Monday, June 13, 2016

Personal Make Up Lesson with Arty Ardiwinata MUA (Part 2: Detail Make Up)


Halo teman-teman,


Sudahkah kamu baca post saya yang isinya cerita pengalaman saya mengikuti kelas pertama Personal Make Up Lesson with Arty Ardiwinata MUA? Kalau belum, silahkan dibaca dulu yah. Karena post ini merupakan kelanjutan dari post tersebut.


Jadi seperti yang sudah saya bilang pada post sebelumnya, Personal Make Up Lesson atau kelas make up ini dibagi menjadi dua sesi. Kalau yang pertama kemarin saya belajar sesuatu yang bener-bener basic, seperti: cara mencampur dan mencocokan warna foundation, cara aplikasi foundation agar coverage-nya maksimal dan awet, cara aplikasi concealer, soft contouring, dasar-dasar membentuk alis, dan lain-lain yang basic-basic. Nah, pada sesi dua ini saya belajar lebih dalam lagi, mengaplikasikan make up dengan tema berbeda yang lebih bold dan stuning, tapi tetep ya, untuk ilmu basic-nya pakai yang kemarin saya dapatkan pada sesi satu.

Untuk kali ini, saya memilih fokus diajarkan membuat make up untuk acara special, lengkap dengan shading dalam dan smokey eyes.


Baiklah, langsung masuk ke kelasnya yah:


Yang pertama, masih seperti step yang kemarin, sebelum make up saya harus melakukan persiapan terlebih dahulu, yaitu: membersihkan wajah, memakai skincare dan memakai primer.

Setelah itu, Arty mengajarkan saya untuk memilih warna foundation. Loh, kemarin kan sudah? Ternyata ada trik-trik tersendiri untuk memilih warna foundation. Warna foundation untuk pemanpilan sehari-hari yang natural itu beda dengan pilihan warna foundation untuk acara yang lebih spesial. Ada trik tersendiri yang bisa bikin penampilan kita lebih stuning tanpa terkesan berlebihan. Hehe...saya baru tahu loh!

Awalnya saya pun agak bingung, warna kulit saya kan nggak berubah, kalau warna foundation-nya berubah, aneh dong jadinya? Ternyata nggak aneh kok. Karena kalau make up lengkap untuk acara spesial kan lebih banyak step-nya. Muka kita nanti akan ditempelin bedak, cream shading, dan juga bronzer. Kalau mau tetap memakai warna foundation untuk sehari-hari, malah jomplang nanti jadinya.


Lalu berlanjut ke sesi contouring dengan menggunakan cream product. Pemilihan warna shading yang tepat juga penting banget. Soalnya kalau pilihan warnanya nggak tepat, bukannya kelihatan berdimensi, wajah kita malah kelihatan kotor. Di sini saya memakai LA Girl Perfect Cover Concealer yang warna Toast, soalnya saya punya-nya ini, hehe.. Jujur aja, agak susah bila melakukan contouring dengan menggunakan produk ini, produk berbentuk cream palette malah lebih mudah digunakan ^^. 

Sesi contouring adalah yang paling susah untuk saya. Susah banget loh bikin shading pakai cream product. Memang harus banyak-banyak latihan kayaknya. Ya untungnya Arty yang ngajarin saya sabar banget ya :D. Shading hidung saya menceng-menceng nggak karuan dan harus mengulang berkali-kali.

Oh iya, kalau untuk aplikasi shading dalam di hidung begini, aplikator paling enak itu pakai sejenis concealer/ lip/ detailer brush yang kecil, pipih, dan sintetis bahannya. Jadi kita lebih mudah untuk mengontrol garisnya.

Selanjutnya adalah aplikasi bedak, shading bagian luar dan juga bronzer. Step ini penting untuk membuat wajah kita kelihatan berdimensi dan menarik. Jadi nggak flat putih doang, karena kalau flat gitu ya jadinya ngebosenin dan kurang enak dilihat.


Berikutnya adalah bagian yang paling saya suka, yaitu eye make up! Saya minta diajarin bikin smokey eyes yang stunning dan bold, karena saya memang jarang banget pakai smokey eyes. Di kelas kali ini saya memang bener-bener pengen mencoba variasi riasan.

Tapi maaf ya, ternyata nggak ada foto-foto selama prosesnya. Huhu.. Saya memakai Smokey Eyes warna hijau pekat nyaris hitam. Sebenernya saya diajarin juga ngasik aksen warna lain pada smokey eyes-nya, yang saya ini ada aksen pink dan ungunya. Tapi lagi-lagi nggak ada fotonya. Mungkin kapan-kapan saya bikin pictorial-nya aja yah untuk temen-temen ;).


