Friday, August 29, 2014

Review: E.l.f Studio Eyeliner & Eyeshadow Stick

Ada yang pernah coba produk ini? Saya sendiri sebenernya nggak ngeh kalau Elf ngeluarin produk Eyeliner-Eyeshadow Stick. Selain jarang yang nge-review, juga saya sebenernya bukan penggemar produk Eye.Lip.Face ini. Nggak tau kenapa, saya jarang ngerasa puas sama produk-produk Elf. Maksud saya bukannya produk ini jelek banget. Tapi untuk range harganya, saya lebih memilih beli produk dari NYX aja, atau malah produk lokal line pro sekalian.

Tapi beneran deh, produk Elf itu nggak jelek kok. Saya beberapa kali nyobain blusher dan bronzer-nya, yah selain model shimmer-nya yang gede dan nggak rata, not bad lah. Hanya saja ya itu tadi, bukan favorit saya.

Poin plus dari produk Elf ini menurut saya ada di kemasannya. Saya selalu suka sama kemasan Elf, terutama yang line studio. Warna-warnanya hitam dengan desain yang simpel, jadinya terkesan elegan, walau agak boring sih ya. Tapi saya suka sih kemasan begini daripada kemasan-kemasa make up Korea yang lucu-lucu.


Wednesday, August 27, 2014

Bukan Review: SK II dan Fenomena Ragi-Ragi-an


 Posting kali ini memang nggak saya maksudkan sebagai review. Hanya semacam pemberitahuan awal dan cerita-cerita sedikit mengenai kulit dan skincare. Dan gosip.

Pitera atau fermentasi sake memang lagi hot-hot-nya jadi pergunjingan diantara para skincare junkie. Saya sendiri bukan skincare junkie. Saya nggak segitunya tertarik nyobain skincare-skincare yang beredar dipasaran, dan juga nggak tertarik nyobain aneka resep DIY skincare. Saya pakai cuma yang saya butuh aja, saya beli apa yang habis, dan saya cenderung setia kalau udah cocok sama merk tertentu. Nggak kaya make up yang bikin saya pengen nyoba ini dan itu yang baru-baru. 

Nah, balik lagi ke pitera. Pitera ini adalah nama untuk efek ragi yang dihasilkan pada proses pembuatan sake, yang kemudian namanya dipatenkan oleh SK II. Jadi yang boleh pakai nama pitera hanya SK II. (Bukan cuma nama produk/brand yang bisa dipatenkan ya ternyata. Nama ingredient juga bisa :D.) Skincare lain, walau punya kandungan fermentasi sake yang sama, nggak boleh pakai nama pitera. Contohnya Secret Key Starting Treatment Essence yang merupakan dupe-nya SK II. Sama-sama mengandung fermentasi sake, tapi nggak ditulis Pitera pada kandungannya. Pada Secret Key yang tertulis adalah kandungan Galactomyces, yang sepenangkapan saya artinya sama lah sama pitera.

Terus belakangan ini juga booming DIY skincare, gara-gara si Lintang nih :D. Nah, si Lintang ini termasuk salah satu blogger cerdas yang nggak mau sekedar pakai skincare, tapi juga membaca dan mencoba memahami kandungan-kandungan yang terdapat di dalamnya. Sampai kemudian, Lintang mencoba membuat DIY Saccharomyces ferment filrate. Namanya angel ya? Tapi ya itu pokoknya beti-beti lah sama Pitera, saya males njelasin, tapi kalian bisa baca sendiri di post Lintang yang ini. Cuman tentu saja Lintang nggak bisa ngasih nama Pitera, karena nama Pitera itu sudah dipatenkan sama SK II.

Monday, August 25, 2014

Jimbeam dan Jethro Dapet Tas Baru dari "Tas Lukis Wiwik" :))

Adakah yang sedang bingung cari kado buat orang-orang terdekat? Atau sekedar cari tas yang nggak pasaran dan bisa meneriakan identitas si pemakai banget?

