Wednesday, March 28, 2012

Sariayu Beauty Class @ Carefour Ambarukmo Plaza


Bulan lalu saya membeli beberapa produk dari Sariayu pada saat Carefour Beauty Sale (review produk bisa dilihat disini). Dan karena saya melakukan transaksi pembelian yang nilainya diatas Rp 50 000,- maka saya berhak menikuti Beauty Class Sariayu yang diadakan di Carefour secara gratis.

Sebenarnya, acara ini sudah bulan lalu. Tapi saya benar-benar bingung mau menulis apa mengenai event ini. Karena jujur saja, walau namanya Beauty Class, tapi para peserta dibebaskan untuk berekspresi sendiri dengan Make up yang sudah disediakan. Dan juga, karena terlalu sibuk dan bersemangat mencolek-colek produk Sariayu, saya jadi lupa foto-foto.

Tapi Beauty Class ini menurut saya sangat berguna. Karena disini, para peserta di kenalkan dengan beberapa produk Sariayu, mencoba beberapa produck yang disediakan, dan juga ada banyak tips perawatan wajah yang berguna banget!
  
BA cantik dari Sariayu sedang ber cas-cis-cus mengenai produk-produk Sariayu.


Acara yang cuma sekitar 3 jam ini, sangat padat, dan dibagi dalam 2 sesi:
  1. Pengenalan Produk Sariayu dan Tips perawatan wajah
    Disini kita melihat presentasi mengenai produk-produk Sariayu, dan juga ada beberapa tips cara penggunaan produk dan cara merawat wajah yang benar. Saya cukup kagum disini, karena ternyata produk Sariayu itu banyak sekali. Mulai dari perawatan kulit untuk berbagai jenis kulit, Make up untuk berbagai tone warna kulit, body care, hair care, jamu-jamuan. Selama ini saya jarang main ke website Sariayu: http://en.sariayu.com/. Padahal pasti disana ada deskripsi produk-produk Sariayu dengan jelas.


  2. Praktek Langsung Perawatan wajah dan Make Up Dasar
    Nah, disini kita diijinkan mencolek-colek krim-krim perawatan dan juga palette make-up yang sudah disediakan. Saat sesi ini, kita di pandu lagi untuk melakukan cara pembersihan wajah, memakai toner, memakai pelembab wajah, foundation, dan bedak dasar dengan benar. Setelah itu, kita bebas berekspresi sendiri dengan Palette trend make-up 2011 yang disediakan. Tapi walau dibiarkan berkreasi, kita juga diperbolehkan meminta tolong dan bertanya pada petugas cantik yang ada di situ.
Saya bawa kaca sendiri. Tapi ketinggalan dan terpaksa harus beli kaca baru saat pulang -___-


Berhubung saya nggak mengambil gambar lenongan saya yang kacau --", saya akan berbagi mengenai produk-produk Sariayu yang saya coba pada saat itu:

  • Sariayu - Pembersih Kenanga Refreshing Aromatic

    Susu pembersih untuk kulit normal ini menurut saya cukup lembut dan tidak menyebabkan kulit Iritasi. Selain itu produk ini mengandung ekstrak bunga kenanga untuk membantu menghaluskan kulit dan ekstrak pinang untuk merawat kekencangan kulit. Konsistensi atau kekentalannya juga pas. tidak terlalu cair dan tidak terlalu kental sehingga nyaman digunakan.
    Satu-satunya kekurangan dari produc ini adalah Aromanya. Produk ini menggunakan peppermint oil sebagai aromaterapi. Tapi bagi saya, baunya malah terlalu mencolok untuk ukuran skincare. Dan lagi, saya khawatir karena Peppermint oil bisa menyebabkan kulit iritasi.
    BA Sariayu menunjukan kepada peserta bagaimana cara melakukan pemijitan wajah dan pembersihan wajah yang benar: di pijit ringan berputar dari bawah ke atas. Dan benar saja, setelah melakukan pemijitan dan pembersihan wajah, wajah saya terasa segar. Lebih segar daripada bila saya melakukan pembersihan dengan cara asal-asalan seperti yang biasa saya lakukan setiap hari dirumah. Mulai sekarang saya akan melakukan pembersihan wajah dengan benar ^^'.

  • Sariayu - Penyegar Kenanga Refreshing Aromatic

    Saat pertama mencium baunya, saya langsung tidak suka, karena saya mencium aroma semacam alkohol yang kuat. Tapi mungkin itu adalah kandungan peppermint oil-nya, karena pada saat saya menggunakan tidak terasa panas atau perih seperti yang biasanya saya rasakan pada produk dengan kandungan alkohol tinggi. Jadi walau baunya keras, sebenarnya penyegar ini lumayan mild. Tapi saya melewati area sekitar mata saya yang memang sangat sensitif.
    Produk untuk kulit normal ini mengandung ekstrak bunga kenanga untuk membantu menghaluskan kulit dan Vitamin E sebagai anti oksidan yang melindungi kulit dari radikal bebas.
    BA Sariayu menunjukan cara memakai penyegar yang benar, yaitu dituang ke kapas lalu ditepuk-tepuk ringan secara merata ke seluruh wajah. Bukan dengan cara diusap.

