Tuesday, September 10, 2013

Pre-Wedding Haircare & Bodycare

Beberapa waktu yang lalu, saya udah posting soal pre-wedding face skincare saya, yang mana sebenernya itu bukan skincare yang saya beli khusus untung menyambut wedding day saya, tapi itu cuma update rutinitas skincare saya. Untuk melengkapi post tersebut, kali ini saya posting mengenai Pre-Wedding Haircare dan Bodycare, yang mana sebenernya juga saya nggak pakai produk khusus sih. Sama halnya kaya pre-wedding face skincare saya, ini cuma update rutinitas perawatan badan dan rambut saya.

~blah, paragraph satu-nya bikin capek~

Perawatan muka saya memang simpel banget. Sehari-hari sehabis mandi cuma pakai pelembab aja. Kalau malam, bersihin muka pakai milk cleanser, terus pakai essence, udah deh. Saya agak heran banyak yang komen: "waahh banyak banget ya skincare-nya". Cuma meringis aja. Emangnya pada nggak pakai pelembab sama lipbalm ya, sampai-sampai saya pakai pelembap tok aja dibilang banyak? Pa kabar tuh yang pakai toner-serum-essence-emulsyen-moisturiser-sunblock-BB cream buat harian? Mengenai alasan kenapa saya pakai sedikit aja produk di muka, bisa di baca di post ini.

Saya pernah nulis juga di post mengenai produk untuk kulit kering yang ini, kalau perawatan kulit badan saya lebih ribet dari kulit muka. Bukan berarti badan saya butuh ritual dan layer produk banyak banget sih. Tapi saya lebih pilih-pilih aja kalau produk untuk badan.

Saya mulai share-nya ya. Mulai dari rambut


PERAWATAN RAMBUT
 

Rambut saya bukan tipe rambut yang bermasalah. Memang cenderung kering. Tapi nggak rontok berlebihan, nggak ketombean berlebihan, dan nggak bercabang berlebihan. Kalau saya bilang kategorinya masih normal-kering, dan masih dalam kondisi sehat. 

Dulu, rambut saya sempet rusak karena bahan-bahan kimia. Jadi rambut saya dulu pernah ngerasain colouring, perming, dan smoothing. ~ Saya pernah ngecat rambut pakai warna merah kaya MJ-nya Spiderman. Muka saya kaya gimana kalau rambutnya merah? Rahasia! Yang jelas semua bukti rambut merah saya sudah saya bumi hanguskan, dan semua saksi mata sudah saya kasih uang tutup mulut. Haha! ~ Terus rambut saya jadi keriiing banget dan rapuh, gampang patah dan gampang rontok. Sekarang setelah setahun lebih saya nggak ngapa-ngapain rambut saya, saya biarin alami gitu aja, rambut saya udah sehat lagi dan nggak bermasalah.
  1. TBS Rainforest Shampoo for Dry Hair

    Saya lagi membiasakan diri untuk memakai sampo yang SLS free dan Silicon free. Mengenai pengaruh Sulfate dan Silicon bagi kesehatan kulit kepala, sudah dikupas tuntas sama Mizha di sini. Saya mau bahas lagi malu, soalnya paling-paling ya penjelasannya nggak bakal sebagus Mizha :D.

    Intinya sih, Silicon dan Sulfate itu memang bikin batang rambut terasa lebih lembut, tapi residunya menutup kulit kepala, sehingga nutrisi dari perawatan rambut yang kita lakukan (hair mask/hair spa/creambath/vitamin rambut) nggak bisa masuk dan nggak diserap oleh akar rambut. Dengan kata lain, sampo ber-silicon dan sulfate itu bikin rambut terasa lebih lembut, tapi nggak bikin rambut lebih sehat. Lembut-lembut menipu gitu loh. Efek kulit kepala nggak kemasukan nutrisi adalah rambut jadi rontok, rapuh, tambah kering, dll. Karena inti dari perawatan rambut sebenernya ada di kulit kepala dan akarnya.

