. Leona Skincare ini adalah brand skincare dari Jogja. Jenisnya adalah kosmetik farmasi, namun formulanya lembut, tanpa efek samping, dan nggak bikin ketergantungan. Dan seperti biasanya, produk-produk yang saya review di blog ini jelas sudah paten dan aman ya, sudah dijamin keamanannya oleh BPOM. Selain itu, pabrik Leona skincare juga sudah memiliki sertifikat CPKB (Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik) sebagai garansi dari kualitas produknya.

Tapi tetep, karena ini baru buat saya, saya coba satu produk dulu. Dan yang kebetulan diberikan kepada saya untuk dicoba adalah Leona Brightening Facial Foam Oil Free. Di instagram saya, banyak yang tanya, apakah produk ini benar-benar bisa berfungsi mencerahkan wajah? Hmm...iya dan enggak :D. Untuk lebih jelasnya, akan saya jabarkan di bawah ya.

Sebenernya facial foam itu krusial banget kalau di kulit saya. Saya kalau nggak cocok sama sabun muka, nggak usah pakai nunggu lama, besokannya juga langsung muncul jerawat di wajah saya. Makanya tiga hari pertama, saya coba pakai Leona Facial Foam ini di pagi hari aja. Setelah lewat tiga hari ternyata kulit saya nggak jerawatan, saya baru ngerasa aman deh dan lanjut sampai udah tiga minggu ini saya pakai Leona Facial Foam hampir setiap hari, dalam setiap step skincare saya di pagi dan malam hari.

(FYI saya bukan penganut "cuci muka pagi nggak pakai facial wash". Kenapa? Ya soalnya saya masih belum nyaman aja begitu. Pertama, skincare malam saya tuh buanyak bertumpuk-tumpuk dan sangat berminyak. Jadi saya merasa risih kalau nggak dibersihkan di pagi harinya. Kedua, saya selalu keramas kalau pagi. Bayangkan saja, punggung saya kalau salah shampo saja bisa jerawatan, apalagi muka? Jadi saya cari aman saja lah ya, tetep bersihin muka pakai second cleanser kalau pagi.)


Kemasan


Saya bahas dari yang pertama kelihatan dulu yak, yaitu kemasannya. Untuk bentuk dan materialnya, nggak ada yang spesial sih. Dikemas dalam botol tube dengan tutup flip top seperti kebanyakan sabun muka di pasaran. Kemasan seperti ini memang sudah sangat tepat guna untuk sebuah produk sabun muka dengan tekstur yang creamy.

Untuk desainnya, saya sih suka banget. Warnanya biru muda, simpel tapi eye cathing dan kesannya seger. Agak-agak ngingetin saya sama salah satu brand skincare drugstore dari Prancis itu. Nggak mirip banget sih, cuma vibe-nya sama gitu. Kesannya sleek, to the point, tapi tetep enak dilihat.


Aroma


Produk ini punya aroma unik, yang belum pernah saya temuin di produk sabun muka lain yang pernah saya coba. Aromanya manis reperti aroma red wine. Aromanya itu enaaakkk banget, manis dan soft khas anggur, dan bener-bener jadi mood booster dan ngasih energi buat saya kalau pas cuci muka pagi-pagi.

Cuma soal aroma ini nih yang sebenernya jadi awal mula keraguan saya pas mau nyobain facial foam ini. Seperti yang pernah saya bilang, kalau kulit saya agak sensitif sama facial foam, kalau nggak cocok langsung jerawatan. Dan beberapa kali saya amati sih triger-nya itu adalah fragrance. Nggak semua fragrance menimbulkan reaksi jerawat di kulit saya sih, tapi tetep saja facial wash yang aromanya lumayan "terlihat" agak bikin saya was-was.

Tapi ternyata setelah saya coba selama tiga minggu ini, aman-aman saja tuh! Aman banget malah. Nggak ada reaksi negatif sama sekali. Jadi aroma di Leona Facial Foam ini, selain memang super enak, menurut saya juga aman ya. Seenggaknya untuk kulit saya yang biasanya sensitif sama wewangian.


Tekstur


Produk ini jenisnya adalah creamy facial foam. Jadi tekstur awal ketika dikeluarkan dari tube-nya tuh kental, creamy gitu, dan warnanya lucu deh, putih susu agak kebiruan. Setelah dibusakan dengan air, busanya lumayan banyak, dan produk ini gampang dibilas tanpa meninggalkan sensasi lengket sama sekali.

Di kulit saya yang jenisnya kering dan dehidrasi, agak ada sedikiiiiit perasaan kesat setelah dibilas, yang saya nggak begitu suka. Tapi ini masih bisa ditolerir kok. Masih nyaman, nggak sekesat kalau pakai sabun muka di pasaran lainnya yang punya klaim oil control. Pokoknya asalkan setelah cuci muka langsung hajar pakai hydrating toner sih aman di kulit saya. Pemakaian jangka panjang juga nggak bikin kulit saya dehidrasi atau mengelupas kekeringan.


Formula dan Ingredient


Kalau ngomongin skincare, pasti nggak jauh-jauh dari soal formula dan ingredient dong! Dan kalau ngomongin soal cleanser, terutama second cleanser, yang pertama saya cari adalah surfactan-nya. Surprisingly, Leona Facial Foam ini tidak menggunakan SLS ataupun SLES sebagai bahan pembusa, melainkan menggantinya dengan bahan yang lebih less irritant. Jarang banget produk sabun muka lokal yang nggak memakai SLS pada ingredient-nya.