     
  • Sariayu - Pelembab Mawar Refreshing Aromatic

    Pelembab wajah untuk jenis kulit normal-kering ini mengandung Ekstrak mawar untuk efek aromaterapi dan Ekstrak pinang untuk merawat kekencangan dan elastisitas kulit. Walau dikhususkan untuk kulit normal-kering, tapi di kulit berminyak saya, pelembab ini cocok-cocok saja. Teksturnya lotion, tidak thick, sehingga cepat menyerap di kulit wajah dan tidak menyebabkan wajah menjadi cepat berminyak.
    Namun bagi saya, pelembab ini tidak cukup untuk melembabkan kulit saya yang mempunyai beberapa dry patch atau bagian-bagian yang kering. Saya menyukai pelembab ini sebagai base make-up, karena ringan dan tidak menyebabkan muka berminyak, sehingga riasan yang kita gunakan menjadi lebih awet. Namun untuk perawatan sehari-hari, saya cenderung lebih suka Sariayu pelembab putih Langsat dengan tekstur cream yang melembabkan dan mengandung ektrak buah langsat yang membantu mencerahkan kulit.
    BA Sariayu juga menunjukan cara memakai pelembab yang benar. Arah pengolesannya seperti pada pengolesan Pembersih wajah, yaitu dari bawah ke atas. Tetapi pada pemakaian pelembab, sebaiknya tidak dengan cara diurut memutar, karena pemakaian seperti itu akan merangsang keluarnya minyak wajah lebih cepat

     
  • Sariayu - Alas Bedak Energizing Aromatic Sawo Matang

    Alas Bedak ini mengandung ekstrak pinang untuk merawat kekencangan kulit, pelembab alami dan tabir surya, serta esensial oil cendana sebagai aroma therapy.
    Tekstur produk ini ringan, mudah di blend, dan mudah meresap. Coveragenya sheer, tidak cukup untuk menutup noda-noda pada wajah, jadi bagi yang memiliki bekas jerawat atau flek, harus memakai concealer juga. Tapi saat saya mencoba untuk menutup kantong mata saya dengan cara menepuk-nepukan sedikit produk ini ke bawah mata saya, ternyata lumayan bekerja. Kantong mata saya sedikit tersamar :).
    Walaupun sudah mengandung tabir surya, tapi saya rasa untuk pemakaian sianghari, kita masih perlu memakai sunblock sebelum pemakaian alas bedak ini. Karena pada Produk ini itidak dicantumkan kadar SPF-nya, sehingga saya tidak yakin apakah produk ini saja cukup untuk melindungi kulit kita dari sinar matahari.
    Secara keseluruhan, menurut saya produk ini cocok untuk penggunaan sehari-hari. Tapi kalau untuk acara yang membutuhkan make-up lebih coverage dan tahan lama, saya menyarankan untuk menggunakan Cream Foundation atau Alas Bedak berbentuk cream yang lebih tahan lama dan coveragenya full untuk menutup noda. Cream Foundation juga bisa digunakan sebagai concealer.
    Sayangnya, BA Sariayu memilihkan warna Sawo Matang, yang terlalu gelap untuk kulit N 27 saya. Waktu saya protes, BA Sariayu-nya menjawab bahwa untuk pemakaian foundation, memang harus lebih gelap dari warna kulit agar bisa mengcover noda-noda wajah. Hmmm...sory tapi kali ini saya tidak begitu setuju dengan mbak BA. Menurut saya foundation harus sesuai dengan warna kulit wajah, tidak terlalu gelap ataupun terlalu terang. Tapi ya sudahlah, saya pakai saja :D.
    BA sariayu juga mengajarkan bahwa cara terbaik menggunakan foundation adalah dengan menggunakan jari, dengan arah dari atas ke bawah mengikuti arah bulu-bulu halus di wajah kita. Lagi-lagi, maaf ya mbak BA, saya kurang setuju. Pemakaian foundation dengan tangan akan menyebabkan wajah cepat berminyak dan hasilnya kuranh halus dan rata. Saya lebih suka memakai brush atau sponge, karena hasilnya lebih rata dan tidak cakey. Tapi karena tidak disediakan Brush dan Sponge untuk Foundation, jadi saya ikut memakai jari :D.

  • Sariayu - Two Way Cake Refreshing Aromatic Kuning Langsat

    Saya baru kali ini mencoba TWC dari Sariayu. Untuk TWC dari Martha tilaar, biasanya saya melirik ke Caring Colours yang menyediakan banyak produk TWC untuk berbagai jenis dan kebutuhan kulit. Kesan saya, TWC Sariayu ini lumayan halus butirannya dan tidak cakey.
    Hanya saja menurut saya, pemakaian TWC setelah Foundation tidak begitu bagus hasilnya. Karena TWC sudah mengandung foundation, bila di tambah foundation lagi, hasilnya akan mudah cakey. Saya lebih suka memakai Loose Powder atau bedak tabur untuk pemakaian setelah Foundation, Compact Powder atau Pressed powder tanpa foundie untuk touch up dan di bawa-bawa, lalu Powder Foundie atau TWC untuk pemakaian yang lebih praktis tanpa foundation sebelumnya.
    BA Sariayu juga mengajarkan cara memakai TWC dengan baik. Caranya, sponge tidak di geser atau dioles-oles pada wajah, tetapi di tepuk-tepuk ringan merata. Bila sponge digeser, akan merusak Foundation yang sudah kita oles sebelumnya, dan menyebabkan bedak menjadi cakey. Saya pribadi lebih suka meng-aply TWC menggunakan kabuki brush atau powder brush.

  • Sariayu - Trend Warna 2011 Moistpome Lipstick Petikan Sitar 01

    Saya suka sekali dengan warna Lipstick Petikan Sitar 01. Warna nude orange-nya sangat bagus dan natural di bibir saya. Tidak terlalu bold, tetapi tidak terlalu pucat juga. Teksturnya juga tidak mengeringkan bibir meskipun saya memakainya begitu saja tanpa mengenakan lipbalm sebelumnya. Lipstick ini mempunyai aroma yang enak seperti permen karet. Pecinta lipstick orange dan pecinta lipstick Natural harus mencoba lipstick ini!