    Silicon sebenernya bagus juga untuk melapisi dan melindungi batang rambut dari pemanas, obat-obatan kimia, dan sinar matahari. Apalagi untuk yang punya rambut kering. Tapi inget, bagus hanya untuk batang rambut, bukan untuk kulit kepala! Sementara sampo itu tugasnya kan untuk membersihkan kulit kepala dan rambut, jadi lebih baiknya pilih sampo yang silicon-free. Kalau mau, tambahin aja pakai conditioner yang mengandung silicon, dan aplikasikan hanya di batang rambut, bukan di kulit kepala.

    Saya sendiri memang kurang demen pakai conditioner. Sempet punya lah tentunya, tapi jarang banget saya pakai. Saya suka parno, soalnya conditioner kan ada sensasi licinnya tuh. Saya takut aja saya nggak bersih bilasnya, dan malah bikin rambut kotor dan ketombe. Makanya dari dulu saya lebih milih pakai serum atau vitamin rambut daripada conditioner.


    Selain TBS, sampo non SLS dan sulfate yang gampang dicari yang saya tahu adalah pentine lively, Natur, dan Pigeon baby shampoo. Sejauh ini yang sudah saya coba adalah Natur gingseng dan Pigeon. Tapi yang paling cocok untuk rambut saya adalah TBS Rainforest, karena bikin rambut saya tetep lembut, enteng, dan wanginya enak banget. Semacam wangi herbal jejamuan gitu. Ini botol ketiga saya untuk TBS Rainforest.

    Sebelum pakai TBS Rainforest, saya hampir setiap hari keramas. Sejak pakai TBS Rainforest, rambut saya rasanya nggak gampang gatel dan lepek, jadi keramasnya cukup 2-3 hari sekali. Untuk jenis rambut kering seperti saya, keramas sering-sering itu nggak bagus, bikin rambut tambah kering. Makanya TBS Rainforest Shampoo ini ngebantu banget ngurangin kadar keramas saya.
  2. TBS Grapeseed Glossing Serum

    Kalau serum yang ini saya keracunan Mizha. Tadinya saya pakai serum dari L'oreal Elseve. Tapi si TBS Grapeseed ini lebih enak.

    Rambut saya itu tipe rambut galau, lurus enggak keriting juga enggak. Berombak gitu. Kalau pas lagi bagus, ya baguuss banget, kelihatan feminin gitu tipe rambut begini. Tapi seringnya sih mengembang kaya singa dan susah diatur. Jadi saya agak-agak kecanduan sama hair dryer. Habis keramas, kalau memang ada acara keluar hari itu, ya mau nggak mau harus saya blow. Daripada kering dijalan dan kemudian njebubuk kaya singa?

    Makanya biar nggak rusak karena sering kena panas hair dryer, setiap habis keramas dalam kondisi setengah kering, saya oleskan TBS Grapeseed Serum pada batang rambut, baru setelah itu di blow dry. Kalau pakai serum ini, rambut rasanya lebih lembut dan lebih gampang diatur. Baunya juga enak, seger. Kalau saya bilangnya kaya bau seledri :D.

Produk rambut yang ada di rumah saya ya cuma dua itu. Tapi saya masih punya perawatan tambahan untuk rambut:
  • Sebulan sekali (menjelang nikah ini jadi dua minggu sekali) saya hair spa ke Salon. Kadang pakai Makarizo Texture Experience, kadang pakai L'oreal Hair Spa Nourishing Creambath. Tergantung mood lah.
  • Sebulan sekali, pas barengan sama hair spa, saya melakukan trim ujung-ujung rambut di salon. Siapa tau ada yang bercabang. Biar kalau ada yang bercabang langsung segera dibasmi, nggak merambat keatas-keatas.
  • Sebisa mungkin sebenernya saya menghindari hair dryer. Sebisa mungkin. Tapi seringnya nggak bisa :|.
  • Seminggu sekali, saya masker rambut saya sendiri dengan EVOO. Caranya, malam hari sebelum tidur, saya oles EVOO ke seluruh rambut saya, terus saya diamkan semalaman, saya bawa bobok gitu. Paginya baru dicuci bersih. Emang ribet sih, keramasnya harus pakai sampo dua sampai tiga kali untuk memastikan rambut bener-bener bersih. Tapi hasilnya rambut saya rasanya lebih halus dan lebih lembap. Kalau hair mask semacam ini, hasilnya nggak instan sih. Memang harus rutin pemakaiannya.


