Friday, December 9, 2016

Greenery


Saya hampir melonjak kegirangan malam-malam, pas ngintip instagram, dan lihat Pantone sudah merilis Pantone Color of The Year 2017. It's Greenery! Hijau adalah warna kegemaran saya dari saya kecil. Selalu suka lihat warna hijau yang fresh dan somehow bikin pikiran rileks.

Waktu kecil, ya namanya anak-anak lah ya, jelaslah saya selalu memilih barang-barang yang warnanya menurut saya menarik. Makanya outfit dan mainan-mainan saya banyak yang warnanya hijau. Menginjak saya remaja, waktu itu sedang ngetrend celana jeans dengan warna-warna neon. Dan tentu saja saya punya beberapa neon jeans yang mewakili beberapa gradasi warna hijau.

Tapi makin tua, saya merasa saya jadi semakin membosankan. Saya jadi takut berekspresi. Baju-baju saya didominasi oleh warna-warna "membosankan" seperti hitam, abu-abu, navy, dan beige. Saya nggak lagi punya spontanitas untuk memilih outfit atau benda-benda lain mengikuti kata hati. Kalau mau milih baju misalnya, mikirnya panjang. "Baju ini bakalan cocok sama bawahan apa ya? Tasnya apa? Sepatunya?" Yang berakhir dengan pilihan warna netral saja, karena simpel dan mudah dipadankan. 


Tapi membosankan.


Greenery sendiri diterjemahkan sebagai warna hijau kekuningan. Bayangkan saja warna alam: daun, padang rumput, hutan, kebun, lumut. Awalnya saya berpikiran kalau greenery adalah warna yang akan susah dipadu-padankan, karena nggak masuk dalam golongan warna netral. Tapi kalau dipikir-pikir lagi, greenery adalah warna alami. Selalu ada di alam.

Pernah ngelihat ada warna yang nggak cocok di alam? Di hutan yang hijau juga ada warna batang kayu dan tanah kecoklatan, kemerahan, kekuningan. Bunga-bungaan warna-warni, jamur, dan langit yang biru. Kalau senja tiba, cahaya matahari keemasan akan masuk dari sela-sela dedaunan. Cantik. Semua membaur sempurna. Nggak ada yang nggak pas. Mungkin kita aja yang terlalu capek mikir dan terlalu keras berusaha kelihatan shopisticated dan modern. Sampai nggak terpikir bahwa greenery adalah warna alam, warna netral.

Kalau waktu kecil saya suka warna hijau karena mengikuti kata hati saja (ada kan anak kecil yang cuma tertarik sama warna merah, kuning, atau biru? Nah, saya hijau). Saat ini saya menggemari eye makeup nuansa hijau, karena hijau membuat kulit saya terlihat lebih menyala dan eksotis. Mungkin saya mau ngumpulin lagi greenery outfit kayak waktu saya masih kecil dulu yah?


polyrove
evenion.net
Berani pakai Greenery?

4 comments:

  1. Sayang banget kak, hatiku lebih memberatkan si bitu dari pada si hijau hahaha.. Tapi hijau cantik kok, ada salah satu sahabatku syukaaaa sekalee sama hijau

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba liat aja video pantone, atau lookbook2 yang temanya warna hijau gitu. Pasti langsung jatuh cinta :D

      Delete
  2. Kalau aku pake hijau kulitku jadi kelihatan kusem. Gimana dong 😞😞😞
    .
    Two thumbs buat ka sekar yg berani pake baju ijo hahaha 😂😂😂
    .
    Www.aisyabrillianti.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin belum nemu hijau yang tepat. Klau aku nggak kusem, malam kelihatan bagus gitu. Gelep tapi berkilau. Susah jelasinnya :D

      Delete

Hai, terima kasih sudah mampir di sini dan berkomentar dengan sopan ;).
Komentar yang menyertakan link hidup dan kometar yang sifatnya mempromosikan website komersil/ barang jualan akan dihapus.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...