Monday, August 20, 2018

Facial Oil: Fungsi, Khasiat, dan Rekomendasi.


Sejak saya publish tulisan tentang body oil, banyak yang nanya ke saya mengenai oil-oil yang lain, termasuk face oil. Saya sampai buka Q&A tentang oil di instagram story saya. Dan iya, saya memang SUKAK banget sama oil, baik buat perawatan kulit tubuh maupun buat wajah. Udah luamaaa banget saya pakai oil dalam rangkaian perawatan badan dan muka saya. Saya ngerasa tuh oil-oil-an lebih ngefek aja ke kulit saya. Lebih tertarget, lebih jelas ingredient-nya, dan yang jelas, lebih nampol lembapnya.


Udah sebulan ini saya pakai secara rutin BHUMI Multi Targeted All Natural Adoring Face Oil. Saya kalau pakai face oil tuh religiously gitu; rutin, pakai perasaan, bener-bener dinikmati dan diimani. Huahahahaa... Jadi sekalian saya review dikit-dikit facial oil BHUMI, sekalian saya mau jawab-jawab pertanyaan temen-temen yang udah saya kumpulin di instagram, mengenai facial oil.

Tapi bila tidak ingin mencoba BHUMI, ya nggak papa. Post ini bisa tetap dibaca, karena saya tujukan untuk menjawab beberapa frequently asked question seputar face oil. Misalkan belum tertarik mencoba BHUMI, mungkin bisa dijadikan acuan saat mencari atau memakai facial oil lainnya.



Apa fungsi facial oil?

Yang jelas ya melembapkan kulit. Ingat: "kulit yang sehat dan indah, adalah kulit yang kelembapannya terjaga." Terus juga kalau rajin pakai facial oil, saya ngerasa bekas-bekas jerawat yang masih baru itu cepet banget memudarnya. Bahkan kalau jerawat baru sembuh, cepet-cepet aja treatment pakai facial oil, hasilnya nggak mbekas sama sekali. Cuma untuk bekas jerawat lama, memang butuh perjuangan yang lebih lama sih. Jadi pakai facial oil buat saya tuh juga menjaga agar nggak nambah lagi noda di wajah aja.

Tapi oil itu ada buanyaaakkk banget macamnya. Dan masing-masing oil punya khasiatnya sendiri-sendiri.

Nah, sebagai contoh khasiat masing-masing oil, ini adalah kandungan oil yang ada pada BHUMI Multi Targeted All Natural Face Oil, yang merupakan perpaduan dari sembilan natural oil:

  • Turmeric Oil : Minyak kunyit, sebagai brightening agent
  • Lavender Oil : Untuk melembapkan dan revietalize, sehingga kulit tampak lebih muda dan nggak kusam
  • Rosehip Oil dan Clary Sage Oil : Ini mah udah terkenal banget ya. Fungsinya untuk merangsang colagen dalam kulit, sehingga mempercepat regenerasi kulit. Rosehip Oil juga berfungsi sebagai anti-aging, brightening, dan dapat menghilangkan noda di wajah. Lalu juga terkenal sebagai anti-inflammatory dan anti bacterial, cocok banget untuk kulit yang oily dan acne-prone.
  • Tea Tree Oil dan Patchouli Oil : Siapa yang nggak tahu manfaat Tea Tree Oil? Tea tree dan Patchouli Oil bagus banget untuk menyembuhkan jerawat dan membantu menghilangkan noda jerawat.
  • Frankincense Oil : Alias minyak kemenyan, efektif untuk memudarkan dark spot.
  • Geranium Oil : Bagus banget untuk kulit sensitif dan dehidrasi
  • Lemongrass Oil : Nah, kalau minyak serai ini bagus untuk perawatan kulit berminyak

Itu masing-masing fungsi oil sengaja saya padatkan. Tapi cobain deh googling aja manfaat Olive Oil atau Rosehip Oil, misalnya. Pasti puanjang banget penjabarannya. Kalau mau dijabarin panjang dan disebut semua oil-oil-an, sampai dek Momon meniqah pun nggak bakalan tutug.


Lebih bagus mana sih, facial oil dengan kandungan satu oil saja (Argan Oil doang, Rosehip Oil doang, Olive Oil doang dll), atau facial oil yang terdiri dari bermacam-macam oil yang sudah di-blend?

Lebih bagus facial oil yang sudah di-blend dari berbagai macam natural oil!

Karena:
  • Manfaatnya jadi banyak, karena kita mengambil khasiat dari masing-masing oil.
  • Kalau campurannya tepat, tekstur oil jadi lebih enak.
  • Mengurangi resiko iritasi/ alergi/ breakout atau reaksi ketidak cocokan terhadap oil tertentu.