PERAWATAN KULIT BADAN

 

Kaya kulit kepala saya, kulit badan saya tipenya juga kering. Kayaknya saya tipe yang dari ujung rambut sampai ujung kaki sampai dompet kekeringan deh *nyebur sumur*. Kalau lagi keriingg banget, bisa sampai lecet-lecet. Makanya saya jaga banget biar kulit badan saya nggak kekeringan. Saya bener-bener harus pilih-pilih produk untuk merawat badan, biar nggak kering berlebihan.

Oh iya, saya juga lagi rajin spa. Sebulan terakhir ini saya seminggu sekali spa. Treatment-nya: Pijat - Lulur - Body Mask - Body Steam - Mandi Susu - Terus terakhir dioles pakai butter susu. Tapi spa gini sebenernya nggak begitu pengaruh ke kulit saya. Saya cuma suka sensasi rileks dipijetnya aja. Kalau untuk memperbaiki tekstur kulit mah lebih manjur pakai perawatan rutin sendiri, tapi yang telaten.

  1. Johnson's Baby Milk Bath


    Selain Johnson's, saya juga cocok sama Leivi, Palmolive, TBS, Dove, dan beberapa sabun lain. Tapi favorit saya tetep si Johnson's Milk Bath. Wanginya itu lho, enakkk banget.

    Sabun ini busanya nggak banyak, busanya juga tipe yang lembut, dan setelah dibilas ninggalin sensasi licin, nggak kesat, nggak bikin kulit ketarik dan kerasa nggak nyaman. Suka banget. Walau di ingredient-nya masih terdapat kandungan SLS, tapi sabun ini nggak bikin kulit saya kering. Tapi waktu iseng saya uji coba pakai di muka, ada sensasi kulit ketarik. Jadi sebenernya sabun ini kurang lembap juga ya? :D

    Selain untuk mandi, saya juga taruh sabun ini di wastafel buat cuci tangan. Soalnya saya sukaaa banget sama aromanya. Kalau habis cuci tangan, baunya berasa kemana-mana. KEMANA-MANA!
  2. TBS Brazil Nut Creme Body Scrub

    Saya itu suka berpetualang sama body scrub. Sembarang saya cobain deh. Apalagi sekarang merk-merk lokal semacam wardah, mustika ratu, sariayu, taman sari, gitu-gitu varian body scrub-nya makin beragam. Bikin kepengen nyobain satu-satu.

    Tapi favorit saya scrub dari TBS. Scrub dari TBS ini yang paling sering saya repurchase. Ganti-ganti aja variannya tergantung mood. Tapi paling sering si Olive. Sekarang lagi kepengen nyoba yang Brazil Nut. Kalau scrub-scrub lain, mentok tiga kali repurchase udah bosen, kalau TBS ini kayaknya bolak-balik saya beli lagi setelah cobain berbagai merk lain.

    Yang saya suka dari scrub ini adalah:

    Saya scrubing cuma seminggu sekali. Akhir-akhir ini sih seminggu dua kali. Soalnya kalau sering-sering nggak bagus juga buat kulit, bikin kulit tambah kering dan rentan iritasi. Secukupnya aja lah ya, segala hal yang berlebihan itu nggak baik. Terus setelah scrubing, wajib pakai lotion atau butter, biar kulit kembali kalem dan lembap.
     
