Sunday, September 2, 2012

FOTD Natural Glowy & Cas Cis Cus nggak Penting ala Saya Tentang Binatang

Beberapa hari yang lalu, seorang teman saya mengajak saya ke kebun binatang di kota saya. Saya suka binatang. Jadi saya sangat sangat sangat nggak suka dengan kebun binatang. Tapi kali ini saya dipaksa mau mengunjungi kebun binatang, karena teman baik saya sangat ingin pergi kesana dan meminta saya menemaninya.

Kenapa saya nggak suka kebun binatang? Akan saya ceritakan dibawah. Kalau ada yang berpendapat akhir-akhir ini saya sering ngemeng enggak penting, anggap saja saya sedang berbicara dalam tidur. Lewati saja :))).

Dan untuk kunjungan saya ke kebun binatang, saya merias sedikit wajah saya. Teman saya berkomentar, "cuma mau ketemu monyet aja dandan". Yah Mas dab, justru karena mau ketemu monyet saya dandan. Kalau cuma ketemu kamu mah saya nggak mandi juga oke -_-.

Tentu saja karena ini kebun binatang, dan kita akan berjalan-jalan santai, saya nggak makeup berlebihan. Cukuplah muka saya kelihatan glowy, dan pipi saya sedikit merona:




 

Skin 79 Oriental BB Cream
Ranee Cream Eyeshadow: White
Kryolan Eyeliner Pencil: Black
Mustika Ratu Lipstick: 08

~Lipstick Mustika Ratu 08 yang saya pakai adalah pemberian dari ses Dhiny. Tengkyu somat yah, ses :* ~


Mengapa saya nggak suka kebun binatang?

Entah ya, saya tidak suka memikirkan mereka terkurung dan bosan, menjadi tontonan sepanjang waktu. Rasanya pasti mengerikan. Bahkan bila manusia bersalah, manusia dihukum kurungan. Karena kita tahu kalau kurungan adalah sesuatu yang mengerikan, sehingga kita berlalukan sebagai hukuman.

"seperti apa diluar sana?"

Ah...mereka cuma binatang.

Iya mereka binatang. Dan bagaimana bila suatu saat ada mahluk yang berkata, "ah, mereka cuma manusia?"


Dalam waktu dekat ini, saya beberapa kali ke kebun binatang. Pada saat di Jawa timur, keluarga saya memutuskan untuk mampir ke Taman Safari dan Jatimpark. Dan saya ya, harus ikut saja tanpa protes. Di taman safari, hewan-hewan itu seolah-olah nggak dikurung. Mereka dibiarkan "bebas" di replika habitat asli mereka. Tapi seeeeehebat-hebatnya manusia mereplika, saya rasa nggak bisa menyamai rumah asli binatang-binatang itu. 

 


Yang saya rasakan saat melihat binatang-binatang itu, mereka begitu putus asa dan kesepian. Tentunya saya nggak bisa bahasa binatang, dan nggak mempunyai kekuatan telepati dengan binatang. Saya cuma kasihan aja, dan melalui tulisan ini saya curhat tentang perasaan saya.


Di suatu kebun binatang, saya menemui permainan sadis. Atau mungkin hanya sadis menurut saya. Lihat singa-singa dalam foto diatas. Ada permainan yang diberi nama "memancing singa". Jadi kita membayarkan sejumlah uang. Kemudian kita akan diberi tali panjang yang di ujungnya diberi potongan daging ayam mentah. Tali tersebut bisa dipergunakan untuk mempermainkan singa. Kita bisa menarik ulur tali itu, dan ketiga singa tersebut akan berebut dan kalang kabut.

Mengerikan.

Adik saya sempat terpana melihat permainan sadis itu. Tapi ibu saya menariknya, "jangan lihat itu. Kasihan!" Iya, menurut saya itu bukan tontonan yang sehat dan wajar. Apalagi untuk anak-anak. Saya nggak mau ada anak yang berpikir bahwa nggak papa mempermainkan hewan seperti itu.