Selanjutnya masih sama seperti kemarin. Aplikasi blush on yang tepat, pasang bulu mata, lipstik, dan alis. Dan barangkali ada yang tanya, saya pakai Mineral Botanica SMLC warna Pinky Orange.


Daaaaannn pada liat nggak sih alis sayaaa??? Bagus banget weh!! Nggak kaya alis saya yang biasanya. Hehe... Itu saya nyobain produk Anastasia Dipbrow Pomade punya Arty, lupa warnanya apaan. Dan saya juga diajarin cara pakai dan cara bikin alis yang kayak begini. OMG saya suka banget alis ini!!!

Oh iya, tau nggak sih kalau pakai eyebrow product berbentuk gel/pomade, hasilnya akan lebih natural dan pemakaiannya lebih efektif kalau diarsir berlawanan arah dengan tumbuhnya rambut alis? Lha iya saya juga baru tahu! :D.



Okay, selesai untuk sesi saya.

Pada hari saya ikut kelas Personal Make Up Lesson yang sesi 2 ini, saya juga minta tambahan kelas khusus untuk saya. Sebenernya kelas yang ini adalah kelas pribadi saya, yang awalnya tidak untuk dipublikasikan. Tapi saya tertarik untuk mengulasnya sedikit. Jadi saya minta izin ke Arty untuk menuliskan sesi ketiga ini, dan diizinkan! :D.

Jadi, kayak yang sudah berkali-kali saya bilang, saya ini bukan MUA. Saya memang terlihat fasih mengaplikasikan make up di wajah saya sendiri. Nggak jarang saya pamer berbagai aplikasi eye make-up yang melibatkan banyak warna di instagram saya. Tapi kalau disuruh mengaplikasikan make up di wajah orang lain, saya menyerah! Saya nggak bisa karena benar-benar nggak tahu caranya dan nggak ada pengalaman untuk itu.

Makanya pas ketemu Arty, saya merasa ketemu orang yang tepat yang bisa mengajari saya untuk make-up-in orang lain. Dan ternyata, Arty sekalian mengajarkan kepada saya bagaimana cara agar ketika melakukan demo make up di depan umum, saya bisa terlihat menarik dan komunikatif.

Untuk kelas kali ini, saya ngajakin teman saya, Putri, untuk menjadi korban. Eh...model :D.


Awalnya, Arty meminta saya untuk menganalisis fitur wajah Putri. Seperti bagaimana bentuk mukanya, jenis kulitnya, warna kulitnya, dan hal-hal apa saja yang perlu diperbaiki. Wah, saya buta sekali ^^. Jujur yah, saya nggak ada pengalaman dengan wajah orang lain. Arty membantu saya menganalisis wajah Putri dan juga menemukan poin-poin yang harus dikoreksi.

Jadi fitur muka Putri ini sudah sangat bagus. Kulitnya nggak bermasalah dan bentuk wajahnya juga cantik, nggak perlu banyak koreksi. Koreksi yang diperlukan hanya untuk shading hidung, bentuk alis, dan juga bulu mata-nya yang terlalu tipis dan turun ke bawah.

Setelah selesai menganalisis dan tahu pasti hal-hal apa yang perlu dilakukan, saya diminta memilih beberapa peralatan yang nantinya akan digunakan untuk Putri. 


Secara basic-nya, sebenernya step dan tehnik aplikasi ke wajah orang lain itu hampir sama dengan ketika kita mengaplikasikan make up ke wajah sendiri. Tetap dimulai dari persiapan yaitu skincare dan primer. Hanya saja yang membedakan, tentu kita harus menyesuaikan dengan jenis kulit dan bentuk wajah orang yang kita make up.

Misalnya saya, jenis kulitnya kering, sedangkan Putri jenisnya kombinasi-berminyak. Jenis primer dan base make up yang diperlukan jelas berbeda antara saya dan Putri.

Oh iya, Arty juga mengingatkan saya, untuk sesuatu yang tidak perlu tehnik (misalnya membersihkan wajah dan mengoles primer) sebaiknya saya tidak berlama-lama dan membuang waktu. Lebih baik waktunya digunakan untuk hal-hal yang membutuhkan lebih banyak tehnik dan detil.


Lalu saya mengaplikasikan foundation ke wajah Putri. Kalau secara tehnik, masih sama sih dengan yang diajarkan Arty pada sesi 1 kelas ini, mengenai bagaimana cara mengaplikasikan foundation agar maksimal coverage-nya dan lebih awet. Tapi, tentu saya harus memilih jenis dan shade foundation yang lebih sesuai untuk kulit wajah Putri.