  3. Nivea UV Protection Advanced Moisture Care Lotion

    Saya ini paling males pakai sunblock badan. ~ Eciyeehh...kaya yang rajin aja pakai sunblock muka :p.~ Makanya saya beli Nivea ini, soalnya ini mending sih dibanding sanblok-sanblok yang lain. Terus saya sengaja beli yang sekalian ada pelembapnya, jadi saya nggak males pakai, soalnya nggak mesti di-layer-layer. Pokoknya kalau habis mandi pagi saya pakai ini deh.

    Tapi jujur aja, saya sebenernya bukan penggemar Nivea Body Lotion, varian apapun (kalau serum dan body cream-nya saya suka). Menurut saya Lotion Nivea itu teksturnya aneh, encer tapi susah meresap ke kulit. Saya lebih suka vaseline yang juga encer tapi gampang meresap dan adem di kulit. Atau Jergens dan Dove sekalian deh, thick, super melembapkan, tapi tingkat gampang-meresapnya masih bisa ditolerir. Tapi ya wis lah ya, kadung dibeli ini :D
  4. Mustika Ratu Olive Zaitun Body Butter

    Di post yang ini, saya pernah bilang kalau nggak suka sama Body Butter. Tapi ternyataaaa, sekarang saya jadi suka! Ternyata, kalau dirutinin pakai ini, tektur kulit beneran membaik, nggak kering-kering lagi, dan juga lebih cerahan. Butter ini nggak ada kandungan pemutihnya sih, tapi mungkin kalau kulit lebih sehat juga bakalan kelihatan lebih cerah dan bersinar gitu kali ya?

    Saya cuma pakai malem, atau sore sebelum mandi sore. Saya oles aja, sedikit-sedikit asal merata. Kamar tidur saya ber-AC dan jenis kulit saya kering. Tapi paginya kulit saya masih berasa lembap.

PERAWATAN KULIT PUNGGUNG

Walaupun kulit saya cenderung kering, tapi punggung saya gampang jerawatan :(. Kenapa ya? Biasanya sih saya nggak terlalu care juga. Pokoknya asal bersih lah, mandi teratur, ganti baju teratur, dan pilih pakaian dan BH yang nggak begitu ketat, dan bahannya menyerap keringat. Tapi yang jadi masalah adalah: MODEL KEBAYA PENGANTIN YANG BUAT PEMBERKATAN NIKAH SAYA ITU BACKLESS! Model bagian belakangnya terbuka dari bahu sampai ke atas pinggul. Nah loh!! Nangis nangis deh liat bekas jerawat berjajaran di sepanjang punggung.

Saya udah pasrah aja sama bekas jerawatnya. Toh nanti bisa ditutup pakai creamy foundation pas acara. Tapi saya bener-bener njaga biar jerawatnya nggak nambah lagi. Males juga kan kalau ada jerawat sakit perih meradang gitu, terus ditutup pakai kebaya bahan tile ketat. Rrrrr....

  1. JF Sulfur Acne Care


    Ini pertama kalinya saya coba. Biasanya saya pakai Acnes Soap Bar. Tapi di deket rumah saya sini susah banget nyari produk-produk Acnes. Sabunya keras banget, kalau jatuh kemlotak, kalau jatuh nimpa kaki rasanya sakit. Maksud dari informasi ini adalah sabunnya nggak blenyek-blenyek creamy model Dove Beauty Bar gitu lhoh --".

    Busanya nggak begitu banyak. Aromanya kalau menurut hidung saya campuran aroma belerang dan bedak bayi. Sabun ini beneran nggak bikin kulit saya kering. Pernah sekali saya coba di muka, saya pikir bakalan kerasa super kesat, kering, dan ketat gitu. Ternyata enggak. Ya kesat sih, tapi nggak berlebihan, masih nyaman di kulit.

