Friday, June 22, 2012

Cheap but Great Body Care Products

Hai Semuaaa....

Akhirnya kegalauan saya yang pernah saya post disini berakhir. Kemarin adalah hari terakhir presentasi saya. Sekarang saya punya sedikit waktu sebelum saya bersibuk-sibuk mempersiapkan acara keluarga pada tanggal 24 nanti.

Saya termasuk orang yang seneng banget coba-coba body produk, mulai dari lulur, lotion, body butter, sabun mandi, dan lain-lain. Biasanya yang bikin saya "melirik" untuk pertama kali sih aromanya. Jadi, saya termasuk yang sering banget berganti-ganti bodycare. Tapi, walau sering ganti, saya punya beberapa produk andalan, yang selalu saya repurchase kalau lagi nggak ada ide coba-coba. Pokoknya beberapa kali icip sono sini, ujung-ujungnya balik lagi kesini. Dan pastinya, produk-produk favorit saya ini masih on budget. Kulit jadi cantik, tapi nggak bikin kantong jebol.

Ini produk-produk andalan saya:



Maaf ya, kualitas gambarnya jelek bet (bet?). Itu karena camdig kesayangan saya lagi dipinjem sama Kanjeng Mami. Dan karena saya sudah teramat-sangat kanget ngeblog, jadi saya nekad posting dengan gambar yang diambil dengan kamera BB. Dimaafkan, kan?


  1. Johnson & Johnson Baby Milk Bath

    Walau saya suka gonta-ganti sabun mandi, tapi pilihannya terbatas karena kulit badan saya kering. Kalau keseringan memakai sabun dengan kandungan detergent tinggi, kulit saya langsung kering, bersisik, dan nggak jarang lecet karena iritasi. Dokter kulit saya juga menyarankan saya selalu memakai sabun yang kandungan detergent-nya rendah, yang konsekuensinya, busanya juga nggak banyak.
    Awalnya saya nggak demen sih, karena rasanya licin-licin dan berasa habis mandi pakai oli. Tapi kanjeng mami bilang, perasaan kesat setelah memakai sabun itu bukan berarti bersih lho. Itu cuma sugesti aja kalau kita ngerasa kesat sama dengan bersih. Kesat sama dengan bersih cuma berlaku untuk sabun pencuci piring *sektoral dapur*.
    Lama-lama saya malah demen sama sabun-sabun model beginian. Rasanya lembab dan tekstur kulit bener-bener jadi tambah lebih baik.
    Saya sudah mencoba Dove, Leivy, Vienna, Cusson, Palmolive, dan lain-lain. Saya suka semua, tapi Johnson milk Bath ini yang paling saya suka. Karena selain baunya yang heavenly banget, teksturnya lembut, melembabkan, juga tersedia dalam ukuran yang super besar dan ada reffilnya.
    Oh...iya, beberapa bulan yang lalu, saya sempat sok-sokan pakai sabun extraderm karena pengen ngeratain warna kulit badan saya yang belang-belang. Tapi itu adalah kesalahan terbesar dalam hidup saya T.T. Kulit saya kering dan iritasi parah. Saya hanya tahan memakainya selama seminggu. Sayang ya :(.

