Thursday, April 20, 2017

Suasana Tenang di Gili Trawangan


Gara-gara hashtag #DikArumPiknik, banyak banget yang DM saya nanya-nanyain perihal liburan saya ke Gili Trawangan. Suasanannya gimana? Sama Bali asik mana? Fasilitasnya apa aja? Spot yang menarik mana aja? Dan yang paling banyak adalah, budget atau biaya ke Gili Trawangan berapa? Jadi bolehlah mumpung saya sedang selo, saya tuliskan pengalaman liburan ke Gili Trawangan kemarin.

Pengalaman liburan ini tadinya mau saya tuliskan di Besok Siang. Tapi saya tunda-tunda terus karena saya nggak dapet feel-nya untuk nulis soal ini di blog itu. Kayak nggak masuk aja suasana dan bahasanya. Makanya daripada ketunda-tunda melulu dan saya lupa, mending saya tulis aja di sini. Di Besok Siang akan saya tuliskan cuplikan pengalaman hidup minim faedah selama saya di Gili saja.

Ada tiga pulau kecil di sebelah barat laut Lombok, yaitu Gili Trawangan (atau lebih sering disebut GiliT), Gili Air, dan Gili Meno. GiliT ini adalah yang paling besar dan paling banyak fasilitas di antara ketiganya. Karena saya baru pertama ke sana, maka saya pilih GiliT dulu lah. Lain kali kalau ada rejeki, bolehlah kalau mau explore Gili lainnya. Karena saya belum terbiasa nulis soal traveling, jadi saya mencoba merangkum dari pertanyaan-pertanyaan teman-teman saja ya.

Friday, April 14, 2017

[Review] NATUR Gingseng Extract, Solusi Untuk Rambut Rontok


Ada yang inget nggak kalau saya pernah cerita, bahwa saya memang sangat mengindari kandungan silicone untuk kulit kepala?

Jadi dulu saya punya masalah gatal-gatal di kulit kepala. Ya semacam ketombe tapi nggak sembuh-sembuh. Saya udah pakai sampo dan hair tonic khusus untuk anti ketombe, tetep aja gatel-gatelnya nggak sembuh. Kondisi itu menyebabkan saya harus keramas setiap hari. Lewat sehari aja, beuh...guatel bet!

Lalu saya menemukan beberapa artikel yang bilang bahwa penumpukan silicon pada kulit kepala bisa menyebapkan ketombe dan gatal-gatal. Saya coba tes deh, pakai sampo yang silicon-free. Dan ternyata, memang cocok! Gatel-gatel saya bener-bener hilang sejak saya pakai sampo yang silicon-free.

Natur adalah salah satu sampo yang silicon-free, yang harganya terjangkau dan mudah didapatkan di Indonesia. Makanya Natur ini adalah salah satu sampo yang bisa saya pakai. Cuma jujur saja sih, saya biasanya pakai Natur yang varian Aloe Vera atau Olive Oil aja. Saya belum pernah pakai Natur yang Gingseng Extract. Alasannya nanti saya ceritakan di bawah ya. Baca terus lebih lanjut!

Tuesday, April 11, 2017

[Review] Shineskin, Suncare Cepat Meresap dan Tidak Berminyak


Jujur-jujuran yuk, siapa di sini yang masih males pakai sunscreen wajah?

Saya juga males! Saya sering banget skip pakai sunscreen. Terutama sih kalau lagi nggak ada acara keluar rumah. Bahkan saat saya keluar rumah pun, kalau nggak naik ojek juga rasanya males banget pakai sunscreen. Padahal walau naik mobil kan juga sebenarnya wajah saya kena sinar matahari. Terus kalau pas di rumah, saya suka kerja di dekat jendela yang terang, jadi otomatis sebenarnya saya selalu terpapar sinar matahari.

Kalau lagi "niat" pun saya biasanya pakai sunscreen seiprit-seiprit aja, buat syarat, yang penting dioles. Habis gimana dong, saya males banget sama tekstur sunscreen yang rata-rata lengket, oily, dan susah dibaur. Meskipun jenis kulit saya kering, tapi sunscreen yang teksturnya lengket dan oily ya tetep aja bikin males. Bahkan sunscreen berbentuk lotion yang klaimnya cepat meresap dan nggak lengket pun saya ngerasanya berat lho di wajah.

Padahal, pemakaian sunscreen kalau cuma seiprit juga percuma. Pemakaian sunscreen yang benar memang harusnya diaplikasikan tebal-tebal, minimal satu ruas jari untuk satu muka. Iya, harus sebanyak itu biar muka bener-bener terlindungi. Tapi ya itu tadilah, saya nggak tahan lengketnya.

Thursday, April 6, 2017

Pengalaman Saya Hampir Satu Tahun Memakai Bio Oil


Udah berapa kali ya saya ngomong kalau kulit saya jenisnya kering dan sensitif? Kayaknya udah berjuta-juta kali deh. Pembaca lama blog saya pasti udah hafal banget masalah kulit saya. Nggak muka, nggak badan, nggak rambut, nggak dompet semuanya kering. Dan khusus untuk kulit badan, kalau sedang kering-keringnya, biasanya berlanjut ke acara gatel-gatel. Selain kering dan suka gatel, kulit saya juga gampang lecet. Kalau saya garuk-garuk karena gatel, biasanya sih spot yang saya garuk langsung luka dan kemudian berbekas.

Itulah mengapa saya riwil banget dalam hal memilih body care. Saya mah maunya segala sabun mandi dan pelembap badan saya adalah produk yang kualitasnya baik dan super lembap. Terkadang, mempercayakan masalah kelembapan tubuh pada body lotion doang juga masih kurang. Makanya saya selalu sedia body oil di rumah.

Tuesday, April 4, 2017

Merawat Kulit Kering dan Sensitif dengan Cara yang Menyenangkan


"Kulit badan sensitif itu kaya gimana sih? Bukannya cuma muka ya, yang biasanya sensitif?"

Itu adalah salah satu pertanyaan yang sering diucapkan orang, ketika saya bilang kalau kulit badan saya sensitif. Mungkin karena permasalahan kulit badan yang sensitif itu jarang dibahas, jadi nggak banyak orang yang tahu. Padahal saya beberapa kali menemui teman, dan ada juga beauty blogger, yang punya permasalahan kulit sensitif seperti saya. Dan permasalahan kami-kami para pejuang kulit sensitif itu sama, yaitu: susah sekali cari produk yang nyaman untuk dipakai dan nggak menimbulkan efek negatif di kulit. Karena kalau salah pakai produk, bisa bikin kulit gatal-gatal, iritasi, dan seringkali sampai luka dan berbekas.

Sebelum masuk ke perawatannya, saya akan bercerita dulu mengenai pengalaman saya memiliki kulit yang sensitif. Biar temen-temen pada tahu seperti apa itu kulit sensitif. Siapa tahu ada yang punya pengalaman seperti saya, tapi nggak tahu kalau itu namanya kulit sensitif dan bingung masalah penanganannya. Dan supaya juga nggak ada yang suuzon bilang kalau saya sok princess ngaku-ngaku punya kulit sensitif :D.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...