    Saya pakai sabun ini khusus di punggung aja. Saya diemin sebentar, terus saya bilas. Kalau dipakai di seluruh badan takutnya bikin kering. Lagian baunya nggak begitu enak.
  2. Herocyn Medicated Skin Powder

    Bedak ini rekomendasi dari Yulie. Katanya ampuh banget mengatasi jerawat punggung. Dan ini juga ampuh banget di saya! Jerawat-jerawat punggung saya cepet mengering pakai bedak ini. Dan sejauh ini nggak muncul jerawat baru. Tapi kata terapis yang ngurusin punggung saya, masih ada komedo-komedonya. Hmm...punggung juga bisa komedoan yak ^^. Sayangnya bedak ini baunya nggak enak.

Sebulan sekali, habis periode menstruasi, biasanya saya bersih-bersih jerawat ke Larissa Skin Clinic. (Ada yang bilang facial itu nggak bagus, tapi sutra lah ya, saya juga nggak tahan sama komedo :D) Selain muka, saya juga bersih-bersih punggung. Ya semacam facial tapi di punggung gitu, tetep pakai scrub, masker, dan HF juga.

Selain itu, yang harus diperhatikan, jaga kebersihan. Itu penting banget! Mandi minimal dua kali sehari. Terus juga ganti baju dan daleman minimal dua kali sehari. Saya malah kadang tiga sampai empat kali ganti lho. Soalnya kadang-kadang kalau siang hawanya panas dan gerah, saya nggak betah. Mending ganti deh. Dan saya selalu tidur pakai baju bersih, bukan baju yang saya pakai keluar tadi.

Saya suka heran sama orang yang malas ganti baju. Kok betah ya, baju hari ini kena keringet dipakai lagi besoknya atau sorenya?


PERAWATAN SPESIAL


Yang ini nggak usah ditanya deh, dari ujung rambut sampai ujung kaki bisa dirawat pakai EVOO. Untuk perawatan rambut dan badan, saya pakai dengan cara:
  • Untuk masker rambut seminggu sekali
  • Kalau pas kulit kering banget, saya oles gitu aja ke kulit, terus timpa lotion
  • Kadang-kadang saya campur ke lotion saya, biar lebih lembap.

27 comments:

  1. Ecie mau mantenan perawatan khusus mulu nih eciee :P
    Wah aku malah belum pernah ngerasain yang namanya jerawat punggung, adanya jerawat di dagu sama dahi + pipi, wah ganggu sekali gabisa nadah dagu pake tangan, gabisa garuk pipi kalau gatel, dan yang paling ngeselin, gabisa tidur pas pelajaran gara2 jerawat dahi jadi gabisa nempel ketangan xp *nah oot*

    Aku jg punya lho kak si rainforest shampoonya tbs itu ;3 emejing bener gak bikin rambut kering , tapi gak melembabkan juga (rambutku kering) nah galau -_-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya doonk :D :D

      Nah tuh dia, aku di muka malah jaraang banget jerawatan, tapi kalau dipunggung langganan. Ada enaknya sih: Nggak keliatan. Tapi nggak enaknya ngerawatnya susah. Tangan kan nggak nyampe ya bok, terus susahnya kalau keringetan gitu.

      Iya, TBS rainforest nggak bikin kering. Tapi kalau dipakai rutin beneran kelihatan hasilnya lho. Kerasa banget jadi nggak gampang rontok dan lebih shiny aja lama-lama :D

      Delete
  2. uhuuuyyy yang mau nganteen <3 aq jg pengen loo mba beli rainforest moisture ni, tp ms kudu nabung dulu gara" hargany g sesuai kantong TT__TT

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mahaall. Mana habisnya cepet lho. Soalnya encer gitu trus busanya dikit, berasa nggak rata2 aja sekepala, jadi tambah tambahin terusss. :(.
      Kayaknya aku mau beralih ke Natur aja dah :D

      Delete
  3. Huks aku enggak bisa dateng ke kondangan kamu braaa.....!!!

    Aku juga pindah nih dari Loreal ke TBS Olive Serum tapi kalo shampoo akhirnya balik lagi ke Shiseido Tsubaki.

    http://hanaiyzm.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Braaaa... Kamu kok gitu sih braaa T.T

      Aku belum sempet nyobain tsubaki nih bra. Takut je, takut dapet pelsong.