  2. Johnson & Johnson Baby Powder Nourishing with Milk

    Secara tekstur, bedak bayi ini ya sama lah dengan body powder-body powder yang lain. Tapi saya suka aromanya. Aromanya mirip sama Baby milk Bath-nya, lembut dan nggak menyengat, tapi enaaakkk banget. Saya suka pakai di seluruh badan kalau mau tidur malam. Saya juga suka pakai di leher biar leher saya enak baunya kalau dicium. Dicium siapa? Ya siapa tau ada yang mau nyium. Anyone? :D
    Selain untuk bedak badan, baby powder ini banyak juga fungsinya lho. Diantaranya:
    - Ditaburkan di kaki sebelum memakai sepatu.
    Gunanya untuk menyerap keringat kaki selama tertutup sepatu, sehingga kaki nggak bau >'<
    - Ditaburkan sedikit dirambut kalau rambut berminyak dan nggak sempet (baca: males) keramas.
    Gunanya untuk menyerap minyak di rambut agar rambut nggak terlalu lepek. Tapi setelah itu jangan lupa dibersihkan, biar nggak dikira ketombe :p
    - Ditaburkan di pipi bagian bawah mata saat memakai eyeshadow.
    Gunanya untuk meng-alasi kulit kita, agar bila eyeshadownya rontok berjatuhan, nggak mengotori kulit muka kita dan merusak riasan kita. Saya suka memakai bedak bayi untuk hal ini, karena warnanya transparan. Setelah selesai memakai eyeshadow, kita tinggal menyapu bedak (bersama dengan eyeshadow yang berjatuhan) dengan fan brush. Sreeettt...bersih lagi deh :)
    - Kadang kalau kehabisan loose powder, yang mana akhir-akhir ini jarang ada kejadian seperti itu karena stock loose powder saya saat ini bejibun, saya juga memakai Baby powder untuk muka.
    - Ditaburkan di bulu kucing atau anjing saya biar wangi dan unyu-nyuuuuu :)))

  3. Vaseline Total Moisture Nourishing Lotion

    Nominasi Favorit lotion saya ada tiga sih: Vaseline ini, Johnson Baby milk, dan Jergens Aloe. Tapi setelah menimbang-nimbang, akhirnya saya memilih Vaseline, karena teksturnya paling enak, cepat menyerap tetapi tetep melembabkan kulit. Aromanya juga netral. Saya sebenernya lebih suka aromanya pas jaman-jaman belum di tambah "oat extract + stratys" sih. Tapi ya sudah lah, gappapa deh adanya ini ya dipakai aja --".
    Tapi kalau ini habis, saya kepingin nyobain lotion keluaran Dove.
    Beberapa bulan yang lalu, bebarengan dengan saya memakau sabun Extraderm, saya juga mencoba memakai Nivea extra whitening lotion dan night lotion. Tapi lagi-lagi, saya nggak betah, cuma sekitaran dua minggu saya memakai nivea. Bukan karena niveanya sih. Tapi entah kenapa, saya nggak pernah suka dengan aroma whitening lotion, apapun merknya. Walau mengandung aroma ini dan itu, bagi saya kok tetep ada aroma khas whitening lotion yang saya enggak suka.
    Oh iya, FYI saja sih, bu Lady menyebut lotion dengan "henbodilonyo". :D

  4. Lulur Mandi Susu Purbasari

    Sebenernya ini bukan lulur, tapi body scrub. dari pengalaman perluluran saya selama ini, menurut saya teksrtur lulur purbasari ini adalah yang paling yahud diantara lulur-lulur lain (yang pernah saya coba). Krimnya nggak terlalu pekat. Scrubnya juga pas, nggak terlalu kasar dan nggak terlalu lembut, dan scrubnya banyak :). Pokoknya acara luluran jadi asik deh. Makanya walau icip lulur sana dan sini, ujung-ujungnya tetep deh balik ke purbasari. Dan diantara berbagai merk lulur yang pernah saya punya, purbasari ini adalah lulur yang waktu habisnya biasanya paling cepet. Yang artinya kalau pakai purbasari, saya jadi rajin luluran.
    Tapi sayangnya saya nggak suka aroma lulur-lulur purbasari kecuali yang Gingseng, soalnya baunya floral menyengat. Kalau yang gingseng saya suka karena baunya jamu.
    Saya memakai varian Susu karena varian ini yang paling terasa efek halus dan lembabnya setelah acara berlulur. Apalagi kalau setelah mandi lulur, dihandukin, kulit masih lembab-lembab gitu ditiban lotion. Pasti lembab dan rasa halusnya lama. Tapi tetep saya biasanya ganti-ganti antara varian Susu dengan Gingseng.