Pasti sering mengira begini: "Pakai oil itu alami. Jadi aman buat kulit!" Padahal, bahan alami itu justru tinggi resiko mengiritasi kulit. Tinggi khasiatnya, tinggi juga resikonya. Dengan facial oil yang sudah diformulasikan, kita bisa meminimalisir resiko tanpa mengurangi manfaatnya.

Sebagai contoh nih, saya selalu tergiur sama manfaat Rosehip Oil yang memang mantab banget sebagai antioksidan dan meratakan warna kulit. Tapi saya ternyata nggak cocok waktu pakai Rosehip Oil single use. Kulit saya malah merah-merah, lecet, dan gampang jerawatan.

Solusinya? Saya pakai facial oil yang memakai Rosehip Oil dalam kandungannya. Seperti BHUMI Multi Targeted All Natural Face Oil ini, yang mengandung Rosehip Oil juga, tapi udah dicampur sama berbagai macam oil lainnya. Jadi manfaatnya dapet, tapi resikonya dinetralisir
Tekstur BHUMI Multi Targeted All Natural Face Oil

Kenapa nggak campur-campur sendiri aja, sist?
  • Ribet!
  • Kita nggak tau oil mana yang boleh dan tidak boleh dicampur. Lalu kita juga nggak tau, campuran oil apa dan berapa persen perbandingannya, yang dapat menghasilkan facial oil yang tekstur dan manfaatnya bisa dengan baik diserap oleh kulit. Bisa sih dipelajari, tapi ya sekali lagi, ribet.
  • Mahal. Karena nggak mungkin kan kita beli, misalnya: Rosehip Oil 1 sdt, Tea Tree Oil 2 sdt, Olive Oil 5 sdm, dll begitu misalnya. Harus beli masing-masing segendul, padahal pakainya itu seciprit-seciprittt ajah. Dan jatuhnya ya mahal banget, berjuta-juta rupiah. Belum soal penyimpanannya. Kalau terlalu lama dan nggak bener nyimpennya, oil-oil itu bisa tengik, teroksidasi, dan khasiatnya menghilang.


Kulit berminyak apakah bisa pakai facial oil?

Berdasarkan hasil baca-baca dan ngobrol-ngobrol sama facial oil junkie lain yang kulitnya berminyak, jawabannya BISA. Bahkan kalau udah nemu facial oil yang klik, jadinya buagus banget. Bisa menyeimbangkan minyak alami wajah, jadi wajah nggak terlalu berminyak, dan bikin pori-pori lebih merapat atau tidak terlihat.


Kalau saran saya sih, pemakaian di kulit berminyak:
  • Kenali karakter oil-nya. Jangan pakai oil yang cloge pore dan bikin jerawatan secara single use (misalnya: Coconut, Olive, Shea, Cocoa)
  • Kulit berminyak biasanya mudah berjerawat, kan? Pilih facial oil yang memiliki kandungan yang dapat menyembuhkan jerawat, misalnya Tea Tree Oil.
  • Dosisnya sedikiittt aja sekali pemakaian. BHUMI Multi Targeted All Natural Face Oil ini kalau saya pakai sih bisa 3-4 tetes sekali pakai. Tapi untuk kulit berminyak, saya rasa 1-2 tetes udah cukup. (Oh iya, kalau dikemasannya ditulis 5 drops sekali pemakaian. Tapi menurut saya lebay sih kalau untuk kulit normal to oily. 5 drops mah saya juga pakai cuma kalau lagi kering gila-gilaann. Itupun kalau malem aja, dan langsung ditumpuk sheet mask.)
  • Pakai di malam hari saja. Takutnya kalau siang terlalu greasy untuk oily skin.
  • Cara pakainya harus benar!

Gimana cara pakai facial oil yang benar?

Ini bukan cuma untuk yang kulitnya berminyak ya. Untuk yang kulit normal atau kering kayak saya, cara ini juga baik dipakai. Begini langkahnya:
  1. Pakai hydrating toner atau facial mist terlebih dahulu. 
  2. Teteskan facial oil ke telapak tangan, lalu gosok-gosokkan kedua telapak tangan sampai menghangat dan oil-nya lebih melt
  3. Dalam kondisi wajah masih "basah" karena toner/ mist, langsung tangkup-tangkupkan telapak tangan ke seluruh wajah. Jangan digeser ya. Ditangkup-tangkup saja bagian per bagian.
  4. Optional: Untuk penyerapan yang lebih maksimal, bisa ditambahkan dengan light massaging di area wajah. Kalau saya sih paling suka massaging pakai gem roller. Tapi untuk kulit yang berjerawat, saya nggak sarankan cara ini sih.