Selanjutnya adalah mengaplikasikan shading. Untuk rahang, pipi, dan dahi, Putri tidak memerlukan banyak koreksi. Jadi natural shading saja dan sedikit bronzer pada garis rahang dan dagu untuk menyamarkan double chin. Yang lebih ditekankan adalah shading hidung.

Dan jujur, saya masih susah dan lama sekali mengaplikasikan contouring ini. Di wajah sendiri saja lama, apalagi di wajah orang lain. Hehe... Tapi Arty mengarahkan saya sampai saya benar-benar bisa melakukannya.


Untuk eyeshadow, blush on, dan lipstik, saya tidak mengalami kesulitan. Arty memberikan tips dan trick bagaimana mengaplikasikan eyeshadow dengan rapih tanpa banyak fall out-nya. Tapi untuk membentuk alis orang lain, saya masih agak kesulitan. Perlu banyak-banyak latihan nih ^^. Terus saya juga sedikit kesulitan saat memasangkan bulu mata. 

Oh iya, di sini saya diajarin trik khusus untuk menyatukan bulu mata asli dengan bulu mata palsu. Kebetulan bulu mata asli Putri ini sangat menjorok ke bawah. Walau sudah di jepit dengan eyelash curler dan diberi maskara, tetap saja jatuh ke bawah. Caranya gimana? Aduh...kalau yang ini, ada baiknya temen-temen ikutan Personal Make Up Lesson sendiri ya. Biar dijelaskan sendiri oleh Arty :p

Before


Pendapat saya mengenai Personal Make Up Lesson dengan Arty Ardiwinata MUA masih sama. Saya masih merekomendasikan kepada teman-teman yang ingin belajar make up, untuk menghubungi Arty. Kelasnya sangat-sangat menyenangkan. Serius! Hari itu saya ambil kelas langsung dua sesi, yaitu sesi lanjutan dari Personal Make Up Lesson, dan langsung disambung dengan sesi make up-in Putri. Itu berarti hampir selama 6 jam saya belajar make up. Tapi saya nggak bosan atau merasa capek sama sekali, karena kelasnya asik.

Selain asik, Personal Make Up Lesson ini juga banyak sekali ilmunya. Saya dapet banyak sekali tips dan trik make up dari Arty yang merupakan profesional MUA. Untuk pendapat saya lebih lengkapnya, bisa dilihat di part 1.

Untuk teman-teman yang ingin belajar make up, yuk jangan ragu-ragu lagi. Belajar make up pribadi itu ternyata memang banyak banget manfaatnya dan sangat menyenangkan, bila kita belajar dari orang yang tepat ;).

Bila ingin mengenal Arty lebih dekat atau sekedar melihat portofolionya, silahkan main ke blog-nya atau ke instagramnya.



Dan bila tertarik untuk langsung mendaftar Personal Make Up Lesson-nya, silahkan langsung menghubungi Arty di:


11 comments:

  1. mba bisikin range price nya dong, biar bisa nabung hikshikshiks

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kan itu aku kasih nomer hpnya mb Arty. Itu gunanya untuk tanya-tanya :)

      Delete
    2. hahahaha maluuuu aku email beliau aja lah :D

      Delete
    3. Ah...hehehe maap-maap. Aku baca lagi kok jawabanku berasa ketus amat ya ternyata T.T. Hahaha...iyaa email/ WA aja.

      Delete
    4. Tau nih mba arum galak T.T, aku sampe mewek nih (tapi boong) wakakakka
      udah dapet PL nya mba langsung fast respon dari beliau, makasih banyak ya mba infonya ;D

      Delete
    5. Aaakk pukpuk. Kebiasaan nih kalau sama temen2 IRL suka begini. Suka lupa kebawa pas nulis.
      Iya fast respon kok biasanya :D

      Delete
  2. Boleh tau g, primer drugstore rekomendasi mba arum apa ya utk kulit berminyak? Mungkin kyak yg diaplikasikan ke mba putri itu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bodyography ;). Ada reviewnya di blog ini kok. Silahkan search

      Delete
  3. Oh ya, nanya lg, kalau mau ikut kls spt itu, peralatan tempur mesti lengkap kah? Atau yg mesti punya apa aja? Atau bisa pake peralatannya mba arty?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Enggak kok. Bawa sepunyanya dulu, nanti dipinjami. Sekalian nanya-nanya aja sama mb Arty, yang perlu dilengkapi apa aja :D

      Delete
  4. Ngeliatnya jadi pengen ikutan nyoba juga deh :3
    Tapi harus nabung dulu hikshiks T__T

    ReplyDelete

Hai, terima kasih sudah mampir di sini dan berkomentar dengan sopan ;).
Komentar yang menyertakan link hidup dan kometar yang sifatnya mempromosikan website komersil/ barang jualan akan dihapus.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...