    Tekstur Lulur Mandi Susu Purbasari

  5. Taman Sari royal Heritage Spa: Papaya Enzime Body Polish

    Kalau lagi nggak luluran, saya memakai Taman Sari Body Polish ini setelah memakai sabun mandi. Teksturnya enak deh, licin dan gampang di gosok, nggak sekentel lulur atau body scrub. Scrubnya juga lembut, jadi masih oke lah untuk penggunaan sehari-hari. Dan saya juga suka banget aromanya yang kaya jamu. Walau aromanya nggak bertahan lama di badan, tapi paling nggak bikin acara mandi lebih menyenangkan.
    Taman Sari ini adalah brand yang dikeluarkan oleh Mustika Ratu, khusus untuk body produk dan spa. Produknya lumayan banyak dan lengkap. Saya tertarik untuk mencoba body lotion, body scrub, dan body washnya juga kapan-kapan :).
    Kayaknya produk body polish yang harganya murah dan gampang dicari dimana-mana ya cuma merk Taman Sari ini. Makanya saya nggak pernah mencoba Body polish merk lain. Tapi kalau ada brand lokal lain yang mengeluarkan produk body polish dengan harga terjangkau dan aroma enak, saya akan mencobanya juga.

    Tekstur Taman Sari Body polish

  6. Taman Sari royal Heritage Spa: Hand & Food Spray

    Item kecil selalu ada di tas tangan saya. Soalnya suka saya pakai dalam kondisi darurat kalau kaki saya kerasa capek banget habis jalan jauh atau kepanasan karena sepatu. Rasanya adem saat disemprot dan kemudian hangat-hangat semriwing, bikin kaki rasanya rileks.
    Selain untuk foot spray, juga bisa untuk hand spray karena mengandung anti bakteri. Semacam hand sanitizer gitu. Tapi saya nggak suka pakai di tangan, soalnya saya nggak suka baunya yang campuran jahe dengan mint (eh..bener nggak sih baunya jahe campur mint?).
    Untuk produk ini, saya selalu memilih kemasan kecil karena sering saya bawa kemana-mana. biar nggak berat dan menuh-menuhin tas. Sebenernya hand & foot spray ini udah repackaging, tapi saya masih memakai yang lama karena saya dulu terlanjur menimbun kemasan lama sesaat sebelum kemasan baru muncul ^^.
Wah, capek juga ya ngeriview produk segini banyak. Tapi lumayan lah untuk pemanasan setelah saya istirahat ngeblog selama...berapa tahun, ya?

Dan karena saya sangat sibuukkk dan sering lembur belakangan ini, jadinya saya selalu pulang malem, dan akibatnya nggak sempat (baca: males) mandi. Masa iya sih beauty blogger mandinya sehari sekali? :D. Makanya saya membeli sesuatu untuk mendongkrak mood mandi saya. Yaitu:


 


Ini Soft Scrub dan Body Butter baru keluaran Wardah. Saya memilih ini diantara merk dan varian lain karena saya suka banget aromanya: Passion Fruit. Aromanya manis dan bikin semangat. Kebetulan saya suka aroma manis-manis fruity seperti ini. Soalnya cocok dengan pribadi saya yang manis, sexy, elegant, menyenangkan, ramah, feminin, baik hati, lemah lembut, pengertian, ceria, keibuan, dan lain-lain yang akan terlalu panjang kalau di bahas disini >'<

Review Soft Scrub & Body Butter Wardah menyusul X)

45 comments:

  1. ehhh saya juga suka banget sama si Taman Sari royal Heritage Spa: Hand & Food Spray :) Ini pernah kubahas di blog juga, masuk list favorit items hehehe Tapi kalo aku justru suka wangi nya hihihi

    Trus ituuu yang body polish udh lama pengen nyoba juga, dia itu mirip2 scrub gitu ga sih? waktu itu pengen beli tapi scrub ku masih banyak numpuk di rumah -__-


    YURI
    http://twothousandthings.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Yuri, agak2 mirip scrub, cuma lebih lembut dan yg mengikat scrub itu bukan krim yang kentel gitu, tapi gel. Sehingga lebih gampang diaplikasikan. Cobain deh, lumayan oke buat kalau lagi males gosok2 lulur. Baunya juga asik, bau jamu/rempah. Aku walau punya lulur, teteup nyetok body polish sebiji :)