Intinya gunakan semua skincare yang sifatnya meng-hydrasi dulu, sebelum mengaplikasikan skincare yang moisturising/ mengandung oil. Setelah selesai pakai facial oil, tangan nggak usah dilap. Usap-usapkan aja ke punggung tangan dan siku. Lumayan kan buat ngerawat tangan dan siku juga ;).

Saya sering liat beauty guru itu kalau nyontohin pakai facial oil, langsung ditetesin ke wajah pipetnya, terus diratakan dioser-oser pakai jari. Kezel sayatuuuu liatnya. Karena jadi pada ikut-ikutan, terus mukanya kileng-kileng minyakan, terus nyalahin facial oil-nya. Padahal kesalahan cara pakai begitu ada dua dan fatal banget:
  1. Cara pakainya itu ya cukup ditetes dikit aja ke telapak tangan aja lalu dipat-pat ke muka, itu udah cukup banget. Bukan tetes di dahi, tetes lagi di pipi kanan, lalu tetes lagi di pipi kiri. Banjir minyak lah, beb. Muka kamu kan bukan wajan!
  2. Terus udah gitu, pakainya itu BUKAN DIOLES. Tapi di TAP-TAP-TAP. Diemin bentar tangkupan tangan di wajah kalau perlu, biar kulit wajah juga menghangat dan oil mudah terserap. Kalau digeser-geser atau dioles, ya jadinya greasy, oil nggak akan terserap, muka jadi kucel karena berminyak, dan jelas nggak nyaman.
Cara penggunaan ala beauty guru tersebut fungsinya adalah untuk keperluan makeup, dengan teknik makeup yang sudah advance. Sehingga jelas beda dengan cara penggunaan face oil sebagai rutinitas skincare. Oh iya, perhatikan juga jenis kulit beauty guru yang melakukan ya.


Fungsi lain facial oil apa sih?

Buat goreng tempe. Ya tida! Facial oil bukan bimoli. 

Buat membersihkan wajah juga nggak bisa. Selain eman-eman, kalau mau dijadikan pembersih itu campurannya lain dengan kalau mau dijadiin facial oil. Cleansing oil itu masih harus dicampur surfactan agar bisa melarutkan kotoran dan lebih gampang dibersihkan dari kulit.

Kalau saya sih, fungsi lain facial oil selain sebagai skincare atau perawatan, juga saya pakai sebagai makeup. Kan sekarang lagi deman glass skin tuh. Nah pakai facial oil itu cara instan buat nyiptain efek glass skin ala-ala. Caranya:
  • Bisa dipakai sebagai face primer. Dipakai tepat sebelum foundation.
  • Dipakai di tulang pipi, tulang hidung, dan dahi saja. Diamkan sesaat hingga meresap, baru aplikasi foundation.
  • Campurkan sedikiiittt aja ke foundation. Hasilnya nanti jadi lebih dewy, dan tekstur foundation juga lebih gampang di-blend.
BHUMI Multi Targeted All Natural Face Oil sebagai face primer + Sariayu Tinted Moisturized + Milani Prep Set Go Transparent Face Powder


Bagaimana cara memilih facial oil?
  1. Yang pertama, jelas lihat kandungannya! Apakah mengandung khasiat oil yang kamu mau atau enggak. Terus kamu ada alergi sama kandungan tertentu atau enggak.
  2. Kemasannya harus bagus. Terutama untuk oil yang mengandung banyak essential oil ya, karena essential oil itu manfaatnya bisa berkurang/ hilang bila terpapar sinar matahari dan teroksidasi.
  3. Harus DICOBA sendiri! Ingredient natural ini sepenuhnya cocok-cocokan. Kadang oil yang dibilang cocok untuk kulit kering kayak saya, begitu saya coba eh malah beruntusan. Jadi memang ya harus DICOBA.

Itulah mengapa saya bilang BHUMI facial oil ini bagus. Yang pertama dan utama, dia mengandung sembilan natural oil, yang manfaatnya memang saya mau, yaitu moisturising, brightening, anti-aging, anti-acne, dan juga membantu memudarkan noda-noda pada kulit. Aromanya enak sih, seger, alami, dan rempah banget, jadinya relaxing saat pemakaian.

Yang kedua kemasan BHUMI ini juga bagus, terbuat dari botol kaca yang tebal, gelap, dan tutupnya rapat. Jadi melindungi produk dari sinar matahari dan meminimalisir paparan udara luar. Ukurannya juga pas, nggak pelit-pelit banget, tapi nggak kegedean juga yang bikin penyimpanan terlalu lama dan oil-nya rusak.Terus ada pipet-nya, yang bikin lebih mudah untuk mengontrol banyaknya produk yang mau kita pakai, jadi nggak berantakan atau tumpah kemana-mana minyaknya.