Kalau saya orangnya paling bingung kalau disuruh cari kado atau pemberian untuk orang lain. Saya maunya tuh pemberian saya berkesan, lain dari yang lain, selalu diingat, berguna, dan ada sentuhan personalnya. Kalau kamu adalah orang yang kreatif dan pinter bikin-bikin aksesori/barang-barang unyu, pasti nggak pusing. Bikin aja sendiri, ya kan? Pasti personal dan lain dari yang lain. Tapi kalau kayak saya yang nggak kreatif tapi banyak mau begini, gimana ya?

Makanya dengan ini saya memperkenalkan Tas Lukis karya mbak Wiwik alias Widji Pangastuti. Tas lukis ini menjawab permasalahan saya yang tadi tuh, cari barang yang lain dari yang lain dan ada sentuhan personalnya.

Lukisan yang ada di tas ini made by order, yah. Jadi bukan lukisan yang dibuat masal, dan kemudian dijual secara masal. Kamu bisa order lukisan yang sesuai mau kamu. Gambar apa aja boleh, pokoknya sertakan aja contoh gambarnya agar bisa dilukis sama mbak Wiwik. Bahkan kalau mau dilukisin foto muka kamu juga boleh. Ada loh, yang minta dibikinin tas dengan lukisan foto diri. Bhihihik...narsis amat ya? Mungkin kapan-kapan saya harus pesen tas yang lukisannya kompilasi FOTD saya :)).

Thursday, August 21, 2014

Review: Mei Linda Miracle My Brow 3D

Yes, akhirnya saya nyobain produk pewarna alis yang bentuknya gel. Yah, walaupun bukan Anastasia Dipbrow Pomade sih. Tapi nggak papa. Saya memang super penasaran sama produk alis berbentuk gel. Karena awalnya nggak kebayang aja gitu, memulas alis pakai gel. Apa jadinya nggak fake banget ya? Apa nggak lengket? Apa bebuluannya nggak nyatu iyuh gitu ya? Terus kalau gel gitu emangnya bisa awet? Soalnya bayangan saya, produk alis tuh ya yang kering-kering gitu. Kalaupun basah, modelnya kayak brow mascara yang melapisi perhelai rambutnya dan cepet kering. Kalau bentuk gel, beneran awalnya saya nggak kebayang.

Saya dapet Mei Linda Miracle My Brow 3D ini dari Miss Lie. Dan super excited pas nerima produk ini. Soalnya memang penasaran, terus ketambahan kemasannya bagus banget dan saya banget! Inget nggak saya pernah bilang kalau saya kurang suka packaging cute-cute princessy ala-ala Etude? Iye, memang. Kalau pegang kemasan yang cute tuh berasa kaya pegang make up mainan. Tapi kalau packaging yang item polos ala-ala make up pro gitu juga lama-lama bosen juga. Makanya saya seneeeng banget sama kardus packaging-nya si Mei Linda ini. Nggak udah saya jelasin lah ya. Liat aja sendiri :D.

Tuesday, August 19, 2014

#LooxChallenge: N vs BOLD


Udah lama saya absen nggak ikutan setor look buat #looxchallenge. Ya gimana dwong, selain sibuk saya juga breakout. Selama beberapa waktu saya nggak bisa dandan. Liat aja postingan-postingan terakhir saya, nggak ada FOTD ala-ala model majalah kecantikan lagi.

Selain itu saya kan habis potong rambut juga. Nah, saya belum nemu pose foto yang cute yet elegant gitu buat rambut baru ini. Saya sampek buka-buka instagram BCL buat cari inspirasi pose. Tapi mau dimirip-miripin apapun pose-nya, tetep aja kok nggak bisa se-gorjes BCL, ya? Padahal banyak yang bilang saya ini mirip BCL, cuma beda nasib. Sama kelakuan. Sama body. Sama muke.