      Delete
    2. thanks mbak..........aq suka baca2 postingnmu.hehehe

      Delete
  2. Celle, jadi penasaran sama duo wardah nya, selama ini aku pakai yg zaitun, dan itu aku sukaaaaa banget.... kalo scrub nya yg passion fruit nya jugaa sama gampang angkat kotoran kah?+ moist nya banget kayak yg zaitun? jadi penasaran.. ayooo ripiu2...... harga johnson milk bath berapo ya??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku belum nyobain yg Olive sih, Rani. Tapi dari hasil penggeratakan tester2 di counter wardah, semua scrub2 ini tekturnya sama. Cuma aromanya aja yang beda2. Dan aku juga sukaaaakkk banget sama yg Passion Fruit ini.

      Pasti di review. Tapi tunggu agak lamaan yak. Biar pas review kerasa benerrr kasiatnya apa :)

      Delete
    2. Eh sori ketinggalan. Baby milk bath kalau ndak salah around 20k.

      Delete
  3. eh, itu wardah baru ya? hiks2, disini belum ada. *nasib...nasib* XD
    aku cuma punya yang zaitun.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya baruuu...
      Baunya enak banget lhoo. Ada yg milk, lavender, strawberi, rose.. Ayok beli di jogja ajaaa. Hahahaha....

      Delete
  4. Hb Valeselin yang nourising saya juga pakai mba, emang bagus apalagi kulit saya kering padahal wajah berminyak. Penasaran sama Wardahnya, racun bgt ini mba saya jd mau beli. hahaaa
    foto pke kamera hp gpp koq mba, di maafkan. saya malah tiap post di foto pakai kamera bb krn blm punya camdig. Gak ada undang-undangnya juga kan mba harus pake camdig kalau foto di blog *eh jadi curhat X)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ihh sama banget deh kita, muka minyakan tapi body kering kerontang *toss*. Setauku belum ada undang-undangnya sih. Mau di gambar pake kertas HVS & pencil 2B terus di scan juga gapapa x))).

      Wardahnya ditunggu dulu yak. Mau meyakinkan dulu beneran bagus nggak setelah pemakaian beberapa minggu gituh..

      Delete
  5. Baby milk bath yg segede itu bisa buat brapa bulan mbak?? aku jadi pengen pake jg, kalii kulit bs kaya' baby lagi #ngareep :)

    Ya ampuun aku jadi pengen coba semua yg di repiu >__<

    ReplyDelete
    Replies
    1. Habisnya sebentar kok, mbak. Palingan sebulanan. Kan dipake tiap hari. Trus aku cui tangan cuci kaki juga pake itu. Habis enak banget sih baunya :))

      Ayok cobainnn... Gag mahal kok iniii...

      Delete
    2. nyahaha sukses keracunan. kemaren pas belanja bulanan akhirnya ngebeli johnson baby milk bath dan papaya body polish. Beneran wuenaak yaah. aromanya, teksturnya, alus2 nya, heaveeen ^^

      ditunggu racun-racun terjangkau selanjutnya

      Delete
    3. Hihiihi...bener kaann. Baunya enyak >'<

      Delete
  6. Uapaaah mbak? Kan aku dapet istilah henbodilonyo dari kamuh.. hihi.. kan kamu pakar per-henbodilonyo-an...

    Wah mbak, aku setuju banget kalau untuk membangkitkan mood mandi harus pake produk yang wangi unyu segala aroma surga. wkwkwk

    *brb beli lulur

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bhihihik di komen miss henbodilonyo :)))

      Betul-betul. Makanya si Jupe pas ritual suzana itu mandi pake air kembang tujuh rupa. Biar moodnya ngangkat.