  • Sariayu - Trend Warna 2011 Moistpome Eyeshadow Petikan Sitar
    Kita semua pasti sudah tau kualitas Eyeshadow Sariayu yang sangat-sangat bagus. Pigmented, Tahan Lama, dan dengan berbagai pilihan warna yang sangat menarik, yang menggambarkan kekayaan alam Indonesia. Saya adalah salah satu penggemar eyeshadow Sariayu.
    Warna Eyeshadow Petikan Sitar ini, sekilas pandang mirip seperti warna Eyeshadow Bena dari trend warna 2012 yang saya punya. Tetapi Petikan Sitar range warnanya lebih natural dari Eyeshadow Bena.
    Kualitasnya masih tetap sama seperti eyeshadow-eyeshadow sariayu yang lain, sangat bagus. Hanya saja saya sedikit terganggu dengan Glitternya yang terlalu banyak. Mungkin nggak sih, Sariayu mau mengeluarkan eyeshadow seri Matte? Saya akan ada di barisan terdepan yang akan membelinya kalau Sariayu mengeluarkan eyeshadow seri Matte :))).

     
  • Sariayu - Pemulas Pipi Apokayan

    Pengalaman pertama saya dengan blush-on Sariayu adalah dari seri Nias, dan saya tidak begitu suka karena warnanya tidak begitu cocok dengan kulit saya dan teksturnya susah di blend. Tapi saat saya mencoba Pemulas Pipi Apokayan ini, saya menyukainya. Dan saya menyadari, sepertinya cara saya menggunakan blush Nias dulu salah, sehingga susah di blend.
    Warna orangenya sangat segar, dan warna coklatnya bisa digunakan untuk shading atau membentuk tulang pipi. Dan bila dua warna itu di baurkan, akan menghasilkan warna orange natural yang cantik.
    Saya mengikuti cara yang di ajarkan oleh BA Sariayu. Baurkan kedua warna di brush, lalu tap-tap brush untuk menjatuhkan bubuk-bubuk blush-on agar tidak terlalu tebal dan tampak natural, lalu oleskan perlahan secara melingkar dari pelipis sampai ke bulatan senyum pada pipi. Dan saya berimprovisasi sendiri mencoba warna coklatnya untuk shading di bawah tulang pipi. Hasilnya sangat bagus.
    Tips yang berguna dari BA Sariayu: bila blush terlalu tebal, jangan panik. Sapukan saja bedak tipis-tipis di atas blush-on agar warna blush on tersamar dan lebih natural :).

  • Sariayu - Mujizat Mata Kejora

    Saya cukup senang karena mengetahui bahwa ternyata Sariayu mempunyai Produk untuk Remover Make-up Mata dan bibir, dengan harga yang terjangkau tentunya. Produk ini mengandung minyak bulus, ekstrak bunga kenanga, dan olive oil. Produk ini akan membersihkan area mata dan bibir dari make-up, sekaligus melembabkannya. Walau produk ini mengandung minyak bulus, tapi jangan khawatir, produk ini tidak berbau amis khas minyak bulus sama sekali.
    Produk ini bekerja dengan cukup baik saat saya gunakan untuk menghapus Eyeshadow dan lipstick Sariayu, tanpa membuat Mata dan bibir saya menjadi kering dan iritasi. Tapi saya belum mencoba apakah akan bekerja dengan baik juga untuk menghapus Mascara dan Liquid Eyeliner, karena saat itu tidak di sediakan produk maskara dan eyeliner untuk saya coba.


Sariayu adalah brand kosmetik dari Indonesia yang tidak diragukan lagi kualitasnya. Saya adalah penggemar berat brand ini, karena kualitasnya bagus dan harganya terjangkau. Selain itu Sariayu juga sangat kreatif dalam menciptakan trend-trend warna setiap tahunnnya. Saya termasuk salah satu dari jutaan orang yang selalu menunggu-nunggu trend warna Sariayu setiap tahunnya.

Menurut saya, event-event seperti ini sangat bagus karena bisa menambah pengetahuan kita sebagai konsumen mengenai produk-produk yang ada. Dan tips-tips yang diajarkan juga sangat berguna dan bisa kita praktekan dengan menggunakan produk mereka. Saya berharap, kedepannya Sariayu dan Indonesian cosmetic Brand yang lain lebih sering mengadakan event-event seperti ini :).



Random

Setelah puas berdandan dan mendengarkan seminar, pulangnya saya membeli ini:


Yummy

Kapan saya kurus kalau seperti ini -_____-.


Gambar diambil dari:

Tuesday, March 27, 2012

Bedak Dingin Saripohatji


 

Masker atau Bedak Dingin Saripohatji mungkin nggak terlalu populer untuk yang tinggal di luar kota Bandung, karena Bedak dingin ini hanya ada di kota Bandung. Saya pun awalnya nggak terlalu "ngeh" dengan keberadaan Masker ini. Saya pernah mendengar sekilas dari seorang teman, tapi sekilas sambil lalu saja, soalnya saya nggak begitu tertarik juga. Lalu Masker ini mulai booming di forum Cheap but Great Skincare Product di Female Daily. Saat booming itu pun saya belum begitu tertarik, karena seperti yang sudah diketahui, saya termasuk orang yang malas beli-beli via online.

Tapi kemudian ada jalan bagi saya untuk mencoba masker ini. Teman saya kebetulan mau memesan masker ini via Kaskus. Dan saya titip saja melalui dia. Di kaskus, Masker Saripohatji dijual per bungkusnya 3 ribu rupiah. Kami pesan 20 bungkus, masing-masing mendapat 10 bungkus.

Sebelum memakai masker, saya biasanya melakukan massage ringan pada wajah dengan menggunakan milk cleanser, lalu scrubing wajah, dan kemudian saya membilas wajah dengan air hangat. baru setelah itu saya gunakan maskernya. Berikut cara penggunaan masker beserta reviewnya:

  1. Sobek bagian luar pembungkus Masker.
    Masker ini punya dua lapisan pembungkus. Lapisan pertama (tampak depan dan tampak belakang) bisa dilihat pada dua gambar yang sudah saya upload diatas.