      Delete
  4. Kalo di saya Johnson's Baby Milk Bath untuk muka oke2 aja mbak, gak kering atau ngerasa ketarik gitu. Kalo kepepet kehabisan sabun muka kadang2 dipake buat muka jg ni sabun XD

    Punggung saya jg jerawatan T__T
    Kalo sembuh langsung ninggalin bekas2 hitam, padahal ga ada diutik2 pake jari, pinset, apalagi soderan... tetap aja bekasnya gamau ilang *mundung*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kulitku masalahe kuering pol, jeng. Jadi ya masih kerasa agak-agak ketarik dikit. Tapi kalo pas traveling atau kehabisan sabun muka gitu, pakai ini juga masih nggakpapa.

      Iya je, aku juga. Nggak diapa-apainpun tetep membekas. Mungkin karena pengap ketutup baju mulu ya, terus kena-kena keringat juga. Makanya akhir2 ini suka tak facial (backial?) punggung. Biar cepet aja sembuhnya T.T

      Delete
  5. hai,
    selamat ya yang sebentr lagi mau menikah
    oia salam kenal dari O SALON
    informasinya juga berguna banget,bukan cuma buat pas mau menikah aja kaaannn tp untuk sehari-hari juga perlu ;D
    http://www.beautyandtheblog.co/eyebrow-embroidery-sulam-alis.html

    see u

    ReplyDelete
  6. lotion favooritku vaseline... emang gampang meresap ya dia, sunblock nya juga enak, gak terlalu lengket :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya banget. Gampang ngeresep kalau vaseline. Aku suka sunblock yang aloe spf 24 ituh :)

      Delete
  7. Sama mbak punggungnya ama sy. Tapi berhubung gw blom ada kesempatan buat nunjukin ke publik punggung sy yg antik itu. Jadi ya biasa2 saja. Ga terganggu. Cuma kayaknya punya sy ga sampe jerawatn gede gt. Cuma merah2. Tapi yg pastinya punggung ga mulus. Hahah

    btw. Ntu pake olive oil di bawa tdr gmn ya? Bantalnya jadi berminyak ga? Ato di tutup pake shower cap?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tadinya aku juga cuek aja. Kan aku kerja sehari-hari nggak pakai bikini atau backless dress gitu sih ya :p

      Sejauh ini nggak berminyak lho. Pakenya jangan kebanyakan juga sih. Kalau takut, coba bantalnya dialas aja pakai handuk bersih :D

      Delete
  8. eh... ternyata dari sini sumbernya, haha.... Jadi mayu..

    Yampun rajin banget yg mau kawin... Tau gak dulu, pas mau merit aku malah males keramas, stresssss.... belum sibuk ngurusin ni-itu, padahal udah ada wo... nasib penganten jaman sekarang.. T_T

    trus besok mau akad, aku malah keluar, haha... 5 hari sebelumnya jalan2 ke mall sama suamiku, Tapi di aku emang gak ada pingit2an sih.. :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sumber apaan, miz? :o

      Aku kalau keramas emang rajin, Miz. Soale klo kelamaan nggak keramas gitu berasa gerah & gatel terus merasa diri sendiri bau. Duh.. Hahahaa..

      Aku malah nggak pake WO ini, semua diurus sendiri. Terus udah gitu, aku dipingit dong *nangis*

      Delete
  9. rempongisasi ya mbk..:D

    aku jg pnya masalah sm jerawat punggung yg susah bgt dikudeta.. dlu waktu mau nikah rajin luluran pke lulur kocok ratu mas biar suami gk shock liat makadam d punggung istrinya.. n lumayan ilang bekas jerawat n jerawatnya.. skrg udah nikah, gk sempet perawatan2 n jerawat mkin merajalela.. bodo amat dah udah laku ini,, hehe *curhat*

    tbs rain forest hrganya brp mbk? buka 1 post aja,, ngeracuninnya bs lgsg bnyak produk nih.. >.<