      Delete
  7. Ahhh..sama mbak, aku juga body care-nya gonta ganti mulu
    dan biasanya gara2 baunya, jadi nyari yang setema gituu.. hehehe..
    biasanya gara2 ganti2 parfum siihh :D
    kaya sekarang, karena lagi suka parfum aroma mawar, jadi body lotion, body wash dkk pake yang aroma2nya gituu walopun mereknya laen2 ^^

    eniwei, daku juga penggemar hand&foot spray nya itu
    suka baunyaaa... ada bau2 sereh
    dan menurutku baunya pas sama parfumnya sarah jessica parker yang dulu booming banget *ga nyambung*

    eh ya, kalo dah ga sibuk2 lagi, kita ngumpul2 lagii yaakkss :D
    moga2 acara keluarganya lancaarr ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ahh setuju banget sama mbak put. Aku pernah baca artikel. Kalau hanbodilonyo dan perfyum kita baunya sama, aromanya jadi lebih awet seharian. Atau paling nggak triknya, hanbodilonyo yang baunya sejenis dilayer sama perfyum sejenis. misal henbodylonyonya floral (mawar), perfyumnya juga floral. Gag mesti mawar, kembang kantil jg gpp yang penting sama2 floral. Begitu kata artikel yang saya baca mbak put.

      Ohh i see. Pantesan aku ndak suka hand foot spray taman sari. Soalnya aku paling nggak suka perfyum SJP >'<.

      Makasih ya mbak put. Deg-degan aku mbak...

      Delete
  8. akh, pengen nyoba Passion fruit -_-a

    btw, aku kok malah g terlalu suka pubasari :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Passion fruit baunya manis, mon. Kaya akyu ;))

      Iya, purbasari emang yang sukak biasanya calon-calon manten begitcuuu ^^

      Delete
  9. aku juga pake purbasari,tapi yang tutupnya warna biru,baunya emang menyengat banget hmm...kaya melati"gitu,tapi aku sih cuek aja,karna hasil udah pakai lulurnya yang aku suka dari purbasari hehe :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cobain yang gingseng deh say. Bauknya enyak, nggak semenyengat yang lain. Hasilnya sama aja :D

      Delete
  10. sama, aku paling seneng sama lulur purbasari, scrubnya pas.. udah coba macem2 merk tp ttep cocok purbasari.. terus kalo habis luluran itu kulit jadi kinclong ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. *toss*
      iya sukakk. kulit jd alus & lembab. Jadi seneng pegang2 kulit terus :D

      Delete
  11. welcome back, mbak sekararum. akakakak.

    wah, ternyata kalo pake sabun bayi tuh licinnya bukan karena belum bersih ngebilas sabunnya yah :( kucing ak d rumah, ak mandiin pake sabun bayi, harus dibilas luaaaama banget karena masih licin2 gitu. d tanganku jadinya jg licin2 gt. udah ngerti deh eike skr :D

    kalo body wash yg lokal udh pernah nyoba, mbak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih sambutannya, mbak Laras x)))

      Kalau kucingku mandiinnya pakek shampio mbak. Soalnya kan berbulu, jadi aku pikir sama kaya rambut gitu, pakenya shampo. Shamponya barengan aku. Kalau aku pakai loreal dia pake Loreal. Jaman aku pake body shop dia juga pake bodyshop *kucing stylish*. Tapi kalau dipikir-pikir, kasian juga ya kalau masuk kemata suka kepedesen. mungkin besok2 ganti sampo bayi aja.

      body wash lokal aku suka lifeboy yang warna kuning. Tapi gag bisa sering2 juga sih >'<. Terus Vienna itu kalau gag salah merk lokal deh. Lumayan enak juga Vienna.

      Delete
    2. iyaaaa, pake sabun bayi aja. ak pake cussons yg oranye, wanginya tahan lama dan enak. kalo dulu, kucingku pake pantene, tp krn ngeringinnya lama, jd bau kayak rambut ngga kering2 :(

      Delete
    3. Iya ngeringinnya agak lama. Tapi aku gag masalah soalnya si kucing sukak hairdryer >'< Hihihi...