  2. Buka lapisan pembungkus ke dua
    Saat di buka, akan tampak butiran-butiran seperti pil obat dalam jumlah banyak. Itu maskernya. Walau bentuknya kaya pil, tapi itu bukan untuk diminum lho, ya! Itu adalah Masker atau Bedak Dingin, untuk pemakaian luar. Dalam satu bungkus ada 20 gram masker dalam bentuk butiran, yang bisa digunakan sebanyak 5 sampai 6 kali pemakaian. Murah dan ngirit banget, yak?



    Pada lapisan pembungkus kedua, akan ada deskripsi produk dan petunjuk pemakaian. Petunjuk pemakaiannya sumpah lucuk banget! Saya dan teman saya ngakak heboh saat pertama kali  membacanya. Saya lupa sih tepatnya :)

  3. Siapkan peralatan tempur



    1) Wadah untuk tempat mencampur masker
    2) Air mawar atau Air mineral (saya memakai air Aqua hangat)
    3) Kuas Masker
    4) Sendok kecil atau spatula untuk mengaduk masker

  4. Ambil 5 sampai 6 butir Masker, dan letakan di dalam wadah kecil
    Pemakaian bisa lebih sedikit, atau lebih banyak, tergantung pada besarnya permukaan kulit wajah. Kata orang sih muka saya "jembar", jadi saya butuh lebih banyak butir masker saat memakainya. -_____-

  5. Campurkan butiran masker dengan Air mawar atau air mineral
    Saya nggak terlalu suka bau air mawar dalam kemasan. Dan saya pernah mendengar kalau air mawar botolan dari salah satu brand itu fake. Bukan air sari mawar tapi air biasa yang dicampur dengan aroma atau pewangi dan kemudian dikemas. Jadi saya pikir akan lebih higienis dan natural kalau saya pakai air mineral yang ada di rumah saja.
    Dan masker ini akan lebih cepat larut dengan air hangat dibandingkan air dingin. Jadi saya memakai air aqua hangat, tinggal ambil dari dispenser :). Lebih baik menuang airnya sedikit demi sedikit. Karena kalau kebanyakan air, masker ini akan terlalu encer dan malah susah diratakan.



  6. Diamkan sebentar
    Cara kerjanya saya lihat sih seperti tablet Redoxon itu. Jadi saat dituang air, sedikit-sedikit butiran masker akan hancur, dan ada bunyi mendesis. Tunggu saja sekitar 1 sampai 2 menit sampai pil-pil itu menyerap air dengan sempurna dan menjadi lembek.

  7. Aduk-aduk dengan spatula atau sendok kecil
    Setelah masker lembek, aduk-aduk dengan spatula agar bentuknya mirip pasta.

  8. Ambil masker dengan kuas



  9. Oleskan merata ke wajah dan leher
    Saya tidak suka mengoleskan ke area leher, karena akan menimbulkan rasa gatal. Dan jangan lupa, saat mengoleskan masker sebaiknya hindari daerah di sekitar mata dan mulut. Karena kulit di sekitar mata dan mulut sangat sensitif dan bisa iritasi.



  10. Diamkan sekitar 15 sampai 30 menit, atau sampai masker mengering
    Rekomendasi aktivitas sambil menunggu masker kering:
    1) Scrub badan atau luluran
    2) Tiduran (seringnya sampai ketiduran)
    3) Baca buku
    Yang paling tidak saya suka dari masker ini adalah bubuknya akan rontok dan menyerbuk saat kering. Kadang mengotori badan, baju, dan tempat tidur saya. Dan yang paling parah, terkadang bubuknya terhirup dan masuk ke hidung saya. Jadi sangat tidak disarankan menunggu masker kering sambil makan/minum atau memasak, karena bubuk-bubuk masker bisa jatuh ke makanan atau minuman kita.



  11. Cuci muka dengan air dingin
    Saya biasanya menggunakan sabun wajah untuk mencuci muka setelah selesai bermasker, dan setelah itu menggunakan toner dan pelembab. Wajah akan terasa bersih dan segar.

Nah, selesai. Sekarang review mengenai manfaatnya :)

Saya sudah menggunakan semua masker-masker tersebut sampai habis. Jadi saya memakai 10 bungkus. Setiap bungkusnya saya gunakan kira-kira untuk 5 kali pemakaian. Dan saya rutin memasker wajah saya dua sampai tiga kali dalam satu minggu.

Banyak yang bilang kalau masker Saripohatji mempunyai efek whitening yang lumayan terlihat. Tapi saya tidak merasakannya. kulit saya tidak bertambah putih atau cerah setelah memakai masker ini. Manfaat yang saya rasakan dari masker ini adalah: Masker ini mengurangi minyak di wajah saya, dan membuat jerawat cepat kering. Bahkan ada saat-saat tertentu dimana Masker ini membuat kulit wajah saya sangat kering.

Kesimpulannya:

pros:
+ Sangat murah dan irit
+ Wajah terasa segar setelah pemakaian
+ Jerawat cepat kering
+ Membantu mengontrol minyak di wajah
+ Tidak ada bau-bauan yang mengganggu seperti masker tradisional yang lainnya
+ Mudah di pakai dan mudah diratakan di wajah
+ Mudah di bersihkan

cons:
- Susah ditemukan di luar kota Bandung, harus beli via online
- Membuat wajah terasa kering (tidak cocok bagi yang berkulit kering dan sensitif)
- Terkadang akan ada rasa gatal pada saat pemakaian
- Saat kering, masker akan menyerbuk, dan berjatuhan serta terhirup masuk ke hidung

Harga = Rp 3000 - Rp 6000 per bungkus / 20 gram (tergantung seller)
Repurchase = Tidak, susah belinya.