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya dong,kan demi kebagusan reputasi dan faktualisisasi diri :D

      Aku kepengen juga sebenernya pakai lulur kocok itu di punggung. Tapi nggak bisa, nggak nyampe tangannya + nggak ada yang nelulurin. Ya wis dah pasrah aja, lulurannya seminggu sekali sekalian spa di salon. Aku juga tadinya bodo amat sama jerewi jeng, toh ketutupan baju ini. Kalau kebayaku nggak backless aku paling juga masih bodo amat aja :))

      109rb. Mahal dan abisnya cepet. Aku kayaknya mau hijrah ke Natur Aloe aja T.T

      Delete
    2. iya.. tp kayaknya emang bagus ya, banyak yg rekomendasiin si tbs rain forest ini..

      btw kapan itu aku liat pantene lively di supermarket, masih mengandung sulfate2an,, tp mengklaim udh silicone free mbk.. *eh pantene lively itu yg warnanya bening itu kan? hehe*

      Delete
    3. Iya emang bagus. Ini nggak pake silicon tapi nggak bikin rambut kasar. Aku pakai Natur Gingseng & Pigeon kasar banget soalnya.

      Ohh..masih ber-sulfate yak ^^. Wah batal naksir deh. BTW, yang bening belum tentu silicon free :D

      Delete
  10. mbak kl facial di larissa suka diuap gak?? itu bikin pori2 jd besar yaakkk.. *salah fokus_maaph* :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya diuap. Bukannya di uap itu memang sengaja untuk membuka pori2 ya? Jadi biar kalau jerawat diambil nggak terlalu sakit dan nggak terlalu parah bekasnya. Setelah itu kan di treatment masker dan di kompres pakai es juga untuk balikin. Atau gimana? :D

      Delete
    2. Iya maksudku habis facialbya itu,,bikin pori2 tmbah gede kan,soalnya di wajah aku jd gitu, big pores.. mkanya iri dah ma wajah mbak arum, kok bs flawless gt,,, :)

      Delete
    3. Kan setelah diuap, pori2nya di"kecilin" lagi pakai masker dan kompres. Mestinya sih nggak masalah dan nggak bikin pori2 tambah gede.
      Justru kalau nggak diuap tapi dipencetin (termasuk kalau suka mencetin jerawat sendiri tuh), yang bikin pori2 tambah gede, karena jerawat dipaksa keluar sebelum pori2 dibuka, jadi susah baliknya karena luka. Tapi CMIIW yah :D

      Delete
  11. Hai mba salam kenal, aku nik. Kulitku juga kering banget plus sensitif sls. Udah coba segala sabun baby sebentar doang cocoknya trus gatel2. Nyoba physiogel enak ga gatel tp tetep kering. Trus waktu nginep ditempat temen aku lupa bawa sabun, sabun temenku itu lux *bunuh diri kalo pake lux, pasti langsung jd anak monyet garuk2 mulu plus busikan. Aku cuma bawa sabun muka hadalabo gyokujun, aku nekat aja makein buat badan. Ajaib langsung haluuuuuuuuuusss bgt, ga pernah busikan lagi walaupun ga pake lotion. Coba deh siapa tau cucok, ya emang sih rada boros tp drpd sabun physiogel 100an rb mending hadalabo deh 20rb, hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai, Nik.
      Wah, terimakasih sharingnya. Mahal aja ya, sabun muka buat badan :)). Aku sekarang pakai Palmolive dan TBS, nggak kering juga lho :D

      Delete
  12. Lengkap banget perawatnnya beberPa juga fav saya :)

    ReplyDelete

Hai, terima kasih sudah mampir di sini dan berkomentar dengan sopan ;).
Komentar yang menyertakan link hidup dan kometar yang sifatnya mempromosikan website komersil/ barang jualan akan dihapus.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...