Dan yang ketiga, setelah saya coba, kulit saya nggak ada reaksi negatifnya dengan BHUMI Multi Targeted All Natural Face Oil. Kadang kalau nggak cocok facial oil tuh kulit saya kusem seharian pas pemakaian, dan nggak jarang jadi jerawatan. Tapi selama pakai BHUMI ini, enggak sih, asalkan dipakainya bener dan nggak kebanyakan aja. Dipakai sebagai face primer juga enak kok, nyaman, nggak greasy berlebihan. 

Saya pakai pagi dan malam. Cuma kalau pagi pas kebetulan akan beraktifitas outdoor atau panas-panasan, biasanya saya skip. Karena pakai facial oil pas panas-panasan tuh seringkali bikin kulit saya kucel gitu kalau udah tengah hari.

BHUMI Multi Targeted All Natural Face Oil ini juga sudah BPOM certified, HACCP certified, IFRA certified, serta against animal testing dan paraben free.

Kalau tertarik mencoba BHUMI Multi Targeted All Natural Face Oil, bisa lihat website www.bhumi.co.id.  Harganya Rp.229.000 /30 ml.
Kalau mau beli di offline store, BHUMI bisa didapatkan di AEON MALL & WATSONS JABODETABEK. Untuk selengkapnya silahkan cek instagram @bhumiofficial.

17 comments:

  1. Qaqa bund,,, setelah pakai face owil bole pakai face sleep mask kah?? Atau lebih baik tyda perlu??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa kok. Aku sering begitcyu. Tapi sebaiknya dicoba dulu yak, karena kan kulit orang beda-beda. Takutnya nggak cocok atau terlalu rich atau bagaimana gitu...

      Delete
    2. Makainya face oil dulu atau sleep mask dulu ya?

      Delete
  2. Mungkin q harus coba pake face oil x ya.. soalnya udah pake pelembab lembab ya sebentar doang beberapa saat kemudian kulit q terasa dehidrasi lagi,padahal kulit q tipe berminyak tapi dehidrasi hmm

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah iya wajib coba nih facial oil. Aku dulu juga begitu, pakai pelembap nggak ada yang nampol. Akhirnya nyobain deh hydrating toner + facial oil.

      Delete
  3. Waah jadi penasaran ama Bhumi ini..facial oil baru pernah coba sensatia yg cleopatra, paling enak klo kulit lagi kering

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayok deh cobain. Ini ngredientnya lebih kaya.

      Delete
  4. kalo udah pakai face oil gak usah pakai skincare lain mbak.? seperti serum n cream.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pake dong. Kulit kita kan perlu hydrasi juga. Moisturiser gunanya untuk nge-lock hidrasi. Kalau cuma pakai face oil, hidrasinya dapet dari mana, dan apanya yang perlu di lock?

      Delete
  5. Mba rum yang olwes gorjes ; apaqa ada rekomen lain untuk face oil yang khasiatnya juga mantul? Maapkeun, tapi dompet awak menangis liat harganya Bhumi :'')

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menurutku harganya BHUMI sebagai face oil sudah sangat terjangkau sih. Kalau mau yang dibawah ini, banyak. Silahkan cari di instagram. Tapi yang perlu diketahui, bahan baku oil-oil ini tuh nggak murah lho. Contoh Argan Oil, itu harus impost dari Maroko. Jadi kalau dapet Argan Oil harga 100an ribu misalnya, pastikan saja itu beneran Argan Oil atau campuran atau malah sintetis/buatan

      Delete
  6. Mba, aku masih bingung urutan pake face oil, tepat gk klo kaya gini: toner-face oil-serum-moisturizer? Atau serum dulu sebelum face oil? Matur suwun 🙏

    ReplyDelete
    Replies
    1. Serum dulu dari Face Oil.
      Teorinya, pakai produk yang menghidrasi/ kaya kandungan air dulu, baru pakai minyak. Karena kalau minyak dulu, nanti produk dengan kandungan air nggak bisa terserap oleh kulit.

      Saranku setelah serum, pakai face mist lagi, lalu baru aplikasikan face oil.

      Delete
  7. Ohhh ternyata selama ini aq pakai face oil dg cara yg salah... Thx buat pencerahannya y mbak arum..

    ReplyDelete

Hai, terima kasih sudah mampir di sini dan berkomentar dengan sopan ;).
Komentar yang menyertakan link hidup dan kometar yang sifatnya mempromosikan website komersil/ barang jualan akan dihapus.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...