Monday, March 26, 2012

Random Post: Kangen nge-blog, rencana Gath Beauty Blogger Jogja, dan beberapa tips & rekomendasi produk


Saya sangat-sangat merindukan menulis dan berbagi di sini. Postingan terakhir saya ternyata sudah dua minggu yang lalu >'<. Yah saya sangat sibuk seminggu belakangan ini. Saya keluar kota, membereskan ini, melakukan itu, bertemu si ini dan si itu, bla bla bla. Bahkan nggak ada waktu untuk bernapas *lebay*. Semoga saya nggak ketinggalan banyak yah..

Tapi di sela kesibukan saya, saya sempat bertemu dengan Monmon dan Ephong. Mereka Beauty Bloger dari Yogya. Blog unyu mereka bisa dilihat disini dan disini. Saya sudah bertemu dengan Ephong sebelumnya, tapi baru sekali ini bertemu dengan MonMon.

Kami ketemuan sebenernya untuk membahas Gath Beauty Blogger wilayah Jogja. Tapi sebagian besar waktu malah kami gunakan untuk membahas Make Up. Dasar wanita :))))). Jadi selain mengenai Gathering, saya juga mendapat rekomendasi produk dan tips-tips. Dan saya tergoda untuk berbagi disini :D

  1. Gathering Beauty Blogger Jogja mungkin akan diadakan di bulan April atau Mei. Tapi belum tahu nih pastinya gimana. Untuk info lebih lanjut, nanti akan di share di  Facebook Indonesian Beauty Blogger atau Forum Female Daily yak ;)

  2. Saya termasuk orang yang malas beli-beli make-up via online, karena beberapa kali dikecewakan oleh online shop dan tukang kirim barang. Entah rumah saya yang susah dicari atau online shop maupun perusahaan jasa pengirimannya yang nggak bagus, beberapa kali saya mengalami barang belanjaan saya tidak sampai ke rumah. Kata mereka, kalau sering beli-beli via online, semakin lama barang akan semakin cepat sampai. mungkin karena mas-mas tukang antar barangnya sudah semakin hafal rumah kita yak :D.

  3. Rekomendasi online shop yang terpercaya dan cara pemesanannya nyaman adalah: Creamymilk. Dan saya jadi tertarik untuk mencoba membeli online via creamymilk.

  4. Produk yang recomended untuk dicoba saat saya belanja online adalah ELF "Contouring Blush & Bronzing Powder" dan Wet n Wild Lipstick. ELF atau Eyes Lips Face dan Wet n Wild adalah Cheap but Great Make up Product yang tidak tersedia di counter-counter di Indonesia. Patut dicoba :)


  5. Rangkaian Make-up dan skincare dari Pixy Acnebrite layak dicoba untuk mengatasi kulit yang berminyak dan berjerawat. Waktu pertemuan, Monmon memakai TWC Pixy Acnebrite dan kulitnya glowy dan tampak sehat, dari awal sampai akhir acara. Saya sedikit keracunan dengan TWCnya :D

  6. Tips dan info khusus untuk pebinta make-up wilayah Jogja dan sekitarnya: toko kosmetik murah di Jogja adalah Toko Mutiara, Gardena, dan Mirota Kampus. Toko Mutiara diskon setiap hari, Gardena diskon setiap hari senin, dan Mirota Kampus diskon setiap hari Jumat. Yang paling terkenal paling lengkap dan paling jutek mbak-mbak BA kosmetiknya adalah Toko Mutiara. Dan yang paling juara murahnya adalah Mirota Kampus :D. Saya jadi kepingin beli-beli eyeshadow inez dan blush on pixy di Mirota besok Jumat.

Dan masih banyak pembicaraan-tidak-penting-namun-menyenangkan yang lain. Baru ketemu dengan dua beauty blogger saja sudah seramai dan seasyik ini, saya membayangkan Gath nanti akan sangat menyenangkan. Selalu menyenangkan bertemu dengan sesama pecandu make-up :)

Gambar diambil dari :
http://www.mandom.co.id
http://www.creamymilk.com/
http://www.eyeslipsface.com
http://wnwbeauty.com/

Thursday, March 15, 2012

Inez Eyeshadow: Alaska & Amsterdam

 

Menurut saya, tidak ada yang mengalahkan Indonesian Cosmetic Brand kalau soal eyeshadow berkualitas bagus dengan harga murah. Dan Eyeshadow Inez adalah salah satu Favorit saya. Saya sudah cukup lama memiliki dua eyeshadow ini, tapi entah ya, rasanya saya mengalami kebosanan dengan semua eyeshadow yang saya miliki :D. Jadi baru kali ini saya punya mood untuk mereview-nya.



Tekstur & Staying Power

Teksturnya menurut saya hampir mirip seperti Eyeshadow sariayu. Pigmented, agak powdery, dan gampang di blend. Tapi bedanya dengan Sariayu, Inez ini shimmernya tidak terlalu ganas, sehingga wearable untuk sehari-hari.

Dan seperti Eyeshadow Local Brand pada kelasnya, Inez punya staying power yang cukup baik, meskipun tanpa primer. Bila saya memakainya di pagi hari tanpa primer, sore hari eyeshadow akan sedikit cakey di bagian crease, tapi masih bisa di tolerir.



Packaging & Tools


Semua pasti setuju kalau saya bilang Packagingnya jadul dan tidak begitu berkelas. Tapi menurut kabar berita yang tersiar, eyeshadow Inez ini akan di re-packaging menjadi lebih modern dan bagus. Yah, walau mereka tetap mempertahankan warna biru tua itu, tapi setidaknya bentuk casenya akan lebih elegant dari yang ini. Dan saya benar-benar ingin membeli eyeshadow Inez dengan Packaging yang baru. Tapi tunggu deh sampai eyeshadow-eyeshadow saya berkurang dulu. Hihihi...