Beklah, bagi yang belum tau #looxchallenge (serius nggak tau?), itu adalah tantangan dandan, mix 'n match outfit, serta ngecat kuku, yang diadakan oleh Looxperiments. Biasanya tantangan dandannya dibikin di twitter @looxperiments, dan tiap bulan temanya ganti-ganti. Yang mau ikut boleh submit hasil kreasi make up/fashion/nail art via twitter, mention ke @looxperiments dan kemudian dikasih hashtag #looxchallenge. Ya lumayan lah buat ajang selfie yang lebih berkualitas (menurut banyak standar, ahey!) daripada sekedar selfie pose muka manyun dan di-hashtag #nomakeup #nofilter #tapingeblur.


Friday, August 15, 2014

Selfie Blog


Just 5 minutes of selfie a day keeps the doctor away! #ngok

Berawal Dari Ngeliat Obrolan di Suatu Forum Keren

Beberapa waktu yang lalu saya nggak sengaja main ke suatu forum di dunia maya, yang kebetulan lagi bahas-bahas soal beauty blogger. Ya misal saya blogger A itu cantik, blogger B kontennya menarik, blogger C judes (ini ngomongin saya, hah?), blogger D eye make up-nya keren, dll. Di forum itu juga ada banyak beauty blogger maupun potensial sebagai calon beauty blogger karena suka nulis dan dandan.

Tentunya yang dibahas nggak yang baik-baik aja ya. Ada juga kritik terhadap beauty blogger masa kini. Pada umumnya, kritik yang ada ini nggak menyasar satu orang beauty blogger secara personal, tapi menyoroti mayoritas beauty blogger masa kini. Kalau dijembrengin satu-satu, saran, kritik, dan pujian itu buanyak banget. Tapi ada beberapa kritik dari temen-temen di forum tersebut (yang mungkin beberapa adalah pembaca blog ini) yang saya highlight, yaitu:
  1. "Aku kagum sih sama orang yang bisa fantasy make up. Tapi apa sih maksudnya kalau blogger tiap saat posting fantasy make up? Emangnya itu berguna ya? Enggak kan? Lalu kenapa terus-terusan posting begituan?"
  2. "Paling nggak suka sama blog yang isinya selfie doang. Kalau nge-review produk nggak pakai before-after. Maunya kelihatan cantik terus (after-nya aja yang di-post)."
  3. "Lebih nggak suka lagi sama blog yang isinya cuma selfie-selfie blogger-nya. Kita kan pengen liat konten berguna, bukan pengen liat orang selfie."
Ada beauty blogger di sini? Piye perasaanmu, ses? :D

Kalau saya sih biasa ajah. Wong saya kalau nulis juga suka seenak jidat kok. Jadinya saya sih terima-terima aja dikomen seenak jidat. Tapi ada hal lain yang bikin saya pengen menyoroti komentar tersebut. Bukan semata-mata masalah perasaan saya. Karena soal ginian mah saya nggak ngerasain pakai hati, tapi lebih ke memikirkan, pakai otak ya, bukan pakai hati. Dan saya mau mengajak kita semua berpikir #nunjuknunjukdengkul :D.

***


Sunday, August 10, 2014

Review: Cathy Doll L-Glutathione Magic Cream



Produk-produk Cathy Doll dari Thailand sekarang memang lagi booming banget. Saya awalnya nggak tertarik sama sekali loh! Bahkan sempat ngira kalau ini produk gajebo. Soalnya jujur aja, saya memang cenderung memandang sebelah mata sama skincare-skincare whitening beginian. Selain saya nggak tertarik sama whitening product. Juga yaaa kayak makin lama makin ngeri aja ngeliat perkembangan skincare yang pesat banget, banyak produk baru yang bermunculan, yang saya sampai nggak bisa bedain mana yang asli, mana yang palsu, mana yang aman, dan mana yang gajebo.

Sampai suatu saat saya ngeliat konter Cathy Doll di Mall Kota Kasablanka. Terus saya bilang sama suami saya: "ih, ternyata itu produknya beneran ya. Padahal aku sempet nolak mau di endorse itu." Hahahaa... Saya juga nemu website resmi Cathy Doll, http://www.cathydolls.com/. Tapi sampai disitu saya belum tertarik juga, soalnya selain review-nya masih sedikit banget, juga kabarnya produk ini banyak palsunya. Takut aja kan saya, saya nggak ngerti cara bedainnya.


LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...