Lihat keempat biawak diatas? Yang berwarna hitam cerah adalah biawak baru, sedangkan yang berwarna kusam adalah biawak yang sudah lama berada disana. Bila melihat langsung, akan tampak juga perbedaan kelincahannya. Biawak baru masih banyak bergerak kesana-kemari, sementara biawak lama hanya diam, dan sesekali  menggeser perut.

~ Kenapa, pak tua? Putus asa? ~


Dan lihat si raja hutan. Biasanya nggak terkalahkan. Tapi sekarang lesu. Menjadi tontonan manusia. Dipenjara dalam ruangan sempit. Padahal saya selalu berpikir, Harimau dan sebangsanya itu hewan yang gesit dan butuh ruangan yang luas.


Maaf kalau akhir-akhir ini saya banyak protes terhadap segala hal. :') Semoga ini adalah kunjungan terakhir saya ke Kebun Binatang.

Walau banyak yang bikin saya gusar di dunia ini. Tapi banyak juga kok yang bikin saya senang. Salah satunya adalah Makeupnista Challenge: Cartoon Character. Seperti apa itu? Silahkan lihat disini :).

22 comments:

  1. ses, ini makeupmu yang paling kusuka! sooooo natural! and, NARS ORGASM?? how much?? preloved-in ke aku sini ses.. :3

    aku suka sih ses sm kebun binatang, lebih ke "mengedukasi anak-anak tentang macam2 binatang"nya aja.. tapi pengalama gak enak tentang kebun binatang: udah 2x jadi tempat kencan terakhir sebelum berpisah dari mas pacar yg dulu2.. :( *pacaran di bonbin* *malah curhat*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wahihihi...makasih sesss. Serius pengen Nars Orgasm? Itu shimer banget lho. Kamu bukannya sukanya blush yang matte. Aku mau lego tapi yang superorgasm. Mau?

      Wah, kalau aku punya anak besok, aku lebih seneng mengedukasi anak soal binatang melalui film2 dokumenter semacam discovery chanel. Jadi mereka benar2 melihat binatang di habitat aslinya, bukan di kurungan atau di alam buatan.

      Eh, kan memang ada mitos kalau pacaran ke kebon binatang bakalan putus, jeung ^^

      Delete
    2. tapi kayaknya nggak terlalu lebay sih shimmernyaa (kelihatannya), ato emg lebay ses?

      emang ada mitos kek begitu ya? waaaah..

      Delete
    3. Nggak terlalu keliatan soale dia shimmernya bener2 ngeblend cantik merata gitu ses. Tapi sih tergolong lebay ya. Cuma akhir2 ini aku emang lagi doyan yang blink2 gitu *mental penyanyi dangdut*

      Iya ses. Pernah denger itu. Sama ke candi prambanan juga katanya bikin putus >'<

      Delete
  2. entah kenapa gak terpaku sama binatangnya aku nih hihi,malah liat matanya mba arum lho baguss >.< awww tuh yang dari samping

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya dilewatin aja, akhir2 ini aku suka ngoceh gapenting :D

      Aww...makasiiihh :*

      Delete
  3. Duh... liat foto2 binatangnya jadi sedihh... Aku juga animal-lover, suka ga tegaan klo mereka dikurung2 gitu... Tapi yg paling ga terlalu ngekang emang Taman Safari... Tapi tetep aja ngeliat kudanil dikurung2, monyet dikurung, burung juga kasian tauuu... ><

    btw, i love ur lips, hwahaha... :D :D :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah iya kan, Miz. Bukan cuma aku ternyata yang ngerasa kaya gitu. Di taman Safari aku sempet bertemu mata sama Singa. Perasaanku, kok wibawanya dia kaya nggak ada. Kurus, lesu, jinak. Aku nggak suka.

      Makasih, mizha :*. Lipen campur2 ituh...

      Delete
  4. Jeng, tapi aku setujuh sih, kalo yang nggak suka sama kebun binatang.. Berkesan memenjarakan dan eksploitasi gituh. Mending dibuat semacam taman safari gitu..