Di luar design packagingnya yang "nggak banget", menurut saya case inez ini cukup kuat. Saya pernah menjatuhkan eyeshadow Alaska, tapi nggak retak sama sekali tuh! Dan kacanya juga lumayan besar. Saya suka produk yang dilengkapi kaca besar. Membuat saya nyaman untuk melakukan Touch Up.

Tapi lagi-lagi, seperti kebanyakan brush bawaan, brush Inez juga jelek dan kasar. tidak bisa dipakai sama sekali menurut saya. Karena kalau nekat pakai brushnya, hasilnya jelek dan tidak rata :(.



Warna: 06: Alaska


 

 atas: No Flash. bawah; Flash

Warnanya:
  • Putih : Shimmer, cocok untuk hightlight
  • Biru Muda : Shimmer
  • Abu-abu : Shimmer, ini warna yang paling saya suka di eyeshadow ini
  • Biru Tua : Matte
Sejujurnya, saya tidak begitu suka dengan warna eyeshadow ini. Di kulit saya, warna-warna biru dari eyeshadow ini membuat kulit saya tampak kusam. Mungkin kulit saya tidak terlalu cocok dengan warna biru jenis ini.



Warna: 04. Amsterdam



 atas: No Flash. bawah: Flash

Warnanya:
  • Baby Pink: Shimmer
  • Ungu muda: Shimmer
  • Kuning: Shimmer
  • Coklat Tua: Matte
Waktu membelinya, sebenarnya saya sedang mencari eyeshadow pink dan ungu yang mempunyai warna cenderung cool. Kebanyakan eyeshadow pink yang saya punya saat itu, cenderung warm colour. Saya sangat suka dengan warna pink dan ungu di eyeshadow ini, tetapi tidak pernah memakai warna kuning dan coklatnya. Bukannya saya tidak suka dengan warna kuning dan coklat, tapi karena kebanyakan eyeshadow brand indo "menyelipkan" warna coklat dan kuning di setiap serinya. Alhasil, saya punya terlalu banyak eyeshadow berwarna kuning dan coklat.

 
 

Inez Amsterdam Pink, Inez Alaska Abu-abu, Wardah Ungu Tua, my Darling Liquid Eyeliner



Kesimpulan

Pros:
+ Pigmented
+ Tidak over shimmer
+ Gampang di blend
+ Dilengkapi kaca yang besar
+ Case cukup kuat

Cons:
- Packagingnya jelek
- Kualitas brush sangat jelek
- Sayak tidak tahu apakah ini masuk sisi negatifnya, tapi saya bosan dengan warnanya :D

Harga = Rp 30 000
Repurchase = Ya, warna lain dan yang sudah re-packaging

Wednesday, March 14, 2012

Just Need a Hug :'(,

Saya nggak tau nih, orang-orang se Jogja yang sedang bertingkah marmos alias "marai emosi", atau kondisi kejiwaan saya yang sedang jelek. Tapi rasanya saya melewati hari yang menyebalkan dan mengguncang jiwa dari kemarin. Sangaaatt menyebalkan. Tapi kata teman saya, sayalah yang menyebalkan, bukan dia, atau mereka. Hmm...benar-benar teman yang pandai membesarkan hati, yah? *melirik sewot ke arah teman yang asik ngemil di pojokan*.

Iya sih, ini adalah tanggal seharusnya saya mendapatkan Haid Bulanan atau tanggal-tanggal PMS. Dan biasanya saat-saat PMS, level kegalauan + kecengengan + kegalakan saya meningkat 150%. Apalagi saat PMS dan Haid, saya diwajibkan menghindari Kopi. Otomatis jatah kopi pagi saya di skip, dan itu membuat saya galau (galau?).

 
gambar diambil dari: caritahuaja.info

Dan berkaitan juga dengan gerakan puasa-beli-make-up saya. Saya rasa hal ini sedikit banyak mempengaruhi mood saya. Iya sih saya memang beberapa kali kebobolan kecil-kecilan seperti Lipstick Viva dan Eyeshadow Sariayu. Tapi bener deh, saya sudah sangat-sangat-sangat mengurangi belanja make-up saya. Kadang-kadang hal itu membuat saya sakaw. Seperti sekarang ini, saya sedang kepingin berat Eyeshadow Venice Inez, Foundie WW Ultima, dan Foundie Stay True Caring, tapi saya tahan-tahan.

Ada banyak hal yang nggak bisa saya ceritakan mengenai kejadian-kejadian menyebalkan yang saya alami. Tapi saya akan menceritakan tentang kejadian menyebalkan di Toko Kosmetik.

Hari ini saya repurchase lipstick PAC Dear Rose. Bukan belanja kalap yak, cuma repurchase barang yang sudah pasti akan saya pakai. Biasanya saya hobi ngerjain BA yang bermuka jutek dan malas-malasan. Tapi hari ini, yang saya hadapi bukan BA Jutek dan malas-malasan. Tapi BA tengil yang terus-terusan mengkritik bibir saya. Aheemm.. Kata teman saya *lagi-lagi*, sebenernya mbak-mbaknya nggak nyebelin, tapi saya yang nyebelin. Berikut ya percakapannya:

Saya: "Mbak, Glossy Lipstick yang Dear rose. Satu"
BA: *mengernyitkan dahi* *mengamati wajah saya lekat-lekat* "Yakin mbak, ambil Dear Rose?"
Saya: "Iya"
BA: "Tapi nggak cocok lho buat mbak. Nggak coba warna lain dulu? Ini yang cocok buat mbak" *nyodorin lipen coklat tuak"
Saya: "Oh nggak, Mbak. Makasih. Saya udah biasa pakai Dear Rose".
BA: "hmm...tapi nggak cocok deh buat, Mbak. Di coba dulu yang ini, lalu bandingin dengan Dear Rose. Pasti jatuhnya bagusan yang saya pilihkan ini"
Saya: *mulai berasap* "Makasih-tapi-lain-kali-aja-ya-mbak-saya-lagi-nggak-mood-nyoba-nyoba-lipstick".
BA: "Gini lho, mbak, bibir mbak tuh item. Kalau pakai yang pucet-pucet begini nggak bakalan cocok".
Saya: "Oke mbak. Bibir saya item. Trus apa lagi? Saya kelebihan berat badan. Trus? Muka saya item. Trus apa lagi, mbak? APA LAGIHHH???"