Yang kedua adalah klaim brightening, pada deskripsinya produk ini tertulis mengandung Niacinamide atau vitamin B3. Pasti udah banyak yang tahu ya kalau Niacinamide adalah smart ingredient yang lagi naik daun banget. Dalam banyak jurnal penelitian, Niacinamide ini terbukti sebagai bahan yang meredakan peradangan kulit, mengurangi produksi sebum, mengatasi masalah pori-pori, sekaligus memudarkan flek/ bekas jerawat. Jadi memang Niacinamide ini adalah brightening agen yang cocok untuk kondisi kulit apapun, bahkan untuk kulit berminyak.

Tapi, ketika saya baca di ingredient list-nya, tidak ada Niacinamide atau vitamin B3 yang tertera. Jadi saya coba menanyakan ke pihak Leona, dan katanya terjadi kesalahan cetak di pabrik waktu produksi kemasannya (saya dikasih liat list ingredient yang dari pabriknya). Pihak Leona sih berani menjamin bahwa memang ada kandungan Niacinamide dalam produknya. Hal ini saya informasikan di sini, karena pasti akan banyak follower saya yang bertanya-tanya. Mengenai bagaimana cara mengolah info ini, saya kembalikan lagi ya kepada kalian. Dan saya berharap sih kedepannya pihak Leona bisa memperbaiki kesalahan seperti ini.

Tapi berdasarkan pengalaman saya, kita nggak bisa sih mengandalkan efek brightening dari sebuah produk cleanser. Karena selain cuma menempel di kulit wajah sebentar saja, bahan aktif pencerah dalam produk cleanser juga biasanya ada dalam daftar terbawah. Kenapa? Ya karena fungsi utama sebuah cleanser memang membersihkan kulit. Namun, cleanser dengan kandungan bahan pencerah seperti Leona Facial Foam ini akan menjadi produk awal dan pendukung yang baik untuk produk-produk skincare pencerah yang akan kita gunakan selanjutnya.


Nah, terakhir adalah klaim oil control-nya. Selain menggunakan Niacinamide atau Vitamin B3, Leona Facial Foam menggunakan Salicylic Acid (dikenal juga dengan nama BHA atau Beta Hydroxy Acid). Dalam jumlah yang cukup, Salicylic Acid bisa digunakan untuk chemical eksfoliasi, dan merupakan bahan eksfoliasi yang biasanya cocok untuk kulit berminyak dan berjerawat. Pernah denger kan acid toner yang mengandung BHA? Namun untuk produk facial foam ini, Salicylic Acid ada di daftat keempat terbawah dalam daftar ingredient. Tidak cukup untuk exfoliasi, tapi berguna sebagai anti-inflamasi dan anti bakteri, yang membantu mencegah jerawat dan menenangkan jerawat yang meradang.

Jujur saja, karena kulit saya kering, jadi saya nggak bisa membuktikan klaim oil control dalam produk ini. Kalau kulitmu berminyak, mungkin kamu bisa baca review Leona Facial Foam ini dari teman blogger saya, Denia, yang kebetulan kulitnya berminyak. Tapi saya ngerasa produk ini punya daya bersih yang baik untuk mengangkat minyak dan residu dari first cleanser yang saya pakai sebelumnya. Produk ini juga efektif mencegah jerawat mampir di wajah saya. Saya nggak mengalami masalah selama menggunakan produk ini dalam setiap step skincare rutin saya.



Recomended?

Kalau kamu ingin merasakan sensasi mencuci muka dengan aroma red wine yang enaaakk banget, namun dengan produk yang aman, dan nggak bikin kulit dehidrasi atau breakout, kamu bisa coba Leona Brightening Facial Foam Oil Free ini. Atau kamu cari produk facial foam yang aman, sebagai pendukung produk-produk brightening skincare yang sudah kamu pakai selama ini, bisa juga coba produk ini.

Overall, saya suka sih sama produk ini. Kemasannya bagus dan produknya juga refreshing. Wangi red wine-nya tuh skinterteinment banget deh buat saya, tanpa bikin kulit saya breakout dan dehirasi.


Harga dan Tempat Membeli


Leona Brightening Facial Foam Oil Free dibandrol dengan harga Rp 52 000/ 100 ml. Cukup terjangkau untuk sebuah sabun muka dengan formula yang lembut dan kemasan profesional. Untuk membeli, kamu bisa langsung ke website dan instagramnya:

Instagram: @leonaskincare

4 comments:

  1. Aku jadi tergiur wangi red wine 🍷, nyw mbak..
    Secara wangi red wine enak banget..
    *seduh sirop framboyen merah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya enak banget aromanya tuuu. Jadi hepi gitu kalau pas cuci muka.

      Delete
  2. wih asli jogja toh *wink* ko aju tertarik yi klaim oil control sama free sls nya kece bgt lg butuh fw aman si aku juga mbak rada picky sama fw krn aku kulitku trigger juga sama fw :( ini ada offline store nya ga ya pgn langsung beli ke toko nya hehe tp coba ah main ke websitenya maaciw loh mbak reviewnya ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya asli Jogja iniii. Setahuku dia belum ada offline store-nya. Misalnya suatu saat ada, aku juga pengen main deh liat-liat produk lainnya.

      Delete

Hai, terima kasih sudah mampir di sini dan berkomentar dengan sopan ;).
Komentar yang menyertakan link hidup dan kometar yang sifatnya mempromosikan website komersil/ barang jualan akan dihapus.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...