      Delete
    4. sejak umur brp bs pake hairdryer kucingnya, mbak? (malah ngebahas kucing :D)

      kucingku takut sama yg berbunyi kenceng2 gt. blender, mobil, hairdryer, dll. alhasil biasanya malah ak jemur di luar, tp ditaruh d kandang, biar kena angin, sambil dijilat2 gt juga sama dia, jd ngga perlu disisir, krn lidahnya udah kyk sisir :D ahahahahaha.

      Delete
    5. Pas dia masih kecil sih (lupa berapa bulan), aku mandiinnya di salon gitu. Trus sempet nongkrongin pas dia nyalon, pas bagian ngeringin bulu, dia di hairdryer. Iya walau udh di hairdryer, ntar tetep di jilat2 juga kok sm dia.

      jadi terinspirasi bikin blog tentang kucing, anjing, hamster, dan segala yang berbulu2 nih x))

      Delete
    6. oooh, ak ngga pernah bawa kucingku k salon, ahahaha. soalnya males ngeluarin duitnya. mahal katanya :( kalo ak mending duitnya buat ngebeliin makanan yg enaaak, trs buat jaga2 siapa tau hrs dititipin k petshop kalo mau pergi jauh :D hihi.

      boleh jg tuh, mbak. ayooooo dibikin, ntar ak jadi pembaca setianya juga deh :D

      Delete
  12. Aku kebiasaan scrub badan pakai ampas kopi (tambahin garam). Lalu minyak zaitun buat masak untuk pelembab malam/ atau EVCO. Kan go green *padahal karena ngirit, tinggal ambil di dapur* :))

    Kadang suka iseng beli produk scrub, tapi karena udah kebiasaan, suka lupa punya produk bodyscrub, teteub aja pake ampas kopi. Produk yg udah dibeli jadinya ga abis2 :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. kanjeng mamiku di rumah juga sukak pake kopi. Tapi di campur gula. Suka sih, bau kopinya nempel lumayan lama. Enak. Tapi berhubung sekarang rumah sendiri, gag pernah nyetok kopi, Jd gag pernah luluran kopi lagi :)). Kalau EVOO suka buat campuran lotion & buat pelembab rambut kalau malem.

      Bikin post tentang bahan dapur donk, Ke. Kayaknya banyak resep tuh. *malah request*

      Delete
  13. seeeeeeeeees,
    jnj milk bathnya berapaa segedaiii gituuuu?
    aku pengen nyobain juga :P

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dua puluh ribuan gitu, ses poonn.
      Enak banget lho bauknya.
      Cobain yang kecil dulu aja ses..

      Delete
    2. ehhh salah ses, tiga puluh ribuan ding ses...

      Delete
  14. Hai mbak Arum yang cantik.. salam kenal ya. saya sangat teracuni setelah beberapa kali baca blog ini . Kebetulan saya juga suka all about fashion n beauty. N saya suka bgt sama passionnya mbak arum di dunia warna-warni kecantikan ini.very inspiring and full tutorial :)
    Start from day,sy minta ijin klo blog ini jadi salah satu blog favorit saya ^_^ saya tunggu entri2 inspiring berikutnya dari mbak Arum. Salam cantik... :D

    ReplyDelete
  15. wahh.. momoy juga suka tukar-tukar skincare. yang milk bath itu momoy pakai sekarang
    harus lembut aja baunya

    ReplyDelete
  16. Mbak sekar, yang lotion "Jergens Aloe" kalau di jogja, belinya dimana iy?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di carefour. Kadang di Mutiara juga suka ada, harganya lebih murah. Tapi seringnya yang Firming sih kalau disono :D

      Delete
  17. Mau tanya beli dimana ya foot spray nya? Kok daerah rumahku blm ada. Itu produknya mustika ratu bukan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku beli di counter Mustika Ratu gitu. Kalau nggak ada coba ke online shop-nya mustika ratu deh ^^

      Delete

Hai, terima kasih sudah mampir di sini dan berkomentar dengan sopan ;).
Komentar yang menyertakan link hidup dan kometar yang sifatnya mempromosikan website komersil/ barang jualan akan dihapus.

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...