Oke, perkataan saya yang terakhir cuma ada di pikiran saya :D. Yang sesungguhnya adalah:

Saya: "Ya udah, mbak. NGGAK JADI BELI"
Lalu saya melenggang keluar dari toko kosmetik.

Dan masih banyak kejadian menyebalkan, yang kalau dituliskan maka posting kali ini akan menjadi sangat menyebalkan. Saya sedih sekali hari ini :'(

Tuesday, March 13, 2012

Viva Lipstick Nomor 03, 10, dan 43


Berhubung pada post saya tentang Eyeshadow Sariayu 2012 pada salah fokus :))))), maka hari ini saya akan mereview Lipstick-lipstick Viva baru saya. Saya membeli tiga buah lipstick Viva. Kalap ya? Gimana nggak kalap, coba? Harganya cuma Rp 7.750. Murah mursida ceria sekali, kan? Kan? Dan packagingnya menurut saya lumayan sih untuk lipstick seharga 8000an. Warnanya biru Navy, kecil, dan nggak norak.



Kanan - kiri: 03 - 10 - 43

Dan ini swatch di tangan, dengan dan tanpa flash:



Kanan - kiri: 03 - 10 - 43



Nomor 03


Warna : Bright Baby Pink
Bener-bener pink, tanpa ada hint peachnya. Dan saya adalah penggemar warna baby pink, jadi warna inilah Favorit saya di antara ketiganya.

Bau
Ada sedikit bau khas lipstick Viva, tapi nggak terlalu mengganggu

Pigmentasi
Not too sheer, not too pigmented. Nggak bisa dibilang sheer sih, tapi masih belum mampu menutupi hitam-hitam di pinggir bibir saya.

Tekstur
Creamy, tapi tidak bisa dipakai saat kondisi bibir tidak bagus. Karena begitu di oles, bagian bibir yang kering, akan langsung kelihatan, sehingga lipstick terkesan tidak rata



Nomor 10


Warna : Peachy Pink
Warna ini terus-menerus dibicarakan dengan lebay oleh member-member FD :D. Makanya saya sangat penasaran. Di forum, warna ini dideskripsikan sebagai Nude Pink. Tapi ketika saya coba, jatuhnya tidak nude, malah icy. Dan hint peach-nya lebih kuat daripada hint pink-nya.


 Bau
Ada sedikit bau khas lipstick Viva, tapi nggak terlalu mengganggu

 Pigmentasi 
Sangat sheer. Ini yang paling sheer diantara ketiga lipstick Viva yang saya beli. Dan saya tidak suka, karena warnanya tidak keluar di bibir saya.



Tekstur
Seperti nomor 03, teksturnya creamy, tapi tidak bisa dipakai saat kondisi bibir tidak bagus. Karena begitu di oles, bagian bibir yang kering, akan langsung kelihatan, sehingga lipstick terkesan tidak rata.


Dan saya sangat tidak suka jenis lipstick yang sheer tapi mengeringkan bibir. Jatuhnya akan sangat jelek di bibir saya. Saya masih oke-oke saja dengan lipstick sheer, tapi melembabkan bibir (misalnya: Revlon Lip Butter, Lip Ice Lip Colour). Tapi kalau sheer dan mengeringkan, hmmm...saya benar-benar tidak punya ide mau diapakan lipstick ini.



Nomor 43


Warna :Bronze with Golden Shimmer
Ini adalah warna paling unik yang saya beli. Saya belim pernah coba warna seperti ini. Warnanya coklat berkilat, dengan Shimmer warna emas. Saya rasa ini akan terlalu berlebihan kalau dipakai di siang hari. Dan saya rasa juga, warna ini akan sangat cantik untuk diaplikasikan di bagian tengah bibir, saat kita mengenakan lipstick warna peach atau brown.


 Bau
Bau lipstick Nomor 43 ini adalah yang paling kuat dari dua lipstick lainnya. Dan saat tidak sengaja terjilat, ada rasa pahitnya. Yucks!

Pigmentasi 
Very Pigmented. Lipstick ini mampu meng-cover bibir saya dengan sangat baik.

Tekstur
Teksturnya juga berbeda dari lipstick-lipstick sebelumnya. Dia matte, tidak creamy, tapi malah lipstick ini yang paling bersahabat untuk bibir kering saya. Saat memakainya, dia tidak memperjelas kering di bibir saya. Tapi lipstick ini terasa tebal dan berlilin di bibir.




Kesimpulan:

Saya tidak terlalu suka dengan tekstur lipstick Viva. Tapi bagi yang mencari lipstick murah dan bagi yang kondisi bibirnya bagus serta tidak bermasalah dengan bau-bauan, lipstick ini layak di coba. Apalagi pilihan warnanya banyak, variatif, dan cantik-cantik.

Harga = Rp.7.750
Repurchase = Maybe No!