    Ohya, Ibuku pernah bilang, kebun binatang di Jogja itu udah kaya kebun binatang langka. alias binatang2nya udah jarang. serba salah ketika mau nambah binatang atau menjadikan sebagai taman biasa aja..

    karena itu, binatang nggak sebaiknya dieksploitasi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, jeng. Dan mereka terkadang nggak bertanggung jawab gitu. Binatang2nya kurus2 dan kandang mereka terlalu sempit. Di Jogja kata temenku, binatangnya udah bertambah banyak dibanding dulu. Tapi tetep yah, miris. Jadiin taman biasa wae wis. Buat tempat pacaran.

      Delete
  5. masih parah yang di surabaya mbak...tiap x lewat gt kyaknya pengunjungnya rame2 aja...tp entah kenapa tu kbun binatang nggak keurus banget, satwa2nya jg banyak yang mati...dan kebun binatangnya jg kotor bgt..trakhir ksana pas sd,tu ja keadaany jg kayak gt, apalagi skrg... :(
    q ga gt aninmal lover, tp nggak tega lihat hewan disiksa kayak gitu...kan sama2 makhluk hidup jg :)

    make up nya baguuusss bgt mbak, soft n flawless, suka sm eyelinernya .

    ~~Like this yooo like this ... (>.<)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, kebun binatang dimana-mana sama ya. Nah itu, yang nggak suka-suka amat sama binatang aja gag tega liatnya. Apalagi aku yang suka. Nangis deh T.T. Kalau memang niat memelihara, kenapa nggak dirawat dengan baik sih ya?

      Makasiiihhh :*

      Delete
  6. aku jugaa... Kemaren itu ke ragunan dan ngeliat semua binatangnya udah lemas lesu gak ada gairah hidup. Kadang aku mikir, apa rasanya jadi mereka, cuma sendiri/bedua dalam kandang yang itu-itu aja, diliatin, dipelototin, ditunjuk" tiap hari. Rasanya gak tega. Mereka keliatannya gak bahagia.. Sedih banget liatnya.. :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya. Aku mendingan liat mereka di film dokumenter aja deh. Malah terasa lebih deket, lebih sesuai karakter asli mereka. Yang liar ya liar, yang jinak dengan caranya sendiri. Enggak semua dipaksa jinak kaya di kebun binatang :'(

      Delete
  7. aaah..glowy banget, aku sukaaa...<3
    nars orgams? review donk...! beli brp? (*o*)

    iya, kasian liat binatang di kebun binatang, terutama di indo..semena2 banget...:(
    foto yg biawak nya menyentuh banget...boleh saya minta?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasiihh merry. Itu efek BB cream & hilite deh..
      Review Nars Orgasm. Rrrr...bagus kok itu. Semuanya bagus. Ya iya lah harga segitu kalau nggak bagus pabriknya dibakar aja. Hehehe...

      Iya kasian yak :'(. Boleh, Mer. Ambil aja, kalau ada kenalan di kebun binatang kasih tau aja, biar mereka memperbaiki cara penanganan mereka sama binatang. Kalau mau foto yang belum di watermark, email aku aja.

      Delete
  8. Bilang aja fotdnya mau pamer nars O nyah.. Wkwkwkwwkw..
    Super O mau dilego? Colek dooong.. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bhihihik, nyonyah jangan bikin malu ah *tutup muka*
      Oke, ntar aku colek kalau jadi *dendam Flamingo*

      Delete
  9. kenapa g bwt kebun koruptor aja sekalian,,, yar yg dikandangin + diplototin orang+ ditunjuk2 org tiap ari itu koruptor smw

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya...iya tau, lagi marah. Tapi mbok pakai nama to ah. Saya bingung nih mau nanggepinnya manggil apa..

      Delete

Hai, terima kasih sudah mampir di sini dan berkomentar dengan sopan ;).
Komentar yang menyertakan link hidup dan kometar yang sifatnya mempromosikan website komersil/ barang jualan akan dihapus.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...