Bersih-bersih Kosmetik

Sekalian mau cerita, di post ini saya pernah bilang kalau masih akan bersih-bersih dan memberikan beberapa kosmetik saya gratis kepada yang mau. Dan ternyata ada yang menghubungi saya. Yipiyyy. Jadi kosmetik-kosmetik di bawah ini, sudah saya kirimkan ke pemilik barunya


Ristra Loose powder 01
Pixi Stick Foundie
Eyeshadow Sariayu Kemilau Senja
Eyeshadow Sariayu (lupa serinya)
Body Shop Lip Butter Wild Cherry
Kryolan Supracolour share in Jar 5 ml
Viva cream Eyeshadow Putih

"Bye, Babies. Semoga kalian lebih berguna dan disayang di tempat yang baru ya. Mommy pasti merindukan kalian.."

Monday, March 12, 2012

Sariayu 2012: Eyeshadow Bena & Kelimutu (+ Viva Haul)

 

Seperti yang pernah saya pamerkan di post disini, akhirnya saya punya Eyeshadow Bena dan Kelimutu dari Sariayu. Kok telat banget yak? Iya, soalnya sebenernya saya tidak tertarik untuk menambah eyeshadow yang bershimmer. Tapi seri 2012 ini warnanya cantiikkk banget, terus banyak yang bilang kalau eyeshadow tahun ini tidak shimmer cuma satin finish, dan yang paling penting di Carefour lagi sale ^^'. Saya membeli eyeshadow ini dengan harga Rp 31 000 per eyeshadow, ihiyy!!



Warna & Tekstur

Masing-masing Eyeshadow ini terdiri dari tiga warna dengan tekstur yang berbeda-beda:

Kelimutu: Hijau Muda, Turquoise, Biru Navy

Warna Hijau Muda dan Turquoise shimmery, sedangkan warna Biru Navy matte. Warna favorite saya adalah Turquoise, seger banget dimata. Di jadiin eyeliner juga cakep. Warna biru navy-nya super pigmented, cocok bagi penggemar smokey eyes atau penggemar warna-warna gelap. Tapi sayangnya warna hijau mudanya agak susah di rata.


Bena: Peach, Beige muda, Coklat tua


Lagi-lagi, warna Peach dan Beige muda shimmery, sedangkan warna Coklat Tua matte. Semua gampang di blend. Dan saya suka dua warna di eyeshadow ini: Beige dan Peach. Warna peach-nya cantik dan unik, sedangkan warna Beige-nya kalau dipakai sendirian, instan bikin mata saya lebih cling. Warna Coklatnya bukannya saya nggak suka. Tapi kebanyakan eyeshadow lokal menyelipkan warna coklat tua seperti ini. Jadi ada terlalu banyak eyesadow warna coklat di meja rias saya ^^.


Kelimutu - Bena


Semua warnanya Pigmented. Dan dua warna mudanya ber-shimmer. Walau banyak yang bilang kalau shimmer eyeshadow Sariayu 2012 ini tidak selebay pendahulunya, tapi bagi saya, masih over shimmer.



Staying Power

Seperti selayaknya eyeshadow Sariayu, staying powernya jempolan!!! Meski tanpa primer, warnanya masih nampol sampai sore. Sedikit crease tanpa primer, tapi masih bisa di tolerir.



Packaging & Tools


Di bagian depan case-nya ada Batik Print yang cantik banget. Saya suka motif Batik pada produk-produk Sariayu, kelihatan etnik dan berkelas. Indonesia sekali gitu lho :D. Kacanya terlalu kecil untuk touch up, tapi nggak masalah karena saya jarang touch up eyeshadow. Dan sudah bisa ditebak kalau Aplikator eyeshadownya kualitasnya jelek. Bagi saya sih mendingan tidak usah dikasih aplikator, tapi harganya di turunin *maunya*.

Dan ada yang beda dari casing eyeshadow Sariayu kali ini. Tutupnya dibuka ke samping, bukan dari depan. mungkin untuk lebih jelasnya lihat gambar ini aja:


Apakah menurut kalian ini inovatif? Menurut saya kok tidak ya? Beda sih, tapi nyusahin. Saya sudah terlalu terbiasa dengan Case eyeshadow yang dibuka dengan cara normal (depan ke atas). Jadi saya sering canggung dan lupa cara membuka eyeshadow ini. Bahkan saya pernah memaksa membuka dari depan saking saya grogi dan terburu-buru. Untuk tidak sampai rusak.



Kesimpulan

Pros:
+ Warnanya cantik banget (dan masih tersedia banyak pilihan warna lain)
+ Pigmented
+ smooth, easy to blend
+ Staying Powernya bagus
+ Design batik Print di casenya bagus

Cons:
- Shimmer-nya lebay
- Brushnya jelek
- Cara membuka case-nya abnormal dan nyusahin


Harga = sekitar Rp 40 000
Repurchase = Ini aja nggak tau kapan habisnya. Tapi ya, saya pasti akan selalu membeli eyeshadow Sariayu karena kualitasnya bagus dan harganya terjangkau.



Viva Haul


Saya tadi jauh-jauh ke Progo cuma untuk berburu lipstick Viva nomor 10 yang dibicarakan dengan terlalu lebay dimana-mana. Tapi karena mbak-mbak SA Viva di Progo jutek abis, saya jadi berlama-lama lah disana, nyobain ini itu, tanya-tanya, ngerjain dia. entah ya, saya punya kelainan. Semakin jutek SA-nya, semakin saya tergoda untuk nongkrong di sana sambil rewel nyoba ini-itu dan tanya macem-macem. Saya hampir satu setengah jam di sana, dan akhirnya membawa pulang: 3 buah lipstick, 2 sachet masker, toner greentea, special day cream, dan peeling cream.

Ini saya pamer sedikit soal lipaticknya:


Cakep yo?

oh iya, saya juga beli kaca kecil. Masih inget kan, di post ini, saya cerita kalau saya meletakkan kaca di atas kulkas dekat kamar mandi saya? Nah, kaca itu saya bawa waktu beauty class Sariayu di carefour, dan KETINGGALAN. Jadi terpaksalah saya beli lagi:


LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...